SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kiprah membanggakan ditorehkan talenta muda asal Sukabumi dalam ajang Fashion Show Idol Kids International 2026 yang digelar di Hanoi, Vietnam, pada 21–23 Maret 2026. Di panggung internasional tersebut, dua peserta berhasil menunjukkan kualitas terbaiknya dan membawa pulang gelar juara. Nadia Putri Ramadhani pelajar SDN Cipanengah CBM tampil menonjol hingga berhasil meraih Grand Winner Kategori C, sebuah capaian tertinggi yang menegaskan kemampuannya bersaing dengan peserta dari Sembilan negara. Penampilannya dinilai kuat dari sisi teknik, ekspresi, hingga penguasaan panggung. Selain itu keduanya didukung dengan tangan sentuhan tangan dingin desainer Harririan. Sementara itu, Rafa Elviana Supriatna yang menempuh pendidikan di SD PASIM juga berhasil mencatat hasil positif dengan meraih Juara II. Konsistensi performa serta kepercayaan diri menjadi kunci keberhasilannya menembus posisi terbaik di ajang tersebut. Dalam kompetisi ini, Indonesia mengirimkan empat perwakilan, terdiri dari dua peserta asal Bali dan dua dari Sukabumi. Seluruh peserta tampil membawa karakter dan identitas masing-masing di hadapan dewan juri internasional. Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai rangkaian penilaian yang menuntut kesiapan fisik, mental, dan kreativitas. Mulai dari sesi catwalk hingga penampilan kostum, seluruh aspek menjadi perhatian utama dalam menentukan pemenang. Keberhasilan wakil Sukabumi tidak lepas dari dukungan tim pelatih serta konsep penampilan yang dipersiapkan secara matang. Perpaduan antara teknik dan karakter visual menjadi faktor penting dalam menarik perhatian juri. Ajang ini menjadi momentum penting bagi para peserta untuk menambah pengalaman sekaligus mengukur kemampuan di level global. Selain meraih prestasi, mereka juga mendapatkan wawasan baru terkait standar industri modeling internasional. Sebelumnya, keduanya sempat mengikuti ajang serupa di tingkat nasional sebagai bagian dari proses pembinaan di bawah Manajemen Lamatapo Indonesia Persada (Mas Bram) Namun, hasil di Hanoi menjadi pencapaian yang memperkuat posisi mereka sebagai talenta muda yang patut diperhitungkan. Prestasi ini diharapkan mampu memotivasi generasi muda lainnya, khususnya di Sukabumi, untuk terus mengembangkan potensi dan berani tampil di panggung internasional. Kedua orang tua model penuh talenta tersebut Ucup Supriatna dan Evi Sumanti mengungkapkan kekaguman dan rasa bahagia atas raihan prestasi putri-putri mereka. “Tentu saja ini prestasi yang membanggakan. Karena mereka berdua telah mengerahkan segala kemampuan yang dimiliki dan berhasil mendapatkan predikat juara,” ujaUsep, Sabtu (28/3/2026). (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jampangkulon menggelar kegiatan halal bihalal bersama keluarga besar dan para mitra, Sabtu (28/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan pasca Hari Raya Idul Fitri. Direktur RSUD Jampangkulon, dr. Lusi Apriani, menyampaikan bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga wujud rasa syukur atas nikmat yang diberikan serta ajang untuk saling memaafkan. “Momentum ini dimanfaatkan untuk melebur segala khilaf dan membangun hubungan yang lebih harmonis antarpegawai dan mitra kerja,” ujarnya. Selain dihadiri internal rumah sakit, kegiatan ini juga melibatkan sejumlah unsur mitra, mulai dari tokoh keagamaan, unsur pemerintah kecamatan, hingga aparat keamanan. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi simbol kuatnya sinergi lintas sektor dalam mendukung pelayanan kesehatan di wilayah Jampangkulon. Rangkaian acara diisi dengan tausiah, diskusi ringan, serta silaturahmi bersama para pemangku kepentingan, termasuk perwakilan MUI, kepala puskesmas wilayah, unsur Forkopimcam, pemerintah desa, hingga jajaran TNI dan Polri. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa sepanjang kegiatan berlangsung. Halal bihalal ini ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, sebagai simbol persatuan dan kebersamaan. Melalui kegiatan ini, RSUD Jampangkulon berharap semangat kebersamaan dan kekompakan terus terjaga dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Dicky)

