JATENG – Bidik-KasusNews.com | Pati – Disaat pelaksanaan peluasan Rumah Sakit Sebening Kasih diduga kuat menjadi penadah tanah Galian C ilegal.pasalnya di saat rumah sakit mau melakukan perluasan bangunan menggunakan tanah dari wilayah Gunungwungkal yang tidak mengantongi izin. Dengan adanya kegiatan pengurukan lokasi tersebut banyak sekali warga sekitar lokasi Rumah Sakit Sebening Kasih harus bermandikan Debu yang di akibatkan banyaknya armada Truk bermuatan tanah yang keluar masuk di lokasi tanpa memperhatikan sekitar lokasi Rumah Sakit. Salah satu pegawai rumah Sakit Sebening Kasih (Devi )saat di klarifikasi mejelaskan bahwa terkait pelaksanaan sudah di tanggani sama pengembang,Terang Devi. Berdasarkan penelusuran di lapangan di dapati bahwa tanah untuk pemadatan rumah Sakit Sebening Kasih di duga galian ilegal yang tidak mengantongi Izin yang berada di wilayah Desa Perdopo Kecamatan Gunungwungkal dan Desa Bleber Kecamatan Cluwak Kabupaten Pati. Dengan adanya praktek galian C ilegal yang di manfaatkan oleh Rumah Sakit dan seolah olah sudah kebal Hukum,tanpa ada pihak berwajib yang menindak tegas atas kegiatan tersebut. Menurut undang-undang yang berlaku menjelaskan bahwa, “penambangan galian C tanpa izin resmi merupakan tindak pidana, sesuai dengan amanah Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009,tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, Ancaman hukuman diatas 4 Tahun Penjara dan denda 10 Miyar Rupiah. Dan, pasal 161 menyebutkan, “Setiap orang yang menampung, memanfaatkan, melakukan Pengolahan dan atau Pemurnian, Pengembangan dan/atau Pemanfaatan, Pengangkutan, Penjualan Mineral dan/atau Batubara yang tidak berasal dari pemegang IUP, IUPK, IPR, SIPB atau izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 ayat (3) huruf c dan huruf g, Pasal 104, atau Pasal 105 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp.100.000.000.00,00 (seratus miliar rupiah).” Untuk itu, masyarakat mengaharapkan kepada Penegak Hukum setempat untuk segera bertindak karena sudah jelas kegiatan tambang tersebut melanggar undang-undang. Baik Polresta Pati Maupun Polda Jawa Tengah dan pihak pihak yang membidangi untuk menindaklanjuti, pintanya. ( tim)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara:Desa Jambu Barat, 23 April 2025 — Suasana duka menyelimuti keluarga besar Mas Moh. Sobri, anggota SN Bangsri, atas wafatnya ibunda tercinta, Ibu Hj. Salamah Salwa. Almarhumah menghembuskan napas terakhirnya di kediaman beliau yang beralamat di Dukuh Kawoyo RT 08 RW 02, Desa Jambu Barat. Sebagai bentuk empati dan solidaritas, jajaran pengurus dan anggota Squad Nusantara melakukan kunjungan takziah ke rumah duka. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari DPC Squad Nusantara, di antaranya Ketua Harian 2 Bapak Sugeng Suroso, Seksi PIA Ibu Nana, dan Ketua PAC Bangsri Bapak Aan Gayor yang hadir bersama rombongan Srikandi dan sejumlah anggota lainnya. Kehadiran para pengurus dan anggota SN ini merupakan wujud kepedulian dan rasa kekeluargaan dalam komunitas, sekaligus memberikan doa dan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan. Dalam suasana haru, rombongan turut mendoakan agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. “Takziah ini merupakan bentuk nyata dari semangat kebersamaan dan kekeluargaan yang selalu dijaga dalam tubuh SN. Semoga kehadiran kami dapat sedikit meringankan duka keluarga almarhumah,” ungkap Bapak Sugeng Suroso Semoga almarhumah Hj. Salamah Salwa mendapat husnul khatimah, diampuni segala dosanya, dan diberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Amin.(Wely-jateng)
