Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Menanggapi informasi terkait pelaksanaan pendidikan bagi peserta Sekolah Pembentukan Perwira Intelektual (SPPI), Korps Marinir TNI Angkatan Laut memberikan penjelasan mengenai pola kegiatan dan metode pembinaan yang diterapkan selama pelaksanaan pendidikan. Dalam pelaksanaannya, kegiatan pendidikan SPPI dilaksanakan secara terintegrasi melalui pembelajaran di kelas, pembinaan fisik, pembentukan karakter, serta kegiatan lapangan. Jadwal kegiatan disusun secara terukur mulai pagi hingga malam hari dengan tetap memperhatikan waktu istirahat, ibadah, makan, serta pemulihan kondisi fisik peserta. Selain pembinaan karakter dan kedisiplinan, pendidikan SPPI juga mencakup pembekalan materi sesuai dengan bidang tugas yang akan diemban peserta. Dalam pelaksanaannya, terdapat dua fokus pembelajaran, yaitu materi untuk mendukung pengelolaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta materi untuk mendukung pengelolaan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Materi terkait KDKMP diberikan oleh Kementerian Koperasi, sedangkan materi terkait KNMP disampaikan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Berdasarkan pelaksanaan kegiatan di Brigif 1 Marinir pada 22 Juni 2026, rangkaian kegiatan peserta dimulai pukul 04.30 WIB dengan persiapan pagi dan ibadah, dilanjutkan olahraga pagi, pembelajaran, serta kegiatan pembinaan lainnya hingga waktu istirahat malam. Sebagian besar kegiatan difokuskan pada penyampaian materi, pembinaan kedisiplinan, serta penguatan karakter peserta. Terkait adanya informasi mengenai pola pendidikan yang disebut cukup berat, Korps Marinir menjelaskan bahwa setiap kegiatan pembinaan dalam pendidikan dasar memiliki unsur kedisiplinan dan pembentukan fisik. Kegiatan seperti olahraga, baris-berbaris, dan pembinaan ketahanan fisik merupakan bagian dari metode pembentukan karakter, namun seluruhnya dilaksanakan secara bertahap, terukur, dan menyesuaikan dengan kondisi peserta. Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris tidak dilakukan sebagai bentuk latihan militer untuk membentuk peserta menjadi prajurit, melainkan sebagai bagian dari pembinaan kedisiplinan, kerapian, dan tata tertib selama mengikuti pendidikan. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara terbatas, salah satunya pada saat perpindahan peserta dari barak menuju ruang pembelajaran. Korps Marinir menegaskan bahwa tujuan utama pendidikan SPPI adalah membentuk peserta yang memiliki karakter kepemimpinan, integritas, tanggung jawab, kemampuan bekerja sama, serta kesiapan dalam mengelola program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Selama pelaksanaan pendidikan, aspek keselamatan dan kesehatan peserta menjadi perhatian utama dengan pengawasan instruktur serta dukungan tenaga kesehatan. Melalui pendidikan tersebut, nilai-nilai kedisiplinan, kerapian, tanggung jawab, dan akhlak menjadi bagian penting yang ditanamkan kepada para peserta. Korps Marinir berharap para peserta memperoleh bekal karakter, wawasan, dan kemampuan manajerial yang dapat mendukung pelaksanaan tugas sebagai pengelola KDKMP dan KNMP di masa mendatang. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Komando Distrik Militer (Kodim) 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) memainkan peran strategis dalam mendukung kelancaran Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Malindo Darsasa 12AB/2026, latihan bilateral antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Angkatan Tentera Malaysia (ATM) yang berfokus pada penanggulangan bencana dan bantuan kemanusiaan. Rangkaian latihan yang berlangsung sejak 17 hingga 25 Juni 2026 itu resmi ditutup dalam sebuah upacara di Pantai Puri Gading, Bandar Lampung, Kamis (25/6/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata kerja sama pertahanan Indonesia dan Malaysia dalam meningkatkan interoperabilitas serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana alam di kawasan. Di bawah kepemimpinan Komandan Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., jajaran