Majalengka, Bidik-kasusnews.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Tim SAR Satuan Samapta Polres Majalengka menemukan jasad korban Rohaeni warga Blok Cipari RT 002 RW 008 Desa Garawastu Kecamatan Sindang Kabupaten Majalengka yang tenggelam di Sungai Cikeruh akhirnya pagi hari ini ditemukan, Senin (14/4/2025). Pencarian dilakukan untuk menemukan tubuh korban Rohaeni (25) yang dilaporkan hilang diduga terseret derasnya arus sungai saat melintasi sungai Cikeruh sekira jam 14.00 Wib setelah dari ladang Sawah miliknya. Kamis (10/4/2025). Tim gabungan BPBD dan TNI Polri Kabupaten Majalengka terdiri dari Satuan Samapta Polres Majalengka di Pimpin oleh Kapolsek Sukahaji AKP Erik Riskandar selama 3 (tiga) dari mulai kejadian hari Kamis tanggal 10 April 2025 hingga hari Sabtu 12 April 2025 jam 17.00 Wib sempat dihentikan dikarenakan debit air yang mulai tinggi dan dapat membahayakan keselamatan personil yang melaksanakan pencarian. “Korban ditemukan perbatasan Sungai Cikeruh Sukahaji – Jatiwangi berjarak 5KM dari lokasi tenggelamnya, pada Kamis pukul 06.30 WIB, selanjutnya petugas sudah menyerahkan jasad korban kepada pihak keluarga,” kata Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian melalui Kapolsek Sukahaji AKP Erik Riskandar. (14/4/2025). Kapolsek menambahkan, kronologis kejadian bermula saat pasangan suami istri, Sanen Komarudin (35) dan Rohaeni (25) sedang menggarap sawahnya sekira jam 14.00 Wib Rohaeni Istri dari Sanen pamit pulang duluan namun saat suaminya Pulang sekira Jam 17.30 Wib Istrinya tidak ada dirumah dicari kemana mana tetap tidak ada. Suami Korban bersama perangkat Desa dan warga terus berusaha mencari korban ke ladang sawah sampai ke Aliran Sungai Cikeruh diduga menurut keterangan Keluarga Korban bahwa Istri Korban saat melewati Sungai Cikeruh diduga korban hanyut terbawa derasan luapan air Cikeruh. “Kejadian itu langsung dilaporkan ke Polsek Sukahaji kemudian bersama Tim SAR dilakukan pencarian selam 3 hari,” ujarnya. Hingga sore ini Sabtu 12/4/2025 sampai jam 16.00 Wib dihentikan dikarenakan debit air yang mulai tinggi dan dapat membahayakan keselamatan personil yang melaksanakan pencarian. “Upaya pencarian korban lalu dilakukan kembali, namun jasadnya belum ditemukan, baru tadi sekitar pukul 06.30 WIB menerima laporan dari Warga saat sedang kerja di Sungai di Cikeruh wilayah Perbatasan Sukahaji – Jatiwangi kemudian dilaporkan ke pihak Polsek Sukahaji langsung melakukan Evakuasi, jasad korban ditemukan, sudah dalam keadaan meninggal dunia,” katanya. Asep Rusliman
Majalengka,Bidik-kasusnews.com – Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian,S.H.,S.I.K.,M.H. bersama Para Pejabat utama Polres Majalengka melakukan kunker di Polsek Jatiwangi dan Polsek Palasah. Senin (14/4/2025). Kunjungan kerja ini untuk mengecek situasi dan kondisi Polsek dan memastikan seluruh jajarannya yang ada di Polsek dapat berjalan dengan maksimal, sesuai prosedural dan professional dalam melayani masyarakat, Dalam kesempatan tersebut Kapolres Majalengka bersilaturahmi sekaligus memperkenalkan diri sebagai Pejabat Kapolres Majalengka yang baru. Kami juga mengharapkan dukungan dan kerjasama dari segenap lapisan masyarakat dalam menjaga kondusifitas Kamtibmas di wilayah hukum Polres Majalengka. Kapolres Majalengka dalam arahannya kepada personel Polsek Jatiwangi dan Polsek Palasah yang intinya berkenalan dan bersilahturahmi sekaligus memberikan motivasi kepada seluruh personel Polsek Jajaran agar dapat melaksanakan tugas dengan baik dan professional. Asep Rusliman
