Kapolres majalengka tinjau kesiapan kunjungan kapolri Majalengka,Bidik-kasusnews.com – Kapolres Majalengka AKBP Indra Novianto, S.I.K., M.H., M.Si., CPHR, meninjau langsung kesiapan kunjungan Bapak Kapolri di wilayah hukum Polres Majalengka, pada Sabtu (5/4/2025). Kegiatan pengecekan dilaksanakan di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi oleh Wakapolres Majalengka Kompol Asep Agustoni, S.E., M.M., Kabag Ops Kompol Jaja Gardaja, S.H., serta Kapolsek Kertajati AKP Diding Sunandi, S.H. Pengecekan dilakukan secara menyeluruh guna memastikan seluruh personel dan sarana prasarana siap dalam rangka pengamanan kunjungan kerja Kapolri di wilayah hukum Polres Majalengka. “Kami pastikan seluruh rangkaian kegiatan Kapolri dapat berjalan aman dan lancar. Koordinasi antar satuan juga terus kami tingkatkan,” ujar AKBP Indra Novianto. Langkah ini merupakan bentuk kesiapsiagaan jajaran Polres Majalengka dalam menjaga keamanan dan kelancaran setiap agenda kenegaraan di wilayahnya. Asep Rusliman

Nenek karsiah 80th ditemukan tewas terpanggang SUKABUMI, BIDIK-KASUSnews.com – Suasana duka menyelimuti Kampung Bojong Lame, Desa Caringinnunggal, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, usai peristiwa kebakaran tragis yang merenggut nyawa seorang lansia. Nek Karsiah (80), ditemukan tewas terpanggang setelah rumah panggung miliknya hangus dilalap api pada Jumat malam (4/4/2025) sekitar pukul 23.00 WIB. Api diduga berasal dari obat nyamuk bakar yang terjatuh ke kasur. Sontak dalam waktu singkat, si jago merah melahap rumah berukuran 4×5 meter tersebut hingga lidah api membumbung tinggi di tengah kegelapan malam. Warga yang menyadari kejadian itu langsung berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Hal itu dilakukan untuk mencoba menjinakkan api agar tidak menjalar ke tempat lain. “Saat kami tiba, api sudah membesar. Kami hanya bisa berusaha semampunya sambil menunggu pemadam kebakaran datang,” ujar Firman (34), salah satu warga yang menyaksikan kejadian. Petugas Damkar Pos Ciemas tiba di lokasi sekitar pukul 23.50 WIB dan langsung melakukan pemadaman. Namun sayangnya, rumah Karsiah sudah rata dengan tanah. Nenek tersebut ditemukan meninggal dunia di dalam rumah, diduga tak mampu menyelamatkan diri akibat kondisi fisiknya yang sudah renta dan pikun. “Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Saat kejadian, beliau memang tinggal seorang diri,” jelas Dedi Heryadi, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Waluran. Dari keterangan anak korban, Karsiah sempat meminta obat nyamuk bakar pada sore hari. Obat nyamuk inilah yang diperkirakan menjadi penyebab awal kebakaran. Kerugian akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai Rp 40 juta. Muspika Waluran bersama P2BK, Karang Taruna, dan pemerintah desa telah menyalurkan bantuan dan melakukan asesmen kepada keluarga korban. Jenazah Karsiah telah disemayamkan di rumah anaknya dan akan dimakamkan hari ini di TPU Bojong Lame. Tragedi ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama di rumah yang dihuni oleh orang lanjut usia. (DICKY)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara –5-Aprel-2025 Kesedihan mendalam menyelimuti warga Desa Bringin, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, setelah peristiwa nahas menimpa seorang anak laki-laki berusia 6 tahun yang meninggal dunia akibat tercebur ke dalam sumur tua di kebun keluarganya, Sabtu (5/4/2025) Peristiwa itu terjadi saat korban bersama sang kakek tengah berkunjung ke kebun milik ayahnya. Menurut keterangan saksi, korban berlari dan berdiri di atas penutup sumur yang terbuat dari cor semen. Tanpa peringatan, penutup sumur tersebut