BEKASI,BIDIK-KASUSNEWS.COM,. Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur kembali bertambah. Hingga Selasa 28 April 2026 pagi, PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat total tujuh penumpang meninggal dunia akibat insiden tabrakan antara kereta jarak jauh dan KRL Commuter Line. Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyampaikan bahwa selain korban jiwa, sebanyak 81 orang mengalami luka-luka dan saat ini tengah menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi dan sekitarnya. “Korban meninggal dunia sebanyak tujuh orang, sementara korban luka yang dirawat mencapai 81 orang,” ujar Bobby kepada wartawan di lokasi kejadian. Meski proses evakuasi telah berlangsung sejak malam, hingga kini masih terdapat tiga korban yang terjebak di dalam rangkaian kereta. Tim gabungan masih berupaya melakukan evakuasi dengan sangat hati-hati guna menghindari risiko tambahan. “Masih ada sekitar tiga korban yang terperangkap di dalam kereta. Proses evakuasi memakan waktu cukup lama, bahkan sudah berlangsung sekitar delapan jam karena harus dilakukan secara ekstra hati-hati,” jelasnya. Insiden ini tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan luka, tetapi juga berdampak luas terhadap operasional perjalanan kereta api, khususnya di wilayah KAI Daop 3 Cirebon. Sejumlah perjalanan kereta tujuan Jakarta mengalami antrean dan keterlambatan antara 10 hingga 30 menit. Pihak KAI Daop 3 Cirebon pun menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas gangguan perjalanan yang terjadi. Mereka mengakui bahwa insiden di wilayah Bekasi Timur berdampak langsung pada jadwal operasional kereta di lintas tersebut. Manajer Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menyatakan bahwa pihaknya memahami kekhawatiran masyarakat, terutama keluarga penumpang yang terdampak kecelakaan. (Asep Rusliman)

INDRAMAYU,Bidik-kasusnews.com,. Aksi heroik dilakukan oleh Tim Urai Satlantas Polres Indramayu. Pasalnya, petugas bergerak cepat menyelamatkan seorang balita pemudik yang mengalami panas tinggi hingga kejang-kejang di bahu jalan Tol Cipali KM 137, Rabu (25/3/2026) malam. Peristiwa menegangkan ini bermula saat personel Satlantas sedang melakukan patroli rutin di tengah padatnya arus balik arah Jakarta. Saat mencapai KM 137, petugas mendapati sebuah mobil pemudik berhenti darurat. Begitu dihampiri, suasana kepanikan menyambut petugas, seorang ibu menangis meminta tolong karena anaknya yang masih balita mengalami demam hebat dan mulai hilang kesadaran akibat kejang. Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kasat Lantas Polres Indramayu AKP Undang Syarif Hidayat, menjelaskan kondisi saat itu sangat kritis dan membutuhkan penanganan medis segera. “Jika dipaksakan mengikuti arus menuju Jakarta, jarak ke gerbang tol berikutnya yakni GT Subang di KM 110 masih sangat jauh. Risikonya terlalu besar bagi sang balita. Maka, petugas memutuskan mengambil langkah diskresi darurat dengan mengevakuasi balita dan ibunya menggunakan sepeda motor patroli, melawan arus menuju akses keluar terdekat di GT Cikedung KM 138,” ujar AKP Undang, Kamis (26/3/2026) pagi. Dengan pengawalan ketat dan prosedur keamanan yang terjaga, petugas membonceng ibu dan balita tersebut menyusuri bahu jalan melawan arus sejauh satu kilometer. Di Gerbang Tol Cikedung, tim medis beserta unit ambulans yang telah disiagakan oleh Polres Indramayu langsung melakukan tindakan pertolongan pertama. Setelah kondisi balita tersebut stabil di dalam ambulans, korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif. Sementara itu, anggota keluarga lainnya yang berada di mobil melanjutkan perjalanan menuju pintu keluar tol selanjutnya untuk menyusul ke rumah sakit. “Keselamatan masyarakat adalah prioritas tertinggi kami di atas segalanya. Alhamdulillah, berkat kesigapan anggota di lapangan, balita tersebut berhasil dievakuasi tepat waktu dan kini sudah dalam penanganan dokter,” tegas Kasat Lantas. (Asep Rusliman)

