SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Warga Kampung Cijambe, Desa Sirnasari, Kecamatan Surade, digegerkan dengan penemuan seorang pria tewas tergantung di area perkebunan cengkih dan karet milik PT Mirzabuana Sentosa, Sabtu (11/10/2025) pagi. Korban diketahui bernama Dulah (32), seorang buruh harian warga Kampung Cigaru RT 026 RW 004, Desa Sirnasari, Kecamatan Surade. Ia ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB dalam kondisi tergantung di dahan pohon durian dengan menggunakan seutas tali kain. Penemuan bermula ketika dua warga setempat, Asep (50) dan Ismail (48), hendak berangkat ke kebun. Keduanya sontak terkejut saat melihat sosok tubuh tergantung di antara rimbun pepohonan. “Kami kaget sekali, begitu didekati ternyata korban sudah tidak bernyawa,” ungkap salah satu saksi. Peristiwa itu segera dilaporkan kepada aparat desa dan Polsek Surade. Tak lama berselang, petugas gabungan dari Polsek Surade, Forkopimcam, Puskesmas Surade, dan pemerintah desa langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi jenazah korban. Kapolsek Surade Iptu Ade Hendra, S.Pd membenarkan kejadian tersebut. Dari hasil pemeriksaan medis oleh petugas Puskesmas, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. “Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan tidak ada indikasi kekerasan fisik. Dugaan sementara, korban melakukan tindakan bunuh diri,” ujar Kapolsek. Menurut Kapolsek, berdasarkan keterangan keluarga, korban diduga mengalami depresi akibat tekanan ekonomi yang berkepanjangan. Pihak keluarga, termasuk istri korban, Dewi Natalia, menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. “Pihak keluarga, terutama istri korban, sudah membuat surat pernyataan resmi penolakan autopsi. Mereka menerima peristiwa ini sebagai takdir,” tambahnya. Petugas kemudian melakukan serangkaian langkah, mulai dari pemeriksaan saksi-saksi, pendataan, hingga membantu proses pemulasaraan dan pemakaman korban di TPU setempat. Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi mental dan sosial di lingkungan sekitar. “Kami mengajak warga untuk saling memperhatikan dan peka terhadap orang-orang di sekitarnya. Bila ada yang tampak murung atau tertekan, segera ajak bicara atau laporkan agar bisa segera ditangani,” tutup Iptu Ade Hendra. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Semangat baru menyelimuti dunia olahraga karate di Kabupaten Sukabumi. H.M. Kamaludin Zen resmi dilantik sebagai Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Cabang Kabupaten Sukabumi periode 2025–2029. Pelantikan yang digelar di Aula Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri, Cibadak, Jumat (10/10/2025), dihadiri langsung oleh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar. Dalam arahannya, Bupati Asep Japar menegaskan pentingnya peran FORKI dalam mencetak generasi muda berprestasi. Ia mendorong pengurus baru agar tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga membangun karakter dan semangat sportivitas di kalangan atlet muda. “Karate bukan sekadar olahraga bela diri, tapi wadah pembentukan mental tangguh dan disiplin. Saya ingin FORKI melahirkan lebih banyak talenta muda yang mampu mengharumkan nama Sukabumi,” tegas Bupati. Bupati juga mengingatkan agar program kerja FORKI disusun secara terukur dan berpihak pada pembinaan atlet sejak usia dini. “Kalau pembinaannya kuat, prestasi akan mengikuti,” tambahnya. Sementara itu, Ketua FORKI yang baru dilantik, H.M. Kamaludin Zen, menegaskan bahwa pihaknya siap bergerak cepat. Sejumlah program sudah disiapkan, termasuk pembinaan intensif menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan penyelenggaraan Kejuaraan Bupati Cup dalam waktu dekat. “Kami ingin karate kembali menjadi cabang andalan Sukabumi. Target kami bukan hanya medali, tapi juga regenerasi atlet yang berkesinambungan,” ujarnya. Kamaludin juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus sebelumnya atas kerja keras dan dedikasi yang telah diberikan. Ia menegaskan, kepengurusan baru akan melanjutkan tradisi prestasi dengan semangat kolaborasi dan profesionalisme. “Kami siap