Majalengka, Bidik-kasusnews.com – Apel Jam pimpinan merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh unsur pimpinan dalam hal ini Kapolres untuk memberikan arahan, atensi, dan penekanan kepada personel dalam menjalankan tugas dan keseharian sebagai seorang anggota Polri, Senin (14/4/25). Selama seminggu menjabat, Apel pagi jam Pimpinan yang pertama kali di Pimpin Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian dan ikuti Wakapolres Majalengka KOMPOL Asep Agustoni, Para Kabag, Kasat, Kapolsek Jajaran, Kasi dan Seluruh Personil serta ASN Polres Majalengka. Sebelum memberikan arahan, apel pagi diawali dengan pengucapan Tribrata dan Catur Prasetya yang merupakan pedoman hidup dan pedoman kerja anggota Polri oleh personel yang telah ditunjuk. Membuka arahannya Kapolres mengajak seluruh personel untuk mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena masih diberikan kesehatan untuk dapat melaksanakan tugas sebagai anggota Polri. Kapolres juga mengucapakn terima kasih kepada seluruh personil atas pelaksanaan tugas pada minggu sebelumnya. “Terima kasih atas pelaksanaan tugas pada minggu sebelumnya, dan saya harap minggu ini dan kedepannya juga dapat berjalan dengan baik.” Ucapnya. Selama satu seminggu disini, dinamika dan rasional kita kegiatan sudah lama aktifkan patroli Blue (Patroli Biru) oleh Sat Samapta, Sat Lantas dan Patroli Jajaran Polsek Polres Majalengka untuk memberikan dampak pada Situasi Kamtibmas dengan mengurungkan niat niat para pelaku kejahatan mencegah terjadinya gangguan Kriminalitas. Kapolres Majalengka juga berpesan untuk selalu meningkatkan profesionalisme dalam bertugas, berpikir sebelum berbuat, perhatikan etika dan sikap tampang dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat, laksanakan aturan – aturan dasar terkait SOP tugas agar tidak merugikan diri sendiri, keluarga maupun orang lain”, jelasnya. Di penutup arahannya Kapolres Majalengka minta seluruh anggota Polres Majalengka untuk selalu menjaga kesehatannya agar dalam pelaksanaan tugas dalam memberikan pelayanan kepada Masyarakat dapat dilaksanakan dengan maskimal serta untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Asep Rusliman
Amuntai, Bidik-kasusnews.com — Upaya pemberantasan narkoba di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara kembali membuahkan hasil. Seorang pria berinisial M.A. (35), warga Desa Penampilan Hilir, Kecamatan Amuntai Tengah, diamankan jajaran Satresnarkoba Polres HSU pada Sabtu (12/4) siang sekitar pukul 13.50 WITA.(12/4/2025) Penangkapan dilakukan di halaman sebuah rumah yang berlokasi di Desa Kota Raja, Kecamatan Amuntai Selatan, menyusul informasi dari warga yang mencurigai aktivitas pelaku. Tim Satresnarkoba yang menerima laporan segera bergerak dan melakukan penggeledahan terhadap pria tersebut. Dari pemeriksaan awal, polisi menemukan satu paket kecil narkotika jenis sabu yang disimpan di kantong celana depan tersangka. Berat kotor barang haram itu mencapai 0.34 gram, dengan berat bersih 0.14 gram. Selain sabu, polisi juga menyita: 1 lembar plastik piper klip transparan 1 celana panjang warna abu-abu 1 unit sepeda motor Honda Scoopy Kasat Resnarkoba Polres HSU menyampaikan bahwa tersangka M.A. saat ini tengah diperiksa intensif untuk mengungkap kemungkinan keterkaitannya dengan jaringan peredaran narkoba lainnya di wilayah HSU dan sekitarnya. “Kami tak pernah lengah, meski jumlahnya kecil, tetap kami proses serius. Ini bagian dari komitmen kami menjaga HSU dari ancaman narkotika,” tegasnya. Di tempat terpisah, Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif masyarakat dalam membantu aparat penegak hukum. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu melapor jika mengetahui adanya peredaran atau penyalahgunaan narkoba. Kolaborasi masyarakat dan aparat adalah kunci sukses dalam pemberantasan narkoba,” tegasnya. Penangkapan ini menjadi pengingat bahwa narkoba masih menjadi ancaman serius, dan kepolisian terus meningkatkan pengawasan serta penindakan demi menciptakan lingkungan yang bersih dan aman di Kabupaten Hulu Sungai Utara.