Majalengka,Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif selama periode libur Lebaran, petugas Pos Pengamanan (Pos Pam) Ops Ketupat Lodaya 2025 Polres Majalengka melakukan pemantauan intensif di area Obyek Wisata Keliling Dunia yang berlokasi di Kelurahan Cikasarung, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, pada Rabu (2/4/2025). Padal Pam Ops Ketupat Lodaya 2025 Obyek Wisata Keliling Dunia, AKP Sarjiyo, S.E., M.H., CPHR, mengungkapkan bahwa pengamanan di lokasi wisata ini dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengunjung yang memanfaatkan momen libur Lebaran untuk berekreasi. “Petugas kami melakukan patroli secara berkala di area wisata untuk mencegah potensi gangguan keamanan. Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan pengelola tempat wisata untuk memastikan penerapan protokol keselamatan bagi para wisatawan,” ujar AKP Sarjiyo. Di tempat terpisah, Kapolres Majalengka AKBP Indra Novianto, S.I.K., M.H., M.Si., CPHR, melalui Ka Pos Pam Ops Ketupat Lodaya 2025 wilayah Kecamatan Majalengka, AKP Iwan Sutari, S.IP., M.AP., menegaskan bahwa pengamanan selama libur Lebaran menjadi prioritas utama kepolisian. “Kami telah menempatkan personel di berbagai titik strategis, termasuk di obyek wisata yang menjadi tujuan utama masyarakat. Selain memastikan Kamtibmas tetap kondusif, kami juga melakukan pengaturan lalu lintas agar arus kendaraan menuju lokasi wisata tetap lancar,” terang AKP Iwan Sutari. Selain itu, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga barang berharga mereka selama berada di tempat wisata. Dengan adanya kehadiran petugas di lapangan, diharapkan masyarakat dapat menikmati libur Lebaran dengan aman dan nyaman. Ops Ketupat Lodaya 2025 merupakan operasi tahunan yang digelar dalam rangka mengamankan perayaan Idul Fitri, termasuk pengamanan jalur mudik, tempat ibadah, serta lokasi wisata yang menjadi titik kumpul masyarakat selama libur panjang. Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan situasi Kamtibmas di Majalengka tetap kondusif sepanjang libur Lebaran tahun ini. Asep Rusliman
Gerbang Tol(GT)Kalikangkung JATENG:Bidik-kasusnews.com Polda Jateng-Kota Semarang | Guna mengantisipasi lonjakan arus mudik kendaraan di H+1 hingga hari ini, (Rabu, 2/4/2025), Polda Jawa Tengah melakukan rekayasa lalu lintas di ruas Tol Solo-Jogja. Kepadatan ini terjadi karena tingginya mobilitas masyarakat yang menuju Yogyakarta setelah puncak arus mudik pada 28-29 Maret 2025. Dalam keterangan nya di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung pada pukul 10.30 WIB, Dirlantas Polda Jateng, Brigjen Pol Sonny Irawan, menyampaikan bahwa lonjakan arus kendaraan di jalur Solo-Jogja mulai meningkat setelah puncak arus mudik. Oleh karena itu, Polda Jateng melakukan rekayasa lalu lintas di Gerbang Tol Prambanan untuk mengurai kepadatan. “Kami melihat bahwa arus kendaraan yang masuk ke Jogja meningkat drastis, sehingga diperlukan penyesuaian pola rekayasa lalu lintas agar pergerakan kendaraan tetap lancar. Rekayasa ini diperlukan karena jalur arteri Klaten-Jogja memiliki kapasitas jalan yang lebih kecil dan rentan terjadi kemacetan jika tidak ditangani dengan baik,” ujar Brigjen Pol Sony Irawan. Salah satu langkah rekayasa yang dilakukan adalah mengubah arah lalu lintas di Taman Martani, yang sebelumnya digunakan untuk arus balik, kini dialihkan untuk arus mudik ke Jogja. Hal ini dilakukan karena volume kendaraan yang menuju Yogyakarta lebih tinggi dibandingkan yang menuju Solo. Sebagai bagian dari upaya ini, sterilisasi jalur dilakukan