SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kecelakaan lalu lintas terjadi pada Kamis (14/8/2025) sekitar pukul 05.00 WIB di Jalan Raya Selabintana, tepatnya dekat RM Bebek Jontor, RT 04/05 Desa Warnasari, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi. Insiden melibatkan satu unit kendaraan Suzuki Carry pikap nomor polisi F-8116-OP yang dikemudikan DS (29) warga Kebon Pedes, dengan satu unit sepeda motor Honda Beat nomor polisi F-3146-OW yang dikendarai AD (42) warga Sukabumi. Unit Laka Lantas Polres Sukabumi segera mendatangi lokasi kejadian. Petugas melakukan olah TKP, mencari saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi, mengamankan barang bukti, serta mengecek kondisi korban di RSUD R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi. ‎Akibat tabrakan tersebut, kedua kendaraan mengalami kerusakan. Pengendara sepeda motor, AD, menderita luka-luka dan langsung dibawa ke RSUD R. Syamsudin, S.H. untuk mendapatkan perawatan medis. ‎Berkaca pada kejadian tersebut, polisi mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi peraturan lalu lintas, dan mengutamakan keselamatan dibandingkan kecepatan. “Hindari kebut-kebutan di jalan karena dapat mengundang bahaya untuk diri sendiri maupun orang lain. Ingat keluarga yang menunggu di rumah, kata seorang petugas di lokasi kejadian,” ujarnya. (Dicky)

JATENG – Bidik-kasusnews.com | Pati – Tak hanya mengamankan jalannya aksi, para personel TNI Kodim 0718/Pati berjibaku bersama warga membersihkan sampah yang berserakan di lokasi pasca aksi unjuk rasa yang digelar di sekitar Alun-Alun Pati pada Kamis (14/8/2025). Asops Kasdam IV/Diponegoro, Kolonel Inf Teguh Wiratama S.Sos, mengatakan bahwa pembersihan ini bertujuan mengembalikan kondisi fasilitas publik pasca-demonstrasi, sekaligus menciptakan suasana aman dan nyaman bagi masyarakat, Beliau juga menyampaikan harapan agar aspirasi warga tetap tersalurkan melalui jalur yang tepat tanpa perlu menggelar aksi unjuk rasa,” harapnya. Menambahkan, Hingga hari ini, situasi di Kabupaten Pati dilaporkan kembali normal. Aktivitas masyarakat berlangsung seperti biasa, meski dinamika politik daerah masih menjadi perhatian berbagai pihak. Lebih lanjut menyampaikan, tugas TNI bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjaga kebersihan bersama seluruh pihak demi kenyamanan masyarakat dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan yang bersih adalah tanggung jawab bersama,” kata Asops Kasdam. Dandim 0718/Pati Letkol Arm Timotius Yogi M.Han. menambahkan, pasca unjuk rasa, pihaknya langsung mengerahkan personel untuk menyisir area Alun-Alun dan jalan-jalan sekitar. “Kami tidak ingin sisa sampah mengganggu keindahan kota Pati dan aktivitas warga. Karena itu, selesai pengamanan, kami langsung bergerak,” tegasnya. Ia juga mengapresiasi masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, “Banyak warga yang secara sukarela membantu. Ini membuktikan bahwa kepedulian terhadap kebersihan mulai tumbuh di tengah masyarakat,” ungkapnya. Pihaknya berharap, momen ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, jaga kebersihan, maka kota kita akan lebih indah dan sehat,” ujarnya. “Kami ingin hubungan TNI (Kodim 0718/Pati) dan masyarakat tetap harmonis. Salah satunya lewat kegiatan sederhana namun bermanfaat seperti ini,” pungkasnya. (Kasnadi)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 14 Agustus 2025 – Srikandi Squad Nusantara Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Jepara kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui kegiatan bakti sosial. Kali ini, bantuan sosial (bansos) diberikan kepada Shofiatun, warga RT 02 RW 04 Tulakan Winong, yang tengah mengalami sakit. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Srikandi Squad Nusantara DPC Jepara, Ibu Riana Shofa, dan dihadiri oleh Wakabid Sosial, Ibu Dian, beserta jajaran anggota Srikandi Squad Nusantara lainnya. Bantuan diserahkan secara langsung kepada pihak keluarga penerima, sebagai bentuk dukungan baik materi maupun moril. “Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan memberi semangat kepada keluarga untuk terus berjuang demi kesembuhan,” ujar Ibu Riana Shofa. Selain memberikan bantuan, rombongan Srikandi Squad Nusantara juga melakukan silaturahmi dengan keluarga penerima, menyampaikan doa, serta memberikan motivasi. Kehangatan dan rasa kebersamaan begitu terasa sepanjang kegiatan berlangsung. Srikandi Squad Nusantara DPC Jepara menegaskan komitmennya untuk terus menggelar program sosial seperti ini secara berkesinambungan, sebagai wujud peran aktif organisasi dalam membantu warga yang membutuhkan di berbagai wilayah Kabupaten Jepara.