JATENG:Bidik-kasusnews.com – Pati- Jateng – Polda Jateng | Polresta Pati menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayahnya, terutama di lokasi-lokasi yang menjadi tujuan wisata selama libur lebaran 1446 H. Pada Sabtu (5/4/2025) sore, Kapolresta Pati bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polresta Pati melakukan kunjungan dan pemantauan langsung ke sejumlah obyek wisata populer di Kec. Gunungwungkal, Kab. Pati. Fokus utama dalam kegiatan yang berlangsung dari pukul 15.30 WIB hingga selesai ini adalah dua destinasi favorit di Desa Jrahi, yaitu J Kopi dan GMJ Coffee. Kedua tempat ini terpantau ramai dikunjungi wisatawan yang masih menikmati suasana libur Lebaran, memasuki hari keenam setelah Hari Raya Idul Fitri (H+6). Kapolresta Pati melalui keterangannya menjelaskan bahwa pemantauan ini menunjukkan keseriusan pihak kepolisian dalam memastikan keamanan dan kenyamanan para pengunjung. Turut mendampingi kegiatan ini Manager J Kopi dan GMJ. Dalam kunjungannya, Kapolresta Pati dan rombongan tidak hanya berdialog dengan pengelola dan pengunjung, tetapi juga melakukan pengecekan langsung terhadap berbagai fasilitas yang ada di J Kopi, termasuk Embung Mini yang menjadi daya tarik tersendiri, serta meninjau area GMJ Coffee yang dikenal dengan suasana santainya. “Kami memastikan Situasi Kamtibmas Terjaga, pemantauan dilakukan untuk mengevaluasi kondisi keamanan dan ketertiban di sekitar J-Kopi dan GMJ Coffee, mengingat potensi keramaian pengunjung,” tambah Kapolresta Pati. Lebih lanjut, Kapolresta Pati menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan bagian dari upaya pihak kepolisian untuk menciptakan kenyamanan dan keamanan dengan kehadiran personel di lokasi-lokasi wisata. Polresta Pati mengimbau kepada seluruh masyarakat yang sedang menikmati libur lebaran untuk bersama sama menjaga keamanan serta melaporkan tindak kriminalitas di lokasi wisata ke kantor polisi terdekat atau melalui call center 110.(Kasnadi) Sumber:humas Resta pati

JATENG:Bidik-kasusnews.com JEPARA-6-Aprel-2025 Permintaan maaf yang disampaikan oleh H. Ali Achwan menjadi sorotan positif dalam dunia jurnalisme. Pernyataan tersebut tidak hanya menunjukkan sikap rendah hati, tetapi juga mencerminkan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip dalam Kode Etik Jurnalistik (KEJ), khususnya dalam aspek tanggung jawab, profesionalisme, koreksi dan hak jawab, serta etika hubungan dengan publik. Pertama, dari aspek tanggung jawab, H. Ali Achwan Menyapaikan kepada wartawan Minggu(6/4/2025)secara terbuka mengakui pentingnya proses verifikasi dan keseimbangan informasi dalam setiap pemberitaan. Kesadaran ini menunjukkan bahwa tanggung jawab jurnalistik bukan hanya terhadap kebenaran informasi, tetapi juga terhadap masyarakat luas yang menjadi konsumen berita. Kedua, sikap profesional terlihat jelas ketika beliau mengakui bahwa berita yang telah dipublikasikan sebelumnya belum sepenuhnya melalui proses verifikasi yang lengkap. Komitmen untuk melakukan evaluasi ke depan menunjukkan adanya upaya perbaikan dan peningkatan kualitas kerja jurnalistik, yang menjadi bagian dari integritas seorang jurnalis. Ketiga, permintaan maaf ini merupakan bentuk koreksi moral sekaligus bagian dari pemenuhan hak jawab secara etis. Dalam dunia jurnalistik, memberikan ruang bagi klarifikasi atau koreksi adalah salah satu indikator media yang sehat dan bertanggung jawab. Keempat, dari sisi etika hubungan dengan publik, pernyataan yang disampaikan tanpa menyalahkan pihak manapun mencerminkan sikap yang tulus dan terbuka. Ini menunjukkan bahwa media memahami perannya sebagai bagian dari sistem kontrol sosial dan sebagai penjaga nilai-nilai demokrasi yang sehat. Secara keseluruhan, langkah H. Ali Achwan dalam menyampaikan permintaan maaf ini patut diapresiasi. Selain menjadi contoh nyata penerapan Kode Etik Jurnalistik, tindakan ini juga memperkuat kredibilitas media dan membangun kepercayaan publik terhadap kerja-kerja jurnalistik yang menjunjung tinggi kebenaran, keadilan, dan etika.(Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com JATENG— Seorang oknum anggota polisi yang bertugas di Stasiun Tawang, Semarang, Jawa Tengah, diduga melakukan pemukulan dan ancaman terhadap seorang wartawan. Insiden ini mendapat sorotan publik, terlebih setelah beredar informasi yang mengaitkan pelaku dengan jajaran pejabat tinggi Kepolisian. Namun, dugaan bahwa oknum polisi tersebut merupakan ajudan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dibantah. Berdasarkan informasi yang diterima, polisi tersebut adalah personel yang tengah melaksanakan tugas pengamanan di lokasi, namun diduga bertindak secara berlebihan terhadap wartawan. Sebagai bentuk tanggung jawab, oknum polisi yang bersangkutan dikabarkan akan segera menemui korban guna menyampaikan klarifikasi dan menyelesaikan persoalan dengan baik. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut angkat bicara mengenai insiden tersebut. Saat dikonfirmasi, Sigit mengaku baru mendapatkan informasi dari pemberitaan media, namun menegaskan penyesalannya apabila dugaan tersebut benar terjadi. > “Saya cek dulu, karena saya baru mendengar dari link berita ini. Namun kalau benar itu terjadi, saya sangat menyesalkan kejadian tersebut,” kata Sigit kepada Okezone, Minggu (6/4/2025). Lebih lanjut, Kapolri menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan oleh peristiwa ini. Ia menegaskan bahwa Polri selama ini menjalin sinergi positif dengan kalangan media. > “Karena hubungan kita dengan teman-teman media sangat baik. Segera saya telusuri dan tindak lanjuti. Secara pribadi saya minta maaf terhadap insiden yang terjadi dan membuat tidak nyaman rekan-rekan media,” tutupnya. Hingga saat ini, pihak kepolisian disebut masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi dan pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.(Wely-jateng) Sumber:okezone.com(6/4/2025)  

Jakarta, Bidik-kasusnews.com– Dalam upaya memastikan kelancaran arus balik Lebaran 2025, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo melakukan pemantauan langsung dari udara di sepanjang Tol Cikopo–Palimanan (Cipali), Jawa Barat, Minggu (6/4/2025). Pemantauan ini dimulai dari Bandara Internasional Kertajati, Majalengka. Dengan helikopter, Kapolri meninjau kondisi lalu lintas arah Jakarta, ditemani Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta Direktur Utama Jasa Raharja, Rivan Purwantono. Dari udara, Jenderal Listyo Sigit mengamati situasi hingga Km 72 Tol Cipali. Berdasarkan pengamatan tersebut, arus balik tampak ramai namun tetap mengalir lancar, tanpa kepadatan signifikan. Hal ini sejalan dengan strategi pengaturan lalu lintas yang diberlakukan, termasuk sistem one way nasional yang telah dilepas langsung oleh Kapolri dari Km 414 Gerbang Tol Kalikangkung hingga Km 70 Gerbang Tol Cikampek Utama. Setelah sistem satu arah berakhir, diberlakukan skema contraflow ke arah Jakarta. Skema ini terdiri dari dua fase: dua lajur contraflow dari Km 70 hingga Km 47, kemudian satu lajur contraflow hingga Km 36 sebelum masuk Tol Layang MBZ. Langkah strategis ini merupakan bagian dari komitmen Polri dan pemerintah untuk menjamin keselamatan serta kenyamanan masyarakat dalam perjalanan pulang ke Ibu Kota setelah merayakan Idulfitri di kampung halaman. ( Rico)

