Banten, Bidik-kasusnews.com – Ketua Komisi III DPR RI, Habiburrohman, menyatakan bahwa arus mudik tahun ini menjadi salah satu yang paling lancar sejak tahun 2000. Ia menyoroti kelancaran tidak hanya di Pelabuhan Merak, tetapi juga di wilayah Banten dan seluruh Indonesia. โ€œKita menjadi saksi bahwa ini salah satu pengaturan mudik terlancar sejak tahun 2000. Bukan hanya di Merak, tapi di Banten, bahkan seluruh Indonesia mudik tahun ini lancar. Saya harap akan lancar juga sampai besok dan seterusnya,โ€ ujar Habiburrohman, Selasa (1/4/2025). Kelancaran arus mudik ini tidak terlepas dari kerja keras dan koordinasi berbagai pihak, terutama Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, jajaran kepolisian di berbagai daerah, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), PT ASDP Indonesia Ferry, serta kementerian dan lembaga terkait lainnya. Sinergi antara instansi-instansi ini memastikan pengaturan lalu lintas yang optimal, kesiapan infrastruktur, serta pelayanan yang lebih baik bagi para pemudik. Meningkatnya kualitas layanan mudik tahun ini juga mencerminkan perbaikan dalam strategi pengelolaan transportasi dan kesiapan aparat di lapangan. Penerapan rekayasa lalu lintas, pemantauan arus kendaraan secara real-time, serta kesiagaan petugas di titik-titik krusial telah berkontribusi besar dalam menjaga kelancaran perjalanan masyarakat. Dengan masih berlangsungnya arus balik dalam beberapa hari ke depan, diharapkan sinergi ini terus berjalan optimal agar seluruh pemudik dapat kembali ke tempat asal dengan aman dan nyaman. DPR RI juga mengapresiasi seluruh pemangku kepentingan yang telah bekerja keras dalam mengawal perjalanan mudik tahun ini.(Mgr)

Mempawah, Kalimantan Barat, Bidik-kasusnews.com โ€“ Dalam suasana penuh berkah dan kemenangan, keluarga besar M. Zani Hermansyah, S.Pd turut menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H / 2025 kepada seluruh umat Muslim, khususnya masyarakat Mempawah dan sekitarnya. “Dengan segala kerendahan hati, kami sekeluarga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri. Taqabbalallaahu Minna Wa Minkum, Barakallahu Fiikum. Mohon maaf lahir dan batin,” ujar M. Zani Hermansyah. Momentum Idul Fitri menjadi waktu yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi dan saling memaafkan. M. Zani Hermansyah berharap perayaan tahun ini membawa keberkahan serta semangat baru dalam menjalani kehidupan ke depan. “Semoga kita semua diberikan kesehatan, keberkahan, dan semakin erat dalam kebersamaan,” tambahnya. Ucapan ini menjadi wujud kepedulian dan kebersamaan keluarga besar M. Zani Hermansyah kepada masyarakat luas dalam merayakan Idul Fitri dengan penuh suka cita. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Walillahilhamd. (Wartawan: Basori)

