SUKABUMI-BIDIK-KASUNEWS.COM – Sinergi antara eksekutif dan legislatif mengemuka dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Gunungpuyuh, Kamis (29/1/2026). Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki hadir bersama perwakilan Fraksi Nasdem, PKS, Golkar, PKB, dan Demokrat DPRD Kota Sukabumi. Ayep Zaki menyampaikan bahwa kehadiran para anggota DPRD menjadi cerminan kepedulian dan komitmen bersama dalam mendorong pembangunan Kota Sukabumi. “Kunci keberhasilan pembangunan terletak pada persatuan serta kerja bersama antara seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat,” kata Ayep Zaki. Ia menegaskan, pembangunan daerah tidak dapat berjalan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi eksekutif, legislatif, Forkopimda, institusi vertikal, organisasi kemasyarakatan, serta dukungan masyarakat luas. Sinergi tersebut diyakini mampu mempercepat realisasi program melalui dukungan kebijakan dan politik anggaran. Musrenbang Gunungpuyuh kali ini membahas isu pembangunan secara menyeluruh, termasuk peningkatan kapasitas fiskal daerah. Ayep menargetkan APBD Kota Sukabumi meningkat dari Rp1,175 triliun menjadi Rp1,4 triliun yang diproyeksikan mulai terlihat pada triwulan kedua hingga ketiga tahun 2026. Dalam kesempatan yang sama, Ayep juga menyinggung peresmian Koperasi Merah Putih Kelurahan Karangtengah sebagai koperasi pertama yang diresmikan wali kota. Ia mengapresiasi peran camat, lurah, dan anggota DPRD dalam mempercepat pembentukan koperasi yang didukung APBD, serta berharap 32 kelurahan lainnya dapat mengikuti langkah tersebut dengan pengawasan ketat. Anggota Fraksi Nasdem DPRD Kota Sukabumi, Sahat Simangunsong, menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan pembukaan lapangan kerja. Ia juga menyoroti kondisi Jalan Merbabu di Dapil 3 serta pemanfaatan Teras Cipelang yang dinilai belum optimal dalam mendorong nilai ekonomi. Sementara itu, anggota Fraksi PKS Abdul Kohar menilai Musrenbang sebagai forum strategis untuk menyerap aspirasi warga. Ia mengapresiasi langkah wali kota yang berani merealisasikan usulan masyarakat, termasuk pengerukan sungai di Gunungpuyuh yang telah tertunda selama 12 tahun. (Usep)

SUKABUMI.BIDIK-KASUSNEWS.COM – Belasan ribu anggota Satuan Perlindungan Masyarakat dan Satuan Tugas Linmas se-Kabupaten Sukabumi resmi dikukuhkan dalam acara yang digelar di Gedung Frinanda Palabuhanratu, Kamis 29 Januari 2026. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sukabumi Ahmad Riyadi mengatakan pengukuhan tersebut bertujuan memberikan legalitas sekaligus menertibkan administrasi keanggotaan Satlinmas dan Satgas Linmas di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi. Lebih jauh dia menjelaskan, pengukuhan dilaksanakan berdasarkan sejumlah regulasi, di antaranya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 26 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum, Ketenteraman Masyarakat, dan Perlindungan Masyarakat. Lalu setelahnya adalah Permendagri Nomor 11 Tahun 2023, serta Peraturan Bupati Sukabumi Nomor 91 Tahun 2021. Pada kegiatan tersebut, sebanyak 386 orang komandan regu dikukuhkan secara langsung, sementara 10.852 anggota lainnya mengikuti pengukuhan secara daring. Jumlah tersebut meliputi Satgas Linmas tingkat kabupaten, Satgas Linmas kecamatan, serta Kepala Satlinmas desa dan kelurahan se-Kabupaten Sukabumi. Pengukuhan dipimpin langsung oleh Bupati Sukabumi H Asep Japar. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa seluruh anggota Satlinmas kini secara resmi mengemban tugas dan tanggung jawab dalam menjaga ketertiban, keamanan, serta perlindungan masyarakat. Ke depan, Bupati berharap para anggota Satlinmas dapat memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap peran strategis Linmas di tengah masyarakat. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Jumlah korban dugaan keracunan usai menyantap makanan bergizi gratis (MBG) yang dialami pelajar dan guru di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, terus bertambah. Peristiwa tersebut terjadi sejak Rabu, 28 Januari 2026. Kepala Puskesmas Simpenan, Ade Setiawan, menyampaikan hingga Kamis pagi, 29 Januari 2026, total korban tercatat sebanyak 22 orang. Dari jumlah tersebut, enam orang dirujuk ke RSUD Palabuhanratu, satu orang menjalani observasi di Puskesmas, sementara 15 orang lainnya sudah diperbolehkan pulang. “Dari 22 korban, enam dirujuk ke RSUD Palabuhanratu, satu orang diobservasi di Puskesmas, dan 15 orang sudah pulang,” ujar Ade saat dihubungi melalui sambungan telepon. Menindaklanjuti kejadian tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi bergerak cepat. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, H. Masykur Alawi, turun langsung ke Puskesmas Simpenan pada Rabu malam untuk memastikan penanganan di lapangan. “Malam itu juga saya langsung ke lokasi. Ketika ada laporan dari masyarakat terkait dugaan keracunan makanan dan pasien berdatangan ke Puskesmas, kami langsung melakukan triase,” jelasnya. Ia menerangkan, triase dilakukan untuk memilah dan menilai kondisi pasien berdasarkan derajat keparahan. Pasien yang masih dapat ditangani di Puskesmas mendapat perawatan langsung sesuai standar operasional prosedur. Sementara pasien yang membutuhkan penanganan lanjutan dirujuk ke rumah sakit setelah dilakukan stabilisasi. Pada malam kejadian, sejumlah pasien dirujuk ke RSUD Palabuhanratu. Dinas Kesehatan juga berkoordinasi langsung dengan pihak rumah sakit agar siap siaga menerima pasien rujukan. “Saya langsung berkoordinasi dengan RSUD Palabuhanratu sebagai fasilitas rujukan. Direkturnya dan jajaran manajemen kami undang ke Puskesmas untuk memastikan kesiapsiagaan,” tambahnya. Selain itu, Dinas Kesehatan menginstruksikan seluruh Puskesmas di wilayah satu untuk siaga sebagai bentuk respons cepat. Ke depan, Dinas Kesehatan akan melakukan penyelidikan epidemiologi untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut. “Tim surveilans Dinas dan Puskesmas sudah saya instruksikan untuk melakukan penyelidikan epidemiologi terhadap kasus ini,” pungkasnya. (Dicky)

Indramayu Bidik-kasusnews.com,. Indramayu terus mengukuhkan posisinya sebagai tulang punggung ketahanan pangan nasional. Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, pada Selasa (27/1/26), Indramayu ditegaskan kembali sebagai penghasil padi terbesar di Jawa Barat yang berperan vital dalam menjaga stabilitas pasokan pangan nasional. Hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Indramayu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asep Abdul Mukti, beserta jajaran mengikuti jalannya rapat melalui zoom meeting yang menekankan pentingnya sinergi antara pusat dan daerah dalam mengawal pertumbuhan ekonomi. Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan pentingnya stabilitas harga pangan sebagai fondasi kesejahteraan masyarakat. Tito mengapresiasi daerah-daerah yang berhasil menjaga ketersediaan pasokan. “Kita harus terus menjaga momentum swasembada pangan yang telah dicanangkan Presiden. Daerah seperti Indramayu memiliki peran strategis sebagai lumbung pangan. Saya minta seluruh kepala daerah memastikan distribusi lancar dan pasar-pasar tetap terpantau agar inflasi tetap terkendali, terutama menjelang hari besar keagamaan,” ujar Tito Karnavian dalam pemaparannya. Aksesibilitas dan Konektivitas Strategis Modernisasi infrastruktur di Jawa Barat menjadi salah satu poin utama dalam Rakor tersebut. Kehadiran Bandara Internasional Kertajati (BIJB) di Majalengka kini menjadi pintu gerbang udara utama yang memberikan kemudahan akses bagi masyarakat Indramayu dan sekitarnya. Selain itu, operasional Jalan Tol Cisumdawu secara signifikan mempermudah mobilitas dari Bandung menuju wilayah utara Jawa Barat. Kondisi Inflasi dan Stabilitas Harga Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per 23 Januari 2026, Provinsi Jawa Barat secara umum mencatatkan penurunan Indeks Perkembangan Harga (IPH) sebesar -1,90%. Meski demikian, pemerintah daerah diminta tetap waspada terhadap komoditas tertentu seperti daging ayam ras dan telur yang masih fluktuatif. Pemerintah Kabupaten Indramayu berkomitmen menindaklanjuti arahan Mendagri dengan terus melakukan pemantauan harga di pasar-pasar lokal dan memperkuat kerja sama antardaerah guna memastikan pasokan pangan tetap aman bagi masyarakat. (Asep.R)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki menyatakan dengan meningkatnya kenaikan PAD yang ditetapkan sebelumnya dari Rp535 miliar menjadi Rp650 miliar berpotensi mengejar defisit APBD 2026. Tahun ini, APBD Kota Sukabumi Rp1,175 triliun. Jumlah tersebut relatif lebih kecil dari tahun 2025 yaitu sebesar Rp1,320 triliun. “Untuk setara aja, PAD harus ditingkatkan hingga Rp145 miliar. Kalau bisa melampaui Rp1,320 triliun berarti cetak rekor,” kata Ayep.  Turut mendampingi wali kota dua anggota DPRD dari Fraksi PKB dan PKS serta Kepala Bappeda M. Hasan Asy’ari. Optimisme tersebut disampaikan saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan Cibeureum, Rabu (28/1/2026). Dengan dukungan dan kekompakan seluruh pihak, Ayep meyakini APBD Kota Sukabumi berpeluang menembus Rp1,4 triliun. Selain mengandalkan PAD, Pemkot Sukabumi juga terus berupaya mengembalikan Transfer ke Daerah sebesar Rp159 miliar. Ayep menyatakan tidak ada kata menyerah untuk bernegosiasi ke Kementerian Keuangan sebagai bagian dari perbaikan tata kelola keuangan daerah. Ayep menegaskan, 11 bulan ke depan menjadi periode krusial bagi seluruh jajaran Pemkot Sukabumi untuk bekerja lebih keras mengejar target APBD minimal di atas Rp1,320 triliun. Ia meminta 35 organisasi perangkat daerah, termasuk para camat, berperan aktif sebagai ujung tombak peningkatan PAD. Camat Cibeureum Yanwar Ridwan menyampaikan, Kecamatan Cibeureum direncanakan menjadi pusat pemerintahan baru selain Cikole, berlokasi di RW 04 Kelurahan Limusnunggal. Langkah awal yang dibutuhkan adalah pembangunan jembatan penghubung untuk mengurangi kepadatan aktivitas pemerintahan di pusat kota. Selain itu, di wilayah Cibeureum juga direncanakan pembangunan Lapang Merdeka 2 sebagai lokasi kegiatan berskala besar guna mengantisipasi kemacetan. Upaya peningkatan PAD terus dilakukan melalui optimalisasi PBB-P2 dengan sistem jemput bola, mengingat banyak wajib pajak berdomisili di luar daerah. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi melanjutkan kunjungan kerja pengawasan perizinan Izin Perusahaan Air Tanah (IPAT) di wilayah Kecamatan Cikembar, Rabu (28/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, Tim Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi meninjau dua perusahaan, yakni PT Ciomas Adisatwa (Farm Ciasih) yang berlokasi di Kampung Nengerang, Desa Bojong Raharja, serta PT Mutia 2 atau Super Unggas Jaya. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pengawasan sekaligus pembinaan terhadap kepatuhan perusahaan dalam memenuhi regulasi daerah, khususnya terkait perizinan IPAT sebagai bagian dari pengelolaan sumber daya air tanah. Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, H. Iwan Ridwan, mengatakan bahwa kunjungan kerja tersebut bertujuan memastikan perusahaan dapat beroperasi dengan tertib dan sesuai ketentuan administrasi. “Alhamdulillah kami bisa melaksanakan kunjungan ke PT Ciomas Adisatwa dan PT Mutia 2 di Kecamatan Cikembar. Kami mengimbau perusahaan agar terus berkiprah di Kabupaten Sukabumi dengan nyaman serta menaati peraturan yang berlaku,” ujarnya. Ia menjelaskan, hasil temuan di lapangan tidak menunjukkan kendala yang bersifat serius. Permasalahan yang ada lebih disebabkan oleh kesalahan prosedur administrasi dalam proses perpanjangan izin. “Ini bukan masalah besar, hanya kesalahan teknis. Seharusnya perpanjangan izin diajukan ke provinsi, namun justru terunggah ke kementerian, sehingga prosesnya menjadi terhambat,” pungkasnya. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Sukabumi menegaskan pentingnya literasi digital serta perlindungan keamanan data dan informasi di era digital. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi literasi digital dan keamanan data bagi pelajar dan masyarakat umum yang digelar di MAN 2 Palabuhanratu, Rabu 28 Januari 2026. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga data pribadi, memahami etika bermedia sosial, serta melindungi diri dari berbagai ancaman dan dampak negatif di ruang siber. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Diskominfo Kabupaten Sukabumi Ujang Zulkifli, Ketua Tim Keamanan Informasi Ujang Mulyadi, serta narasumber dari Polres Sukabumi. Dia menegaskan bahwa keamanan data pribadi tidak hanya berkaitan dengan privasi, tetapi juga menyangkut keselamatan individu. Selain itu, ia mendorong masyarakat untuk menjunjung tinggi etika dalam berkomunikasi di ruang digital dengan tetap menjaga sopan santun di media sosial. Ia juga mengingatkan pentingnya sikap kritis dalam menyaring informasi agar tidak mudah terpengaruh dan ikut menyebarkan berita bohong atau hoaks. Menurutnya, kegiatan sosialisasi ini sangat strategis dan bermanfaat, khususnya bagi generasi muda, agar mampu menjadi pengguna digital yang cerdas serta dapat memanfaatkan teknologi secara positif dan bertanggung jawab. Sosialisasi literasi digital dan keamanan data tersebut berlangsung interaktif dan mendapat respons antusias dari para peserta. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Polres Sukabumi menggelar Shalat Ghaib dan doa bersama untuk dua anggota Polri yang gugur dalam tugas, Ipda Anumerta Hendra Kurniawan dan Aiptu Anumerta M. Jerry Sonconery, serta mendoakan para korban bencana alam di wilayah Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan berlangsung di Masjid Adh-Durachman Polres Sukabumi, Rabu (28/01/2026). Shalat Ghaib dipimpin Ust Damiri dan diikuti Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.H., jajaran pejabat utama, perwira, bintara, ASN Polri, serta jamaah masjid. Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk empati dan penghormatan atas pengabdian anggota Polri yang gugur dalam tugas, sekaligus doa bagi masyarakat yang terdampak bencana. “Kami mendoakan dua anggota Polri terbaik yang gugur agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujarnya. Selain itu, doa juga dipanjatkan bagi para korban bencana alam di Cisarua agar diberi kekuatan, keselamatan, serta percepatan pemulihan. Sementara itu, Ustadz Damiri dalam tausiah menyampaikan bahwa gugurnya anggota Polri dalam tugas merupakan pengorbanan mulia yang patut diteladani. “Pengabdian mereka adalah contoh keikhlasan dan tanggung jawab. Mari kita perbanyak doa dan meningkatkan keimanan, serta mendoakan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah agar diberi kesabaran dan pertolongan,” tuturnya. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kondisi bangunan SDN Cikeresek di Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, semakin memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah. Sekolah yang berdiri sejak 2005 tersebut mengalami kerusakan pada sejumlah ruang kelas hingga mengganggu proses belajar mengajar. Dari lima ruang kelas yang ada dengan total 84 siswa, tiga di antaranya dilaporkan rusak cukup parah. Saat musim hujan, beberapa ruang kelas tidak dapat digunakan akibat atap bocor dan kondisi bangunan yang tidak aman. Kepala SDN Cikeresek, Mumin, S.Pd.I, mengatakan sebagian ruang kelas terpaksa ditopang dengan tiang bambu untuk mencegah ambruk. “Kondisi bangunan sudah tidak layak. Beberapa ruang belajar ditopang bambu karena rawan roboh. Kami sangat berharap ada perhatian dari pemerintah,” ujarnya, Selasa (27/1/2026). Selain kerusakan struktur, atap ruang kelas juga sudah bergelombang dan rawan runtuh. Akibatnya, kegiatan belajar mengajar sering dipindahkan ke ruang lain yang dinilai lebih aman. SDN Cikeresek juga belum memiliki fasilitas penunjang yang memadai. Hingga kini, sekolah tersebut tidak memiliki ruang perpustakaan, UKS, maupun ruang administrasi khusus. Kegiatan administrasi sementara dilakukan di ruang seadanya dengan kondisi terbatas. “Kami sudah melaporkan kondisi ini ke dinas terkait, namun sampai sekarang belum ada tindak lanjut,” kata Mumin. Pihak sekolah dan masyarakat berharap pemerintah daerah segera melakukan peninjauan langsung serta merealisasikan perbaikan gedung sekolah. Perbaikan dinilai mendesak demi keselamatan dan kenyamanan siswa serta guru dalam menjalankan kegiatan pendidikan. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki melantik dan mengambil sumpah jabatan 39 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, Selasa (27/1/2026). Pelantikan berlangsung di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi. Pelantikan tersebut mencakup pejabat administrator, pengawas, fungsional, hingga kepala puskesmas, dengan dominasi penempatan pada sektor kesehatan sebagai upaya penguatan pelayanan dasar masyarakat. Dalam arahannya, Ayep Zaki menegaskan mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari kewenangan kepala daerah untuk meningkatkan kinerja organisasi. Ia meminta seluruh pejabat yang dilantik langsung bekerja cepat dan fokus pada program prioritas. Kepada Direktur RSUD Al-Mulk yang baru, Wali Kota memberi mandat agar segera melakukan perluasan rumah sakit guna meningkatkan status dari Tipe D menjadi Tipe C, serta mendorong inovasi berbasis teknologi digital dan ketepatan akreditasi. Sementara itu, 10 kepala puskesmas diingatkan untuk menjadi ujung tombak penanganan isu strategis nasional, khususnya penurunan angka stunting serta peningkatan kesehatan ibu dan