Bidik-kasusnews.com,Pontianak Kalimantan Barat Sabtu-25-Okt-2025 Akhir-akhir ini kita sering disuguhkan pemberitaan terkait terjadi perlakuan tidak baik terhadap wartwan bahkan tidak jarang selalu mendapatkan ancaman-ancaman fisik, kondisi ini sangat menyedihkan sebab kehadiran wartawan merupakan hal yang mutlak dalam negara demokrasi. Kita semua sudah sangat memahami bahwa Kemerdekaan pers merupakan pilar penting demokrasi. Oleh karena itu, suatu hal yang mutlak diperlukan sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat untuk menciptakan ruang informasi yang bebas, akuntabel, dan kondusif. Dalam negara hukum (rechtstaat), transparansi bukan pilihan, melainkan kewajiban moral dan legal. Siapa pun yang menjalankan amanah publik semestinya tidak risih dengan pertanyaan wartawan, sebab keterbukaan adalah cermin integritas pelayanan publik. Namun tidak jarang terkesan pejabat publik dan para pengusaha merasa risih dengan kehadiran wartawan. Padahal para jurnalis hanya sekedar mendapatkan informasi tapi tidak jarang para pejabat publik atau pengusaha selalu menghindar… kalau bersih mengapa harus risih dengan wartawan ?.. Selali lagi kalau bersih mengapa harus risih.. Kalau risih bearti tidak bersih. Wartawan merupakan corong sekaligus pengeras suara publik.Dan Publik mengharapkan adanya akuntabilitas dan transparansi publik. Dalam kacamata hukum dan kebijakan publik, kerisihan pejabat publik atau badan publik terhadap wartawan dapat di analisis sebagai indikasi adanya ketidaksesuaian antara idealisme hukum dan praktik di lapangan. Kehadiran wartawan merupakan amanat konstitusi UUD 44 pada Pasal 28F menegaskan menjamin hak setiap orang untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi, termasuk hak wartawan untuk mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan berita. Selanjutnya dipwetegas dalam beberapa UU organik antara lain UU No 40 Th 1999 tentang Pers. UU ini menempatkan pers sebagai lembaga sosial kontrol yang memiliki peran yang sangat penting. Demikian juga dalam UU No. 14 Th 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Dengan demikian sikap risih atau menghindar dari jurnalis justru dapat menimbulkan persepsi publik bahwa terdapat hal yang ingin ditutupi, padahal pejabat publik seharusnya menjadi teladan dalam menjunjung transparansi. ​Ketika seorang pejabat publik atau pengusaha “risih” atau bahkan menghalangi tugas wartawan, tindakan tersebut berpotensi melanggar Pasal 18 UU Pers, yang mengatur tentang pidana bagi siapa saja yang menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan pers. Yang diatur pada pasal 4 (2) (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp.500 juta. Dalam konteks kebijakan publik, kerisihan ini menunjukkan kegagalan institusi dalam mematuhi prinsip keterbukaan dan akuntabilitas yang diatur juga dalam UU No. 14 Th 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Wartawan Si Juli

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tingkat Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, tahun 2025 berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. ‎ ‎Ribuan santri, masyarakat, dan unsur pemerintahan tumpah ruah mengikuti rangkaian kegiatan yang digelar di Lapang Desa Pasirpanjang, Sabtu (25/10/2025). ‎ ‎Kemeriahan dimulai sejak pagi dengan pawai yang diikuti perwakilan dari seluruh desa se-Kecamatan Ciracap. Peserta berjalan menuju Lapang Pasirpanjang sambil melantunkan sholawat dan membawa atribut santri. ‎ ‎Ketua Panitia HSN Ciracap 2025, H. Barudin, mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme luar biasa masyarakat. ‎ ‎“Alhamdulillah, peringatan tahun ini sangat semarak. Semua elemen ikut memeriahkan dari awal hingga akhir acara,” ujarnya. ‎ ‎Puncak kegiatan diisi dengan apel peringatan HSN dan liwetan bersama. Sebanyak 1.000 kastrol nasi liwet disiapkan panitia sebagai simbol kebersamaan antarwarga Ciracap. ‎ ‎“Semua bergembira, santri dan masyarakat