JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara — Dalam rangka memperkuat komunikasi dan mempererat hubungan internal, DPC Squad Nusantara Jepara kembali menjalankan agenda kunjungan 100 Hari Deklarasi. Pada Minggu, 7 Desember 2025, rombongan DPC berkunjung ke Ranting Batealit untuk bertemu langsung dengan jajaran pengurus serta anggota ranting. Kunjungan ini dipimpin oleh Ketua DPC, Bapak Eko Basuki, didampingi Ketua Harian, Bapak Wawan, dan Bidang Olahraga, Bapak Yogi. Mereka tiba di Pos Ranting Batealit sekitar pukul 13.00 WIB, di mana Ketua Ranting, Bapak Ali, bersama anggota ranting telah menyiapkan sambutan. Acara dimulai dengan dialog ringan yang kemudian berkembang menjadi diskusi mendalam soal arah gerak organisasi ke depan. Ranting Batealit menyampaikan sejumlah masukan yang diharapkan dapat meningkatkan efektivitas program di tingkat kecamatan, mulai dari kebutuhan pembinaan anggota hingga penguatan peran sosial di masyarakat. Ketua DPC, Bapak Eko Basuki, mengapresiasi keterbukaan ranting dalam menyampaikan aspirasi. Ia mengatakan bahwa masukan dari ranting menjadi fondasi penting dalam membangun kebijakan dan kegiatan organisasi, karena ranting adalah elemen yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Selain itu, DPC juga memberikan penekanan pada pentingnya menjaga nama baik organisasi, memperkuat kedisiplinan, dan terus menunjukkan peran positif Squad Nusantara di Jepara. DPC mengajak seluruh anggota ranting untuk tetap solid dan aktif dalam kegiatan kemasyarakatan. Pertemuan yang berlangsung hingga pukul 15.00 WIB ini berjalan hangat, penuh rasa kekeluargaan, dan ditutup dengan komitmen bersama untuk mempererat tali silaturahmi. Rombongan DPC kemudian mengakhiri kunjungan dengan membawa berbagai catatan penting yang akan dibahas dalam rapat internal. Dengan terlaksananya kunjungan ini, DPC Squad Nusantara Jepara menegaskan kembali komitmennya dalam membangun organisasi yang solid dari tingkat bawah hingga atas, demi kemajuan bersama dan semakin kuatnya peran organisasi di Kabupaten Jepara.(Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara — Minggu, 07 Desember 2025. Program turun gunung yang dicanangkan DPC Squad Nusantara Jepara kembali berjalan efektif. Kali ini, Ketua DPC, Bapak Eko Basuki, turun langsung ke Ranting Kecamatan Mayong dalam rangkaian 100 hari deklarasi penguatan organisasi. Beliau hadir didampingi Ketua Harian, Bapak Wawan, serta Bidang Pemuda dan Olahraga, Bapak Yogi. Setibanya di lokasi, rombongan DPC disambut hangat oleh Ketua Ranting Mayong, Bapak Pranoto, yang juga menjadi tuan rumah kegiatan. Dalam sambutannya, Bapak Pranoto menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran pengurus DPC yang dinilai menjadi motivasi besar bagi seluruh anggota ranting. Dalam sesi dialog terbuka, anggota Ranting Mayong menyampaikan empat poin masukan penting yang dianggap sangat strategis untuk kemajuan ranting ke depan. Ketua DPC menyambut baik masukan tersebut dan menegaskan bahwa DPC akan terus membuka ruang komunikasi serta meningkatkan pendampingan untuk seluruh ranting di Jepara. Bapak Pranoto juga berharap agar program turun gunung ini dapat menjadi agenda berkelanjutan. Menurutnya, kehadiran pengurus DPC secara langsung memberikan dampak positif, terutama dalam memperkuat solidaritas dan memantapkan arah organisasi di tingkat ranting. Kegiatan yang berlangsung penuh kekeluargaan ini ditutup dengan makan bersama, menandai eratnya hubungan antara pengurus DPC dan ranting. Acara dimulai pukul 10.00 WIB dan berakhir pada 13.30 WIB.