Kodim 0410/KBL berperan aktif dalam mendukung seluruh tahapan latihan. Mulai dari pengamanan, koordinasi lintas instansi, hingga memastikan setiap skenario latihan berjalan sesuai prosedur dan target yang telah ditetapkan. Asisten Operasi Panglima TNI, Letjen TNI Bobby Makmun, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan latihan, termasuk Kodim 0410/KBL yang dinilai memberikan kontribusi besar terhadap suksesnya kegiatan. “Dukungan dan sinergi seluruh unsur, termasuk Kodim 0410/Kota Bandar Lampung sebagai tuan rumah, menjadi faktor penting dalam kelancaran dan keberhasilan latihan gabungan ini,” ujarnya. Selama pelaksanaan latihan, personel Kodim 0410/KBL turut mendukung berbagai simulasi penanggulangan bencana, seperti evakuasi korban kebakaran, banjir, hingga tsunami. Keterlibatan tersebut menunjukkan kesiapan aparat teritorial dalam mendukung operasi kemanusiaan yang membutuhkan koordinasi cepat dan terpadu. Selain latihan lapangan, kegiatan juga dirangkaikan dengan bakti sosial berupa donor darah, pelayanan kesehatan, dan pembagian bantuan sosial kepada masyarakat. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara aparat militer dengan masyarakat sekaligus mempertegas misi kemanusiaan yang diusung dalam Latgabma Malindo Darsasa 12AB/2026. Sementara itu, Kepala Staf Markas Angkatan Bersama ATM, Mej Jen Dato’ Khairul Anuar bin Abd Aziz, menegaskan bahwa latihan bersama ini bukan hanya bertujuan meningkatkan kemampuan operasional kedua angkatan bersenjata, tetapi juga mempererat hubungan persaudaraan dan kerja sama dalam menghadapi tantangan kemanusiaan di kawasan. Menurutnya, ancaman bencana alam memerlukan kolaborasi yang kuat, sehingga latihan seperti Malindo Darsasa menjadi sarana penting untuk membangun koordinasi dan kesiapan bersama. Menutup rangkaian kegiatan, Kolonel Arm Roni Hermawan menyampaikan bahwa keberhasilan Latgabma Malindo Darsasa 12AB/2026 merupakan hasil sinergi seluruh pihak yang terlibat, baik dari TNI, ATM, pemerintah daerah, maupun berbagai instansi pendukung. Ia berharap pengalaman selama latihan dapat menjadi bekal berharga dalam meningkatkan profesionalisme personel sekaligus memperkuat kerja sama pertahanan dan kemanusiaan antara Indonesia dan Malaysia di masa mendatang. Dengan berakhirnya Latgabma Malindo Darsasa 12AB/2026, Kodim 0410/Kota Bandar Lampung kembali menegaskan perannya sebagai satuan teritorial yang tidak hanya siap menjalankan tugas pertahanan negara, tetapi juga menjadi motor penggerak sinergi, diplomasi pertahanan, dan aksi kemanusiaan demi terciptanya stabilitas serta keselamatan masyarakat di kawasan. (Agus)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Semangat menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah terasa begitu kental di Kampung Cicariu, RT 08/RW 03, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Ikatan Remaja Masjid (IRMAS) bersama Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Darul Ikhtimam sukses menggelar peringatan tahun baru Islam yang berlangsung khidmat sekaligus penuh kehangatan kebersamaan, Kamis (25/6/2026) malam. Kegiatan yang dipusatkan di halaman Masjid Darul Ikhtimam tersebut dipimpin langsung oleh Ustadz Muda Jalaludin. Ratusan jamaah dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh agama, sesepuh kampung, pemuda hingga masyarakat umum, memadati lokasi untuk mengikuti rangkaian acara sebagai bentuk rasa syukur sekaligus refleksi memasuki tahun baru Hijriah. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Al-Fatihah yang dipimpin sesepuh kampung, Kiai Madsoleh. Suasana religius semakin terasa ketika jamaah bersama-sama melaksanakan istighosah, pembacaan Rotib, serta lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan secara bergantian oleh Ustadz Mu’ij dan Ustadz Sobirin. Tak hanya menghadirkan nuansa spiritual, kegiatan juga diwarnai aksi kepedulian sosial melalui penyaluran santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa. Santunan diserahkan secara simbolis oleh Ketua RT 08, Ateng, yang mewakili Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’Adi. Dalam sambutannya, Ateng mengapresiasi kekompakan seluruh warga dan panitia yang mampu menyelenggarakan kegiatan keagamaan tersebut dengan tertib, aman, dan penuh semangat gotong royong. Peringatan Muharam semakin bermakna dengan hadirnya dua penceramah, yakni Ustadz Nasrullah dan KH. Solahudin, Pimpinan Pondok Pesantren Alim Rugi. Dalam tausiyahnya, keduanya mengajak seluruh jamaah menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai awal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Sebelum memasuki acara malam hari, masyarakat juga disuguhkan berbagai penampilan dari generasi muda. Anak-anak Kampung Cicariu tampil membawakan lesengan dan pidato Islami yang mendapat sambutan hangat dari para jamaah. Penampilan tersebut menjadi bukti keseriusan IRMAS dalam membina karakter dan menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak sejak usia dini. Ustadz Muda Jalaludin menjelaskan, keterlibatan anak-anak dalam kegiatan Muharam bukan sekadar hiburan, tetapi merupakan bagian dari pembinaan generasi penerus agar mencintai masjid, berani tampil di depan umum, serta memiliki bekal keagamaan yang kuat sejak kecil. Acara berlangsung lancar hingga penghujung malam dan ditutup dengan doa bersama yang kembali dipimpin oleh Kiai Madsoleh. Melalui peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini, IRMAS dan DKM Darul Ikhtimam berharap semangat hijrah tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas ibadah, dan menumbuhkan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah menjadi tantangan sekaligus peluang untuk meningkatkan kualitas tata kelola pembangunan daerah. Dalam kondisi tersebut, peran pers dinilai semakin penting sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat serta mengawasi jalannya program pembangunan agar tetap berpihak kepada masyarakat. Hal itu menjadi salah satu pokok pembahasan dalam kegiatan bertema “Peran Pers Menyikapi Efisiensi Anggaran Dalam Pembangunan Kota Sukabumi” yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Lembursitu, Kamis (25/6/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan unsur pemerintah, tokoh masyarakat, dan insan media untuk berdiskusi mengenai tantangan pembangunan di tengah keterbatasan anggaran. Ketua Panitia Amir Mahmud atau biasa disapa Bah Amir mengatakan, media memiliki kontribusi besar dalam membangun pemahaman publik terhadap berbagai kebijakan pemerintah. Menurutnya, komunikasi yang baik antara pemerintah dan pers akan membantu menciptakan suasana yang kondusif serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program pembangunan. Camat Lembursitu Martha Galuh Budianti menyampaikan bahwa efisiensi anggaran harus dipandang sebagai upaya untuk memaksimalkan manfaat penggunaan dana publik. Oleh karena itu, keterbukaan informasi kepada masyarakat menjadi bagian penting agar setiap kebijakan dapat dipahami secara menyeluruh. Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kota Sukabumi, Tantan Sontani, menegaskan bahwa pers memiliki fungsi strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Selain menyebarluaskan informasi, media juga berperan memberikan masukan dan kritik yang konstruktif demi terciptanya pelayanan publik yang lebih baik. Menurut Tantan, pemerintah daerah membutuhkan dukungan media dalam menyampaikan berbagai capaian pembangunan maupun tantangan yang sedang dihadapi. Dengan informasi yang berimbang, masyarakat dapat mengetahui alasan di balik penentuan prioritas program di tengah keterbatasan anggaran. Dalam forum tersebut, para peserta juga membahas pentingnya menjaga profesionalisme jurnalistik di era digital. Arus informasi yang sangat cepat menuntut media untuk tetap mengedepankan akurasi, verifikasi, dan kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan kemitraan antara pemerintah dan insan pers semakin erat. Kolaborasi yang kuat diyakini dapat mendukung terwujudnya pembangunan yang transparan, partisipatif, dan berkelanjutan demi kemajuan Kota Sukabumi. Usep