agar perubahan arah dapat berjalan dengan lancar. Rekayasa ini bertujuan untuk menghindari penyumbatan arus kendaraan di jalur arteri Klaten-Jogja yang memiliki kapasitas jalan lebih kecil dibandingkan jalur tol. Dari evaluasi sementara yang dilakukan terhadap arus mudik dan balik Lebaran 2025 ini, pihaknya menemukan adanya fenomena anomali pergerakan kendaraan, di mana arus mudik dari wilayah Jakarta-Cikampek hingga Kalikangkung serta tol Solo-Jogja pasca hari raya Idul Fitri 1446 H mengalami peningkatan. Fenomena ini diduga sebagai akibat dari aktivitas mudik lokal masyarakat dalam rangka Syawalan yang melintasi antar kabupaten. “Peningkatan ini terjadi hanya di wilayah aglomerasi (antar kabupatan) saja. Sebagai contoh di GT Kalikangkung pada siang hari ini arus kendaraan yang masuk cukup berimbang, yang keluar dari arah timur didominasi kendaraan dari aglomerasi semarang kendal demak, sedangkan yang masuk aglomerasi dari wilayah barat,” ungkap Brigjen Pol Sony Irawan. Meski arus mudik dan balik di Jawa Tengah secara umum disebutnya masih berjalan aman dan lancar, dirinya mengungkap masih ada beberapa hal yang perlu dievaluasi, terutama dalam penanganan bencana alam seperti genangan air di beberapa daerah. “Meski penanganannya yang dilakukan secara sinergi dengan stakeholder terkait telah cukup baik namun perlu kami evaluasi sehingga ke depan dapat lebih maksimal dalam penanganannya.,” tegasnya. Dir lantas mengimbau seluruh masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dan ketertiban dalam berlalu lintas. Jika terjadi kepadatan lalu lintas, di harapkan bersabar, tetap tenang, serta patuhi rambu-rambu lalu lintas dan instruksi petugas di lapangan. Untuk menghindari kemacetan, di harapkan bijak dalam memilih waktu perjalanan dan, jika memungkinkan, hindari bepergian pada jam-jam sibuk (peak hours). “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk selalu bersikap sabar dan patuh terhadap aturan lalu lintas. Kepadatan kendaraan memang dapat terjadi, terutama pada jam-jam sibuk. Namun, dengan disiplin dan kesadaran dalam berlalu lintas, kita dapat mencegah kemacetan yang lebih parah dan menghindari potensi kecelakaan. Keselamatan adalah prioritas utama, mari bersama-sama wujudkan lalu lintas yang lebih tertib dan nyaman untuk semua.” Pungkasnya(wely-jateng) Sumber:humas polda jateng
Kapolres majalengka siapkan strategi pengamanan demi menjaga kenyamanan masyarakat Majalengka,Bidik-kasusnews.com – Polres Majalengka, Polda Jawa Barat, memastikan pengamanan tetap siaga pasca libur Lebaran 2025 dengan fokus pada dua aspek utama yaitu tempat wisata dan arus balik. Kapolres Majalengka, AKBP Indra Novianto, menyatakan pihaknya telah menyiapkan strategi pengamanan demi menjaga kenyamanan masyarakat yang masih menikmati liburan serta yang bersiap kembali ke daerah masing-masing. “Kami memastikan pengamanan di tempat-tempat wisata tetap optimal karena masih banyak masyarakat yang memanfaatkannya untuk berlibur,” ujar AKBP Indra Novianto, Rabu (2/4/2025). Ia menjelaskan sejumlah personel telah disebar ke berbagai titik strategis, khususnya destinasi wisata unggulan di Majalengka. Seperti, Objek Wisata Keliling Dunia, Jembar Waterpark, Tirta Indah, Situ Cipanten, Panyaweuyan dan wisata lainnya. Selain itu jalur-jalur utama arus balik termasuk Tol Cipali dan jalan arteri di Kabupaten Majalengka juga menjadi perhatian utama untuk memastikan kelancaran perjalanan pemudik. Selain pengamanan wisata dan arus balik, Polres Majalengka juga tetap menyiagakan personel untuk tanggap darurat terhadap