JATENG:Bidik-kasusnews.com JEPARA — Pemerintah Kabupaten Jepara kembali melakukan langkah strategis dalam penyegaran birokrasi. Sebanyak 96 pejabat eselon III dan IV resmi dilantik oleh Bupati Jepara, H. Witiarso Utomo (Mas Wiwit), pada Senin (14/7/2025) di Pendopo Kartini. Pelantikan ini mencakup 28 pejabat administrator dan 68 pejabat pengawas. Mas Wiwit dalam arahannya menyatakan bahwa pelantikan ini bukan hanya bentuk rotasi jabatan, melainkan merupakan momentum penting untuk mempercepat transformasi pelayanan publik dan merespons dinamika kebutuhan masyarakat. > “Kita butuh aparatur yang siap bekerja cepat, berpikir inovatif, dan mampu menjawab tantangan birokrasi modern. Jangan jadikan pelantikan ini sebagai akhir perjuangan, tapi sebagai awal dari tanggung jawab baru yang lebih besar,” tegasnya. Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa proses pengisian jabatan telah melalui mekanisme seleksi dan asesmen yang objektif, sebagai bagian dari komitmen Pemkab Jepara dalam mewujudkan pemerintahan yang profesional dan akuntabel. Mas Wiwit juga menyoroti pentingnya kemampuan adaptasi teknologi dan pola pikir terbuka di kalangan pejabat, mengingat perkembangan informasi saat ini semakin cepat dan kompleks. > “Seluruh perangkat daerah harus mampu merancang konsep kerja yang fleksibel dan adaptif. Jangan terpaku pada pola lama, tapi kembangkan cara kerja yang mampu melayani masyarakat dengan lebih efisien dan transparan,” tambahnya. Di akhir sambutannya, Mas Wiwit menekankan bahwa inovasi kebijakan dan program adalah kunci keberhasilan daerah. Ia berharap pejabat yang baru dilantik dapat membawa semangat baru dalam membangun Jepara yang lebih maju, inklusif, dan sejahtera. (Wely-jateng) Sumber: Diskominfo jepara
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 14 Juli 2025 — Rasa empati dan solidaritas kembali ditunjukkan oleh keluarga besar Squad Nusantara PAC Bangsri. Pada Senin siang, sejumlah pengurus dan anggota mendatangi Rumah Sakit Kartini Jepara untuk menjenguk istri dari Bapak Nasution, salah satu anggota aktif yang sedang dirawat karena kondisi kesehatan yang menurun. Kegiatan sosial ini dihadiri oleh Wakil Ketua PAC Bangsri, Bapak Muh Zaid, Kepala Bidang Bela Negara Sdr Alwan (yang akrab disapa Mbah Genuk), serta Ketua Harian DPC Squad Nusantara Jepara, Bapak Sugeng Suroso. Tak hanya itu, turut hadir pula perwakilan anggota Srikandi serta beberapa anggota aktif dari PAC Bangsri lainnya. Dalam kunjungan tersebut, selain memberikan dukungan moral dan doa, rombongan juga menyerahkan bantuan sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan. “Kami datang bukan hanya untuk menjenguk, tapi juga untuk menunjukkan bahwa Squad Nusantara selalu hadir dalam suka maupun duka. Ini adalah bagian dari nilai-nilai kebersamaan yang kami junjung tinggi,” ungkap Bapak Sugeng Suroso. Wakil Ketua PAC Bangsri, Muh Zaid, menambahkan bahwa kegiatan seperti ini merupakan rutinitas yang terus dijaga sebagai bentuk implementasi nyata dari rasa kekeluargaan yang terjalin erat antar anggota. Dengan semangat kebersamaan yang kental, keluarga besar Squad Nusantara berharap agar istri dari Bapak Nasution segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Squad Nusantara tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial masyarakat, tetapi juga menjaga tali silaturahmi di antara anggotanya.(Wely-jateng)
