SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Musyawarah islah antara PJTM dan YFSBBP digelar dalam suasana kondusif di aula Polsek Jampangkulon, Rabu 10 Desember 2025 pukul 14.30 WIB. Pertemuan dua organisasi besar ini berlangsung melalui fasilitasi langsung Polsek sebagai upaya merawat harmoni sosial. Hal tersebut dipicu peristiwa yang terjadi April 2024 di kediaman H. Isep Dadang Sukmana, yang sempat berlanjut pada laporan resmi terkait dugaan masuk rumah tanpa izin dan kegaduhan. Kegiatan ini dihadiri tokoh pemerintahan, pengurus organisasi, serta unsur masyarakat seperti Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Anang Janur, Aspri Bupati Sukabumi Wildan, Pasi Inteldim 0622/Kab. Sukabumi Kapten Arh Ari. Tampak hadir Ketua Umum JTM H. Hendra Permana, Ketua YFSBBP H. Isep Dadang Sukmana, serta jajaran pengurus dan penasehat dari kedua pihak. Rundown acara terstruktur mulai dari pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, sambutan, deklarasi damai hingga penutupan. Dalam musyawarah tersebut, Kapolsek Jampangkulon Iptu Muhlis menjadi figur sentral yang menenangkan ruangan. Dalam sambutannya, Iptu Muhlis mengajak semua pihak untuk kembali pada nilai-nilai persaudaraan. Baginya, silaturahmi bukan hanya soal bertemu, tetapi membangun kembali ruang saling percaya. ”Kesalahpahaman adalah hal yang mungkin terjadi dalam kehidupan sosial, namun sikap saling membuka diri lebih menunjukkan kedewasaan dan kekuatan moral sebuah komunitas perlu dikedepankan,” ujarnya. Iptu Muhlis juga menyampaikan rasa syukur karena dapat mempertemukan para tokoh dalam satu forum damai. Kapolsek menegaskan bahwa tugas menjaga keamanan tidak akan efektif tanpa kolaborasi dan komunikasi yang baik dari seluruh unsur masyarakat. ”Melalui pertemuan seperti inilah perbedaan dapat dilebur, dan keutuhan masyarakat Pajampangan dapat terus terjaga,” tuturnya. Nada bicara Kapolsek tegas namun sejuk, mengajak semua pihak menjadikan momentum ini sebagai pintu masuk untuk hubungan yang lebih matang. Ia menempatkan kepolisian bukan sekadar penegak hukum, tetapi mediator yang memberi ruang duduk bersama, mendengar, dan kembali menyatukan. Perwakilan Bupati Sukabumi, Wildan, menyampaikan salam hormat sekaligus pesan harapan dari Bupati bahwa perselisihan yang pernah terjadi menjadi pelajaran berharga dan mendorong kekompakan untuk Sukabumi yang lebih baik. Sedangkan Anggota DPRD Anang Janur menekankan bahwa islah ini merupakan bagian penting dari tanggung jawab organisasi sosial yang harus dijaga keberlanjutannya. Ketua Umum JTM, H. Hendra Permana, menyampaikan apresiasi kepada Ketua YFSBBP yang tidak membuka kembali luka lama dan memilih jalan damai. Menurutnya, Jampang akan menjadi besar bukan karena siapa yang dominan, melainkan karena kebersamaan dan kesediaan untuk saling merendahkan ego. Rangkaian acara ditutup dengan deklarasi damai yang menegaskan komitmen PJTM dan YFSBBP untuk menjaga kondusivitas wilayah, memperkuat komunikasi, dan mengedepankan musyawarah. Musyawarah ini bukan sekadar penyelesaian satu perkara, tetapi simbol bahwa Jampangkulon ingin terus teduh. Kapolsek yang menjadi pengikat dialog menegaskan satu hal penting yaitu keamanan adalah hasil kerja bersama, dan kedamaian hanya tumbuh dari hati yang saling membuka diri. (Dicky)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Squad Nusantara Ranting Keling kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan sosial Dompet Peduli Kasih yang digelar pada Rabu, 10 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Dukuh Dodol RT 08 RW 03, Desa Damarwulan, Kecamatan Keling, dengan tujuan memberikan bantuan dan perhatian kepada Ibu Parijah, seorang warga yang tengah mengalami sakit. Ketua Squad Nusantara Ranting Keling, Bapak Teguh