melangkah bersama. FORKI Sukabumi harus menjadi rumah bagi para karateka dan wadah lahirnya juara masa depan,” pungkasnya. (Reno)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi memastikan stok pupuk bersubsidi untuk musim tanam Oktober–Maret (Okmar) 2025/2026 dalam kondisi aman. Antrean petani di sejumlah kios pengecer di wilayah selatan, seperti Kecamatan Cibitung dan Surade, disebut bukan akibat kekurangan stok, melainkan keterlambatan distribusi dari pihak distributor. Kabid Sarana Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Deni Ruslan, menjelaskan bahwa realisasi tanam pada awal musim Okmar mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya. Hal itu berdampak pada meningkatnya kebutuhan pupuk bersubsidi di tingkat petani menjelang musim tanam. “Kebutuhan pupuk meningkat seiring naiknya aktivitas tanam. Karena itu, ketersediaan di kios pengecer harus terjamin agar petani bisa menebus pupuk sesuai kebutuhan dan tepat waktu,” ujar Deni, Jumat (10/10/2025). Ia menegaskan, dari sisi alokasi pupuk bersubsidi, Kabupaten Sukabumi masih memiliki sisa kuota yang mencukupi hingga akhir Desember 2025, yakni Urea 31.469 ton, NPK 15.420 ton, dan pupuk organik 1.676 ton. “Yang perlu diperkuat adalah kelancaran distribusi dari gudang PT Pupuk Indonesia ke gudang distributor, dan selanjutnya ke kios pengecer,” tambahnya. Terkait keterlambatan distribusi yang menyebabkan antrean petani di sejumlah wilayah, Dinas Pertanian telah berkoordinasi dengan PT Pupuk Indonesia untuk menambah armada pengangkut agar pengiriman bisa tepat waktu dan dalam jumlah yang memadai. Selain faktor logistik, Deni menyebut aturan pemerintah tentang ODOL (Over Dimension Over Load) turut memengaruhi proses distribusi. “Truk yang semula bisa mengangkut delapan ton pupuk kini hanya boleh membawa empat hingga lima ton. Akibatnya, distributor harus menambah armada hingga dua kali lipat untuk volume yang sama,” jelasnya. Sementara itu, Deni menegaskan bahwa harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi masih sesuai ketentuan pemerintah, yakni Urea Rp2.250 per kilogram (Rp112.500 per karung 50 kg) dan NPK Rp2.300 per kilogram (Rp115.000 per karung 50 kg). “Kalau ada penjualan di atas HET, itu sudah pelanggaran. Silakan laporkan ke pihak PT Pupuk Indonesia,” tegasnya. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kodim 0607/Kota Sukabumi akan menggelar Festival dan Lomba Burung Berkicau Piala Dandim 0607, pada Minggu, 12 Oktober 2025, di Makodim 0607, Jalan R.A. Kosasih, Kota Sukabumi. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT TNI yang bertujuan mempererat silaturahmi antara TNI dan masyarakat, sekaligus memberikan ruang positif bagi komunitas pecinta burung berkicau di Sukabumi dan sekitarnya. Festival yang diperkirakan diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah tersebut akan menampilkan sejumlah kelas bergengsi, di antaranya D LIMA, BJB, STAR, HIS STADIUM, MIDDLE ROCK, RN7 BLACK, GONSOL BC, dan HUMMER. Para peserta akan memperebutkan hadiah menarik senilai jutaan rupiah, termasuk hadiah utama berupa sepeda motor. Komandan Kodim 0607/Kota Sukabumi, Letkol Czi Indra Gunawan, mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar lomba, melainkan wadah kebersamaan antara TNI dan masyarakat. “Festival ini kami gelar bukan hanya untuk mencari juara, tapi juga untuk mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat kebersamaan. Kami ingin momentum HUT TNI ke-80 ini membawa manfaat bagi seluruh masyarakat,” ujarnya, Jumat (10/10/2025). Selain menjadi hiburan rakyat, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat nasionalisme, disiplin, dan sportivitas yang sejalan dengan nilai-nilai luhur TNI. Letkol Indra menegaskan, pihaknya telah menyiapkan pelaksanaan kegiatan secara tertib, aman, dan kondusif. “Mari rayakan HUT TNI dengan semangat kebersamaan. Menang bukan tujuan utama, yang penting kita mempererat silaturahmi dan menjaga kekompakan,” tambahnya. Dengan dukungan berbagai komunitas kicau mania, lomba burung berkicau Piala Dandim 0607/Kota Sukabumi dipastikan menjadi salah satu event paling meriah dalam peringatan HUT TNI ke-80 tahun 2025. (Usep).