SUKABUMI- BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kapolsek Ciemas AKP Deni Miharja, S.H.,M.H. bersama anggota melakukan pendampingan dalam kegiatan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 Ciemas, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Senin (14/7/2025). Kegiatan dimulai sejak pukul 07.00 WIB dan berlangsung hingga selesai dalam suasana aman dan kondusif. Kehadiran jajaran Polsek Ciemas dalam agenda pembukaan MPLS ini merupakan bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan serta upaya memberikan edukasi sejak dini kepada para pelajar mengenai pentingnya menjaga ketertiban dan menjauhi perilaku menyimpang. Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Ciemas memberikan arahan langsung kepada para siswa baru yang mengikuti MPLS. Ia menekankan pentingnya disiplin serta mematuhi segala aturan yang telah ditetapkan oleh pihak sekolah. “Lingkungan sekolah harus menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi semua siswa,” ujarnya. AKP Deni juga mengingatkan siswa untuk menjauhi hal-hal yang dapat merusak masa depan mereka, seperti penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang. Ia menegaskan bahwa keterlibatan pelajar dalam kasus narkoba masih menjadi ancaman nyata yang harus dicegah bersama. Selain itu, Kapolsek mengimbau agar para siswa tidak terlibat dalam aksi bullying atau perundungan yang dapat merugikan teman sebaya dan menciptakan suasana belajar yang tidak sehat. “Saya mengajak para siswa untuk saling menghargai dan membangun solidaritas antar sesama,” tuturnya. Tak kalah penting kata AKP Deni, pesan tertib berlalu lintas juga menjadi perhatian. Kapolsek berharap para pelajar mulai memahami pentingnya keselamatan di jalan raya serta menjadi generasi yang patuh terhadap aturan hukum, termasuk dalam berkendara. Secara keseluruhan, kegiatan pendampingan MPLS di SMAN 1 Ciemas berlangsung lancar dan mendapatkan respons positif dari pihak sekolah. Kegiatan ini tidak hanya menandai dimulainya tahun ajaran baru, tetapi juga menjadi momen pembinaan awal dalam membentuk karakter siswa yang berintegritas dan bertanggung jawab. ( DICKY, S )
JATENG:Bidik-Kasusnews.com Jepara, 14 Juli 2025 — Komitmen untuk memperkuat sinergi nasional di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM terus digelorakan. Pada Senin pagi ini, seluruh jajaran pegawai Rutan Kelas IIB Jepara turut ambil bagian dalam kegiatan “Apel Bersama Pegawai di Lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan” yang digelar secara virtual. Dipimpin langsung oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, apel ini diikuti oleh ribuan pegawai dari berbagai unit kerja di seluruh Indonesia. Dari Rutan Jepara, peserta yang mengikuti kegiatan meliputi Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan, staf pelaksana, hingga Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Dalam arahannya, Menteri Hukum dan HAM menyampaikan pentingnya menjaga solidaritas dan kekompakan di tengah tantangan birokrasi dan pelayanan publik yang semakin kompleks. Ia juga menekankan bahwa seluruh jajaran harus menjadi contoh dalam memelihara nilai-nilai kebersamaan, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat. “Kolaborasi antarunit dan semangat persaudaraan menjadi kunci sukses dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kita kepada bangsa,” ujar Menteri dalam sambutannya. Kepala Rutan Jepara menyambut positif kegiatan ini dan menilai bahwa apel bersama tersebut menjadi momentum penting untuk menyelaraskan visi dan semangat kerja seluruh pegawai, tidak hanya di pusat, tetapi juga hingga ke unit pelaksana teknis di daerah. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat integrasi, koordinasi, dan dedikasi seluruh jajaran di bawah Kemenkumham semakin kokoh dalam memberikan pelayanan hukum dan pemasyarakatan yang profesional dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan.(Wely-jateng)
