JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Squad Nusantara Ranting Kembang kembali menunjukkan kepedulian sosial terhadap anggotanya. Kali ini, bantuan disalurkan kepada Suntoro, warga Cepogo (Sawah Omboh) RT 01 RW 03, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, yang rumahnya mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon. Kegiatan penyerahan bantuan dilaksanakan pada Rabu, 17 Desember 2025, sekitar pukul 12.30 WIB. Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Ketua Ranting Squad Nusantara Kembang, Kusno, didampingi sejumlah anggota. Bantuan diberikan secara simbolis berupa uang tunai dan diserahkan langsung oleh Ketua Ranting kepada korban musibah sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas organisasi. Ketua Ranting Squad Nusantara Kembang, Kusno, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kebersamaan dan tanggung jawab moral antaranggota. “Squad Nusantara hadir bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai keluarga. Ketika ada anggota yang tertimpa musibah, sudah menjadi kewajiban kami untuk saling membantu dan meringankan beban,” ujarnya. Sementara itu, penerima bantuan, Suntoro, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan. “Saya sangat berterima kasih kepada Ketua Ranting dan seluruh anggota Squad Nusantara Ranting Kembang. Bantuan ini sangat berarti bagi kami di tengah kondisi sulit,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, Squad Nusantara Ranting Kembang berharap semangat gotong royong dan solidaritas antaranggota terus terjaga, sekaligus menjadi contoh kepedulian sosial di tengah masyarakat Kabupaten Jepara. (Wely-jateng)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Konferensi Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, berlangsung sukses dan demokratis. ‎ ‎Kegiatan yang dirangkaikan dengan pemilihan pengurus baru masa bakti 2025–2030 itu digelar di halaman SDN 1 Surade, Rabu (17/12/2025). ‎ ‎Selain menjadi forum laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode 2020–2025, konferensi ini juga menjadi momentum regenerasi organisasi. Tahun ini, konferensi mengusung tema “Guru Bermutu Indonesia Maju, Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas.” ‎ ‎Acara dihadiri Ketua PGRI Kabupaten Sukabumi Jajat Sudrajat, Camat Surade Unang Suryana, Kapolsek Surade Iptu Ade Hendra, jajaran pengurus PGRI Kabupaten Sukabumi, para Ketua PGRI se-Wilayah VI, kepala sekolah, guru-guru se-Kecamatan Surade, serta tamu undangan lainnya. ‎ ‎Ketua PGRI Kabupaten Sukabumi Jajat Sudrajat menegaskan bahwa konferensi cabang merupakan amanat organisasi yang wajib dilaksanakan setiap periode. ‎ ‎“Konferensi dan pemilihan pengurus adalah bagian dari amanat AD dan ART PGRI. Ini menjadi sarana penyegaran kepengurusan agar organisasi terus bergerak dan adaptif,” ujarnya. ‎ ‎Pemilihan Ketua PGRI Cabang Surade diikuti 514 pemegang hak suara. Dua kandidat bersaing, yakni Asep Hermawan dan Iwan Gunawan. ‎ ‎Berdasarkan hasil penghitungan suara, Iwan Gunawan terpilih sebagai ketua dengan perolehan 280 suara, unggul atas Asep Hermawan yang meraih 137 suara. ‎ ‎Usai ditetapkan sebagai Ketua PGRI Cabang Surade periode 2025–2030, Iwan Gunawan menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. ‎ ‎“Amanah ini sangat besar dan penuh tanggung jawab. Kami mohon doa serta bimbingan agar dapat menjalankan tugas dengan baik,” ucapnya. ‎ ‎Ia menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan hak dan kesejahteraan guru serta meningkatkan mutu pendidik melalui peran strategis PGRI. ‎ ‎“Melalui PGRI, kami siap mendorong terwujudnya guru yang bermutu demi Indonesia yang maju dan berdaya saing,” tambahnya. ‎ ‎Dalam struktur kepengurusan baru, posisi Wakil Ketua I dijabat Purna Irawan, Wakil Ketua II Wisnu Hadian, sementara jabatan Sekretaris diemban Erlan Suherlan. ‎ ‎Sementara itu, Camat Surade Unang Suryana menyampaikan apresiasi kepada pengurus lama dan berharap kepengurusan baru mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah kecamatan. ‎ ‎“Selamat kepada pengurus baru. Semoga kerja sama yang sudah terbangun dapat semakin ditingkatkan untuk kemajuan pendidikan di Surade,” pungkasnya. (Dicky)

