Subang, Bidik-Kasusnews.com – Dalam rangka mempererat silaturahmi dan memperkuat soliditas, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) menggelar kegiatan Halal Bihalal serentak diikuti oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN se-Indonesia melalui Zoom Meeting, Minggu (20/4/2025). Kegiatan Zoom Meeting dilaksanakan di Rumah PAN Subang Jl. Piere Tendean No 21 Cicadas dan dihadiri oleh Pengurus harian DPD, Anggota DPRD Fraksi PAN, juga para Ketua DPC Se Kab. Subang. Adapun tema yang diusung dalam kegiatan itu, ‘Merayakan Kebersamaan, Merawat Keberagaman, Meraih Kemenangan’. Dalam kesempatan ini, Ketum PAN Zulkifli Hasan sekaligus mengumumkan Susunan kepengurusan DPP PAN 2024-2029 Ketua Umum: Zulkifli Hasan Wakil Ketua Umum: Viva Yoga Mauladi Yandri Susanto Zita Anjani Eddy Soeparno Saleh Partaonan Daulay Nazaruddin Dek Gam Sakti Wahyu Trenggono Priyo Budi Santoso Sekretaris Jenderal: Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) Bendahara Umum: Pangeran Kherul Saleh Badan Pemenangan Pemilu : 1. Wilayah Banten Papua Maluku: Yandri Susanto 2. Wilayah Jabar Jatim NTT NTB Bali: Bima Arya Sugiarto 3. Wilayah Jawa Tengah: Sakti Wahyu Trenggono 4. Wilayah Banten Papua Maluku: Dudy Purwaghandi 5. Wilayah Sulawesi: Ashabul Kahfi 6. Wilayah DKI Jakarta Sumatra Yogyakarta: Budi Santoso Badan Pengawas dan Disiplin Partai Ketua: Putri Zulkifli Hasan Wakil Ketua: Irvan Herman Badan Strategis dan Komunikasi Partai Ketua: Zita Anjani Pembinaan Organisasi dan Keanggotaan Ketua: Viva Yoga Mauladi Wakil Ketua: Tedi Kurniawan Badan Pencalegan Ketua: Desy Ratnasari Wakil Ketua: Slamet Nur Achmad Badan Advokasi Ketua: Sarifuddin Sudding Wakil Ketua: Endang Agustina Badan Pemberdayaan Perempuan dan Anak Ketua: Lula Kamal Wakil Ketua: Nisya Ahmad BSN (Badan Saksi Nasional) Ketua: Erwin Izharuddin Badan Pengkaderan dan Amanat Academy Ketua: Saleh Daulay Wakil Ketua: Arizal Tom Liwafa Badan Sosial Ketua: A. Bakri Wakil Ketua: Farah Putri Nahlia Badan Pendidikan Nasional Ketua: Dewi Coryati Badan Pemberdayaan Bantu Desa Ketua: Intan Fauzi Wakil Ketua: Herry Dermawan Badan Luar Negeri Ketua: Eddy Soeparno Wakil Ketua: Surya Utama (Uya Kuya) Badan Sayap Partai Ketua: Slamet Aryadi Badan Pengembangan Seni dan Budaya Ketua: Sigit Purnomo (Pasha Ungu) Badan Kepemudaan dan Olahraga Ketua: Verrel Bramastya Wakil Ketua: Abdul Hakim Bafagih Badan Instruktur Nasional Ketua: Didik J Rachbini Badan Tenaga Kerja Ketua: Muazzim Akbar Badan Hubungan Antar Lembaga Ketua: Priyo Budi Santoso Wakil Ketua: Simon Petrus Kamlasi (RI-4-N/Mita)

Sukabumi, Bidik-kasusnews.com SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya dan lingkungan melalui kegiatan Sedekah Bumi yang digelar di Kampung Cilodor, Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan, pada Minggu (20/4/2025). Acara tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman. Dengan mengusung tema “Gunung Teu Menang Dilebur, Sagara Teu Menang Dirusak, Buyut Teu Meunang Dirusak”, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang ritual tahunan, tetapi juga momentum penting untuk menghidupkan kembali nilai-nilai kearifan lokal. “Sedekah Bumi adalah simbol rasa syukur atas karunia alam sekaligus refleksi untuk menjaga kelestariannya. Ini adalah pesan moral dari leluhur yang harus terus dijaga,” kata Sekda dalam sambutannya. Lebih lanjut, Ade Suryaman menegaskan bahwa Kecamatan Kabandungan menyimpan potensi besar, terutama di sektor pertanian dan pariwisata. Keindahan alamnya dinilai mampu bersaing dengan destinasi populer seperti Puncak Bogor. “Dalam satu hari saja, wilayah