SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pengurus DPC Apdesi Merah Putih Kabupaten Sukabumi periode 2025–2030 resmi dilantik di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Senin (1/12/2025). ‎ ‎Pelantikan dihadiri Gubernur Jawa Barat H Dedi Mulyadi, Bupati Sukabumi H Asep Japar, Sekda H Ade Suryaman, unsur Forkopimda, anggota Komisi I DPRD Jawa Barat, serta jajaran DPD Apdesi Merah Putih Jawa Barat. ‎ ‎Susunan pengurus lengkap, mulai dari penasihat, ketua, wakil ketua, hingga jajaran anggota, dikukuhkan untuk mengemban tugas organisasi lima tahun ke depan. ‎ ‎Gubernur Jawa Barat H Dedi Mulyadi menegaskan pentingnya soliditas kepala desa dan sinkronisasi program pembangunan antara desa, kabupaten, dan provinsi. ‎ ‎Menurutnya, kompleksitas persoalan Sukabumi hanya dapat diatasi melalui konektivitas wilayah dan perencanaan pembangunan terpadu. ‎ ‎“Masalah Sukabumi tidak berdiri sendiri. Perbaikan infrastruktur harus terkoneksi antardesa dan antardaerah,” ujarnya. ‎ ‎Dedi menargetkan seluruh jalan desa di Jawa Barat saling terhubung dan selesai dibeton pada 2027, sekaligus memastikan pemerintah provinsi akan mendukung kebutuhan infrastruktur dasar desa. ‎ ‎“Kalau ada jalan rusak, jangan salahkan bupati. Tanggung jawab gubernur,” tegasnya. ‎ ‎Ia juga mengingatkan para kepala desa untuk memperbaiki pola pikir, bekerja profesional, dan menghindari stigma negatif masyarakat. ‎ ‎Bupati Sukabumi H Asep Japar mengapresiasi perhatian Gubernur dan meminta seluruh kepala desa di Kabupaten Sukabumi mendukung kebijakan pembangunan provinsi maupun pusat. ‎ ‎“Ini perhatian besar untuk kita. Maka seluruh kebijakan harus didukung bersama,” kata Bupati. ‎ ‎Asep juga menekankan pentingnya kekompakan dan komunikasi yang sehat antara desa dan pemerintah daerah agar setiap persoalan dapat diselesaikan dengan cepat. ‎ ‎Ketua DPD Apdesi Merah Putih Jawa Barat, Sukarya, turut mengapresiasi pelantikan yang dinilai sebagai momentum penting, terlebih karena dihadiri langsung oleh gubernur. ‎ ‎Ia menekankan pentingnya menjaga etika organisasi dan menyampaikan aspirasi secara benar. ‎ ‎Sementara itu, Ketua DPC Apdesi Merah Putih Kabupaten Sukabumi, Deden Deni Wahyudin, menyatakan siap memperkuat sinergi dan mendukung program pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Suta Widhya mengenang kembali bagaimana Gerakan 212 bermula, sembilan tahun lalu. Ia masih ingat betul rapat pada Jumat, 7 Oktober 2016, di rumah Habib Rizieq Shihab di Markas Besar FPI, KS Tubun, Jakarta. ‎ ‎Saat itu ia hadir sebagai praktisi hukum dan mengusulkan agar selain mendengar pandangan ahli pidana, perlu juga dihadirkan ahli bahasa untuk membedah ucapan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengenai Surah Al-Maidah ayat 51. ‎ ‎Usulan itu disetujui dan menjadi dasar lahirnya aksi pertama pada 14 Oktober 2016 di depan Balai Kota DKI Jakarta. ‎ ‎Bagi Suta, aksi yang diikuti lebih dari dua puluh ribu orang tersebut menjadi sinyal awal bahwa publik menilai Ahok telah melampaui batas ketika berbicara mengenai ayat suci umat Islam. ‎ ‎Dari situ gelombang aksi terus membesar. Ia menyebutkan bagaimana Aksi 411 dan kemudian 212 menjadi rangkaian demonstrasi yang tersusun rapi seperti barisan yang kompak, menggambarkan ketaatan massa dalam menyampaikan aspirasi. ‎ ‎Ia melihat Gerakan 212 bukan semata aksi protes, tetapi simbol persatuan umat Islam yang menuntut penegakan hukum. Aksi puncak pada 2 Desember 2016, yang dihadiri jutaan peserta dari berbagai daerah, menurutnya menjadi momentum terbesar yang menandai perubahan lanskap sosial-politik Indonesia. ‎ ‎Ketidakhadiran Presiden Joko Widodo kala itu menjadi salah satu hal yang diingat publik, sementara tuntutan massa dan tekanan publik akhirnya membawa Ahok pada kekalahan dalam Pilgub serta vonis dua tahun penjara. ‎ ‎Suta juga mencatat perubahan yang muncul setelahnya: meningkatnya