anak, dengan lebih aktif turun langsung ke masyarakat. Menutup sambutannya, Ayep Zaki mengajak seluruh pejabat menjaga soliditas dan kekompakan demi kemajuan Kota Sukabumi. Pelantikan turut dihadiri Wakil Wali Kota Bobby Maulana, pimpinan DPRD, Sekretaris Daerah, serta jajaran kepala perangkat daerah. Berikut 39 daftar nama pejabat yang dilantik: 1. Ira Dewi Yuliani, S.ST., M.A.P. – Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintah Daerah Ahli Pertama Inspektorat Daerah 2. Yudha Priasuharyo, S.H., S.P. – Analis Hukum Ahli Pertama Sekretariat Daerah 3. Agus Awaludin, S.H. – Analis Hukum Ahli Pertama Sekretariat Daerah 4. Anggi Trilaksana, S.STP., M.I.P. – Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintah Daerah Ahli Pertama Inspektorat Daerah 5. Muhammad Prayoga, A.Md. – Auditor Terampil Inspektorat Daerah 6. Teti Herawati, S.IP., M.Si. – Kepala Bagian Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRD 7. Agus Achmad, S.Kom. – Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dishub 8. dr. Munifah Budi Isnaeni, M.MRS. – Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Sejahtera DP2KBP3A 9. Dr. Deni Purnama, S.Kep., MKM. – Direktur UOBK RSUD Al-Mulk 10. Fitrie Aryani Rahayu, S.H. – Kepala Bidang Pendidikan dan Penelitian UOBK RSUD R. Syamsudin, S.H. 11. dr. Wiwie Edhie Yuliaviani – Dokter Ahli Muda UOBK RSUD R. Syamsudin, S.H. 12. R. Dinar Nuraeni Kuraesin, SP., M.Si. – Kepala Bidang Perindustrian Diskumindag 13. Krishna Dwipayana, S.T., M.A.P. – Kepala Bidang Perpustakaan dan Pembudayaan Gemar Membaca Dispusipda 14. Cecep Rapih, S.P., M.Si. – Kepala Bidang Kesatuan Bangsa Bakesbangpol 15. Ilma Farhania, S.Kep.Ners., M.Kep. – Kepala Seksi Pendidikan UOBK RSUD R. Syamsudin, S.H. 16. Indrayana, S.IP., M.Si. – Kepala UPTD Pasar Diskumindag 17. Eulis Nur’izati, S.Tr.Kes. – Kasubbag Tata Usaha UPTD Puskesmas Cikundul 18. Irawan Sutisna, S.Kep. – Kasubbag Tata Usaha UPTD Puskesmas Baros 19. Sendi Sugandi, S.Kep., Ners., M.MRS. – Kasubbag Tata Usaha UPTD Puskesmas Sukakarya 20. Eneng Erlin, S.Kep., Ners. – Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Sriwidari 21. Lukman Hidayat, S.Kp. – Kasubbag Tata Usaha UPTD Penunjang Kesehatan Dinkes 22. Yulian, S.E. – Kasubbag Tata Usaha UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah Dinkes 23. Fuzi Fauziah, S.Kep., Ners. – Kasubbag Tata Usaha UPTD Puskesmas Nanggeleng 24. drg. Siska Permatasari – Kepala Puskesmas Cikundul 25. Euis Nurhayati, S.ST., Bd., M.Kes. – Kepala Puskesmas Cibeureum Hilir 26. Dede Ruswandi, S.Kep., Ners., M.M. – Kepala Puskesmas Karang Tengah 27. drg. Riska Rachmawati – Kepala Puskesmas Benteng 28. dr. Zah Maulidianti, M.A.P. – Kepala Puskesmas Selabatu 29. dr. H. Hendra Gunawan Hilman – Kepala Puskesmas Baros 30. dr. Syarifa Nur – Kepala Puskesmas Nanggeleng 31. dr. Maya Aprilia, M.K.M. – Kepala Puskesmas Sukabumi 32. dr. Rizki Febrina Ramdhania – Kepala Puskesmas Sukakarya 33. dr. Mohamad Eki Lukita – Kepala Puskesmas Limusnunggal 34. Hidayat, S.E. – Kepala Subbagian Tata Usaha UPTD Pasar Diskumindag 35. Nenden Aisyah, S.Kep., M.A.P. – Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian Kecamatan Gunung Puyuh 36. Firman Firdaus, S.Kep.Ners. – Sekretaris Kelurahan Gunung Puyuh 37. Dadang Irawan, S.E. – Sekretaris Kelurahan Tipar Kecamatan Citamiang 38. Maswan, S.IP. – Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kelurahan Cisarua Kecamatan Cikole 39. Iyus Yustiandi, S.Si. – Kasubbag Tata Usaha UPTD Puskesmas Sukabumi.  (Usep)