ini bisa memproduksi hingga 15 ton hasil bumi. Ini peluang besar untuk peningkatan ekonomi masyarakat,” ungkapnya. Pemerintah daerah juga membawa kabar positif dalam kegiatan ini. Sebanyak 843 bidang tanah di Kabandungan kini telah memiliki sertifikat resmi. Hal ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam memberikan kepastian hukum bagi masyarakat. “Legalitas lahan adalah bentuk perlindungan atas hak-hak warga. Ini penting agar tidak terjadi sengketa di masa mendatang,” tutup Sekda. Kegiatan ini dihadiri pula oleh unsur Forkopimda, Forkopimcam, serta masyarakat setempat yang antusias mengikuti rangkaian acara dari awal hingga akhir. (DICKY)

Kabupaten Cirebon, Bidik-kasusnews.com — Terletak di perbatasan antara Kabupaten Cirebon dan Kuningan, Desa Matangaji kini menjelma menjadi primadona baru dalam sektor wisata dan pengembangan potensi desa. Tak hanya menyimpan sejarah masa lampau yang kuat, desa ini juga memiliki kekayaan alam dan budaya yang terus digarap secara serius oleh pemerintah desa setempat. Nama Matangaji bukan sekadar nama biasa. Menurut catatan masyarakat setempat, desa ini ditemukan oleh salah satu pangeran atau sultan di masa lalu dalam perjalanannya menyusuri wilayah Cirebon. Ia singgah dan menamai daerah ini dengan sebutan Matangaji, nama yang terus bertahan hingga hari ini. Lebih dari itu, desa ini menyimpan 28 situs patilasan dan makam keramat, menjadikannya tujuan spiritual dan ziarah dari berbagai penjuru daerah. Secara administratif, Matangaji berada di Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, dengan luas wilayah mencapai 248,175 hektare. Letaknya yang strategis di kawasan dataran tinggi, tepat di jalur penghubung utama antara Sidawangi dan Mandirancan, menjadikan desa ini kaya akan panorama pegunungan dan udara segar yang menjadi daya tarik tersendiri. Kuwu Matangaji, Rusnadi, menyampaikan bahwa sejak awal kepemimpinannya, ia berkomitmen membangun desa ini menjadi kawasan mandiri dan maju. Salah satu fokus utamanya adalah mengembangkan potensi wisata alam. Salah satu buktinya adalah pembangunan kolam renang dengan pemandangan bukit-bukit hijau yang kini mampu menarik hingga 700 pengunjung per hari. “Semua pembangunan dilakukan secara bertahap, murni dari dana desa dan Pendapatan Asli Desa (PAD). Termasuk perbaikan jalan-jalan desa agar pengunjung nyaman dan akses mudah dijangkau,” ujar Rusnadi saat ditemui di kantor desa. Tak hanya wisata, Matangaji juga dikenal produktif dalam sektor pertanian dan peternakan. Desa ini menjadi sentra budidaya ikan konsumsi dan ikan hias seperti koi, serta dikenal sebagai penghasil padi yang jarang gagal panen. Inovasi demi inovasi terus dilakukan untuk mendorong peningkatan ekonomi warga. Dengan kekayaan sejarah, potensi wisata, serta letak geografis yang menguntungkan, Desa Matangaji perlahan menjelma menjadi ikon baru pariwisata dan desa mandiri di Kabupaten Cirebon. (Rico)

Cirebon, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah hukum Polresta Cirebon, jajaran Polresta Cirebon menggelar patroli gabungan skala besar pada Minggu dini hari (20/04/2025). Kegiatan ini sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas seperti tawuran, aksi geng motor, kejahatan jalanan, dan tindak kriminal lainnya. Patroli skala besar ini melibatkan personel gabungan dari Satuan Fungsi Polres dan seluruh jajaran Polsek. Kegiatan patroli tingkat Polresta Cirebon dipimpin langsung oleh PS Kanit Dalmas Sat Samapta, Ipda Hilson, S.H., didampingi oleh Padal Patroli Iptu Heru Cahyo Wibowo. Sementara di tingkat Polsek, kegiatan kepolisian dipimpin oleh Kapolsek atau perwira yang bertugas sebagai Padal di wilayah masing-masing. Sasaran utama dalam kegiatan ini meliputi patroli ke tempat-tempat rawan kriminalitas, pemberian himbauan kamtibmas secara humanis terhadap masyarakat yang sedang berkumpul, Patroli dialogis untuk mencegah tawuran, geng motor, aksi pencurian (C3), dan tindak kejahatan lainnya serta Penggelaran personel berseragam di titik-titik rawan aksi balap liar dan gangguan ketertiban umum. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan tanpa kejadian yang menonjol. Patroli gabungan ini juga mendapat respon positif dari masyarakat, yang merasa lebih aman dengan kehadiran polisi di sekitar lingkungan mereka. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., menyatakan bahwa kegiatan patroli gabungan ini akan terus digencarkan sebagai bentuk komitmen Polresta Cirebon dalam menjaga stabilitas kamtibmas. “Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman, terutama di malam hari. Patroli gabungan ini adalah upaya nyata kami dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas dan memberikan rasa aman di tengah masyarakat,” ujar Kapolresta Cirebon. Pihaknya juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Cirebon, untuk bersama-sama untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas dan gangguan kamtibmas lainnya di Wilayah Hukum Polresta Cirebon. “Kami meminta peran aktif dari masyarakat Kabupaten Cirebon untuk segera melaporkan apabila melihat atau mengetahui tindak kejahatan melalui layanan Call Center 110 Polresta Cirebon atau hubungi Pelayanan Informasi dan pengaduan Polresta Cirebon di nomor WA 08112497497. Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan wilayah hukum Polresta Cirebon senantiasa dalam kondisi yang aman, tertib, dan kondusif. Asep Rusliman

Kuningan, Bidik-kasusnews.com, Nana ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah Dasar korwil Pancalang yang juga merupakan kepsek SD Cilebu telah menunjukan sikap arogansinya dengan marah – marah kepada wartawan yang datang ke SD KAHIYANG.guna investigasi terkait praktik penjualan LKS di lingkungan sekolah tersebut.Dinilai Nana tidak memahami tentang tugas wartawan berdasarkan UU PERS Nomor 40 tahun 1999.dan juga tentang UU KIP ( Keterbukaan Informasi Publik ). Hal tersebut diutarakan FWJI (Forum Wartawan Jaya Indonesia) kabupaten Kuningan Jawabarat.(19/4/2025) Irwan Fauzi ( kang Ozi ) ketua FWJI Kuningan mengecam keras atas sikap yang tidak elok ketua K3S korwil kecamatan Pancalang terhadap insan jurnalis pers /wartawan yang pada prinsipnya mereka sedang melaksanakan tupoksinya sesuai kaedah jurnalis yakni melakukan investigasi langsung ke lapangan untuk menyerap informasi secara langsung dari pihak – pihak sekolah terkait praktik penjualan LKS di lingkungan SD KAHIYANG Cilebu kecamatan Pancalang kabupaten Kuningan Jawabarat .Minggu 20 April 2025. “sikap Ketua K3S korwil Pancalang yang telah menghalangi tugas wartawan saat investigasi diduga langgar UU PERS nomor 40 tahun 1999 , dan UU KIP ( Keterbukaan Informasi Publik ),” katanya menurut Fauzi, berdasarkan surat edaran Gubernur Jawa Barat , tentang Larangan penjualan LKS , Buku buku Kurikulum merdeka , atau alat peraga ATS hingga seragam sekolah secara langsung di sekolah – sekolah sehingga di sekolah terjadi praktik penjualan LKS, dan praktik penjualannya tidak tanggung – tanggung diduga se Kabupaten Kuningan, namun disinyalir tidak ada upaya-upaya pencegahan yang di lakukan oleh pihak dinas pendidikan kabupaten Kuningan. “termasuk dalam Peraturan Pemerintah yang dengan jelas melarang ada nya penjualan LKS di satuan pendidikan , nomor .17 tahun 2010 pasal 18 ayat 1a pasal tersebut menegaskan bahwa pendidik dan tenaga kependidikan tidak diperbolehkan menjual LKS , Buku pelajaran dan bahan ajar , hingga jual seragam sekolah pada siswa hal ini juga di perkuat larangan tersebut yang di keluarkan Permendikbud nya bernomor . 