makan bersama penuh keakraban,” tambah Barudin. ‎Tak hanya apel dan liwetan, acara juga dimeriahkan penampilan seni dan budaya santri di panggung utama. ‎ ‎Malam harinya, kegiatan ditutup dengan tabligh akbar dan doa bersama yang menghadirkan para kiai, ustaz, dan pimpinan pondok pesantren. ‎ ‎Kepala Desa Pasirpanjang, Mamat Slamet, menilai peringatan HSN ini menjadi momentum penguatan semangat dan kemandirian santri di wilayahnya. ‎ ‎“Ini bukti bahwa santri Ciracap berdaulat dan berperan aktif menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah,” ujarnya. ‎ ‎Dengan semangat kebersamaan, peringatan HSN di Ciracap 2025 menjadi wujud nyata sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan santri dalam menjaga tradisi keagamaan serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. (Dicky)

Cirebon Bidik-kasusnews.com – Polresta Cirebon menggelar Kegiatan Silaturahmi Kamtibmas Bersama Seniman Cirebon, Jumat (24/10/2025). Kegiatan tersebut bertempat di Latar Wingking termasuk Blok Bandongan Lor Kel. Kaliwadas Kec. Sumber Kab. Cirebon. Kapolresta Cirebon KOMBES POL SUMARNIS.I.K., S.H., M.H, mengatakan, Tujuan kegiatan kali ini adalah untuk mempererat hubungan dan membangun sinergi positif antara Polri dengan komunitas seniman Cirebon Menciptakan dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). “Saya sebagai Kapolresta Cirebon senang dalam menyampaikan pesan kamtibmas dibarengi dengan seniman. Apa yang bisa kita buat untuk menampilkan ditunjukan kepada masyarakat dengan bentuk kesenian atau yang lainya,” katanya. Ia mengakui tindak lanjut silaturahmi kali ini rencananya Polresta Cirebon dan seniman Cirebon akan menggelar edukasi untuk memberikan pesan kepada masyarakat dalam tertib berlalu lintas, tertib hukum, tidak terlibat dalam penggunaan narkoba. Rencananya, kegiatan dilaksanakan pada 28 Oktober 2025 dan lomba seni antar pelajar dan ceramah kamtibmas di latar wiking. Sementara itu, perwakilan seniman Cirebon, Kang IFUL, menyampaikan, Latar Wingking Dulunya tempat ini karantina/isolasi di masa pandemi Covid-19 dan disulap menjadi tempat kegiatan positif seperti Jirah atau Ngaji Sejarah. Bahkan, Latar Wingking bisa juga digunakan untuk tempat rehabilitasi. “Latar Wingking menyediakan jajanam tradisional setiap hari Selasa jam 10.00 wib s.d 15.00 wib. Syarat masuk kesini harus sehat dan kegiatan dilaksanakan setelah Maghrib Ngaji Al Quran, Pelatihan keterampilan SD dan Smp,” pungkasnya. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kinerja itu bukan sekadar angka serapan, tapi bukti kontribusi nyata bagi masyarakat. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kota Sukabumi, Hendry Iman Hermansyah, saat berbagi pandangannya tentang pentingnya perubahan pola pikir aparatur sipil negara (ASN). ‎ ‎Sebagai peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan VI Provinsi Jawa Barat, Hendry mengangkat proyek perubahan bertajuk “Suka Kerja” sebuah kampanye internal untuk menumbuhkan kesadaran ASN agar memahami dan mencintai kinerjanya sendiri. ‎ ‎“Saya ingin teman-teman ASN di lingkungan Setda benar-benar paham target kerjanya. Bukan hanya fokus pada serapan anggaran, tapi pada hasil yang bisa dirasakan publik,” tutur Hendry dengan semangat, Jumat (24/10/2025). ‎ ‎Menurutnya, kampanye Suka Kerja merupakan bentuk penerapan nyata dari Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). ‎ ‎Melalui konsep ini, ASN diajak menyeimbangkan antara perencanaan, pelaksanaan, dan capaian kinerja agar lebih terukur dan bermakna. ‎ ‎Hendry menuturkan, langkah kecil seperti memahami indikator kinerja utama (IKU) dan indikator kinerja individu (IKI) mampu membawa perubahan besar dalam tata kelola birokrasi. ‎ ‎“Ketika kita tahu apa yang harus dicapai, kita bekerja dengan arah, bukan sekadar menggugurkan kewajiban,” katanya. ‎ ‎Kampanye ini juga menjadi dorongan untuk memperkuat budaya kerja yang kolaboratif di lingkungan Sekretariat