konservatisme, menguatnya ekspresi keagamaan di ruang publik, serta polarisasi masyarakat yang semakin terasa. ‎ ‎Namun dari semua itu, ia menggarisbawahi satu hal: kedisiplinan massa 212 yang menurutnya tidak pernah meninggalkan kerusakan atau sampah. Panitia saat itu menyiapkan petugas kebersihan internal untuk memastikan seluruh area tetap tertib. ‎ ‎Menjelang Reuni 212 tahun 2025, Suta menilai gerakan ini telah berkembang semakin dewasa dan cerdas. Ia berharap momentum tahunan tersebut bukan hanya menjadi ajang temu kembali, tetapi melahirkan resolusi penting bagi umat. ‎ ‎Menurutnya, masyarakat kini lebih peka terhadap fenomena sosial dan situasi bangsa, sehingga gerakan 212 harus mampu menjawab tantangan zaman yang terus berubah. (Dicky)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 30 November 2025 — Program turun gunung 100 hari pascadeklarasi kembali dilaksanakan oleh Ketua DPC Squad Nusantara Jepara, Bapak Eko Basuki atau yang akrab disapa Mbah So, pada Minggu sore (30/11) sekitar pukul 16.15 WIB. Kali ini, kunjungan dilakukan ke Ranting Kecamatan Tahunan, Jepara. Kedatangan Ketua DPC disambut hangat oleh Ketua Ranting Tahunan, Bapak H. Purwanto, beserta seluruh anggota ranting. H. Purwanto menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran langsung Ketua DPC untuk memberikan arahan, motivasi, serta memperkuat komunikasi organisasi di tingkat ranting. “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Eko Basuki. Arahan dan masukan beliau sangat bermanfaat bagi perkembangan keanggotaan di Ranting Tahunan. Kami siap mendukung penuh program turun gunung ini,” ujar H. Purwanto. Dalam kesempatan tersebut, Mbah So mengungkapkan rasa bangganya melihat antusiasme dan kekompakan anggota ranting yang begitu luar biasa. Ia menyebutkan bahwa banyak masukan berharga dari para anggota ranting yang nantinya akan menjadi bahan evaluasi bagi DPC Squad Nusantara Jepara. “Saya sangat bangga melihat semangat para anggota ranting Tahunan. Banyak masukan yang luar biasa untuk memperkuat Squad Nusantara Jepara ke depannya agar lebih solid, kompak, dan berjiwa korsa,” kata Mbah So. Acara temu muka tersebut berlangsung penuh keakraban. Dialog dua arah antara pengurus DPC dan anggota ranting menjadi ruang penting untuk memperkuat hubungan internal. Berbagai aspirasi, ide, dan harapan disampaikan secara terbuka oleh anggota ranting Tahunan. Kegiatan ditutup dengan makan bersama sebagai simbol kebersamaan dan penguatan solidaritas antaranggota. Program turun gunung ini rencananya akan terus dilaksanakan di seluruh ranting dalam rangka mempererat konsolidasi organisasi hingga ke akar rumput.(Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 30 November 2025 — Program Turun Gunung 100 Hari yang sedang digalakkan DPC Squad Nusantara Jepara kembali menyasar ranting-ranting di wilayah kabupaten. Kali ini, Ketua DPC Squad Nusantara Jepara, Bpk. Eko Basuki (Mbah So), hadir langsung di Ranting Kedung pada Minggu siang pukul 13.00 WIB. Kehadiran Ketua DPC bersama jajaran, termasuk Ketua Harian Wawan dan Kepala Bidang Seni & Budaya Bpk. Arie, disambut penuh kekeluargaan oleh Ketua Ranting Kedung, Bpk. Junedi, beserta anggota ranting lainnya. Suasana hangat dan antusias terlihat sejak rombongan tiba di lokasi. Menurut Ketua Ranting Kedung, Bpk. Junedi, kunjungan Ketua DPC merupakan momen penting bagi pihaknya. “Kami sangat senang dan berterima kasih atas kehadiran Ketua DPC. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus aktif dan solid dalam berorganisasi,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa program turun gunung memberikan banyak dampak positif, mulai dari memperkuat persaudaraan hingga membuka pemahaman baru dalam menjalankan organisasi di tingkat bawah. “Program seperti ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan anggota dan memperkokoh hubungan antar-ranting,” jelasnya. Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPC Eko Basuki kembali menegaskan pentingnya loyalitas dan kecintaan terhadap organisasi. Ia mendorong anggota Ranting Kedung untuk tetap menjaga komitmen dalam membesarkan Squad Nusantara. “Saya ingin semua anggota memiliki jiwa Squad Nusantara. Tanpa rasa memiliki, organisasi tidak akan kuat,” tegasnya. Harapan juga disampaikan oleh Ketua Junedi agar program turun gunung dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. “Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Banyak manfaat yang kami rasakan untuk kemajuan ranting Kedung,” ujarnya. Kegiatan kunjungan tersebut ditutup dengan sesi makan bersama, yang semakin menguatkan rasa persaudaraan antaranggota dan menandai berakhirnya rangkaian kegiatan dengan suasana penuh keakraban.(Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 30 November 2025 — Dalam rangka menjalankan program Turun Gunung 100 Hari pascadeklarasi, Ketua DPC Squad Nusantara Jepara, Bapak Eko Basuki atau yang akrab disapa Mbah So, melaksanakan kunjungan ke Ranting Kota pada Minggu pagi pukul 10.30 WIB. Kehadiran beliau mendapat sambutan hangat dan antusias dari Ketua Ranting Kota, Bapak Aji, beserta seluruh anggota. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya mempererat komunikasi, meningkatkan soliditas, serta memastikan pembangunan organisasi berjalan sesuai visi dan nilai-nilai kebersamaan Squad Nusantara. Ketua Ranting Kota, Bapak Aji, menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas perhatian yang diberikan oleh pimpinan DPC Jepara. Menurutnya, kunjungan ini memberikan motivasi baru bagi Ranting Kota untuk terus aktif dan berkembang. Dalam agenda tersebut, Ketua DPC Jepara didampingi oleh jajaran pengurus, yaitu Bapak Wawan selaku Ketua Harian dan Bapak Arie sebagai Kepala Bidang Kesenian dan Budaya. Kehadiran mereka turut memberikan masukan, dorongan, dan pandangan strategis untuk kemajuan ranting. Melalui sesi dialog dan tukar pendapat, banyak arahan disampaikan oleh Bapak Eko Basuki, terutama mengenai pentingnya memelihara jiwa Squad Nusantara yang berlandaskan kasih sayang, kekompakan, serta rasa saling mendukung antaranggota. Ia menekankan bahwa organisasi harus dibangun dengan kebersamaan dan jiwa korsa yang kuat agar mampu bertahan dan berkembang,ujar mbah so. Seluruh masukan tersebut diterima dengan sangat baik oleh anggota Ranting Kota. Mereka berharap dapat menjalankan setiap arahan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan ranting dan organisasi secara keseluruhan. Acara kemudian ditutup dengan makan bersama dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Momen ini menjadi simbol eratnya persaudaraan di antara para anggota Squad Nusantara Jepara. Apabila Anda ingin dibuatkan versi lain, versi lebih formal, atau versi untuk media tertentu, saya siap membantu.(Wely-jateng)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sosial (BLTS) Kesra untuk warga Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, berlangsung tertib dan kondusif pada Minggu, 30 November 2025. ‎ ‎Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Desa Mekarjaya ini dimonitor langsung oleh Bhabinkamtibmas Polsek Ciemas, Bripda Yunus Sihotang. ‎ ‎Sebanyak 813 warga penerima manfaat menerima bantuan BLTS Kesra untuk periode Oktober, November, dan Desember 2025, dengan masing-masing KPM mendapatkan bantuan senilai Rp 900.000. Proses penyaluran berlangsung dengan pengawasan ketat demi memastikan bantuan tepat sasaran. ‎ ‎Kapolsek Ciemas, AKP Deni Miharja, menyampaikan bahwa monitoring dilakukan untuk memastikan proses distribusi berlangsung aman dan tidak menimbulkan potensi gangguan keamanan. ‎“Pengawasan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menjaga kelancaran penyaluran bantuan kepada masyarakat, sekaligus memastikan situasi kamtibmas tetap terjaga,” ujar AKP Deni. ‎ ‎Ia