Bidik-kasus.com,Bengkayang Kalimantan Barat Di tengah heningnya aliran Sungai Semu’a, ada jeritan sunyi yang tak terdengar: jeritan alam yang ditinggalkan, dirusak, dan dikhianati. Sungai yang dulu jernih dan mengalir tenang di Dusun Semu’a, Desa Suka Bangun, Kecamatan Sungai Betung, kini berubah menjadi saluran air keruh, nyaris mati—akibat kerakusan manusia. Padahal, pada 2017 silam, Sungai Semu’a sempat menjadi “anak emas” Pemerintah Kabupaten Bengkayang. Lewat Dinas PUPR/Sumber Daya Air (SDA), anggaran sebesar Rp450 juta digelontorkan demi memulihkan fungsi ekologis sungai. Tujuannya mulia: menahan banjir, mencegah pendangkalan, dan menghidupkan kembali harapan warga. Namun semua itu kini seperti dongeng indah yang dibakar habis oleh kenyataan pahit. Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang masih saja merajalela mengubah wajah sungai itu menjadi kubangan limbah. Lumpur dan material tambang menggantikan ikan dan kejernihan. Air yang seharusnya jadi sumber kehidupan, kini jadi racun yang mengendap di dasar. “Mau bagaimana lagi, sungai kami sudah mati,” ujar salah satu warga dengan nada getir. Warga hanya bisa menatap pasrah saat aliran air yang dulunya menjadi sumber irigasi pertanian, kini tak lebih dari jejak nostalgia. Lebih memilukan, hingga berita ini diturunkan, tak ada langkah nyata dari aparat atau pemerintah untuk menghentikan kejahatan lingkungan ini. Aktivitas PETI seperti hantu yang tak tersentuh hukum, padahal dampaknya nyata: lingkungan rusak, pertanian terancam, dan sumber air bersih lenyap. Sementara pemerintah terkesan tutup mata, masyarakat dan aktivis lingkungan berteriak meminta keadilan. Bukan hanya untuk Sungai Semu’a, tapi untuk masa depan generasi yang mungkin tak akan pernah tahu seperti apa rasanya mandi di sungai yang bersih. Apakah uang ratusan juta itu hanya membeli waktu sesaat? Ataukah kita sedang menyaksikan bukti nyata bahwa emas lebih berharga daripada kehidupan? (Team/read)

Majalengka, Bidik-kasusnews.com – Personel Satuan Samapta Polres Majalengka yang bertugas di Pospam Res Area KM 164 Tol Cipali Wilayah Majalengka melaksanakan pengaturan arus lalu lintas dalam rangka arus balik Lebaran meskipun di guyur hujan, Sabtu (05/04/2025) Malam. Situasi terpantau ramai lancar dengan dominasi kendaraan roda empat yang memadati jalur Tol Cipali, Personil Satuan Samapta yang bertugas di Pospam Res Area KM 164 Tol Cipali melaksanakan pengaturan lalu lintas, kegiatan ini untuk mengurai kepadatan arus balik Lebaran pada malam hari. Saat dikonfirmasi, Kapolres Karawang AKBP Indra Novianto melalui Kasat Samapta Polres Majalengka AKP Adam R Hidayat mengatakan, meskipun pasca di guyur hujan yang sangat lebat, personil tetap lakukan pengaturan lalu lintas Arus balik lebaran 2025. Pengaturan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus dan mencegah kemacetan di titik-titik rawan kepadatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama masa arus balik Lebaran 2025. Ungkap Kasat Samapta. “Kami berupaya semaksimal mungkin untuk mengatur lalu lintas agar perjalanan arus balik tetap lancar dan aman. Kami mengimbau para pemudik untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan, ” ujar AKP Adam R Hidayat. Selain pengaturan lalu lintas, personil juga melakukan pemantauan terhadap potensi pelanggaran serta memberikan bantuan kepada pengendara yang mengalami kendala di perjalanan. Kehadiran Pospam di titik strategis diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik dalam perjalanan kembali ke kota masing-masing. Pungkasnya. Asep Rusliman

