SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dua personel Polsek Jampangkulon Aipda Hermanjaya dan Bripda Farraz mendonorkan darahya untuk membantu seorang pasien yang sudah dalam keadaan kritis. Secara kebetulan mereka berdua memiliki golongan darah sama dengan pasien tersebut. Kapolsek Jampangkulon AKP Muhlis menegaskan bahwa kegiatan donor darah yang dilakukan oleh anggota Polsek Jampangkulon merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Dia menambahkan, kehadiran polisi tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga harus mampu hadir dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal tersebut disampaikan AKP Muhlis usai kegiatan donor darah di RSUD Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (3/1/2026). AKP Muhlis menyampaikan bahwa kebutuhan darah bagi pasien kritis sering kali bersifat mendesak dan tidak bisa menunggu lama. Dalam kondisi seperti itu, setiap tetes darah sangat berarti dan dapat menjadi penentu keselamatan nyawa seseorang. Ia menambahkan, kegiatan donor darah ini juga menjadi bentuk empati dan solidaritas Polri terhadap masyarakat. Anggota didorong untuk memiliki kepekaan sosial serta kesiapsiagaan dalam membantu sesama, tanpa memandang latar belakang siapa yang ditolong. “Ketika ada masyarakat yang sedang berjuang melawan sakit, sudah menjadi kewajiban kita semua untuk saling menolong,” ujarnya. Donor darah ini ungkapnya adalah bentuk ikhtiar kecil kami, namun kami berharap bisa memberikan harapan besar bagi pasien dan keluarganya,” ujar AKP Muhlis. Semangat kemanusiaan harus terus ditanamkan dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian. Dengan kepedulian dan keikhlasan, kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus rasa empati. AKP Muhlis berharap, kegiatan sosial seperti donor darah dapat menjadi budaya di lingkungan Polsek Jampangkulon serta menginspirasi berbagai pihak untuk bersama-sama menumbuhkan semangat tolong-menolong demi kemanusiaan. (Dicky)

Bidik-kasusnews.com,Sanggau Kalimantan Barat Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) diminta segera menertibkan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) serta praktik penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi yang diduga digunakan untuk mendukung kegiatan tambang ilegal di wilayah Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Kalbar. Desakan tersebut mencuat menyusul dugaan adanya penampungan dan distribusi BBM subsidi secara ilegal yang disinyalir mengalir ke lokasi PETI di Kecamatan Meliau. Salah satu pengusaha berinisial Alun disebut-sebut diduga kuat berperan sebagai penyedia atau penyokong BBM subsidi untuk aktivitas pertambangan tanpa izin tersebut. Berdasarkan informasi yang beredar, Alun diketahui memiliki lokasi penampungan BBM yang beralamat di Jalan Melobok, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau kalbar. BBM subsidi yang ditampung tersebut diduga disalurkan untuk mendukung operasional PETI di Desa Kuala Rosan serta kawasan Sungai Kembayau,kecamatan Meliau kabupaten Sanggau kalbar. Sejumlah pihak pun meminta Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Riswanto agar segera memerintahkan jajarannya untuk melakukan razia, penindakan tegas, serta penangkapan terhadap para pelaku yang terlibat dalam penampungan BBM subsidi ilegal dan aktivitas PETI tersebut. Ketua PWKS, Wan Daly Suwandi, secara tegas meminta Polda Kalbar untuk bergerak cepat dan tidak tebang pilih dalam menegakkan hukum. “Kami meminta Kapolda Kalbar beserta jajaran segera menertibkan PETI dan menindak tegas oknum-oknum yang menyalahgunakan BBM subsidi untuk kepentingan pertambangan tanpa izin. Ini jelas merugikan negara dan merusak lingkungan,” tegas Wan Daly Suwandi. Menurutnya, praktik PETI tidak hanya berdampak pada kerusakan lingkungan dan pencemaran sungai, tetapi juga memicu penyalahgunaan BBM subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kecil. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan tersebut. Redaksi akan terus berupaya mengonfirmasi pihak-pihak terkait guna menjaga keberimbangan informasi. Sumber: Ketua PWKS Wan Daly Suwandi (Team/read)

Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Sebanyak 97 personel Polres Kuningan resmi menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Januari 2026. Kenaikan pangkat tersebut diumumkan dalam upacara yang digelar di lingkungan Polres Kuningan. Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh personel yang mendapatkan kenaikan pangkat. Ia menegaskan bahwa kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan dari negara dan institusi Polri atas prestasi, dedikasi, loyalitas, serta disiplin yang telah ditunjukkan selama berdinas. “Sebagai pimpinan Polres Kuningan dan keluarga besar Polri, saya mengucapkan selamat dan turut berbahagia kepada personel yang hari ini menerima kenaikan pangkat,” ujar Kapolres. Adapun rincian personel yang mendapatkan kenaikan pangkat tersebut, yakni: IPTU ke AKP sebanyak 7 orang IPDA ke IPTU sebanyak 4 orang AIPDA ke AIPTU sebanyak 15 orang BRIPKA ke AIPDA sebanyak 39 orang BRIGPOL ke BRIPKA sebanyak 1 orang BRIPTU ke BRIGPOL sebanyak 21 orang BRIPDA ke BRIPTU sebanyak 10 orang Kapolres menambahkan, dengan kenaikan pangkat tersebut maka tanggung jawab yang diemban para personel juga semakin besar. Ia berharap momentum ini dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan profesionalisme serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Upacara kenaikan pangkat berlangsung dengan khidmat dan penuh kebanggaan, diikuti oleh pejabat utama Polres Kuningan serta seluruh jajaran personel. Polres Kuningan berharap kenaikan pangkat ini dapat semakin memperkuat soliditas internal dan kinerja kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Usai upacara resmi, kegiatan dilanjutkan dengan tradisi kenaikan pangkat yang berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Para personel yang naik pangkat mengikuti prosesi penyiraman air menggunakan mobil pemadam kebakaran (Damkar) sebagai simbol penyucian diri, penyemangat baru, serta harapan agar selalu diberikan keselamatan dalam menjalankan tugas. Tradisi tersebut disambut antusias oleh para personel dan keluarga yang turut hadir. Suasana keakraban dan kebanggaan terlihat jelas saat satu per satu personel menjalani prosesi penyiraman air. Dengan adanya tradisi kenaikan pangkat ini, diharapkan dapat semakin memperkuat soliditas internal serta menumbuhkan semangat pengabdian bagi seluruh personel Polres Kuningan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (Asep.R)

​CIREBON Bidik-kasusnews.com,. Di tengah pesatnya arus informasi digital yang seringkali dibarengi dengan penyebaran berita bohong (hoaks), Koran Cirebon menegaskan komitmennya untuk tetap menjadi garda terdepan dalam menyajikan informasi berbasis fakta. ​Hal tersebut ditegaskan oleh Firda Asih selaku Direktur PT.Media Koran Cirebon dalam acara bertajuk “Jalin Silaturahmi Jurnalis dan Media” yang digelar pada Kamis (1/1/2026). Bertempat di Jl. Jend. A. Yani, depan GCM Kota Cirebon, acara yang dimulai pukul 12.00 WIB sampai dengan selesai ini menjadi ajang konsolidasi besar bagi insan pers di wilayah Ciayumajakuning. ​Momentum kebersamaan ini dihadiri oleh jurnalis dari berbagai lintas media dan mendapat dukungan penuh dari para ketua organisasi profesi terkemuka, di antaranya .​SMSI (Serikat Media Siber Indonesia).​GMOCT.​PWI (Persatuan Wartawan Indonesia),​HIPWI.​PWO DWIPANTARA.​FWC.​FJOC.