SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Eks Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Ardian Satrio Utomo, kini memiliki jabatan baru sebagai Kapolres Sukabumi Kota Polda Jabar menggantikan pejabat lama AKBP Rita Suwadi. ‎ ‎Sedangkan AKBP Rita Suwadi akan melanjutkan kiprahnya di Polres Majalengka. ‎ ‎Informasi seputar pergantian pucuk pimpinan di Polres Sukabumi Kota tersebut disampaikan oleh Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangan persnya Sabtu (20/12/2025). ‎ ‎Sedangkan mengenai berpindahnya AKBP Rita Suwadi ke Polres Majalengka tertuang dalam Surat Telegram (ST) Kopolri nomor ST 2781/XII/KEP/2025 ditandatangani Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, Irjen. Pol Anwar per tanggal 15 Desember 2025. ‎ ‎Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengungkapkan bahwa mutasi merupakan bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya penguatan kinerja Polri dalam menjawab tantangan tugas ke depan. ‎ ‎“Mutasi hal yang wajar di tubuh Polri, ini bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya penguatan kinerja Polri,” ungkap Brigjen Trunoyudo. ‎ ‎Perlu diketahui bahwa AKBP Rita Suwadi menjabat Kapolres Sukabumi Kota terhitung mulai Juni 2024 dan dilantik Kapolda Jabar saat itu pada 16 Juli 2024, atau kurang lebih 18 bulan lalu bertugas di Polres Sukabumi Kota. (Usep)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengangkat Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian ke jabatan strategis di lingkungan Polda Metro Jaya. Willy dipercaya mengemban tugas baru sebagai Kepala Bagian Pengendalian Personel (Kabagdalpers) RO SDM Polda Metro Jaya. Pengangkatan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2781/XII/KEP./2025 tertanggal 15 Desember 2025, yang mengatur pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di tubuh Polri. Dalam surat telegram itu, AKBP Willy Andrian yang sebelumnya menjabat Kapolres Majalengka Polda Jawa Barat, secara resmi dimutasi dan diangkat dalam jabatan barunya di Polda Metro Jaya. Kasubsi PIDM Polres Majalengka Ipda Dony Arivanto membenarkan mutasi tersebut. “Iya benar, Pak Willy ke Polda Metro Jaya,” kata Dony, Sabtu (20/12/2025). AKBP Willy Andrian menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan nilai-nilai Tri Brata dan Catur Prasetya, menjadikan Polri sebagai pelayan, pelindung, pengayom masyarakat, sekaligus penegak hukum yang berintegritas. Selama bertugas di Majalengka, ia juga membawa misi besar menjaga kondusivitas wilayah, memperkuat kerukunan warga, serta ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui stabilitas keamanan. Selama menjabat Kapolres Majalengka sejak April 2025, AKBP Willy Andrian dikenal sebagai pemimpin hands-on yang kerap turun langsung ke lapangan. Ia menekankan pencegahan kriminalitas, pelayanan publik yang transparan, serta penguatan sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat. Pendekatan humanis dan dialogis menjadi ciri kepemimpinannya. Namun demikian, ia tetap tegas dalam penegakan hukum. Tak heran, dalam waktu relatif singkat, Willy mendapatkan apresiasi luas dari masyarakat Majalengka. Pria kelahiran Pematangsiantar, Sumatera Utara, 18 Juni 1982 ini dikenal dekat dengan warga dan aktif memimpin berbagai kegiatan kepolisian, mulai dari apel, operasi pengamanan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan. (Asep.R)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – ncaman cuaca ekstrem menjelang Natal dan Tahun Baru 2026 menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, ‎ ‎Bupati Sukabumi H. Asep Japar turun langsung meninjau ketersediaan dan harga pangan di Pasar Cibadak, Sabtu, 20 Desember 2025. ‎ ‎Dari hasil pemantauan, Bupati memastikan stok pangan strategis di Kabupaten Sukabumi dalam kondisi aman dan mencukupi hingga beberapa bulan ke depan. ‎ ‎“Persediaan pangan aman. Sampai Maret 2026 stok masih tersedia, termasuk beras, telur, dan kebutuhan pokok lainnya,” ujar Asep Japar. ‎ ‎Ia mengakui terdapat kenaikan harga pada sejumlah komoditas, seperti ayam dan telur. Namun, kenaikan tersebut dinilai masih