(Wely-jateng)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Jajaran Polresta Cirebon menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Cirebon pada Sabtu (6/12/2025). Dalam razia pekat tersebut petugas berhasil mengamankan 136 botol miras tradisional ciu. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, miras yang berhasil disita jumlahnya mencapai 136 botol miras tradisional ciu. Miras tersebut disita dari wilayah Kecamatan Babakan dan Pabuaran Kabupaten Cirebon. “Dalam razia ini, kami berhasil mengamankan 136 botol miras dari di wilayah Kecamatan Babakan dan Pabuaran, Kabupaten Cirebon. Kemudian penjual miras tersebut juga langsung diproses tipiring,” ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, Minggu (7/12/2025). Ia mengatakan, razia tersebut dilaksanakan intensif Polresta Cirebon hingga Polsek jajaran. Pihaknya pun meminta peran aktif masyarakat untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan di wilayah hukum Polresta Cirebon melalui layanan hotline 110 atau menghubungi nomor pengaduan 08112497497″ pungkasnya. Dipastikan setiap laporan atau aduan yang diterima bakal langsung ditindaklanjuti dan petugas berada di lokasi dalam waktu singkat. Pasalnya, laporan maupun aduan masyarakat akan sangat membantu kepolisian dalam menjaga kondusivitas kamtibmas. “Peran seluruh elemen masyarakat sangat besar untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Selain itu, partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga keamanan lingkungan dan sangat berarti bagi kepolisian,” kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Goalpara Tea Park menapaki usia dua tahun. Perayaan hari jadinya berlangsung meriah, dirangkaikan dengan Festival Eksplorasi Pariwisata, Minggu (7/12/2025) di kawasan wisata Jalan Cisarua, Kecamatan Sukaraja. ‎ ‎Bupati Sukabumi H. Asep Japar yang biasa disapa Asjap hadir langsung sekaligus memberikan apresiasi atas peran Goalpara dalam perkembangan pariwisata daerah. ‎ ‎Dalam sambutannya, Bupati Asep Japar menyebut Goalpara Tea Park kini menjadi salah satu ikon rekreasi masyarakat. ‎ ‎Meski baru dua tahun berdiri, kawasan wisata ini dinilai mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan sektor pariwisata Sukabumi. ‎ ‎”Tempat ini telah menjelma menjadi destinasi kebanggaan warga Sukabumi,” ujarnya. ‎ ‎Lebih jauh, Bupati menilai keberadaan Goalpara tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga membuka ruang bagi seniman dan pelaku UMKM untuk berkembang. ‎ ‎Dia optimis sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci majunya potensi wisata di daerah. ‎ ‎Ia menegaskan pengembangan pariwisata harus tetap menjaga keseimbangan antara kelestarian lingkungan, pelestarian budaya lokal, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. ‎ ‎”Ke depan, Goalpara perlu terus berinovasi, meningkatkan kualitas SDM, memperluas kerja sama, dan memperkuat promosi digital agar semakin dikenal luas,” tambahnya. ‎ ‎Asjap berharap, Goalpara dapat berkembang menjadi kawasan wisata edukasi berbasis lingkungan. ‎ ‎Sementara itu, Direktur Goalpara Tea Park Iwan Wahyudin menyampaikan dua tahun perjalanan merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen pelayanan serta pengalaman terbaik bagi pengunjung. ‎ ‎”Dua tahun bukan waktu yang panjang, tetapi bukan perjalanan singkat. Komitmen dan kebersamaan membuat kami terus kuat,” ucapnya. ‎ ‎Iwan menargetkan Goalpara Tea Park terus berinovasi agar menjadi salah satu destinasi favorit di Sukabumi. ‎ ‎Perayaan HUT ke-2 berlangsung semarak dengan penyerahan Member Card Goalpara Tea Park, pemotongan tumpeng, penyerahan hadiah lomba mewarnai tingkat kabupaten, hingga pertunjukan 1.000 angklung yang dimainkan bersama Bupati Sukabumi. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kabupaten Sukabumi mengambil sikap tegas dalam upaya menghentikan laju penularan HIV/AIDS. Melalui Peringatan Hari AIDS Sedunia 2025 yang digelar di Bale Budaya Pudak Arum, Sabtu (6/12/2025). ‎ ‎Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengumumkan penguatan program layanan, edukasi masyarakat, hingga upaya menghapus stigma yang selama ini menjadi penghalang terbesar penanganan HIV/AIDS. ‎ ‎Acara yang melibatkan unsur pemerintahan, tenaga medis, lembaga pendidikan, organisasi sosial, tokoh agama, hingga komunitas peduli AIDS menjadi momentum deklarasi bersama. ‎ ‎Tidak hanya berkomitmen, Sukabumi mendorong langkah konkret mulai dari akses tes HIV yang lebih luas hingga pendampingan psikososial bagi Orang dengan HIV/AIDS (ODHA). ‎ ‎Tema global “Overcoming Disruption, Transforming the AIDS Response” menjadi landasan gerak. Tidak sekadar jargon, tema ini diterjemahkan Sukabumi ke dalam target kerja yang lebih progresif melalui semangat ketahanan layanan, inklusivitas, dan percepatan pencegahan. ‎ ‎Pemerintah daerah menegaskan, transformasi penanganan bukan lagi pilihan, tetapi kewajiban moral dan sosial. ‎ ‎Dalam agenda tersebut, Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, M.M. menyoroti dua tantangan terbesar saat ini dikarenakan masih adanya pola pikir stigma dan masih terbatasnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan dini. ‎ ‎Menurutnya, dua hal ini menjadi pintu utama penyebaran yang tidak terlihat. “Kita tidak boleh santai. HIV/AIDS tidak akan selesai jika masyarakat masih menutup mata,” tegasnya. ‎ ‎Pemerintah daerah menargetkan penguatan intervensi edukatif untuk pelajar, mahasiswa, serta kelompok usia produktif. Program literasi bahaya HIV, sistem rujukan cepat, serta distribusi terapi ARV yang merata akan terus didorong. ‎ ‎Peringatan HAS 2025 menutup sesi dengan penegasan yakni perjuangan bukan hanya pada fasilitas medis, tetapi pada keberanian sosial untuk mendukung ODHA sebagai sesama manusia. ‎ ‎Sukabumi menyatakan bahwa masyarakat yang berempati adalah benteng utama sekaligus titik awal pemutusan rantai penyebaran. Perang melawan HIV/AIDS tidak menunggu esok. Sukabumi memilih bergerak hari ini. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Warga Kampung Cicariu RT 07 RW 03, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, tampak antusias bergotong royong dalam proses pemasangan tiang listrik untuk pelebaran jaringan PLN, Sabtu (6/12/2025). ‎ ‎Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’Adi, menyampaikan bahwa pemasangan tiang listrik tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah desa dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. ‎ ‎Ia menegaskan, berbagai program pembangunan telah dilakukan, mulai dari pelebaran jaringan listrik, penerangan jalan umum (PJU), pembangunan jalan lingkungan dan gang (Japak), jaringan irigasi gasi, pembangunan lapang sepak bola, hingga penebaran benih ikan di sungai. ‎ ‎Menurut Bakang, mayoritas program pembangunan tersebut terealisasi melalui dukungan anggaran di luar Dana Desa (DD). “Penataan pemasangan tiang ini bertujuan merapikan kabel-kabel dari tiang ke kWh agar lebih tertib dan tidak semrawut,” jelasnya. ‎ ‎Warga mengakui hasil pembangunan yang telah berjalan. Selain pemasangan tiang listrik, Kades