Daerah. Bersama timnya, ‎ ‎Hendry menyusun berbagai instrumen pendukung, mulai dari Renstra, Rencana Kerja, hingga Perjanjian Kinerja dan Fakta Integritas sebagai wujud komitmen bersama. ‎ ‎Menariknya, tiga pekan lalu posisi Sekretariat Daerah sempat berada di tiga besar terbawah dalam pemantauan aplikasi SiPeka milik Bappeda. Namun setelah kampanye Suka Kerja digulirkan, peringkat tersebut naik drastis ke posisi enam besar dari 27 OPD. ‎ ‎“Perubahan tidak harus besar di awal, yang penting konsisten. Kami turun langsung door to door agar setiap pegawai paham perannya. Hasilnya terlihat nyata,” ujar Hendry. ‎ ‎Ke depan, pihaknya berencana menampilkan infografis dan barcode kinerja di setiap jenjang eselon sebagai bentuk transparansi dan motivasi bersama. ‎ ‎“Saya percaya, ASN yang memahami makna kinerjanya akan bekerja dengan hati. Karena pada dasarnya, Suka Kerja berarti suka melayani dan memberi hasil terbaik untuk kota ini,” pungkasnya. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Desa Gede Pangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi menggelar Pelatihan Konten Kreator bagi generasi muda di Aula Desa Gede Pangrango, Jumat (24/10/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta dari pengurus Karang Taruna desa setempat. ‎Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pemuda dalam memanfaatkan teknologi digital secara produktif, kreatif, dan aman. ‎Camat Kadudampit H. Encep Iwan Kartawirya yang membuka kegiatan tersebut menegaskan pentingnya generasi muda untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. ‎“Perlu peningkatan kapasitas generasi muda berbasis elektronik melalui belajar konten kreator. Yang tak kalah penting adalah memahami pengamanan data dan informasi dalam aktivitas di ruang digital,” ujar Encep Iwan. ‎Sebagai narasumber, Ketua Tim Keamanan Informasi Diskominfosan Kota Sukabumi, Ujang Mulyadi, menyampaikan materi Literasi Digital terkait Keamanan Data dan Informasi. Ia hadir bersama Kabid Persandian dan Keamanan Informasi, Ujang Zulkifli. ‎Ujang Mulyadi menekankan bahwa literasi digital kini menjadi keterampilan dasar yang wajib dimiliki setiap individu agar dapat memanfaatkan teknologi secara cerdas, aman, dan bertanggung jawab. “Literasi digital tidak hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga kemampuan menilai kredibilitas informasi, menjaga keamanan data pribadi, dan menggunakan teknologi untuk kemanfaatan bersama,” ungkapnya. Sementara itu, sesi pelatihan konten kreator dibawakan oleh Asep Budianto, vlogger asal Sukabumi, yang berbagi pengalaman dalam mengembangkan karya kreatif dan membangun personal branding di dunia digital. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7 semakin menghidupkan pasar HP lipat dengan inovasi desain dan fitur AI yang revolusioner. Keduanya dinilai menciptakan momentum pertumbuhan baru bagi segmen HP lipat setelah melampaui penjualan dari setiap pendahulunya. Lantas, apa yang membuat HP lipat Samsung terbaru begitu diminati oleh konsumen? Salah satu jawabannya adalah peningkatan integrasi Google Gemini yang memberikan pilihan tak terbatas bagi pengguna untuk menjelajahi banyak hal. Mau gali informasi atau cari passion baru, semuanya bisa dilakukan dengan lebih cepat dan mudah. Ditambah dengan desain yang inovatif, Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 memberikan pengalaman yang begitu personal dan intuitif. “Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 bukan cuma soal teknologi lipat, tapi soal membuka peluang di tengah gaya hidup yang dinamis. Lewat integrasi Google Gemini, pengguna bisa mengeksplorasi passion, menemukan potensi diri, dan mewujudkan kesuksesan yang berkelanjutan. Fitur seperti Gemini Live membantu mencari inspirasi, saran, dan insight secara real-time dengan lengkap dan mudah. Sementara Google Nano Banana mendorong kreativitas lintas bidang melalui pembuatan dan penyempurnaan