dalam batas wajar dan belum berdampak signifikan terhadap stabilitas pasar. ‎ ‎“Secara umum harga masih terkendali. Kami terus pantau agar tidak terjadi lonjakan yang merugikan masyarakat,” katanya. ‎ ‎Lebih jauh, Bupati menegaskan faktor cuaca menjadi tantangan utama saat ini. Curah hujan tinggi yang terjadi hampir setiap hari berpotensi mengganggu distribusi logistik, terutama ke pasar tradisional dan wilayah rawan bencana. ‎ ‎“Cuaca ekstrem tidak boleh sampai mengganggu pasokan pangan. Karena itu, seluruh perangkat daerah, camat, hingga pemerintah desa sudah diinstruksikan untuk siaga penuh,” tegasnya. ‎ ‎Menurutnya, kesiapsiagaan dan kecepatan respons menjadi kunci dalam menghadapi potensi gangguan distribusi selama periode Nataru. ‎ ‎“Kalau ada hambatan di lapangan, harus segera ditangani. Jangan sampai masyarakat kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok,” pungkas Bupati. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ketua Umum Yayasan Forum Silaturahmi Barisan Benteng Pajampangan (YFSBBP), H. Isep Dadang Sukmana, mengutarakan komitmen organisasinya untuk berkolaborasi dengan Paguyuban Kepala Desa dan Perangkat Desa Pajampangan (PKPP) dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya wilayah Pajampangan. ‎ ‎”Hadirnya PKPP adalah langkah strategis dalam membangun komunikasi, sinergi, dan kerja sama antara aparatur desa dengan organisasi kemasyarakatan. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memperkuat peran desa sebagai ujung tombak pembangunan,” Kata Isep, Sabtu (20/12/2025). ‎ ‎Ia juga menekankan bahwa pembangunan desa tidak dapat berjalan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah desa, organisasi sosial, dan pemerintah daerah. ‎ ‎Dalam konteks ini, PKPP dipandang sebagai wadah pemersatu yang mampu menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menguatkan peran desa tanpa meninggalkan nilai-nilai kearifan lokal. ‎ ‎Dia menyatakan kesiapan YFSBBP untuk terlibat aktif dalam berbagai program kolaboratif bersama PKPP, baik di bidang sosial, budaya, maupun pemberdayaan masyarakat desa. ‎ ‎”Saya berharap kolaborasi tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas pelayanan dan kesejahteraan warga di wilayah Pajampangan,” tandasnya. ‎ ‎Dengan sinergi yang kuat, Haji Isep optimistis Pajampangan dapat berkembang menjadi wilayah yang maju, mandiri, dan tetap berpegang pada jati diri budaya. ‎ ‎Selain itu, YFSBBP bersama Paguyuban Jampang Tandang Makalangan (PJTM) yang dipimpin Hendra Permana juga sepakat mendukung lahirnya PKPP. Ia berharap PKPP dapat menjadi paguyuban yang solid dan terbaik di Kabupaten Sukabumi. ‎ ‎“Kami sepakat mendukung penuh kehadiran PKPP. Harapannya, paguyuban ini mampu memberi kontribusi terbaik bagi pembangunan dan kemajuan Pajampangan,” pungkas Isep. (Dicky)

Bidik-kasusnews.com,Sanggau Kalimantan Barat Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali beroperasi secara terang-terangan di aliran Sungai Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Dari hasil pantauan awak media di lapangan, sejumlah lanting dan mesin sedot emas terlihat aktif beroperasi di seberang Desa Semerangkai hingga wilayah Desa Mapai.   Aktivitas ilegal ini diduga telah berlangsung cukup lama tanpa adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum (APH) setempat. Mesin-mesin penambang tampak berjejer di sepanjang aliran sungai, bekerja siang dan malam, mengeruk material sungai yang mengandung emas. Ironisnya, berdasarkan informasi yang beredar di tengah masyarakat, kuat dugaan bahwa aktivitas PETI tersebut berjalan mulus karena adanya setoran rutin mingguan kepada oknum APH setempat. Setoran itu disebut-sebut menjadi “jaminan keamanan” agar para pelaku penambangan ilegal tidak tersentuh hukum. Meski demikian, informasi tersebut masih memerlukan konfirmasi dan pendalaman lebih lanjut. Seorang tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa persoalan PETI di wilayah Sungai Kapuas Sanggau sudah menjadi rahasia umum. > “Kalau hanya aparat di tingkat bawah, rasanya sulit berharap banyak. Kami menduga ada keterlibatan oknum