Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Ribuan Bobotoh Rayakan Kemenangan Persib kembali turun ke jalan usai laga penutup Persib Bandung di akhir Liga 1 2024/2025, Polres Majalengka Gelar KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan). KRYD tingkat Polres Majalengka secara terpusat dan di tingkat Polsek jajaran pada Sabtu malam. Patroli ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta mencegah berbagai potensi gangguan Kamtibmas. Sabtu (24/5/2025) malam. Polres Majalengka menyiapkan 200 personel gabungan untuk mengamankan seluruh rangkaian perayaan juara Persib Bandung di Liga 1 musim 2024/2025. Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian mengatakan, personel berasal dari unsur TNI, Polri, serta instansi pemerintah lainnya. Pengamanan ini difokuskan di Alun alun Majalengka mengantisipasi euforia pawai kemenangan Persib. Namun, dirinya mengimbau pada para Bobotoh, agar tidak bertindak berlebihan saat merayakan kemenangan Persib, baik pada Sabtu malam, saat jadwal resmi para Pangeran Biru mengarak trofi Liga 1 musim 2024/2025. “Kami akan merekayasa lalu lintas di sepanjang rute pawai dan mulai besok akan disosialisasikan ke masyarakat. Sekitar 200 personel gabungan dikerahkan, untuk pawai kemenangan Persib Bandung”. Pengamanan Pawai kemenangan Persib Bandung dimulai pukul 17.00 WIB hingga dini hari, namun personel juga disiagakan di berbagai titik di pusat Majalengka untuk mengantisipasi euforia masyarakat Majalengka. “Kita siapkan tiga titik utama pengamanan, diAlun alun Majalengka, GGM Majalengka dan Bunderan Munjul Majalengka Karena perayaan kemenangan kemungkinan besar juga akan terjadi di berbagai lokasi,” katanya. Polres Majalengka pun malam ini tetap menerapkan rekayasa lalu lintas pada saat malam perayaan kemenangan Persib Bandung. “Karena ini (jalan) juga digunakan oleh masyarakat umum, kita harus memberikan rasa nyaman pada mereka. Sekali lagi, selamat pada Persib,” katanya. (Asep Rusliman)
SUKABUMI, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Rotasi pejabat eselon 2 di lingkungan Pemkot Sukabumi dilakukan melalui uji kompetensi untuk memastikan transparansi dan profesionalisme. Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menegaskan proses ini bebas dari intervensi atau titipan pihak manapun. “Kami pastikan hanya yang memenuhi kriteria yang akan mengisi jabatan strategis. Ini bukan soal kedekatan, tapi kemampuan,” ujar Ayep, Minggu (25/5/2025). Sebanyak 25 pejabat mengikuti seleksi yang dinilai tim independen, terdiri dari unsur perguruan tinggi, LAN, BKN, Asda 2 Jawa Barat, Inspektorat, dan tim internal wali kota. Aspek yang dinilai mencakup administrasi, makalah, wawancara, rekam jejak, pendidikan, dan pengalaman kerja. Menurut Kepala BKPSDM Didin Syarifuddin, hasil seleksi ini menjadi dasar penempatan jabatan kepala dinas di Bappeda, PUTR, Dinas Kesehatan, serta promosi dari eselon 3 untuk posisi kosong di Disdukcapil, BKPSDM, dan RSUD R. Syamsudin S.H. “Setelah selesai, hasilnya dilaporkan ke wali kota untuk diteruskan ke Kemendagri sebagai dasar pengesahan. Harapannya, birokrasi Pemkot makin berkualitas dan pelayanan publik semakin optimal,” jelas Didin. UM
Bidik-kasusnews.com Jakarta, — Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan dua pejabat tinggi Kejaksaan pada Jumat, 23 Mei 2025. Acara yang berlangsung di Lantai 11 Gedung Utama Kejaksaan Agung ini mengukuhkan Dr. Ponco Hartanto, S.H., M.H. sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Pembinaan (SesJAM-Bin), serta Dr. Hendro Dewanto, S.H., M.Hum. sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah. Dalam sambutannya, Jaksa Agung menekankan bahwa pelantikan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan titik awal dari amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia mengingatkan bahwa setiap jabatan adalah kehormatan sekaligus ujian, yang harus ditunaikan dengan integritas dan profesionalisme tinggi. Penekanan Tugas untuk SesJAM-Bin Kepada Dr. Ponco Hartanto selaku SesJAM-Bin yang baru, Jaksa Agung memberikan beberapa arahan strategis. Ia diminta untuk memahami dan melaksanakan tugas sekretariat secara maksimal demi mendukung visi, misi, dan sasaran strategis Kejaksaan. Selain itu, evaluasi terhadap kinerja organisasi perlu dilakukan secara berkala agar potensi dan tantangan dapat diidentifikasi sejak dini. Jaksa Agung juga menekankan pentingnya sinergi antara SesJAM-Bin dan Plt. Jaksa Agung Muda Pembinaan untuk memperkuat fungsi layanan dan dukungan internal. Kolaborasi lintas bidang juga disebut sebagai kunci percepatan pencapaian kebijakan pimpinan Kejaksaan. Arahan Khusus untuk Kajati Jawa Tengah Kepada Dr. Hendro Dewanto yang mengemban amanah sebagai Kajati Jawa Tengah, Jaksa Agung berpesan agar segera menyesuaikan diri dengan kondisi wilayah tugas yang baru. Profesionalisme dan martabat dalam penegakan hukum harus dijaga, dengan tetap berpijak pada nilai-nilai keadilan yang hidup dan berkembang di masyarakat. Jaksa Agung juga mendorong pembagian pengetahuan dan pengalaman sebagai bentuk pembinaan internal, serta pentingnya pengawasan menyeluruh terhadap aparatur Kejaksaan — baik dari aspek struktural maupun personal — guna mewujudkan jajaran yang taat hukum dan beretika. “Jaga integritas pribadi dan keluarga, karena pejabat adalah teladan bagi seluruh jajaran,” tegas Jaksa Agung. Sumpah Jabatan: Janji Moral dan Spiritual Lebih lanjut, Jaksa Agung mengingatkan bahwa sumpah jabatan bukan hanya pernyataan hukum, tetapi janji spiritual antara pejabat dengan Tuhan Yang Maha Kuasa. Ia memperingatkan agar tidak ada pihak yang menyalahgunakan kewenangan, karena tindakan tegas akan diberlakukan terhadap pelanggaran integritas. Dalam kesempatan ini, Jaksa Agung juga menyampaikan apresiasi kepada para istri pejabat yang telah memberikan dukungan moral kepada suami masing-masing. Ia menegaskan bahwa keberhasilan seorang pejabat dalam menjalankan tugas tidak terlepas dari peran dan doa keluarga. Penutup: Jabatan adalah Amanah dan Tanggung Jawab Mengakhiri sambutannya, Jaksa Agung menegaskan bahwa semakin tinggi jabatan yang diemban, semakin besar pula tanggung jawab moral yang dipikul. Ia berharap pejabat yang baru dilantik dapat memberikan kinerja nyata dan membawa Kejaksaan menuju institusi penegak hukum yang semakin dipercaya publik. Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh Para Jaksa Agung Muda, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Kepala Badan Pemulihan Aset, Staf Ahli Jaksa Agung, Ketua Umum Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Pusat beserta anggota, serta pejabat Eselon II di lingkungan Kejaksaan Agung.(Wely-jateng)
BIDIK-KASUSNEWS.COM PESAWARAN, LAMPUNG — Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Pesawaran pada Sabtu (24/5/2025) berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Atas suksesnya pesta demokrasi ini, Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Pesawaran atas partisipasi aktif dan kedewasaan dalam berdemokrasi. “Apresiasi yang setinggi-tingginya saya sampaikan kepada seluruh masyarakat Pesawaran. Sikap dewasa dan tertib selama pelaksanaan PSU adalah cerminan kematangan demokrasi yang luar biasa,” ujar Kapolda dalam keterangan persnya, Minggu (25/5/2025). Irjen Helmy menyebut keberhasilan PSU ini sebagai buah dari sinergi semua pihak—termasuk aparat keamanan, penyelenggara pemilu, serta partisipasi warga yang tinggi dan damai di 759 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 148 desa di 11 kecamatan. PSU digelar sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 20/PHPU.BUP-XXIII/2025. Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencetak sebanyak 359.032 surat suara untuk mendukung kelancaran proses pemungutan. Lebih lanjut, Kapolda menegaskan komitmen institusinya terhadap netralitas dan profesionalisme dalam mengamankan proses demokrasi. “Netralitas aparat adalah prinsip yang tidak bisa ditawar. Kami berdiri untuk semua, demi menjamin keadilan dan integritas dalam setiap tahapan pemilu,” tegasnya. Kapolda juga mengimbau seluruh pihak agar tetap menjaga situasi pasca-PSU tetap damai dan kondusif. “Mari kita terus jaga suasana yang sudah tertib ini. Demokrasi yang baik tidak hanya ditentukan oleh hari pencoblosan, tetapi juga oleh bagaimana kita menyikapi hasilnya secara bijak,” tambahnya. Ia memastikan, jajaran Polda Lampung akan terus siaga dan berperan aktif dalam mengawal seluruh proses hingga tahapan Pilkada benar-benar tuntas. “Komitmen kami adalah mengawal proses demokrasi ini hingga akhir, demi memastikan hasil yang kredibel dan dipercaya oleh seluruh lapisan masyarakat,” tutup Irjen Pol Helmy Santika. (Mg)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara:25-mei-2025 Belakangan ini, penggunaan lampu tembak di kendaraan pribadi semakin marak. Tak sedikit mobil yang melintas di malam hari justru membuat pengendara lain silau dan terganggu karena penggunaan lampu tambahan yang terlalu terang dan tidak sesuai aturan. Tapi, tahukah kamu kalau penggunaan lampu tembak itu ada aturannya? Kalau asal pasang dan pakai, bukan cuma berisiko mencelakakan orang lain, tapi juga bisa kena sanksi, lho! Apa Sih Lampu Tembak Itu? Lampu tembak adalah lampu tambahan yang dipasang di mobil, biasanya untuk membantu pencahayaan saat melintas di jalanan gelap atau saat off-road. Masalahnya, banyak yang memasangnya sembarangan, bahkan digunakan di jalan umum tanpa pertimbangan keselamatan. Aturan Resmi Penggunaan Lampu Tembak Berdasarkan PP No. 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan, ada standar teknis pemasangan lampu, yaitu: Jumlah: Harus dua buah atau kelipatannya. Posisi: Dipasang di bagian depan kendaraan. Tinggi Maksimal: Tidak lebih dari 1.500 mm dari permukaan jalan dan tidak melebihi 400 mm dari sisi terluar kendaraan. Jarak Pancaran Cahaya: Minimal 40 meter untuk lampu dekat dan 100 meter untuk lampu jauh.ungkap kasat lantas jepara AKP Dionisius Yudi kepada Bidik-kasusnews Minggu(25/5/2025) Kalau lampu tembakmu tidak sesuai spesifikasi ini, siap-siap ditegur atau ditindak ya! Kenapa Harus Diatur? Karena lampu tembak yang terlalu terang bisa menyilaukan pengendara lain dan membahayakan keselamatan. Polisi sering menerima pengaduan dari masyarakat, terutama pengendara motor yang jadi korban silau di malam hari. Bagaimana Penindakan Polisi? Polisi biasanya akan: 1. Memberikan teguran pada pengemudi yang menggunakan lampu tembak secara berlebihan. 2. Jika masih mengulangi, dikenakan sanksi sesuai Pasal 285 ayat (2) UU Lalu Lintas, karena melanggar persyaratan teknis dan layak jalan. 3. Melakukan patroli malam dan pembinaan ke bengkel dan toko aksesoris yang menjual lampu ilegal. Saat ini belum ada razia khusus untuk lampu tembak, tapi polisi tetap aktif memantau dan menindak jika ada pelanggaran serius.tambanya Apa yang Bisa Kita Lakukan? Gunakan lampu tembak dengan bijak, hanya saat benar-benar diperlukan. Jangan gunakan lampu tembak di jalan umum yang ramai atau terang. Pastikan lampu tambahan yang dipasang sesuai standar teknis. Kesimpulan Ingat, jalan raya adalah ruang bersama. Apa yang kita pasang dan gunakan di kendaraan bisa berdampak pada keselamatan orang lain. Jadilah pengemudi yang bertanggung jawab. Jangan sampai niat menambah terang justru menimbulkan bahaya.(Wely-jateng) Bijak Gunakan Lampu, Aman di Jalan!