(Wely-jateng)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan pondok pesantren menjadi pilar utama dalam memperkuat persatuan sekaligus mendorong kemajuan daerah. ‎Hal itu ia sampaikan saat membuka Halaqoh Transformasi untuk Kebangkitan Pondok Pesantren di Hotel Horison Kota Sukabumi, Kamis (14/8/2025). “Sukabumi ini dipersatukan oleh pondok pesantren. Kita bersama-sama membangun Sukabumi,” ujar Ayep Zaki. ‎Lebih istimewa lagi acara halaqoh  dihadiri Wakil Presiden RI ke-13 K.H. Ma’ruf Amin, Wakil Bupati Sukabumi Andreas, serta para ajengan dan kiyai se-Sukabumi. Ayep menegaskan Pemerintah Kota Sukabumi menjadikan pesantren mitra strategis untuk mewujudkan visi “Masyarakat Kota Sukabumi yang Inovatif, Mandiri, Agamis, dan Nasionalis” periode 2025–2030. Menurutnya, pesantren bukan hanya pusat pendidikan agama, tetapi juga benteng moral dan penggerak ekonomi umat. ‎”Pesantren telah terbukti melahirkan generasi berakhlak dan mandiri. Ke depan, perannya akan semakin besar dalam mendorong pembangunan, termasuk sektor ekonomi dan pemberdayaan masyarakat,” tegasnya. Sementara itu, K.H. Ma’ruf Amin menekankan pesantren harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam. ‎Selain sebagai pusat pendidikan agama, pesantren diharapkan mengembangkan pendidikan vokasi dan teknologi, memperkuat dakwah Islam rahmatan lil ‘alamin, serta menggerakkan ekonomi berbasis syariah dan korporasi pesantren. ‎Kegiatan halaqoh ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi pemerintah daerah dan pesantren demi terwujudnya masyarakat Sukabumi yang sejahtera, berdaya saing, dan berkarakter. (Usep)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 14 Agustus 2025 – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara kembali menyelenggarakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan dan pemenuhan hak bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Sidang ini menjadi forum penentu bagi WBP yang akan diusulkan mengikuti program integrasi, mulai dari pembebasan bersyarat hingga cuti menjelang bebas. Proses penilaian dilakukan oleh pejabat struktural, petugas pembinaan, serta staf terkait berdasarkan catatan perilaku dan perkembangan kepribadian WBP selama menjalani masa pidana. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menyampaikan bahwa setiap keputusan diambil melalui pertimbangan matang dan data yang valid. “TPP adalah mekanisme penting untuk memastikan WBP yang mendapatkan hak integrasi benar-benar telah menunjukkan perubahan positif,” ungkapnya. Dengan pelaksanaan yang rutin, Sidang TPP diharapkan mampu menjamin proses reintegrasi sosial berjalan lancar, sekaligus menjaga prinsip transparansi dan akuntabilitas di lingkungan pemasyarakatan.(Wely-jateng)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Memperingati Hari Pramuka ke-64 yang jatuh pada 14 Agustus 2025, Kwartir Ranting Surade menggelar perkemahan dan upacara peringatan selama dua hari, 13–14 Agustus 2025. ‎Semula dipusatkan di areal persawahan Warujajar, kegiatan dipindahkan ke SDN Jagamukti, Desa Jagamukti, Kecamatan Surade, karena cuaca tidak mendukung. Acara diikuti 1.380 peserta yang terdiri dari siswa tingkat SD/MI hingga SMA se-Kecamatan Surade, pembina Pramuka, dan dewan guru dari masing-masing sekolah. ‎Kehadiran mereka mencerminkan semangat kebersamaan dan antusiasme dalam memperingati momen bersejarah Gerakan Pramuka Indonesia. ‎Bertindak sebagai pembina upacara, Camat Surade Unang Suryana, S.IP., Kp., M.Si., yang juga Ketua Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Ranting (Mabiran) Surade. Dalam kesempatan itu dia menyampaikan harapan agar kegiatan ini menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda yang tangguh, disiplin, dan berjiwa nasionalis. “Hari Pramuka ke-64 ini adalah momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai kepramukaan