APH. Ini perlu tindakan dari tingkat pusat agar penegakan hukumnya benar-benar berjalan,” ujarnya. Ancaman Serius bagi Lingkungan dan Kesehatan Warga Aktivitas PETI tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga menimbulkan dampak lingkungan yang sangat serius. Penggunaan bahan kimia berbahaya seperti merkuri (air raksa) dalam proses pemisahan emas berpotensi mencemari air Sungai Kapuas, yang selama ini menjadi sumber kehidupan masyarakat, mulai dari kebutuhan air bersih hingga mata pencaharian nelayan sungai. Kerusakan ekosistem sungai, pendangkalan alur sungai, hingga hilangnya habitat ikan menjadi ancaman nyata. Dalam jangka panjang, pencemaran merkuri dapat memicu gangguan kesehatan, seperti kerusakan saraf, gangguan tumbuh kembang anak, hingga penyakit kronis lainnya. Pasal-Pasal yang Diduga Dilanggar Aktivitas PETI jelas melanggar sejumlah peraturan perundang-undangan, di antaranya: 1. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba) Pasal 158: Setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp100 miliar. 2. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Pasal 98 dan 99: Setiap orang yang dengan sengaja atau lalai menyebabkan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan dapat dipidana penjara dan denda miliaran rupiah. 3. Jika terbukti adanya setoran atau pembiaran oleh oknum aparat, maka dapat dijerat dengan ketentuan dalam UU Tindak Pidana Korupsi, khususnya terkait penyalahgunaan wewenang dan penerimaan gratifikasi. Desakan Penindakan Tegas Masyarakat mendesak agar pemerintah pusat, Mabes Polri, serta Kementerian terkait turun langsung ke lapangan untuk melakukan penertiban dan penegakan hukum secara menyeluruh. Penanganan PETI dinilai tidak akan efektif jika hanya menyasar pekerja lapangan, tanpa mengungkap aktor-aktor besar dan dugaan keterlibatan oknum aparat di baliknya. Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya mengonfirmasi pihak kepolisian setempat serta instansi terkait guna mendapatkan klarifikasi dan tanggapan resmi atas maraknya kembali aktivitas PETI di Sungai Kapuas Sanggau. (Tim)

Kota Cirebon Bidik-kasusnews.com,.(Jum’at, 19/12/2025), — Koramil 1404/Kejaksan menggelar kegiatan sosial Jum’at Berkah dengan membagikan paket nasi box kepada masyarakat pengguna jalan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di sepanjang jalur Jl. Kapten Samadikun RT 01 RW 11 Samadikun Utara, Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, pada Jumat. Kegiatan Jum’at Berkah ini dipimpin langsung oleh Danramil 1404/Kejaksan, Kapten Arm Toto bersama para Babinsa jajaran Koramil 1404/Kejaksan. Turut hadir dan berpartisipasi aktif Ketua Persit Ranting 5 Koramil 1404/Kejaksan, Ny. Lia Toto beserta seluruh pengurus Persit. Pembagian nasi box menyasar para pengguna jalan, seperti pengendara roda dua, pejalan kaki, dan warga sekitar yang melintas di lokasi kegiatan. Kegiatan ini disambut dengan antusias dan rasa syukur oleh masyarakat yang menerima bantuan. Danramil 1404/Kejaksan menyampaikan bahwa kegiatan Jum’at Berkah merupakan bentuk kepedulian TNI AD, khususnya Koramil 1404/Kejaksan, kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi serta menumbuhkan rasa kebersamaan dan empati sosial di tengah masyarakat. “Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian kami kepada masyarakat, sekaligus sebagai sarana untuk semakin mendekatkan TNI dengan rakyat,” ujar Danramil. Melalui kegiatan Jum’at Berkah ini, Koramil 1404/Kejaksan berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menumbuhkan semangat saling berbagi, khususnya di hari Jumat yang penuh berkah. Koramil 1404/Kejaksan juga berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan sosial serupa sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan wilayah binaan. (pendim0614)* (Asep.R)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon menggelar Upacara Peringatan Hari Bela Negara Ke-77 Tahun 2025 tingkat Polresta Cirebon pada Jumat (19/12/2025) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung di lapangan apel Mapolresta Cirebon, Jalan Raden Dewi Sartika No. 01, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, dan diikuti oleh seluruh personel dengan penuh khidmat. Upacara dipimpin oleh Wakapolresta Cirebon AKBP Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., selaku Inspektur Upacara. Adapun Perwira Upacara dijabat oleh Kabag Ren Polresta Cirebon KOMPOL Acep Anda, S.H., M.H., serta Komandan Upacara Kanit Turjawali Sat Lantas Polresta Cirebon AKP Hesty Kristi Wahyudi, S.H., M.H. Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama (PJU) serta Kapolsek jajaran Polresta Cirebon. Upacara diikuti oleh pasukan upacara yang terdiri dari satu peleton Pama Polresta Cirebon, satu peleton gabungan staf, satu peleton gabungan Polwan, satu peleton Sat Samapta, satu peleton gabungan Polsek, satu peleton Sat Lantas, satu peleton gabungan Sat Reskrim, Sat Resnarkoba, Sat Intelkam dan Sat Tahti, serta satu peleton ASN Polresta Cirebon. Peringatan Hari Bela Negara yang diperingati setiap tanggal 19 Desember tahun ini mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”. Tema tersebut menegaskan pentingnya semangat bela negara sebagai fondasi dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan, disiplin, dan ketangguhan seluruh elemen bangsa. Dalam upacara tersebut, Inspektur Upacara membacakan amanat tertulis Presiden Republik Indonesia yang menekankan bahwa semangat bela negara merupakan tanggung jawab seluruh komponen bangsa dalam menjaga persatuan, kedaulatan, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa peringatan Hari Bela Negara menjadi momentum penting bagi seluruh personel Polri, khususnya Polresta Cirebon, untuk terus menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan pengabdian dalam setiap pelaksanaan tugas. “Semangat bela negara harus diwujudkan melalui kerja nyata, disiplin, serta pelayanan yang humanis dan profesional kepada masyarakat. Dengan demikian, kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar Kapolresta. Ia juga menegaskan bahwa Polresta Cirebon berkomitmen untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman dan kondusif sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung terwujudnya Indonesia yang maju dan berdaulat. Upacara berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat nasionalisme. Kegiatan ini sekaligus menjadi penguat tekad seluruh personel Polresta Cirebon untuk meningkatkan profesionalisme, loyalitas, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polresta Cirebon. (Asep Rusliman)

KUNINGAN-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Ika Siti Rahmatika, S.E., melaksanakan kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintah daerah Tahun Anggaran 2025 di Desa Cimaranten, Kecamatan Cipicung, Kabupaten Kuningan, Jumat (19/12/2025). ‎ ‎Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda resmi DPRD Jawa Barat sekaligus sarana menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. ‎ ‎Kegiatan tersebut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Kuningan Komisi III H. A.M., kader PDI Perjuangan, tokoh masyarakat, perangkat desa, pelaku usaha, serta warga dari berbagai unsur. ‎ ‎Antusiasme masyarakat terlihat dari aktifnya peserta menyampaikan berbagai persoalan dan harapan kepada wakil rakyat. ‎ ‎Dalam dialog yang berlangsung hangat dan partisipatif, warga menyampaikan sejumlah isu prioritas, mulai dari pengawasan kinerja pemerintahan, pemberdayaan ekonomi lokal, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga dukungan sektor pertanian melalui bantuan alat pertanian seperti traktor. ‎ ‎Selain itu, masyarakat juga mendorong penguatan UMKM dan kegiatan ekonomi produktif untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan. ‎ ‎Ika Siti Rahmatika menegaskan bahwa kegiatan pengawasan ini merupakan ruang strategis bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan solusi atas persoalan yang dihadapi di tingkat desa dan kecamatan. Ia berkomitmen memperjuangkan seluruh masukan tersebut agar ditindaklanjuti oleh instansi terkait. ‎ ‎Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat agar program pembangunan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran sesuai kebutuhan lokal. ‎ ‎“Kehadiran kami bukan sekadar seremonial, tetapi wujud komitmen untuk mengawasi jalannya pemerintahan dan mendengar langsung suara rakyat. Seluruh aspirasi akan kami bawa ke forum DPRD sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan,” ujarnya. ‎ ‎Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda DPRD Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2025 yang dilaksanakan secara berkelanjutan di daerah pemilihan Jabar XIII, meliputi Kabupaten Kuningan, Ciamis, Pangandaran, dan Kota Banjar. (Amin)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Bentuk kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Squad Nusantara Ranting (PAC) Tahunan, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara. Pada Kamis, 18 Desember 2025, sekitar pukul 14.00 WIB, organisasi ini menyerahkan bantuan logistik untuk korban bencana banjir di Sumatra. Penyerahan bantuan dilaksanakan di basecamp KRJ Jepara Kota. Bantuan yang dikirimkan berupa kebutuhan logistik yang diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir di wilayah Sumatra. Salah satu anggota Squad Nusantara Ranting Tahunan, Bapak Abd. Hadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud solidaritas dan kepedulian antar sesama anak bangsa. “Semoga bantuan logistik ini dapat sangat berguna dan membantu masyarakat Sumatra yang saat ini sedang mengalami bencana banjir,” ujarnya. Melalui kegiatan sosial ini, Squad Nusantara Ranting Tahunan berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi para korban, sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan rasa empati dan gotong royong dalam menghadapi musibah bencana alam. (Wely-jateng)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Bela Negara ke-77 tingkat Kabupaten Sukabumi yang digelar di Alun-alun Palabuhanratu, Jumat (19/12/2025). ‎ ‎Peringatan tahun ini mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”. ‎ ‎Dalam amanatnya, Wabup Andreas membacakan pidato Presiden RI Prabowo Subianto yang menegaskan bahwa bangsa Indonesia tengah menghadapi dinamika global yang cepat dan penuh ketidakpastian. ‎ ‎Tantangan tersebut meliputi rivalitas geopolitik, krisis energi, disrupsi teknologi, serta derasnya arus informasi yang rawan dimanipulasi. ‎ ‎Presiden juga menyoroti perubahan bentuk ancaman terhadap negara yang kini tidak lagi bersifat konvensional. Ancaman tersebut hadir dalam bentuk perang siber, radikalisme, serta meningkatnya frekuensi bencana alam. ‎ ‎Karena itu, semangat bela negara harus menjadi kesadaran dan kekuatan bersama seluruh elemen masyarakat. ‎ ‎Dalam pidato tersebut turut disampaikan keprihatinan atas bencana alam yang melanda sejumlah wilayah, di antaranya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. ‎ ‎Ketiga daerah tersebut memiliki peran historis penting dalam perjalanan Republik Indonesia, sehingga musibah yang terjadi menjadi panggilan bagi seluruh bangsa untuk menunjukkan solidaritas dan kepedulian. ‎ ‎Aceh dikenal sebagai daerah dengan keteguhan luar biasa sejak masa kerajaan hingga perjuangan kemerdekaan, termasuk kontribusinya sebagai daerah modal Republik. ‎ ‎Sumatera Utara tercatat sebagai pusat perlawanan heroik terhadap agresi Belanda, sementara Sumatera Barat, khususnya Bukittinggi, menjadi tempat berdirinya Pemerintahan Darurat Republik Indonesia saat ibu kota negara diduduki. ‎ ‎Momentum Hari Bela Negara ke-77 diharapkan menjadi pengingat bahwa cinta tanah air harus diwujudkan melalui tindakan nyata, mulai dari membantu sesama yang terdampak bencana dan menjaga ruang digital dari hoaks. ‎ ‎Selain itu untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, hingga berkontribusi aktif dalam pembangunan sesuai peran masing-masing. ‎ ‎Usai upacara, Wabup Andreas menegaskan bahwa peringatan Hari Bela Negara tidak sekadar seremoni, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara. ‎ ‎Ia juga mengajak masyarakat Kabupaten Sukabumi untuk terus menumbuhkan semangat nasionalisme, memperkuat rasa cinta tanah air, serta berpartisipasi aktif dalam menjaga kedaulatan dan memajukan daerah. (Dicky)