BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Jajaran Polres Hulu Sungai Utara melaksanakan pengecekan senjata api (senpi) dinas secara serentak pada Senin (9/3/2026) pagi di halaman Mapolres setempat. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres HSU Agus Nuryanto dan didampingi Wakapolres Sony L. Gaol. Pemeriksaan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WITA ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pengawasan internal terhadap penggunaan senjata api oleh personel kepolisian, sekaligus memastikan kelengkapan serta kesiapan peralatan dinas dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres memeriksa secara langsung kondisi senjata api yang digunakan anggota, termasuk kelengkapan administrasi, kebersihan, serta standar keamanan dalam penyimpanan dan penggunaannya. Menurut Kapolres, pengecekan rutin senjata api dinas merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh personel mematuhi prosedur penggunaan senjata sesuai ketentuan yang berlaku. “Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan senjata dinas yang digunakan personel berada dalam kondisi baik serta digunakan secara profesional dan bertanggung jawab,” ujar Kapolres di sela kegiatan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi program profesionalisme dan disiplin personel dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung tertib dan lancar. Seluruh personel yang terlibat mengikuti proses pemeriksaan sesuai prosedur yang telah ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Dengan adanya pengecekan rutin tersebut, diharapkan kesiapan operasional personel tetap terjaga sehingga mampu memberikan pelayanan keamanan yang optimal kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM Jakarta Timur, (9/3/2026) – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia melakukan inspeksi mendadak (sidak) pangan di Lottemart Grosir Ciracas, Jakarta Timur, Senin (9/3/2026). Kegiatan ini dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto bersama Kepala BPOM RI Taruna Ikrar. Sidak tersebut merupakan bagian dari pengawasan perdagangan produk makanan dan minuman, termasuk parsel atau bingkisan, yang diselenggarakan BPOM RI bersama Pemprov DKI Jakarta menjelang Ramadan hingga Idulfitri. Turut mendampingi dalam kegiatan ini Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Kusmanto, Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur Taufik Yulianto, Kepala Suku Dinas PPKUKM Jakarta Timur Ahmad Revi, Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Kota Administrasi Jakarta Timur Patar Parulian Pakpahan, Camat Ciracas Panangaran Ritonga, serta Lurah Susukan Puja Akbar Sahroni. Dalam sidak tersebut, rombongan meninjau sejumlah produk pangan yang dijual, termasuk memeriksa tanggal kedaluwarsa, kondisi penyimpanan, serta kelengkapan izin edar. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap produk makanan olahan, parsel, daging ayam, dan berbagai produk pangan lainnya. Kepala BPOM RI Taruna Ikrar menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari intensifikasi pengawasan pangan menjelang Ramadan, selama bulan puasa, hingga Idulfitri. “Tujuan kedatangan kami hari ini adalah bagian dari pelaksanaan intensifikasi pengawasan pangan menjelang bulan puasa, selama bulan puasa, hingga Idulfitri. Pada periode ini intensitas penjualan dan konsumsi produk pangan meningkat, sehingga pengawasan perlu diperketat,” ujarnya. Ia menambahkan, pengawasan dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia dengan dua metode, yakni surveillance secara acak dan tersembunyi serta pemeriksaan resmi seperti yang dilakukan di Lottemart Grosir Ciracas. Berdasarkan hasil pemeriksaan, secara umum produk pangan yang dijual telah memenuhi ketentuan terkait sanitasi, higiene, standar label, kemasan, izin edar, serta masa kedaluwarsa. Namun, BPOM masih menemukan beberapa catatan, di antaranya produk Kimchi (Omasone Mart) kemasan 215 gram dan 32 gram yang masa berlaku izin edarnya telah habis, serta produk Tari Kimchi Pedas 100 gram sebanyak 18 kemasan dengan petunjuk penyimpanan yang tidak sesuai. Selain itu, ditemukan pula produk Transa Pempek yang mencantumkan nomor izin edar milik produk lain. Tim BPOM juga mencatat kondisi gudang penyimpanan beku (frozen) yang mengalami kelebihan kapasitas sehingga tumpukan produk mencapai langit-langit, yang berpotensi memengaruhi suhu penyimpanan dan kualitas produk. Dalam kesempatan tersebut, tim BPOM juga melakukan uji sampel terhadap 40 produk menggunakan mobil laboratorium keliling untuk mendeteksi kemungkinan kandungan bahan berbahaya seperti pengawet dan zat pewarna. Hasil pengujian menunjukkan seluruh sampel negatif dari bahan berbahaya dan dinyatakan aman untuk dikonsumsi. “Termasuk kerupuk yang kami curigai mengandung zat pewarna Rhodamin B, hasilnya juga negatif. Badan POM berkomitmen melaksanakan pengawasan sesuai Undang-Undang Keamanan Pangan Pasal 46 dan 47,” jelas Taruna. Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto menyampaikan apresiasi kepada BPOM RI atas kolaborasi dalam pengawasan pangan menjelang Idulfitri. “Atas nama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kami menyambut baik kolaborasi ini. Masa menjelang Idulfitri merupakan periode yang rawan karena kebutuhan masyarakat terhadap pangan meningkat,” katanya. Ia menambahkan, pengawasan langsung seperti ini dapat memberikan rasa aman dan keyakinan bagi masyarakat dalam mengonsumsi produk pangan yang sehat. “Berdasarkan hasil pengecekan terhadap sekitar 79 produk, seluruhnya negatif formalin. Kami berharap kegiatan ini terus dilakukan di berbagai lokasi untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat Jakarta,” pungkasnya. (Heri/Red)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, melakukan peninjauan langsung kesiapan ruas Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) Seksi 3 di wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Pengecekan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan pengamanan arus mudik Lebaran dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2026. Dalam kegiatan itu, Kapolda didampingi pejabat utama Polda Jabar, jajaran Polres Sukabumi, serta perwakilan pengelola tol. Peninjauan dimulai dari Exit Tol Parungkuda hingga Exit Tol Karang Tengah, Kabupaten Sukabumi. Kapolda bahkan turun langsung menyusuri jalur tol dengan berjalan kaki untuk memastikan kesiapan infrastruktur yang saat ini masih dalam tahap pembangunan. Pemeriksaan dilakukan mulai dari pintu masuk jalur tol fungsional hingga titik akhir di Exit Karang Tengah. Menurutnya, ruas tol sepanjang sekitar 5,6 kilometer tersebut direncanakan difungsikan sementara untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas menuju Kota Sukabumi saat puncak arus mudik Lebaran tahun ini. “Ruas tol yang masih dalam proses pembangunan ini direncanakan akan difungsikan sementara saat arus mudik dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026 guna membantu mengurai kemacetan menuju Kota Sukabumi,” ujar Kapolda, Senin (9/3/2026). Rencananya, jalur tol fungsional tersebut mulai digunakan pada 13 Maret 2026 dengan waktu operasional dari pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB. Kehadiran jalur alternatif ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh pemudik sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan di sejumlah titik rawan macet di jalur nasional menuju Sukabumi. Beberapa titik yang selama ini kerap mengalami kepadatan di antaranya kawasan Pasar Cibadak, Simpang Ratu Cibadak, pusat pertokoan Cibadak, serta wilayah Nagrak. Selain meninjau kesiapan jalur tol, kepolisian bersama instansi terkait juga menyiapkan sejumlah langkah pendukung, di antaranya penyempurnaan pengecoran jalan alternatif serta penyiapan beberapa titik area istirahat sementara bagi pengguna jalan. Kapolda juga mengimbau para pemudik yang nantinya melintas di jalur tersebut agar tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan dengan mematuhi rambu lalu lintas yang telah dipasang. Dengan difungsikannya sementara ruas Tol Bocimi Seksi 3, diharapkan arus kendaraan menuju Sukabumi saat mudik Lebaran 2026 dapat lebih lancar serta mampu menekan potensi kemacetan di jalur utama. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Bupati Sukabumi Asep Japar meminta seluruh camat di wilayahnya meningkatkan kesiapsiagaan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, terutama pada periode H-7 hingga H+7 Lebaran. Hal tersebut disampaikan Bupati saat memimpin Rapat Dinas Bulan Maret yang digelar di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Senin (9/3/2026). Rapat yang dipandu Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman itu dihadiri para kepala perangkat daerah, asisten daerah, staf ahli, kepala bagian, serta camat se-Kabupaten Sukabumi. Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa pemerintah kecamatan harus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan meski memasuki masa libur Lebaran. Namun demikian, ia memberikan kebijakan khusus bagi camat yang memiliki keluarga di luar daerah agar tetap dapat pulang kampung dengan pengaturan teknis yang tidak mengganggu pelayanan publik. “Saya berikan rekomendasi. Tolong BKPSDM menyiapkan rekomendasi bagi camat yang ingin pulang ke kampung halaman,” ujar Bupati. Menurutnya, cukup banyak pejabat di lingkungan Pemkab Sukabumi yang berasal dari luar daerah, sehingga perlu pengaturan yang baik agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal. “Banyak teman-teman dari luar daerah, seperti Medan atau daerah lain di Jawa. Diatur saja teknisnya, barangkali ada yang merencanakan mudik Lebaran,” katanya. Selain itu, Bupati juga meminta Dinas Ketahanan Pangan untuk terus memantau perkembangan harga bahan pokok di pasaran selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri. Ia bahkan menyatakan siap turun langsung ke lapangan jika diperlukan untuk memastikan harga tetap terkendali. Dalam rapat tersebut turut dilaksanakan penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi terkait penyelenggaraan kegiatan pemerintah daerah di bidang perdata dan tata usaha negara. Pada kesempatan yang sama, Pemkab Sukabumi juga menerima penyerahan dividen secara simbolis dari Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri dan Perumda Pesona Pariwisata Kabupaten Sukabumi, serta buku digitalisasi Sistem Informasi Pangan Kabupaten Sukabumi. Sejumlah penghargaan turut diserahkan, di antaranya penghargaan partisipasi program Sabilulungan untuk Harga Stabil Kabupaten Sukabumi serta penghargaan bagi desa dan kelurahan berkinerja terbaik dalam Anugerah Gapura Sri Baduga tingkat Jawa Barat. Rapat dinas tersebut juga diisi dengan paparan dari sejumlah instansi, mulai dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi, Dinas Perhubungan, Dinas Ketahanan Pangan hingga Dinas Pariwisata. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, memasang baliho Muhibah Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi di area Masjid Al-Jalil, Bundaran Surade, Senin (9/3/2026). Pemasangan baliho tersebut dilakukan sebagai bentuk syiar sekaligus upaya mempererat ukhuwah Islamiah di tengah masyarakat menjelang dan selama bulan suci Ramadan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih tertib, bersih, dan bernuansa religius di kawasan pusat Kecamatan Surade. Proses pemasangan baliho dilakukan oleh anggota Satpol PP Kecamatan Surade bersama pengurus Masjid Al-Jalil serta masyarakat sekitar. Kasi Trantib Kecamatan Surade, H. Rimbayana mengatakan, keberadaan baliho tersebut diharapkan dapat menambah semangat masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan. Menurutnya, pesan yang disampaikan dalam baliho tersebut mengajak masyarakat untuk memperkuat persaudaraan serta meningkatkan kualitas ibadah selama Ramadan. “Kami berharap keberadaan baliho ini dapat menghadirkan suasana Ramadan yang lebih khidmat sekaligus mempererat ukhuwah Islamiah di tengah masyarakat,” ujarnya. Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari dukungan terhadap visi Kabupaten Sukabumi Mubarokah, yakni Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah. Melalui semangat kebersamaan dengan slogan “Bersatu dalam aqidah, berjamaah dalam ibadah, toleransi dalam khilafiyah, serta bekerja sama dalam dakwah”, masyarakat diharapkan terus menjaga kerukunan sekaligus menciptakan lingkungan yang tertib, bersih, dan harmonis selama Ramadan. (Dicky)

BIDIK-KASUSNEWS.COM Jakarta – Biro Pengawasan Penyidikan (Wassidik) Bareskrim Polri memfasilitasi proses mediasi antara para pihak yang terlibat dalam perkara yang melibatkan N.O dan Z.K. Mediasi tersebut berlangsung di Kantor Bareskrim Polri pada Minggu (8/3/2026). Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa langkah mediasi ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menghadirkan rasa keadilan bagi seluruh pihak yang terlibat. Ia menjelaskan bahwa sebelumnya terdapat dua proses peristiwa hukum yang saling berkaitan, yakni perkara yang ditangani di Polsek Mampang, Polres Jakarta Selatan, serta laporan yang berada di Bareskrim Polri. Oleh karena itu, Biro Wassidik Bareskrim Polri melakukan analisis mendalam guna menemukan penyelesaian terbaik. “Berdasarkan pertemuan hari ini, seluruh pihak terkait telah hadir secara langsung, yakni Saudara Z beserta istrinya Saudari E, serta Saudari N.O dan Saudara K.D.H,” ujar Trunoyudo. Dalam pertemuan tersebut, keempat pihak sepakat menempuh jalur damai yang dituangkan dalam perjanjian perdamaian. Sebagai tindak lanjut dari kesepakatan tersebut, masing-masing pihak juga telah menandatangani pencabutan laporan polisi di unit penyidik yang menangani perkara mereka. Selain penandatanganan berita acara mediasi dan pencabutan laporan, para pihak juga sepakat untuk menghapus konten di media sosial masing-masing sesuai dengan poin-poin kesepakatan