PALEMBANG, Bidik-kasusnews.com    Komitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat kembali ditegaskan dalam kegiatan penyerahan Piagam Penghargaan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), penghargaan kategori Pelayanan Publik Prima, serta Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Pelayanan Publik Polda Sumatera Selatan Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Hotel The Zuri Palembang, Rabu (5/8/2026), turut dihadiri Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. James P. Hutagaol, S.I.K., M.H. Kegiatan tersebut dipimpin Kapolda Sumatera Selatan sebagai bentuk apresiasi terhadap satuan kerja dan satuan wilayah yang dinilai berhasil mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan publik. Bagi Satbrimob Polda Sumsel, kehadiran dalam agenda tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan reformasi birokrasi dan pembangunan Zona Integritas di lingkungan Polri. Tidak hanya berorientasi pada penghargaan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Bimtek Inovasi Pelayanan Publik. Agenda ini diarahkan untuk meningkatkan kapasitas personel dalam mengembangkan pelayanan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui penguatan inovasi, satuan kerja di lingkungan Polda Sumsel didorong untuk menghadirkan layanan yang semakin mudah diakses, cepat, efektif, humanis dan berkelanjutan, termasuk dalam menghadapi perkembangan teknologi serta transformasi digital. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum evaluasi bahwa predikat WBK dan Pelayanan Publik Prima bukanlah tujuan akhir. Penghargaan harus dipandang sebagai amanah untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan standar integritas dan kualitas pelayanan. Komitmen tersebut mencakup penguatan budaya antikorupsi, peningkatan profesionalisme personel, transparansi dalam pelayanan, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan kebutuhan masyarakat. Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol. James P. Hutagaol menegaskan dukungan Satbrimob terhadap kebijakan Polda Sumsel dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan membangun kepercayaan publik. Melalui keterlibatan dalam kegiatan tersebut, Satbrimob Polda Sumsel menunjukkan kesiapan untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang profesional, transparan, berintegritas dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Penguatan inovasi pelayanan publik diharapkan tidak berhenti pada forum bimtek, tetapi dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Dengan demikian, transformasi pelayanan dapat benar-benar dirasakan masyarakat dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan Polri yang semakin Presisi. Kegiatan di Palembang tersebut menjadi salah satu langkah untuk menjaga semangat reformasi birokrasi sekaligus memastikan penghargaan yang diraih dapat diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan secara berkelanjutan. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com    Satuan Reserse Narkoba Polres Hulu Sungai Utara (HSU) kembali mengungkap dugaan peredaran narkotika. Seorang pria berinisial N (45), yang disebut merupakan residivis perkara narkotika, diamankan polisi di Jalan Desa Nelayan, Kecamatan Sungai Tabukan, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Selasa (4/8/2026). Dalam penindakan tersebut, polisi menyita dua paket sabu dengan berat kotor 10,00 gram dan berat bersih 9,54 gram. Barang diduga narkotika itu ditemukan di dalam sebuah helm berwarna hitam. Penangkapan dilakukan sekitar pukul 12.15 Wita setelah personel Satresnarkoba Polres HSU melakukan penyelidikan terkait informasi dugaan aktivitas peredaran narkotika di wilayah tersebut. Dari hasil pemeriksaan dan penggeledahan, petugas menemukan dua paket sabu yang dibungkus menggunakan tisu putih dan ditempel dengan lakban hitam. Barang tersebut ditemukan tersimpan di dalam helm merek GM warna hitam. Selain sabu, polisi turut mengamankan sejumlah barang lain yang berkaitan dengan penindakan tersebut. Di antaranya satu unit telepon seluler Android merek Vivo Y29 warna Coklat Cendana lengkap dengan kartu SIM serta satu unit sepeda motor Honda Beat Street warna hitam. Terduga N kemudian dibawa bersama seluruh barang bukti ke Kantor Satresnarkoba Polres HSU untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengetahui asal-usul barang diduga narkotika tersebut. Polisi juga membuka kemungkinan mengembangkan perkara guna mengungkap pihak lain yang diduga memiliki keterkaitan dengan peredaran sabu di wilayah Hulu Sungai Utara dan sekitarnya. Dalam perkara ini, N dipersangkakan melanggar Pasal 114 Ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, atau ketentuan pidana sebagaimana disebutkan dalam laporan penyidikan terkait kepemilikan, penguasaan, penyediaan maupun peredaran narkotika golongan I bukan tanaman dengan berat lebih dari lima gram. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur, menegaskan bahwa kepolisian akan terus melakukan penindakan terhadap dugaan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. “Keberhasilan pengungkapan ini merupakan bukti keseriusan Polres Hulu Sungai Utara dalam memberantas peredaran narkotika tanpa pandang bulu. Kami akan terus melakukan upaya preventif, preemtif maupun represif terhadap setiap bentuk penyalahgunaan narkoba,” ujar IPTU Asep Hudzainur mewakili Kapolres HSU. Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif membantu kepolisian dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan masing-masing. Menurutnya, kerja sama antara kepolisian dan masyarakat diperlukan untuk mempersempit ruang gerak jaringan peredaran narkoba sekaligus melindungi generasi muda dari dampak penyalahgunaan narkotika. Polres HSU mengingatkan masyarakat agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika. Selain berdampak buruk terhadap kesehatan dan masa depan, keterlibatan dalam tindak pidana narkotika juga dapat membawa konsekuensi hukum serius. Kasus tersebut kini masih dalam proses penyidikan. Polisi terus mendalami perkara untuk memastikan rangkaian peredaran barang diduga narkotika tersebut serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. (Agus)

PALEMBANG, Bidik-kasusnews.com      Kepedulian terhadap masyarakat kembali diwujudkan personel Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sumatera Selatan melalui kegiatan Rabu Sedekah, Rabu (5/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan personel Brimob sekaligus memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, personel Batalyon D Pelopor mengumpulkan sedekah secara sukarela. Dana yang terkumpul selanjutnya direncanakan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Meski dilakukan melalui aksi sederhana, kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata semangat berbagi yang ditanamkan di lingkungan Batalyon D Pelopor. Setiap personel diberikan ruang untuk berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing. Komandan Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sumsel mengatakan, Rabu Sedekah merupakan salah satu sarana untuk membangun rasa empati dan kepedulian personel terhadap kondisi sosial masyarakat. Menurutnya, tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan menjaga keamanan, tetapi juga bagaimana kehadiran personel dapat memberikan manfaat positif bagi lingkungan sekitar. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai keikhlasan dan kepedulian kepada sesama. Personel tidak hanya hadir sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat dalam menjalankan tugas, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat yang peduli terhadap kondisi sosial di sekitarnya,” ujarnya. Dana yang dihimpun melalui kegiatan Rabu Sedekah diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. Penyalurannya juga menjadi bentuk kepedulian sosial yang dilakukan secara berkelanjutan. Selain memberikan manfaat kepada penerima, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat solidaritas dan rasa kebersamaan di antara personel Batalyon D Pelopor. Semangat berbagi yang dibangun melalui Rabu Sedekah juga menjadi salah satu bentuk pendekatan humanis dalam membangun kedekatan Polri dengan masyarakat. Kepedulian sosial diharapkan dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari budaya pelayanan yang mengedepankan nilai kemanusiaan. Melalui kegiatan tersebut, Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sumsel menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui berbagai cara, termasuk berbagi dengan mereka yang membutuhkan. Rabu Sedekah pun menjadi pengingat bahwa kepedulian tidak selalu harus diwujudkan melalui hal besar. Dari kontribusi sederhana yang dilakukan bersama, diharapkan lahir manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com      Polsek Babirik, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan program ketahanan pangan melalui budidaya jagung. Pada Rabu (5/8/2026), personel melakukan monitoring tanaman jagung Kuartal III di Desa Pinangkara. Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.00 Wita tersebut dilakukan untuk mengetahui perkembangan tanaman sekaligus memastikan budidaya jagung berjalan sesuai tahapan yang direncanakan. Lahan yang dimonitor merupakan milik Bahri sekaligus dikelola Kelompok Tani (Poktan) Berkat Setia. Area pertanian tersebut memiliki luas sekitar 3 hektare dan ditanami jagung pakan. Berdasarkan hasil monitoring, tanaman jagung telah memasuki usia 15 hari setelah tanam (HST). Penanaman dilakukan pada 21 Juli 2026 dengan menggunakan benih varietas Bisi 18 sebanyak 75 bungkus atau sekitar 75 kilogram. Pada tahap awal pertumbuhan tersebut, tinggi tanaman tercatat sekitar 2 sentimeter. Petani menggunakan pupuk NPK Mutiara 16.16.16 untuk mendukung pertumbuhan tanaman, sementara pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang. Proses budidaya lahan masih dilakukan secara manual dan belum menggunakan alat dan mesin pertanian (alsintan). Sementara untuk pestisida, dalam laporan monitoring tidak tercatat adanya penggunaan. Dengan tanggal tanam 21 Juli 2026, panen jagung diperkirakan berlangsung pada sekitar 21 November 2026, dengan tetap menyesuaikan perkembangan tanaman dan kondisi di lapangan. Monitoring tersebut menjadi bagian dari upaya Polsek Babirik dalam mendukung program swasembada pangan, khususnya pengembangan komoditas jagung yang menjadi salah satu tanaman strategis dalam program ketahanan pangan. Pemantauan secara berkala diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai perkembangan lahan sekaligus memperkuat komunikasi antara kepolisian dan kelompok tani dalam mendukung produktivitas pertanian masyarakat. Program budidaya jagung Kuartal III ini juga memperlihatkan keterlibatan kelompok tani dalam memanfaatkan lahan produktif untuk menghasilkan komoditas pangan. Dengan luas lahan mencapai 3 hektare, hasil panen nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi petani sekaligus mendukung ketersediaan jagung pakan. Melalui kegiatan monitoring tersebut, Polsek Babirik terus mendorong sinergi dengan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan program ketahanan pangan di wilayah Hulu Sungai Utara. Kegiatan pemantauan berlangsung sesuai rencana. Perkembangan tanaman jagung akan menjadi bagian dari pemantauan selanjutnya hingga memasuki masa panen. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com    Upaya mendukung program swasembada pangan terus dilakukan Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Pada Rabu (5/8/2026), personel Polsek Banjang melakukan monitoring perkembangan lahan jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang. Monitoring yang berlangsung sekitar pukul 11.00 Wita tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan tanaman jagung yang dikelola Sadikin pada lahan seluas 4 hektare atau sekitar 40.000 meter persegi. Lahan tersebut merupakan lahan perorangan yang tergabung dalam Poktan Mandiri dan menjadi bagian dari binaan Polri. Jagung yang ditanam merupakan jenis jagung pakan dengan menggunakan benih hibrida Bisi 18. Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman jagung telah memasuki usia sekitar 87 hari sejak ditanam pada 12 Mei 2026. Tinggi tanaman yang tercatat berada pada kisaran 2 hingga 2,10 meter. Dengan kondisi tersebut, masa panen diperkirakan berlangsung pada 10 Oktober 2026. Untuk mendukung pertumbuhan tanaman, petani menggunakan pupuk NPK 16.16.16 dan dolomit serta herbisida Basmilang. Sebanyak 100 bungkus atau sekitar 100 kilogram benih digunakan untuk lahan tersebut. Dalam pengelolaannya, proses budidaya masih dilakukan secara manual tanpa menggunakan alat dan mesin pertanian (alsintan). Monitoring dilakukan oleh personel Polsek Banjang, yakni Aiptu Herry Sutanto, Aiptu Slamet Rianto dan Aiptu Sukadi. Kegiatan pemantauan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian mendukung program ketahanan pangan melalui pendampingan dan monitoring perkembangan lahan pertanian di wilayah hukum Polsek Banjang. Dengan pemantauan secara berkala, perkembangan tanaman dapat diketahui sekaligus menjadi bagian dari koordinasi antara kepolisian dan masyarakat dalam mendukung keberlanjutan program swasembada jagung. Hingga kegiatan selesai, proses monitoring berlangsung lancar. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Banjang juga dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali. Keberadaan lahan jagung seluas 4 hektare di Desa Pulau Damar menjadi salah satu bagian dari upaya pemanfaatan lahan produktif untuk mendukung ketersediaan pangan, khususnya komoditas jagung pakan. Polsek Banjang berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan program pertanian di wilayahnya sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan dan peningkatan produktivitas masyarakat. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com      Polres Hulu Sungai Utara (HSU) turut menyosialisasikan informasi pendidikan Program Pascasarjana Magister Hukum Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA MAB) kepada lingkungan internal kepolisian. Sosialisasi tersebut memperkenalkan program S2 Magister Hukum UNISKA MAB yang baru meraih predikat akreditasi “Baik Sekali” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) berdasarkan SK Nomor 6781/SK/BAN-PT/Ak/M/VI/2026. Informasi mengenai program pascasarjana tersebut menjadi salah satu pilihan bagi personel maupun masyarakat yang ingin meningkatkan kompetensi dan melanjutkan pendidikan ke jenjang magister di bidang hukum. Saat ini, Program Pascasarjana Magister Hukum UNISKA MAB juga masih membuka penerimaan mahasiswa baru untuk Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Dalam program tersebut tersedia sejumlah pilihan konsentrasi yang dapat disesuaikan dengan minat dan kebutuhan akademik mahasiswa, yakni Hukum Litigasi, Hukum Bisnis, Hukum Mediasi Syariah dan Hukum Administrasi. Pilihan konsentrasi tersebut memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa untuk memperdalam bidang hukum tertentu sekaligus mengembangkan wawasan keilmuan yang relevan dengan kebutuhan profesional. Predikat akreditasi “Baik Sekali” yang diperoleh Program Magister Hukum UNISKA MAB menjadi salah satu informasi penting yang disampaikan dalam sosialisasi. Akreditasi tersebut tercantum dalam keputusan resmi BAN-PT melalui SK Nomor 6781/SK/BAN-PT/Ak/M/VI/2026. Selain memperkenalkan program dan konsentrasi pendidikan, informasi penerimaan mahasiswa baru juga menjadi bagian penting. Calon mahasiswa dapat memperoleh informasi mengenai proses pendaftaran melalui kanal resmi PMB UNISKA MAB. Informasi mengenai akreditasi dan penyelenggaraan program studi juga dapat ditelusuri melalui kanal resmi universitas serta Lembaga Penjaminan Mutu UNISKA MAB. Bagi personel kepolisian maupun masyarakat yang berminat melanjutkan pendidikan ke jenjang S2, program tersebut dapat menjadi salah satu alternatif untuk memperluas kompetensi di bidang hukum. Namun, calon mahasiswa tetap perlu memastikan persyaratan administrasi, jadwal pendaftaran dan biaya pendidikan melalui sumber resmi kampus. Sosialisasi pendidikan seperti ini diharapkan dapat membuka akses informasi yang lebih luas bagi masyarakat dan personel yang ingin mengembangkan kapasitas akademik sekaligus menunjang peningkatan kompetensi profesional. Dengan akreditasi “Baik Sekali” dan dibukanya PMB Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027, Program Magister Hukum UNISKA MAB menawarkan kesempatan bagi calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan dengan pilihan konsentrasi yang beragam. (Agus)

Palembang, Bidik-kasusnews.com      Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. James P. Hutagaol, S.I.K., M.H., memimpin langsung Apel Kesiapsiagaan yang dilanjutkan dengan pemeriksaan sikap tampang personel Satbrimob Polda Sumsel di Markas Komando Satbrimob Polda Sumsel, Rabu (5/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Pejabat Utama Satbrimob Polda Sumsel, para Komandan Batalyon, Komandan Kompi, Perwira, Bintara, Tamtama, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Satbrimob Polda Sumsel. Apel kesiapsiagaan dilaksanakan sebagai bentuk pembinaan personel guna memastikan kesiapan operasional, meningkatkan disiplin, serta memperkuat profesionalisme dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Dalam