juga menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. ‎ ‎“Kami mengimbau warga untuk kembali mengaktifkan siskamling sebagai upaya menjaga keamanan bersama. Selain itu, masyarakat diharapkan berhati-hati terhadap berita hoaks dan bijak dalam menggunakan media sosial,” tambahnya. ‎ ‎AKP Deni turut meminta masyarakat segera menghubungi Bhabinkamtibmas atau Polsek Ciemas jika menemukan potensi gangguan kamtibmas di wilayahnya. ‎ ‎“Kami selalu siap menerima laporan dari masyarakat demi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif,” tegasnya. ‎ ‎Secara keseluruhan, kegiatan penyaluran BLTS Kesra di Desa Mekarjaya berjalan lancar, tertib, dan mendapat respons positif dari warga. (Dicky)

BANDAR LAMPUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) menggelar patroli Siaga S3B di sejumlah titik vital Kota Bandar Lampung pada Sabtu (29/11/2025) malam. Sebanyak sepuluh personel TNI yang diperkuat dua anggota FKPPI turut dilibatkan dalam operasi rutin pengamanan ini. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Bangsit). Patroli dipimpin langsung oleh Peltu Desrizal. Rombongan berangkat dari Makodim pada pukul 20.20 WIB menggunakan satu unit kendaraan dinas Hilux. Mereka kemudian menyisir berbagai lokasi strategis yang menjadi fokus pemantauan. Rute pengamanan meliputi kawasan perkantoran dan rumah dinas pejabat tinggi, seperti kediaman Danrem, Gubernur Lampung, Walikota Bandar Lampung, serta Pangdam II/Sriwijaya. Selain itu, sejumlah objek vital pemerintahan, seperti Kantor DPRD Kota, DPRD Provinsi, Kantor Walikota, dan Satpol PP, turut diperketat pengamanannya. Tak hanya instansi pemerintahan, patroli juga menyasar kawasan komersial dan objek strategis lain seperti Pelindo serta ruang publik Bundaran Al-Alfurqon yang kerap menjadi pusat aktivitas masyarakat. “Seluruh personel telah kembali ke markas pada pukul 22.40 WIB. Keadaan lengkap dan seluruh titik yang dipantau dalam kondisi aman,” demikian laporan resmi yang diterima redaksi. Pelaksanaan patroli ini menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Bandar Lampung. Selain mencegah gangguan kamtibmas, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan rasa aman bagi warga, khususnya di area-area strategis kota. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 29 November 2025 — Bentuk kepedulian keluarga besar Squad Nusantara kembali terlihat ketika Ketua Ranting Pecangaan, Amir Yahya, bersama Srikandi Ranting Pecangaan menjenguk anak dari salah satu anggota yang sedang sakit, Sabtu malam (29/11/2025) pukul 20.00 WIB. Anak yang dijenguk bernama Muhammad Lutfi Alfarizqi, usia 4 tahun, putra dari Mas Zaenal, anggota Squad Nusantara Ranting Pecangaan yang tinggal di Pecangaan Kulon RT 04 RW 04. Sejak hari Jumat, Lutfi mengalami step/kejang dan langsung dibawa ke RSIA Kumala Siwi Pecangaan untuk mendapatkan perawatan medis. Dalam kunjungan tersebut, Amir Yahya menyampaikan bahwa perhatian terhadap anggota adalah prinsip yang selalu dijaga dalam organisasi. “Kami hadir sebagai keluarga. Ketika ada anggota yang mendapat musibah, kami wajib hadir memberi dukungan moral dan doa. Semoga adik Muhammad Lutfi Alfarizqi segera diberi kesembuhan, dan Mas Zaenal serta keluarga diberi kekuatan,” ujar Amir Yahya. Selain memberikan dukungan dan doa, rombongan juga membawa bantuan sebagai bentuk kepedulian untuk meringankan beban keluarga selama proses perawatan. Pihak keluarga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Kunjungan berlangsung hangat dan penuh haru, mencerminkan kuatnya rasa kebersamaan dalam keluarga besar Squad Nusantara. Dengan kunjungan ini, diharapkan kondisi Muhammad Lutfi Alfarizqi dapat segera membaik dan kembali berkumpul bersama keluarga dalam keadaan sehat. (Wely-jateng)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Polemik proyek revitalisasi SMPN 5 Surade semakin melebar setelah muncul