potensi bencana alam. Mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan lebat di beberapa wilayah, Kepolisian bekerja sama dengan instansi terkait guna mengantisipasi kemungkinan gangguan. Ia pun mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati selama perjalanan dan memanfaatkan layanan kepolisian 110 jika mengalami kendala di jalan. “Dengan kesiapan ini, kami harapkan masyarakat dapat menikmati liburan dengan aman dan perjalanan arus balik dapat berlangsung lancar serta kondusif,” jelas pimpinan Polres Majalengka. Asep Rusliman
Polres lampung Selatan bersama jajarannya laksanakan pemantapan teknis dalam pengamanan dan rekayasa lalin arus balik Lampung, BIDIK-KASUSnews.com – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Lampung Selatan bersama berbagai pemangku kepentingan terkait melaksanakan pemantapan teknis kesiapan pengamanan dan rekayasa lalu lintas arus balik pemudik di kawasan Pelabuhan Bakauheni. Dengan beberapa langkah strategis disusun untuk memastikan kelancaran arus balik Lebaran 2025. Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin mengatakan, salah satu langkah utama yang akan diterapkan adalah pemberlakuan tiket reguler penyeberangan secara menyeluruh mulai Kamis (3/4) pukul 20.00 WIB. Sosialisasi masif mengenai kebijakan ini akan dilakukan agar masyarakat dapat memahami dan mempersiapkan perjalanan mereka dengan baik. Selain itu, pengaturan kapal dan dermaga juga menjadi perhatian utama. Setiap dermaga reguler akan menyiapkan empat kapal untuk melayani pemudik. Jika terjadi lonjakan kendaraan, akan ada tambahan lima kapal, terdiri dari satu kapal tipe TBB dan empat kapal TBM. Kapal TBB akan dioptimalkan di Dermaga 4, 5, dan 6 ASDP Bakauheni untuk menuju Dermaga 4, 5, dan 7 ASDP Merak. Kendaraan roda dua akan dimasukkan ke semua kapal di dermaga reguler, namun jika terjadi peningkatan volume, dermaga 5 dan 6 akan dikhususkan untuk mengangkut kendaraan roda dua. Pemanfaatan pelabuhan alternatif juga menjadi bagian dari strategi ini. Pelabuhan Wika Beton akan digunakan untuk kendaraan golongan 5 dan 6 dengan tujuan Pelabuhan Merak pada pagi hingga sore hari, sementara pada malam hari pukul 23.00 hingga 03.00 WIB kendaraan akan diarahkan menuju Pelabuhan Ciwandan. Upaya ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan di Pelabuhan Bakauheni dan memastikan distribusi kendaraan lebih merata. Langkah lain yang dilakukan adalah pengendalian dan penguraian kepadatan di kawasan pelabuhan. Screening tiket akan dilakukan di Pospam Arteri dan Pospam Rest Area Tol guna memperlambat mobilisasi kendaraan menuju Pelabuhan Bakauheni. Selain itu, percepatan proses sandar, bongkar kendaraan, dan penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) akan diterapkan untuk mempercepat arus lalu lintas, baik dalam kondisi normal maupun dalam skenario TBB. Tim pengurai lalu lintas akan dioptimalkan di area Seaport dan di dalam dermaga Pelabuhan Bakauheni. Sementara itu, akses portal gate Tol Bakauheni Selatan akan diperkuat dengan penambahan petugas tap toll guna memastikan kelancaran arus kendaraan dari arah Sumatra. Langkah-langkah ini diambil sesuai arahan Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, yang menginstruksikan persiapan lebih awal guna mengantisipasi lonjakan arus balik pemudik yang diprediksi mencapai puncaknya pada 7 Maret 2025. Dengan adanya pemantapan teknis ini, diharapkan arus balik Lebaran 2025 dapat berjalan dengan lancar dan aman, serta memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang kembali ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni.