Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polsek Banjang melaksanakan patroli sekaligus monitoring pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU 64.714.09 Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kamis (6/8/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian memastikan situasi di area SPBU tetap aman, tertib, dan kondusif serta pelayanan distribusi BBM kepada masyarakat berjalan dengan lancar. Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Banjang yang bertugas terdiri dari Aiptu Soeyatmin, Aipda Roby Utama, dan Briptu Alfito. Petugas melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi di lingkungan SPBU dan aktivitas masyarakat yang melakukan pengisian BBM. Berdasarkan hasil monitoring, stok BBM yang tersedia di SPBU 64.714.09 Banjang pada saat kegiatan meliputi Pertalite sebanyak 16.000 liter dan Pertamax sebanyak 8.000 liter. Sementara itu, untuk jenis Bio Solar dan Dexlite tercatat kosong pada saat dilakukan pemantauan. Meski terdapat beberapa jenis BBM yang tidak tersedia, situasi di SPBU Banjang secara keseluruhan terpantau berjalan lancar dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan yang dapat menghambat aktivitas pelayanan kepada masyarakat. Patroli dan monitoring tersebut juga menjadi bentuk kehadiran Polri dalam menjaga keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya di lokasi pelayanan publik yang berkaitan dengan kebutuhan energi. Polsek Banjang akan terus melakukan pemantauan situasi di wilayah hukumnya sebagai langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan menjaga aktivitas masyarakat tetap berlangsung tertib. Dengan kegiatan tersebut, Polsek Banjang menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan yang profesional, solid, dan responsif sebagai bagian dari upaya mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat dengan membagikan masker gratis kepada pengguna jalan di kawasan Bundaran Kota, Jalan A. Yani, Kamis (6/8/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 Wita tersebut dipimpin langsung Kasat Lantas Polres HSU Iptu Tri Widodo S., bersama personel Sat Lantas. Pembagian masker dilakukan sebagai bentuk pelayanan sekaligus respons kepolisian terhadap kondisi kabut asap yang muncul sebagai dampak kebakaran lahan. Sejumlah pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut mendapatkan masker secara cuma-cuma. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengurangi paparan asap dan debu selama beraktivitas di luar ruangan. Kasat Lantas Polres HSU Iptu Tri Widodo S. mengatakan, pembagian masker merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan yang terdampak kondisi udara akibat kabut asap. Selain membantu masyarakat yang membutuhkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pendekatan Polantas yang tidak hanya berfokus pada kelancaran dan keselamatan lalu lintas, tetapi turut memperhatikan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan. “Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan” menjadi semangat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Melalui kegiatan sederhana namun bermanfaat ini, Sat Lantas Polres HSU berharap masyarakat semakin peduli terhadap keselamatan dan kesehatan saat beraktivitas di tengah kondisi udara yang kurang baik. Kegiatan pembagian masker berlangsung dengan tertib dan menjadi salah satu bentuk kehadiran Polantas HSU yang berupaya memberikan pelayanan secara langsung, dekat, dan humanis kepada masyarakat. (Agus)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Upaya memperkuat kualitas pendidikan di Kabupaten Sukabumi terus dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Hal itu ditandai dengan kunjungan kerja Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) RI, Fajar Riza Ul Haq, ke SMP Negeri 1 Cikembar, Rabu (5/8/2026). Kedatangan wamen dalam rangka audiensi dan dialog kebijakan pendidikan bersama para pemangku kepentingan. Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas turut mendampingi Wamendikdasmen bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena. Hadir pula jajaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, kepala sekolah, guru, serta perwakilan pengelola pendidikan mulai dari PAUD hingga SMA. Fajar Riza Ul Haq mengatakan pemerintah terus memperluas intervensi di bidang pendidikan, terutama melalui peningkatan kualitas sarana belajar. Kabupaten Sukabumi menjadi salah satu daerah yang memperoleh tambahan bantuan rehabilitasi bangunan sekolah pada tahun ini. Menurutnya, sebanyak 174 sekolah di Kabupaten Sukabumi menerima program rehabilitasi pada 2026. Dari jumlah tersebut, sekolah dasar memperoleh alokasi paling banyak, yakni 93 unit, sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak dan nyaman bagi peserta didik. Selain pembangunan fisik, Fajar menilai persoalan Angka Tidak Sekolah (ATS) harus menjadi perhatian bersama. Ia menegaskan penyelesaiannya tidak hanya mengandalkan sekolah formal, tetapi juga membutuhkan dukungan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) serta lembaga pendidikan nonformal seperti Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Ia pun mengajak seluruh kepala sekolah, guru, dan pemerintah daerah untuk aktif melakukan pendataan sekaligus mengembalikan anak-anak yang putus sekolah agar kembali memperoleh hak pendidikan. Menurutnya, langkah tersebut menjadi investasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menyampaikan bahwa perhatian pemerintah pusat merupakan dorongan positif bagi daerah dalam mempercepat pemerataan layanan pendidikan. Ia berharap berbagai program yang digulirkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi. Pada kesempatan itu, Andreas juga memaparkan sejumlah tantangan yang masih dihadapi pemerintah daerah, mulai dari kondisi geografis hingga pemerataan akses pendidikan. Karena itu, sinergi dengan pemerintah pusat dinilai menjadi faktor penting dalam mewujudkan layanan pendidikan yang lebih merata. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena memastikan pihaknya siap melaksanakan berbagai arahan yang disampaikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Penguatan koordinasi bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus dilakukan agar setiap kebijakan dapat diterapkan secara optimal di lapangan. Audiensi tersebut diharapkan menghasilkan langkah nyata dalam menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah. Dengan kerja sama yang semakin erat, berbagai program peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Sukabumi diharapkan mampu berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta didik. (Reno)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Menjelang pelaksanaan Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) SMP tingkat Kabupaten Sukabumi, Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGP) PAI SMP Subrayon Jampangkulon, Uung Yusup Supendi, S.Pd.I., menyampaikan doa dan motivasi kepada seluruh peserta yang akan berkompetisi mewakili sekolah masing-masing. Ajang Pentas PAI dijadwalkan berlangsung pada Kamis (6/8/2026) di SMP Islam Terpadu Yaspida, Jalan Parungseah, Desa Cipetir, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para pelajar untuk menampilkan kemampuan sekaligus memperkuat karakter Islami. Menurut Uung, seluruh peserta merupakan putra-putri terbaik yang telah melalui proses pembinaan di tingkat sekolah maupun wilayah. Karena itu, ia berharap mereka mampu menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Ia menilai Pentas PAI bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sarana membentuk generasi yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, spiritual, dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Mengusung tema “Cerdas Berkarakter, Berakhlak Mulia, Berprestasi Tinggi, dan Islami Amanah”, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang beriman, berilmu, serta siap menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. “Semoga seluruh peserta diberikan kemudahan, memperoleh hasil terbaik, serta mampu menjadi inspirasi dalam menyebarkan nilai-nilai keimanan, ilmu pengetahuan, dan akhlak mulia. Tetap semangat, percaya diri, dan berikan penampilan terbaik,” ujarnya. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Pentas PAI sebagai momentum mempererat ukhuwah antarpelajar sekaligus meningkatkan kecintaan terhadap nilai-nilai ajaran Islam melalui berbagai bidang yang diperlombakan. Dukungan dan doa pun disampaikan kepada seluruh kontingen agar mampu mengharumkan nama daerah masing-masing serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan pendidikan agama Islam di Kabupaten Sukabumi. (Dicky)