Jakarta, Bidik-kasusnews.com — Kasus penyalahgunaan narkotika yang menjerat musisi senior Fariz RM kembali menjadi sorotan publik. Mantan Kepala BNN, Komjen Pol (Purn) Dr. Anang Iskandar, S.H., M.H., memberikan pandangannya terkait aspek hukum yang berlaku dalam perkara tersebut.(14/7/2025) Menurut Jenderal Purnawirawan Anang Iskandar terdapat kesalahan paradigma dalam penerapan hukum terhadap para penyalahguna narkotika. Ia menegaskan bahwa hukum narkotika berbeda dengan hukum pidana konvensional. “Dalam hukum narkotika, rehabilitasi itu adalah bagian dari hukumannya. Jadi, penyalahguna tidak seharusnya dipenjara apabila memang terbukti sebagai pecandu atau pengguna yang dalam kondisi ketergantungan,” jelasnya. Anang menyebut, hakim seharusnya menggunakan paradigma hukum narkotika, bukan hukum pidana umum. “Kalau menggunakan hukum pidana, bisa jadi putusannya adalah pidana penjara. Tapi jika menggunakan paradigma hukum narkotika, maka putusannya adalah rehabilitasi. Itu tergantung pada pemahaman hakim,” imbuhnya. Skema Penegakan Hukum Masih Mengacu pada Paradigma Lama, Anang menyoroti skema hukum yang selama ini digunakan aparat penegak hukum masih mengacu pada paradigma hukum pidana. Hal ini menurutnya bertentangan dengan Undang-Undang Narkotika, termasuk Peraturan Bersama Nomor 4 Tahun 2010 dan Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2015. “Skema yang selama ini digunakan tidak sesuai dengan UU Narkotika, karena dibuat berdasarkan hukum pidana. Ini yang menyebabkan kenapa penyalahguna seperti Fariz RM bisa dipenjara, padahal seharusnya direhabilitasi,” katanya. Saran untuk Tim Kuasa Hukum Fariz RM Ketika ditanya mengenai langkah hukum yang sebaiknya diambil kuasa hukum Fariz RM, Anang menyarankan agar dilakukan evaluasi menyeluruh dari proses awal. “Sejak awal, ketika Fariz ditahan, kuasa hukum harus sudah mengontrol apakah proses tersebut sesuai dengan hukum narkotika. Di tingkat penuntutan pun harus dicek apakah telah sesuai. Kalau dari awal sudah melenceng, maka bisa menjadi dasar pembelaan,” paparnya. Tanggapan atas Kasus Serupa di Polres Jaksel Terkait kasus lain yang masih berbau narkotika, Anang juga memberikan penjelasan mengenai seorang pengguna ganja yang diamankan Polres Jakarta Selatan dengan barang bukti batang ganja seberat lebih dari 10 gram. “Penentuan apakah seseorang itu penyalah guna atau pengedar bukan hanya dilihat dari berat barang buktinya, tapi dari tujuannya. Kalau tujuannya untuk dikonsumsi sendiri, maka dia pengguna. Tapi kalau tujuannya untuk dijual, meskipun barang buktinya sedikit, itu tetap pengedar,” jelasnya. Ia menambahkan, pengedar biasanya ditandai dengan adanya transaksi uang atau pembagian barang untuk dijual kembali. Catatan Redaksi: Kasus penyalahgunaan narkotika di Indonesia masih menyisakan tantangan dalam penerapan hukum yang adil dan manusiawi. Perlu pemahaman mendalam dari semua pihak agar penegakan hukum benar-benar berpihak pada keadilan, rehabilitasi, dan pemulihan, terutama bagi para pengguna yang sejatinya adalah korban dari ketergantungan.(Agus)
SUKABUMI– BIDIK-KASUSNEWS.COM – Madrasah Al-Ittihad di Perumahan Bukit Citra Asri, RT 003/009, Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, mengawali tahun ajaran baru 2025/2026 dengan suasana yang penuh semangat dan antusias. Sejak pagi, siswa-siswa baru dan lama membaur jadi satu memadati halaman madrasah untuk mengikuti kegiatan upacara pembukaan tahun ajaran. Upacara pembukaan tidak sekadar seremoni rutin, tetapi juga menjadi ajang penguatan semangat belajar. Dalam kegiatan tersebut, pihak madrasah menggelar sejumlah agenda penting seperti penyambutan siswa baru, pembagian jadwal pelajaran, serta pengarahan langsung dari Kepala Madrasah, Hj. Ida Farida, M.Pd. Dalam arahannya, beliau menyampaikan pentingnya kesiapan mental dan semangat belajar bagi seluruh siswa di tahun ajaran yang baru. ”Hari ini kita semua akan mengawali tahun ajaran baru dengan penuh semangat. Semoga apa yang menjadi keinginan dan harapan untuk mencetak generasi yang cerdas dan berakhlak mulia bisa terwujud,” kata Ida, Senin (14/7/2025). Menyongsong tahun ajaran baru ini tambahnya, Madrasah Al-Ittihad telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari perbaikan fasilitas belajar, penyediaan bahan ajar yang lebih lengkap, hingga pelatihan peningkatan kapasitas bagi para tenaga pengajar. ”Semua ini dilakukan untuk memastikan proses belajar kualitas pendidikan yang lebih baik bagi para siswa,” Semangat baru juga terasa dari para guru dan siswa. Raut antusias terpancar dari wajah mereka, mencerminkan harapan besar untuk menjalani proses belajar mengajar yang lebih optimal. Dengan kolaborasi antara siswa, guru, dan pihak madrasah, tahun ajaran baru ini diharapkan menjadi momentum peningkatan mutu pendidikan di Madrasah Al-Ittihad. (Reno)
TEMANGGUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM Pringati Bulan Muharom Desa Toksari Klidung Adakan Pengajian dan santuni 144 Anak Yatim. Pringati 17 Muharram 1447 hijriah tahun ini Nahdatul ulama Desa Tuksari bekerja sama dengan pemerintah desa mengadakan kegiatan santunan untuk anak yatim piatu bertempat di Halaman lapangan Desa,tuksari Kecamatan kledung,temanggung 13/7/25. Selain jamaah, anak- anak siswa Desa hadir pula dari Forkompimcam, Kepala Desa setempat beserta perangkat, tokoh masyarakat, tokoh agama juga warga masyarakat “Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dukungan dan kasih sayang kepada anak-anak yatim piatu di sekitar kita,” ujar Sukirno,kepala Desa tuksari selaku kordinator kegiatan. Dijelaskan dalam kegiatan ini pihak Desa menyerahkan santunan berupa uang kepada sejumlah 144 anak yatim piatu yang berada di wilayah Desa. Adapun dana yang diperoleh dengan cara membagikan amplop kosong kepada warga dan terkumpul dan semuan uang yang terkupul di bagikan ke anak yatim piatu.jelasnya. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini, terutama kepada para pengurus harian NU Ranting Desa Tuksari kledung donatur, Kadus serta seluruh pengurus RT yang telah membantu dalam proses pengumpulan dan penyaluran santunan. Kami berharap bahwa santunan ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan mereka. Semoga kegiatan ini dapat menjadi ladang amal dan keberkahan bagi kita semua, dan semoga anak-anak yatim piatu yang kami santuni dapat tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia dan berprestasi yang diamini oleh seluruh panitia.ujarnya. Ikut hadir pula dari wakil bupati ,muspida,Forkompimcam,Kades dan petangkat desa Desa tuksari,tokoh masyarakat tokoh agama juga warga masyarakat.pungkasnya. Jurnalis ( trm )
SUKABUMI-BIDIK.KASUSNEWS.COM – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2025/2026 di SMA Negeri 1 Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, dilaksanakan penuh semangat dan riang gembira. Acara berlangsung pada Senin pagi (14/07/2025). Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini berlangsung di halaman sekolah yang berlokasi di Kampung Warungtagog, Desa Nagraksari, Kecamatan Jampangkulon. Kapolsek Jampangkulon, IPTU Muhlis S.I.P., MM, yang bertindak sebagai pembina upacara, dan diikuti oleh seluruh siswa, termasuk peserta didik baru. Rangkaian upacara berlangsung khidmat dan terstruktur, dimulai dari penghormatan umum kepada pembina upacara, pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila dan UUD 1945, hingga ikrar pelajar. Suasana semakin menginspirasi ketika amanat pembina upacara disampaikan langsung oleh IPTU Muhlis. Dalam amanatnya, IPTU Muhlis menekankan pentingnya kedisiplinan dan menjaga nama baik sekolah. Ia mengingatkan siswa agar tidak menggunakan knalpot brong dan menghindari perilaku ugal-ugalan di jalan. Ia juga menegaskan bahwa SMA Negeri 1 Jampangkulon merupakan sekolah teladan di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi. “Selama saya berdinas di Jampangkulon, Alhamdulillah sekolah ini tidak pernah terlibat dalam persoalan kenakalan remaja. Ini harus dijaga oleh seluruh siswa, terutama siswa baru,” tegasnya. Kapolsek juga memberi motivasi kepada para peserta didik baru agar tidak takut menghadapi masa adaptasi di lingkungan sekolah. ”Memulai sesuatu yang baru itu memang tidak mudah. Tapi