(Mgr)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 2 -April- 2025 Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara menyelenggarakan pelayanan penitipan barang dan kunjungan tatap muka langsung bagi warga binaan. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 2 April 2025, dari pukul 08.00 WIB hingga 14.30 WIB dan berjalan dengan aman serta tertib. Kepala Rutan kelas llB jepara Bapak Anto melalui Kepala Satuan Pengamanan Rutan bapak beny Menyapaikan kepada wartawan Rabo(02/03/2025) Pelaksanaan dan Jumlah Pengunjung Kegiatan ini diselenggarakan di Ruang Pelayanan Pemasyarakatan dan Aula Ratu Kalinyamat Rutan Kelas IIB Jepara. Untuk memastikan kelancaran pelayanan, Rutan Kelas IIB Jepara menugaskan 8 personel yang terdiri dari pejabat struktural dan staf pelayanan tahanan. Selama kegiatan berlangsung, tercatat total 579 orang pengunjung yang datang untuk bertemu dengan 157 warga binaan. Rincian jumlah pengunjung adalah sebagai berikut: Laki-laki: 207 orang Perempuan: 223 orang Anak-anak: 149 orang Sedangkan jumlah warga binaan yang menerima kunjungan adalah: Laki-laki: 148 orang Perempuan: 9 orang Pengawasan dan Keamanan Kepala Rutan Kelas IIB Jepara turut hadir dalam kegiatan ini untuk memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai prosedur dan tetap mengutamakan keamanan serta kenyamanan bagi warga binaan dan pengunjung. Selama pelaksanaan, suasana tetap kondusif, dan setelah kegiatan berakhir, seluruh warga binaan kembali ke blok hunian masing-masing tanpa kendala.ujar Beny(02/03/2025) Kesimpulan Pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada surat edaran Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah nomor WP.13.UM.01.01 – 204 tanggal 21 Maret 2025 tentang layanan kunjungan warga binaan pada Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M. Dengan antusiasme tinggi dari para pengunjung dan kesiapan petugas, pelayanan kunjungan ini dapat berlangsung dengan sukses dan tertib. Diharapkan, kegiatan serupa di masa mendatang dapat terus ditingkatkan guna memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk tetap menjalin hubungan baik dengan keluarga mereka, yang merupakan bagian dari proses pembinaan selama menjalani masa pidana.(Wely-jateng)
Kementerian PKP siapkan program rumah subsidi termasuk wartawan Jakarta, BIDIK-KASUSnews.com – Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program rumah subsidi bagi berbagai profesi, termasuk wartawan dan petani. Menteri PKP, Maruarar Sirait, mengungkapkan bahwa sebanyak 1.000 unit rumah dialokasikan khusus bagi wartawan, sementara 20.000 unit lainnya ditujukan untuk petani. Program ini merupakan bagian dari fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) yang dirancang untuk memberikan akses hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah. “Wartawan sudah kami alokasikan 1.000 unit, sementara petani mendapat 20.000 unit,” ujar Menteri PKP dalam keterangannya, Rabu (2/4/2025). Selain wartawan dan petani, pemerintah juga telah menetapkan alokasi rumah subsidi bagi berbagai profesi lainnya. Sebanyak 20.000 unit rumah disediakan untuk nelayan, buruh, dan tenaga migran. Selain itu, 30.000 unit dialokasikan bagi tenaga kesehatan, yang mencakup perawat, bidan, dan tenaga kesehatan masyarakat. Tidak hanya itu, program ini juga mencakup 5.000 unit bagi prajurit TNI AD serta 14.500 unit untuk personel kepolisian. Dengan total kuota mencapai 220.000 unit, program ini bertujuan untuk memberikan kepastian bagi berbagai pihak terkait, termasuk