​Jurnalis GCM. ​Dalam sambutannya yang penuh haru, Firda Asih mengenang perjalanannya di dunia pers sejak tahun 2007. Ia menekankan bahwa meski teknologi berubah, nilai dasar jurnalisme tidak boleh luntur. Firda beserta Rekan-rekan jurnalis, berada di tengah Anda semua hari ini mengingatkan saya pada satu hal yang tidak pernah berubah sejak 2007, yaitu komitmen kita terhadap kebenaran. Di tengah arus informasi yang membingungkan, Media Koran Cirebon memilih tetap konsisten pada jalur akurasi,” ujar Firda. ​Ia menambahkan bahwa pertemuan ini bukan sekadar seremoni biasa, melainkan momentum untuk menyamakan langkah dalam mengabdi kepada publik, khususnya di wilayah Ciayumajakuning, dengan integritas yang tidak tergoyahkan. ​Lebih lanjut, Firda mengajak seluruh jurnalis yang hadir untuk tetap menjaga rasa hormat terhadap profesi mereka sebagai “mata dan telinga” masyarakat. Menurutnya, persaingan di lapangan adalah hal lumrah, namun solidaritas sebagai satu keluarga besar media Cirebon harus tetap dijaga demi kemajuan daerah. ​”Saya percaya, sekuat apa pun persaingan di lapangan, saat duduk bersama seperti ini, kita adalah satu keluarga besar media Cirebon yang memiliki tanggung jawab besar untuk memajukan daerah kita tercinta,” pungkasnya di hadapan puluhan jurnalis yang hadir. ​Acara berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, ditutup dengan makan bersama dan diskusi santai bersama mengenai tantangan media di masa depan dan sesi Foto bersama. ( Asep.R)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama TNI dan Polri memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga selama malam pergantian Tahun Baru 2026. Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas didampingi Kapolres Sukabumi AKBP Samian serta jajaran Forkopimda dan Forkopimcam meninjau langsung kesiapsiagaan pengamanan di sejumlah titik keramaian, Rabu malam (31/12/2025). Sejumlah lokasi strategis yang menjadi pusat aktivitas warga, seperti kawasan Alun-alun Gadobangkong dan Palabuhanratu, menjadi fokus pemantauan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta kepadatan massa. Wabup Sukabumi menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi seluruh unsur pengamanan menjadi kunci agar perayaan tahun baru berlangsung tertib dan tanpa insiden. Ia juga mengajak masyarakat untuk merayakan pergantian tahun secara bijak, tidak berlebihan, serta tetap mengedepankan kepedulian sosial terhadap warga yang tengah terdampak bencana. Kapolres Sukabumi AKBP Samian menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu dengan pengawasan ketat di titik-titik rawan, termasuk pengendalian aktivitas kembang api dan arus keramaian. “Kami mengerahkan personel untuk memastikan seluruh rangkaian perayaan malam tahun baru berjalan aman, terkendali, dan kondusif,” ujarnya. Sebelum pelaksanaan patroli lapangan, unsur Forkopimda Kabupaten Sukabumi mengikuti video conference bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari Pos Pengamanan Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, sebagai bagian dari koordinasi pengamanan nasional malam pergantian tahun. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan menjelang pergantian Tahun Baru 2026, Forkopimcam Surade menggelar Apel Siaga Gabungan di halaman Kantor Kecamatan Surade, Rabu (31/12/2025). Apel dipimpin Camat Surade Unang Suryana sebagai tindak lanjut instruksi Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk meningkatkan kesiapsiagaan aparatur di tingkat kecamatan, khususnya dalam mengantisipasi gangguan kamtibmas dan potensi bencana alam. Camat Unang menegaskan bahwa sinergi antarinstansi menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Ia juga mengimbau masyarakat agar merayakan malam pergantian tahun secara sederhana dan tetap mematuhi ketentuan yang berlaku. “Masyarakat kami imbau menjaga ketertiban lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan banjir maupun longsor,” katanya. Dalam kegiatan tersebut, Forkopimcam juga mensosialisasikan Surat Edaran Bupati Sukabumi Nomor 186/PT.10.11.02/SATPOL PP, yang menekankan larangan penggunaan kembang api secara berlebihan, pengendalian aktivitas masyarakat, serta peningkatan kewaspadaan dini. Kapolsek Surade Iptu Ade Hendra menyampaikan, aparat keamanan telah menyiapkan pola pengamanan terpadu dengan memetakan titik-titik rawan keramaian. “Pengamanan difokuskan pada pengaturan lalu lintas, pencegahan kriminalitas, serta antisipasi pesta miras, tawuran, dan penggunaan