Bidik-kasusnews.com,Bengkayang Kalimantan Barat Aktifitas PETI di Kecamatan Monterado, Bengkayang, kian mengila, diduga dikendalikan pemodal berinisial (Cecep), warga Dusun Puaje, Desa Mekar Baru, Kecamatan Monterado. Kapolres Bengkayang, Polsek Monterado, Polda Kalbar diminta bertindak tegas dan jangan tebang pilih dalam penindakan oknum, pemodal, dan otak utama kerusakan lingkungan alam di Dusun Puaje, Desa Mekar Baru. Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) terungkap di Dusun Puaje, Desa Mekar Baru, Kecamatan Monterado, Kabupaten Bengkayang, adanya laporan warga Dusun Puaje bernama Simon atas penyerobotan lahan di Polres Bengkayang. Laporan saudara Simon, tim awak media telusuri sampai di lapangan, ternyata benar adanya kegiatan PETI tersebut, dan tidak sampai disitu, awak media minta keterangan beberapa warga sekitar yang tidak mau disebutkan namanya, menuturkan aktifitas ini sudah terjadi lama dan sekarang menjadi tidak terkendali, dan di monopoli Cecep, di belakangnya diduga Haji Koim/Lina, warga Kel. Condong, Kec. Singkawang Tengah, Kota Singkawang, pemodal utama Cecep. Kegiatan ilegal tersebut disebut berlangsung secara struktur dan masif, terbuka, dan berani, seolah tanpa hambatan hukum maupun penindakan tegas dari aparat berwenang. Berdasarkan laporan warga dan hasil penelusuran di lapangan, aktivitas PETI diduga terus meluas dan menyebabkan kerusakan lingkungan yang cukup parah. Sejumlah titik terlihat mengalami penggalian besar-besaran, tanah berlubang, aliran air berubah menjadi keruh, serta jejak penggunaan mesin dompeng yang mengindikasikan aktivitas masih aktif hingga saat ini. Akibat ulah Cecep CS dan beberapa oknum APH yang diduga kuat terlibat membantu Cecep, hingga terjadi saling komplain warga, masalah kepemilikan lahan, salah satunya Simon dan pamannya, saling klaim. Padahal kedua orang ini masih ikatan keluarga antara paman dan keponakan. Hasil pantauan awak media,Senin,15/12/2025, sampai kemarin masih mediasi di kantor Desa Mekar Baru, Kecamatan Monterado, belum juga menghasilkan kesepakatan antara klaim masing-masing pihak. Salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya, “Ini semua ulah Cecep, dalangnya hingga komplikasi keluarga ini berkepanjangan.” Warga mempertanyakan penegakan hukum. Sejumlah warga Kampung Puaje menyebut adanya pihak yang diduga menjadi pemodal dan pengendali utama aktivitas PETI di wilayah tersebut, yang dikenal dengan nama Cecep (Puaje), H. Koim/Lina (Condong SKW). Meski masih sebatas dugaan, warga mempertanyakan mengapa aktivitas PETI yang berlangsung secara terang-terangan, makin merajalela, kerusakan makin besar, tapi tidak ada tindakan tegas, ujar salah seorang warga. Masyarakat pun mendesak Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya Polres Bengkayang, Polsek Monterado, Polda Kalimantan Barat, untuk tidak tutup mata dan segera melakukan penindakan menyeluruh, termasuk mengusut dugaan keterlibatan pemodal besar yang disebut-sebut kebal hukum. Dampak lingkungan dan ancaman bagi warga. Selain merusak lahan milik warga, aktivitas PETI juga berpotensi menimbulkan dampak lingkungan jangka panjang, seperti pencemaran air, rusaknya struktur tanah, serta ancaman keselamatan bagi masyarakat sekitar. Warga khawatir jika aktivitas ini terus dibiarkan, kerusakan akan semakin meluas dan mengancam pemukiman. Dasar hukum yang diduga dilanggar. Aktivitas PETI tersebut diduga melanggar sejumlah peraturan perundang-undangan, antara lain: 1. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. 2. Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. 3. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Dalam regulasi tersebut ditegaskan bahwa setiap kegiatan pertambangan tanpa izin merupakan tindak pidana dan dapat dikenakan sanksi pidana maupun denda yang berat, termasuk kewajiban pemulihan lingkungan. Tuntutan warga. Masyarakat Kampung Puaje mendesak agar: – APH segera melakukan penindakan tegas terhadap seluruh aktivitas PETI di Kecamatan Monterado. – Polda Kalbar turun langsung ke lokasi, melakukan penyelidikan, dan menindak pelaku maupun pihak yang diduga menjadi pemodal. – Pemerintah daerah berkoordinasi dengan APH untuk menghentikan aktivitas ilegal serta melakukan rehabilitasi lingkungan. – Proses hukum dilakukan secara transparan dan tanpa tebang pilih. Menunggu klarifikasi resmi. Hingga rilisan ini diterbitkan, pihak kepolisian maupun pemerintah daerah setempat belum memberikan keterangan resmi terkait maraknya aktivitas PETI di wilayah tersebut. Redaksi menyatakan masih membuka ruang klarifikasi dan konfirmasi dari seluruh pihak terkait guna memenuhi asas keberimbangan dan akurasi pemberitaan. Masyarakat berharap Polda Kalbar tidak bungkam dan segera bertindak demi tegaknya hukum serta keselamatan lingkungan dan warga Bengkayang. Editor: DM (Team/read)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Sebanyak 839 pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi wilayah VI Jampangkulon resmi menerima Surat Keputusan Bupati Sukabumi tentang pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja PPPK Paruh Waktu, Rabu (17/12/2025). ‎ ‎Penyerahan SK dipusatkan di SDN 5 Pasiripis, Kecamatan Surade, dan diikuti pegawai dari sembilan kecamatan, yakni Surade, Jampangkulon, Cibitung, Ciracap, Tegalbuleud, Waluran, Kalibunder, Ciemas, dan Cimanggu. ‎ ‎Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, mengatakan penyerahan SK ini merupakan rangkaian hari kedua khusus untuk lingkup Dinas Pendidikan. Sebelumnya, penyerahan SK telah dilaksanakan di lima wilayah lainnya. ‎ ‎“Hari ini merupakan penyerahan untuk dua wilayah, yaitu Surade dan Sagaranten, dengan jumlah penerima SK sekitar 839 orang,” ujarnya. ‎ ‎Menurut Herdiawan, pengangkatan PPPK Paruh Waktu menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan kepastian status kepegawaian sekaligus menjaga kualitas layanan pendidikan hingga wilayah selatan dan pelosok Kabupaten Sukabumi. ‎ ‎Ia juga mengucapkan selamat kepada seluruh pegawai yang telah diangkat serta mengingatkan agar amanah tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan integritas. ‎ ‎Penyerahan SK ini disambut antusias oleh para pegawai yang telah lama mengabdi di satuan pendidikan. Dengan diterimanya SK, para pegawai kini memiliki kepastian status kepegawaian serta motivasi untuk terus meningkatkan kinerja di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi. (Dicky)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon mengamankan pelaku Pencurian dan Kekerasan di minimarket yang beraksi di wilayah Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Pelaku berinisial SD (28) tersebut beraksi pada Senin (15/12/2025) sekitar pukul 18.55 WIB. Kapolresta Cirebon KOMBES POL SUMARNI, S.I.K, S.H., M.H, mengatakan, pelaku tercatat sebagai warga Kec. Depok Kab. Cirebon, dan bekerja sebagai buruh harian lepas. Peristiwa itu bermula saat SD datang ke minimarket dengan maksud menukarkan uang pecahan puluhan ribu rupiah. “Selanjutnya karyawan minimarket masuk ke dalam Gudang namun tiba-tiba pelaku menodongkan sebilah pisau dan memaksa agar menyerahkan uang yang berada di dalam brankas. Akan tetapi, perbuatan pelaku mendapat perlawanan dari karyawan lainnya, sehingga terlapor berhasil dibekuk dan diamankan,” katanya, Selasa (16/12/2025). Atas kejadian tersebut, korban merasa dirugikan sebesar Rp 28.436.548 tersebut ke Polresta Cirebon guna dilakukan pengusutan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Saat ini, petugas masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku. “Berdasarkan hasil pemeriksaan ssmentara, diketahui pelaku SD nekat melakukan motif tindakan pencurian dan kekerasan di minimarket tersebut dilatarbelakangi untuk membayar hutang dan membayar angsuran sepeda motornya,” pungkasnya. Pihaknya juga meminta peran aktif masyarakat