HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM                        Upaya mendukung pengembangan sektor pertanian terus dilakukan jajaran kepolisian melalui pemantauan tanaman jagung yang menjadi bagian dari program penanaman jagung kuartal III tahun 2026. Polsek Babirik melakukan monitoring pertumbuhan tanaman jagung di lahan milik kelompok tani (Poktan) Berkat Setia, Desa Pinangkara, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Jumat (25/9/2026). Monitoring yang berlangsung sekitar pukul 09.00 Wita tersebut dilakukan untuk melihat perkembangan tanaman sekaligus mencatat kondisi pertanian di lapangan. Lahan yang dipantau memiliki luas sekitar 3 hektare dan dikelola Poktan Berkat Setia yang diketuai Bahri. Tanaman jagung tersebut mulai ditanam pada 21 Juli 2026 dan saat dilakukan monitoring telah memasuki usia sekitar 66 hari setelah tanam (HST). Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman jagung memiliki rata-rata tinggi sekitar 160 sentimeter. Komoditas yang dibudidayakan merupakan jenis jagung pakan dengan menggunakan benih Bisi 18 sebanyak 75 bungkus atau sekitar 75 kilogram. Untuk menunjang pertumbuhan tanaman, petani menggunakan pupuk NPK Mutiara 16.16.16. Sementara pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang. Dalam pengelolaan lahan tersebut, kelompok tani masih menggunakan metode manual dan belum menggunakan alat dan mesin pertanian (alsintan). Jika pertumbuhan tanaman berjalan sesuai perkiraan, panen jagung di lahan tersebut ditargetkan sekitar 21 November 2026. Monitoring ini menjadi bagian dari pendataan dan pemantauan perkembangan budidaya jagung di wilayah HSU. Kondisi tanaman, usia tanam, penggunaan benih hingga perkiraan masa panen menjadi sejumlah aspek yang dicatat dalam kegiatan tersebut. Melalui pemantauan secara berkala, perkembangan tanaman diharapkan dapat terus diketahui sehingga potensi kendala dalam proses budidaya dapat diidentifikasi lebih awal oleh pihak terkait bersama kelompok tani. Kegiatan monitoring pertumbuhan jagung di Desa Pinangkara berlangsung aman, tertib, dan lancar. (Agus)

HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM                Pelaksanaan Operasi Kepolisian Aman Nusa II dalam penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendapat pengawasan melalui audit dengan tujuan tertentu oleh Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Kalimantan Selatan, Jumat (25/9/2026). Kegiatan audit tersebut dilaksanakan mulai pukul 09.00 Wita dan diikuti sejumlah pejabat serta personel Polres Hulu Sungai Utara (HSU) yang terlibat dalam operasi penanganan karhutla. Audit dengan tujuan tertentu ini merupakan bagian dari kegiatan pengawasan terhadap pelaksanaan operasi kepolisian, termasuk aspek administrasi dan pelaksanaan tugas personel yang terlibat dalam Operasi Aman Nusa II. Tim audit Itwasda Polda Kalsel dipimpin oleh Kompol Trias Inanggara, S.Sos., M.A. selaku Ketua Tim. Sementara Pengendali Teknis dijabat Kombes Pol Jimmy Kurniawan, S.I.K. Dalam pelaksanaan audit, tim juga diperkuat Penata-I Edi Subagio, S.H., M.M. sebagai sekretaris, Penata Trihatmodjo Nugroho, A.Md. sebagai anggota, serta Briptu Depri Anto dan Briptu M. Ageng Rahmat sebagai anggota. Kegiatan tersebut dihadiri Kabag Ops Polres HSU, Kasiwas Polres HSU, para Kasatgas, serta personel yang terlibat dalam Operasi Aman Nusa II penanganan bencana karhutla. Pelaksanaan audit berlangsung di Polres Tabalong dan dimulai pada pukul 09.00 Wita hingga selesai. Melalui kegiatan pengawasan tersebut, pelaksanaan operasi diharapkan dapat berjalan sesuai ketentuan dan sasaran yang telah ditetapkan, sekaligus mendukung kesiapsiagaan kepolisian dalam menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan. Seluruh rangkaian kegiatan audit berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. (Agus)