(Agus)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Kudus – Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus saat ribuan warga berkumpul dalam acara Halalbihalal, Minggu malam (13/4/2025). Momen tersebut menjadi semakin istimewa dengan kehadiran Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan tokoh agama yang tengah naik daun, Gus Muhammad Iqdam Kholid atau yang akrab disapa Gus Iqdam. Dalam kesempatan itu, Gus Iqdam menyampaikan apresiasi dan kekagumannya terhadap sosok Ahmad Luthfi. Menurutnya, Gubernur Jawa Tengah itu adalah pemimpin yang luar biasa karena mampu membangun kedekatan dengan berbagai kalangan masyarakat, termasuk para ulama, tokoh agama, dan juga keluarga. “Malam ini selain Pak Bupati dan Mbak Wakil Bupati, kita juga kedatangan Bapaknya Jawa Tengah yaitu Pak Luthfi. Beliau pemimpin yang luar biasa, ada di mana-mana,” ujar Gus Iqdam kepada masyarakat yang hadir. Tak hanya itu, Gus Iqdam juga berbagi cerita pribadinya mengenai kedekatannya dengan Ahmad Luthfi. Ia mengaku sering berkomunikasi langsung dengan sang gubernur, baik lewat pesan maupun video call. Dalam setiap percakapan, Gus Iqdam melihat sosok Luthfi yang hangat dan dekat dengan keluarganya. “Ketika pulang kerja, beliau kembali menjadi ayah bagi anak-anaknya. Beberapa waktu lalu sempat video call dengan saya, di belakangnya selalu ada anaknya. Di Mekah, beliau juga mendorong kursi roda anaknya,” kenangnya. Menurut Gus Iqdam, gambaran tersebut menunjukkan bahwa Ahmad Luthfi bukan hanya pemimpin yang cakap, tetapi juga sosok ayah yang penuh kasih sayang. Ia pun menilai sangat tepat jika Ahmad Luthfi diberi amanah sebagai Gubernur Jawa Tengah. “Semoga beliau bisa membawa Jawa Tengah adem ayem, tentram, dan makmur. Semoga jabatannya barokah untuk seluruh masyarakat Jawa Tengah,” tuturnya. Sementara itu, Gubernur Ahmad Luthfi dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukurnya bisa bertemu masyarakat Kudus. Ia menekankan pentingnya hubungan harmonis antara pemimpin, ulama, dan rakyat. “Alhamdulillah, senang bisa bertemu masyarakat Kudus. Halalbihalal merupakan bentuk amaliyah untuk mendapatkan pahala,” ujar Luthfi. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan para pemimpin agar senantiasa amanah dan mampu menyelesaikan permasalahan masyarakat. “Doakan para pejabat kita, dari gubernur-wakil gubernur, kemudian bupati-wakil bupati menjadi pimpinan yang amanah, selalu dekat dengan masyarakat,” ucapnya. Selain Ahmad Luthfi dan Gus Iqdam, acara tersebut juga dihadiri oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, Wakil Bupati Bellinda Putri Sabrina Birton, Forkopimda Kudus, serta beberapa kepala daerah sekitar seperti Bupati Pati dan Bupati Demak. Acara berlangsung meriah dan penuh kekhidmatan sebagai wujud kebersamaan pasca-Idulfitri.(Wely-jateng) Sumber:jatengprov.go.id
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com — Komitmen Polres Hulu Sungai Utara (HSU) dalam memberantas narkotika tak surut meski baru sepekan pasca Lebaran. Dalam operasi cepat, jajaran Satresnarkoba berhasil menggagalkan peredaran sabu dan mengamankan seorang pria berinisial I.L. (40) di kawasan Jalan Poros Amuntai – Tanjung, Desa Sungai Turak, Kecamatan Amuntai Utara. Penangkapan ini bermula dari laporan warga yang mencurigai adanya aktivitas pengedaran narkoba di sekitar wilayah tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, tim yang dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba AKP Sutargo, S.H., M.M. melakukan patroli dan penyisiran lokasi. Sekitar pukul 16.35 WITA, pelaku berhasil diamankan bersama sejumlah barang bukti. Dari tangan I.L., polisi menyita satu paket sabu dengan berat bersih 5,00 gram, disembunyikan dalam kotak rokok Sampoerna Mild. Selain itu, turut diamankan celana jeans biru, handphone Android OPPO F11, serta