2 tahun 2008 pasal 11 dengan jelas melarang sekolah menjadi distributor atau pengecer jualan buku termasuk menjual LKS , diperkuat dengan tegas di buat aturan lagi Permendikbud nomor 8 tahun 2016 menyatakan bahwa satuan pendidikan tidak diperkenan untuk jual buku / LKS pada siswa. Dan peraturan lainnya Undang undang nomor 3 tahun 2017 tentang sistem pembukuan pasal 63 ayat 1 melarang penerbit menjual buku / lembar kerja / kisi kisi langsung kepada satuan pendidikan.Sudah jelas larangan tersebut namun tidak di indahkan bahkan pihak sekolah tabrak larangan tersebut.”pungkas Fauzi Menyikapi kondisi tersebut, FWJI kabupaten Kuningan akan melaporkan pihak ketua K3S korwil Pancalang terkait perbuatan dugaan Intimidasi terhadap wartawan,dan terkait praktik penjualan LKS di sekolah di kabupaten Kuningan FWJI akan melaporkan kepada dinas pendidikan provinsi jawabarat. Asep Rusliman

Bidik-Kasusnews.com,Sukabumi Mantan Wakil Bupati Sukabumi, H. Ucok Haris Maulana Yusuf, angkat bicara mengenai bencana banjir yang melanda wilayah Palabuhanratu, ibu kota Kabupaten Sukabumi. Ucok menilai banjir yang semakin parah merupakan dampak dari alih fungsi lahan yang tak terkendali, yang seharusnya diperuntukkan untuk perkantoran dan ruang terbuka hijau, namun kini telah berubah menjadi kawasan pemukiman. Ucok, yang juga terlibat dalam pemindahan ibu kota Kabupaten Sukabumi pada tahun 1999, menjelaskan bahwa sekitar 25 tahun lalu pihaknya bersama jajaran pemerintah daerah telah memperjuangkan pemindahan ibu kota ke Palabuhanratu dengan mendapatkan rekomendasi lahan dari PTPN VIII seluas sekitar 280 hektar. Salah satu langkah pencegahan banjir pada saat itu adalah penghijauan 80 hektar lahan dengan melibatkan pihak kepolisian dan instansi terkait. Namun, menurutnya, kawasan hutan yang dulunya dijadikan sebagai penyangga lingkungan kini sudah berubah fungsi menjadi perumahan yang terletak di kawasan pegunungan, yang justru meningkatkan kerentanannya terhadap bencana alam seperti banjir. “Saya sangat miris, hutan itu hilang dan berganti perumahan-perumahan yang justru memperburuk kondisi alam,” ujarnya. Ucok juga mempertanyakan proses alih kepemilikan lahan yang awalnya direkomendasikan untuk ibu kota tersebut. Ia mengungkapkan, lahan yang semula berada di bawah pengelolaan PTPN VIII kini telah berpindah tangan ke perusahaan swasta seperti PT Anugrah Jaya Agung dan PT Tirta Bumi yang jumlahnya mencapai ratusan hektar. Ucok heran, karena ia tidak tahu dari mana mereka membeli lahan tersebut. Bagi Ucok, solusi atas masalah ini adalah dengan mengembalikan fungsi lahan sesuai dengan rencana awal, yakni menjadikannya sebagai kawasan perkantoran yang tertata dengan baik serta ruang terbuka hijau yang dapat menjaga keseimbangan alam dan mengurangi potensi banjir. Ia berharap langkah ini bisa mengurangi risiko bencana yang selama ini kerap melanda Palabuhanratu. Untuk itu, Ucok mengaku telah menyampaikan data terkait masalah ini kepada ajudan dan staf pribadi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Ia juga pernah berbicara dengan Gubernur saat malam takbir, berharap isu ini mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah dan pusat. Ucok juga meminta pemerintah provinsi hingga pemerintah pusat, termasuk Menteri ATR/BPN