roboh, menyebabkan korban jatuh ke dalam lubang sedalam belasan meter. Warga yang berada di sekitar lokasi langsung bergegas memberikan pertolongan dan menghubungi pihak berwenang. Upaya evakuasi melibatkan berbagai pihak seperti BPBD Jepara, Basarnas, PMI, Polsek Batealit, serta sejumlah organisasi relawan. Setelah beberapa jam proses penyelamatan berlangsung, korban akhirnya berhasil dievakuasi pada pukul 18.30 WIB. Namun, harapan warga untuk menyaksikan sang anak selamat pupus setelah diketahui korban telah meninggal dunia. Kepala BPBD Jepara, Arwin Noor Isdiyanto, menyampaikan bahwa proses evakuasi berjalan cukup menantang mengingat kedalaman dan kondisi sumur yang sempit. “Kami bekerja sama dengan banyak pihak, baik instansi pemerintah maupun relawan. Ini adalah musibah yang sangat menyedihkan,” kata Arwin. Sementara itu, Kepala Desa Bringin, Sumardi, turut menyampaikan belasungkawa dan mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap fasilitas atau bangunan yang berpotensi membahayakan, terutama di lingkungan tempat bermain anak-anak. “Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Kami juga mengimbau warga untuk segera memperbaiki atau mengamankan area-area yang berisiko,” ujarnya. Musibah ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat tentang pentingnya keselamatan anak dan pengawasan ekstra di lingkungan yang rentan terhadap kecelakaan. Di tengah duka yang mendalam, solidaritas dan kepedulian warga menjadi kekuatan yang membantu keluarga korban menghadapi cobaan berat ini.(Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Sosok pria berinisial SW (33), wartawan sebuah media online, ditemukan tidak bernyawa di salah satu kamar Hotel D’Paragon, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Jumat malam (4/4). Kejadian ini mengundang perhatian publik dan pihak kepolisian yang kini tengah mendalami penyebab kematian pria asal Palu tersebut. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, mengungkapkan bahwa laporan pertama diterima sekitar pukul 21.00 WIB. Tim segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal di Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Korban ditemukan dalam kondisi meninggal di kamar hotelnya. Saat ini jenazah sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk autopsi,” ujar Arfan, Sabtu (5/4). Hasil sementara dari pemeriksaan fisik tidak menunjukkan tanda-tanda kekerasan akibat benda tumpul. Meski begitu, polisi menemukan adanya sejumlah lebam di tubuh korban, yang masih perlu diklarifikasi melalui autopsi. “Lebam ditemukan di tubuh korban, tapi tidak ada di wajah. Belum bisa dipastikan penyebabnya. Indikasi penganiayaan belum ditemukan. Kami masih menunggu hasil visum luar dan autopsi lengkap,” tambahnya. Sebagai bagian dari proses penyelidikan, pihak kepolisian telah memeriksa tiga orang saksi dari pihak hotel. Penyelidikan masih terus berjalan guna mengungkap detail peristiwa yang menewaskan wartawan tersebut. Kematian SW memunculkan berbagai spekulasi di kalangan rekan jurnalis dan masyarakat. Hingga hasil autopsi resmi keluar, banyak pertanyaan yang masih menggantung soal apa yang sebenarnya terjadi di balik kematiannya.(Wely-jateng) Sumber:CNNindonesia.com(5/4/2025)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Polres Jepara | Menyambut musim libur Lebaran 2025, Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso bersama jajarannya kembali turun langsung ke berbagai destinasi wisata guna memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung. Salah satu lokasi yang disambangi adalah Pantai Teluk Awur di Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, pada Sabtu (5/4/2025). Kapolres Jepara pun tak segan berdialog dengan para wisatawan serta memberikan sejumlah imbauan terkait keamanan dan ketertiban selama berlibur. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh pengunjung dapat menikmati liburan dengan aman dan nyaman. Kami juga mengimbau agar wisatawan selalu menjaga barang bawaan serta waspada terhadap lingkungan sekitar,” ujar AKBP Erick. Ia juga menegaskan pentingnya mengikuti aturan yang ditetapkan oleh pengelola wisata. “Jangan sampai momen liburan yang seharusnya menyenangkan justru berubah menjadi tragedi. Jika ada hal yang mencurigakan atau membutuhkan bantuan, jangan ragu untuk menghubungi petugas keamanan setempat,” terangnya. Sementara itu, salah satu pengunjung yang berasal dari Kabupaten Semarang, Bahtiar (38), yang datang bersama keluarganya mengaku lebih nyaman dengan adanya kehadiran pihak kepolisian di lokasi wisata. “Jujur, saya merasa lebih aman. Apalagi, tempat ini ramai pengunjung, jadi kehadiran polisi sangat membantu,” ucapnya. Pada kesempatan yang sama, Kasihumas AKP Dwi Prayitna selaku Kasatgas Humas Ops Ketupat Candi 2025 juga menjelaskan langkah antisipasi kemacetan selama libur Lebaran. “Kami sudah menyiapkan pos pengamanan di beberapa titik rawan kemacetan. Selain itu, kami juga mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum bepergian,” kata AKP Dwi Prayitna. Tak hanya itu, petugas kepolisian juga melakukan patroli secara berkala untuk memastikan keamanan dan ketertiban di lokasi wisata. Dengan adanya langkah preventif ini, diharapkan para pengunjung dapat menikmati liburan tanpa rasa khawatir.(Wely-jateng) Sumber:humas polres jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com JATENG – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau rest area KM 456 Tol Semarang-Solo, Jawa Tengah dalam rangka persiapan arus balik libur lebaran 2025, Sabtu (5/4/2025). Dalam tinjauan ini, Sigit mengaku cukup puas dengan fasilitas yang ada di rest area. Menurutnya, rest area ini nenjadi salah satu rest area favorit masyarakat yang mudik maupun balik, serta ke tujuan kota-kota yang ada di Jawa Tengah. “Tentunya kita melihat pelayanan yang ada di rest area cukup lengkap fasilitasnya mulai dari parkir, tempat istirahat dimana di dalamnya ada fasilitas-fasilitas yang melengkapi antara lain ada kursi pijat, tempat tidur, pemeriksaan kesehatan juga ada, kemudian tenant-tenant melayani masyarakat yang memerlukan makan, minum dan toilet juga ada,” kata Sigit. Selain mengecek kesiapan rest area, mantan Kabareskrim Polri ini juga mengecek pengelolaan rekayasa lalu lintas khususnya di perjalanan arus mudik dan persiapan arus balik. Ia pun mendapatkan laporkan pada periode arus mudik sudah 2 kali dilaksanakan one way lokal. Sedangkan pada arus balik saat ini dilaksanakan satu kali one way lokal. Untuk data sementara, saat ini tercatat kurang lebih 40 persen masyarakat sudah melaksanakan kegiatan arus balik dengan proyeksi 2,1 atau 2,2 juta masyarakat yang melaksanakan mudik. “Ada peningkatan di arus mudik kemarin yang tentunya harus diantisipasi karena arus balik ini waktunya lebih pendek dibanding arus mudik,” ujarnya. Ia pun menginstruksikan jajarannya untuk selalu siaga di lapangan mengatur lalu lintas dengan baik, serta memberikan pelayanan baik di jalur tol maupun arteri. “Saya minta jajaran untuk betul-betul stand by ada di lapangan mengatur dengan baik dan memberikan pelayanan baik di jalur tol maupun di arteri karena memang ini membutuhkan rekayasa yang tentunya terus dinamis,” ujarnya. Sigit pun menyampaikan pihaknya berencana akan melaksanakan rekayasa lalu lintas one way nasional pada Minggu besok, 6 April 2025 yang diprediksi menjadi puncak arus