JATENG: Bidik-KasusNews.com | Pati – Polresta Pati – Polda Jateng | Hamparan sawah Dukuh Randu, Desa Kutoharjo, Kecamatan Pati, menjadi tempat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, TNI, dan Polri dalam mendukung program strategis nasional di bidang ketahanan pangan. Pada Rabu (23/4/2025), kegiatan tanam padi serentak digelar, dilanjutkan dengan partisipasi dalam Zoom Meeting bersama Presiden Republik Indonesia, sebagai bagian dari gerakan nasional yang melibatkan 14 provinsi sentra utama pertanian. Polresta Pati, melalui jajaran Polsek Pati, turut hadir mengawal kelancaran dan keamanan acara, memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai ini, dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Pati, Bapak Risma Ardi Chandra, didampingi Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Pati, AKBP Jaka Wahyudi, Komandan Kodim 0718 Pati, Letkol Inf Jon Young Saragi, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pati, Nikentri Meiningrum, serta jajaran pejabat terkait. Kehadiran Kapolresta Pati dan Kapolsek Pati, Iptu Heru Purnomo, menegaskan komitmen kepolisian dalam mendukung program-program pemerintah daerah. Kapolresta Pati, AKBP Jaka Wahyudi, memastikan bahwa jajarannya memberikan dukungan penuh demi kelancaran dan keamanan kegiatan. “Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk pengamanan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional,” ujarnya. Lebih lanjut, AKBP Jaka Wahyudi menjelaskan bahwa pengamanan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam menciptakan situasi kondusif bagi pelaksanaan program-program pemerintah. “Kami ingin memastikan bahwa kegiatan ini berjalan lancar dan aman, sehingga tujuan utama dari kegiatan ini, yaitu mendukung ketahanan pangan nasional, dapat tercapai,” tambahnya. Wakil Bupati Pati, Bapak Risma Ardi Chandra, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas semangat para petani, kelompok tani, serta dukungan dari TNI-Polri dan dinas terkait. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam mewujudkan program strategis nasional. “Kegiatan tanam serentak ini adalah wujud nyata komitmen kita bersama dalam mendukung swasembada pangan nasional. Saya sangat mengapresiasi semangat para petani, kelompok tani, serta dukungan dari TNI/Polri dan dinas terkait,” ujar Wakil Bupati Risma Ardi Chandra. Kegiatan tanam padi serentak ini bertujuan untuk mendukung percepatan swasembada pangan nasional sebagai bagian dari Asta Cita Presiden RI, meningkatkan luas tambah tanam (LTT) dan produktivitas pertanian, mengoptimalkan pemanfaatan lahan oleh petani, serta mendukung perekonomian kelompok tani dan penanganan inflasi di Kabupaten Pati. Sebagai penutup, AKBP Jaka Wahyudi menegaskan bahwa pengamanan kegiatan ini menunjukkan komitmen Kepolisian dalam mendukung ketahanan pangan nasional. “Seluruh rangkaian kegiatan tanam padi serentak dan Zoom Meeting dengan Presiden RI di Kabupaten Pati berjalan dengan aman dan tertib,” pungkasnya.(Kasnadi) Sumber:Humas Resta Pati
JATENG: Bidik-KasusNews.com | Pati – Polresta Pati – Polda Jateng | Di tengah dinamika tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat yang semakin kompleks, Kapolresta Pati, AKBP Jaka Wahyudi, mengambil langkah proaktif dengan membekali ujung tombak kepolisian di tingkat desa dan kelurahan, yakni para Bhabinkamtibmas, dengan serangkaian strategi modern. Bertempat di halaman Mapolresta Pati, Selasa (22/4/2025), pukul 08.30 WIB hingga selesai, Kapolresta memberikan arahan yang menekankan pada penguasaan media sosial dan kemampuan problem solving yang efektif. Dalam arahannya di hadapan para Bhabinkamtibmas, AKBP Jaka Wahyudi menyampaikan sejumlah kebijakan strategis. Diantaranya penguatan struktur organisasi di tingkat