PEMALANG – BIDIK-KASUSNEWS.COM        Sejumlah warga dan pemuda Dusun Gombong, Desa Warungpring, mendatangi Balai Desa Cibuyur, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang, Jumat (25/9/2026). Kedatangan mereka untuk menyampaikan aspirasi sekaligus meminta adanya klarifikasi terkait isu yang belakangan beredar dan dikaitkan dengan Kepala Dusun (Kadus) Subehi, yang dikenal warga dengan sapaan Boim. Warga meminta persoalan tersebut dapat segera diklarifikasi secara terbuka agar tidak berkembang menjadi informasi simpang siur di tengah masyarakat. Perwakilan pemuda Dusun Gombong menyampaikan bahwa isu yang beredar telah menimbulkan keresahan di lingkungan masyarakat. Mereka berharap pemerintah desa dapat memfasilitasi pertemuan antara pihak-pihak terkait sehingga persoalan tersebut dapat dijelaskan secara terang dan tidak menimbulkan kesalahpahaman. Dalam penyampaiannya, warga juga meminta agar Kadus Subehi dapat hadir dalam forum yang melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemuda dan warga Dusun Gombong. Perwakilan pemuda Dusun Gombong, Muhamad Ali Munir, mengatakan masyarakat membutuhkan penjelasan langsung mengenai isu yang beredar dan meminta agar persoalan tersebut diselesaikan melalui mekanisme yang baik. “Kami ingin ada kejelasan dan pertanggungjawaban secara terbuka. Dugaan perbuatan ini berdampak pada nama baik dusun kami, sehingga perlu ada klarifikasi langsung agar tidak menimbulkan kegaduhan yang berlarut-larut,” ujar Muhamad Ali Munir di lokasi. Menurut warga, permintaan klarifikasi tersebut bukan semata-mata untuk memperkeruh keadaan, melainkan sebagai upaya memperoleh informasi yang jelas mengenai persoalan yang tengah menjadi perhatian masyarakat. Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari Pemerintah Desa Sibuyur mengenai tindak lanjut atas aspirasi yang disampaikan warga. Konfirmasi kepada Kadus Subehi juga masih diupayakan untuk memperoleh penjelasan langsung mengenai isu yang beredar. Redaksi menegaskan bahwa informasi mengenai dugaan persoalan tersebut masih berupa isu dan tuntutan klarifikasi dari warga. Tidak ada kesimpulan bahwa pihak yang disebut telah melakukan pelanggaran atau perbuatan sebagaimana yang dituduhkan sebelum terdapat keterangan dan bukti yang dapat diverifikasi. Warga berharap pemerintah desa dapat memfasilitasi dialog secara terbuka dan proporsional sehingga persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan baik serta kondisi sosial masyarakat di Dusun Gombong tetap kondusif. Penji Pribana

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Semangat kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi. Melalui kegiatan bakti sosial Jumat Berkah, jajaran Lapas menyalurkan sebanyak 25 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan dan panti asuhan, Jumat (25/9/2026). Dari total bantuan tersebut, sebanyak 19 paket diberikan kepada masyarakat kurang mampu di sekitar lingkungan Lapas Sukabumi. Sementara enam paket lainnya disalurkan ke Panti Asuhan Muslimin Sukmawinata dan Panti Asuhan Umi Adah. Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung kepada penerima manfaat. Sebagian warga datang ke Lapas Sukabumi untuk menerima bantuan, sedangkan paket lainnya diantarkan langsung ke alamat penerima yang telah ditentukan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan dan tepat sasaran. Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, A.Md.IP., S.H., M.H., mengatakan kegiatan bakti sosial merupakan bentuk kepedulian jajaran Lapas terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. “Bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan membantu memenuhi kebutuhan masyarakat penerima,” ujarnya. Menurutnya, kegiatan berbagi tersebut tidak hanya dilakukan sesekali, tetapi menjadi bagian dari upaya Lapas Sukabumi untuk terus membangun kepedulian sosial dan memperkuat hubungan dengan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIB Sukabumi ingin memastikan keberadaan institusi Pemasyarakatan tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar. Semangat tersebut sejalan dengan komitmen “Pemasyarakatan PASTI Bermanfaat untuk Masyarakat”, yang diwujudkan melalui aksi sosial dan semangat gotong royong secara berkelanjutan. (Usep)

HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM                      Upaya mendorong produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) terus dilakukan melalui kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Panen Raya Jagung Kuartal III Tahun 2026 yang digelar di lahan pertanian Desa Rantau Karau Hilir, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten HSU, Jumat (25/9/2026) pagi. Panen raya tersebut merupakan hasil budidaya jagung yang dikelola Kelompok Tani KWT Mawar Desa Rantau Karau Hilir, dengan pendampingan dari Polsek Sungai Pandan dan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Sungai Pandan. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 Wita itu turut dihadiri Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., Kapolsek Sungai Pandan Ipda Rahmadi Ansyar, S.H., M.H., Camat Sungai Pandan Fajriyanur, S.IP., perwakilan Dinas Pertanian HSU, perwakilan Danramil Sungai Pandan, jajaran pejabat utama Polres HSU, pemerintah Desa Rantau Karau Hilir, Bhabinkamtibmas, serta anggota kelompok tani. Lahan yang dipanen memiliki luas sekitar 1 hektare dan merupakan lahan milik Hasnasiah Sri, yang menjadi bagian dari pembinaan Polsek Sungai Pandan bersama BPP Sungai Pandan. Jagung tersebut ditanam pada 28 Mei 2026 menggunakan jenis jagung pakan hibrida F1. Bibit berasal dari Dinas Pertanian Kabupaten HSU, dengan jumlah sebanyak 18 bungkus. Dari lahan tersebut, hasil panen diperkirakan mencapai sekitar 2 ton. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa, kemudian dilanjutkan sambutan dari BPP Sungai Pandan, Camat Sungai Pandan, Kapolres HSU, serta perwakilan Dinas Pertanian HSU. Setelah itu, para pejabat dan kelompok tani mengikuti prosesi panen jagung secara bersama-sama. Kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab bersama anggota kelompok tani sebelum ditutup dengan foto bersama. Kapolsek Sungai Pandan Ipda Rahmadi Ansyar menyampaikan bahwa kegiatan panen tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program penguatan sektor pertanian, khususnya komoditas jagung, di wilayah Kecamatan Sungai Pandan. Pelaksanaan program melibatkan sejumlah unsur, termasuk kepolisian, TNI, pemerintah daerah, kelompok tani, serta pemangku kepentingan lainnya. Dalam pelaksanaannya, Polri turut mendukung kegiatan penanaman jagung, sementara TNI memiliki fokus pada dukungan terhadap penanaman padi. Bagi Kelompok Tani KWT Mawar Desa Rantau Karau Hilir, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi dorongan untuk mengembangkan budidaya jagung dan memperluas lahan pertanian yang dapat dimanfaatkan untuk penanaman berikutnya. Pemerintah Desa Rantau Karau Hilir bersama kelompok tani juga menyatakan dukungan terhadap keberlanjutan kegiatan tersebut, termasuk harapan agar luas lahan yang ditanami jagung dapat ditambah pada periode selanjutnya. Kegiatan Panen Raya Jagung Kuartal III Tahun 2026 tersebut selesai sekitar pukul 09.00 Wita. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. (Agus)