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Polres Jepara | Maraknya aksi premanisme yang meresahkan masyarakat memantik seluruh jajaran Kepolisian untuk melakukan pencegahan hingga penindakan, tak terkecuali Polres Jepara. Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, menggelar patroli skala besar yang diberi nama Operasi Aman Candi tahun 2025, pada Sabtu (24/5/2025) malam. Patroli skala besar yang dilakukan sebagai upaya preventif dan preemtif untuk mencegah aksi premanisme serta kejahatan jalanan pada malam hari di wilayah hukum Polres Jepara. Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasihumas AKP Dwi Prayitna mengatakan, bahwa kegiatan Patroli skala besar dilakukan setiap malam minggu sampai pagi hari untuk mencegah aksi premanisme dan kejahatan jalanan “Kami terus mengembangkan lokasi-lokasi yang rawan premanisme, pemalakan, penjambretan, dan tindak kejahatan lainnya,” ujar Kasihumas AKP Dwi Prayitna. Polri hadir di tengah-tengah masyarakat, memberikan keamanan, kenyamanan, serta menciptakan Sitkamtibmas yang aman dan kondusif di tengah masyarakat. “Kami menghimbau agar masyarakat yang memiliki keluhan terkait premanisme dapat menghubungi nomor Hotline 110 Polri atau WhatsApp Siraju di nomor 08112894040,” pintanya. “Polres Jepara siap menerima laporan terkait premanisme. Silahkan hubungi Hotline 110 atau WhatsApp Siraju di nomor 08112894040 dan kami akan menindaklanjuti sesegera mungkin,” pungkasnya.(Wely-jateng) Sumber:humas polres jepara
BIDIK-KASUSNEWS.COM PESAWARAN, LAMPUNG – Menjelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran 2025, aparat gabungan TNI dan Polri meningkatkan intensitas patroli skala besar untuk memastikan keamanan seluruh tahapan demokrasi. Patroli gabungan tersebut digelar pada Jumat malam (23/5/2025) di wilayah Kecamatan Gedong Tataan. Kegiatan diawali dengan apel kesiapan di Mapolres Pesawaran pukul 20.00 WIB, dipimpin oleh Kabag Ops Polres Pesawaran, AKP Edy Saputro. Sebanyak 34 personel dari Polres Pesawaran, 100 anggota Batalyon A Sat Brimob Polda Lampung di bawah komando AKP Ginting, serta satu peleton dari TNI Koramil Gedong Tataan dilibatkan dalam kegiatan pengamanan terpadu ini. Kapolres Pesawaran AKBP Heri Sulistyo Nugroho juga turun langsung meninjau kesiapan keamanan di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dianggap strategis, seperti TPS 004 Dusun Sri Menanti (Desa Negeri Sakti), TPS 002 Dusun 1 (Desa Bagelen), dan TPS 012 Dusun Wayhui (Desa Wiyono). Dalam patroli tersebut, aparat tak hanya fokus pada kesiapan lokasi TPS, tetapi juga melakukan pengaturan arus lalu lintas serta memberikan edukasi kepada petugas pengamanan dan penyelenggara agar tetap menjaga netralitas serta situasi kamtibmas yang kondusif. Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menegaskan bahwa patroli gabungan ini merupakan bentuk nyata komitmen aparat dalam menjamin keamanan PSU berjalan damai. “Kami tidak ingin memberi ruang bagi potensi gangguan. Aparat hadir di tengah masyarakat sebagai penjaga demokrasi,” ujarnya. Yuyun juga menyampaikan bahwa sinergi TNI-Polri akan terus ditingkatkan hingga seluruh tahapan PSU, mulai dari pemungutan hingga penghitungan suara, rampung. “Pengamanan kami lakukan menyeluruh, hingga ke tingkat desa. Tidak hanya menjaga TPS, tapi juga mengawal stabilitas sosial warga,” tambahnya. Ia turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga ketenangan, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memicu ketegangan. “Laporkan jika ada hal mencurigakan. Partisipasi masyarakat penting demi suksesnya PSU ini,” imbaunya. Menurut Yuyun, pendekatan preventif seperti patroli gabungan terbukti efektif menjaga situasi tetap