saling bantah antara Ketua Komite sekaligus Ketua Pelaksana, UD, dan Kepala Sekolah SN. ‎ ‎Keduanya memberikan keterangan berbeda terkait pelibatan komite dalam proses belanja material. ‎ ‎Sebelumnya, UD menyatakan tidak pernah dilibatkan dalam pengadaan material dan seluruh keputusan belanja diambil langsung oleh kepala sekolah. ‎ ‎Namun belakangan, UD meralat pernyataannya. Ia menegaskan tidak pernah menyampaikan keluhan apa pun kepada pihak luar mengenai perannya dalam proyek tersebut. ‎ ‎Menurutnya, hubungan komunikasi dengan kepala sekolah berjalan normal. Ia menampik anggapan bahwa dirinya dikesampingkan dalam proses pembangunan. ‎ ‎“Saya tidak pernah merasa tidak dilibatkan. Saya tidak pernah mengeluh soal itu,” ujarnya ketika dikonfirmasi ulang, Sabtu (29/11/2025). ‎ ‎Di sisi lain, Kepala Sekolah SN juga membantah bahwa dirinya mengambil keputusan sepihak dalam belanja material. ‎ ‎Ia menegaskan bahwa seluruh proses telah mengikuti mekanisme dan bahwa komite mengetahui alur kegiatan. SN menyebut, tidak benar jika komite tidak dilibatkan dalam pembangunan. ‎ ‎“Tidak ada keputusan sepihak. Semua sesuai aturan. Tidak benar kalau komite mengatakan tidak dilibatkan,” tegas SN, menolak semua tuduhan yang sebelumnya beredar. ‎ ‎Perbedaan pernyataan antara keduanya semakin menajamkan sorotan publik terhadap transparansi pelaksanaan revitalisasi sekolah tersebut. ‎ ‎Di tengah upaya klarifikasi, kunjungan perwakilan LSM sebelumnya juga sempat diwarnai ketegangan akibat sikap salah satu oknum penjaga sekolah yang dinilai kurang kooperatif. ‎ ‎Hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari pihak sekolah maupun dinas terkait untuk meredakan perbedaan keterangan yang beredar. (Dicky)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 29 November 2025 — Pembangunan Koperasi Merah Putih Desa (KDKMP) di Desa Kunir, Kecamatan Keling, resmi dimulai melalui prosesi peletakan batu pertama pada Sabtu pagi. Acara ini menjadi momen penting bagi warga desa dalam mewujudkan kemandirian ekonomi berbasis kebersamaan. Hadir dalam acara tersebut Ketua Squad Nusantara DPC Jepara, Eko Basuki, atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mbah So. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan dukungannya terhadap berdirinya koperasi sebagai wadah pemberdayaan masyarakat. “Koperasi Merah Putih ini bukan sekadar bangunan. Ini adalah simbol gotong royong, persatuan, dan komitmen kita untuk memajukan ekonomi warga. Squad Nusantara siap mendukung setiap program yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Mbah So . Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut juga dihadiri oleh Danramil 08 Keling CK Yunius Wibisono beserta jajaran, perwakilan Kapolsek Keling Bapak Ahmadi, Camat Keling, pendamping dari Koperasi Merah Putih, serta Petinggi Desa Kunir Sucipto beserta perangkat desa. Dukungan dari masyarakat setempat semakin terasa dengan kehadiran Sukur, Penasehat Squad Nusantara Ranting Keling yang juga menjabat sebagai Ketua Pemuda Desa Kunir. Ia turut menyampaikan harapan agar pembangunan koperasi dapat memberikan dampak positif bagi generasi muda dan masyarakat luas. Prosesi peletakan batu pertama berlangsung lancar, disertai doa bersama agar seluruh tahapan pembangunan diberi kelancaran. Setelah acara resmi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama yang disediakan oleh Petinggi Sucipto sebagai bentuk rasa syukur dan penghormatan kepada seluruh tamu. Selain itu, dilakukan pula selamatan di lokasi pembangunan sebagai simbol permohonan keselamatan dan keberkahan bagi proyek tersebut. Dengan dimulainya pembangunan KDKMP, masyarakat Desa Kunir berharap koperasi ini menjadi pusat kegiatan ekonomi yang kuat, transparan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga. Dukungan dari berbagai tokoh, termasuk Squad Nusantara, semakin memperkuat optimisme tersebut.(Wely-jateng)