Cirebon – Bidik-kasusnews.com                        Warga di Jalan Raya Pangeran Sutajaya, Desa Babakan, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon, dikejutkan dengan penemuan seorang perempuan berinisial K yang ditemukan meninggal dunia di rumahnya, Kamis, 24, September 2026, Korban diketahui merupakan istri seorang dokter. Jasad K ditemukan setelah suaminya, dr Edi, pulang dari tempat praktik. Informasi mengenai kejadian tersebut kemudian menyebar dan mengundang perhatian warga. Sejumlah warga mendatangi rumah korban untuk melihat situasi di lokasi. Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari pemeriksaan awal, polisi menemukan adanya sejumlah luka pada tubuh korban. Kasat Reskrim Polresta Cirebon Kompol Irfan Alireja mengatakan, proses olah TKP masih akan dilanjutkan untuk mengungkap secara jelas peristiwa tersebut. “Pada saat ini kami baru saja melaksanakan olah TKP, yang akan dilanjutkan kembali besok, berkenaan dengan adanya penemuan jenazah,” kata Irfan. Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk menjalani autopsi. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui secara lebih mendalam kondisi korban dan penyebab kematiannya. “Dari hasil olah TKP sementara, kami menemukan memang ada beberapa luka yang terdapat pada tubuh korban. Namun saat ini kami akan melakukan pendalaman kembali di rumah sakit untuk dilaksanakan autopsi oleh ahli forensik,” ujarnya. Polisi juga masih menyelidiki kemungkinan adanya barang milik korban yang hilang. Namun, hingga olah TKP awal selesai, petugas belum dapat memastikan hal tersebut. “Pada saat ini kami sedang melaksanakan investigasi. Kami belum bisa menyimpulkan hal tersebut karena proses masih sedang berjalan,” kata Irfan. Terkait dugaan penyebab maupun motif di balik kematian korban, polisi belum memberikan kesimpulan. Penyidik masih mengumpulkan bukti dan keterangan untuk mengungkap rangkaian peristiwa tersebut. (Asep Rusliman)

CIREBON – Bidik-kasusnews.com                      Penuh rasa syukur dan kehangatan kebersamaan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Cirebon menggelar acara syukuran dan doa bersama dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Korps Lalu Lintas Bhayangkara. Peringatan tahun ini diusung dengan semangat tema yang sangat bermakna: “Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri.” Acara berlangsung khidmat dan penuh suasana kekeluargaan di lingkungan Markas Komando (Mako) Polresta Cirebon. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi oleh Kasat Lantas Polresta Cirebon AKP Yudha Satyo Rahardjo, S.T.K., S.I.K., M.H., jajaran perwira, bintara, serta seluruh personel Satlantas Polresta Cirebon. Rangkaian acara berjalan dengan tertib dan hikmat. Kegiatan diawali dengan pembacaan doa bersama sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan perlindungan yang diberikan selama 71 tahun perjalanan pengabdian Korps Lalu Lintas Bhayangkara. Dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng yang dipimpin oleh Kapolresta Cirebon, sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan antar-pimpinan dan personel. Sebagai wujud kepedulian dan berbagi kebahagiaan dengan sesama, acara juga diisi dengan penyerahan santunan kepada anak yatim serta warga sekitar yang membutuhkan. Dalam sambutannya, Kapolresta Cirebon menyampaikan bahwa peringatan ke-71 ini bukan sekadar perayaan seremonial belaka, melainkan sebuah momen refleksi yang mendalam untuk menilai kembali perjalanan panjang pengabdian, mengevaluasi kinerja yang telah dicapai, memperkuat tekad di masa depan, serta terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik, lebih responsif, dan lebih profesional. “Tujuh puluh satu tahun bukanlah waktu yang singkat. Selama tujuh puluh satu tahun, Korps Lalu Lintas senantiasa hadir di tengah masyarakat, siaga di jalan raya, menjaga ketertiban, dan melindungi nyawa setiap pengguna jalan. Semoga ke depan, seluruh personel Satlantas Polresta Cirebon senantiasa memegang teguh semangat Polantas Presisi, yaitu Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi, dalam setiap langkah, tugas, serta pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Teruslah menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas yang tidak hanya menegakkan aturan, tetapi juga hadir melayani dengan hati, sehingga semakin dicintai, dihormati, dan dipercaya oleh masyarakat,” ujar Kapolresta Cirebon dalam arahannya. Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Cirebon juga mengajak seluruh personel untuk menjadikan momen peringatan HUT ke-71 ini sebagai momentum untuk mempertegas kembali komitmen bersama: semakin dekat dan merangkul masyarakat, semakin humanis dalam mendidik dan memberikan pemahaman, semakin tegas namun bijaksana dalam menegakkan aturan, serta semakin responsif dan transparan dalam menangani setiap keluhan dan kebutuhan masyarakat. Acara syukuran ini ditutup dengan doa bersama agar seluruh personel Satlantas Polresta Cirebon senantiasa diberikan kesehatan yang prima, keselamatan dalam setiap tugas, kekuatan lahir batin, serta perlindungan Tuhan Yang Maha Esa dalam menjalankan tugas pengabdian di jalan raya setiap harinya. Semoga kehadiran Satlantas Polresta Cirebon senantiasa membawa keamanan, ketertiban, dan keselamatan yang nyata bagi seluruh masyarakat Kota Cirebon dan wilayah hukum sekitarnya pukasnya. (Asep Rusliman)

Bandung – Bidik-kasusnews.com                  Bertempat di Taman Merdeka Kodam III/Siliwangi, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., melepas Kontingen Karate Kodam III/Siliwangi yang terdiri dari atlet TNI maupun atlet sipil binaan Kodam III/Siliwangi untuk mengikuti Open Tournament Karate Piala Panglima TNI Tahun 2026 dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026. Dalam kegiatan tersebut, Pangdam III/Siliwangi didampingi Aster Kasdam III/Siliwangi dan Kazidam III/Siliwangi (selaku Ketua Komite Olahraga Karate Kodam III/Siliwangi). Kejuaraan akan dilaksanakan pada 28–30 September 2026 bertempat di GOR Ken Arok, Malang, Jawa Timur. Dalam arahannya, “Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., memberikan motivasi kepada seluruh atlet selama bertanding agar tidak mudah menyerah, terus berusaha dan memberikan kemampuan terbaik dalam setiap pertandingan. Pangdam menekankan bahwa keikutsertaan dalam kejuaraan tersebut bukan hanya menjadi ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga merupakan kesempatan bagi para atlet untuk membawa dan mengharumkan nama baik Kodam III/Siliwangi dan TNI AD melalui prestasi olahraga. Baik atlet TNI maupun atlet sipil binaan Kodam III/Siliwangi diharapkan mampu tampil maksimal dengan menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, kekompakan dan semangat juang selama mengikuti seluruh rangkaian pertandingan. Dengan semangat pantang menyerah dan jiwa Siliwangi, Kontingen Karate Kodam III/Siliwangi siap berjuang memberikan prestasi terbaik serta mengharumkan nama Kodam III/Siliwangi di kancah olahraga karate nasional. (Agus)

SUMEDANG – Bidik-kasusnews.com              Suasana tegang menyelimuti Lapas Kelas IIB Sumedang. Hari ini, Kamis (24/09/2026) pukul 14.00 WIB, lapangan apel Lapas Sumedang mendadak dipenuhi puluhan aparat bersenjata lengkap. Bukan ada kerusuhan, melainkan Operasi Razia Akbar Gabungan yang digelar bersama TNI, POLRI, dan BNN. Kegiatan diawali dengan Apel Bersama yang dipimpin langsung oleh Kalapas Sumedang, Bima Ganesha Widyadarma Dalam apel tersebut, Kalapas memberikan arahan tegas untuk menjaga integritas dan komitmen Lapas Sumedang bersih dari HALINAR (Handphone, Pungli, dan Narkoba). Apel diikuti kekuatan gabungan yang tidak main-main: – 15 Personel TNI Batalyon Infanteri 301 Prabu Kian Santang – 1 Peleton Brimob Polda Jabar – 25 Personel Sat Samapta Polres Sumedang – 15 Petugas BNN Setelah apel, operasi langsung dipimpin oleh Plh. Ka.KPLP, Ikko Seluruh kamar di Blok Hunian A dan B