Bakang sebelumnya telah membangun jalan lingkungan dengan aspal sensit serta memperluas pemasangan PJU di beberapa titik. ‎ ‎Ketua RT 07 RW 03, A. Ateng, menyampaikan apresiasi kepada Kepala Desa Bakang Anwar As’Adi atas perhatian dan upaya yang telah dilakukan. ‎ ‎Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang turut mendukung, mulai dari Camat Surade, Bupati Sukabumi Asep Japar, PLN Pelabuhanratu, hingga Gubernur Jawa Barat KDM. ‎ ‎Senada dengan itu, Ketua RW 03 Didin Daryo menyebutkan ada dua kampung yang mendapatkan pelebaran jaringan listrik melalui pemasangan tiang baru. “Di Kampung Cicariu terpasang sebelas tiang, dan di Kampung Tugu ada lima tiang,” ujarnya. ‎ ‎Pekerjaan pemasangan tiang sempat membutuhkan waktu lebih lama karena akses berada di jalur gang yang cukup sempit. Namun, gotong royong warga membuat proses berjalan lancar dan aman. ‎ ‎Salah satu pelaksana lapangan, Johan, mengapresiasi kekompakan masyarakat. “Kalau warganya tidak kompak, pekerjaan seperti ini tidak akan selesai secepat dan selancar ini,” ungkapnya. ‎ ‎Suasana gotong royong pun terlihat merata. Bukan hanya bapak-bapak dan pemuda yang terlibat, kaum ibu juga berperan dengan menyiapkan konsumsi dan minuman untuk para pekerja. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Musrenbang Kelurahan Sriwidari Kecamatan Gunungpuyuh Kota Sukabumi menghasilkan sejumlah prioritas pembangunan hasil penyaringan aspirasi warga sejak pra musrenbang. ‎ ‎Kebutuhan fisik dan nonfisik tersusun seimbang, mulai dari perbaikan lingkungan hingga peningkatan kapasitas masyarakat. ‎ ‎Lurah Sriwidari Hedi Sudarman mengatakan, pada sektor infrastruktur, warga RW 10 mengusulkan pembangunan jalan lingkungan sebagai akses mobilitas yang lebih layak. ‎ ‎”Dari RW 11 muncul kebutuhan pembangunan talud penahan tebing serta penyediaan sarana air bersih untuk mengurangi risiko longsor dan menjamin ketersediaan air,” kata Hedi, Jumat (5/12/2025). ‎ ‎Selain itu, pembangunan drainase dan rabat beton masuk sebagai bagian dari penataan fasilitas umum agar lingkungan lebih tertib dan aman. ‎ ‎Di sisi lain kata dia, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi perhatian kelompok masyarakat. PKK mengajukan program penguatan kapasitas LKK dengan pelatihan serentak. ‎ ‎”Enam Posyandu juga mendorong pelatihan bagi kader agar lebih memahami tugas pokok pelayanan kesehatan di tingkat kelurahan sehingga kerja kader lebih efektif,” terang Hedi. ‎ ‎Karang Taruna membawa gagasan baru di sisi ekonomi. Mereka mendorong pelatihan bisnis online agar pemuda mampu memanfaatkan teknologi digital untuk berwirausaha. ‎ ‎Sementara itu, RW 14 mengusulkan pelatihan pengelolaan sampah rumah tangga dengan konsep pemilahan dan pengolahan agar memiliki nilai tambah ekonomi. ‎ ‎RW 6 menambahkan gagasan pemanfaatan pekarangan melalui sistem hidroponik sebagai alternatif bercocok tanam di lahan terbatas. ‎ ‎Usulan beragam ini memperlihatkan bahwa pembangunan Sriwidari tidak hanya berbentuk fisik, tetapi juga menyentuh penguatan sosial, peningkatan kapasitas kader, ekonomi digital, hingga pengelolaan lingkungan berbasis warga. (Usep)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara — Pada Jumat pagi, 5 Desember 2025, Squad Nusantara “PUTU SHIMA” Ranting Keling melaksanakan kegiatan gotong royong di kediaman salah satu anggota Srikandi aktif, Ibu Sukarti, yang berlokasi di Dukuh Gedong, RT 01 RW 03, Keling, Jepara. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan. Gotong royong ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Ranting Keling, Suprayitno, dan dihadiri oleh kurang lebih 30 anggota. Mereka bersama-sama melakukan berbagai pekerjaan untuk membantu memperbaiki dan membersihkan area rumah, sebagai bentuk nyata solidaritas kepada sesama anggota yang membutuhkan dukungan. Tak hanya para anggota laki-laki yang terlibat aktif, para Srikandi juga mengambil peran penting dalam kegiatan ini. Mereka menyiapkan konsumsi makan siang bagi seluruh peserta gotong royong, sehingga suasana kerja bakti semakin terasa hangat dan penuh kekeluargaan. Suprayitno menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota yang berpartisipasi. Menurutnya, kegiatan seperti ini merupakan bukti bahwa Squad Nusantara “PUTU SHIMA” selalu hadir untuk anggotanya, tidak hanya dalam kegiatan organisasi tetapi juga dalam urusan sosial dan kemanusiaan. Dengan adanya kegiatan gotong royong ini, diharapkan rasa kebersamaan dan kepedulian antaranggota semakin kuat, sehingga Squad Nusantara “PUTU SHIMA” PAC Keling dapat terus menjadi contoh positif dalam mempererat hubungan sosial di masyarakat.(Wely-jateng)

Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka mendukung komitmen Pemerintah Republik Indonesia terhadap diplomasi internasional dan kontribusi nyata pada misi perdamaian dunia, Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menorehkan pencapaian penting melalui keberhasilan salah satu personelnya, Brigadir Renita, yang dipercaya untuk mengemban tugas sebagai bagian dari United Nations Peacekeeping Mission (UNPK). Sosok Polwan muda tersebut kini menjadi salah satu representasi bangsa yang membawa nama baik Polri dan Indonesia di kancah global. Video yang beredar dan menjadi sorotan publik memperlihatkan Brigadir Renita dengan penuh keyakinan serta profesionalitas memakai seragam khusus pasukan perdamaian PBB. Penampilan tersebut bukan semata simbol kebanggaan institusi, tetapi juga bukti konkret bahwa anggota Polri memiliki kapasitas, kapabilitas, dan kualifikasi yang sejajar dengan standar personel internasional. Jejak prestasi Brigadir Renita sekaligus menjawab berbagai opini publik yang kerap meremehkan latar belakang pendidikan atau jenjang kepangkatan tertentu di tubuh kepolisian. Melalui kerja keras, disiplin, serta komitmen yang kuat, ia membuktikan bahwa kualitas seorang anggota Polri ditentukan oleh dedikasi, kecakapan, dan pengabdian, bukan semata latar belakang formal. Dalam proses seleksi penugasan internasional tersebut, Brigadir Renita harus melalui tahapan penilaian yang ketat, meliputi kemampuan bahasa asing, standardisasi penggunaan peralatan operasional internasional, kesiapan fisik, pemahaman human rights law, hingga ketentuan-ketentuan operasional PBB terkait perlindungan warga sipil. Seluruh rangkaian seleksi tersebut berhasil ia capai dengan hasil memuaskan, sehingga nama Brigadir Renita ditetapkan sebagai salah satu personel Polri yang layak dan memenuhi syarat untuk bertugas di bawah payung PBB. Penugasan personel Polri dalam misi perdamaian dunia merupakan bagian dari mandat reformasi internal Polri, khususnya dalam penguatan kualitas sumber daya manusia yang unggul, modern, dan berstandar global. Keberhasilan Brigadir Renita menjadi representasi dari arah kebijakan Polri dalam membangun citra organisasi yang profesional, humanis, serta mampu menjawab tantangan keamanan internasional secara adaptif dan berintegritas tinggi. Kapolri beserta segenap jajaran menyampaikan apresiasi serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Brigadir Renita yang telah