kepada generasi muda. Semoga kegiatan ini mampu memperkuat semangat kebangsaan dan membentuk pribadi yang mandiri serta bertanggung jawab,” ujarnya. Selama kegiatan, peserta mengikuti lomba keterampilan kepramukaan, penjelajahan alam dan survival dasar, pentas seni, serta diskusi nilai-nilai kebangsaan dan kepemimpinan. Upacara penutupan dijadwalkan pada Kamis sore, 14 Agustus 2025, bertepatan dengan Hari Pramuka Nasional. ‎Kwartir Ranting Surade berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi peserta untuk mengamalkan Dasa Dharma dan Tri Satya dalam kehidupan sehari-hari, serta menumbuhkan generasi penerus bangsa yang unggul dan berintegritas. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan komitmennya untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Kota Sukabumi hingga nol persen. ‎Tekad tersebut bukan hanya isapan jempol tapi ia canangkan sejak dilantik pada 20 Februari 2025 dan mulai digerakkan saat ini. ‎Pernyataan tersebut ia sampaikan saat menghadiri kegiatan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) di Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Rabu (13/8/2025). ‎“Di masa kepemimpinan saya, kemiskinan ekstrem di Kota Sukabumi harus nol persen. Kita mulai sekarang,” tegasnya. Ayep menekankan pentingnya memperkuat sinergi Pemkot Sukabumi bersama para lurah, RT, RW, Karang Taruna, PKK, koperasi, dan posyandu. Kegiatan di Karangtengah sendiri diprakarsai oleh Camat Gunungpuyuh Widya Yudha Setiawan bersama Lurah Karangtengah Heri Purnomo. ‎Ia juga memaparkan bahwa selain penanganan kemiskinan, fokus lain pemerintah adalah pembenahan infrastruktur dan optimalisasi perbaikan rumah tidak layak huni. ‎Untuk mendorong kemandirian ekonomi warga, Pemkot Sukabumi meluncurkan program pinjaman tanpa bunga dan tanpa potongan (qordhu hasan). “Saat ini tercatat 126 nasabah penerima manfaat, dan pada Agustus ini ditargetkan bertambah menjadi 138 orang,” ujarnya. ‎Camat Gunungpuyuh, Widya Yudha Setiawan, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memperkuat LKK dalam mendukung visi misi Wali Kota. “Alhamdulillah, Pak Wali hadir. Kami mengapresiasi kerja keras lurah dan jajaran yang gigih menjalankan program-program pemerintahan,” ujarnya. (Usep)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 13 Agustus 2025 – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara terus berupaya membekali warga binaannya dengan keterampilan kerja yang nyata dan bermanfaat. Sebagai bagian dari Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Rutan Jepara meluncurkan pelatihan pertukangan dan finishing yang dirancang untuk menyiapkan warga binaan menjadi tenaga kerja terampil di bidang pengolahan kayu. Program ini memadukan teori dasar pertukangan dengan praktik langsung. Para peserta dilatih menguasai teknik dasar pemotongan, perakitan, hingga proses finishing seperti penghalusan permukaan dan pelapisan akhir untuk menghasilkan produk yang rapi dan berkualitas. Seluruh kegiatan berlangsung di bengkel kerja Rutan, dengan pengawasan ketat dari petugas yang memiliki kompetensi khusus di bidang pertukangan. Kepala Rutan Jepara menjelaskan bahwa pembinaan ini tidak hanya sekadar keterampilan teknis, tetapi juga pendidikan karakter. “Kami ingin warga binaan memiliki rasa percaya diri, disiplin, dan etos kerja yang kuat. Setelah bebas, mereka diharapkan mampu mengandalkan keterampilan ini untuk mencari nafkah secara mandiri dan berkontribusi positif di masyarakat,” ujarnya. Program ini juga menjadi bagian dari upaya Rutan Jepara menciptakan pemasyarakatan yang humanis. Melalui pembinaan berbasis keterampilan, diharapkan proses reintegrasi sosial warga binaan dapat berjalan lebih mulus, sekaligus meminimalkan risiko mereka kembali terjerumus pada pelanggaran hukum. Salah satu warga binaan peserta pelatihan mengaku mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan ini. “Sebelumnya saya tidak punya pengalaman di pertukangan. Sekarang saya bisa membuat meja kecil sendiri, dan hasilnya cukup rapi. Saya ingin melanjutkan keterampilan ini saat kembali ke rumah nanti,” tuturnya. Dengan dukungan penuh dari petugas dan fasilitas yang memadai, Rutan Jepara bertekad menjadikan program ini sebagai langkah nyata dalam membentuk generasi mantan warga binaan yang produktif dan siap bersaing di dunia kerja. Ke depan, pelatihan akan terus diperluas dengan berbagai keterampilan lain, sehingga setiap warga binaan memiliki peluang yang sama untuk memulai hidup baru yang lebih baik.