Kapolda Lampung dampingi Kabaharkam polri tinjau arus balik di pelabuhan Bakauheni LAMPUNG, BIDIK-KASUSnews.com – Kapolda Lampung Irjen Pol. Helmy Santika mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik untuk tetap berhati-hati. Upaya tersebut akan berpengaruh dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas dan hal yang tidak di inginkan. Polri, dalam hal ini jajaran Polda Lampung akan berusaha memberikan pelayanan maksimal agar masyarakat nyaman saat arus balik. Selain itu, jajaran kepolisian juga akan terus berupaya mengurai kepadatan dengan rekayasa lalu lintas dan skema yang akan dijalankan. “Masyarakat yang balik sudah melaksanakan aktivitas mudik, telah bertemu keluarga dan rencana kembali, kami berpesan pada saat mengalami kelelahan disarankan untuk beristirahat di rest area maupun Pos pos Pelayanan yang telah di dirikan, jangan memaksakan. Kami tetap akan menyiapkan berbagai pelayanan dan rekayasa baik di arteri dan tol sehingga harapan kita puncak arus balik bisa berjalan lancar,” Ungkap Helmy Santika saat berada di Pos Terpadu Bakauheni, Sabtu (5/4/2025). Sebelumnya Akpol Lulusan 1993 ini menyempatkan meninjau rest area KM Tol 67 hingga KM 20B Trans-Sumatra Lampung untuk memastikan kesiapan arus balik libur Lebaran 2025. Diketahui setidaknya Arus balik sendiri diprediksi terjadi malam ini. Dengan padatnya kendaraan yang memasuki pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan. Meski demikian Skema Dealy System masih belum di tetapkan, karena kepadatan yang menuju pelabuhan belum mencapai 4 KM dan terus berjalan. Sementara itu kesiapan di sejumlah rest area dalam Tol cukup memuaskan dengan fasilitas yang ada. Tentunya dengan pelayanan yang ada di rest area cukup lengkap fasilitasnya mulai dari parkir, tempat istirahat dimana di dalamnya ada fasilitas-fasilitas yang lengkap pemeriksaan kesehatan juga ada, kemudian berbagai petugas melayani masyarakat yang memerlukan makan, minum dan toilet juga ada,” jelas Irjen Pol Helmy Santika.(Mgr)

Cirebon,Bidik-kasusnews.com – Polwan Polresta Cirebon bersama Kowal Lanal Cirebon menampilkan hiburan berupa tarian khas dari Indonesia Timur untuk menemani pemudik yang beristirahat pada momen arus balik di Rest Area KM 229 Tol Kanci – Pejagan, Kabupaten Cirebon, Sabtu (5/4/2025). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon KOMBES POL SUMARNI,S.I.K.,S.H.,M.H, dan turut didampingi Kabag Ops KOMPOL SUTARJA,S.H.,M.H., Kasat Lantas KOMPOL MANGKU ANOM SUTRESNO S.H.,S.I.K.,M.H, Kasiwas AKP SRI NURYATI,S.H, Kasi Propam IPTU ENJAY SONJAYA,S.H., dan lainnya. Kapolresta Cirebon KOMBES POL SUMARNI,S.I.K.,S.H.,M.H, mengatakan Penampilan tersebut merupakan salah satu upaya dan kreasi Polresta Cirebon dalam menghibur pemudik yang tengah beristirahat. “Penampilan para Polwan bersama Kowal tersebut dilakukan agar para pemudik yang lelah dan mengantuk bisa kembali fresh, sehingga dapat melanjutkan perjalanan,” katanya Dengan aksi sejumlah polwan bersama kowal, para pemudik sangat antusias dan merasa terhibur. Bahkan, mereka ikut berjoget dan menari bersama. Mereka juga terlihat tersenyum dan melambaikan tangannya dari dalam mobil, tak sedikit diantara para pemudik ikut bergoyang sambil menirukan irama musik. Jajaran Polresta Cirebon juga menghimbau kepada para pemudik untuk selalu berhati-hati dan menaati peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Para pemudik diminta selalu berhati-hati dalam perjalanan jauh, jika dirasa sudah lelah dan mengantuk agar beristirahat di rest area atau lokasi yang telah disediakan. “Kami juga memberikan vitamin, minuman herbal, makanan ringan kepada pemudik dan memberikan sosialisasi dengan tagline Mudik Aman, Keluarga Nyaman dan Hotline 110 yang dapat diakses secara gratis dapat melaporkan adanya kejadian gangguan kamtibmas, kejahatan jalanan ataupun Aksi Premanisme Berkedok Ormas yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk melaporkan kejadian darurat atau membutuhkan bantuan kepolisian secara cepat dan tepat,” pungkasnya. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., menambahkan, “Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan Polri dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya para pemudik. Kami ingin memastikan mereka tidak hanya aman, tetapi juga merasa nyaman selama perjalanan mudik mereka.” Kegiatan ini mendapatkan apresiasi positif dari pemudik, yang merasa terbantu dengan adanya hiburan dan perhatian yang diberikan oleh aparat keamanan. Sinergitas TNI-Polri ini pun diharapkan dapat terus terjalin untuk mendukung kelancaran dan keselamatan arus mudik, khususnya pada musim lebaran yang penuh tantangan. Asep Rusliman

