SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kepedulian sosial ditunjukkan gabungan pengusaha di Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, dengan membangun rumah layak huni untuk Nunung, seorang lansia warga Kampung Telagasari, Desa Bojongsari. Gerakan kemanusiaan tersebut dipimpin langsung oleh pengusaha H. Iin Sodikin yang berhasil mengoordinasikan bantuan hingga terkumpul dana sebesar Rp75 juta. H. Iin Sodikin yang juga pemilik CV Nadzma Zakia Umroh Paramount Cinagen menjadi sosok sentral di balik gerakan sosial tersebut. Bersama para pengusaha lainnya, ia bergerak cepat menggalang dukungan untuk membangun rumah baru lengkap dengan perlengkapan rumah tangga bagi Nunung. Menurut H. Iin Sodikin, kepedulian itu lahir setelah melihat langsung kondisi rumah Bu Nunung yang memprihatinkan dan membutuhkan penanganan segera. “Kami bersama para pengusaha bersepakat membantu penuh pembangunan rumah Bu Nunung agar beliau bisa tinggal lebih nyaman dan aman di usia lanjut,” ujarnya, Senin (11/5/2026). Ia menjelaskan, pembangunan rumah sudah dimulai sejak Minggu (10/5/2026) melalui pembongkaran bangunan lama yang dilakukan secara gotong royong bersama warga. Seluruh proses pembangunan ditargetkan rampung dalam waktu satu bulan. Gerakan tersebut juga mendapat dukungan penuh dari Camat Jampangkulon, Dading. Bahkan, sebagai bentuk kepedulian dan pemicu awal gerakan sosial, Dading rela mengalihkan uang pribadi sebesar Rp5 juta yang sebelumnya dipersiapkan sebagai DP ibadah umroh untuk membantu pembangunan rumah tersebut. “Pak Camat menjadi penyemangat awal gerakan ini. Setelah itu para pengusaha ikut bergerak dan Alhamdulillah terkumpul dana hingga Rp75 juta,” kata H. Iin Sodikin. Kepala Desa Bojongsari, Rahmat Efendi, mengapresiasi kekompakan para pengusaha yang dipimpin H. Iin Sodikin dalam membantu warga lanjut usia tersebut. Ia menilai kepedulian seperti ini menjadi contoh nyata sinergi sosial yang positif di tengah masyarakat. “Peran H. Iin Sodikin bersama para pengusaha sangat luar biasa. Mereka bergerak cepat dan menunjukkan kepedulian nyata kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Rahmat. Sementara itu, Bu Nunung tak mampu menyembunyikan rasa harunya saat melihat rumahnya mulai dibangun kembali. Ia terus mengucapkan syukur dan terima kasih kepada H. Iin Sodikin, para pengusaha, pemerintah kecamatan, dan seluruh warga yang telah membantu mewujudkan rumah layak huni untuk dirinya. (Dicky)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Kepedulian terhadap sesama terus ditunjukkan Srikandi Squad Nusantara Jepara melalui kegiatan sosial yang dilaksanakan pada Senin (11/05/2026) di wilayah Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara. Dalam agenda tersebut, Srikandi Squad Nusantara bersama jajaran DPC memberikan donasi kepada dua anggota Squad Nusantara Tahunan, yakni Mas Purwanto atau yang akrab disapa Cipo dan Mas Hasyim (Alex). Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk solidaritas dan perhatian kepada sesama anggota organisasi. Kegiatan ini juga dirangkai dengan takziah dan doa bersama atas meninggalnya Bapak Karso bin Kasiri, warga Desa Mangunan RT 03 RW 01, Kecamatan Tahunan. Ketua Srikandi Squad Nusantara Jepara, Ibu Iriana, berhalangan hadir karena ada agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan. Meski demikian, beliau memberikan amanat kepada Sri Ambarwati bersama jajaran Srikandi Tahunan untuk mewakili kegiatan sosial tersebut. Dalam pelaksanaannya, rombongan didampingi langsung Ketua PAC Tahunan H. Purwanto beserta anggota Squad Nusantara Tahunan. Kehadiran mereka disambut hangat oleh keluarga almarhum dan masyarakat sekitar. Acara yang dimulai pukul 16.30 WIB berlangsung khidmat dan penuh rasa kekeluargaan. Selain menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan, seluruh peserta juga mengikuti tahlil dan doa bersama yang dipimpin oleh Fadholi Anwar. Melalui kegiatan sosial ini, Srikandi Squad Nusantara Jepara berharap dapat terus mempererat rasa persaudaraan, kepedulian sosial, serta menjaga solidaritas antaranggota dan masyarakat di Kabupaten Jepara.(Wely)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Anggota MPR RI Iman Adi Nugraha menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Gedung Olahraga (GOR) Gerbang Mapak, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Senin (11/5/2026). Kegiatan yang bekerja sama dengan Kelompok Kerja Hutan Hanjuang Selatan (Pokjahasil) itu berlangsung meriah dan dihadiri berbagai unsur masyarakat serta tokoh daerah. Sosialisasi tersebut bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat terhadap Empat Pilar MPR RI, yakni Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu bangsa. Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Demokrat Aris Triyadi, unsur Forkopimcam Jampangkulon yang dipimpin Camat Dading, Ketua KNPI Kabupaten Sukabumi Yandra, serta para kepala desa se-Kecamatan Jampangkulon. Camat Dading dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi Empat Pilar MPR RI memiliki peran penting dalam memperkuat persatuan, meningkatkan wawasan kebangsaan, serta menjaga keharmonisan masyarakat di tengah berbagai tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara. Kegiatan juga diwarnai sesi dialog dan penyampaian aspirasi masyarakat. Peserta tampak antusias menyampaikan pandangan, harapan, dan masukan terkait pembangunan daerah maupun penguatan nilai kebangsaan di lingkungan masyarakat. Materi sosialisasi disampaikan oleh Asep Abdul Wasit yang memberikan penjelasan mendalam mengenai implementasi Empat Pilar MPR RI dalam kehidupan sehari-hari. Jalannya acara dipandu oleh Teh Resti selaku pembawa acara dan pengatur waktu kegiatan. Suasana semakin semarak saat Iman Adi Nugraha memberikan apresiasi berupa hadiah uang tunai sebesar Rp500 ribu kepada peserta yang mampu menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan baik dan penuh semangat. Momen tersebut mendapat sambutan meriah dari para peserta yang hadir. Menurut Iman, langkah tersebut menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan penghormatan terhadap simbol-simbol negara di tengah masyarakat. “Kami ingin nilai-nilai kebangsaan ini tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga benar-benar dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari agar persatuan bangsa tetap terjaga,” ujarnya. Kegiatan ditutup dalam suasana hangat dan penuh semangat kebangsaan, sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga negara, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keutuhan NKRI serta mendukung kemajuan Kabupaten Sukabumi. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Paguyuban Jampang Tandang Makalangan (PJTM) menggelar kegiatan religi bertajuk “Jampang Berdzikir” di Masjid Besar Al-Jalil Bunderan, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Minggu malam (10/5/2026). Kegiatan ini digelar sebagai upaya mempererat ukhuwah islamiah sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat. Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri ribuan jamaah dari berbagai wilayah di selatan Kabupaten Sukabumi. Sejumlah ulama dan tokoh agama turut hadir memberikan tausiyah dan memimpin dzikir bersama. Di antara tokoh agama yang hadir yakni KH. Asep Mustofa selaku Ketua MUI Kecamatan Surade, KH. Ahmad Sidik Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hidayah Surade, serta Ustadz Encep Jaenal Mutaqin yang dikenal sebagai mubalig sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Lewi Cagak Desa Cipeundeuy. Panitia juga menghadirkan Abuya Singa, Pengasuh Pondok Pesantren Riyadoh Al-Karomah dari Kecamatan Cidolog yang juga merupakan Imam Besar Majelis Dzikir Jam’iyah Manaqib Tuan Syekh Abdul Qadir Jaelani. Ketua PJTM H. Hendra Permana, S.Sos., MM., bersama Sekretaris Jenderal PJTM Hendrik Firmansyah dan jajaran pengurus hadir langsung memimpin kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Hendra menyampaikan bahwa “Jampang Berdzikir” menjadi sarana memperkuat persatuan dan mempererat hubungan antarwarga melalui kegiatan keagamaan. “Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi wadah silaturahmi, mempererat persaudaraan, serta mengajak masyarakat untuk senantiasa berdzikir dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujarnya. Kegiatan tersebut juga dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Surade yang dipimpin Camat Surade, Unang Suryana. Ia memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu memperkuat karakter religius masyarakat. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena mampu menghadirkan semangat kebersamaan dan persatuan masyarakat. Antusiasme jamaah menunjukkan bahwa kegiatan bernuansa religi masih menjadi perekat sosial yang kuat di tengah masyarakat,” kata Unang. Selain unsur pemerintahan, hadir pula perwakilan organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan, anggota Banser, para Ketua DPC JTM dari berbagai kecamatan, serta tokoh masyarakat setempat. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Marhaba, dilanjutkan dzikir bersama dan tausiyah agama. Seluruh acara dipandu oleh Ustadz Dendi dengan suasana yang tertib, hangat, dan penuh kekhusyukan hingga kegiatan selesai. (Dicky)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Squad Nusantara PAC Tahunan. Organisasi tersebut turut bersinergi dalam membantu pengamanan dan kelancaran kegiatan Karnaval Kabumi yang digelar di Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Minggu (10/5/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB itu berlangsung meriah dan dipadati warga yang antusias menyaksikan jalannya karnaval. Dalam agenda tersebut, Ketua PAC Tahunan hadir langsung bersama enam personel Squad Nusantara untuk membantu pengamanan serta menjaga ketertiban selama acara berlangsung. Kehadiran Squad Nusantara di tengah masyarakat menjadi bentuk nyata dukungan organisasi terhadap kegiatan budaya dan hiburan rakyat. Selain membantu kelancaran arus peserta dan penonton, personel juga turut menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif. Ketua PAC Tahunan menyampaikan bahwa keberadaan Squad Nusantara bukan untuk mencari keuntungan pribadi, melainkan sebagai bentuk pengabdian sosial kepada masyarakat. “Kami hadir untuk masyarakat, hadir untuk organisasi bukan materi. Semoga keberadaan kami bisa membantu dan bermanfaat dalam setiap kegiatan warga,” ungkapnya. Sinergi antara organisasi masyarakat dan warga diharapkan mampu menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan penuh kebersamaan dalam setiap agenda desa. Karnaval Kabumi Desa Kecapi pun berjalan lancar hingga selesai dengan suasana tertib dan penuh semangat kebudayaan.(Wely)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara-10-Mei-2026- Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan oleh Ketua PAC Pecangaan, Amir Yahya bersama jajaran anggota yang turun langsung membantu warga Desa Lebuawu RT 10 RW 02, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, pada Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Kegiatan sosial tersebut dilakukan untuk membantu seorang warga bernama Ibu Siti yang sebelumnya sempat menjadi perhatian publik dan viral di media sosial karena kondisi yang dialaminya. Dalam kegiatan itu, Amir Yahya bersama anggota PAC Pecangaan menyalurkan bantuan berupa sembako dan uang tunai guna membantu kebutuhan sehari-hari keluarga tersebut. Penyaluran bantuan turut didampingi Babinsa Desa Lebuawu, Rizqi Kurniawan, serta perangkat Desa Lebuawu sebagai bentuk sinergitas dan kepedulian bersama terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan. Ketua PAC Pecangaan, Amir Yahya menyampaikan bahwa aksi sosial tersebut merupakan bentuk rasa kemanusiaan dan kepedulian terhadap warga sekitar. “Kami bersama anggota hadir untuk memberikan dukungan moral dan sedikit bantuan kepada Ibu Siti. Semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat dan membantu meringankan beban keluarga,” ungkapnya. Ia juga berharap kepedulian sosial seperti ini dapat terus terjalin di tengah masyarakat agar warga yang membutuhkan dapat merasakan perhatian dan dukungan dari lingkungan sekitar. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh rasa kebersamaan antara anggota PAC Pecangaan, aparat desa, dan masyarakat setempat.(Wely)
JATENG-Bidik-kasusnews.com Jepara – Pada hari Sabtu, 9 Mei 2026, Pengurus Anak Cabang (PAC) Squad Nusantara Kecamatan Nalumsari menggelar kegiatan rutinan perdana sebagai bentuk loyalitas dan semangat kebersamaan dalam membesarkan organisasi di wilayah Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PAC Nalumsari, Bapak Sopiyan yang akrab disapa “Meng”. Dalam suasana penuh kekeluargaan, anggota yang hadir menunjukkan antusias dan semangat tinggi untuk membangun PAC Squad Nusantara Nalumsari agar semakin solid dan berkembang. PAC Nalumsari sendiri merupakan PAC baru yang terbentuk di Kabupaten Jepara. Meski masih terbilang baru, semangat para anggota yang dikenal dengan sebutan “Elang Hitam” terlihat sangat luar biasa dalam mengikuti kegiatan rutinan perdana tersebut. Ketua DPC Squad Nusantara Jepara, Eko Basuki atau yang akrab disapa “Mbah So”, turut memberikan dukungan dan harapan besar kepada PAC Nalumsari. Ia berharap Squad Nusantara di wilayah Nalumsari dapat terus berkembang, memiliki banyak anggota, serta merata di seluruh wilayah Kecamatan Nalumsari. “Semoga PAC Nalumsari bisa terus maju, solid, dan semakin besar sehingga mampu menjadi wadah persaudaraan serta kekompakan masyarakat,” ujar Mbah So. Dengan digelarnya rutinan perdana ini, diharapkan PAC Squad Nusantara Nalumsari semakin kompak dan mampu menjaga semangat kebersamaan dalam menjalankan kegiatan organisasi ke depannya.