DABO SINGKEP, Bidik-kasusnews.com Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir TNI Angkatan Laut di sela peninjauan Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) TNI Tahun 2026 di Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Rabu (5/8/2026). Pengukuhan tersebut menjadi bentuk penghormatan atas kontribusi Kasad dalam memperkuat sinergi dan interoperabilitas antar matra TNI. Kasad hadir mendampingi Menteri Pertahanan (Menhan) RI Jenderal TNI (Hor.) Purn. Sjafrie Sjamsoeddin dan Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. dalam peninjauan latihan yang bertujuan menguji kesiapan operasi gabungan TNI menghadapi berbagai dinamika ancaman. Prosesi pengukuhan dilaksanakan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali melalui penyematan brevet dan baret ungu khas Korps Marinir. Selain Kasad, penghargaan Warga Kehormatan Korps Marinir juga dianugerahkan kepada Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R., Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, serta Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto. Pengukuhan tersebut mencerminkan eratnya soliditas antarmatara TNI sekaligus komitmen bersama dalam membangun interoperabilitas yang semakin kuat guna mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas pertahanan negara. Pada kesempatan yang sama, rombongan meninjau pelaksanaan Latihan Operasi Terintegrasi TNI Tahun 2026 yang menguji kemampuan komando dan pengendalian, koordinasi antar matra, serta kesiapan satuan dalam melaksanakan operasi gabungan. Salah satu materi latihan yang ditampilkan adalah penerjunan Kelompok Depan Operasi Lintas Udara (KDOL) di sekitar _drop zone_ Bandara Dabo Singkep. Kegiatan tersebut melibatkan unsur pesawat angkut CN-235 Skadron Udara 27, Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat), dan Yonif 328 sebagai bagian dari skenario operasi gabungan untuk mengamankan daerah sasaran sebelum penerjunan pasukan utama. Momentum pengukuhan Warga Kehormatan Korps Marinir di tengah pelaksanaan Latopslagab TNI semakin menegaskan semangat kebersamaan, soliditas, dan sinergi antarmatara sebagai fondasi utama dalam mewujudkan TNI yang profesional, modern, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Program swasembada jagung di wilayah Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), menghadapi kendala akibat genangan banjir yang terjadi setelah curah hujan tinggi beberapa waktu lalu. Kondisi tersebut diketahui saat personel Polsek Sungai Pandan melakukan monitoring perkembangan lahan jagung di Desa Sungai Pinang dan Desa Tambalang Kecil, Rabu (5/8/2026). Monitoring yang berlangsung pukul 10.00 hingga 11.00 Wita tersebut dilakukan untuk mengetahui secara langsung kondisi tanaman sekaligus memantau perkembangan program ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Sungai Pandan. Dalam pemantauan tersebut, personel menemukan bahwa tanaman jagung yang berhasil tumbuh di sejumlah lahan hanya sebagian. Sebagian lainnya mengalami kegagalan pertumbuhan yang dalam laporan dikaitkan dengan genangan banjir akibat tingginya curah hujan beberapa waktu sebelumnya. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan lahan jagung di wilayah Sungai Pandan. Air yang menggenangi lahan dapat menghambat pertumbuhan tanaman dan berpotensi menyebabkan benih maupun tanaman muda tidak berkembang sebagaimana diharapkan. Monitoring dilakukan untuk memperoleh gambaran kondisi aktual lahan sebagai bahan laporan dan evaluasi terhadap perkembangan program swasembada jagung. Tiga personel Polsek Sungai Pandan yang melaksanakan kegiatan tersebut yakni Aiptu Agus Tri Saptiawan, S.Hut., Aipda Eddy Khairudin, S.H., dan Briptu Ahmad Hasan. Personel menggunakan satu unit kendaraan roda empat Polsek Sungai Pandan untuk menuju lokasi pemantauan di kedua desa tersebut. Meskipun terdapat kendala pada pertumbuhan tanaman, kegiatan monitoring berlangsung lancar. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Sungai Pandan juga dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali. Pemantauan secara berkala menjadi penting untuk mengetahui perkembangan lahan sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program ketahanan pangan. Kondisi di Desa Sungai Pinang dan Desa Tambalang Kecil menunjukkan bahwa keberhasilan budidaya jagung tidak hanya bergantung pada proses penanaman, tetapi juga dipengaruhi kondisi lingkungan dan cuaca. Hasil monitoring tersebut selanjutnya menjadi bagian dari laporan perkembangan program swasembada jagung di wilayah hukum Polsek Sungai Pandan. Upaya pemantauan diharapkan dapat membantu memastikan perkembangan program tetap tercatat dan menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan kegiatan pertanian berikutnya. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polsek Amuntai Utara, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), melakukan monitoring perkembangan lahan swasembada jagung di Desa Panangkalaan, Kecamatan Amuntai Utara, Rabu (5/8/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.30 Wita tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi tanaman sekaligus memantau perkembangan program ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Amuntai Utara. Dua personel, yakni Aiptu Ferry A.P. dan Bripka Eko P., diterjunkan untuk melakukan pemantauan di lahan yang dikelola Kelompok Tani (Poktan) Sungai Bayan. Berdasarkan hasil monitoring, tinggi tanaman jagung di lokasi tersebut berada pada kisaran 80 hingga 160 sentimeter. Namun, petugas juga menemukan kondisi tanaman yang perlu mendapat perhatian, yakni sejumlah daun jagung terlihat menguning. Kondisi tersebut dalam hasil pemantauan dikaitkan dengan keadaan tanah yang dinilai kurang subur sehingga pertumbuhan tanaman jagung mengalami gangguan. Temuan di lapangan tersebut menjadi bagian penting dari kegiatan monitoring. Pemantauan tidak hanya dilakukan untuk melihat perkembangan tanaman, tetapi juga mengetahui berbagai kendala yang berpotensi memengaruhi produktivitas lahan. Kondisi tanaman yang mengalami gangguan menjadi informasi yang dapat digunakan sebagai bahan laporan dan evaluasi dalam pelaksanaan program swasembada jagung di wilayah tersebut. Program ketahanan pangan membutuhkan pemantauan secara berkelanjutan karena kondisi tanaman dapat dipengaruhi berbagai faktor, termasuk keadaan lahan dan tingkat kesuburan tanah. Melalui kegiatan monitoring tersebut, Polsek Amuntai Utara turut menunjukkan dukungan terhadap program swasembada pangan sekaligus memastikan perkembangan lahan pertanian di wilayah hukumnya tetap terpantau. Pemantauan oleh personel kepolisian juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dengan kelompok tani dalam mendukung keberlanjutan program pertanian masyarakat. Kegiatan monitoring berjalan lancar. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Amuntai Utara selama kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan terkendali. Dengan adanya pemantauan secara berkala, perkembangan tanaman jagung di Desa Panangkalaan diharapkan dapat terus terpantau, termasuk berbagai kendala yang dihadapi petani, sehingga menjadi bahan evaluasi untuk mendukung keberhasilan program swasembada jagung di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polsek Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan program swasembada jagung sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan di wilayah hukumnya. Monitoring tersebut dilaksanakan pada Rabu (5/8/2026) mulai sekitar pukul 11.30 Wita hingga selesai, dengan lokasi pemantauan berada di Desa Palampitan Hilir, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Sejumlah personel Polsek Amuntai Tengah diterjunkan dalam kegiatan tersebut, yakni Aiptu Eko Yuli Setyawan, Bripka Roy Hermawan, Brigpol M. Fajar Adha, Brigpol Juliansyah dan Bripda M. Zainal Hilmi. Dengan menggunakan satu unit kendaraan patroli roda empat serta perangkat komunikasi HT Motorola APX 1000, personel melakukan pemantauan perkembangan lahan jagung di wilayah tersebut. Kegiatan monitoring dilakukan sebagai bagian dari upaya pengawasan terhadap perkembangan program ketahanan pangan. Pemantauan juga menjadi sarana untuk memperoleh data perkembangan lahan yang selanjutnya dilaporkan kepada pimpinan. Program swasembada jagung memiliki peran penting dalam mendukung ketersediaan pangan, termasuk kebutuhan jagung sebagai bahan pakan ternak. Karena itu, perkembangan lahan pertanian perlu dipantau secara berkala agar pelaksanaan program dapat berjalan sesuai tujuan. Kehadiran personel kepolisian di lapangan juga menjadi bentuk dukungan terhadap masyarakat yang mengembangkan lahan pertanian. Selain melakukan monitoring, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan program ketahanan pangan. Polsek Amuntai Tengah berupaya memastikan perkembangan program pertanian di wilayah hukumnya tetap terpantau. Data hasil pemantauan menjadi bahan laporan sekaligus bagian dari evaluasi perkembangan swasembada jagung. Kegiatan monitoring berlangsung dengan aman, tertib dan kondusif. Tidak terdapat gangguan yang dilaporkan selama personel melaksanakan pemantauan di wilayah Palampitan Hilir. Melalui monitoring secara berkelanjutan, Polsek Amuntai Tengah menunjukkan dukungan terhadap upaya mewujudkan kemandirian pangan, sekaligus mendorong pemanfaatan lahan pertanian masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan dan pakan secara berkelanjutan. (Agus)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kepedulian terhadap dunia pendidikan kembali ditunjukkan Kapolsek Surade Polres Sukabumi, Iptu Ade Hendra, S.Pd. Bersama anggotanya, ia