Cirebon,Bidik-kasusnews.com– Polresta Cirebon melalui Satuan Polisi Perairan dan Udara (Polairud) menggelar kegiatan Pemasangan Spanduk Himbauan Keselamatan dan Spanduk Himbauan Kamtibmas dalam rangka meningkatkan keselamatan dan keamanan di obyek wisata Pantai Baro Gebang, yang terletak di Desa Gebang Mekar Blok Petoran, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, pada Sabtu (05/04/2025). Kegiatan ini dipimpin oleh Kasat Polairud Polresta Cirebon, Kompol Akmadi, SH., MH, bersama anggota. Selain memasang spanduk, mereka juga memberikan edukasi langsung kepada Pengelola dan wisatawan yang datang, mengingatkan pentingnya keselamatan selama berkunjung ke pantai. Ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., yang sebelumnya menekankan pentingnya penggunaan alat keselamatan seperti pelampung atau life jacket oleh pengunjung. “Keselamatan pengunjung harus menjadi prioritas utama, terutama di obyek wisata yang berhubungan langsung dengan aktivitas air. Kami juga mengimbau kepada pengelola wisata dan masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan, dengan memastikan bahwa pengunjung menggunakan pelampung serta mematuhi aturan yang ada,” ujar Kombes Pol Sumarni. Selain himbauan keselamatan, pemasangan spanduk mengenai kamtibmas juga menjadi bagian dari upaya Polresta Cirebon untuk menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah wisata. Pemasangan spanduk ini diharapkan dapat mengingatkan pengunjung untuk selalu menjaga keamanan diri serta berpartisipasi aktif dalam menciptakan suasana yang kondusif. Dengan kegiatan ini, Polresta Cirebon berharap dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung Pantai Baro Gebang, sekaligus meningkatkan kesadaran tentang pentingnya keselamatan saat berwisata. Pihaknya juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Cirebon, untuk bersama-sama untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas dan gangguan kamtibmas lainnya di Wilayah Hukum Polresta Cirebon. “Kami meminta peran aktif dari masyarakat Kabupaten Cirebon untuk segera melaporkan apabila melihat atau mengetahui tindak kejahatan melalui layanan Call Center 110 Polresta Cirebon atau hubungi Pelayanan Informasi dan pengaduan Polresta Cirebon di nomor WA 08112497497. Asep Rusliman

Majalengka,Bidik-kasusnews.com – Kapolres Majalengka AKBP Indra Novianto, S.I.K., M.H., M.Si., CPHR, meninjau langsung kesiapan kunjungan Presiden Republik Indonesia dalam rangka kegiatan Panen Raya yang akan berlangsung di Desa Gandawesi, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, pada Sabtu (5/4/2025). Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi oleh Wakapolres Majalengka Kompol Asep Agustoni, S.E., M.M., serta Kabag Ops Polres Majalengka Kompol Jaja Gardaja, S.H. Pengecekan difokuskan pada pengamanan lokasi kegiatan, akses jalan, serta kesiapan personel pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan Presiden berjalan aman dan lancar. “Kami bersama jajaran melakukan pengecekan menyeluruh demi menjamin keamanan dan kelancaran kegiatan Bapak Presiden di Majalengka,” ujar AKBP Indra Novianto. Polres Majalengka berkomitmen memberikan pengamanan maksimal demi suksesnya acara nasional yang melibatkan masyarakat petani tersebut. Asep Rusliman