Majalengka,Bidik-kasusnews.com,. Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mendukung kebijakan pemerintah pusat terkait pembatasan akses platform digital bagi anak di bawah usia 16 tahun. Kebijakan tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk melindungi anak dari berbagai risiko di ruang digital. Kebijakan tersebut merupakan turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Perlindungan Anak di Ruang Digital atau yang dikenal dengan PP Tunas, yang diterbitkan oleh pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Majalengka, Irwan, menyambut baik kebijakan yang diterbitkan pemerintah pusat tersebut. Ia menilai aturan ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam melindungi anak-anak dari dampak negatif penggunaan teknologi digital. Aturan tersebut merupakan upaya penting dalam menjaga generasi muda dari dampak negatif penggunaan teknologi digital yang semakin luas. “Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Diskominfo tentu mendukung kebijakan pemerintah pusat terkait pembatasan akses platform digital bagi anak di bawah usia 16 tahun. Kebijakan ini merupakan langkah penting untuk melindungi generasi muda dari berbagai risiko di ruang digital,” tutur Kadiskominfo, Senin (9/3). Menurutnya, ruang digital saat ini memiliki banyak manfaat bagi perkembangan anak, terutama dalam mendukung proses belajar dan pengembangan kreativitas. Namun, tanpa pengawasan yang memadai, ruang digital juga berpotensi menimbulkan berbagai risiko seperti paparan konten negatif, perundungan siber, hingga kecanduan penggunaan gawai. Ia menambahkan, pemerintah daerah akan menindaklanjuti kebijakan tersebut melalui berbagai program edukasi dan literasi digital kepada masyarakat. “Langkah yang dilakukan pemerintah pusat ini merupakan suatu bentuk apresiasi yang tentu harus kita tindaklanjuti dan kita sosialisasikan hingga ke tingkat bawah, mulai dari kecamatan, desa dan sekolah,” ujarnya. Menurut Irwan kebijakan ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi era digital menuju visi Indonesia Emas. Selain itu, ia menegaskan bahwa peran keluarga dan lingkungan pendidikan sangat penting dalam mengawasi aktivitas anak di dunia digital. “Pengawasan dari orang tua serta pendampingan dari sekolah menjadi kunci agar anak-anak dapat memanfaatkan teknologi secara positif untuk mendukung pendidikan dan pengembangan diri,” pungkasnya. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Bupati Sukabumi Asep Japar meminta seluruh camat di wilayahnya meningkatkan kesiapsiagaan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, terutama pada periode H-7 hingga H+7 Lebaran. Hal tersebut disampaikan Bupati saat memimpin Rapat Dinas Bulan Maret yang digelar di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Senin (9/3/2026). Rapat yang dipandu Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman itu dihadiri para kepala perangkat daerah, asisten daerah, staf ahli, kepala bagian, serta camat se-Kabupaten Sukabumi. Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa pemerintah kecamatan harus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan meski memasuki masa libur Lebaran. Namun demikian, ia memberikan kebijakan khusus bagi camat yang memiliki keluarga di luar daerah agar tetap dapat pulang kampung dengan pengaturan teknis yang tidak mengganggu pelayanan publik. “Saya berikan rekomendasi. Tolong BKPSDM menyiapkan rekomendasi bagi camat yang ingin pulang ke kampung halaman,” ujar Bupati. Menurutnya, cukup banyak pejabat di lingkungan Pemkab Sukabumi yang berasal dari luar daerah, sehingga perlu pengaturan yang baik agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal. “Banyak teman-teman dari luar daerah, seperti Medan atau daerah lain di Jawa. Diatur saja teknisnya, barangkali ada yang merencanakan mudik Lebaran,” katanya. Selain itu, Bupati juga meminta Dinas Ketahanan Pangan untuk terus memantau perkembangan harga bahan pokok di pasaran selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri. Ia bahkan menyatakan siap turun langsung ke lapangan jika diperlukan untuk memastikan harga tetap terkendali. Dalam rapat tersebut turut dilaksanakan penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi terkait