(Wely)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Surade, Kabupaten Sukabumi, menggelar kegiatan Pesta Siaga di Gedung Olahraga (GOR) Jalan Raya Nasional, Kecamatan Surade, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Ceria Berkarya, Santun Berbudaya” itu berlangsung meriah dengan diikuti ratusan peserta dari seluruh gugus depan se-Kecamatan Surade. Pesta Siaga menjadi sarana pembinaan karakter sekaligus pengembangan kreativitas bagi anggota Pramuka usia siaga. Kegiatan ini juga dirancang untuk menanamkan nilai kedisiplinan, kebersamaan, sopan santun, dan kecintaan terhadap budaya sejak dini. Ketua Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Surade, Kak Purna Irawan, S.Pd., mengatakan tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut memiliki pesan penting bagi generasi muda agar mampu berkarya dengan penuh keceriaan tanpa meninggalkan nilai budaya dan etika. “Anak-anak harus tumbuh menjadi pribadi yang kreatif, aktif, dan tetap menjunjung tinggi sopan santun serta budaya bangsa. Itu yang ingin ditanamkan melalui kegiatan ini,” ujarnya dalam sambutan pembukaan. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur pendidikan dan kepramukaan di wilayah Surade, mulai dari Ketua Gugus Depan, Ketua K3S, Ketua PGRI, pengawas pendidikan, kepala sekolah, hingga para pembina dan pendamping peserta. Ketua Panitia Pelaksana, Kak Ai Anggraeni, menjelaskan Pesta Siaga tahun ini diikuti sebanyak 55 barung dari 55 Gugus Depan dengan jumlah peserta mencapai 330 anak. Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan untuk memberikan pengalaman edukatif sekaligus menyenangkan bagi peserta. “Berbagai kegiatan lomba dan permainan edukatif disusun untuk melatih kreativitas, kekompakan, dan keberanian anak-anak sesuai semangat tema yang diusung,” jelasnya. Kegiatan secara resmi dibuka oleh perwakilan Komandan Satuan Radar 402 Cibalimbing, Letda Alif Abadi, dalam sambutannya, ia mengapresiasi pelaksanaan Pesta Siaga yang dinilai mampu menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda. “Kegiatan Pramuka seperti ini sangat positif karena membentuk anak-anak menjadi generasi yang aktif, disiplin, santun, dan memiliki rasa cinta terhadap budaya daerah maupun bangsa,” ungkapnya. Sepanjang kegiatan, suasana GOR Surade dipenuhi semangat dan antusiasme peserta yang mengikuti berbagai aktivitas permainan, seni, keterampilan, dan pembelajaran karakter. Keceriaan peserta terlihat mewarnai seluruh rangkaian acara yang berlangsung penuh keakraban dan semangat persaudaraan khas Gerakan Pramuka. Melalui kegiatan ini, Kwartir Ranting Surade berharap Gerakan Pramuka semakin berperan sebagai wadah pendidikan nonformal dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, kreatif, mandiri, dan berbudaya luhur. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Insiden perkelahian yang melibatkan sejumlah siswa kelas 9 di salah satu SMP Negeri di Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, menuai sorotan dari pihak orang tua siswa. Selain dugaan pengeroyokan yang terjadi saat kegiatan belajar mengajar berlangsung pada Kamis (7/5/2026), keterlambatan komunikasi dari pihak sekolah turut memicu kekecewaan keluarga korban. Informasi yang dihimpun menyebutkan, orang tua korban pertama kali mengetahui kejadian tersebut bukan dari pihak sekolah, melainkan dari kabar yang beredar di lingkungan warga dan media sosial Facebook. Pihak keluarga mengaku baru mendapat penjelasan setelah mendatangi sekolah secara langsung pada Sabtu (9/5/2026). Situasi tersebut membuat keluarga korban merasa kecewa karena pihak sekolah dinilai tidak segera menyampaikan informasi resmi kepada orang tua siswa, Komite Kelas maupun Komite Sekolah sesaat setelah kejadian terjadi. Akibatnya, keluarga korban berencana membawa persoalan tersebut ke ranah hukum dengan melaporkannya kepada pihak kepolisian. Di sisi lain, pihak sekolah disebut telah mengirimkan surat panggilan kepada orang tua siswa yang terlibat untuk melakukan musyawarah bersama. Sekolah juga dikabarkan mengakui adanya kekurangan dalam penyampaian informasi kepada wali murid dan