Kabupaten Cirebon untuk segera melaporkan tindak kejahatan melalui Layanan Call Center 110 Polresta Cirebon. Jajaran Polresta Cirebon pun turut memperkuat pengamanan dan giat patroli antisipasi C3 serta gangguan kamtibmas lainnya. (Asep.R)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Komitmen Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas membuahkan hasil. ‎ ‎Lapas Sukabumi resmi meraih Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2025 di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. ‎ ‎Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara penganugerahan yang diselenggarakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di Shangri-La Hotel Jakarta. ‎Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nasional dalam memperkuat pembangunan Zona Integritas menuju birokrasi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik berkualitas. ‎ ‎Predikat WBK menjadi pengakuan atas konsistensi dan keseriusan seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Sukabumi dalam menerapkan prinsip-prinsip integritas, pencegahan korupsi, serta peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan yang profesional dan bertanggung jawab. ‎ ‎Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh pegawai yang secara berkelanjutan menjalankan pembangunan Zona Integritas. ‎ ‎Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut menjadi dorongan untuk terus memperbaiki kinerja dan menjaga kepercayaan publik. ‎ ‎“Predikat WBK ini bukan akhir dari proses, melainkan penguat komitmen kami untuk terus memberikan pelayanan yang bersih, transparan, dan akuntabel,” ujarnya, Selasa (16/12/2025). ‎ ‎Ke depan, Lapas Kelas IIB Sukabumi menargetkan peningkatan reformasi birokrasi dengan menjaga predikat WBK sekaligus mempersiapkan langkah menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) melalui penguatan budaya kerja berintegritas, profesionalisme aparatur, serta inovasi pelayanan publik yang berkelanjutan. (Usep)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Majalengka melaksanakan kegiatan Pembinaan dan Penyuluhan (Binluh) Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) kepada anggota Patroli Keamanan Sekolah (PKS) di SMKN 1 Majalengka, Senin (15/12/25). Kegiatan Binluh ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran para pelajar, khususnya anggota PKS, mengenai pentingnya tertib berlalu lintas serta peran mereka dalam membantu menciptakan keamanan dan keselamatan di lingkungan sekolah maupun di jalan raya. Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas Polres Majalengka memberikan materi terkait peraturan lalu lintas, etika berkendara yang baik dan benar, penggunaan perlengkapan keselamatan, serta tugas dan fungsi PKS dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas di sekitar sekolah. Selain itu, disampaikan pula imbauan agar para pelajar menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Anggota Satlantas juga mengajak para siswa untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, tidak menggunakan kendaraan bermotor sebelum memenuhi persyaratan, serta menghindari perilaku yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Melalui kegiatan Binluh ini, diharapkan anggota PKS SMKN 1 Majalengka dapat menjadi contoh yang baik bagi pelajar lainnya serta turut berperan aktif dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas demi terwujudnya Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif. (Asep.R)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menggelar Festival Pariwisata dan Budaya Tahun 2025 di Bumi Perkemahan Cinumpang, Desa Sukamaju, Kecamatan Kadudampit, Selasa (16/12/2025). ‎ ‎Kasdim 0607 Kota Sukabumi Mayor Inf. Hendra Bagus Arioko mewakili Dandim 0607 Kota Sukabumi, didampingi anggota Koramil 0607-09 Cisaat, turut menghadiri kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan TNI terhadap pelestarian budaya dan pengembangan sektor pariwisata daerah. ‎ ‎Festival yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kecamatan