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Operasi Gabungan (Opsgab) Pemeriksaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Tahun 2026 yang dilaksanakan P3DW Kota Sukabumi mencatat hasil menggembirakan. Dalam waktu tiga hari, petugas berhasil menghimpun penerimaan pajak kendaraan bermotor sebesar Rp100.774.600 dari pembayaran langsung yang dilakukan wajib pajak di lokasi operasi. Keberhasilan tersebut menjadi indikator positif meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan. Kegiatan yang didukung melalui cost sharing opsen PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dari APBD Pemerintah Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2026 itu digelar secara berturut-turut pada 23 hingga 25 Juni 2026. Kepala Bidang Perencanaan, Pengembangan dan Pengendalian Pajak Daerah, Rahmat Hidayat, S.Kom., S.E., M.M., mengatakan operasi gabungan tidak hanya bertujuan melakukan pemeriksaan administrasi kendaraan, tetapi juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pajak sebagai sumber pendanaan pembangunan daerah. Selama pelaksanaan operasi, petugas berhasil menghentikan dan memeriksa sebanyak 1.714 kendaraan bermotor, terdiri dari 1.491 kendaraan roda dua dan 223 kendaraan roda empat. Dari jumlah tersebut. Sementara 130 kendaraan langsung melakukan pembayaran pajak di tempat, sementara 104 wajib pajak lainnya membuat surat pernyataan kesanggupan untuk segera melunasi kewajibannya. Capaian terbesar diperoleh pada hari pertama pelaksanaan di kawasan Superindo Ciaul, Selasa (23/6/2026), dengan penerimaan mencapai Rp39.386.800. Selanjutnya operasi di Jalan Otto Iskandardinata menghasilkan penerimaan Rp32.234.300, sedangkan kegiatan di Jalan Cemerlang menyumbang penerimaan sebesar Rp29.153.500. Menariknya, kontribusi terbesar penerimaan masih berasal dari kendaraan roda empat yang mencapai Rp69.015.400 atau sekitar 68 persen dari total penerimaan. Sementara kendaraan roda dua memberikan kontribusi sebesar Rp31.633.200. Menurut Rahmat, hasil tersebut menunjukkan bahwa pendekatan jemput bola yang dilakukan melalui operasi gabungan terbukti efektif dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Kehadiran layanan pembayaran di lokasi operasi memudahkan masyarakat yang selama ini belum sempat melakukan pembayaran pajak kendaraannya. Selain menghasilkan penerimaan yang cukup signifikan, operasi gabungan juga memberikan gambaran kondisi kepatuhan wajib pajak kendaraan di lapangan. Data tersebut menjadi bahan evaluasi untuk menyusun strategi peningkatan pendapatan daerah pada sektor pajak kendaraan bermotor di masa mendatang. Dengan torehan penerimaan lebih dari Rp100 juta hanya dalam kurun tiga hari, Opsgab PKB 2026 menjadi salah satu capaian positif dalam upaya optimalisasi pendapatan daerah. “Keberhasilan ini sekaligus menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, P3DW, dan masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung keberlanjutan pembangunan melalui peningkatan penerimaan pajak daerah,” terang Rahmat. Usep
MAGELANG, Bidik-kasusnews.com – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menghadiri Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) TNI Integratif Tahun Anggaran 2026 yang dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, Kamis (25/6/2026). Upacara tersebut menjadi tonggak baru dalam sistem pembinaan perwira TNI dengan dilantiknya angkatan pertama pendidikan tersebut. Sebanyak 1.737 siswa resmi dilantik menjadi Perwira Pertama (Pama) TNI setelah menyelesaikan pendidikan yang dirancang untuk membangun kesamaan persepsi, memperkuat soliditas, profesionalisme, serta interoperabilitas antarmatra sejak awal pembentukan perwira. Kehadiran Kasad bersama Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) dan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) mencerminkan komitmen TNI dalam memperkuat sinergi antarmatra guna mencetak perwira-perwira yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi dinamika tugas di masa depan. Diktukpa TNI Integratif merupakan program pendidikan pembentukan perwira yang untuk pertama kalinya diselenggarakan secara