perbankan, penyalur, pengembang, dan konsumen. “Kenapa kita buat ini? Supaya ada kepastian bagi semua pihak, termasuk Tapera (Tabungan Perumahan Rakyat),” jelas Maruarar. Sebagai langkah lanjutan, Menteri PKP berencana mengundang perwakilan dari setiap profesi yang masuk dalam kategori penerima manfaat untuk berdiskusi mengenai skema program rumah subsidi ini. “Kami akan mengundang ketua organisasi profesi, seperti ketua umum perawat, bidan, hingga perwakilan wartawan, untuk membahas lebih lanjut,” tambahnya. Dalam pelaksanaannya, rumah subsidi ini akan dibangun di seluruh wilayah Indonesia. Pemerintah juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Presiden Prabowo Subianto, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, serta CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani. Salah satu kebijakan penting yang turut mendukung program ini adalah kelonggaran Giro Wajib Minimum (GWM), yang diturunkan dari 5 persen menjadi 4 persen untuk rumah subsidi dan komersial. Menteri PKP menegaskan bahwa kualitas bangunan akan menjadi perhatian utama, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo. Untuk memastikan standar yang baik, pemerintah akan menggandeng Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) guna melakukan audit lapangan terhadap proyek perumahan ini. “Jangan sampai ada rumah subsidi yang tidak tepat sasaran atau berkualitas buruk. Kita pastikan semua sesuai standar,” tegasnya. Selain aspek kualitas, pemerintah juga memastikan bahwa penyaluran rumah subsidi dilakukan secara tepat sasaran. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) akan menjadi acuan dalam menentukan penerima manfaat berdasarkan tingkat kemampuan belanja individu. “Dengan data yang sudah terperinci berdasarkan nama dan alamat, kita bisa memastikan bantuan ini benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan,” pungkasnya.(Agus)
Batalyon Arhanud 6/BAY Gelar Apel Kesiapan Bagi Prajurit Yang Selesai Cuti Jakarta, BIDIK-KASUSnews.com – Batalyon Arhanud 6/BAY menggelar apel kesiapan bagi prajurit yang baru menyelesaikan cuti gelombang pertama serta persiapan keberangkatan cuti gelombang kedua. Kegiatan yang berlangsung di samping Taman Rangkok ini menjadi momen penting untuk memperkuat loyalitas dan semangat pengabdian prajurit setelah melewati waktu bersama keluarga.(2/4/2025) Dalam amanatnya, Komandan Batalyon Arhanud 6/BAY menyampaikan apresiasi kepada para prajurit yang telah kembali dari cuti dengan kondisi prima dan siap melanjutkan tugas. “Setelah menikmati waktu berkualitas bersama keluarga, kini saatnya kita kembali mengabdi dengan penuh semangat dan tanggung jawab. Kesiapsiagaan tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya. Selain sebagai ajang konsolidasi internal, apel ini juga menjadi momentum bagi prajurit yang akan berangkat cuti gelombang kedua untuk menerima pesan motivasi dari pimpinan dan rekan-rekan sejawat. Dengan suasana penuh kebersamaan, prajurit yang akan berangkat cuti dilepas dengan semangat dan harapan agar mereka dapat kembali dengan kondisi yang lebih segar dan siap menjalankan tugas negara. Apel kesiapan ini mencerminkan profesionalisme dan kedisiplinan Batalyon Arhanud 6/BAY dalam menjaga stabilitas serta kesiapan operasional. Dengan semangat baru, para prajurit diharapkan dapat terus memberikan kontribusi terbaik demi kemajuan satuan dan pengabdian kepada negara. (Agus)