Kadudampit bekerja sama dengan Desa Sukamaju ini secara resmi dibuka oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sukabumi. Kegiatan tersebut menjadi ajang promosi potensi wisata, seni, dan budaya lokal. ‎ ‎Bupati Sukabumi Asep Japar dalam sambutannya menyampaikan bahwa festival ini merupakan sarana strategis untuk melestarikan budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan UMKM. ‎ ‎Sementara itu, Mayor Inf. Hendra Bagus Arioko menegaskan komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah daerah yang berdampak positif bagi masyarakat serta menjaga kondusivitas wilayah. ‎ ‎Festival Pariwisata dan Budaya Kadudampit 2025 dihadiri unsur TNI-Polri, kepala perangkat daerah, camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh budaya, pelaku seni, serta pelaku UMKM, dan berlangsung aman, tertib, serta mendapat sambutan antusias dari masyarakat. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Dr. Desy Ratnasari, M.Si., M.Psi., Psikolog, melakukan kunjungan kerja ke sejumlah Markas Koramil di wilayah Sukabumi Selatan, Senin (15/12/2025). ‎ ‎Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya menyerap aspirasi prajurit TNI beserta keluarga besar mereka secara langsung di wilayah teritorial. ‎ ‎Adapun Koramil yang dikunjungi meliputi Koramil 0622-13/Jampangkulon, Koramil 0622-14/Surade, dan Koramil 0622-15/Ciemas. ‎ ‎Di sela agenda tersebut, Desy Ratnasari juga menyempatkan diri meninjau Desa Wisata Hanjeli di Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran, sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. ‎ ‎Kedatangan Desy Ratnasari disambut hangat oleh jajaran TNI, unsur Forkopimcam, serta masyarakat setempat. ‎ ‎Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan serta menegaskan bahwa silaturahmi dan dialog langsung menjadi hal penting dalam menjalankan tugasnya di Komisi I DPR RI yang bermitra dengan TNI. ‎ ‎“Yang paling penting dari kegiatan ini adalah silaturahmi dengan jajaran Koramil. Sebagai anggota Komisi I DPR RI yang bermitra dengan Panglima TNI, saya perlu melihat langsung kondisi pos-pos TNI, termasuk Koramil yang ada di wilayah kabupaten dan kota, khususnya di Sukabumi,” ujar Desy. ‎ ‎Menurutnya, kunjungan ke Koramil di wilayah Sukabumi Selatan memberikan gambaran nyata tentang peran strategis TNI di tingkat teritorial. ‎ ‎Ia menilai bahwa TNI tidak hanya menjalankan fungsi pertahanan negara, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kedaulatan rakyat melalui kedekatan dengan masyarakat. ‎ ‎“Selain menjaga kedaulatan negara, TNI juga menjalankan fungsi teritorial dengan memberdayakan masyarakat. Ini dilakukan melalui kolaborasi bersama TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat sekitar untuk mendukung program-program pemerintah,” jelasnya. ‎ ‎Desy menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi kunci percepatan pembangunan nasional agar manfaatnya benar-benar dirasakan hingga ke pelosok daerah. Oleh karena itu, keberadaan Koramil dinilai sangat strategis sebagai ujung tombak negara di tingkat wilayah. ‎ ‎Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kesejahteraan prajurit TNI. Menurutnya, tuntutan kinerja dan profesionalisme harus diimbangi dengan perhatian terhadap kesejahteraan serta dukungan sarana dan prasarana yang memadai. ‎ ‎“Harapan kita bersama, kesejahteraan TNI semakin meningkat dan benar-benar menjadi perhatian pemerintah, Panglima TNI, dan Menteri Pertahanan. Kinerja prima harus ditunjang fasilitas yang layak agar tugas-tugas pertahanan dapat dijalankan secara optimal,” tegasnya. ‎ ‎Selain berdialog dengan prajurit, Desy Ratnasari juga menyerap aspirasi dari ibu-ibu Persit. Ia mengapresiasi peran Persit yang dinilai sangat vital dalam mendukung tugas suami di lapangan serta menjaga ketahanan keluarga dan lingkungan sosial. ‎ ‎Sementara itu, Danramil Surade Kapten Infanteri Dikdik menyampaikan apresiasi atas kunjungan Anggota Komisi I DPR RI tersebut. Ia berharap aspirasi yang disampaikan prajurit dapat