BIDIK-KASUSNEWS.COM  Bandar Lampung, 27 Maret 2026 – Kehadiran aparat teritorial di tengah masyarakat kembali menunjukkan peran nyata dalam mendukung sektor pertanian. Babinsa Koramil 410-01/Panjang, Serka Riyatno, turun langsung melakukan monitoring dan pendampingan panen raya padi di Kelurahan Way Dadi Baru, Kecamatan Sukarame, Jumat (27/3/2026). Kegiatan panen berlangsung di area persawahan Jalan Pulau Damar RT 04 LK II sejak pukul 10.00 WIB hingga selesai. Tidak sekadar memantau, Serka Riyatno juga berinteraksi dengan petani serta memastikan proses panen berjalan aman, tertib, dan lancar. Data di lapangan menunjukkan, luas lahan persawahan di wilayah Way Dadi Baru mencapai sekitar 14,05 hektar yang tersebar di lima titik. Sejak dimulainya musim panen pada 11 Maret 2026, sekitar 6 hektar lahan telah dipanen dengan hasil rata-rata mencapai 6 ton gabah kering per hektar. Menariknya, hasil panen tersebut tidak dijual ke Bulog, melainkan dimanfaatkan langsung oleh para petani untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Kondisi ini mencerminkan ketahanan pangan tingkat rumah tangga di wilayah tersebut masih terjaga dengan baik. Serka Riyatno mengatakan, pendampingan yang dilakukan merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus memberikan rasa aman bagi para petani. “Kami hadir untuk memastikan petani merasa terbantu dan kegiatan berjalan lancar. Alhamdulillah hasil panen cukup baik, dan warga sangat antusias. Pendampingan akan terus kami lakukan dari masa tanam hingga panen,” ujarnya. Kehadiran Babinsa pun mendapat apresiasi dari masyarakat. Para petani mengaku terbantu dan lebih bersemangat dengan adanya pendampingan dari aparat TNI yang turut hadir di tengah aktivitas mereka. Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman dan kondusif. Panen raya ini menjadi bukti kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan serta mempererat hubungan kemanunggalan TNI dengan rakyat. (Agus)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Sejumlah wartawan di Kabupaten Sukabumi mengecam keras pernyataan akun media sosial @Rere Said Subakti yang dinilai merendahkan profesi jurnalis. Unggahan tersebut menyebut wartawan yang menyoroti persoalan tiket masuk kawasan wisata Tenda Biru Ujunggenteng sebagai “wartawan bodrex”. Dalam postingan yang beredar, akun itu menuding wartawan hanya mencari sensasi demi popularitas di media sosial, tanpa benar-benar memahami situasi di lapangan. Pernyataan tersebut langsung memicu reaksi dari kalangan insan pers yang merasa unggahan itu merendahkan martabat wartawan. Salah seorang wartawan media online, Maulana Yusuf Kuncir, menyatakan kekecewaannya dan menilai ucapan tersebut telah melecehkan profesi jurnalis. “Kami menyayangkan pernyataan itu. Kami akan mengonfirmasi langsung kepada yang bersangkutan. Jika diperlukan, kami siap menempuh jalur hukum karena ini sudah masuk ranah pelecehan profesi,” tegasnya, Kamis (26/3/2026). Ia menegaskan, tugas wartawan adalah menyampaikan informasi kepada publik sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial, termasuk mengkritisi kebijakan atau pengelolaan objek wisata yang menyangkut kepentingan masyarakat luas. Sejumlah jurnalis lainnya juga menilai kritik terhadap kebijakan, seperti tarif atau tiket masuk wisata, merupakan bagian dari kerja jurnalistik yang dilindungi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Dari sisi hukum, pernyataan yang mengandung unsur penghinaan atau pencemaran nama baik dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) junto UU Nomor 19 Tahun 2016. Dalam Pasal 27 ayat (3), diatur larangan mendistribusikan informasi elektronik yang bermuatan penghinaan atau pencemaran nama baik. Selain itu, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) juga mengatur soal penghinaan melalui Pasal 310 dan 311 terkait pencemaran nama baik dan fitnah, baik terhadap individu maupun kelompok. Para wartawan berharap pihak yang bersangkutan segera memberikan klarifikasi serta permintaan maaf secara terbuka guna meredam polemik. Namun jika tidak ada itikad baik, langkah hukum disebut akan menjadi opsi lanjutan. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial, serta tetap menghormati profesi lain, termasuk wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik demi kepentingan publik. (Dicky)