Kuningan,Bidik-kasusnews.com – Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, mengadakan acara halal bihalal dengan warga perantau di Pendopo Kuningan pada tanggal 2 April es 2025. Acara ini dihadiri oleh banyak warga yang antusias untuk bersilaturahmi dan saling memaafkan setelah Idulfitri. Dalam sambutannya, Bupati Dian menekankan pentingnya momen ini untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat pembangunan daerah melalui gotong royong dan kebersamaan. Acara tersebut juga memberikan kesempatan bagi warga untuk bertemu langsung dengan pemimpin daerah dan menikmati berbagai hidangan khas Lebaran. Bupati juga mengingatkan para perantau untuk selalu berhati-hati dalam perjalanan kembali ke kampung halaman dan mengapresiasi kontribusi mereka terhadap kemajuan Kabupaten Kuningan. Acara halal bihalal di Kuningan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah melalui beberapa cara: Memperkuat Hubungan: Halal bihalal menjadi sarana untuk memperkokoh hubungan antara pemerintah dan masyarakat, khususnya para perantau. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, diharapkan masukan dari masyarakat dapat digunakan sebagai pedoman dalam perencanaan pembangunan. Mendengarkan Aspirasi: Acara ini memberikan kesempatan bagi pemerintah untuk mendengarkan saran dan pendapat dari warga perantau mengenai kemajuan Kabupaten Kuningan. Input ini sangat berharga dalam merancang program-program pembangunan yang lebih relevan dan efektif. Kolaborasi Berkelanjutan: Diharapkan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat terus terjalin. Dengan melibatkan perantau yang sukses di luar daerah, mereka dapat berkontribusi dalam berbagai aspek pembangunan, baik sosial, ekonomi, maupun infrastruktur. Meningkatkan Kesadaran Sosial: Acara ini juga berfungsi untuk meningkatkan rasa solidaritas dan kepedulian antarwarga, yang penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Secara keseluruhan, halal bihalal bukan hanya sekadar tradisi, tetapi merupakan momentum strategis untuk memperkuat sinergi dalam mencapai tujuan pembangunan yang lebih baik di Kabupaten Kuningan. Asep Rusliman
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Tradisi halalbihalal menjadi momen penting bagi masyarakat untuk mempererat silaturahmi setelah perayaan Idulfitri. Pada hari pertama Idulfitri 1446 Hijriah, Bupati Jepara H. Witiarso Utomo (Mas Wiwit) bersama Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar (Gus Hajar) serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar open house di Pendopo Kartini, Senin (31/3/2025). Acara ini terbuka untuk seluruh masyarakat Kabupaten Jepara. Open house ini turut dihadiri oleh Kepala Perangkat Daerah, Aparatur Sipil Negara (ASN), tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Warga berbondong-bondong datang ke Pendopo Kartini untuk bersalaman dan beramah tamah dengan pemimpin daerah mereka. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan tampak mewarnai pertemuan tersebut. Dalam kesempatan itu, Bupati Jepara H. Witiarso Utomo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat. “Melalui halalbihalal ini, kami ingin semakin mempererat hubungan dengan masyarakat serta meningkatkan sinergi dalam membangun Jepara ke depan,” ujar Bupati. Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar menambahkan bahwa momen Idulfitri adalah saat yang tepat untuk saling memaafkan dan mempererat tali persaudaraan. “Semoga dengan adanya silaturahmi ini, kita dapat bersama-sama menjaga keharmonisan dan meningkatkan semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Jepara,” ungkapnya. Masyarakat yang hadir pun mengapresiasi kegiatan ini. Mereka merasa senang bisa bertemu langsung dengan pemimpin daerah dalam suasana yang penuh kehangatan. “Ini adalah momen yang kami tunggu-tunggu setiap tahunnya. Bisa bersalaman langsung dengan Bupati dan Wakil Bupati adalah kebanggaan tersendiri bagi kami,” kata salah satu warga. Acara open house halalbihalal ini diakhiri dengan doa bersama untuk keberkahan dan kemajuan Kabupaten Jepara. Diharapkan, tradisi ini terus berlanjut sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.(Wely-jateng) Sumber: Diskominfo jepara