aman. “Ini adalah bukti nyata kehadiran negara, demi memastikan setiap suara rakyat tersalurkan dengan aman dan demokratis,” tutupnya. Dengan semangat kebersamaan dan pengawasan ketat dari aparat gabungan, pelaksanaan PSU di Bumi Andan Jejama diharapkan berlangsung jujur, adil, dan damai. (Mg)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Semarang – Seorang wanita lanjut usia di Kota Semarang, Jawa Tengah, tewas usai rumahnya dimasuki pelaku pencurian. Peristiwa tragis ini terjadi di kawasan Bendan Ngisor, Gajahmungkur, pada awal Mei 2025 lalu. Kasihumas Polrestabes Semarang, Kompol Agung Setiyo Budi, mengungkapkan pelaku diketahui bernama Fahri Gunawan (30), warga Lampung. Pelaku diduga masuk ke rumah korban, Sri Wahyuni (78), melalui tembok belakang rumah. Namun, aksi Fahri kepergok sang pemilik rumah. “Korban terbangun dan sempat berteriak ‘maling’. Pelaku panik, lalu mendorong korban hingga jatuh dan kepalanya terbentur lantai. Korban sempat kejang-kejang dan akhirnya meninggal dunia,” ujar Kompol Agung dalam keterangannya, Sabtu (25/5/2025). Peristiwa ini sendiri diketahui terjadi pada Selasa, 6 Mei 2025, sekitar pukul 08.00 WIB. Setelah mendorong korban, pelaku sempat membaringkan tubuh korban ke atas tempat tidur sebelum menggasak barang-barang berharga milik korban. “Pelaku mengambil satu unit handphone Realme dan satu unit laptop Lenovo milik korban. Setelah itu, ia kabur melalui lantai dua dan melompat ke lahan kosong di sebelah rumah,” jelas Kompol Agung. Barang-barang curian tersebut diketahui kemudian dijual pelaku kepada orang lain. Sementara kejadian itu dilaporkan oleh anak korban, Rony Setiawan, ke Polsek Gajahmungkur setelah menyadari ada barang hilang dari rumah ibunya. Atas kejadian ini, penyidik Unit 1 Pidum Satreskrim Polrestabes Semarang menindaklanjuti laporan dengan melakukan serangkaian penyelidikan hingga berhasil mengamankan tersangka. “Pelaku saat ini sudah kami tahan. Barang bukti berupa handphone, laptop, dosbook HP, handuk, dan sweater telah disita. Proses penyidikan dan pemberkasan tengah berjalan,” pungkas Kompol Agung. Pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Polisi memastikan proses hukum akan terus berlanjut hingga ke meja hijau.(Wely-jateng) Sumber:humas polda jateng
JATENG:Bidik-kasusnews.com Semarang, 25 Mei 2025 – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata, salah satunya dengan memanfaatkan potensi wisata sejarah. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, saat membuka kegiatan Gowes Jasirah 2025 di halaman Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Jawa Tengah, Minggu pagi (25/5/2025). Menurut Sumarno, perekonomian Jawa Tengah selama ini banyak ditopang oleh konsumsi masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, yang pada akhirnya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah. > “Kalau kita ingin ekonomi Jawa Tengah tumbuh, maka harus ada lebih banyak orang datang, makan, belanja, dan menikmati Jawa Tengah. Salah satu pintu masuknya, tentu saja wisata,” ujarnya. Gowes Jasirah 2025 merupakan bagian dari rangkaian Road to Jasirah Race 2025, ajang sepeda wisata sejarah yang akan digelar pada Juli mendatang. Sekitar 100 pesepeda dari berbagai komunitas berpartisipasi dalam kegiatan ini dengan menempuh rute sejauh 15 kilometer di Kota Semarang. Jalur yang dilalui antara lain kawasan Pleburan, MT Haryono, Kota Lama, Titik Nol, Tugu Muda, Banjir Kanal, hingga Sam Poo Kong. Sumarno menyambut baik upaya memperkenalkan kembali potensi wisata sejarah melalui kegiatan sepeda wisata ini. Ia menyebut banyak situs sejarah di Jawa Tengah yang memiliki nilai penting namun belum banyak dikenal masyarakat luas. > “Banyak tempat-tempat bersejarah di Jawa Tengah yang potensinya luar biasa, tapi kurang diekspos. Melalui kegiatan ini, kita harap kunjungan wisata bisa meningkat, situs budaya tetap terjaga, dan ekonomi daerah ikut tumbuh,” tambahnya. Selain mendorong pariwisata, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengampanyekan gaya hidup sehat di kalangan masyarakat. Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Jateng, Rahmat Dwisaputra, menjelaskan bahwa Gowes Jasirah sudah memasuki tahun kedua. Tahun lalu, tema yang diangkat adalah “keliling candi”. Kegiatan tahun ini menjadi ajang pemanasan sebelum Jasirah Race 2025 resmi digelar. Sebagai informasi, Jasirah merupakan aplikasi digital bertema Jejak Wisata Sejarah yang dikembangkan oleh BI Jateng sejak 2022. Aplikasi ini menyediakan informasi seputar destinasi sejarah, pemandu wisata lokal, hingga titik-titik UMKM di berbagai daerah di Jawa Tengah. Melalui sinergi antara pemerintah daerah, BI Jateng, dan komunitas masyarakat, Jawa Tengah diharapkan bisa semakin dikenal sebagai daerah yang kaya akan sejarah dan budaya, sekaligus menjadi tujuan wisata yang menarik dan berdaya saing.(Wely-jateng) Sumber:jatengprov.go.id
Bidik-kasusnews.com Pemerintah kembali meluncurkan paket kebijakan ekonomi untuk membantu meringankan beban masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah. Salah satu kebijakan utama yang akan diberlakukan adalah diskon tarif listrik sebesar 50% untuk pelanggan rumah tangga tertentu selama Juni dan Juli 2025. Diskon Listrik untuk Pelanggan <1.300 VA Diskon tarif listrik ini akan diberikan kepada sekitar 79,3 juta rumah tangga yang menjadi pelanggan PLN dengan daya listrik di bawah 1.300 VA. Skema ini mirip dengan program yang berlaku pada awal tahun 2025, namun cakupannya kini lebih terbatas. Jika sebelumnya diskon diberikan hingga pelanggan berdaya 2.200 VA, kali ini pemerintah hanya menyasar pelanggan dengan daya lebih rendah. “Kayak sebelumnya, ya. Tapi kami turunkan di bawah 1.300 VA. Kalau kemarin kan sampai 2.200 VA,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (25/5/2025). Lima Insentif Tambahan Diluncurkan Selain diskon tarif listrik, pemerintah juga menyiapkan lima insentif ekonomi lainnya, yang akan diluncurkan secara resmi pada 5 Juni 2025. Insentif tersebut meliputi: 1. Diskon Transportasi Umum Pemerintah memberikan potongan harga tiket untuk moda transportasi seperti kereta api, pesawat, dan angkutan laut. Diskon ini diberlakukan khusus selama masa libur sekolah guna mendorong mobilitas dan konsumsi masyarakat. 2. Diskon Tarif Tol Sekitar 110 juta pengendara akan mendapat potongan tarif tol selama periode Juni–Juli 2025, seiring dengan meningkatnya arus kendaraan di masa liburan. 3. Bantuan Sosial (Bansos) Tambahan Pemerintah menambah alokasi bantuan berupa kartu sembako dan bantuan pangan untuk 18,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) selama dua bulan ke depan. 4. Bantuan Subsidi Upah (BSU) Diperuntukkan bagi pekerja dengan gaji di bawah Rp3,5 juta atau setara Upah Minimum Provinsi (UMP). Program ini juga mencakup guru honorer sebagai bagian dari kelompok rentan. 5. Diskon Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Pemerintah memberikan potongan iuran JKK khusus untuk pekerja di sektor padat karya, guna meringankan beban pelaku usaha dan meningkatkan perlindungan tenaga kerja. Stimulus untuk Jaga Daya Beli Masyarakat Keenam insentif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat, mempercepat pemulihan ekonomi, dan menyambut momentum libur sekolah pertengahan tahun. Diharapkan, kebijakan ini mampu meningkatkan konsumsi domestik dan mendukung stabilitas ekonomi nasional.(Wely-jateng) Sumber:CNBC indonesia