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Menjelang musim tanam padi, keresahan melanda para petani di wilayah Pajampangan, Kabupaten Sukabumi. Pasalnya, stok pupuk bersubsidi semakin sulit didapat di sejumlah kios, terutama di Kecamatan Cibitung dan Surade. Kelangkaan ini bahkan menjadi perbincangan hangat di media sosial. Seorang warga Cibitung menulis keluhannya di akun Facebook, meminta pemerintah menambah kuota pupuk. “Kami bukan minta, tapi mau beli. Kasihan para petani,” ketusnya. Pantauan di lapangan pada Kamis (9/10/2025), menunjukkan antrean panjang petani di salah satu kios pupuk di Kampung Pasirjampang, Desa Cidahu, Kecamatan Cibitung. Mereka menunggu giliran untuk mendapatkan pupuk urea dan phonska bersubsidi yang jumlahnya terbatas. “Sekarang sudah mulai masa tanam, jadi pupuk sangat dibutuhkan. Saya baru bisa setor uang dan menyerahkan e-KTP untuk verifikasi kuota. Katanya baru bisa diambil besok,” ujar Kurdi (55), petani setempat. Pemilik kios pupuk, Rismawan (39), membenarkan keterbatasan stok yang menyebabkan antrean panjang. Ia mengaku pengiriman dari distributor di Kota Sukabumi sering terlambat sehingga penyaluran harus diatur. “Memang tadi ada sekitar 50–60 petani datang. Karena stok terbatas, pembagian kami batasi supaya semua kebagian. Misalnya yang minta lima kuintal, kami kasih tiga kuintal dulu,” jelasnya. Menurut Rismawan, kiosnya baru menerima kiriman 4 ton pupuk phonska dan 4 ton urea, yang langsung disalurkan kepada petani terdaftar. Sedangkan harga jual tetap sesuai ketentuan pemerintah, yakni Rp2.300 per kilogram untuk phonska dan Rp2.250 per kilogram untuk urea. “Besok juga ada kiriman baru. Sebagian petani sudah bayar dan menunggu pengambilan,” tambahnya. Para petani berharap pasokan pupuk segera normal agar masa tanam tidak terganggu dan hasil panen tetap optimal. “Kami cuma ingin pupuk tersedia tepat waktu, itu saja,” ujar Kurdi. (Dicky)
Bidik-kasusnews.com,Sintang kalimantan Barat Pada hari Kamis tanggal 9 Oktober 2025, sekitar jam 10.00 wib Polsek Sepauk telah melaksanakan pengecekan Jembatan gantung sungai sepauk yang roboh di dusun ensibau desa nanga libau,dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Jembatan panjang 150 Meter,Lebar 1,2 Senti Meter.Usia Jembatan Sudah Mencapai 25 tahun,Penghubung dari desa Nanga Libau ke desa sekujam Timbai kecamatan sepauk kabupaten Sintang kalbar. Dikarenakan termakan usia sabtu-08-Okt-2025 Ungkap Warga” Petrus warga desa nanga Libau yang lagi bersama kapolsek Sepauk Saat di TKP Petrus Warga desa Nanga Libau saat dikonfirmasi awak media,lewat Via Whatssap mengatakan ya pak betul,jembatan ini sudah lama sekitar 25 tahun dan panjang 150 meter,Jembatan tersebut di bangun Dana Swadaya,Oleh Pemgusaha Sukses Bernama pak Apui pangilan sehari harinya Alias pak rajali. Warga desa nanga libau mengatakan pada tahun 2015 jembatan tersebut sekarang sudah diserahkan ke Pemkab Sintang,sekarang menjadi wewenang pemkap sintang untuk membangun kembali,tuturnya”. Dalam hal ini jembatan tersebut akses utama perekonomian masyarakat setempat,akses utama masyarakat dalam ber’aktifitas sehari hari baik siang dan malam dan anak sekolah setiap harinya baik dari PAUD,SD,SMPN, Dan SMA Melalui jembatan tersebut.dengan robohnya jembatan tersebut kini aktifitas kami terhambat,dan bagi warga yang punya sampan kecil masih bisa melakukan berlalu lalang dari seberang,bagi yang ngak punya sampan harus keluarkan uang setiap hari untuk biaya nyebrang,”ungkapnya” Kami warga sekitar berharap kepada pemkap sintang untuk segera membangun jembatan tersebut dan harus di bangun dengan bahan permanen,tidak boleh pakai bahan material bekas ungkapnya dengan nada sedih. Hal senada diucapkan pak rajali alias Apui sapaan hari-hari,Mengatakan jembatan ini saya bangun Dana Swadaya dengan modal Sendiri dan sekarang sudah menjadi kewenangan Pemkap kabupaten Sintang kalbar,diserahkan pada tahun 2015 dan saya berharap jembatan tersebut segera di bangun lewat instansi terkait,dan jangan di tunda tunda lagi,tegasnya. Kapolsek Sepauk dalam Upaya