visual,” ujar Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia. Kecanggihan Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 pun dirasakan langsung oleh Andy Garcia dan Prilly Latuconsina. Andy sangat terbantu dengan fleksibilitas layar besar dan kecerdasan Gemini di Galaxy Z Fold7 untuk merancang konsep konten. Sementara itu, Prilly bisa explore bakat dan minatnya lebih luas lagi berkat dukungan Gemini di Galaxy Z Flip7 yang membantunya mengolah ide secara instan. Simak cara Andy Garcia dan Prilly Latuconsina unfold possibilities dengan HP lipat Samsung terbaru: Evolusi Berkreasi ala Andy Perjalanan Andy Garcia adalah bukti bahwa teknologi seperti smartphone dapat menjadi katalis untuk mengembangkan kreativitas. Dari videografer di balik layar, Andy kini menjadi content creator yang tampil percaya diri di depan kamera. Di setiap kontennya, mulai dari travel vlog hingga food review, Andy selalu memadukan visual yang memukau dan storytelling yang engaging. Konten-konten yang menarik itu bisa lahir salah satunya berkat kreativitas Andy dalam memaksimalkan kecerdasan Galaxy Z Fold7. Andy sering brainstorming dengan Gemini Live untuk mematangkan konsep konten hingga menyusun naskah video dengan hook yang menarik. Bahkan, Andy juga sering merekam dirinya lewat Gemini Live untuk menerima masukan dalam melatih caranya berbicara di depan kamera. Selain itu, Andy juga pakai Gemini Canvas dan Google Nano Banana untuk meningkatkan kualitas konten. Andy pakai Gemini Canvas untuk membuat trivia-trivia menarik seputar bahasa dan budaya lokal dari daerah yang ia kunjungi. Sementara Google Nano Banana untuk bikin mockup visual seperti thumbnail konten di media sosial. Kecanggihan Google Gemini pun bisa diakses Andy dengan nyaman di layar besar Galaxy Z Fold7. Bahkan, adanya fungsi Multi Window juga memberikan kemudahan lebih bagi Andy saat ia butuh multitasking untuk menuangkan kreativitasnya. Misalnya, Andy bisa brainstorming ide konten dengan Gemini Live sambil mencatat draft naskah di Samsung Notes secara bersamaan tanpa bolak-balik buka aplikasi. “Perjalanan saya dari seorang videografer menjadi content creator adalah bukti bahwa passion itu tidak punya batas. Walau profesi berubah, objective saya tetap sama: menyampaikan cerita yang kuat dengan visual yang menarik. Nah, dalam perjalanan yang seru ini, Google Gemini di Galaxy Z Fold7 bener-bener bikin creative process jadi jauh lebih efisien. Berkat desainnya yang lebih handy namun tetap hadir dengan layar luas saat dibuka, Galaxy Z Fold7 selalu jadi andalan saya untuk explore ide konten untuk bikin konten yang lebih autentik, informatif, dan terasa dekat dengan penonton,” ujar Andy Garcia, Content Creator sekaligus Team Galaxy. Cara Prilly Berkarya di Berbagai Bidang Sama seperti Andy, Prilly Latuconsina juga selalu membuka peluang baru untuk berkreasi di bidang yang lebih luas. Setelah mengawali kariernya sebagai aktris, Prilly kini melebarkan sayapnya dengan menjadi produser film, entrepreneur, hingga dosen. Dalam kesehariannya yang padat, Prilly mengaku bahwa Galaxy Z Flip7 selalu berada di genggamannya. Prilly sangat suka dengan kehadiran Gemini Live di FlexWindow, karena bisa digunakan tanpa harus buka HP. Dengan fitur ini, Prilly bisa merangkum materi yang dibutuhkan dengan lebih praktis guna mempersiapkan dirinya sebelum meeting dengan investor, bertemu klien, atau mengajar. Tidak hanya mendukung pekerjaan, Galaxy Z Flip7 juga melengkapi kebutuhan personal Prilly. Misalnya, sebagai seorang yang stylish, Prilly suka tampil elegan di berbagai kesempatan. Maka dari itu, Prilly suka pakai Gemini Live with Camera untuk mendapatkan rekomendasi outfit secara instan sesuai occasion, baik untuk shooting atau menghadiri acara tertentu. Selain itu, Prilly juga sering bikin konten di berbagai momen keseharian. Nah, FlexCam di Galaxy Z Flip7 benar-benar jadi andalan Prilly untuk ambill foto atau video dengan perspektif yang unik. Cukup taruh perangkat