terintegrasi oleh TNI. Melalui pola pendidikan tersebut, para siswa dari setiap matra dibekali nilai-nilai dasar kepemimpinan, semangat kebersamaan, serta kemampuan bekerja secara terpadu dalam mendukung pelaksanaan tugas TNI. Dalam amanatnya, Panglima TNI menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh perwira yang telah resmi dilantik. Pangkat Letnan yang disandang, menurutnya, merupakan amanah besar dari bangsa, negara, rakyat, dan Tuhan Yang Maha Esa yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab melalui pengamalan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI. “Pendidikan yang telah saudara jalani telah membentuk jati diri prajurit TNI dalam semangat TNI yang PRIMA. Pangkat yang disematkan hari ini bukan sekadar simbol kehormatan, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan dalam pengabdian kepada bangsa dan negara,” tegas Panglima TNI. Ia juga mengingatkan bahwa dinamika lingkungan strategis global yang berkembang semakin cepat menuntut setiap prajurit untuk terus meningkatkan profesionalisme, kesiapsiagaan, dan kemampuan beradaptasi dalam menghadapi berbagai tantangan yang dapat memengaruhi stabilitas nasional. Kasad sendiri menyampaikan apresiasinya kepada seluruh perwira muda yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan serta berharap mereka mampu menjadi pemimpin yang profesional, berintegritas, dan memiliki semangat pengabdian yang tinggi dalam setiap pelaksanaan tugas. Turut hadir pada upacara tersebut Dankodiklat TNI, para Gubernur Akademi Angkatan, Gubernur Akademi Militer beserta istri, Wakil Gubernur Akademi Militer, para pejabat utama TNI, Forkopimda Jawa Tengah, Pangdam IV/Diponegoro, Wali Kota Magelang, serta keluarga para perwira yang dilantik. Upacara Prasetya Perwira Diktukpa TNI Integratif TA 2026 menjadi awal pengabdian bagi para perwira muda TNI untuk mengemban amanah menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa dengan semangat integrasi, loyalitas, dan profesionalisme. (Agus)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Suasana penuh kebahagiaan dan kehangatan mewarnai kawasan Wisata Pantai Kalaju, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Kamis (25/6/2026). Sebanyak 100 anak yatim dari Desa Cipeundeuy dan Desa Sukatani mengikuti kegiatan Gebyar Muharam 1448 Hijriah dan Lebaran Anak Yatim yang digelar Yayasan Mandala Ratu Amanah bekerja sama dengan Pemerintah Desa Cipeundeuy. Kegiatan yang berlangsung sejak siang hari tersebut menjadi momentum berbagi sekaligus menanamkan nilai kepedulian sosial dalam menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan secara duet oleh Mufid Abdillah dan Salik Mansur, menciptakan suasana khidmat sebelum rangkaian kegiatan dimulai. Tidak hanya menerima santunan, anak-anak yatim juga diajak menikmati berbagai kegiatan kebersamaan. Mereka bermain di area pantai, berdoa bersama, serta menikmati makan siang bersama para pengurus yayasan, perangkat desa, dan tamu undangan yang hadir. Kepala Desa Cipeundeuy Bakang Anwar As’Adi yang juga merupakan Pembina Yayasan Mandala Ratu Amanah hadir langsung memimpin kegiatan. Ia didampingi Ketua Yayasan Mandala Ratu Amanah Muhammad Ridwan, jajaran lembaga desa, tokoh masyarakat, serta para donatur yang turut memberikan dukungan terhadap terselenggaranya acara tersebut. Puncak kegiatan ditandai dengan penyerahan santunan dan bingkisan kepada anak-anak yatim. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bakang Anwar As’Adi bersama istrinya Ny. Rosmaya, Ketua Yayasan Mandala Ratu Amanah, Ketua BPD, serta sejumlah tokoh masyarakat. Lantunan sholawat yang mengiringi prosesi penyerahan bantuan semakin menambah suasana haru dan penuh rasa syukur. Dalam sambutannya, Bakang Anwar As’Adi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, perhatian terhadap anak yatim merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang harus terus dijaga dan ditingkatkan. “Kami bersyukur dapat berbagi kebahagiaan dengan adik-adik yatim dalam momentum Tahun Baru Islam ini. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat dan menjadi amal kebaikan yang bernilai di sisi Allah SWT,” ujarnya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur dan mitra yang telah mendukung kegiatan, di antaranya PT Mayora melalui Aji, Paguyuban Jampang Tandang Makalangan, PT BCL, PT Anugrah Buana Indonesia (ABI), serta berbagai pihak lainnya yang turut berpartisipasi. Melalui kegiatan ini, Bakang berharap semangat Muharam dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus memperbaiki diri, memperkuat kepedulian terhadap sesama, dan menjadikan momentum hijrah sebagai langkah menuju kehidupan yang lebih baik. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh dirinya sebagai ungkapan syukur sekaligus harapan agar keberkahan senantiasa menyertai masyarakat Desa Cipeundeuy dan sekitarnya. (Dicky)
Palembang, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka meningkatkan profesionalisme personel serta menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Sumatera Selatan menggelar Penutupan Lomba Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) dan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berlangsung di Markas Komando Satuan Brimob Polda Sumsel. Kegiatan yang digelar selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Juni 2026 tersebut menjadi ajang penguatan kompetensi personel kepolisian dalam menangani tempat kejadian perkara secara cepat, tepat, profesional, dan sesuai standar operasional prosedur. Acara penutupan dipimpin langsung oleh Wakapolda Sumatera Selatan, Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., serta dihadiri Komandan Satuan Brimob Polda Sumsel Kombes Pol. Susnadi, S.I.K., para pejabat utama Polda Sumsel, peserta lomba dari berbagai Polres jajaran, dan sejumlah tamu undangan. Dalam sambutannya, Wakapolda Sumsel memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan kemampuan, dedikasi, dan semangat tinggi selama mengikuti perlombaan. Menurutnya, kompetisi tersebut bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Polri. “Lomba ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kemampuan teknis personel dalam penanganan TKP, yang menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan proses penyelidikan dan penyidikan suatu perkara,” ujarnya. Selama perlombaan, para peserta diuji dalam berbagai skenario penanganan tempat kejadian perkara yang menuntut ketelitian, kecepatan, koordinasi tim, serta kemampuan mengamankan dan mengumpulkan barang bukti secara profesional. Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Polres Lahat berhasil meraih Juara I berkat penampilan terbaik dan kemampuan teknis yang dinilai paling unggul. Posisi Juara II diraih Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, sementara Polres Banyuasin berhasil menempati Juara III. Para pemenang menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi, keterampilan, dan dedikasi yang ditunjukkan selama mengikuti seluruh rangkaian lomba. Kehadiran Dansat Brimob Polda Sumsel, Kombes Pol. Susnadi, S.I.K., dalam kegiatan tersebut menjadi wujud dukungan terhadap peningkatan kapasitas personel Polri, khususnya dalam bidang penanganan tempat kejadian perkara yang membutuhkan kompetensi dan profesionalisme tinggi. Melalui kegiatan ini, Polda Sumatera Selatan berharap seluruh personel dapat terus meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas kepolisian, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung terwujudnya Polri yang Presisi, profesional, dan terpercaya. Penutupan lomba berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan, sekaligus menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di lingkungan Polda Sumatera Selatan. (Agus)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Nama Nadia Putri Ramadhani kini menjadi salah satu harapan baru Kota Sukabumi di dunia modeling anak. Gadis belia sarat prestasi tersebut akan mewakili Jawa Barat dalam ajang Miss Bintang Indonesia (MBI) Kids 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Agustus mendatang. Keikutsertaan Nadia dalam ajang bergengsi tingkat nasional itu menjadi pencapaian