sebuah sepeda motor Kawasaki Ninja 250 FI yang diduga digunakan untuk operasional peredaran barang haram tersebut. “Pelaku saat ini telah kami tahan di Mapolres HSU untuk proses penyelidikan lebih lanjut, termasuk mengungkap jaringan dan asal muasal sabu yang dibawanya,” ujar AKP Sutargo. Kepolisian menduga, pelaku bukan pengguna melainkan kurir atau pengedar. Dugaan ini diperkuat dengan jumlah sabu yang cukup besar dan sarana transportasi yang digunakan. Upaya cepat ini menjadi bukti nyata bahwa Polres HSU terus siaga dalam menghadang peredaran narkoba, bahkan di momen pasca-Lebaran. Polres juga mengajak masyarakat untuk terus aktif memberikan informasi apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing. “Perang melawan narkoba tidak bisa kami jalankan sendiri. Kolaborasi dengan masyarakat adalah kunci untuk menjaga lingkungan tetap bersih dari narkoba,” tambah AKP Sutargo. Penangkapan ini menjadi pesan tegas bahwa siapa pun pelakunya, akan ditindak tanpa pandang bulu. Diharapkan, aksi ini memberikan efek jera serta mempersempit ruang gerak jaringan narkoba di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)
Sambas, Bidik-kasusnews.com – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali mencuat di wilayah Kabupaten Sambas kalbar, tepatnya di lahan perkebunan kelapa sawit milik PT WHS Divisi 6 Dan Divisi 8 yang diketahui PT anak Cabang dari Duta Palma Group yang saat ini dipegang oleh PT. Agirinas Palma Nusantara terletak di Berdjongkong, Dusun Beruang, Kecamatan Sajingan Besar. Kegiatan ilegal ini telah berlangsung selama kurang lebih dua tahun dan hingga kini belum ada tindakan tegas dari pihak manajemen perusahaan. Menurut keterangan dari beberapa pekerja di lokasi, aktivitas PETI tersebut telah menyebabkan kerusakan serius pada lahan perusahaan. “Tanah jadi rusak, kebun sawit tumbang, dan ini sudah berlangsung lama. Sayangnya pihak perusahaan terkesan membiarkan,” ujar salah satu pekerja yang enggan disebutkan namanya. Kegiatan ilegal di atas lahan korporasi ini menimbulkan pertanyaan besar terkait pengawasan dan tanggung jawab perusahaan. Sejumlah pihak menilai Pihak Manajemen Perusahaan seharusnya lebih responsif dalam menangani persoalan ini agar tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar, baik secara ekonomi maupun lingkungan. Padahal sudah 2 titik lokasi yang dikerjakan untuk lahan PETI ini, yaitu Divisi 6 Dan Divisi 8, dimana salah satu titik lokasi di Divisi 8 adalah lahan plasma masyarakat. Informasi lebih lanjut menyebutkan adanya keterlibatan seorang yang diduga menjadi otak dari operasi tambang ilegal ini, berinisial Mr. M (Mr.Marno). Menurut pengakuan para pekerja, Mr. M (Mr.Marno) disebut-sebut sebagai ‘Bos’ dari operasi PETI tersebut. Yang mencurigakan, saat ada informasi tentang razia, para pekerja kecil terlihat berlarian meninggalkan lokasi, sementara anak buah Mr. M (Mr.Marno) tetap tenang dan melanjutkan pekerjaan mereka. “Kalau razia datang, kami semua langsung kabur, tapi anak buah bos Mr. M (Mr.Marno) itu santai saja. Kadang kami bertanya-tanya, apa mereka punya bekingan atau relasi kuat?” ternyata kami mendapatkan pengakuan dari anak buah Mr. M (Mr.Marno), bahwa Mr. M (Mr.Marno) ini memiliki bekingan kuat dari oknum pihak pihak terkait yang sering mereka sebut bekingan Bintang-Bintang ungkap salah satu pekerja lainnya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PT. WHS maupun pihak berwenang terkait langkah-langkah penanganan aktivitas PETI yang merugikan ini. Penulis Nazib Editor Basori
Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Mabes Polri kembali menggulirkan kebijakan mutasi dan rotasi dalam jajaran perwira menengah. Gelombang pergantian ini mencakup sejumlah Kapolres di wilayah Jawa Timur dan Jabodetabek, sebagai bentuk penyegaran organisasi dan upaya penguatan kinerja institusi. Salah satu pergeseran penting terjadi di wilayah Metro Jakarta Timur, di mana jabatan Kapolres kini diemban oleh AKBP Ayub Diponegoro Azhar, yang sebelumnya bertugas sebagai Pamen di Bareskrim Polri. Ia menggantikan pejabat sebelumnya yang telah menempati pos baru. Sementara di Magetan, AKBP Satria Permana resmi dimutasi sebagai Kasibinyan BPKB Subdit BPKB Ditregident Korlantas Polri. Jabatan Kapolres Magetan kini dipercayakan kepada AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, yang sebelumnya menjabat di Bidpropam Polda Jatim. Perubahan serupa juga menyentuh wilayah Ngawi, dengan AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto bergeser ke posisi baru sebagai Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Banten. Tongkat kepemimpinan Kapolres Ngawi kini dipegang oleh AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, eks Kabagbinopsnal Ditresnarkoba Polda Jatim. Di Probolinggo Kota, AKBP Oki Ahadian Purwono digeser ke Wadirresnarkoba Polda Jatim, dan digantikan oleh AKBP Rico Yumasri, Pamen Bareskrim Polri. Sementara di Nganjuk, AKBP Siswantoro diangkat menjadi Kasubbidprovos Bidpropam Polda Jatim, dan posisinya kini diisi oleh AKBP Henri Noveri Santoso, yang sebelumnya memimpin Polres Sumenep. Kapolres Sumenep kini dijabat oleh AKBP Rivanda, yang berpindah dari posisi sebelumnya sebagai Kapolres Tanggamus. Sedangkan di Trenggalek, AKBP Indra Ranu Dikarta ditugaskan sebagai Wakapolresta Bogor Kota, dengan AKBP Ridwan Maliki menggantikan peran Kapolres, setelah sebelumnya menjabat Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Jatim. Di Jember, AKBP Bayu Pratama Gubunagi kini menjabat Wakapolres Metro Bekasi Kota, dan posisinya digantikan oleh AKBP Bobby Adimas Candra Putra, yang sebelumnya memimpin Polres Lamongan. Sementara itu, AKBP Agus Dwi Suryanto berpindah tugas menjadi Kapolres Lamongan, menggantikan Bobby. Rotasi ditutup dengan perubahan di Madiun Kota, di mana AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, yang sebelumnya Kasubdit 4 Ditreskrimsus Polda Sumsel, dipercaya memimpin Polres tersebut. Langkah rotasi ini menjadi bagian dari strategi kelembagaan Polri dalam memperkuat struktur organisasi, meningkatkan pelayanan publik, serta menjawab dinamika keamanan di masing-masing wilayah. Selain sebagai bentuk regenerasi, mutasi ini sekaligus menjadi sarana distribusi pengalaman bagi para perwira menengah agar lebih adaptif terhadap tantangan. (Agus)
Sukabumi, Bidik-Kasusnews.com – Bupati Sukabumi H Asep Japar menyampaikan jawaban atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 15 Tahun 2023 tentang Pajak dan Retribusi Daerah dalam Rapat Paripurna, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, Senin (14/4/2025). Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, dan dihadiri unsur Forkopimda, Forkopimcam, serta sejumlah tamu undangan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan jawaban atas pandangan umum dari masing-masing fraksi secara rinci, mulai dari Fraksi Partai Golkar, Gerindra, PKB, PKS, PDI Perjuangan, Demokrat, dan PPP. Bupati Sukabumi, H Asep Japar menyatakan sependapat dengan usulan serta saran yang disampaikan oleh para fraksi dalam rapat sebelumnya. Ia berharap Raperda tentang Perubahan Perda Nomor 15 Tahun 2023 ini dapat memberikan dampak positif bagi penyelenggaraan pemerintahan daerah, khususnya dalam pelayanan kepada masyarakat di bidang pemungutan dan pengelolaan pajak serta retribusi daerah secara profesional dan akuntabel. ‘Berkaitan dengan pengelolaan administrasi pajak daerah, saat ini Bapenda telah menerapkan sistem informasi pajak daerah berbasis teknologi informasi, yang akan terus disesuaikan dengan perkembangan teknologi dan regulasi terbaru,” ujarnya. Lebih lanjut Bupati menjelaskan, bahwa pengelolaan administrasi