ditindaklanjuti, khususnya terkait kebutuhan sarana pendukung operasional. ‎ ‎“Kami berharap adanya perhatian terhadap kendaraan operasional. Kondisi medan di wilayah ini cukup menantang dan kendaraan roda dua yang ada sudah memerlukan perawatan,” ujar Kapten Dikdik. ‎ ‎Sebelum memasuki kantor Koramil, Desy Ratnasari juga meninjau area sekitar markas dan menyaksikan langsung aktivitas prajurit yang tengah melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan serta memperbaiki gorong-gorong di tepi jalan raya. ‎ ‎Selama rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Kunjungan kerja ini diharapkan mampu mempererat sinergi antara wakil rakyat dan TNI. ‎ ‎Sekaligus mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak pada penguatan pertahanan wilayah, peningkatan kesejahteraan prajurit, dan pemberdayaan masyarakat di Sukabumi Selatan. (Dicky)

PALEMBANG-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Upaya mempercepat agenda efisiensi dan penghematan energi nasional terus diperkuat melalui keterlibatan langsung berbagai pemangku kepentingan. Hal tersebut tercermin dalam Seminar Efisiensi dan Penghematan Energi yang digelar di Kota Palembang, Senin (15/12/2025). ‎ ‎Kegiatan ini diinisiasi oleh Garuda Mas dengan dukungan PT Pupuk Indonesia (Persero) serta Komisi VI DPR RI, sebagai bentuk sinergi antara dunia usaha, BUMN, dan lembaga legislatif dalam mendorong pemanfaatan energi yang lebih efisien dan berkelanjutan. ‎ ‎Seminar diikuti oleh beragam kalangan, mulai dari masyarakat umum, mahasiswa, pelaku UMKM, hingga perwakilan sektor industri. Partisipasi lintas sektor ini menegaskan bahwa isu efisiensi energi bukan hanya urusan industri besar, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. ‎ ‎Dalam forum tersebut, peserta mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai pentingnya pengelolaan energi secara bijak, baik dari sisi perilaku konsumsi sehari-hari hingga kebijakan jangka panjang yang berdampak pada perekonomian nasional dan kelestarian lingkungan. ‎ ‎Praktisi energi Maharani Septiani Putri, S.Pd, menekankan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana di tingkat rumah tangga. Menurutnya, pengaturan penggunaan listrik, pemilihan peralatan hemat energi, serta perencanaan anggaran energi yang tepat merupakan fondasi awal efisiensi energi. ‎ ‎Ia menilai kebiasaan hemat energi tidak hanya menekan biaya pengeluaran, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi keluarga serta berkontribusi pada pengurangan dampak lingkungan secara kolektif. ‎ ‎Sementara itu, akademisi Mahmud Alfan Jamil, M.Ir Kh, menyoroti peran strategis industri dan BUMN sebagai lokomotif penerapan efisiensi energi. Ia menegaskan bahwa konsistensi BUMN dalam menerapkan efisiensi energi akan menciptakan efek teladan yang mendorong perubahan perilaku masyarakat secara lebih luas. ‎ ‎Menurutnya, keberhasilan efisiensi energi membutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah, DPR RI, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat agar tercipta ekosistem energi yang berkelanjutan. ‎ ‎Menariknya, seminar ini juga mengaitkan efisiensi energi dengan literasi dan inklusi keuangan. Pemahaman keuangan dinilai penting dalam membentuk pola konsumsi energi yang rasional, termasuk dalam pengambilan keputusan investasi teknologi hemat energi dan pemanfaatan akses pembiayaan secara produktif. ‎ ‎Dukungan Komisi VI DPR RI dalam kegiatan ini dipandang sebagai penguatan peran legislatif dalam mendorong kebijakan sektor industri dan BUMN yang berorientasi pada efisiensi energi. Sementara keterlibatan PT Pupuk Indonesia (Persero) menegaskan komitmen BUMN dalam mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional. ‎ ‎Melalui kegiatan ini, Garuda Mas berharap kesadaran publik terhadap pentingnya efisiensi dan penghematan energi semakin tumbuh, serta mampu mendorong lahirnya aksi nyata yang berdampak langsung bagi ekonomi, lingkungan, dan keberlanjutan pembangunan, khususnya di Kota Palembang. (Dicky)