Bidik-kasus.com,Mempawah Kalimantan Barat Keluarga besar M.Zani Hermansyah,S.pd Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H/Tahun 2025 Dengan Segala Kerendahan Hati Perkenankan kami Dan Keluarga Menghaturkan Selamat HARI RAYA IDUL FITRI 1 Syawal 1446 H 2025 Taqabbalallaahu Minna Wa Minkum ๐arakallahu ๐…iikumโ€ Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar Walillahilham ูˆูŽุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ุงู„ุณูŽู‘ู„ุงูŽู…ู ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู Wassallam Hermansyah,S.pd, Dan Keluarga Mohon Maaf Lahir Dan Bathin. (Wartawan Basori)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Masyarakat di Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, kembali dibuat resah oleh dugaan praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Sebuah gudang yang berada di Desa Kecapi diduga menjadi tempat penimbunan solar subsidi, yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kecil dan pelaku usaha mikro. Aktivitas ini disebut telah berlangsung lama tanpa adanya tindakan tegas dari aparat hukum. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga setempat, beberapa kendaraan tampak mengisi BBM jenis solar bersubsidi dari sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Jepara, lalu membawanya ke gudang yang diduga milik seorang pria berinisial E alias Edy. Edy disebut-sebut sebagai sosok yang memiliki jaringan luas dalam praktik distribusi ilegal BBM ini. Keresahan warga semakin meningkat setelah sebuah video beredar di media sosial, memperlihatkan aksi arogan seorang pengawal truk tangki yang diduga membawa solar subsidi. Dalam video tersebut, pengawal tersebut tampak menantang warga yang mencoba menghentikan kendaraan tersebut. Kejadian yang terjadi pada Selasa (4/3/2025) itu memicu kemarahan masyarakat yang sudah lama menduga adanya praktik ilegal di wilayah mereka. Praktik penimbunan dan distribusi ilegal BBM bersubsidi jelas melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Pasal 55 undang-undang tersebut menyebutkan bahwa pelaku penyalahgunaan BBM subsidi dapat dikenakan hukuman penjara hingga enam tahun serta denda maksimal Rp60 miliar. Namun, hingga saat ini, belum ada tindakan tegas yang terlihat dari pihak kepolisian ataupun instansi terkait. Beberapa warga menduga bahwa adanya oknum aparat yang melindungi praktik ini, sehingga aktivitas ilegal tersebut tetap berjalan tanpa hambatan. Dugaan adanya aliran dana kepada pihak tertentu semakin memperkuat asumsi bahwa hukum belum benar-benar berjalan sebagaimana mestinya. Warga berharap agar aparat penegak hukum segera turun tangan untuk menyelidiki dan menindak tegas para pelaku. Jika praktik ini terus dibiarkan, dampaknya tidak hanya merugikan negara, tetapi juga menghambat akses masyarakat terhadap BBM bersubsidi yang seharusnya menjadi hak mereka. Keseriusan pemerintah dan aparat dalam memberantas mafia BBM akan menjadi bukti nyata apakah hukum benar-benar bisa ditegakkan tanpa pandang bulu.(Wely-jateng) Sumber:www.laksamana.id(05/03/2025)

JATENG:Bidik-Kasusnews.com .Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengungkap kendaraan yang keluar Jakarta masih tinggi hingga Selasa (1/4/2025) pagi. Tercatat sebanyak 1,9 juta kendaraan telah keluar Jakarta pada masa mudik Lebaran Idulfitri 2025 ini. “Berdasarkan data yang diterima dari Jasa Marga, realisasi volume lalu lintas kumulatif keluar Jakarta periode H-10 Idul Fitri 21 Maret 2025 pukul 06.00 WIB sampai dengan H+1 1 April 2025 pukul 06.00 WIB, total lalu lintas keluar Jakarta 1.963.152 kendaraan,” ujar Kakorlantas, Selasa (1/4/2025). Jumlah tersebut berdasarkan penghitungan di 4 gate tol utama, yaitu Tol Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Ciawi, dan Cikupa. Angka tersebut meningkat 25,5% terhadap arus lalin pada hari normal. Jumlah kendaraan keluar Jakarta tersebut juga lebih tinggi 0,5% dibanding periode yang sama (H-10 hingga H+2) masa mudik Lebaran 2024. Jasa Marga mencatat kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju arah Transjawa melalui GT Cikampek Utama Tol Jakarta-Cikampek berjumlah 726.565 kendaraan atau meningkat 139,1% dari lalu lintas di hari normal. Namun jumlah itu menurun 0,4% dibanding pada masa mudik 2024. Kemudian, lalu lintas menuju arah Merak melalui GT Cikupa jalan Tol Tangerang-Merak ada sebanyak 491.987 kendaraan. Jumlah tersebut lebih rendah -38% dibanding masa mudik 2024. Sedangkan lalu lintas keluar Jakarta menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama mencapai 368.924 kendaraan. Jumlah itu meningkat 3,3% dibanding hari normal dan juga lebih tinggi 3,2% dibanding pada masa mudik 2024. Terakhir, lalu lintas yang meninggalkan Jakarta menuju arah Puncak Bogor melalui GT Ciawi mencapai 375.676 kendaraan. Angka tersebut lebih rendah 0,3% dibanding hari normal dan lebih tinggi 5,7% dibanding mudik Lebaran 2024. Kakorlantas juga menyampaikan, puncak arus mudik terjadi pada Jumat (28/3) atau H-3 Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah. Saat itu ada 258 ribu kendaraan meninggalkan Jakarta. Jumlah tersebut 63,1% lebih tinggi dibanding hari normal dan 11,6% lebih tinggi dibanding masa mudik 2024.(Wely-jateng) Sumber:Humas polda jateng