di posisi yang diinginkan, Prilly bisa capture berbagai momen seru secara hands-free. “Aku percaya bahwa kita selalu punya ruang untuk belajar. Jadi, aku bener-bener maksimalin Galaxy Z Flip7 untuk belajar banyak hal baru. Berkat Gemini AI yang cerdas dan intuitif di Galaxy Z Flip7, aku bisa selalu siap untuk meningkatkan skill aku dalam menjalankan bisnis, menjaga kelancaran produksi film, maupun mengajar. Ditambah dengan desainnya yang iconic, Galaxy Z Flip7 juga memberikan fleksibilitas lebih buat aku menaklukkan berbagai situasi di tengah keseharian yang padat,” ujar Prilly Latuconsina, Aktris sekaligus Team Galaxy. Explore berbagai passion seru dengan HP lipat Samsung terbaru! Mau unfold possibilities seperti Andy Garcia dan Prilly Latuconsina? Miliki Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7 sekarang! Galaxy Z Fold7 hadir dalam opsi 16GB/1TB (Rp34.999.000), 12GB/512GB (Rp31.499.000), dan 12GB/256GB (Rp28.499.000) dengan pilihan warna Blue Shadow, Silver Shadow, Jetblack, dan Mint (online exclusive). Galaxy Z Flip7 tersedia dalam varian 12GB/512GB (Rp19.999.000) dan 12GB/256GB (Rp17.999.000) dengan warna Blue Shadow, Jetblack, Coral-red, dan Mint (online exclusive). Dapatkan penawaran spesial hingga 31 Oktober 2025 dengan total benefit senilai hingga Rp5 juta, termasuk cashback, program PWP, serta akses gratis Google AI Pro selama enam bulan. Opsi cicilan mulai dari Rp1 jutaan per bulan juga tersedia di berbagai mitra penjualan resmi Samsung. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.samsung.com/id. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – ‎Pemerintah Desa Wanasari Kecamatan Surade berhasil menuntaskan berbagai program pembangunan sepanjang tahun anggaran 2025. Fokus utama diarahkan pada peningkatan infrastruktur jalan, penyediaan sarana air bersih, serta penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). ‎ ‎Kepala Desa Wanasari, Irwan Sudarmi, menyampaikan bahwa seluruh kegiatan pembangunan yang bersumber dari Dana Desa (DD) telah rampung sesuai rencana. “Kami bersyukur semua pekerjaan berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi warga,” ujarnya, Jumat (24/10/2025). ‎ ‎Melalui DD tahap pertama, pemerintah desa telah menyelesaikan pengaspalan tiga ruas jalan utama, yakni Jalan Masdugel, Jalan Banjaran–Banjarsari, dan Jalan Cibalung. Selain itu, perbaikan badan jalan (sensit)di wilayah Serongan Cibalung serta pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Jalan Pasirbatang juga telah selesai dilaksanakan untuk menjaga stabilitas dan keamanan jalan. ‎ ‎Peningkatan akses air bersih turut menjadi prioritas. Desa Wanasari telah membangun tiga sumur bor di wilayah Banjarsari, Sumurtilu, dan Cirongga M. Enur yang kini dimanfaatkan warga untuk kebutuhan sehari-hari. ‎ ‎Pada tahap berikutnya, pemerintah desa menuntaskan rehabilitasi Kantor Desa Wanasari guna meningkatkan pelayanan publik, disusul dengan pengaspalan Jalan Usaha Tani (JUT) Cibadak dan sensit jalan Banjaran yang didukung melalui bantuan keuangan provinsi (Banprov). ‎ ‎Tak hanya infrastruktur, Desa Wanasari juga telah menyalurkan penyertaan modal untuk BUMDes yang digunakan mengembangkan usaha peternakan bebek petelur. Program ini terbukti membantu peningkatan pendapatan masyarakat dan membuka peluang kerja baru bagi warga setempat. ‎ “‎Selain dari Dana Desa, pembangunan juga mendapat dukungan lintas sektoral. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) telah menyelesaikan pembangunan jalan kabupaten senilai Rp780 juta dan peningkatan ruas jalan lainnya sebesar Rp200 juta,” ujarnya. ‎ ‎Adapun Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) telah melaksanakan pembangunan dan peningkatan beberapa ruas jalan desa dengan jenis pengerjaan hotmix, meliputi Jalan Sindanghayu Satu, Jalan Sindanghayu Dua, Jalan Sindanghayu–Banjarsari, Jalan Masdugeul–Cibinongdan Jalan Cibalung. ‎ ‎Dukungan sektor pertanian juga telah terealisasi melalui pembangunan irigasi di wilayah Cibalung senilai Rp150 juta serta Kebonrandu Rp185 juta dari Dinas Pertanian. ‎ ‎Sementara itu, program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) telah membantu warga di enam wilayah yaitu Sindanghayu, Banjarsari, Pasirbatang, Sumur Tiga, Cibalung, dan Cinangsi — masing-masing dengan bantuan sekitar Rp20 juta per unit rumah. ‎ ‎Tak ketinggalan, sarana air bersih untuk pesantren juga telah ditingkatkan melalui pembangunan sumur bor di Ponpes Al-Jurumi (Cibinong) dan.Ponpes Nurul Huda (Cibungur Gannet), masing-masing didukung anggaran Rp145 juta dari Dinas Perkim. ‎ ‎Irwan menegaskan bahwa seluruh capaian pembangunan menjadi bukti komitmen pemerintah desa dalam menghadirkan layanan dasar dan kesejahteraan bagi masyarakat. “Kami melaksanakan seluruh kegiatan dengan prinsip transparan, partisipatif, dan tepat sasaran. Hasilnya kini bisa langsung dirasakan warga,” pungkasnya. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Di era bisnis yang serba cepat, pemanfaatan AI menjadi kunci menjaga keunggulan kompetitif dari segi produktifitas. Dengan implementasi yang tepat, AI dapat membantu pelaku usaha maupun professional untuk menghemat waktu, menyederhanakan alur kerja, dan mendukung keputusan yang berbasis data. Transformasi inilah yang menjadi fokus utama Samsung melalui solusi AI yang terintegrasi di perangkat Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 Fitur AI di Galaxy Z Series membantu pelaku usaha dan professional mulai dari melakukan riset, work/ business plan, berkomunikasi dengan lebih efisien, hingga membuat konten pemasaran lebih mudah hanya dalam satu perangkat yang praktis. “Ini bukan lagi tentang kemampuan AI, tetapi bagaimana AI yang terintegrasi sempurna dapat membantu segala aktivitas bisnis sehari-hari. Bayangkan seorang pengusaha menyelesaikan analisis pasar, negosiasi lintas bahasa, dan produksi konten profesional dalam satu alur kerja yang lancar. Galaxy Z Series dengan perpaduan Galaxy AI dan Gemini mewujudkan hal tersebut, ia hadir layaknya rekan kerja cerdas yang mengembalikan fokus dan waktu bagi profesional untuk berinovasi,” ujar Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager, Samsung Electronics Indonesia. Riset dan Analisa yang Lebih Personal dengan Tenaga AI Dalam dunia bisnis yang dinamis, landasan keputusan haruslah data yang akurat dan terkini. Circle to Search pada Galaxy Z Series memungkinkan pelaku usaha untuk mengidentifikasi produk atau tren secara visual hanya dengan melingkarnya di layar. Kemampuan ini sangat berguna untuk riset kompetitor yang impulsif dan cepat. Pelaku usaha tidak perlu lagi membuang waktu untuk beralih antar aplikasi. Untuk analisis yang lebih mendalam, Gemini Live dengan Share Screen menghadirkan kolaborasi real-time. Fitur ini memungkinkan AI memberikan analisis data langsung selama pelaku usaha presentasi atau berdiskusi. Sementara itu, Gemini Deep Research bertindak sebagai asisten riset pribadi yang menganalisis informasi kompleks dari berbagai sumber. Kombinasi ketiganya memastikan setiap strategi yang dibangun di atas insight yang mendalam dan dapat dipertanggungjawabkan. Freddie Kashawan, Entrepreneur & Content Creator, membagikan dampak positif penggunaan AI dalam menjalankan bisnisnya. “Sebelumnya, riset pasar secara manual bisa memakan waktu lebih dari 3 hari. Sekarang dengan Galaxy Z Fold7, proses yang sama selesai dalam 1 hari. Ini memungkinkan tim saya bekerja lebih efisien dan fokus pada eksekusi yang maksimal, bukan lagi hanya pengumpulan data. Waktu yang tadinya habis untuk ‘pindah-pindah’, sekarang jadi waktu untuk berpikir strategis,” ujarnya. Dari Percakapan Multibahasa hingga Catatan yang Detail Efektivitas eksekusi sangat bergantung pada kelancaran komunikasi, terutama dalam skala global. Live Translate menghilangkan kendala bahasa dalam panggilan bisnis internasional secara real-time. Fitur ini memastikan