penyelenggaraan kegiatan pemerintah daerah di bidang perdata dan tata usaha negara. Pada kesempatan yang sama, Pemkab Sukabumi juga menerima penyerahan dividen secara simbolis dari Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri dan Perumda Pesona Pariwisata Kabupaten Sukabumi, serta buku digitalisasi Sistem Informasi Pangan Kabupaten Sukabumi. Sejumlah penghargaan turut diserahkan, di antaranya penghargaan partisipasi program Sabilulungan untuk Harga Stabil Kabupaten Sukabumi serta penghargaan bagi desa dan kelurahan berkinerja terbaik dalam Anugerah Gapura Sri Baduga tingkat Jawa Barat. Rapat dinas tersebut juga diisi dengan paparan dari sejumlah instansi, mulai dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi, Dinas Perhubungan, Dinas Ketahanan Pangan hingga Dinas Pariwisata. (Dicky)

SUKABUMI.BIDIK-KASUSNEWS.COM – emerintah Kabupaten Sukabumi kembali melaksanakan rangkaian kegiatan Muhibah Ramadan yang kali ini digelar di Pondok Pesantren Modern Assalam Putri, Kecamatan Warungkiara, Jumat (6/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat, sekaligus memperingati malam Nuzulul Quran. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Wakil Bupati H. Andreas, Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman, unsur Forkopimda, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Sukabumi. Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyampaikan sejumlah program prioritas pemerintah daerah yang tengah berjalan, salah satunya program beasiswa bagi generasi muda Sukabumi yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Menurutnya, pemerintah daerah setiap tahun menyediakan kuota beasiswa bagi mahasiswa asal Kabupaten Sukabumi. Pada tahun ini, sekitar 150 kuota beasiswa disiapkan melalui kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi, di antaranya Universitas Nusa Putra dan Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI). “Program beasiswa ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sukabumi. Kami ingin anak-anak Sukabumi memiliki kesempatan yang lebih luas untuk melanjutkan pendidikan,” ujarnya. Selain sektor pendidikan, Bupati juga menyinggung program pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang terus digencarkan pemerintah daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menyebutkan, pada tahun sebelumnya ratusan rumah warga telah diperbaiki melalui program tersebut. Untuk tahun ini, pemerintah daerah menargetkan pembangunan sekitar 800 unit rumah, termasuk bagi warga yang terdampak bencana. “Salah satu yang menjadi perhatian adalah pembangunan rumah bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Palabuhanratu,” jelasnya. Pada kesempatan tersebut, Bupati Asep Japar juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan warga Kecamatan Bantargadung yang saat ini sedang menghadapi musibah pergerakan tanah. “Banyak saudara kita di Bantargadung yang terdampak bencana. Mari kita doakan agar mereka diberikan keselamatan, kesehatan, serta kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,” ucapnya. Di hadapan masyarakat yang hadir, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama satu tahun masa kepemimpinannya masih terdapat kekurangan dalam pelayanan dan pembangunan. Ia berharap dukungan serta doa dari masyarakat agar pemerintah daerah dapat terus menjalankan amanah untuk mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah. “Kami akan terus berupaya bekerja maksimal untuk masyarakat. Mohon doa dan dukungannya agar cita-cita pembangunan Kabupaten Sukabumi dapat terwujud,” katanya. Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sukabumi H. Andi Rahman mengatakan, kegiatan Muhibah Ramadan di Warungkiara terasa lebih istimewa karena bertepatan dengan malam Nuzulul Quran. Ia menjelaskan, setelah kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama, agenda dilanjutkan dengan salat tarawih berjamaah, tadarus Alquran, serta ceramah keagamaan. Selain itu, rangkaian kegiatan Muhibah Ramadan tahun ini juga diisi dengan berbagai program sosial seperti bazar murah, pembagian sembako kepada masyarakat, hingga pemberian hadiah umrah bagi warga yang beruntung di setiap titik kegiatan muhibah. “Setiap kecamatan yang disinggahi kegiatan muhibah Ramadan akan mendapatkan satu hadiah umrah bagi masyarakat,” pungkasnya. (Dicky)

Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Polres Kuningan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat menggelar kegiatan pangan murah. Kali ini, kegiatan yang ditunggu-tunggu masyarakat tersebut dipusatkan di Desa Susukan Kecamatan Cipicung. Hal itu untuk membantu warga di tengah kenaikan harga bahan-bahan pokok pada Bulan Suci Ramadan 1447 H. Barang-barang yang dijual sangat jauh di bawah harga pasar sehingga hal itu membuat ratusan warga terutama kalangan ibu rumah tangga rela mengantre sejak pagi demi mendapatkan bahan pokok yang super murah tapi berkualitas karena tidak akan tiap hari ada di daerahnya. Sedangkan rincian harga sembilan komoditas yang dijual dalam kegiatan gerakan pangan murah (GPM) tersebut meliputi, beras hanya dibandrol Rp12.000 per kg, minyak goreng Rp15.500 per liter, daging sapi Rp120.000 per kg, daging ayam Rp36.000 per ekor, telur ayam Rp 29.000 per kg, cabai Rp28.000 per kg, bawang merah/putih Rp38.000 per kg, gula pasir Rp15.500 per kg serta tepung terigu Rp8.000 per kg. “Sembakonya murah banget dan sangat membantu di tengah kondisi harga yang sedang naik. Maka tadi saya beli beras, telur dan minyak goreng. Kalau bisa sih, pangan murah seperti ini jangan sekali saja tapi rutin khususnya yang diselenggarakan di Desa Cipicung,” ujar salah satu warga, Wiwin (30 tahun). Kapolres Kuningan, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP). Muhamad Ali Akbar menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan serentak di wilayah hukum Polda Jawa Barat karena di samping dapat membantu ekonomi warga, kepolisian juga tengah fokus pada fungsi pengawasan guna mencegah adanya praktik penimbunan barang oleh oknum tidak bertanggung jawab. Pemda Kuningan dan Polres berkomitmen untuk terus memantau ketersediaan stok pangan hingga hari raya Lebaran Idul Fitri 1447 H., tiba. Hal itu untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan tahun 2026 ini dengan tenang tanpa terbebani harga pangan yang mahal. “Kami hadir untuk memastikan warga mendapatkan kebutuhan pokok berkualitas tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Ini juga bentuk kepedulian Polri dalam menekan laju inflasi daerah. Saya mengapresiasi atas ketertiban warga khususnya para ibu rumah tangga yang tetap antusias mengantre demi memperoleh pangan murah,” ucapnya. (Asep Rusliman)

Cirebon kota,Bidik-kasusnews.com,.Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Kota bersama Polsek Kapetakan kembali menunjukkan komitmen kemanusiaannya melalui peluncuran program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Kegiatan sosial yang menyasar masyarakat kurang mampu ini kali ini difokuskan untuk membantu salah satu warga lanjut usia di Desa Pegagan Kidul, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, yang kondisi tempat tinggalnya sangat memprihatinkan. Penerima manfaat dalam program ini adalah Ibu Ratmi (65), seorang warga yang tinggal di Blok Telat Gedang, RT 02 RW 02, Desa Pegagan Kidul. Selama ini, Ibu Ratmi menempati bangunan yang jauh dari standar kelayakan hunian dan berisiko bagi keselamatannya. Mengingat kondisi tersebut, jajaran kepolisian segera bergerak cepat untuk melakukan renovasi total agar Ibu Ratmi mendapatkan hunian yang lebih aman dan nyaman. Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, menegaskan bahwa program Rutilahu ini merupakan manifestasi dari empati dan tanggung jawab sosial Polri terhadap kondisi masyarakat. Ia menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah warga tidak hanya sebatas pada aspek penegakan hukum, tetapi juga harus memberikan dampak manfaat secara langsung, terutama bagi mereka yang sedang membutuhkan uluran tangan. Pelaksanaan pembongkaran awal rumah tersebut dimulai pada Jumat (27/2/2026) dengan melibatkan personel kepolisian, perangkat desa, serta warga sekitar yang bahu-membahu dalam semangat gotong royong. Selama proses pengerjaan berlangsung, Ibu Ratmi untuk sementara diungsikan ke kediaman salah satu kerabatnya guna menjamin keamanan dan kenyamanan selama masa konstruksi. Kapolsek Kapetakan, AKP Rudiana, yang memimpin langsung proses di lapangan menjelaskan bahwa pengerjaan rumah