(Wely-jateng)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Memasuki musim penghujan, Kecamatan Lembursitu meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman demam berdarah dengue (DBD) melalui penguatan Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik (G1R1) yang digagas Puskesmas Cikundul bersama Kelurahan Cikundul, Cipanengah, dan Sindangsari. Kepala Puskesmas Cikundul, Dena, mengingatkan bahwa curah hujan tinggi memperbesar risiko perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti. “Kami mengajak kader dan TP Posyandu untuk bahu-membahu memastikan setiap rumah bebas sarang nyamuk,” ujarnya di Aula Kecamatan Lembursitu, Rabu (12/8/2025). ‎Langkah pencegahan dilakukan dengan memeriksa lingkungan rumah, menguras tempat penampungan air, menutup wadah air, memberantas sarang nyamuk, dan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air hujan. ‎Sepanjang Januari–Agustus 2025, tercatat 23 kasus DBD di wilayah kerja Puskesmas Cikundul. Kasus terbanyak terjadi di Kelurahan Cikundul dengan 11 kasus, disusul Kelurahan Sindangsari 6 kasus, dan Cipanengah 6 kasus. ‎Wali Kota Sukabumi telah menerbitkan surat edaran pelaksanaan Jumat Bersih (Jumsih) sebagai upaya kolaboratif mendorong masyarakat membersihkan lingkungan secara rutin. ‎Selain pembersihan berkala, Puskesmas bersama kader jumantik juga akan menggelar sosialisasi langsung ke rumah-rumah untuk memberikan edukasi 3M Plus menguras, menutup, memanfaatkan kembali barang bekas, serta langkah tambahan seperti pemasangan kelambu dan pemberian larvasida. Pihak kelurahan akan memantau perkembangan kasus setiap minggu dan melaporkan kepada Puskesmas untuk memastikan respons cepat jika terjadi peningkatan jumlah kasus. ‎Dengan kerja sama lintas pihak dan peran aktif warga, program G1R1 diharapkan mampu menekan laju penyebaran DBD, khususnya di titik-titik rawan yang pernah mencatat kasus tinggi di wilayah Lembursitu. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Sebanyak 1.380 peserta pramuka dari berbagai tingkatan memadati areal persawahan Blok Warujajar, Desa Jagamukti, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Rabu (13/8/2025). Meski matahari siang terik, semangat kebangsaan tetap menggelora dalam pembukaan perkemahan Hari Pramuka ke-64 tingkat Kwartir Ranting Surade. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Kwartir Ranting Surade, Purna Irawan, M.Pd.MG, yang sekaligus menjadi pembina upacara. Hadir pula Camat Surade Unang Suryana, S.IP., Kp., M.Si., Dan Satrad 216 Cibalimbing Letkol Let Umar Saifuddin, Kapolsek Surade Iptu Ade Hendra, perwakilan Koramil Surade Sertu Asep, S.E., para kepala sekolah, guru pembimbing, kakak pembina pramuka, serta tamu undangan lainnya. Dalam amanatnya, Purna Irawan mengaku bangga melihat antusiasme peserta yang terdiri dari pramuka penggalang, penegak, hingga pramuka dewasa. Ia menegaskan bahwa gerakan pramuka bukan sekadar seremoni, melainkan wadah pembinaan karakter bangsa yang telah berakar selama 64 tahun. “Seorang pramuka sejati tidak boleh hanya jago teori, tetapi harus mampu berkontribusi nyata bagi negeri. Mari amalkan Trisatya dan Dasadarma sebagai pondasi moral untuk membentuk pribadi bertanggung jawab,” ujarnya. Sebagai tanda dimulainya kegiatan, dilakukan penyematan tanda peserta secara simbolis kepada dua perwakilan pramuka. Ia berpesan agar seluruh peserta menjaga kekompakan dan kesehatan selama perkemahan berlangsung. Perkemahan yang akan digelar beberapa hari ke depan ini diisi dengan kegiatan edukatif, pelatihan keterampilan, hingga aksi sosial untuk menumbuhkan karakter nasionalis, mandiri, dan berjiwa kepemimpinan. Sementara itu, Kapolsek Surade Iptu Ade Hendra mengimbau peserta untuk mengikuti kegiatan dengan tertib, menjauhi hal-hal yang dilarang, dan terus meningkatkan prestasi demi meraih cita-cita. ‎”Saya meminta seluruh peserta mengenakan seragam pramuka selama berada di area perkemahan demi keamanan dan identifikasi jika ada orang luar yang masuk,” ujarnya. (Dicky)