negosiasi berjalan lancar tanpa ada hal yang terlewat. Kini, berkolaborasi dengan partner dari berbagai belahan dunia terasa seperti berbicara dalam bahasa yang sama. Setelah percakapan penting, Transcript Assist secara otomatis mengubah rekaman suara menjadi transkrip tertulis yang rapi. Dokumen ini kemudian dapat disempurnakan dengan Writing Assist untuk menghasilkan laporan atau email yang profesional. Proses ini memastikan tidak ada detail atau kesepakatan yang terlewat dari setiap interaksi bisnis. Alur kerja yang terdokumentasi dengan baik ini meningkatkan akuntabilitas dan kecepatan eksekusi tim. Ubah Ide Menjadi Konten Profesional dalam Sekejap Tahap akhir dari strategi adalah mengubah ide menjadi output yang konkret dan mudah dipahami. Note Assist dengan sigap mengubah catatan hasil rapat yang berantakan menjadi poin-poin penting yang terstruktur. Hasilnya, pelaku usaha akan memiliki panduan yang jelas untuk dieksekusi tanpa kebingungan. Brainstorming yang intens langsung dapat diarahkan menjadi rencana kerja yang terukur. Untuk kebutuhan komunikasi pemasaran, Gemini Canvas dapat mengubah poin-poin tersebut menjadi materi presentasi visual yang menarik. Sementara itu, Gemini Nano Banana di Galaxy Z Series menghasilkan aset kreatif untuk komunikasi pemasaran hanya dari sebuah ide atau deskripsi singkat. Kedua fitur ini mempercepat proses kreatif hingga berkali-kali lipat. Dengan demikian, penggunaan waktu dari konsep hingga eksekusi menjadi sangat singkat dan efisien. Efisiensi ini juga dirasakan oleh Freddie, berkat Galaxy Z Series dan Gemini AI yang mempercepat produksi konten pemasaran secara signifikan “Kemampuan membuat visual ini adalah game-changer bagi bisnis saya. Kecepatan kreasi konten meningkat hingga 10x lebih cepat sehingga efisiensi bisnis pun meningkat hingga 30%. Banyak pekerjaan yang sebelumnya memakan waktu dan sumber daya besar, kini bisa saya lakukan dengan lebih efektif berkat AI.” Akselerasi Bisnis Anda dengan Galaxy Z Fold7 | Flip7 Rasakan pengalaman kerja paling cerdas dengan Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7. Dapatkan penawaran spesial hingga 31 Oktober 2025 dengan total benefit senilai hingga Rp5 juta, termasuk cashback, program PWP, serta akses gratis Google AI Pro selama enam bulan. Opsi cicilan mulai dari Rp1 jutaan per bulan juga tersedia di berbagai mitra penjualan resmi Samsung. Galaxy Z Flip7 tersedia dalam varian 12GB/512GB (Rp19.999.000) dan 12GB/256GB (Rp17.999.000). Terdapat opsi warna Blue Shadow, Jetblack, Coral-red, dan Mint (online exclusive) yang bisa kamu pilih sesuai kepribadian. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.samsung.com/id. (Usep)

CIREBON — Bidik-Kasusnews.com Aktivitas galian tanah di Desa Wanayasa, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, kini menjadi sorotan publik. Di tengah proses perizinan yang disebut belum tuntas, kegiatan pengerukan tanah tetap berjalan lancar. Tak hanya persoalan administrasi, aroma intimidasi dan dugaan keterlibatan aparat pun turut membayangi lokasi galian tersebut. Peristiwa ini bermula ketika tim media mencoba mengonfirmasi legalitas aktivitas galian, namun justru mendapat perlakuan yang tidak pantas. Seorang pria yang diketahui sebagai RW setempat sekaligus mandor lapangan malah mengeluarkan ucapan bernada ancaman. “Jangan macam-macam, nanti nggak bisa pulang,” ujarnya dengan nada tinggi kepada wartawan di lokasi. Ucapan tersebut memunculkan kekhawatiran mengenai transparansi dan etika hukum di balik kegiatan pertambangan tanah yang seharusnya tunduk pada regulasi lingkungan dan perizinan resmi. Di sisi lain, sebagian warga Desa Wanayasa memang memperoleh penghasilan dari aktivitas galian ini. Mereka mengaku lahan yang digali telah dibeli oleh pihak pengusaha. Namun, kerusakan lingkungan mulai tampak nyata: kontur tanah rusak, jalan desa berdebu dan rusak akibat lalu-lalang truk bertonase berat, serta meningkatnya polusi