ini yang telah dilakukan Mendatangi dan melakukan cek situasi sekitaran jembatan bersama forkopimcam dan staf unit kerja PPK DJBM kementrian PUPR perwakilan provinsi Kalbar. Peristiwa ambruknya jembatan gantung disebabkan faktor usia, Kapolsek melalui bhabinkamtibmas melakukan himbaun dan pemberitahuan kepada masyarakat yang biasa melintas melalui jembatan tersebut. Bhabinkamtibmas berkoordinasi dengan pihak desa dan memberi solusi supaya aktivitas masyarakat tidak terhambat. Bahwa dari pihak Unit kerja PPK DJBM perwakilan Kementrian PUPR sdr.Taufik menyampaikan akan dilakukan proses pengajuan pembangunan jembatan baru di lokasi yg sama pada tahun 2026. Wartawan Ridwan Sandra
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas dan kepercayaan publik menyusul penanganan kasus dugaan korupsi kredit oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Sukabumi. Menariknya, kasus tersebut justru terungkap berkat hasil pengawasan internal BRI sendiri. Temuan itu kemudian ditindaklanjuti secara tegas oleh manajemen dengan menyerahkan penanganan hukum kepada aparat berwenang. Pemimpin Cabang BRI Sukabumi, Zul Hendra, menyampaikan bahwa langkah tersebut menjadi bukti nyata penerapan prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik di lingkungan BRI. “Kami memiliki sistem pengawasan internal yang berjalan efektif. Dari sana, kami menemukan indikasi penyimpangan dan langsung mengambil langkah tegas. Ini bentuk nyata komitmen BRI terhadap prinsip zero tolerance terhadap kecurangan,” ujar Zul, Kamis (9/10/2025). Zul menambahkan, terhadap oknum yang terlibat, BRI telah menjatuhkan sanksi pemutusan hubungan kerja (PHK) dan melaporkan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum. BRI juga menyatakan siap memberikan dukungan penuh terhadap proses hukum yang sedang berjalan. “Kami menghargai langkah cepat Kejari Kota Sukabumi dalam menangani laporan ini. BRI akan terus bekerja sama dan mengawal proses hukum hingga tuntas,” tegasnya. Sebagai bank milik negara, BRI memastikan langkah korektif tersebut tidak mengganggu layanan kepada masyarakat. Seluruh kegiatan perbankan tetap berjalan normal dengan penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang konsisten. “Kepercayaan nasabah merupakan prioritas utama kami. Karena itu, BRI akan terus memperkuat sistem pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang,” tutup Zul. (Reno)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Gapura Pancawaluya SMAN 1 Surade dengan bangga mempersembahkan program SMAN 1 Surade JAWARA (Jati Waluya Rancage). Salah satu program unggulannya adalah PALISADE (Peduli Lingkungan Satu Surade) yang berfokus pada kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah. Kepala SMAN 1 Surade, Suhendi, memimpin langsung kegiatan bersih-bersih lingkungan di area sekolah. Ia menyampaikan bahwa program PALISADE merupakan bentuk komitmen sekolah dalam menjaga kebersihan, menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, sekaligus membentuk karakter siswa yang Cageur, Bageur, dan Singer. “Lingkungan yang bersih, hijau, dan sehat menjadi faktor penting dalam mendukung kenyamanan serta keberhasilan proses pembelajaran,” ujar Suhendi pada media, Kamis (9/10/2025). Senada dengan itu, Ina Eka Sulastri, Koordinator Kebersihan SMAN 1 Surade, menuturkan bahwa program PALISADE sejalan dengan salah satu dari sembilan langkah pembangunan karakter di Jawa Barat, yakni kebersihan lingkungan. ”Melalui kegiatan ini, seluruh warga sekolah mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga peserta didik terlibat aktif dalam menjaga kebersihan ruang kelas, taman, dan area umum sekolah,” tuturnya. Gotong royong tersebut diharapkan menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama terhadap lingkungan sekitar. Selain kegiatan rutin kebersihan, program PALISADE juga akan dikembangkan melalui lomba kebersihan antarkelas, penanaman pohon, serta edukasi pengelolaan sampah ramah lingkungan. Dengan langkah nyata ini, SMAN 1 Surade bertekad menjadi sekolah yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga menjadi teladan dalam membangun karakter dan budaya peduli lingkungan. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar acara pisah sambut Komandan Kodim (Dandim) 0622/Kabupaten Sukabumi dari Letkol Kav. Andhi Ardana Valeriandra P, S.H., M.Si., kepada penggantinya, Letkol Inf. Agung Ariwibowo, S.Hub.Int., di Aula Sekretariat Daerah, Kamis (9/10/2025) malam. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman, Bupati Sukabumi periode 2015–2025 H. Marwan Hamami, Ketua DPRD, serta unsur Forkopimda, Forkopimcam, dan tamu undangan lainnya. Dalam kesempatan itu, Letkol Kav. Andhi Ardana yang kini dipercaya sebagai Waasves Kodam XVIII/Kasuari, Papua Barat, menyampaikan terima kasih atas kebersamaan seluruh pihak selama ia bertugas. “Selama satu tahun tiga bulan di Sukabumi, banyak kenangan berharga. Masyarakatnya kompak dan sangat mendukung kegiatan TNI, termasuk TMMD. Saya pamit membawa banyak kenangan baik dari daerah ini,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi sinergi antara Pemkab Sukabumi dan masyarakat dalam berbagai situasi, terutama penanganan bencana. Sementara itu, Dandim 0622 yang baru, Letkol Inf. Agung Ariwibowo sebelumnya menjabat Danyonif 318/Adhirajasa, Kabupaten Lebak, Banten menegaskan komitmennya untuk melanjutkan kerja sama yang telah terbangun. “Pergantian pimpinan hal biasa di TNI, namun tujuannya tetap sama: menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan daerah. Kami tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan Forkopimda dan masyarakat Sukabumi,” katanya. Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas dalam sambutannya memberikan apresiasi atas pengabdian Letkol Andhi yang dinilai aktif dan sigap dalam berbagai kegiatan, termasuk saat penanganan bencana. “Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih dan selamat bertugas di tempat baru. Beliau selalu terdepan dan aktif di lapangan,” ungkapnya. Wabup juga menyambut Dandim baru dengan optimisme, bahwa sinergi TNI dan pemerintah daerah akan semakin kuat untuk mewujudkan Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarokah). “Kami yakin Dandim baru dapat melanjutkan semangat kebersamaan untuk membangun Sukabumi yang lebih baik,” tandasnya. Acara ditutup dengan penyerahan cenderamata kepada Letkol Kav. Andhi Ardana sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdiannya. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Suara komando tegas menggema di Halaman Kantor Kecamatan Surade, Kamis (9/10/2025). Camat Surade, Unang Suryana, memimpin langsung apel pagi mingguan yang diikuti seluruh perangkat kecamatan dan staf. Apel yang dimulai pukul 07.30 WIB berlangsung khidmat dan penuh semangat. Seluruh peserta tampil rapi dalam seragam dinas, mencerminkan disiplin dan profesionalitas aparatur sipil negara (ASN). Dalam amanatnya, Camat Unang menegaskan pentingnya disiplin dan semangat melayani masyarakat. “Apel pagi bukan sekadar rutinitas, tapi momentum untuk menyamakan visi dan memperkuat komitmen sebagai abdi negara. Ikhlas melayani, jujur, bersih, dan transparan harus menjadi prinsip dalam setiap tugas,” ujarnya. Selain penyampaian amanat, apel juga dimanfaatkan untuk membahas program kerja mingguan, evaluasi capaian, dan pengarahan terhadap pelaksanaan tugas ke depan. Camat Unang juga mengingatkan seluruh pegawai agar terus meningkatkan kedisiplinan waktu dan etos kerja, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, kehadiran ASN di kantor tepat waktu menjadi bentuk tanggung jawab moral sekaligus cerminan budaya kerja yang baik. Ia menambahkan, semangat melayani masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti memberikan pelayanan yang cepat, ramah, dan tanpa pungutan liar. “Masyarakat datang ke kantor kecamatan bukan untuk dipersulit, tetapi untuk dibantu dan dilayani dengan sepenuh hati,” tegasnya. Di akhir amanatnya, Camat Unang mengajak seluruh jajaran untuk memperkuat koordinasi antarbidang serta menjaga kebersamaan di lingkungan kerja. Ia menekankan bahwa pelayanan prima hanya dapat terwujud jika seluruh perangkat memiliki komitmen dan solidaritas yang kuat dalam menjalankan tugas masing-masing. (Dicky)