menunjukkan dedikasi dan prestasi luar biasa. Keberhasilan ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan institusional bagi Polri, serta menjadi contoh inspiratif bagi seluruh personel, khususnya bagi para Polwan muda yang ingin berperan aktif dalam tugas-tugas berskala global. Melalui kontribusi Brigadir Renita, Polri menegaskan kembali komitmennya untuk senantiasa hadir sebagai bagian dari komunitas internasional yang aktif mendukung perdamaian dunia, memperkuat diplomasi keamanan, serta membawa nama baik Indonesia dalam setiap penugasan. Langkah dan kiprah Brigadir Renita diharapkan menjadi motivasi bagi generasi penerus di lingkungan Polri untuk terus meningkatkan kualitas diri, menjunjung tinggi etika profesi, serta memberikan yang terbaik dalam setiap amanah yang dipercayakan. Dengan demikian, keberadaan Brigadir Renita dalam penugasan internasional ini tidak hanya menjadi pencapaian personal, tetapi merupakan penegasan bahwa Polri memiliki sumber daya manusia yang berkompeten, berdaya saing global, serta siap menjadi bagian dari solusi dalam menjaga stabilitas dan perdamaian internasional. (Redaksi)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara — Rutan Kelas IIB Jepara kembali menghidupkan suasana pagi dengan kegiatan senam bersama yang melibatkan seluruh pegawai dan peserta magang, Jumat (05/12/2025). Kegiatan yang digelar di Aula “Ratu Kalinyamat” ini menjadi salah satu agenda rutin yang terus didorong untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan kompak. Sejak pukul pagi, para peserta sudah berkumpul dan mengikuti instruksi senam yang dibawakan oleh instruktur internal. Suasana tampak penuh tawa dan semangat, terlebih dengan iringan musik energik yang membuat gerakan senam terasa lebih menyenangkan. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, mengatakan bahwa senam bersama bukan sekadar aktivitas menjaga kesehatan, tetapi juga wadah memperkuat kebersamaan antara pegawai dan peserta magang. “Kami ingin membangun interaksi positif. Peserta magang perlu merasa menjadi bagian dari tim, karena mereka juga turut mendukung kelancaran tugas selama berada di Rutan Jepara,” jelasnya. Renza menambahkan, kehadiran peserta magang dari berbagai jurusan menjadi energi baru bagi lingkungan kerja Rutan. Melalui kegiatan sederhana seperti senam pagi, diharapkan tercipta komunikasi yang lebih efektif dan tercipta suasana kerja yang lebih cair. Sementara itu, antusiasme juga terlihat dari para peserta magang. Salah seorang dari mereka menyampaikan bahwa kegiatan tersebut membuat proses adaptasi menjadi lebih cepat. “Senam pagi seperti ini membuat kami lebih akrab dengan pegawai. Kami jadi tidak sungkan dan bisa belajar dengan lebih nyaman,” tuturnya. Setelah rangkaian gerakan senam selesai, acara dilanjutkan dengan ramah tamah singkat dan kerja bakti membersihkan area aula sebagai bentuk kebersamaan. Para peserta terlihat saling membantu dan bekerja sama tanpa sekat. Kegiatan-kegiatan nonformal seperti ini menjadi perhatian penting bagi Rutan Jepara untuk membangun lingkungan kerja yang harmonis. Selain menjaga kesehatan, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat solidaritas dan meningkatkan motivasi dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Dengan semangat kebersamaan tersebut, Rutan Jepara menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program yang mendukung kenyamanan dan kekompakan seluruh insan Rutan, termasuk bagi para peserta magang yang sedang menimba pengalaman.(Wely-jateng) Sumber:Humas Rutan jepara