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Polres Jepara | Objek wisata di Kabupaten Jepara mulai ramai dikunjungi di hari kedua lebaran 1446 H/2025 M, Selasa (1/4/2025). Kondisi tersebut membuat petugas kepolisian mulai bersiaga dan diterjunkan untuk melakukan pengamanan hingga menggelar kegiatan patroli. Saat dikonfirmasi, Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasihumas AKP Dwi Prayitna mengatakan, bahwa pihaknya telah menerjunkan personel gabungan untuk melaksanakan pengamanan sekaligus menggencarkan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dengan peningkatan patroli. Sasarannya, kata dia, yakni lokasi yang menjadi tempat salat Idulfitri 1446 Hijriah. Sasaran lainnya, yakni tempat-tempat objek wisata. Di antaranya, objek wisata Pantai Teluk Awur, Pantai Bandengan, Pantai Kartini, Pulau Panjang dan objek-objek wisata lain yang memang pada libur Lebaran ini diprediksi ramai pengunjung. Adapun khusus objek wisata pantai maupun wisata air menjadi perhatian khusus. Sehingga nantinya akan disiagakan personel pengamanan setiap harinya yang tergabung dalam Operasi Ketupat Candi 2025 di lokasi tersebut. Kasihumas mengingatkan warga Kabupaten Jepara dan sekitarnya yang hendak berwisata air untuk memastikan keamanannya, terutama yang hendak menaiki speedboat atau perahu wisata harus memakai jaket pelampung (life jacket). ”Kami berharap budaya keselamatan di wisata perairan menjadi budaya semua pihak,” ujar AKP Dwi Prayitna. Selain itu, Kasihumas juga mengimbau pengelola dan operator perahu wisata air untuk tidak menaikan penumpang melebihi kapasitas muat perahu wisata, sebab membahayakan penumpang. Dia pun mengajak semua pihak memahami pentingnya keselamatan saat berwisata di perairan dan menjadikannya sebagai kebutuhan dalam pemenuhan aspek keselamatan. Lebih lanjut, AKP Dwi Prayitna juga mengimbau warga yang hendak berpergian untuk memastikan tempat tinggalnya terkunci dengan aman serta memastikan colokan listrik dan regulator kompor gas telah dicabut. Sebelumnya, dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2025, Polres Jepara telah menyiapkan ratusan personel. Selain itu, ada bantuan personel TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan dan stakeholder terkait. “Personel Polres Jepara yang dilibatkan dalam Ops Ketupat Candi 2025 sebanyak 250 personel, dan total bersama stakeholder terkait melibatkan sebanyak 364 personel gabungan,” ungkap Kasihumas. AKP Dwi Prayitna melanjutkan, dalam Operasi Ketupat Candi tahun 2025, Polres Jepara juga mendirikan Pos Rest Area, Pospam Obyek Wisata, Pospam Konflik Sosial dan Pospam Jalur. Untuk Pos Rest Area terdiri dari Pos Terpadu Alun-Alun 1 Jepara, Pospam Mayong dan Pospam Sambungoyot. Kemudian, Pospam Obyek Wisata terdiri dari Pospam Pulau Panjang, Pospam Pantai Bandengan, Pospam Pantai Kartini, Pospam Benteng Portugis dan Pospam Teluk Awur. Lalu, Pospam konflik sosial yakni strong point Bendan Pete. Selanjutnya, Pospam jalur terdiri dari Pospam jalur Welahan, Pospam jalur Pecangaan dan Pospam jalur Kalinyamatan.(Wely-jateng) Sumber:Humas polres jepara