perpajakan perlu didukung sumber daya manusia yang kompeten. Untuk itu, pemerintah daerah akan terus mendorong peningkatan kompetensi aparatur terkait tatakelola pajak dan retribusi daerah yang diselenggarakan oleh instansi pusat maupun lembaga berwenang. “Seluruh perangkat kami dorong menjadi perangkat daerah incomer dengan melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi secara optimal terhadap pajak dan retribusi daerah, serta pendapatan lain melalui pemanfaatan aset daerah, berkolaborasi dengan pemerintah pusat, provinsi, dan sektor swasta,” ungkapnya. Bupati menuturkan, Pemda Sukabumi akan terus menggali potensi sumber daya alam untuk meningkatkan pendapatan daerah dari sektor retribusi. Mengingat, Kabupaten Sukabumi masih memiliki banyak potensi alam yang belum sepenuhnya tereksplorasi. “Mudah-mudahan pembahasan bersama antara eksekutif dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD dapat menyempurnakan substansi Raperda, baik dari aspek formil maupun materil,” pungkasnya. DICKY, S
Kuningan, Bidik-kasusnews.com – Mengenai perihal maraknya penjualan buku Lembar Kerja Siswa (LKS) yang membuat resah orang tua siswa di Kabupaten Kuningan akan kami sikapi komitmen FWJI Korwil Kuningan saat setelah menggelar acara halal bihalal yang diadakan di sekretariatnya. Irwan mengkomunikasikan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan karena telah banyaknya aduan dari orang tua siswa diberbagai wilayah kecamatan Kabupaten Kuningan yang resah harus membeli buku LKS. U.Kusmana Kepala dinas pendidikan Kabupaten Kuningan melalui chat pribadi menjelaskan, telah membuat surat resmi mengenai larangan LKS dan pemotongan bantuan PIP oleh pihak Sekolah, Minggu, 13/04/2025 Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan telah mengeluarkan 2 Surat Edaran (SE) setiap tahunnya Beliau menjelaskan, Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan setiap tahun telah mengeluarkan surat edaran (SE) * Yang pertama untuk melarang Penjualan LKS di sekolah dan * Pelarangan pemotongan bantuan PIP Larangan ini bertujuan untuk memastikan tidak ada transaksi ilegal terkait LKS dan pemotongan bantuan PIP di sekolah Kabupaten Kuningan baik SD maupun SMP. Tegasnya *Isi surat edaran pertama Larangan Penjualan Buku LKS di Sekolah Dalam rangka persiapan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di seluruh Satuan Pendidikan Tahun Pelajaran 2024/2025, serta untuk mendukung program Kuningan menuju Kabupaten Pendidikan, dipandang perlu untuk lebih meningkatkan kualitas belajar mengajar di sekolah tanpa adanya kepentingan komersial. Sehubungan dengan hal tersebut diatas, maka dengan ini kami melarang Saudara untuk “tidak melakukan Penjualan Buku Lembar Kerja Siswa (LKS) dan sejenisnya” baik langsung maupun tidak langsung. Demikian, untuk menjadi perhatian dan pelaksanaanya. *Isi surat yang kedua larangan pemotongan PIP Dalam rangka optimalisasi kebijakan Program Indonesia Pintar (PIP) sebagai upaya Pemerintah dalam membantu pembiayaan pendidikan bagi peserta didik dari keluarga miskin dan rentan miskin melalui bantuan uang tunai dan perluasan akses serta kesempatan belajar, maka dalam pelaksanaannya perlu didukung oleh seluruh Satuan Pendidikan. Sehubungan dengan hal tersebut, Kami minta Saudara memperhatikan hal-hal sebagai berikut : 1. Satuan pendidikan berkewajiban mengusulkan peserta didik yang layak menerima Program Indonesia Pintar (PIP) melalui Dapodik. 2. Satuan Pendidikan agar memfasilitasi serta membantu dan memantau proses penyaluran dan pencairan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP). 3. Dalam proses pencairan Program Indonesia Pintar (PIP) tidak diperkenankan adanya pungutan/potongan dalam bentuk apapun. Demikian agar menjadi perhatian dan atas kerjasamanya, disampaikan terima kasih. (Asep Rusliman)