tersebut ditargetkan akan rampung secara optimal pada 4 Maret 2026 mendatang. Kerja sama antara petugas kepolisian dan masyarakat setempat menjadi kunci utama agar proses pembangunan dapat berjalan lancar sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto, menambahkan bahwa momentum ini sekaligus menjadi sarana mempererat sinergi dan komunikasi antara Polri dan masyarakat. Menurutnya, program ini bukan sekadar pembangunan fisik bangunan, melainkan upaya bersama dalam memupuk nilai-nilai kepedulian sosial di lingkungan masyarakat. Melalui aksi nyata ini, Polres Cirebon Kota berharap dapat terus memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas hidup warga serta menciptakan situasi kamtibmas yang harmonis melalui pendekatan yang humanis. (Asep Rusliman)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Petugas Polresta Cirebon mengamankan pengedar obat keras (OKA) tanpa izin resmi berinisial G (30). Pelaku ditangkap di kamar kosnya yang berada di wilayah Kabupaten Cirebon, pada Senin (23/2/2026) malam Sekira pukul 22.00 WIB. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H, S.I.K, M.H, mengatakan, sejumlah barang bukti juga turut diamankan dari tangan G. Diantaranya, 306 butir Tramadol, 215 butir Trihex, uang tunai Rp 40 ribu yang diduga hasil penjualan Obat keras, tas, dan dua buah handphone. “Saat ini, kami masih melakukan Proses lebih lanjut terhadap pelaku.Untuk Mempertanggung jawabkan perbuatannya, G yang dijerat dengan Pasal 435 jo Pasal 436 ayat ( 1 ) dan ayat ( 2 ) UU RI No 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan, Sebagaimana telah diubah dalam UU RI No. 1 Tahun 2026 Tentang Penyesuaian Pidana katanya, Selasa (24/2/2026). Pihaknya memastikan, jajaran Polresta Cirebon tidak akan berhenti memberantas kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba, maupun peredaran obat Keras ilegal di wilayah kab. Cirebon. “Kepada masyarakat Kabupaten Cirebon dihimbau untuk segera melaporkan Apabila mengetahui tindak pidana yang dapat mengganggu kamtibmas, untuk melaporkan melalui layanan hotline 110 atau nomor pengaduan 08112497497 Dipastikan setiap laporan yang diterima segera ditindaklanjuti secepatnya,” pungkasnya. (Asep Rusliman)

Indramayu Bidik-kasusnews.com,.Suasana tenang Desa Karangtumaritis, Kecamatan Haurgeulis, Indramayu, mendadak berubah menjadi mencekam pada Selasa sore, 17 Februari 2026. Seorang pria berinisial K, 59 tahun, ditemukan tewas mengenaskan di bengkelnya di Jalan Karangtumaritis Blok 1. Korban ditemukan dengan luka parah akibat senjata tajam di bagian leher, muka, dan kepala. Sat Reskrim Polres Indramayu Polda Jabar bergerak cepat dan berhasil mengamankan terduga pelaku, seorang pria berinisial S H, 34 tahun, tidak lama setelah kejadian. Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Muchammad Arwin Bachar, menyatakan bahwa penangkapan pelaku merupakan hasil kerja keras tim di lapangan. “Pelaku diamankan tidak lama setelah kejadian,” ujar AKP Muchammad Arwin Bachar dalam keterangan persnya, Rabu (18/2/2026). Penemuan jasad korban bermula ketika saksi bernama Wahyu Amin melintas di depan bengkel korban saat pulang ke rumah. Pemandangan mengerikan langsung menyambutnya: korban tergeletak bersimbah darah di dalam bengkel. Wahyu Amin segera melaporkan kejadian ini ke Pemerintah Desa Karangtumaritis, yang kemudian diteruskan ke Polsek Haurgeulis. Menurut keterangan anak korban, sebelum kejadian tragis ini, ia sempat melihat pelaku berjalan di sekitar lokasi sambil membawa sebilah golok. Keterangan ini menjadi petunjuk penting bagi polisi dalam mengungkap kasus ini. Motif sementara yang berhasil diungkap polisi cukup mengejutkan. Terduga pelaku, S H, mengaku merasa terganggu dan kesal dengan aktivitas di bengkel korban yang dianggap terlalu berisik. “Motif sementara berdasarkan keterangan terduga pelaku adalah merasa terganggu oleh suara berisik dari kegiatan di bengkel korban,” jelas Kasat Reskrim. Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk sebilah golok yang diduga digunakan untuk melakukan penganiayaan, serta pakaian korban dan pelaku yang terdapat bercak darah. Tragedi ini bukan hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga menimbulkan pertanyaan besar tentang toleransi, keamanan lingkungan, dan bagaimana masyarakat merespons perbedaan. Apakah kebisingan bengkel, yang menjadi alasan pelaku, cukup menjadi pembenaran untuk tindakan kekerasan yang menghilangkan nyawa seseorang? Kasus ini juga menyoroti pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, kembali mengajak masyarakat untuk terus menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban. “Apabila masyarakat menemukan potensi gangguan kamtibmas, kami imbau untuk segera melaporkannya melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU di WhatsApp 0819-9970-0110 atau melalui Call Center Polri 110,” ujar AKP Tarno. Polres Indramayu mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi, serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwajib. Kasus ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya menjaga toleransi, menghormati perbedaan, dan menyelesaikan masalah dengan cara yang damai dan bermartabat. (Asep Rusliman)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon menggelar kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (BINROHTAL) dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Kamis (19/2/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Syarif Hidayatuloh, Asrama Polisi Kaliwadas, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, dan diikuti para pejabat utama, kapolsek jajaran, perwira, anggota, serta ASN. Kegiatan dipimpin langsung Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolresta Cirebon, AKBP Eko Munarianto, S.I.K. Hadir pula Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Buntet Pesantren, Drs. K.H. Aris Ni’matullah, MAF., M.Si., yang menyampaikan tausiyah kepada seluruh peserta. Dalam sambutannya, Kapolresta Cirebon menegaskan bahwa BINROHTAL merupakan bagian dari pembinaan internal guna meningkatkan keimanan dan ketakwaan personel, sekaligus memperkuat mental dan moral sebagai fondasi utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian. “Menjelang Bulan Suci Ramadhan, kita harus mempersiapkan diri tidak hanya secara fisik dan operasional, tetapi juga secara spiritual. Dengan iman dan mental yang kuat, kita dapat melaksanakan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya. Ia juga mengajak seluruh personel untuk mengikuti tausiyah dengan sungguh-sungguh serta menjadikan momentum tersebut sebagai sarana introspeksi dan peningkatan kualitas diri. Menurutnya, tantangan tugas selama Ramadhan membutuhkan kesiapan lahir dan batin agar situasi kamtibmas tetap kondusif. Dalam tausiyahnya, Ketua YLPI Buntet Pesantren mengangkat tema “Macam-Macam Ciptaan Allah SWT” yang menjelaskan perbedaan malaikat, binatang, dan manusia. Manusia, kata dia, dianugerahi akal dan nafsu, sehingga memiliki derajat mulia apabila mampu mengendalikan nafsu dengan akal dan iman. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan tawasul, Surat Yasin, dan Asmaul Husna, dilanjutkan tausiyah, doa bersama, serta penutup. Seluruh kegiatan berlangsung khidmat dan lancar. Melalui kegiatan BINROHTAL ini, Polresta Cirebon berharap pembinaan rohani dan mental dapat terus dilaksanakan secara rutin guna membentuk personel Polri yang profesional, humanis, dan berintegritas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Cirebon selama Bulan Suci Ramadhan. (Asep Rusliman)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) meluncurkan inovasi Gerakan ASN Bayar Pajak Secara Digital sebagai upaya meningkatkan kepatuhan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta pajak daerah lainnya di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan ini dilakukan melalui layanan jemput bola dan sosialisasi langsung kepada perangkat daerah, sekaligus memberikan kemudahan pembayaran pajak secara non-tunai berbasis digital. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Majalengka dalam mendorong transformasi digital pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel. Bupati Majalengka, Eman Suherman, menegaskan bahwa ASN harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam hal kepatuhan membayar pajak. “ASN harus menjadi teladan. Jika kita ingin meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak, maka kita sebagai aparatur pemerintah harus lebih dulu patuh. Bayar PBB dan pajak lainnya tepat waktu, apalagi sekarang sudah semakin mudah dengan sistem digital,” tegas Bupati, saat membuka acara penyerahan SPPT PBB – P2 tahun 2026 di gedung Yudha Karya , Rabu (18/2/2026). Menurutnya, pajak daerah merupakan salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sangat penting untuk mendukung pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. “Setiap rupiah pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan. Karena itu saya mengajak seluruh ASN untuk tidak menunda kewajiban pajaknya,” tambahnya. Sementara itu, Kepala Bapenda Kabupaten Majalengka, Rachmat Gunandar menyampaikan bahwa gerakan ini secara khusus mendorong ASN agar segera melunasi PBB serta kewajiban pajak daerah lainnya sesuai ketentuan yang berlaku. “Kami mendorong seluruh ASN di lingkungan Pemkab Majalengka untuk segera melunasi PBB dan pajak daerah lainnya. Dengan pembayaran secara digital, prosesnya lebih cepat, aman, dan tercatat dengan baik,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa ASN memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. “Jika ASN sudah patuh, maka masyarakat akan mengikuti. Ini bukan hanya soal kewajiban, tetapi bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah,” pungkasnya. Melalui Gerakan ASN Bayar Pajak Secara Digital, Pemerintah Kabupaten Majalengka berharap tingkat kepatuhan pajak semakin meningkat, sekaligus memperkuat kemandirian fiskal daerah demi terwujudnya Majalengka Langkung Sae. Pada kesempatan tersebut Bupati secara langsung membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2026 pada layanan mobile secara online. (Asep Rusliman)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Tahun 2026 di Gedung Yudha Karya Abdi Negara, Selasa (17/02/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyusun dan menetapkan program kerja tahun 2026 sekaligus meluncurkan website serta official logo Kwarcab. Ketua Panitia, Kak Kardi Supriadi, S.Pd., menyampaikan Rakercab diikuti unsur pimpinan Kwarcab, Andalan, Dewan Kerja Cabang, perwakilan Kwaran, serta Dewan Kerja Ranting. “Rakercab ini untuk mendukung keberhasilan tugas pokok organisasi, sehingga perlu disusun dan ditetapkan Program Kerja Tahun 2026,” jelas Kak Kardi. Dalam kesempatan tersebut, Kwarcab Pramuka Majalengka juga melakukan launching website resmi sebagai sarana informasi dan publikasi kegiatan. Selain itu, diperkenalkan pula logo kontingen yang ditetapkan sebagai official logo dan akan digunakan pada kegiatan tingkat cabang, daerah, hingga nasional sebagai lambang jati diri Pramuka Majalengka dalam mendukung visi Majalengka Langkung Sae. Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Kelembagaan Kwarda Jawa Barat, Kak H. Baim Setiawan, menegaskan pentingnya keselarasan visi dan misi seluruh anggota Pramuka dengan Ketua Mabicab. “Jangan ada yang mencla-mencle. Bagaimana kita seirama untuk mendukung terwujudnya program Pemerintah Kabupaten Majalengka langkung sae dan Jawa Barat istimewa, tentunya selaras dengan program Gerakan Pramuka,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi program Gerakan Menanam Pohon dan Rutilahu yang telah dilaksanakan Kwarcab Pramuka Majalengka dan berharap kegiatan tersebut semakin ditingkatkan di tahun-tahun mendatang. Sementara itu, Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka, Kak Drs. H. Eman Suherman, MM., menegaskan komitmen bersama dalam membesarkan organisasi Pramuka di daerah. “Bagaimana dalam satu frame yang sama dan bermanfaat bagi Kwarcab, berkomitmen membesarkan Pramuka di Majalengka,” ujar Kak Eman. Ia mengajak seluruh jajaran untuk berpikir out of the box dalam menyusun program kerja agar mampu membentuk karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai luhur Tri Satya dan Dasa Darma. Kak Eman juga mendorong Kwaran untuk memiliki program yang inovatif sesuai kebutuhan wilayah masing-masing serta membuka ruang kolaborasi dengan Baznas, CSR, maupun pihak lainnya, khususnya dalam mendukung program Rutilahu. Mengakhiri sambutannya, Kak Eman berpesan agar kegiatan sosial dan keagamaan semakin ditingkatkan. “Hari ini harus lebih baik dari kemarin maka termasuk orang yang beruntung. Bergerak maju bersama mewujudkan Majalengka langkung sae,”pungkasnya. (Asep Rusliman)