yang membanggakan. Pasalnya, putri pasangan Ucup Supriatna dan Epi Sumanti tersebut berhasil lolos setelah mengikuti serangkaian proses seleksi dan audisi yang diikuti peserta dari berbagai daerah. Bagi Nadia, kesempatan tampil di Miss Bintang Indonesia Kids 2026 bukan sekadar mengikuti kompetisi. Ajang tersebut menjadi ruang untuk menunjukkan kemampuan, mengembangkan bakat, sekaligus membawa nama baik Kota Sukabumi ke tingkat yang lebih tinggi. Sejak beberapa tahun terakhir, Nadia aktif mengikuti berbagai kegiatan dan kompetisi modeling. Pengalaman yang diperolehnya dari satu event ke event lainnya menjadi bekal berharga dalam membangun kepercayaan diri, kemampuan tampil di depan umum, serta memperluas wawasan di bidang seni. Meski usianya masih muda, Nadia memiliki tekad besar untuk terus berkembang. Ia menyadari bahwa persaingan di dunia modeling dan seni tidak dapat diraih secara instan, melainkan membutuhkan proses panjang, latihan yang konsisten, dan keberanian untuk terus mencoba. “Kerja keras saya dari event ke event untuk menggembleng diri dan menjadi inspirasi bagi kawula muda di bidang modeling. Persaingan di dunia seni ini tak datang tiba-tiba, tapi lewat kreativitas dan inovasi seni yang ditopang dengan keberanian dan keseriusan serta dukungan orang terdekat,” ujar Nadia, Rabu (24/6/2026). Semangat yang dimiliki Nadia mendapat dukungan penuh dari keluarga yang selama ini menjadi penyemangat dalam setiap langkahnya. Dukungan tersebut menjadi modal penting bagi Nadia untuk tampil maksimal saat bersaing dengan peserta lain dari seluruh Indonesia. Selain mengejar prestasi, Nadia juga ingin membuktikan bahwa anak-anak Sukabumi memiliki kemampuan yang tidak kalah dengan daerah lain. Ia berharap keikutsertaannya dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk berani mengejar mimpi dan mengembangkan bakat yang dimiliki. Dengan persiapan yang terus dimatangkan menjelang pelaksanaan kompetisi, Nadia optimistis mampu memberikan penampilan terbaik. Ia pun berharap dapat membawa pulang prestasi sekaligus mengharumkan nama Jawa Barat dan Kota Sukabumi di ajang Miss Bintang Indonesia Kids 2026. Usep
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Bentuk kepedulian dan rasa persaudaraan kembali ditunjukkan oleh keluarga besar Squad Nusantara Ranting Pecangaan. Pada Rabu malam, 24 Juni 2026, Ketua Ranting Pecangaan Amir Yahya bersama sejumlah anggota melakukan kunjungan dan menjenguk salah satu anggota yang sedang menjalani perawatan di Puskesmas Pecangaan. Anggota yang dijenguk adalah Rohayati, warga Desa Karangrandu RT 04 RW 04, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara. Ia diketahui telah dirawat sejak Senin, 22 Juni 2026, akibat menderita penyakit tipes. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan moral sekaligus perhatian kepada anggota yang sedang mengalami musibah sakit. Dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, Amir Yahya bersama anggota memberikan semangat serta doa agar Rohayati segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala. Ketua Ranting Pecangaan, Amir Yahya, mengatakan bahwa kebersamaan dan kepedulian antaranggota merupakan nilai yang selalu dijaga dalam organisasi Squad Nusantara. “Kami hadir untuk memberikan dukungan dan semangat kepada saudari Rohayati. Semoga lekas sembuh dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga maupun rekan-rekan Squad Nusantara,” ujarnya. Kegiatan menjenguk anggota yang sakit ini menjadi salah satu bentuk nyata solidaritas yang terus dipupuk di lingkungan Squad Nusantara. Selain aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, organisasi ini juga berkomitmen untuk selalu hadir di tengah anggota yang membutuhkan perhatian dan dukungan. Melalui kegiatan tersebut, seluruh anggota yang hadir turut memanjatkan doa agar Rohayati diberikan kesembuhan, kesehatan, serta kekuatan dalam menjalani masa perawatan. Kebersamaan yang terjalin diharapkan semakin mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan di antara keluarga besar Squad Nusantara Ranting Pecangaan.(Wely)