menjadikan kejadian tersebut sebagai bahan evaluasi internal. Wakil Bidang Pembinaan Peserta Didik sekolah setempat, Purwanti, menjelaskan bahwa perkelahian terjadi di dalam lingkungan sekolah dan sempat menimbulkan kepanikan di kelas. “Korban sempat dicekik saat perkelahian berlangsung. Beruntung teman-teman siswa dan guru dari kelas lain segera melerai,” ujar Purwanti. Ia menambahkan, guru yang berada di kelas saat kejadian tidak dapat langsung menangani situasi karena tengah dalam kondisi hamil dan merasa khawatir menghadapi keributan tersebut. Sementara itu, kepala sekolah belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut karena sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit. Ketua Komite Sekolah, Ibrohim, mengatakan pihaknya akan berupaya memfasilitasi penyelesaian masalah secara musyawarah dengan melibatkan seluruh pihak terkait. “Kami akan mengadakan pertemuan bersama orang tua siswa yang terlibat agar persoalan ini bisa diselesaikan dengan baik dan tetap mengedepankan kepentingan anak-anak,” katanya. Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terkait pentingnya respons cepat, keterbukaan informasi, serta koordinasi antara sekolah dan orang tua dalam menangani persoalan yang menyangkut keselamatan dan kenyamanan peserta didik di lingkungan pendidikan. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Komisi II DPRD Kota Sukabumi menegaskan komitmennya mengawal optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengawasan langsung terhadap sektor pajak restoran dan hotel. Langkah itu mencuat dalam rapat bersama sejumlah mitra kerja yang digelar Jumat (8/5/2026). Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi, H. Muchendra, mengatakan pihaknya memberi perhatian serius terhadap capaian PAD Kota Sukabumi pada kuartal pertama tahun 2026, khususnya dari sektor pajak barang dan jasa tertentu (PBJT) restoran. Menurutnya, capaian pajak restoran dinilai belum mencerminkan potensi usaha yang sebenarnya di lapangan. Karena itu, Komisi II akan melakukan pendampingan bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) melalui uji petik langsung ke sejumlah rumah makan besar. “Kami ingin memastikan kesesuaian antara omzet usaha dengan laporan pajak yang disampaikan. Minggu depan kami akan turun langsung ke lapangan,” ujar Muchendra. Ia menjelaskan, pengawasan akan dilakukan dengan membagi dua tim yang memantau aktivitas usaha sejak pagi hingga rumah makan tutup. Langkah itu dilakukan untuk melihat secara riil potensi penerimaan pajak daerah. Menurutnya, pajak restoran sebesar 10 persen yang dibayarkan masyarakat seharusnya seluruhnya disetorkan kepada pemerintah daerah sesuai ketentuan yang berlaku. “Jangan sampai masyarakat sudah membayar pajak, tetapi yang dilaporkan justru tidak sesuai dengan omzet sebenarnya,” katanya. Setelah sektor restoran, Komisi II juga akan melakukan pengawasan terhadap sektor perhotelan yang dinilai memiliki potensi besar terhadap peningkatan PAD Kota Sukabumi. Selain PBJT, DPRD turut menyoroti pengawasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Muchendra menilai sistem transaksi yang masih mengacu pada nilai pelaporan rawan dimanipulasi sehingga perlu pengawasan lebih ketat. “Kami akan mendampingi BPKPD sampai ke notaris untuk memastikan transaksi berjalan sesuai aturan,” tegasnya. Dalam rapat tersebut, Komisi II juga meminta penjelasan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang terkait pengalihan anggaran pembangunan jembatan di wilayah Cibeureum senilai Rp12,2 miliar yang disebut dialihkan ke program pembangunan jalan. DPRD meminta rincian kegiatan penerima pengalihan anggaran tersebut agar proses perencanaan dan penggunaan anggaran tetap transparan. Sementara kepada Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan, Komisi II mempertanyakan kontribusi Gedung Dekranasda terhadap peningkatan PAD. DPRD ingin memastikan setiap fasilitas daerah memberikan dampak ekonomi yang nyata. Tak hanya itu, DPRD juga menyoroti minimnya anggaran pada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, terutama untuk program pembibitan dan pengembangan benih ikan yang dinilai penting bagi penguatan sektor pangan daerah. Di akhir rapat, Komisi II mengingatkan seluruh perangkat daerah agar pelaksanaan program pembangunan tetap mengacu pada prioritas dalam RPJMD Kota Sukabumi. “Program yang sudah tertuang dalam RPJMD harus menjadi prioritas utama pembangunan,” pungkas Muchendra. (Usep)