dengan kemauan dan semangat belajar, Insya Allah semua akan berkembang baik,” pesannya. Selain itu, ia juga mengapresiasi tersedianya program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah tersebut, yang dapat membantu siswa dari rumah yang jauh agar tetap sehat dan fokus belajar. Iptu Muhlis juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan menjunjung tinggi nama baik orang tua serta lembaga sekolah. IPTU Muhlis menutup amanatnya dengan menyampaikan bahwa dalam beberapa hari ke depan, siswa akan menerima materi dari Polsek dan Koramil sebagai bagian dari kebijakan Gubernur Jawa Barat terkait pembinaan pelajar. Upacara MPLS di SMA Negeri 1 Jampangkulon berakhir pada pukul 08.00 WIB dan berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. (DICKY)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 14 Juli 2025 — Rasa kebersamaan dan kepedulian antaranggota terus menjadi semangat utama dalam tubuh Squad Nusantara. Pada hari Senin (14/7), jajaran pengurus dan anggota Squad Nusantara dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) Bangsri melaksanakan kunjungan sosial ke rumah salah satu anggotanya yang tengah sakit, Sdr. Joko, di RT 03 RW 07 Desa Bondo, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dalam struktur organisasi PAC Squad Nusantara Bangsri, antara lain Wakil Ketua PAC Bapak Muh Zaid, Kepala Bidang Bela Negara Sdr. Alwan yang akrab disapa Mbah Genuk, serta Ketua Harian DPC Squad Nusantara Bapak Sugeng Suroso. Turut mendampingi pula beberapa anggota Srikandi dan anggota aktif Squad Nusantara PAC Bangsri. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk empati dan perhatian dari organisasi terhadap kondisi kesehatan anggotanya. Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, para pengurus menyampaikan doa serta dukungan moril agar Sdr. Joko segera diberi kesembuhan dan bisa kembali beraktivitas bersama. “Kegiatan ini adalah bentuk nyata solidaritas dan rasa kekeluargaan yang selalu kami jaga di tubuh Squad Nusantara. Kami ingin memastikan bahwa tidak ada satu pun anggota yang merasa sendiri saat menghadapi kesulitan, termasuk dalam kondisi sakit,” ungkap Bapak Muh Zaid di sela-sela kunjungan. Sdr. Joko dan keluarganya pun tampak terharu dan mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kehadiran para anggota Squad Nusantara. Dukungan tersebut diharapkan mampu memberikan semangat positif bagi proses pemulihannya. Kegiatan sosial semacam ini menjadi agenda rutin yang terus digalakkan oleh Squad Nusantara sebagai bentuk implementasi nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan kebersamaan di tengah masyarakat.(Wely-jateng)
Bidik-kasusnews.com,Kubu Raya Kalimantan Barat Warga RT 24 Desa Olak Olak, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya mengeluhkan adanya 4 jembatan mengalami kerusakan, pada Senin 14 Juli 2025. Akibat jembatan tersebut rusak ada seorang warga mengalami kecelakaan hingga di larikan ke rumah sakit. Satu diantara warga RT 24, Sarmaji mengatakan, 4 jembatan penghubung antar desa tersebut mengalami kerusakan sudah sekitar dua tahun belakangan ini dan nyaris ambruk. “Saya meminta kepada pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan Pemprov Kalbar untuk melakukan perbaikan sebelum kembali ada korban,”jelas Sarmaji , pada Senin 14 Juli 2025. Sarmaji menambahkan, untuk antisipasi kerusakan semakin parah sejumlah lantai jembatan sudah di lakukan perbaikan dengan papan kayu biasa. Namun tak lama kemudian kembali rusak dan rapuh. “Kerusakan ini sudah urgent, jadi perlu penanganan secepatnya, ” tambahnya. Lebih lanjut, Sarmaji meminta kepada Bupati Kubu Raya,Pak Sujiwo agar bisa langsung melakukan pengecekan terhadap jembatan yang rusak tersebut. “Saya berharap pak bupati Kubu Raya berkenan turun langsung mengecek 4 jembatan tersebut, supaya cepat ada pembangunan jembatan baru,” pungkasnya. Editor Mulyawan