Polsek melalui penambahan Daftar Susunan Personel (DSP) untuk memperkuat lini terdepan pelayanan kepolisian. Lebih dari itu, apresiasi yang disampaikan AKBP Jaka Wahyudi atas pengakuan Presiden terhadap keberhasilan Operasi Ketupat Candi 2025 menjadi suntikan semangat bagi seluruh jajaran, termasuk para Bhabinkamtibmas yang turut berperan dalam menjaga keamanan selama perayaan Idul Fitri. Menyadari era digital yang tak terhindarkan, AKBP Jaka Wahyudi menginstruksikan agar setiap personel aktif memanfaatkan platform digital untuk melaporkan kegiatan mereka di lapangan. Langkah ini bukan sekadar formalitas pelaporan, melainkan sebuah strategi untuk membangun jembatan komunikasi yang lebih transparan dan akuntabel dengan masyarakat. Selain kemampuan digital, AKBP Jaka Wahyudi mendorong para Bhabinkamtibmas dalam penyelesaian setiap permasalahan di tingkat bawah diutamakan melalui jalur musyawarah dan mufakat. Pendekatan humanis ini diyakini akan menciptakan solusi yang lebih berkelanjutan dan kondusif bagi terciptanya harmoni di setiap wilayah binaan. Tidak hanya berorientasi pada penanganan masalah yang terjadi, AKBP Jaka Wahyudi mengingatkan seluruh personel untuk aktif memantau dinamika informasi sebagai langkah preventif agar potensi dampak negatif tidak meluas di wilayah hukum Polresta Pati. Sebagai penutup, AKBP Jaka Wahyudi kembali menegaskan esensi tugas seorang Bhabinkamtibmas, yakni sebagai garda terdepan dalam menerima aspirasi dan laporan masyarakat, serta menindaklanjutinya sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Hal ini merupakan wujud komitmen Polresta Pati dalam memberikan pelayanan yang prima dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Langkah strategis Kapolresta Pati ini diharapkan dapat memberdayakan para Bhabinkamtibmas sebagai agen perubahan di tingkat akar rumput. Dengan bekal kemampuan komunikasi digital dan pendekatan problem solving yang efektif, diharapkan mereka dapat menjadi sosok polisi yang lebih dekat, responsif, dan mampu menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat Pati.(Kasnadi) Sumber:Humas Resta Pati
HSU, Bidik-Kasusnews.com Bertempat di Desa Tambalang Kecil, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), telah dilaksanakan kegiatan Gerakan Tanam Padi Serentak yang dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto secara daring. Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah pejabat penting dari Kabupaten HSU dan tokoh-tokoh terkait dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.Rabu (23/4/2025) Kegiatan yang berlangsung dengan penuh semangat ini, dimaksudkan untuk meningkatkan produksi pangan, mendukung program ketahanan pangan nasional, serta memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan stakeholder pertanian. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui penguatan sektor pertanian, serta menunjukkan dukungan aktif terhadap program pemerintah. Cara ini dihadiri oleh : 1. Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten HSU, H. Sahrujani dan Hero Setiawan 2. Kapolres HSU, AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si 3. Dandim 1001 HSU/BLG, Letkol Kav. Gunantyo Ady Wiryawan, S.Hub.Int 4. Kepala Kejaksaan Negeri Kab. HSU, Agustiawan Umar, S.H., M.H 5. Sekretaris Daerah Kab. HSU, diwakili oleh Asisten I Akhmad Rijani, S.Pt 6. Kepala BPS Kab. HSU, Agus Salim, SST., M.P 7. Kabag SDM Polres HSU, Kompol M. Agus Tamzid, S.Sos., M.M 8. Kasdim, Mayor Inf. Andi Tiro 9. Kepala Dinas Pertanian Kab. HSU, H. Muhammad Hadiri, SP, MP 10. Camat Sungai Pandan, Fajriyanor, S.IP 11. Kapolsek Sungai Pandan, Ipda M. Rusdi, S.Sos 12. Forkopimcam Sungai Pandan 13. Anggota TNI/Polri wilayah Kecamatan Sungai Pandan 14. Kepala Desa, Apdes, Ketua RT Desa Tambalang Kecil, serta masyarakat Desa Tambalang Kecil yang berjumlah sekitar 50 orang. Penanaman padi serentak ini dilaksanakan di Desa Tambalang Kecil yang mencakup lahan seluas 32 hektar. Desa Tambalang Kecil dikenal sebagai salah satu wilayah pertanian yang sangat produktif, dengan kemampuan untuk melakukan panen dua kali dalam setahun. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten HSU mengajak seluruh masyarakat, khususnya petani, untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian guna mendukung ketahanan pangan, serta menciptakan kemandirian pangan yang berkelanjutan di masa depan.(Agus)
HSU, Bidik-Kasusnews.com – Polres Hulu Sungai Utara Polda Kalsel – Dalam rangka meningkatkan kinerja dan pelayanan kepolisian, Kapolres Hulu Sungai Utara, AKBP Agus Nuryanto, SIK, MSi, melakukan kunjungan kerja ke beberapa Polsek di wilayahnya. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 22 April 2025, dari pukul 13.30 hingga 16.10 Wita, meliputi Polsek Amuntai Selatan, Amuntai Tengah, Banjang, dan Amuntai Utara. Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi oleh Wakapolres HSU, Kompol Aris Munandar, SH, MA, beserta para Kabag, Kasat, dan Kasi, serta anggota dari masing-masing Polsek. Kegiatan ini bertujuan untuk mengecek secara langsung kondisi sarana dan prasarana (sarpras) di setiap Polsek serta mendengarkan permasalahan yang dihadapi oleh anggota di lapangan. Kapolres Agus Nuryanto, S.I. K.,M.Si menyampaikan, Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan bahwa setiap Polsek di wilayah Hulu Sungai Utara dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. “Kami ingin memastikan bahwa segala fasilitas yang diperlukan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam keadaan baik dan memadai” Ucap Kapolres. Kegiatan yang dilakukan meliputi pengecekan ruang kerja, lingkungan Polsek, kondisi ruang tahanan, pengecekan alat dan logistik (matlog), serta administrasi. Dari hasil pengecekan, Kapolres mengungkapkan bahwa semua kondisi dalam keadaan baik dan lengkap. “Dengan adanya pengecekan ini, kami berharap setiap anggota Polsek dapat lebih optimal dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Kami juga mendorong semua anggota untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan,” tambahnya. Kapolres berharap kunjungan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh anggota Polsek untuk terus meningkatkan komitmen dalam melayani masyarakat. Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama, sebagai bentuk kebersamaan dan sinergi antara Polres dan Polsek jajaran.(Agus)
Jakarta – Bidik-Kasusnews.com – Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, resmi melantik enam Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) baru dalam upacara pelantikan, pengambilan sumpah jabatan, dan serah terima jabatan yang digelar di Lantai 11 Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta. Dalam sambutannya, Jaksa Agung menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan strategi institusional untuk memperkuat kinerja lembaga, serta bentuk regenerasi kepemimpinan di tubuh Kejaksaan. “Saya yakin para pejabat yang dilantik memiliki integritas dan pengalaman yang mumpuni untuk membawa Kejaksaan semakin maju dan dipercaya publik,” ujarnya. Enam pejabat yang dilantik meliputi: Dr. Kuntadi, S.H., M.H. sebagai Kajati Jawa Timur Danang Suryo Wibowo, S.H., LL.M. sebagai Kajati Lampung Ahelya Abustam, S.H., M.H. sebagai Kajati Kalimantan Barat Riono Budisantoso, S.H., M.A. sebagai Kajati D.I. Yogyakarta Victor Antonius Saragih, S.H., M.H. sebagai Kajati Bengkulu Yudi Triadi, S.H., M.H. sebagai