petasan,” ujarnya. Personel gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP disiagakan di sejumlah lokasi strategis hingga memasuki awal tahun 2026 guna memastikan situasi wilayah tetap aman dan terkendali. Apel siaga diikuti unsur TNI-Polri, Satpol PP, Dishub, Damkar, Puskesmas, pengawas wisata Pantai Minajaya, organisasi kepemudaan, Pramuka, serta RAPI Wilayah Surade. Keterlibatan lintas sektor ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keamanan Kecamatan Surade menjelang Tahun Baru 2026. (Dicky)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Hujan yang mengguyur wilayah Kota Jepara pada Selasa siang 31-Desember-2025 tak menyurutkan langkah Ormas Squad Nusantara Kabupaten Jepara untuk berbagi kepada sesama. Tepat pukul 13.00 WIB, sebanyak 500 nasi bungkus dibagikan kepada masyarakat di empat titik pasar di Jepara Kota. Kegiatan sosial tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPC Squad Nusantara Jepara, Bapak Eko Basuki, bersama Wakil Ketua DPC Bapak Andre. Turut hadir Ketua Harian Bapak Wawan, Ketua Ranting Kota Bapak Aji, Ketua Ranting Kedung Bapak Junedi, serta perwakilan anggota dari berbagai ranting Squad Nusantara se-Kabupaten Jepara. Meski cuaca hujan, para anggota tetap semangat turun ke lapangan demi berbagi kebahagiaan kepada masyarakat kecil, khususnya para pedagang pasar dan warga yang beraktivitas di sekitar lokasi kegiatan. Aksi berbagi ini menjadi bagian dari agenda akhir tahun sekaligus wujud syukur dalam menyambut Tahun Baru. Squad Nusantara ingin memastikan bahwa momen pergantian tahun dapat dirasakan dengan suka cita oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan. Ketua DPC Squad Nusantara Jepara, Bapak Eko Basuki, menyampaikan harapannya agar keberadaan ormas Squad Nusantara benar-benar membawa manfaat nyata bagi masyarakat kecil. “Kami ingin Squad Nusantara hadir dan berguna bagi masyarakat bawah. Walaupun hujan, semangat berbagi tidak boleh berhenti,” ujarnya. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Banyak warga mengaku senang dan terbantu dengan adanya pembagian nasi bungkus di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Melalui kegiatan ini, Squad Nusantara Jepara menegaskan komitmennya untuk terus bergerak dalam aksi-aksi sosial, menjadikan kepedulian sebagai semangat utama, serta menutup tahun dengan kegiatan positif dan penuh makna. (Wely-jateng)

Cirebon kota Bidik-kasusnews.com,.Polres Cirebon Kota menunjukkan sikap “zero toleransi” terhadap peredaran minuman keras (miras) jelang Tahun Baru 2026. Sebanyak 3.391 botol miras dari berbagai merek, hasil Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) dan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) sepanjang tahun 2025, dimusnahkan di Mako Polres Cirebon Kota, Rabu (31/12/2025). Aksi ini menjadi bukti komitmen polisi dalam menjaga keamanan dan ketertiban Kota Cirebon. Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si, menegaskan bahwa pemusnahan miras ini merupakan langkah konkret untuk menjaga stabilitas keamanan, terutama menjelang pergantian tahun yang rawan gangguan kamtibmas. “Peredaran miras kerap menjadi pemicu tindak kriminal. Kami konsisten melakukan penindakan demi rasa aman masyarakat,” ujarnya. Berbagai jenis miras dari berbagai merek, mulai dari AO, Bir Anker, Anggur Merah, hingga miras oplosan seperti Ciu dan Arak Bali, dilibas habis. Kasat Narkoba Polres Cirebon Kota, AKP Otong Jubaedi, memastikan seluruh barang bukti telah melalui proses hukum sesuai aturan yang berlaku. Lebih dari sekadar pemusnahan, Kapolres mengajak seluruh masyarakat Kota Cirebon untuk menyambut Tahun Baru dengan kegiatan positif dan menghindari perayaan yang berpotensi mengganggu ketertiban. “Mari kita rayakan pergantian tahun dengan sederhana, aman, tertib, dan penuh rasa syukur,” pesannya. Dengan pemusnahan ribuan botol miras ini, Polres Cirebon Kota berharap dapat menekan angka kriminalitas dan menciptakan suasana kondusif bagi masyarakat dalam menyambut Tahun Baru 2026. “Kami tidak akan memberikan ruang bagi peredaran miras ilegal di wilayah hukum Polres Cirebon Kota,” tegas AKP Otong Jubaedi. (Asep.R)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka monitoring dan evaluasi pelaksanaan pelayanan pemasyarakatan sekaligus penguatan pengamanan menjelang pergantian Tahun Baru 2026, Direktur Pembimbingan Kemasyarakatan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Ceno Hersusetiokartiko, melaksanakan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi, Rabu (31/12/2025). Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi beserta jajaran pejabat manajerial. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh aspek pelayanan pemasyarakatan dan sistem pengamanan berjalan optimal. Di mana pada momentum pergantian tahun yang nanti malam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Dalam arahannya, Direktur Pembimbingan Kemasyarakatan menyampaikan apresiasi atas kesiapsiagaan dan komitmen jajaran Lapas Sukabumi dalam memberikan pelayanan prima kepada warga binaan serta memperkuat fungsi pengamanan. Ia menilai pelaksanaan apel siaga jelang Tahun Baru 2026 sebagai langkah preventif yang tepat dalam memitigasi potensi gangguan kamtib. “Kesiapan pengamanan menjelang tahun baru merupakan hal yang krusial. Langkah-langkah preventif yang dilakukan Lapas Sukabumi patut diapresiasi untuk menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya. Dalam rangkaian kunjungan, Direktur Pembimbingan Kemasyarakatan didampingi Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi meninjau langsung sejumlah program pembinaan kemandirian warga binaan. Rombongan meninjau peternakan ayam petelur, budidaya ikan lele, pembuatan keset, layanan laundry Labumi Berseka, serta melakukan peninjauan ke blok hunian warga binaan. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Menjelang pergantian Tahun Baru 2026, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi mengerahkan pengamanan maksimal melalui Apel Siaga dan inspeksi mendadak kamar hunian bersama TNI dan Polri, Rabu (31/12/2025). Apel dipimpin Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, dan diikuti pejabat manajerial, seluruh pegawai, serta peserta magang. Dilakukan penyematan pita merah putih kepada perwakilan petugas menjadi simbol kesiapan dan komitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam Lapas. Dalam amanatnya, Kalapas menegaskan arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Irjen Pol. Drs. Mashudi terkait larangan keras segala bentuk perayaan malam Tahun Baru di lingkungan Lapas. “Seluruh kegiatan diarahkan pada doa bersama. Pegawai yang menjalani cuti diminta tetap berada di wilayah Sukabumi demi menjaga kesiapsiagaan personel,” ujarnya. Selain penguatan pengamanan, Kalapas juga memaparkan capaian kinerja Lapas Sukabumi sepanjang Tahun Anggaran 2025. Di mana Lapas Sukabumi berhasil meraih tiga penghargaan tingkat Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat atas tata kelola anggaran yang akuntabel serta penguatan fungsi kehumasan. Usai apel, dilakukan sidak kamar hunian dipimpin langsung Kalapas bersama jajaran KPLP dan Kasi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, serta melibatkan personel gabungan TNI Koramil 0607-07 Warudoyong dan Polri Polsek Warudoyong. Sidak difokuskan pada pemberantasan handphone ilegal, narkoba, pungutan liar, dan berbagai modus penipuan. Kalapas menegaskan, kegiatan ini merupakan implementasi Poin 6 dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yakni pemberantasan narkoba dan penipuan di dalam Lapas dan Rutan melalui penguatan pengawasan, penegakan disiplin, serta sinergi dengan aparat penegak hukum. Dalam sidak tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang terlarang untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan. Langkah ini menjadi penegasan komitmen Lapas Kelas IIB Sukabumi dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan berintegritas menyongsong Tahun Baru 2026. (Usep)