yang telah disetujui bersama. Ia menuturkan bahwa langkah damai tersebut dilandasi semangat introspeksi diri, terlebih di bulan suci Ramadan yang identik dengan nilai silaturahmi dan saling memaafkan. “Proyeksi ke depan dari hasil mediasi ini adalah untuk memberikan rasa keadilan yang seutuhnya bagi kedua belah pihak dan masyarakat luas,” jelasnya. Dengan adanya kesepakatan damai serta pencabutan laporan dari seluruh pelapor, maka proses hukum dalam perkara tersebut dinyatakan selesai melalui mekanisme perdamaian. Polri pun mengapresiasi sikap para pihak yang memilih menyelesaikan permasalahan secara musyawarah demi menjaga hubungan baik serta kondusivitas di masyarakat. (Heri/Red)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM — Bupati Sukabumi, Asep Japar, menyerahkan piagam penghargaan dari Gubernur Jawa Barat kepada Kepala Desa Citanglar, Kecamatan Surade, atas capaian sebagai desa dengan evaluasi kinerja terbaik dalam pelaksanaan Anugerah Gapura Sri Baduga tingkat kecamatan di Provinsi Jawa Barat Tahun 2025. Penghargaan tersebut diserahkan langsung kepada Kepala Desa Citanglar, Surahman, dalam acara yang berlangsung di Aula Setda Kabupaten Sukabumi, Senin (9/3/2026). Kegiatan itu turut dihadiri Camat Surade, Unang Suryana, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Bupati Sukabumi Asep Japar menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Desa Citanglar. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti keberhasilan pemerintah desa bersama masyarakat dalam meningkatkan kinerja pemerintahan dan pelayanan kepada warga. “Alhamdulillah, Desa Citanglar telah membuktikan diri sebagai salah satu desa terbaik di Kabupaten Sukabumi. Kami ucapkan selamat kepada Kepala Desa Citanglar beserta seluruh masyarakat atas prestasi yang diraih,” ujarnya. Sementara itu, Camat Surade Unang Suryana juga menyampaikan rasa bangga atas penghargaan yang diterima Desa Citanglar. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras serta komitmen aparatur desa dan masyarakat dalam mendorong kemajuan desa. “Ini merupakan buah dari kerja bersama seluruh unsur desa dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan di Desa Citanglar,” kata Unang. Penghargaan Anugerah Gapura Sri Baduga merupakan bentuk apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada desa-desa yang menunjukkan kinerja terbaik dalam tata kelola pemerintahan, pelayanan masyarakat, serta pembangunan desa. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Makmur di Kampung Loji, Desa Ciracap, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, kembali menggelar kursus bahasa Inggris bagi para peserta didik, Minggu (8/3/2026). Program tersebut diadakan guna meningkatkan keterampilan hidup (life skill) siswa agar lebih siap menghadapi berbagai peluang di masa depan. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari program bimbingan belajar yang rutin dikembangkan PKBM Makmur untuk memperluas kemampuan peserta didik. Artinya tidak hanya dalam bidang akademik tetapi juga keterampilan praktis yang bermanfaat di dunia kerja maupun kehidupan sehari-hari. Dalam pelaksanaannya, para siswa mendapatkan materi pembelajaran bahasa Inggris yang mencakup kemampuan membaca, menulis, berbicara, hingga mendengarkan. Proses belajar dipandu oleh tutor berpengalaman dengan metode pembelajaran yang interaktif agar peserta lebih mudah memahami materi. Kepala PKBM Makmur, Irwan Setiadi yang akrab disapa Eko, mengatakan bahwa program tersebut dirancang untuk memperkuat kemampuan komunikasi sekaligus membangun kepercayaan diri para siswa. “Kami berharap kursus bahasa Inggris ini dapat membantu siswa meningkatkan life skill serta membuka lebih banyak peluang bagi masa depan mereka,” ujarnya. Ia menambahkan, PKBM Makmur tidak hanya menyediakan kursus bahasa Inggris, tetapi juga berbagai pelatihan keterampilan lain yang dapat menunjang kemampuan peserta didik. Beberapa program life skill yang dikembangkan di antaranya pelatihan anyaman bambu berbasis kearifan lokal, pelatihan broadcast penyiaran radio yang melatih siswa menjadi presenter atau pembawa acara, serta kursus komputer yang membekali peserta dengan kemampuan penggunaan aplikasi perkantoran seperti Microsoft Office. Menurut Eko, berbagai pelatihan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan bagi para siswa agar lebih mandiri dan memiliki daya saing. “Melalui berbagai program pelatihan ini, kami ingin membekali siswa dengan kemampuan yang bisa mereka manfaatkan dalam dunia kerja maupun usaha mandiri,” katanya. PKBM Makmur sendiri berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan nonformal dengan menghadirkan berbagai program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan begitu, para peserta didik diharapkan mampu mengembangkan potensi diri sekaligus meraih masa depan yang lebih baik. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUS.NEWS.COM – etua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, melakukan kunjungan Safari Ramadan ke Pondok Pesantren Azzainiyah di Kampung Nagrog, Kecamatan Selabintana, Kabupaten Sukabumi, Minggu (8/3/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus diskusi mengenai peran strategis pesantren dalam membentuk generasi masa depan. Dalam kesempatan itu, Bahlil menegaskan bahwa pesantren tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan agama, tetapi juga sebagai tempat membangun karakter, integritas, serta semangat kebangsaan para santri. Ia menilai sejak masa perjuangan kemerdekaan, banyak tokoh bangsa lahir dari lingkungan pesantren. Karena itu, kontribusi pesantren dinilai sangat penting dalam menjaga nilai moral sekaligus memperkuat rasa cinta tanah air. Menurutnya, santri saat ini juga perlu dipersiapkan untuk menghadapi tantangan global. Salah satunya dengan memperluas akses pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi melalui berbagai program beasiswa pemerintah. “Santri harus berani bermimpi besar. Pemerintah sudah menyediakan berbagai peluang beasiswa, termasuk melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan. Kesempatan ini perlu dimanfaatkan dengan meningkatkan kemampuan akademik dan penguasaan bahasa asing,” ujarnya. Dalam kegiatan tersebut, Bahlil turut didampingi sejumlah pengurus pusat Partai Golkar, di antaranya Agus Gumiwang Kartasasmita dan Cut Meutia, serta jajaran pengurus DPD Golkar Kabupaten Sukabumi. Senada Bahlil Anggota DPR RI Dewi Asmara mengatakan, Safari Ramadhan kali ini adalah untuk mempererat silaturahmi antara Partai Golkar dan Ponpes Azzainiyah. “Penting diingat bahwa benar apa yang disampaikan pak Bahlil bahwa pesantren memiliki kemampuan untuk mencetak SDM unggul untuk Indonesia Emas nanti,” ujarnya. Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menyampaikan bahwa kehadiran Ketua Umum Golkar di lingkungan pesantren menjadi dorongan moral bagi para santri dan pengelola pendidikan keagamaan di daerah. Menurutnya, pesantren selama ini terbukti mampu melahirkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab sosial. Ia berharap pesantren di Sukabumi terus berkembang sebagai pusat pembentukan generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Puluhan warga antusias mengikuti kegiatan donor darah bertajuk “Yuk Bukber Sambil Donor Darah” yang digelar RSUD Jampangkulon, Jumat (6/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Manajemen lantai 2 RSUD Jampangkulon ini dimulai pukul 16.00 WIB hingga selesai. Acara tersebut menjadi momen kebersamaan di bulan Ramadan, karena selain donor darah juga diisi dengan pembagian takjil, santunan anak yatim, door prize, serta buka puasa bersama. Sejumlah unsur turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kapolsek Jampangkulon AKP Muhlis, anggota Koramil Jampangkulon, Direktur RSUD Jampangkulon dr. Lusi Apriani, Kabag TU H. Ramdan Nugraha, Humas RSUD Lia Desty, para tenaga kesehatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Para peserta terlihat bersemangat saat menunggu giliran untuk mendonorkan darah. Selain berkontribusi membantu sesama, mereka juga mendapatkan free gift serta kesempatan memenangkan berbagai door prize yang telah disediakan panitia. Direktur RSUD Jampangkulon dr. Lusi Apriani mengatakan kegiatan ini bertujuan membantu menjaga ketersediaan stok darah sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat selama Ramadan. “Kegiatan ini bukan hanya untuk menambah stok darah, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan berbagi kebaikan di bulan suci Ramadan,” ujarnya. Selain layanan donor darah gratis, dalam kegiatan tersebut juga diberikan santunan kepada anak-anak yatim yang secara simbolis diserahkan oleh Kabag TU RSUD Jampangkulon H. Ramdan Nugraha. Bagi masyarakat yang ingin ikut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah, panitia juga membuka pendaftaran melalui layanan WhatsApp di nomor 0858-1111-3159. Salah seorang peserta mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan sosial tersebut. Ia mengapresiasi inisiatif RSUD Jampangkulon yang menggabungkan kegiatan donor darah dengan momentum buka puasa bersama. “Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut karena sangat bermanfaat dan bisa menginspirasi lebih banyak orang untuk berbagi,” ujarnya. (Dicky)