JATENG:Bidik-kasusnews.com Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan perubahan batas akhir pelaporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) untuk periode tahun 2024. Semula dijadwalkan berakhir pada 31 Maret 2025, kini batas akhir pelaporan diperpanjang hingga 11 April 2025. Juru Bicara KPK, Tessa Mahardika, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai faktor, terutama terkait dengan efisiensi pelaporan. Salah satu pertimbangan utama adalah adanya periode libur dan cuti bersama dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 H yang dapat mempengaruhi kelancaran proses pelaporan. โ€œPengunduran batas akhir ini diharapkan dapat memberikan kesempatan dan waktu yang cukup kepada seluruh penyelenggara negara untuk menyelesaikan proses pelaporan harta kekayaan periode 2024 sesuai dengan ketentuan yang berlaku,โ€ ujar Tessa melalui keterangan tertulis pada Minggu (30/3/2025). Lebih lanjut, Tessa menekankan bahwa KPK berharap perpanjangan waktu ini dapat meningkatkan kepatuhan penyelenggara negara dalam melaporkan harta kekayaannya. Kepatuhan ini mencakup ketepatan waktu pelaporan serta kelengkapan dan kebenaran isi laporan. KPK juga mengimbau setiap pimpinan maupun satuan pengawas internal di berbagai institusi, baik kementerian, lembaga, pemerintah daerah, maupun BUMN/BUMD, untuk ikut serta dalam mengawasi dan memantau kepatuhan para penyelenggara negara dalam pelaporan LHKPN. โ€œLHKPN menjadi bagian penting dalam transparansi pelaporan harta kekayaan penyelenggara negara, yang merupakan salah satu instrumen pencegahan korupsi yang efektif,โ€ tandas Tessa. Dengan adanya perpanjangan waktu ini, diharapkan para penyelenggara negara dapat lebih optimal dalam menyampaikan laporan mereka, sehingga upaya pemberantasan korupsi di Indonesia semakin kuat dan transparan.(Wely-jateng) Sumber:RM.id(30/03/2025)

Foto anggota DPC Srikandi Squad Nusantara jepara.

JATENG:Bidik-kasusnews.com Malam takbiran selalu menjadi momen yang penuh suka cita bagi umat Islam di seluruh dunia. Gema takbir yang berkumandang menjadi pertanda datangnya Hari Raya Idul Fitri, hari kemenangan yang dinanti-nantikan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan. Dalam suasana penuh kebahagiaan ini, DPC Srikandi Squad Nusantara Jepara dengan tulus menyampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H, serta memohon maaf lahir dan batin. Idul Fitri merupakan momen istimewa untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat persaudaraan. Hari yang penuh berkah ini mengajarkan kita pentingnya saling memaafkan, berbagi kebahagiaan, dan menebarkan kebaikan kepada sesama. Tidak hanya sekadar perayaan, Idul Fitri juga menjadi refleksi diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik serta memperkokoh nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat. Sebagai bagian dari komunitas yang peduli terhadap kebersamaan dan persatuan, DPC Srikandi Squad Nusantara Jepara ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momen Idul Fitri ini sebagai kesempatan untuk mempererat persaudaraan, menjalin kembali silaturahmi yang mungkin sempat terputus, serta menyebarkan semangat kebersamaan. Kami juga berharap agar semangat Idul Fitri ini dapat membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat, memberikan kedamaian, serta menginspirasi kita semua untuk terus berbagi dan berbuat baik. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita selama bulan Ramadan dan memberikan keberkahan di hari yang fitri ini. Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Selamat merayakan Idul Fitri bersama keluarga dan orang-orang tercinta. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua senantiasa diberkahi dengan kesehatan, kebahagiaan, dan kesuksesan di hari-hari yang akan datang.(Wely-jateng)