dan Presiden Prabowo Subianto, untuk segera turun tangan meninjau kondisi di Palabuhanratu dan mengevaluasi status kepemilikan lahan yang saat ini didominasi oleh pihak swasta, sebagian besar yang berasal dari Jakarta. “Palabuhanratu punya sejarah yang penting, dan jangan biarkan perubahan fungsi lahan ini merusak warisan yang sudah diperjuangkan dengan keras,” ujarnya. Di akhir pernyataannya, Ucok mengingatkan pentingnya menjaga Palabuhanratu, yang memiliki sejarah besar bagi Kabupaten Sukabumi, termasuk pembangunan hotel SBH dan istana presiden yang direncanakan oleh Presiden Sukarno. Ia berharap agar masyarakat Kabupaten Sukabumi tidak melupakan fakta ini dan mendukung upaya-upaya untuk mengembalikan Palabuhanratu sesuai dengan rencana semula. WARTAWAN DICKY, S

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – 20-Aprel-2025 Organisasi Masyarakat DPC Squad Nusantara (SN) Kabupaten Jepara menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jepara atas keberhasilan mereka dalam mengungkap kasus pembuangan bayi yang terjadi di Desa Pendosawalan, Kecamatan Kalinyamatan. Bayi malang tersebut ditemukan oleh warga setempat dan sempat menghebohkan masyarakat karena kondisi dan lokasi penemuannya yang memprihatinkan. Namun, dalam waktu kurang dari 24 jam, pihak kepolisian berhasil mengungkap identitas pelaku serta mengamankan yang bersangkutan untuk proses hukum lebih lanjut. Ketua DPC Squad Nusantara Kabupaten Jepara, Eko Basuki, memberikan penghormatan tinggi kepada jajaran Satreskrim Polres Jepara atas respon cepat dan profesionalisme yang ditunjukkan dalam menangani kasus yang sensitif ini. “Kami sangat mengapresiasi langkah cepat dan tegas yang diambil oleh Polres Jepara, khususnya Satreskrim. Dalam hitungan jam, kasus ini berhasil diungkap. Ini menunjukkan bahwa institusi kepolisian benar-benar hadir dan tanggap terhadap permasalahan masyarakat,” ungkap Eko Basuki Menurutnya, keberhasilan ini tidak hanya menunjukkan kemampuan teknis kepolisian dalam mengusut sebuah kasus, tetapi juga memberikan rasa aman dan kepercayaan lebih dari masyarakat terhadap aparat penegak hukum. Kasus pembuangan bayi ini menjadi perhatian publik karena menyangkut aspek kemanusiaan dan nilai-nilai moral di tengah masyarakat. Eko juga menekankan pentingnya edukasi dan perhatian terhadap permasalahan sosial agar kejadian serupa tidak terulang kembali. “Semoga ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum. Kami dari DPC Squad Nusantara siap mendukung upaya-upaya yang bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jepara,” tambahnya. Dengan keberhasilan ini, Polres Jepara kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan dan perlindungan terbaik bagi masyarakat. DPC Squad Nusantara berharap kerja sama dan kolaborasi antar elemen masyarakat terus ditingkatkan demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan beradab.(Wely-jateng)

Sukabumi,Bidik-Kasusnews com Bupati Sukabumi H. Asep Japar melepas tim sepakbola Persikabumi untuk mengikuti kompetisi liga 4 putaran nasional 2024/2025 di Jember, Jawa Timur. Prosesi pelepasan dilaksanakan di Pendopo Sukabumi, Minggu, 20 April 2025. Berdasarkan data yang dihimpun, tim Persikabumi masuk ke grup M. Di grup tersebut terdapat empat tim yang akan bertanding. Mereka meliputi Mitra Surabaya, Kreasindo, Persikabumi, dan Persital Talumolo. Dalam sambutannya, H. Asep Japar megapresiasi seluruh official hingga pemain Persikabumi yang berhasil mengikuti kompetisi liga 4 putaran nasional 2024/2025. Keberhasilan tersebut berkat semangat juang semua pihak. “Tembus ke tingkat nasional