amanatnya, Dansat Brimob Polda Sumsel menegaskan bahwa kesiapan personel merupakan faktor utama dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas, khususnya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Sumatera Selatan. “Kesiapsiagaan merupakan budaya kerja yang harus terus dipelihara oleh setiap personel Brimob. Selain memiliki kemampuan operasional yang mumpuni, setiap anggota juga wajib menunjukkan disiplin, integritas, loyalitas, serta penampilan yang rapi dan sesuai dengan ketentuan. Hal tersebut merupakan cerminan profesionalisme anggota Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Kombes Pol. James P. Hutagaol. Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan sikap tampang yang meliputi kerapian rambut, kebersihan seragam dinas, kelengkapan atribut, identitas perorangan, serta kondisi perlengkapan yang digunakan personel. Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari fungsi pembinaan untuk memastikan seluruh anggota mematuhi ketentuan disiplin dan standar penampilan yang berlaku di lingkungan Polri. Kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap kesiapan personel sebelum melaksanakan tugas di lapangan, sehingga setiap anggota senantiasa berada dalam kondisi prima, disiplin, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas sesuai dengan tugas pokok Satuan Brimob Polri. Melalui kegiatan apel kesiapsiagaan dan pemeriksaan sikap tampang secara berkala, Satbrimob Polda Sumsel berkomitmen untuk terus membangun sumber daya manusia Polri yang unggul, profesional, modern, dan terpercaya, sejalan dengan transformasi Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan). Di tempat terpisah, Dansat Brimob Polda Sumsel kembali mengingatkan seluruh personel agar senantiasa menjaga marwah institusi dengan mengedepankan disiplin, etika, serta tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas. “Jadikan disiplin sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban. Tampilkan sikap, perilaku, dan penampilan yang mencerminkan kebanggaan sebagai insan Bhayangkara. Dengan personel yang disiplin dan profesional, kepercayaan masyarakat terhadap Polri akan terus meningkat,” pungkasnya. Satbrimob Polda Sumsel akan terus meningkatkan pembinaan personel secara berkelanjutan sebagai upaya mewujudkan Polri yang Presisi, humanis, serta siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam setiap situasi. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com        Polsek Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), melakukan patroli sekaligus monitoring pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) di dua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) pada Rabu (5/8/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 06.00 Wita tersebut menyasar SPBU 64.714.06 Muara Tapus dan SPBU 64.714.07 Banua Lima. Monitoring dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban selama aktivitas pelayanan BBM berlangsung. Dalam kegiatan tersebut, personel dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal) Ipda Sulistono, S.Sos. Sejumlah personel kemudian ditempatkan di masing-masing lokasi SPBU untuk melakukan pemantauan. Di SPBU Muara Tapus, berdasarkan laporan yang diterima, tersedia BBM jenis Pertamax sebanyak 4.300 liter, Pertalite 16.000 liter dan Pertamina Dex 5.400 liter. Sementara di SPBU Banua Lima, dalam laporan monitoring tersebut tidak tercantum ketersediaan Pertamax maupun Dexlite pada saat pemantauan. Personel Polsek Amuntai Tengah melakukan pemantauan situasi di kedua SPBU guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta menjaga agar aktivitas masyarakat berjalan tertib. Monitoring juga menjadi bagian dari upaya kepolisian memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melakukan pengisian BBM, sekaligus menjaga kondisi di sekitar lokasi SPBU tetap kondusif. Hingga kegiatan selesai dilaksanakan, situasi di SPBU Muara Tapus maupun Banua Lima dilaporkan berjalan lancar dan kondusif. Tidak terdapat gangguan keamanan yang dilaporkan selama pelaksanaan patroli dan monitoring. Kapolsek Amuntai Tengah melalui kegiatan tersebut menunjukkan komitmen jajarannya untuk terus melakukan pemantauan di sejumlah lokasi pelayanan publik yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi. Kegiatan patroli dan monitoring distribusi BBM ini diharapkan dapat mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib dan nyaman bagi masyarakat di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah. Polsek Amuntai Tengah akan terus melakukan pemantauan situasi kamtibmas di wilayahnya sebagai bagian dari upaya pencegahan gangguan keamanan dan menjaga pelayanan publik tetap berjalan dengan baik. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com      Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Pada Rabu (5/8/2026) pagi, personel melaksanakan patroli sekaligus pengaturan lalu lintas di kawasan Sekolah Ukhuwah, Desa Lok Bangkai, Kecamatan Banjang. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.00 Wita tersebut dilaksanakan Kanit Samapta Polsek Banjang, Aiptu Soeyatmin, S.H., menggunakan kendaraan patroli roda dua. Patroli menyasar kawasan yang menjadi titik aktivitas masyarakat, khususnya di sekitar lingkungan sekolah. Selain melakukan pengaturan lalu lintas, personel juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Pengaturan lalu lintas dilakukan untuk membantu menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus meningkatkan keamanan pengguna jalan di sekitar lokasi sekolah pada pagi hari. Selain itu, kegiatan patroli menjadi langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk aksi kejahatan jalanan, balap liar maupun tawuran yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat. Personel Polsek Banjang juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Kapolsek Banjang melalui kegiatan tersebut menegaskan pentingnya kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat sebagai langkah pencegahan sebelum terjadinya gangguan keamanan. Kegiatan patroli dan pengaturan lalu lintas berlangsung aman dan tertib. Hasil pemantauan menunjukkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara, khususnya sekitar lokasi kegiatan, berada dalam kondisi aman dan kondusif. Patroli rutin tersebut menjadi bagian dari upaya Polsek Banjang menjaga keamanan sekaligus memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang beraktivitas pada pagi hari. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com      Polres Hulu Sungai Utara (HSU) mulai memperkenalkan tahapan pra-rekrutmen anggota Polri Tahun Anggaran 2027 kepada calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Kabupaten HSU. Sosialisasi tersebut digelar di Aula Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Hulu Sungai Utara, yang menjadi lokasi Asrama Capaska TA 2026 Kabupaten HSU, pada 4 Agustus 2026 sekitar pukul 20.00 Wita hingga selesai. Sebanyak 36 peserta Capaska Kabupaten HSU Tahun 2026 mengikuti kegiatan yang membahas informasi awal mengenai pra-rekrutmen anggota Polri TA 2027. Materi sosialisasi disampaikan oleh Kabag SDM Polres HSU AKP Misransyah, S.H., bersama personel Bag SDM Brigadir Hadi Saputra, S.H., M.M. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan terkait pra-rekrutmen sebagai bagian dari upaya memberikan informasi kepada generasi muda yang berminat mengikuti proses penerimaan anggota Polri pada tahun anggaran mendatang. Kegiatan sosialisasi juga menjadi kesempatan bagi para peserta untuk memperoleh pemahaman awal sebelum mengikuti tahapan rekrutmen sesuai ketentuan yang berlaku. Polres HSU melalui Bagian Sumber Daya Manusia terus mendorong penyampaian informasi rekrutmen secara terbuka kepada masyarakat. Dengan adanya sosialisasi sejak dini, calon peserta diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan baik dan memahami proses yang harus dilalui. “Kabag SDM Polres HSU AKP Misransyah menjadi salah satu pemateri dalam kegiatan tersebut, didampingi Brigadir Hadi Saputra. Penyampaian materi dilakukan kepada 36 Capaska yang mengikuti kegiatan di Aula BKD HSU. Sosialisasi berlangsung dalam suasana tertib. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar dan kondusif hingga selesai. Melalui kegiatan tersebut, Polres HSU menunjukkan komitmennya dalam memberikan akses informasi kepada generasi muda mengenai peluang pengabdian melalui institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia. Bagi para peserta Capaska, sosialisasi ini sekaligus menjadi bekal informasi awal untuk mengenal proses pra-rekrutmen Polri TA 2027 sebelum memasuki tahapan penerimaan sesuai jadwal dan persyaratan resmi yang ditetapkan nantinya. (Agus)