Cirebon,Bidik-kasusnews.com – Jajaran Polresta Cirebon menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Cirebon. Dalam razia miras di malam Lebaran Idul Fitri tersebut petugas berhasil mengamankan ribuan botol miras pabrikan berbagai merek dan miras tradisional. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, miras yang berhasil disita jumlahnya mencapai 1.970 botol jenis miras pabrikan dari berbagai merek dan miras tradisional. Razia tersebut digelar di wilayah Kabupaten Cirebon. “Dalam razia ini, kami mengamankan 1.970 botol miras pabrikan berbagai merek dan miras tradisonal dari wilayah hukum Polresta Cirebon. Kemudian penjualnya juga diproses tipiring yang ditangani jajaran Polresta Cirebon,” ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, Minggu (30/3/2025). Ia mengatakan, razia tersebut dilaksanakan intensif Polresta Cirebon hingga Polsek jajaran Polresta Cirebon. Pihaknya pun meminta peran aktif masyarakat untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan ke Hotline 110 atau Nomer Pengaduan Polresta Cirebon 08112497497 di wilayah hukum Polresta Cirebon. Dipastikan setiap laporan atau aduan yang diterima akan langsung ditindaklanjuti dan petugas berada di lokasi dalam waktu singkat. Pasalnya, laporan maupun aduan masyarakat akan sangat membantu kepolisian dalam menjaga kondusivitas kamtibmas. “Peran seluruh elemen masyarakat sangat besar untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Selain itu, partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga keamanan lingkungan dan sangat berarti bagi kepolisian,” kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H Asep Rusliman.

Lampung, Bidik-kasusnews.com โ€“ Lapangan Mapolda Lampung menjadi saksi syiar Islam yang semakin luas dengan pelaksanaan Salat Idulfitri yang berlangsung khidmat. Salat yang diimami oleh KH. Asep Kholis Nur Jamil ini dihadiri oleh jajaran kepolisian dan masyarakat sekitar dalam suasana penuh keberkahan. Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa ibadah Ramadan merupakan bentuk ketakwaan yang bertujuan untuk semakin meningkatkan keimanan. โ€œIbadah Ramadan adalah bentuk ketakwaan kepada Allah, sebagai pengingat bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah bagian dari takdir-Nya,โ€ ujar Kapolda, Senin (31/3/2025). Dengan mengusung tema Ibadah Ramadan, Nuzulul Quran, dan Idulfitri Meningkatkan Iman, Takwa, dan Amal Saleh Guna Mewujudkan Polri Presisi, Kapolda menekankan pentingnya menjalankan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam tugas sebagai anggota kepolisian. Selain menjalankan ibadah, dalam kesempatan ini juga dilakukan doa bersama untuk mengenang tiga personel kepolisian yang gugur dalam menjalankan tugas. Doa tersebut menjadi bentuk penghormatan dan penghargaan bagi para pahlawan yang telah mengabdikan diri untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Pelaksanaan Salat Idulfitri di Mapolda Lampung ini diharapkan semakin memperkuat persatuan dan kebersamaan, serta menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan bagi seluruh peserta yang hadir.(Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Semarang โ€“ Kota Semarang |Ribuan umat Muslim memadati halaman Mapolda Jateng untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri 1446 H/2025, Senin (31/3/2025). Kegiatan ini menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Shalat Ied dihadiri langsung oleh Kapolda Jateng Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo, didampingi Wakapolda, Pejabat Utama (PJU) Polda Jateng, serta personel dan warga sekitar Mapolda Jateng. Bertindak sebagai imam sekaligus khatib adalah Prof. Dr. KH. Rosihan, M.Ag., dengan bilal Ustadz Sohibul Muharom. Dalam khotbahnya, KH. Rosihan menyampaikan bahwa takbir dan tahmid yang dikumandangkan merupakan tanda kemenangan setelah sebulan berpuasa di bulan Ramadhan. “Kewajiban kita saat ini adalah menjaga kesucian jiwa hingga sebelas bulan ke depan. Semoga Allah mempertemukan kita kembali dengan Ramadhan tahun depan,” ujar KH. Rosihan. Beliau juga mengingatkan tiga sumber dosa yang harus dihindari, yakni sifat sombong, iri atau cemburu, serta serakah. Di akhir khotbah, KH. Rosihan mengajak seluruh jamaah untuk meningkatkan ketakwaan, bersyukur, dan memperbanyak sedekah. Shalat Idul Fitri berlangsung dengan khidmat dan lancar, menciptakan suasana kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. Artanto, menegaskan bahwa momen Idul Fitri menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi, saling memaafkan, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. “Semoga dengan perayaan Idul Fitri ini, kita semua menjadi hamba yang lebih bertakwa dan meraih kemenangan. Taqabbalallahu Minna Wa Minkum, mohon maaf lahir dan batin,” ujar Kombes Pol. Artanto. Setelah pelaksanaan Shalat Idul Fitri, kegiatan dilanjutkan dengan halal bihalal, di mana seluruh jamaah bersalaman sebagai wujud kebersamaan dan saling memaafkan.(Wely-jateng)