Setiawan, memimpin langsung jalannya kegiatan bersama para anggota. Ia menegaskan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bentuk komitmen organisasi untuk terus hadir membantu warga yang membutuhkan di wilayah Keling. Acara juga mendapat dukungan penuh dari unsur Forkopimcam Keling dan pemerintah desa. Hadir dalam kesempatan tersebut Dandim 0719 Jepara Letkol Inf Choirul Cahyadi, Danramil Keling Bapak Yunius Wibisono, perwakilan Polsek Keling Bapak Achmadi bersama dua anggota, Camat Keling Bapak Lulut beserta jajaran, Petinggi Damarwulan Bapak Jambari, perangkat desa, serta Ketua RT setempat. Kegiatan dimulai pukul 10.00 WIB dengan penyerahan bingkisan bantuan dari Squad Nusantara Ranting Keling, dilanjutkan bantuan tambahan dari Dandim 0719 Jepara dan Camat Keling. Bantuan ini diharapkan dapat membantu kebutuhan Ibu Parijah selama menjalani masa pemulihan dari sakitnya. Usai penyerahan bantuan, acara dilanjutkan dengan sesi ramah tamah. Pada kesempatan tersebut, Dandim Choirul Cahyadi menyampaikan sambutan sekaligus berpamitan kepada masyarakat Keling karena akan pindah tugas ke Jakarta dalam waktu dekat. Ia mengapresiasi soliditas dan aksi sosial yang selama ini dilakukan oleh Squad Nusantara Ranting Keling. “Saya berharap kegiatan sosial seperti ini terus berlangsung, walaupun saya nantinya tidak lagi bertugas di Jepara. Semangat kepedulian ini harus tetap dijaga,” ujarnya. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama, memohon kesembuhan bagi Ibu Parijah dan kelancaran berbagai kegiatan sosial di wilayah Keling. Melalui kegiatan ini, Squad Nusantara Ranting Keling menegaskan komitmennya untuk terus menebar manfaat dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.(Wely-jateng)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Dalam rangka memperingati Hari Juang TNI, Squad Nusantara Ranting Keling bersama Kodim 0719 Jepara melaksanakan aksi bersih-bersih tempat ibadah di Gereja Dukuh Tarokan RT 02 RW 01, Desa Kaligarang, Kecamatan Keling, pada Rabu 10 Desember 2025. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Squad Nusantara Ranting Keling, Teguh Setiawan, yang sekaligus menjadi sumber utama dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurut Ketua Squad Nusantara, kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan dan sarana ibadah. “Gotong royong ini bukan hanya untuk memperingati Hari Juang TNI, tapi juga wujud kepedulian kami terhadap tempat ibadah dan masyarakat sekitar,” ujar Teguh Setiawan. Kegiatan bersih-bersih turut diikuti jajaran Kodim 0719 Jepara yang dipimpin langsung oleh Dandim Letkol Inf Choirul Cahyadi, Koramil 08 Keling yang dipimpin Danramil Kapten Inf Yunius Wibisono, serta Polsek Keling melalui perwakilan Aiptu Achmadi dan dua anggota lainnya. Hadir pula Camat Keling Lulut, Kepala Satpol PP Kecamatan Sukamto, dan Petinggi Desa Kaligarang Kusmanto beserta perangkat. Selain unsur TNI dan pemerintah, masyarakat juga berpartisipasi, mulai dari Linmas desa, Karang Taruna, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga Ormas Pemuda Pancasila (PP). Kebersamaan terlihat kuat sepanjang kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB. Ketua Squad Nusantara, Teguh Setiawan, menambahkan bahwa kolaborasi seperti ini sangat penting untuk menjaga kerukunan. “Kami bangga karena banyak pihak terlibat. Ini menunjukkan bahwa kebersamaan masih sangat kuat di tengah masyarakat,” ungkapnya. Usai kerja bakti, acara dilanjutkan dengan ramah tamah antara Dandim, Camat, Petinggi, dan pengurus gereja. Dalam kesempatan tersebut, pengurus gereja menyampaikan kebutuhan dana untuk persiapan Natal dan Tahun Baru. Mendengar hal itu, Dandim Letkol Inf Choirul Cahyadi langsung memberikan bantuan uang tunai sebagai dukungan bagi gereja. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama. Ketua Squad Nusantara berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. “Semoga sinergi antara TNI, pemerintah, ormas, dan masyarakat ini terus terjaga. Kami siap mendukung kegiatan sosial kapan pun dibutuhkan,” tutur Teguh. (Wely-jateng)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai mematangkan persiapan menyambut momentum libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Langkah tersebut ditekankan dalam Rapat Koordinasi Persiapan Nataru yang dibuka oleh Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, Rabu (10/12) di Pendopo Sukabumi. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, H. Ali Iskandar, menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan destinasi wisata selama masa libur panjang. “Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, kami mengajak seluruh pelaku pariwisata dan masyarakat untuk bersama-sama menyelenggarakan wisata yang aman, nyaman, tertib, dan berkesan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa periode libur Nataru merupakan kesempatan penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata unggulan yang dimiliki Kabupaten Sukabumi. Sementara itu, Wakil Bupati H. Andreas dalam arahannya menegaskan kesiapan jalur dan titik pengamanan jelang liburan akhir tahun. “Kemarin sudah dibahas bahwa Pemkab Sukabumi siap mengamankan Nataru 2025. Lokasi-lokasi pengamanan pun telah disiapkan untuk menjamin kenyamanan masyarakat yang akan berlibur di Kabupaten Sukabumi,” jelasnya. Wabup juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, khususnya pelaku pariwisata, untuk memastikan destinasi wisata memenuhi unsur Sapta Pesona. “Harapannya, wisatawan yang menghabiskan libur Nataru di Sukabumi dapat merasakan pengalaman yang aman, nyaman, dan memberikan kesan baik,” tegasnya. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Musyawarah koordinasi tingkat Desa Sukatani digelar di Kantor Desa Sukatani, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Rabu 10 Desember 2025. Pertemuan dihadiri Forkopimcam Surade dipimpin Camat Unang Suryana, Ketua PKPP Surahman, Kades Bakang Anwar As’Adi, Ketua BPD Deni Iskandar. Ikut menghadiri Kepala Desa Sukatani H. Sulaeman, Ketua Karang Taruna Isep Prianto, perangkat desa, RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya. Salah satu fokus pembahasan yakni terkait janji politik Kepala Desa dalam pembangunan ruas jalan Leuwi Cagak–Karangbolong. Jalan tersebut sebelumnya tercantum sebagai jalan kabupaten dalam Keputusan Bupati Nomor 600.1.7/Kep/105.DPU/2024 tertanggal 17 Januari 2024. Camat Surade Unang Suryana menjelaskan bahwa status jalan tersebut telah berubah pada 6 Maret 2025. ”Bupati mengeluarkan keputusan baru Nomor 600.1.7/Kep.191-DPU/2025, sehingga jalan yang semula berstatus jalan kabupaten kini beralih menjadi jalan desa,” kata Unang. Meski demikian, Camat menegaskan bahwa persoalan yang sempat ramai di media sosial sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan semua pihak telah saling memaafkan. Terkait pemenuhan janji politik Kepala Desa mengenai akses jalan tersebut, Camat menambahkan bahwa meski kini berstatus jalan desa, ruas Leuwi Cagak–Karangbolong tetap dianggap strategis bagi wilayah kabupaten. Kepala Desa Sukatani H. Sulaeman menegaskan pihaknya akan memprioritaskan pembangunan jalan sesuai aspirasi warga. Ia menyampaikan bahwa proses perbaikan sudah mulai dilakukan dengan pengiriman material batu ke lokasi. Sementara itu, Ketua Karang Taruna Desa Sukatani Isep Prianto meluruskan kabar yang beredar di media sosial. Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak sesuai fakta. Menurutnya, keributan yang terjadi dalam rapat sebelumnya dipicu oleh pernyataan provokatif yang menyasar personal kepada Kepala Desa, dan pihaknya hanya berusaha meredam suasana. Isep mengakui sempat menggebrak meja karena situasi memanas, namun setelah terjadi ketegangan singkat, semua pihak kembali berdamai. Ia menutup pernyataan dengan menegaskan bahwa kesalahpahaman kini sudah selesai dan dianggap tuntas. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Upaya peningkatan aksesibilitas menuju kawasan wisata Pantai Kalaju, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, mulai menunjukkan progres. Kepala Cabang UPTD PU Wilayah VI Jampangkulon, Yudi Kuswandi bersama jajaran turun langsung melakukan pengukuran calon jalan kabupaten pada Selasa, 9 Desember 2025. Rencana jalan baru tersebut memiliki panjang 230 meter dengan lebar 3 meter. Jalur ini merupakan pengalihan dari ruas Leuwi Cagak Hilir–Minajaya yang akan ditarik lurus untuk mempermudah konektivitas warga dan wisatawan. “Ini bentuk respon cepat atas usulan warga Desa Cipeundeuy melalui Pak Kades Bakang Anwar As’Adi,” ujar Yudi seusai pengukuran. Ia menegaskan, pelaksanaan pembangunan masih menunggu instruksi pimpinan sambil menyiapkan proses lanjutan. Sebelum pengalihan jalur dibangun, pihaknya akan terlebih dahulu melanjutkan pengaspalan sensit program IJD dari Kampung Cipeundeuy hingga Simpangan Desa Sukatani. “InsyaAllah setelah itu dilanjutkan kembali pengaspalan lapen sampai Situ Habibi. Mohon doanya,” ucapnya. Sementara itu, Kepala Desa Cipeundeuy Bakang Anwar As’Adi menyambut baik langkah cepat Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi melalui UPTD PU Wilayah VI. Ia berharap pembangunan ini berjalan mulus dan memberi manfaat besar bagi masyarakat maupun sektor wisata. “Kami berterima kasih kepada Bupati Asep Japar dan Kadis PU Kabupaten Sukabumi atas perhatian dan dukungannya. Semoga semua rencana ini bisa terealisasi,” ungkapnya. Upaya peningkatan infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperlancar akses ekonomi, mendorong mobilitas masyarakat, serta memperkuat potensi wisata Pantai Kalaju sebagai salah satu destinasi unggulan wilayah selatan Sukabumi. (Dicky)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara-9-Desember-2025-Program magang di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara kembali menunjukkan kontribusi nyata melalui kegiatan pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos mandiri. Peserta Magang Batch 2 yang berasal dari berbagai jurusan terlibat aktif dalam seluruh proses pembuatan kompos, sekaligus menjadi motor penggerak inovasi lingkungan di rutan. Kegiatan ini lahir dari kebutuhan pengelolaan sampah organik sehari-hari yang dihasilkan dari dapur rutan, kantin, dan area hunian. Melalui pendampingan petugas serta keterlibatan peserta magang, sampah organik tersebut dikumpulkan, dipilah, lalu diolah menjadi pupuk kompos yang bermanfaat untuk kebun produktif rutan. Kepala Rutan Kelas IIB Jepara, Renza Maisetyo, menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan semangat peserta magang yang berperan langsung dalam pengembangan kegiatan ini. “Program ini tidak hanya mengajarkan bagaimana mengolah sampah menjadi kompos, tetapi juga membangun kesadaran lingkungan bagi peserta magang dan warga binaan. Inisiatif ini merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung ketahanan pangan serta menciptakan lingkungan rutan yang lebih bersih dan produktif,” ujarnya. Beliau menambahkan bahwa program kompos mandiri ini juga memperkuat sistem pembinaan berbasis keterampilan dan kerja nyata. “Keterlibatan peserta magang Batch 2 membawa energi baru dan memperkaya proses pembinaan di rutan. Mereka belajar, berkolaborasi, dan melihat langsung bagaimana limbah dapat bernilai tinggi jika diolah dengan benar,” pungkasnya.(Wely-jateng) Sumber:Humas Rutan jepara