balik. “Besok kita rencananya akan melaksanakan one way nasional sambil mengikuti traffic counting sebagai acuan kita melaksanakan kebijakan one way lokal maupun nasional,” ucapnya. Dalam kesempatan ini, Sigit pun menyampaikan pesan ke masyarakat yang akan melakukan perjalanan arus balik untuk tetap berhati-hati. Hal ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Polri, kata Sigit, akan berusaha memberikan pelayanan maksimal agar masyarakat nyaman saat arus balik dan kepadatan bisa terurai dengan rekayasa lalu lintas yang dilakukan. “Apalagi masyarakat yang balik sudah melaksanakan aktivitas mudik, ketemu keluarga besar dan rencana kembali kita pesan pada saat mengalami kecapean kita sarankan istirahat di rest area terdekat dan jangan dipaksakan. Kita tetap akan menyiapkan berbagai pelayanan dan rekayasa baik di arteri dan tol sehingga harapan kita puncak arus balik bisa terurai,” katanya.(Wely-jateng) Sumber:humas polda jateng

LAMPUNG, BIDIK-KASUSnews.com – Hasil pemantauan udara yang dilakukan pada pagi ini menunjukkan bahwa arus balik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, berjalan lancar tanpa adanya kemacetan atau penumpukan kendaraan di area parkir, Kamis (3/4/2025). Lalu lintas kendaraan yang memasuki pelabuhan terpantau tertib dengan alur yang terorganisir dengan baik. Para penumpang pejalan kaki juga tampak nyaman saat memasuki terminal keberangkatan. Sementara itu, kapal-kapal yang beroperasi berangkat sesuai jadwal, memastikan kelancaran penyeberangan menuju Pelabuhan Merak, Banten. Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menyampaikan bahwa pihak kepolisian terus melakukan pemantauan dan pengamanan guna memastikan arus balik tetap terkendali. “Situasi di Pelabuhan Bakauheni hingga saat ini dalam kondisi kondusif. Petugas di lapangan tetap siaga untuk mengantisipasi lonjakan pemudik,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa kelancaran arus balik ini merupakan hasil dari koordinasi yang baik antara berbagai pihak terkait. “Pengaturan lalu lintas yang terorganisir serta kesiapan armada kapal berkontribusi besar dalam menjaga kelancaran arus penyeberangan,” tambahnya. Selain itu, Polda Lampung terus mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas untuk keselamatan bersama. “Kami mengajak seluruh pemudik untuk tetap berhati-hati di perjalanan, menjaga ketertiban, dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melanjutkan perjalanan,” kata Kombes Pol Yuni. Dengan kondisi yang kondusif ini, diharapkan arus balik Lebaran 2025 dapat berjalan dengan aman dan nyaman bagi seluruh pemudik. Petugas akan terus bersiaga hingga arus balik mencapai puncaknya dalam beberapa hari ke depan.(MGR)

Bidik-kasusnews.com Bengkayang,kalimantan Barat Kuat dugaan Aparat Penegak Hukum(APH) di Kabupaten Bengkayang dibungkam oleh Cukong PETI perusak lingkungan, sehingga pelaku dengan leluasa beraktivitas tanpa bisa dihentikan. Meskipun telah viral, namun pelaku tindak pidana perusakan hutan dan lahan yang dilakukan oleh enisial MN ini, yang dikenal sebagai bos salah satu peti di kab bengkayang, pertambangan emas tanpa izin(PETI) di beberapa tempat wilayah Kabupaten Bengkayang, seakan menjadi hangat di perbincangkan dimedia sosial, Asumsi berkembang di publik bahwa para oknum APH di Bengkayang seolah dibungkam oleh Raja Cukong berenisial MN ini, Pantauan dari tim Media saat melakukan investigasi, ada beberapa lokasi yang aktif dengan kegiatan PETI diantaranya dibelakang SMP 1 bengkayang ini ,tidak jauh dari polsek kota bengkayang, Hasil penelusuran tim awak media gabungan mata elang mendapatkan informasi dari beberapa masyarakat sekitar selaku nara sumber yang dapat