mengunjungi sekaligus memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah anak asuhnya, Mutakil Apham, siswa kelas IX SMP Negeri 2 Surade, Kabupaten Sukabumi, Rabu (5/8/2026). Kedatangan Kapolsek disambut Guru SMP Negeri 2 Surade, Usman Somantri, yang mewakili Kepala Sekolah Agung Murtopo. Saat kunjungan berlangsung, kepala sekolah tengah menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas di SMP Negeri 1 Jampangkulon. Dalam kesempatan tersebut, Usman Somantri menyampaikan apresiasi atas perhatian yang terus diberikan Kapolsek Surade kepada Mutakil Apham. Menurutnya, kepedulian tersebut menjadi motivasi besar bagi siswa untuk terus bersemangat dalam menempuh pendidikan. Usai bersilaturahmi dengan pihak sekolah, Iptu Ade Hendra mengajak Mutakil Apham ke salah satu pusat perbelanjaan di wilayah Surade untuk membeli berbagai perlengkapan belajar yang dibutuhkan menjelang kegiatan belajar mengajar. “Berbagai kebutuhan sekolah yang dipenuhi di antaranya seragam, celana, tas, sepatu, buku tulis, alat tulis, hingga pianika sebagai penunjang kegiatan pembelajaran di sekolah,” kata Iptu Hendra. Selain memberikan bantuan, Kapolsek Surade juga menyampaikan pesan kepada anak asuhnya agar selalu rajin belajar, menghormati guru, menjaga pergaulan dengan teman-teman, menjauhi perilaku negatif, serta berbakti kepada kedua orang tua sebagai bekal meraih masa depan yang lebih baik. Aksi sosial tersebut merupakan bagian dari implementasi arahan Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H., yang mendorong seluruh jajaran untuk hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk melalui perhatian terhadap dunia pendidikan. Mutakil Apham mengaku bersyukur atas perhatian yang terus diberikan bapak asuhnya. Ia menyampaikan terima kasih kepada Iptu Ade Hendra atas bantuan dan motivasi yang selama ini diterimanya serta berjanji akan menjalankan semua nasihat yang diberikan. Hubungan antara Kapolsek Surade dengan Mutakil Apham sendiri telah terjalin sejak siswa tersebut pertama kali mengenyam pendidikan di SMP Negeri 2 Surade pada 2024. Hingga kini, saat telah duduk di kelas IX, Apham masih mendapat pendampingan dan perhatian sebagai bagian dari komitmen kepedulian terhadap pendidikan generasi muda. (Dicky)
Kutai Timur, Bidik-kasusnews.com Wujud pengabdian nyata Brigif TP 32/Mangkalihat kembali hadir untuk masyarakat dengan menyalurkan bantuan air bersih bagi warga Rt 05 dan Rt 07 Desa Sepaso Selatan Kec. Bengalon Kutai Timur yang kesulitan mendapatkan akses air bersih. Rabu (5/08/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya satuan untuk meringankan beban masyarakat serta memenuhi kebutuhan dasar yang sangat vital bagi kehidupan sehari-hari. Kekeringan dan keterbatasan sumber air bersih yang dialami masyarakat dalam waktu cukup lama mendorong prajurit Brigif TP 32/Mangkalihat untuk segera turun ke lapangan menyalurkan air bersih langsung ke pemukiman warga. Dengan membawa 1 unit mobil tangki air dan 2 unit mobil Damkar, prajurit menyambangi rumah-rumah warga, titik-titik kerumunan, serta fasilitas umum agar air bersih dapat diterima secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Saat dikonfirmasi ditempat terpisah Komandan Brigif TP 32/Mangkalihat Kolonel Inf Agussalim Tuo, S.H., M.I.P., menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata kehadiran TNI di tengah rakyat, bukan sekadar menjaga keamanan, melainkan hadir membawa solusi dan kebaikan bagi masyarakat. “Air adalah sumber kehidupan. Ketika warga kesulitan mendapatkan air bersih maka itu adalah panggilan tugas bagi kami untuk hadir. Kami tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tapi juga hadir membagi kehidupan dan kesejahteraan kepada rakyat yang kami lindungi,” tegas Danbrigif. Kami akan selalu berkomitmen untuk terus hadir, mendengar keluhan dan melayani masyarakat di seluruh wilayah yang dapat dijangkau. Di mana rakyat membutuhkan, disitu pula prajurit Mangkalihat akan hadir untuk Mengabdi kepada masyarakat Demi keutuhan NKRI. Tutup Kolonel Inf Agussalim Tuo. Warga menyambut kehadiran prajurit dengan penuh sukacita dan rasa syukur. Banyak warga yang menyampaikan bahwa bantuan air bersih ini sangat membantu sekali, terutama untuk keperluan minum, mandi, dan kebersihan sehari-hari yang selama ini sulit dipenuhi. “Terima kasih kepada Brigif TP 32/Mangkalihat. Kami sudah lama kesulitan air, hari ini datang membawa air bersih sampai ke depan rumah. Ini benar-benar membawa kehidupan bagi kami,” ujar salah satu warga dengan penuh harapan dan kebanggaan. (Agus)