Kajati Aceh Dalam arahannya, Burhanuddin meminta seluruh Kepala Kejaksaan Tinggi untuk segera menyesuaikan diri dengan dinamika dan tantangan hukum di wilayahnya masing-masing. Ia juga menyoroti pentingnya respons cepat terhadap perkembangan Rancangan Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RUU KUHAP) yang sedang hangat dibahas. “Ini momentum penting untuk menunjukkan bahwa Kejaksaan, sebagai dominus litis, hadir demi keadilan yang berpihak pada rakyat,” tegasnya. Penanganan kasus korupsi, sinergi dengan Satgas Penertiban Kawasan Hutan, penguatan pengawasan internal, hingga efektivitas penggunaan anggaran negara menjadi poin penting dalam amanat yang disampaikan. Tak lupa, Jaksa Agung mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan publik, yang berdasarkan survei terbaru Lembaga Survei Indonesia, mencapai 75%—menjadikan Kejaksaan lembaga penegak hukum paling dipercaya setelah Presiden dan TNI. “Jabatan bukan sekadar prestise, melainkan tanggung jawab besar. Saya tidak akan ragu mencopot siapapun yang menyalahgunakan wewenang,” tandasnya. Acara pelantikan dihadiri para pejabat tinggi di lingkungan Kejaksaan, termasuk para Jaksa Agung Muda, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, serta Ketua Umum Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Pusat. (Agus)
Bidik-kasusnews.com Sanggau Kalimantan Barat Praktik Curang dalam distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kembali mencuat Kali ini, Telah terjadi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 64.785.08 di jln Merdeka Pusat Damai, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Melakukan pengisian BBM menggunakan jeriken berjalan lancar tanpa kendala.pada sabtu 19/04 /2025 kab sanggau Diketahui bahwa stasiun pengisian bahan bakar umum ( SPBU ) dilarang melayani konsumen yang membeli bahan bakar minyak ( BBM ) menggunakan jerigen . Hal itu diatur dalam standar operasional prosedur ( SOP ) yang sudah ditetapkan oleh pemerintah . larangan itu disebabkan karena jerigen terbuat dari bahan yang mudah terbakar. Larangan pengisian BBM menggunakan jerigen diatur dalam peraturan presiden No Nomer 291 tahun 2014 . agar SPBU dilarang untuk menjual BBM bersubsidi yang menggunakan jerigen dan drum untuk dijual lagi kepada konsumen. Selain itu sudah diatur dalam peraturan presiden ( perpes ) nomor 191 tahun 2014 ,serta Undang– undang nomor 22 tahun 2001 dan UU Pembelian BBM menggunakan jerigen yang dilarang adalah tidak disertai rekomendasi untuk kebutuhan tertentu. Pemerintah pusat telah menerbitkan peraturan presiden no 15 tahun 2012 tentang harga jual eceran dan pengguna jenis BBM tertentu, SPBU tidak boleh melayani konsumen dengan menggunakan jerigen dan menggunakan mobil yang sudah di modifikasi. . Pada saat Awak Media Ingin Konfirmasi Di SPBU Tersebut, Pihak Meneger maupun Yang Bertanggung Jawab Tidak Berada Di Tempat. (Team/Read)
Majalengka, Bidik-kasusnews.com – Polres Majalengka Polda Jabar mengadakan apel fungsi personil pada pagi ini di lapangan Mapolres Majalengka. Kegiatan ini dipimpin oleh masing-masing Kepala Satuan Kerja (Kasatker) terhadap personil di satuan kerja mereka masing-masing. Selain itu, Provos Polres Majalengka melakukan pengecekan terhadap kelengkapan dan kesiapan personil serta peralatan. Apel fungsi ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan disiplin, dan memastikan kesiapsiagaan seluruh personil Polres Majalengka. Setiap Kasatker memberikan arahan dan instruksi khusus kepada anggotanya, menekankan pentingnya profesionalisme dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Setelah pengarahan dari masing-masing Kasatker, Provos Polres Majalengka melakukan pengecekan terhadap kelengkapan dan kesiapan personil. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh personil siap menghadapi berbagai situasi dan tantangan yang mungkin timbul. “Provos melakukan pengecekan untuk memastikan setiap personil dan peralatan dalam kondisi siap pakai. Ini adalah bagian dari upaya kita untuk menjaga standar operasional yang tinggi,” ujar Kasipropam, IPTU Yudi. Dengan pelaksanaan apel fungsi ini, diharapkan koordinasi antar satuan kerja di Polres Majalengka semakin solid dan setiap personil lebih siap dalam menghadapi berbagai tantangan tugas. Pungkasnya. Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian, S.H.,S.I.K., M.H. dalam kesempatan terpisah menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh personil yang telah menunjukkan dedikasi dan kinerja yang baik. “Kita harus terus menjaga semangat dan komitmen dalam melayani masyarakat dan menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah hukum Polres Majalengka,” pungkasnya. Asep Rusliman
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Pemerintah Kabupaten Jepara terus mendorong pengembangan potensi lokal di berbagai wilayah, termasuk di Kecamatan Kalinyamatan. Melalui program “Bupati Ngantor di Desa”, Bupati Jepara H. Witiarso Utomo atau yang akrab disapa Mas Wiwit, mengangkat Kalinyamatan sebagai kawasan strategis untuk pengembangan destinasi wisata berbasis kearifan lokal. Dalam kunjungannya ke Balai Desa Banyuputih pada Selasa (22/4/2025), Mas Wiwit menegaskan pentingnya menjaring aspirasi langsung dari masyarakat sebagai dasar perumusan arah pembangunan. Ia menyampaikan bahwa kolaborasi antar-desa di Kalinyamatan perlu diperkuat guna membentuk kelompok destinasi wisata yang memiliki ciri khas dan daya tarik tersendiri. “Kalau ingin wisatawan tinggal lebih lama, tentu harus tersedia lebih banyak tempat menarik untuk dikunjungi,” ujarnya. Ia menargetkan pembentukan 16 sentra wisata di seluruh wilayah Jepara untuk meningkatkan durasi kunjungan wisatawan dari rata-rata 1,5 hari menjadi tiga hari. Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar (Gus Hajar), Penjabat Sekda Ary Bachtiar, dan sejumlah pimpinan perangkat daerah. Kehadiran mereka merupakan bentuk nyata dari komitmen pemerintah daerah dalam mendengar dan merespons langsung kebutuhan warga. Usai kegiatan penjaringan aspirasi, forum diskusi terpumpun digelar untuk mengidentifikasi potensi ekonomi desa-desa di Kalinyamatan. Bupati menilai sektor UMKM dan pertanian memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai motor penggerak ekonomi lokal. “Kita akan bangun UMKM dan pertanian di Kalinyamatan. Saya yakin ke depannya akan cukup sukses,” tegasnya. Mas Wiwit juga menekankan pentingnya menghadirkan etalase yang mampu merepresentasikan potensi daerah, terutama saat menerima tamu dari kementerian maupun luar negeri. “Sering kali kita bingung mau menunjukkan apa. Ini perlu dipikirkan bersama,” tuturnya. Sebagai langkah konkret, Bupati mendorong pembentukan jejaring promosi potensi lokal secara terpadu antar-kecamatan, yang akan didukung oleh sistem transportasi lintas wilayah. Menurutnya, dengan populasi sekitar 1,2 juta jiwa, Jepara memiliki kekuatan ekonomi lokal yang besar jika masyarakat saling mendukung melalui kunjungan dan belanja antardaerah. Sebelum forum ditutup, Mas Wiwit kembali menekankan bahwa pembangunan infrastruktur harus menunjang sektor-sektor penggerak ekonomi rakyat, salah satunya melalui pariwisata. “Melestarikan budaya itu penting, tapi kalau tidak ada yang melihat, hasilnya akan sia-sia. Potensi lokal harus diberikan ruang dan perhatian agar memiliki nilai ekonomi,” pungkasnya.(Wely-jateng) Sumber: Diskominfo