udara di sekitar pemukiman. Lebih mengejutkan lagi, di lokasi galian terlihat seorang oknum anggota TNI berpangkat Peltu yang disebut bertugas sebagai pengaman lapangan. Kehadirannya menimbulkan pertanyaan serius: apakah aparat negara kini turut menjaga kegiatan yang belum berizin penuh? Berdasarkan informasi yang dihimpun, izin galian tersebut dikabarkan masih “menunggu tahap akhir”. Meski begitu, aktivitas di lapangan sudah berlangsung penuh — alat berat terus bekerja, truk keluar-masuk membawa tanah, dan warga sekitar harus menanggung dampak lingkungan setiap harinya. Kondisi ini menunjukkan lemahnya pengawasan pemerintah daerah dan dinas terkait, terutama dalam menegakkan aturan mengenai kegiatan tambang rakyat. Bila praktik seperti ini terus dibiarkan, maka hukum hanya akan menjadi formalitas, sementara kepentingan ekonomi segelintir orang mengorbankan keselamatan lingkungan dan masyarakat. Aktivitas galian di Wanayasa bukan sekadar persoalan tanah, melainkan potret bagaimana kekuasaan, keuntungan, dan ketakutan bisa menindas kebenaran. Apabila aparat dan instansi terkait tidak segera bertindak, bukan hanya tanah yang terkikis — keadilan dan keberanian untuk bersuara pun akan terkubur di bawah debu galian. (Tim Investigasi Bidik-Kasusnews.com)

CIREBON-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Di tengah sorotan terhadap dunia pendidikan yang kerap diwarnai isu negatif, SDN 1 Banjarwangunan, Kecamatan Setupatok, Kabupaten Cirebon, justru menghadirkan kabar yang menyejukkan. ‎Sederet prestasi anak-anaknya menembus tingkat kabupaten dan membawa kebanggaan bagi sekolah serta masyarakat sekitar. ‎Dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tingkat Kabupaten yang digelar di SMP Mundu, dua tim dari SDN 1 Banjarwangunan tampil memukau. ‎Mereka bukan sekadar membawa nama sekolah, tetapi juga semangat anak-anak desa yang berjuang dengan ketulusan dan kerja keras. Tim Tari Kreasi sukses meraih Juara 1 Tingkat Kabupaten, menyingkirkan puluhan peserta dari berbagai kecamatan. Dengan gerakan yang anggun, ekspresi penuh makna, dan kostum bercorak budaya lokal. Mereka menampilkan harmoni antara tradisi dan modernitas. Penampilan itu bukan hanya menghibur, tetapi juga menyampaikan pesan moral bahwa dari pelosok desa pun bisa lahir bintang seni yang menginspirasi. ‎Sementara itu, di cabang Lomba Baca Puisi, seorang siswa SDN 1 Banjarwangunan berhasil meraih Juara 3 Tingkat Kabupaten. ‎Dengan suara lembut namun berkarakter, ia menyampaikan puisi bertema semangat belajar, cinta tanah air, dan keteguhan menghadapi keterbatasan. Kepala SDN 1 Banjarwangunan, Nia Nurani, S.Pd, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas capaian tersebut. ‎“Anak-anak kami adalah cerminan semangat pantang menyerah. Mereka berlatih tekun meski dengan fasilitas terbatas. Ini membuktikan bahwa pendidikan bukan soal besar kecilnya gedung, tetapi sebesar apa hati dan semangat di dalamnya,” ujarnya dengan mata berbinar. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa sekolah dasar di wilayah pinggiran pun mampu bersaing di tingkat kabupaten. Lebih dari sekadar kemenangan, capaian ini menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berkarya dan berani bermimpi. Para orang tua pun tak kuasa menahan haru.“Kami sangat bangga. Anak-anak kami bisa membuktikan bahwa desa tidak kalah dari kota. Semua ini hasil kerja sama guru, orang tua, dan semangat anak-anak sendiri,” ujar salah satu wali murid. ‎Kini, nama SDN 1 Banjarwangunan mulai dikenal luas, bukan karena fasilitas megah, tetapi karena semangat besar yang tumbuh di ruang-ruang belajarnya. ‎Dari sekolah sederhana di Setupatok ini, lahir generasi kecil yang menari dan bersyair bukan untuk gengsi, tetapi untuk menginspirasi. Karena pada akhirnya, pendidikan sejati bukan hanya mencetak nilai, tetapi menumbuhkan nilai-nilai kehidupan dan semangat itu kini hidup di SDN 1 Banjarwangunan, Kabupaten Cirebon. (Amin)