serta Blok Wanita disisir tanpa terkecuali. Petugas gabungan masuk dari blok ke blok, memeriksa setiap sudut kamar, lemari, hingga area tersembunyi. Tidak ada celah bagi pelanggar. “Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran Handphone dan Narkoba” Tegas Plh.Ka.KPLP Ikko di tengah penggeledahan. Suasana mencekam, seluruh warga binaan diminta kooperatif saat penggeledahan berlangsung. Setelah seluruh blok disisir, kegiatan dilanjutkan dengan tes urine massal yang diawasi langsung oleh BNN Sumedang. Sebanyak 120 Warga Binaan diambil sample urine-nya secara acak. Seluruh sample 120 Warga Binaan dinyatakan NEGATIF narkoba Tidak ditemukan barang terlarang yang menonjol selama razia. Kalapas Sumedang, Bima Ganesha Widyadarma mengapresiasi sinergitas TNI-POLRI dan BNN. Menurutnya, razia ini adalah bukti nyata komitmen Lapas Sumedang mendukung program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk memberantas narkoba di dalam Lapas. Razia gabungan selesai dalam keadaan aman dan kondusif. (Asep Rusliman)

MALUKU UTARA, Bidik-kasusnews.com        Satbrimob Polda Maluku Utara memperkuat pengamanan pascakonflik sosial antara Desa Sibenpopo dan sejumlah desa di Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah. Atas perintah Dansatbrimob Polda Maluku Utara Kombes Pol. Handri Wira Suriyana, sebanyak 250 personel disiagakan untuk mengawal proses penegakan hukum sekaligus mengantisipasi mobilisasi massa dan konflik susulan. Pada Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 05.45 WIT, personel Satbrimob mendukung upaya paksa Ditreskrimum Polda Maluku Utara terhadap tujuh tersangka terkait perkara penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia, almarhum Silas Jiko, serta perkara penghasutan dan pembakaran rumah warga. Lima tersangka berhasil diamankan dan dibawa ke Mako Polda Maluku Utara, sementara dua lainnya belum ditemukan di kediamannya. Pasca proses tersebut, massa mulai berkonsentrasi di ujung kampung Desa Bobane Remdi hingga mencapai sekitar 100 orang. Situasi berkembang dengan aksi pelemparan batu dan pemalangan jalan. Personel Kompi Taktis PHH Brimob di bawah pimpinan Pasi Ops Yon B Pelopor AKP Safie Haimia terlebih dahulu melakukan imbauan persuasif. Namun, massa tetap melakukan pelemparan dan sejumlah orang berupaya merampas senjata api yang diamankan Briptu Rivaldi Wari dan Bripda Gufran. Keduanya mengalami luka lebam pada wajah. Personel PHH kemudian melakukan tindakan tegas dan terukur dengan mendorong massa serta menggunakan gas air mata untuk mengendalikan situasi. Dalam kejadian tersebut, empat orang diamankan karena diduga terlibat dalam pengeroyokan personel, upaya perampasan senjata api, pelemparan batu, dan pemalangan jalan. Personel Brimob juga membuka kembali akses jalan yang sempat dipalang. Sekitar pukul 08.00 WIT, massa kembali berupaya bergerak menuju Moreala dan Desa Sibenpopo melalui jalur pantai. Satbrimob melakukan penyekatan untuk mencegah pertemuan antarkelompok yang berpotensi memicu konflik baru. Gas air mata digunakan saat massa berupaya menerobos barikade. Hingga pukul 08.30 WIT, massa masih berkonsentrasi di wilayah Desa Bobane Remdi. Satbrimob Polda Maluku Utara terus memperkuat penyekatan, mengamankan jalur pergerakan, serta melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat Upaya menjaga situasi tetap kondusif turut dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat. Sekitar pukul 09.25 WIT, Wakil Bupati Halmahera Tengah Ahlan Djumadil mendatangi Poskotis di Desa Moreala untuk berkoordinasi dengan aparat keamanan. Satbrimob Polda Maluku Utara terus melakukan pengamanan dan pemantauan secara terukur guna memastikan proses penegakan hukum berjalan aman, mencegah benturan antarkelompok, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. (Agus)