dipercaya, Aktifitas peti dilokasi tersebut memang benar ada dan masih beraktivitas semenjak kurang lebih 4 bulan yang lalu hingga sampai saat ini masih ber oprasi yang mana aktivitas yang dilakukan sepertinya tanpa ada masalah, Hal ini membuat kami juga merasa bingung seakan bos peti ( MN ) ini seakan kebal hukum bagaimana tidak kegiatan yang dilakukan juga berlokasi tidak jauh dari polsek kota bengkayang, Dan kita juga mendapatkan informasi dari salah satu karyawan peti juga pernah menjelaskan omset yang didapat dari lokasi ini tembus di angka sampai 30.000,000. Juta rupiah Perhari sangat pantastis, Masalah izin, kita tidak tahu mereka memiliki izin apa ber oprasi dilokasi tersebut yang jelas MN bos dari peti ini ber oprasi tanpa adanya gangguan hingga sampai saat ini, Publik pun menagih janji Kapolda Kalbar Untuk berantas para cukong PETI termasuk MN yang seakan kebal hukum Berdasarkan Pasal 158 UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, “Setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp100.000.000.000,00 (seratus miliar rupiah)”. Selain itu, pelaku juga dapat dikenai pidana tambahan berupa: Perampasan barang yang digunakan dalam tindak pidana Perampasan keuntungan yang diperoleh dari tindak pidana Kewajiban membayar biaya yang timbul akibat tindak pidana. Selain pertambangan emas tanpa izin, beberapa hal lain yang tercakup dalam hukum pertambangan adalah: ” Memberikan laporan atau keterangan palsu, Eksplorasi tanpa hak, Pemegang IUP Eksplorasi tidak melakukan kegiatan operasi produksi, Pidana pencurian barang tambang. Pertambangan ilegal dapat berdampak pada lingkungan, seperti: Struktur tanah menjadi labil sehingga menyebabkan longsor Lobang-lobang besar yang tidak ditimbun kembali dengan tanah saat hujan mengakibatkan banjir. Selain itu, para cukong PETI juga sudah pastinya melanggar UU Migas dan para pelaku mafia migas juga berkaloborasi bersama untuk melakukan kejahatan baik perusakan hutan dan lahan, penyalahgunaan BBM subsidi jenis (Sumber masayarakat ) (Tim./read)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Polres Jepara | Program balik mudik gratis bareng Polres Jepara disambut antusias para pemudik, dua armada Bus disiapkan untuk diberangkatkan dari Mapolres Jepara dengan tujuan Pulau Gebang Jakarta, Sabtu (5/4/2025). Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso mengatakan, bahwa program ini bertujuan untuk membantu Masyarakat yang hendak Kembali ke perantauan. “Kami sediakan dua armada bus dengan kapasitas 100 kursi untuk para pemudik yang akan kembali ke Jakarta,” ujar AKBP Erick. Kapolres menuturkan, panitia balik mudik gratis Polres Jepara langsung diserbu pemudik, pada hari pertama dibukanya pendaftaran, tanggal 2 April 2025. “Begitu pendaftaran dibuka pada pagi hari, sore harinya sudah penuh, diserbu para peserta yang membawa beberapa persyaratan, seperti fotokopi KTP dan KK,” ucapnya. Balik mudik gratis bareng Polres Jepara diselenggarakan untuk memfasilitasi para pemudik, agar perjalanan balik ke Jakarta dapat berjalan dengan aman dan lancar. “Kegiatan ini bertujuan untuk membantu para pemudik, serta untuk mengurangi kepadatan pada arus balik lebaran,” terangnya. Selain menyediakan bus gratis, pihaknya juga membagikan snack dan sarapan gratis kepada penumpang. Kapolres Jepara berharap, dengan penyediaan transportasi gratis ini kegiatan balik mudik dapat berjalan lancar, serta dapat bermanfaat bagi masyarakat di Jepara. Selain itu, dengan mengikuti mudik gratis, pemudik bisa menghemat biaya. “Tentu para pemudik lebih nyaman menggunakan bus karena kondisi cuaca yang hujan dan tidak menentu. Kalau naik motor bahaya lebih besar. Kalau bus tidak kehujanan dan kepanasan, juga lebih nyaman. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini dapat bermanfaat, dapat membantu bagi bapak ibu saudara sekalian,” jelasnya. “Selamat sampai tujuan, semoga selama mudik di Jepara ini memiliki kesan yang baik,” lanjut AKBP Erick. Kapolres juga meminta kepada para driver bus dan kru untuk bisa mengantarkan saudara-saudara kita ini dengan sebaik-baiknya, dengan aman tidak perlu ngebut-ngebut, yang penting selamat sampai tujuan. Sementara itu, Hambali (49), salah seorang warga yang mengikuti bus gratis untuk balik mudik, mengapresiasi program yang diadakan Polres Jepara tersebut. “Kami berterima kasih kepada Polres Jepara atas program bus gratisnya. Ini sangat membantu dan memudahkan kami untuk balik ke Jakarta,” ucap Hambali. Begitu juga yang dirasakan oleh Mila (27), ia mengaku sangat bersyukur dan senang adanya program mudik gratis. “Program ini sangat membantu kami yang akan merantau kembali ke Jakarta, dan menghemat biaya,” kata Mila. Pada kesempatan yang sama, Kasihumas AKP Dwi Prayitna mengatakan, bahwa program balik mudik gratis ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pada perayaan Lebaran 2025. “Program ini sesuai dengan instruksi dan arahan Pak Kapolres untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pada perayaan Idulfitri tahun ini,” kata AKP Dwi. Ia menjelaskan, bahwa tidak ada syarat khusus dalam pendaftaran arus balik gratis. “Pendaftar hanya perlu membawa kartu identitas dan melaporkan domisili selama masa libur lebaran,” jelasnya. Kasihumas menambahkan, program arus balik gratis tersebut diharapkan membantu masyarakat serta mengurangi risiko kecelakaan akibat kelelahan saat berkendara. Menurutnya, program tersebut juga merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan mudik yang ceria dan penuh makna. “Momentum ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk mewujudkan mudik yang ceria dan penuh makna, seiring dengan arus balik masyarakat yang akan kembali ke kota asal,” pungkasnya.(Wely-jateng) Sumber:humas polres jepara

Cirebon, Bidik-kasusnews.com – Jajaran Polresta Cirebon menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Cirebon, Rabu (26/3/2025). Dalam razia miras pasca Lebaean tersebut petugas berhasil mengamankan 73 botol miras pabrikan berbagai merek dan miras tradisional jenis ciu. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, miras yang berhasil disita jumlahnya mencapai 73 botol jenis miras pabrikan dari berbagai merek dan termasuk miras tradisional jenis ciu. Razia tersebut digelar di wilayah Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon. “Dalam razia ini, kami mengamankan 73 botol miras pabrikan berbagai merek dan termasuk miras tradisional jenis ciu. Kemudian penjualnya juga diproses tipiring yang ditangani jajaran Polsek Gebang,” ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H. Ia mengatakan, razia tersebut dilaksanakan intensif Polresta Cirebon hingga Polsek jajaran Polresta Cirebon. Pihaknya pun meminta peran aktif masyarakat untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan di wilayah hukum Polresta Cirebon. Dipastikan setiap laporan atau aduan yang diterima bakal langsung ditindaklanjuti dan petugas berada di lokasi dalam waktu singkat. Pasalnya, laporan maupun aduan masyarakat akan sangat membantu kepolisian dalam menjaga kondusivitas kamtibmas. “Peran seluruh elemen masyarakat sangat besar untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Selain itu, partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga keamanan lingkungan dan sangat berarti bagi kepolisian,” kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H. Asep Rusliman