Majalengka,Bidik-kasusnews.com,.Dalam upaya memberikan dukungan psikologis kepada korban kecelakaan lalu lintas, anggota Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Polres Majalengka, Ipda Ade, bersama Sie Dokkes Polres Majalengka, Ipda Dony Arivanto, melaksanakan kegiatan trauma healing di Rumah Sakit Cideres, Kabupaten Majalengka, Rabu (25/3/2026). ‎ ‎Kegiatan ini ditujukan kepada para korban kecelakaan lalu lintas yang tengah menjalani perawatan medis. Trauma healing dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi psikologis korban, agar mereka dapat pulih tidak hanya secara fisik, tetapi juga mental. ‎ ‎Dalam pelaksanaannya, Ipda Ade dan Ipda Dony Arivanto memberikan motivasi, dukungan emosional, serta pendekatan humanis kepada para korban. Suasana hangat dan penuh empati dihadirkan guna membantu mengurangi rasa trauma, ketakutan, dan kecemasan yang dialami korban pascakecelakaan. ‎ ‎Ipda Dony Arivanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pelayanan Polri yang tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga sisi kemanusiaan. “Kami berharap melalui kegiatan trauma healing ini, para korban dapat merasa lebih tenang, nyaman, dan memiliki semangat untuk pulih,” ujarnya. ‎ ‎Sementara itu, Ipda Ade menambahkan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman dan dukungan moral, khususnya bagi masyarakat yang sedang mengalami musibah. ‎ ‎Kegiatan ini mendapat respons positif dari para korban dan keluarga, yang merasa terbantu dengan perhatian serta dukungan yang diberikan oleh pihak kepolisian. (Asep Rusliman)

BIDIK-KASUSNEWS.COM Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. menegaskan bahwa prajurit dan ASN TNI AD harus menjadi pelopor dalam penerapan efisiensi energi. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto. Penegasan tersebut disampaikan Kasad saat kegiatan Halal Bihalal bersama warga Mabesad pada hari pertama masuk kerja usai cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Rabu (25/3/2026). Kasad menekankan bahwa efisiensi energi merupakan salah satu fokus pemerintah dalam mendukung ketahanan energi nasional serta pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan. Untuk itu, seluruh prajurit dan ASN TNI AD dituntut untuk memberi contoh nyata, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mengingatkan agar langkah sederhana seperti mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan, mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas kantor, serta membangun budaya hemat energi, harus terus ditanamkan menjadi sebuah kebiasaan. Selain itu, Kasad juga menegaskan pentingnya dukungan terhadap program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, melalui pelaksanaan tugas yang optimal serta peran aktif TNI AD di berbagai bidang. “Efisiensi energi tidak hanya berdampak pada penghematan anggaran, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus mendukung program strategis pemerintah,” ujarnya. Kegiatan Halal Bihalal tersebut dihadiri para pejabat utama TNI AD, prajurit, dan ASN, sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi serta memperkuat soliditas organisasi. Menutup pengarahannya, Kasad berharap seluruh jajaran TNI AD dapat menjadi teladan dalam mendukung kebijakan pemerintah, khususnya dalam implementasi efisiensi energi demi kepentingan bangsa dan negara. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si memimpin langsung apel pagi jam pimpinan yang diikuti oleh seluruh personel Polri dan ASN Polres HSU, Rabu (25/3/2026) sekira pukul 08.00 WITA di lapangan apel Mapolres Hulu Sungai Utara. Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Wakapolres HSU Kompol Sony F. L. Gaol, S.E., M.M. Apel pagi ini menjadi momentum penting bagi pimpinan untuk memberikan arahan, evaluasi, serta motivasi kepada seluruh personel setelah pelaksanaan rangkaian pengamanan Hari Raya Idul Fitri yang telah berjalan dengan aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Dalam arahannya, Kapolres HSU mengawali dengan menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh personel. Ia juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin sebagai bentuk kebersamaan serta mempererat tali silaturahmi di lingkungan Polres HSU. Selain itu, Kapolres HSU turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh personel atas dedikasi dan kerja keras dalam melaksanakan pengamanan rangkaian kegiatan Hari Raya Idul Fitri. Menurutnya, keberhasilan dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif tidak lepas dari sinergi serta kesiapsiagaan seluruh anggota di lapangan. Kapolres juga menekankan pentingnya menjaga profesionalisme dan disiplin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, serta terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Melalui Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur, Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa apel pagi jam pimpinan merupakan sarana efektif untuk menyampaikan arahan sekaligus evaluasi terhadap kinerja personel. “Kapolres menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh personel dalam pengamanan Idul Fitri yang berjalan aman dan lancar. Beliau juga mengingatkan agar semangat kebersamaan dan kedisiplinan tetap dijaga dalam pelaksanaan tugas ke depan,” ujar IPTU Asep Hudzainur. Lebih lanjut disampaikan bahwa Polres HSU akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres HSU melalui langkah-langkah yang profesional, humanis, dan responsif. Kegiatan apel pagi dilanjutkan dengan kegiatan halal bihalal dengan penuh kebersamaan, sekaligus menjadi awal yang baik dalam melanjutkan pelaksanaan tugas pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri. (Agus)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kehadiran aparat kepolisian biasanya identik dengan pengamanan. Namun pemandangan berbeda justru terlihat di kawasan Pantai Palabuhanratu, Rabu (25/3/2026). Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, bersama jajaran Polres Sukabumi hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membawa keceriaan bagi para wisatawan, khususnya anak-anak. Sebanyak 300 es krim dibagikan langsung kepada anak-anak yang tengah bermain di pesisir. Momen tersebut disambut antusias, dengan gelak tawa dan raut bahagia yang mewarnai suasana pantai. AKBP Samian menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk pendekatan humanis Polri agar semakin dekat dengan masyarakat. “Kami ingin hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat, terutama anak-anak,” ujarnya. Selain berbagi kebahagiaan, Kapolres juga memanfaatkan momen tersebut untuk mengingatkan pentingnya keselamatan saat berwisata di pantai selatan yang dikenal memiliki arus kuat. Ia mengimbau pengunjung untuk selalu mematuhi rambu-rambu, tidak berenang di zona berbahaya yang ditandai bendera merah, serta memastikan anak-anak tetap dalam pengawasan orang tua. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Polres Sukabumi dalam menciptakan suasana liburan yang aman dan nyaman. Pendekatan yang lebih humanis dinilai efektif dalam menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat. Dengan cara sederhana namun penuh makna ini, Polres Sukabumi berharap kehadiran Polri dapat semakin dirasakan sebagai pelindung sekaligus pengayom yang dekat dengan masyarakat, serta menjaga Pantai Palabuhanratu tetap ramah bagi wisatawan keluarga. (Dicky)