merupakan sesuatu yang luar biasa. Itu menandakan dedikasi, kerja keras, disiplin, dan pantang menyerah dari semuanya,” ujarnya. Namun, perjuangan ini belumlah selesai. Sebab masih ada tantangan yang harus dilalui ke depannya. Termasuk kompetisi yang akan dihadapi. “Mari jadikan kompetisi ini menjadi ajang pembuktian diri. Baik dari kualitas fisik maupun mental. Tapi yang paling penting, tetap menjaga sportifitas,” ucapnya. H. Asep berterima kasih kepada semua pihak yang telah mengembangkan bakat dan talenta anak Kabupaten Sukabumi. Sehingga mereka bisa berkiprah di tingkat nasional. “Terima kasih atas bimbingannya, sehingga anak muda kita bisa melaju ke tingkat nasional,” ungkapnya. Dari sisi pemerintah pun, H. Asep akan berjuang untuk kemajuan olahraga dan para atlet. Apalagi mereka telah berjuang dan mengharumkan nama Kabupaten Sukabumi. “Mari kita sama sama berjuang untuk kemajuan olahraga hingga para atlet Kabupaten Sukabumi,” ajaknya. Ketua Persikabumi Budi Azhar Mutawali mengatakan, keberangkatan para atlet ini menjadi suatu kebanggan. Apalagi dilepas secara langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar. “Ini menjadi support dan penyemangat bagi kami. Terima kasih juga untuk semua pihak yang telah membantu,” bebernya. Dirinya pun membanggakan tim yang akan berlaga tersebut. Pasalnya,semua atlet yang terlibat merupakan putra daerah. “Para atlet kita berasal dari sejumlah kecamatan di Sukabumi. Ada dari Cisaat, Palabuhanratu, Jampang, dan lainnya. Semuanya asli putra daerah,” bangganya. Dengan atlet yang membanggakan tersebut, dirinya punya harapan besar. Terutama bisa lolos di setiap laga dan menjadi yang terbaik. “Dengan semangat, semoga bisa lolos di setiap tahapannya,” pungkasnya. Wartawan DICKY, S

JATENG:Bidik-kasusnews.com Pakis Aji, Jepara – Dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan, PAC Pakis Aji Squad Nusantara sukses menggelar acara Peresmian Bescem dan Halal Bihalal pada hari yang penuh makna di kediaman Penasehat PAC Pakis Aji, BPK PIN Sunardi Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan soliditas antaranggota dan pengurus organisasi, yang dihadiri oleh berbagai tokoh penting dan perwakilan dari seluruh PAC se-Kabupaten Jepara. Ketua PAC Pakis Aji, BPK Santo, memimpin langsung jalannya acara yang berlangsung hangat dan penuh semangat. Hadir pula Ketua DPC, BPK Eko Basuki atau yang akrab disapa Mbah So, serta jajaran pengurus harian 1/2 DPC yaitu BPK Wawan Setiawan dan BPK Sugeng Suroso. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Bidang Perempuan dan Anak, yang diwakili oleh Ibu Nana, serta Ketua Srikandi DPC dan Bendahara Srikandi, Ibu Riana Shofa dan Bu Dian. Mereka turut memperkuat peran perempuan dalam roda organisasi dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Menambah kemeriahan, hadir pula Ketua Ormas Lindu Aji Pakis Aji, BPK Kahar Lonjong, sebagai bentuk sinergi antarorganisasi di wilayah Pakis Aji. Para Ketua PAC dari berbagai wilayah di Jepara turut memeriahkan acara ini, antara lain BPK Anto Gayor, Sulistio, Aji, Ali, Junadi, dan Wawan. Kehadiran mereka memperkuat hubungan lintas PAC dan memperkuat jaringan organisasi hingga ke akar rumput. Sebagai penutup yang memikat, penyanyi asal Jawa Timur, Putri Dwi, tampil menghibur seluruh tamu undangan dengan suara merdunya, menciptakan suasana hangat dan akrab sepanjang acara. Peresmian bescem ini menandai babak baru bagi PAC Pakis Aji Squad Nusantara dalam menjalankan program kerja ke depan. Diharapkan, sinergi yang terbangun dalam acara ini akan terus tumbuh dan menjadi kekuatan positif dalam mengabdi kepada masyarakat.(Wely-jateng)