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Suasana halaman Kantor Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi pada Senin (8/12/2025) terasa berbeda. Ribuan insan pekerjaan umum berkumpul merayakan Hari Bakti PU ke-80 tingkat kabupaten, mengangkat tema Infrastruktur Berkeadilan, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju Sukabumi Mubarakah. Bupati Sukabumi H Asep Japar hadir secara langsung bersama Sekretaris Daerah H Ade Suryaman, disertai jajaran Forkopimda, Forkopimcam, mitra kerja DPU, hingga tamu undangan dari berbagai sektor. Di hadapan peserta upacara, Bupati menegaskan bahwa Hari Bakti PU bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan pengingat akan sejarah perjuangan pekerja umum, merujuk pada momen 3 Desember 1945 yang menjadi tonggak kelahiran kementerian ini di Indonesia. Semangat itu, kata Bupati, adalah roh pengabdian tanpa pamrih yang tertuang dalam Sapta Bakti Insan PU. “Nilai pengabdian tanpa pamrih itu menjadi fondasi etos kerja pembangunan ke depan,” ujarnya. Bupati juga menyinggung strategi pembangunan PU 608 yang kini menjadi arah bersama pemerintah pusat hingga daerah dalam menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus dilakukan dengan komitmen kuat, profesionalitas, dan keberpihakan pada masyarakat. Tidak hanya bicara target pembangunan, Bupati mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi memicu bencana. Mulai dari pemantauan jalan dan jembatan, jaringan irigasi, hingga kesiapan alat berat serta logistik darurat menjadi perhatian khusus. “Momentum Hari Bakti PU ke-80 harus menjadi penguatan komitmen bekerja lebih profesional, berintegritas, dan berpihak kepada rakyat,” tandasnya. Di sisi lain, Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, menyampaikan bahwa peringatan tahun ini dikemas bukan hanya dalam upacara formal. Serangkaian kegiatan sosial turut dilaksanakan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. “Kegiatan meliputi bedah rumah, penanaman pohon, pembersihan jalan, peresmian ruas jalan, bantuan bagi korban bencana, donor darah, pembinaan P3K mitra cai, hingga pemberian apresiasi untuk pegawai berprestasi,” terang Uus. Ia menegaskan bahwa deretan aksi nyata tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap pahlawan PU sekaligus sarana menanamkan kembali jiwa pelayanan dan profesionalitas di tubuh organisasi. Uus berharap kolaborasi pemerintah dan masyarakat semakin menguat, sehingga pembangunan infrastruktur dapat berjalan lebih adil, merata, dan berkelanjutan. “Semangat para pendahulu PU harus terus menjadi inspirasi untuk menghasilkan infrastruktur yang mendukung kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. Pada kesempatan yang sama, Bupati bersama Forkopimda menyerahkan penghargaan bagi pegawai berprestasi, mitra kerja, serta memberikan santunan kepada anak yatim, menutup peringatan Hari Bakti PU ke-80 dengan nuansa humanis dan penuh harapan. (Dicky)
JATENG:Bidik-Kasusnews.com Jepara – Dalam upaya memastikan pemenuhan hak-hak warga binaan serta memperlancar proses reintegrasi sosial, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara melaksanakan kegiatan pengawalan dan pendampingan warga binaan ke Pos Balai Pemasyarakatan (Pos Bapas) Jepara untuk keperluan proses Pembebasan Bersyarat (PB), Senin (08/12/2025). Kegiatan pendampingan ini dilakukan oleh petugas pengamanan yang secara langsung mengawal warga binaan sejak keluar dari rutan hingga tiba di Pos Bapas. Hal ini merupakan bagian dari komitmen Rutan Jepara untuk memberikan pelayanan pemasyarakatan yang humanis, aman, dan transparan, khususnya dalam proses pengurusan hak integrasi seperti Pembebasan Bersyarat. Petugas Rutan Jepara, Tria Aji menjelaskan bahwa pendampingan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran proses verifikasi berkas, wawancara litmas, serta pemeriksaan persyaratan administratif yang menjadi bagian penting dalam pemberian PB. “Petugas tidak hanya memastikan keamanan selama proses berlangsung, tetapi juga memberikan arahan agar warga binaan memahami tahapan pengurusan PB sesuai regulasi yang berlaku,” ujar salah satu petugas. Dalam kunjungan tersebut, warga binaan mengikuti proses litmas (penelitian kemasyarakatan) yang dilakukan oleh Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas. Melalui litmas, petugas Bapas menilai kesiapan warga binaan untuk kembali ke masyarakat, mulai dari perilaku selama menjalani masa pidana, dukungan keluarga, hingga rencana reintegrasi setelah bebas nanti. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo menyampaikan bahwa pendampingan ke Pos Bapas merupakan bentuk sinergi antara Rutan dan Bapas dalam memastikan layanan pemasyarakatan berjalan sesuai ketentuan. “Hak integrasi seperti Pembebasan Bersyarat adalah bagian dari pembinaan. Kami memastikan setiap proses berlangsung transparan dan sesuai SOP, sehingga warga binaan dapat kembali ke masyarakat dengan lebih siap dan bertanggung jawab,” ungkapnya. Ia juga menegaskan bahwa optimalisasi hak warga binaan bukan hanya soal pemenuhan administrasi, tetapi juga memastikan prinsip keadilan restoratif berjalan dengan baik. Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan warga binaan dapat lebih mudah memahami prosedur, sekaligus merasa didampingi dalam proses menuju reintegrasi sosial. Kegiatan pengawalan dan pendampingan ini merupakan rutinitas yang akan terus dilaksanakan setiap kali terdapat warga binaan yang memenuhi syarat administratif dan substantif untuk diusulkan Pembebasan Bersyarat. Rutan Jepara berkomitmen untuk menjaga keamanan, memberi pelayanan terbaik, serta mendukung proses integrasi sosial warga binaan secara optimal.(Wely-jateng) Sumber:Humas Rutan jepara
CIREBON Bidik-kasusnews.com,.Aliansi Wartawan Gerak Cepat (AWGC) bersama Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) Pujatera memulai aksi kemanusiaan berupa penggalangan dana pada Minggu, 7 Desember 2025. Gerakan solidaritas ini ditujukan untuk membantu para korban bencana banjir yang melanda wilayah Sumatera dan Aceh. Aksi perdana tersebut dilaksanakan di depan Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon, Jl. H. Abbas, Desa Weru Lor, Kecamatan Weru. Lokasi tersebut tengah ramai oleh gelaran Event Pesta Rakyat yang menampilkan pertunjukan seni, hiburan masyarakat, serta puluhan stand UMKM dan kerajinan tangan. Kehadiran tim AWGC dan PKL Pujatera di tengah keramaian acara tersebut langsung mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak warga dari lingkungan sekitar tergerak berpartisipasi setelah mengetahui kondisi memprihatinkan yang dialami para korban banjir di Sumatera dan Aceh. Rasa kemanusiaan dan kepedulian sosial tampak begitu kuat, tercermin dari antusiasme warga untuk ikut menyumbang. Ketua pelaksana kegiatan Hartono.menyampaikan bahwa program penggalangan dana ini tidak hanya dilakukan sehari, tetapi akan berlangsung selama satu bulan penuh. Harapannya, dana yang terkumpul dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang terdampak bencana. Selain di lokasi Pesta Rakyat, kegiatan kemanusiaan ini akan dilanjutkan ke berbagai titik strategis lainnya, seperti area perempatan lampu merah, SPBU, dan sejumlah ruang publik lain yang memungkinkan dijangkau masyarakat luas. AWGC dan Paguyuban PKL Pujatera berharap gerakan ini dapat menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial tidak mengenal batas wilayah maupun profesi, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta membantu meringankan beban saudara-saudara kita di daerah terdampak. (Asep Rusliman)