LAMPUNG, Bidik-kasusnews.com – Polda Lampung melaksanakan upacara serah terima jabatan (sertijab) bagi sejumlah pejabat utama dan kapolres, Sabtu, 19 April 2025. Pergantian ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi yang rutin dilakukan guna meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Jabatan Kabidpropam Polda Lampung resmi diserahkan dari KBP Firman Andreanto, yang kini menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Paminal Divpropam Mabes Polri, kepada KBP Didik Priyo Sambodo yang sebelumnya menjabat Dirpolair Polda DIY. Di posisi Dirnarkoba Polda Lampung, AKBP Dwi Handono menggantikan KBP Irfan Nurmansyah yang mendapat penugasan baru sebagai Penata Kebijakan Kapolri TK. III di Polda Jabar. Sementara di jajaran Intelijen, KBP Efrizal diangkat sebagai Dirintelkam Polda Lampung menggantikan KBP Nowo Hadi Nugroho yang kini bertugas sebagai Agen Intelijen Kepolisian Madya TK. II di Baintelkam Polri.  Perubahan juga terjadi pada jabatan Kabiddokes Polda Lampung, di mana AKBP dr. Sigit Lesmonojati kini menjabat menggantikan KBP dr. dr. Sudaryono yang dimutasi ke Pusdokkes Polri. Di jajaran kewilayahan, tongkat komando Kapolres Tanggamus kini dipegang AKBP Rahmad Sujatmiko, sementara AKBP Rivanda dipindahtugaskan sebagai Kapolres Sumenep Polda Jatim. AKBP Hety Patmawati ditunjuk sebagai Kapolres Lampung Timur menggantikan AKBP Benny Prasetya yang mendapat jabatan baru sebagai Wadirlantas Polda Lampung. Sedangkan Kapolres Pesawaran kini dijabat oleh AKBP Heri Sulistyo Nugroho menggantikan AKBP Maya Henny H., yang mendapat promosi sebagai Irbid Itwasda Polda Banten. Untuk wilayah hukum Polres Metro, AKBP Hangga Utama Darmawan menggantikan AKBP Heri Sulistyo Nugroho yang berpindah tugas ke Polres Pesawaran. Sementara di Lampung Tengah, jabatan Kapolres diserahterimakan dari AKBP Andik Purnomo Sigit kepada AKBP Alsyahendra. Posisi Kapolres Pesisir Barat kini dijabat AKBP Bestiana menggantikan AKBP Alsyahendra. Rotasi juga dilakukan pada jabatan Kabag RBP yang kini diemban oleh AKBP Rachmat Tri Haryadi, serta Kabag Wasidik yang diserahterimakan dari AKBP Sastra Budy kepada AKBP Riza Pahlevi. Selain itu, AKBP Ferizal resmi menjabat sebagai Wakil Kepala SPN Polda Lampung, dan AKBP Darsuki kini memegang jabatan sebagai Wadirpolairud Polda Lampung. Tak hanya itu, mutasi juga menyentuh posisi Karorena Polda Lampung. Kombes Pol Andi Azis Nizar yang sebelumnya menjabat Karorena Polda Lampung kini mengemban amanah baru sebagai Irbidjemensarpras Itwil II Itwasum Polri. Jabatan Karorena Polda Lampung kini dijabat oleh Kombes Pol Suratno yang sebelumnya bertugas sebagai Karorena Polda NTB. Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menjelaskan bahwa rotasi jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk menjaga soliditas dan kinerja kepolisian tetap optimal. “Mutasi adalah hal yang lumrah dalam tubuh Polri. Ini bagian dari penyegaran dan pengembangan karier para personel,” ujarnya. Ia juga menyampaikan bahwa para pejabat yang baru dilantik diharapkan segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas yang baru dan mampu menjawab tantangan yang semakin kompleks. “Kami yakin para pejabat yang baru mampu melanjutkan program kerja dengan baik dan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya. Lebih lanjut, Kombes Yuyun menambahkan bahwa seluruh proses mutasi ini telah dilakukan dengan pertimbangan matang berdasarkan kebutuhan organisasi. “Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pejabat lama atas dedikasinya selama menjabat,” tutupnya.(Mgr)