SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM– Camat Surade, Unang Suryana, S.IP.Kp., M.Si., mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tingkat Kecamatan Surade untuk peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pengukuhan berlangsung di halaman SLB Negeri Surade, Jumat (15/8/2025), dihadiri unsur Muspika dan para orang tua anggota Paskibra. Dalam sambutannya, Camat Unang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Paskibra yang akan bertugas pada upacara 17 Agustus mendatang, serta kepada para pembina dan instruktur. “Mudah-mudahan mereka melaksanakan tugas dengan baik, sehat, dan lancar tanpa kendala,” ujarnya. Setelah dikukuhkan, seluruh anggota Paskibra langsung memasuki masa karantina agar dapat beristirahat dan fokus mempersiapkan diri. Pelatih Paskibra, Serka Depi Pamuji (Koramil 0622-14 Surade) dan Bripka Yudi Sukmawan (Polsek Surade), mengungkapkan bahwa latihan telah berlangsung selama satu bulan dengan penekanan pada pembinaan mental, sikap, dan kekompakan. “Tujuannya agar pasukan tidak mengecewakan pelatih maupun Muspika, serta pelaksanaan upacara berjalan lancar dan kondusif,” kata keduanya. Koordinator Lapangan, Ipar Pahrijal, menjelaskan bahwa 34 anggota Paskibra terpilih melalui seleksi ketat. Mereka terdiri dari 10 siswa MAN 3 Sukabumi, 9 siswa SMAN 1 Surade, 12 siswa SMKN 1 Surade, 2 siswa SMK Bina Bangsa, dan 1 siswa SMK Nusa Putra. Pahrijal menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelatihan dan memohon doa masyarakat agar pengibaran dan penurunan bendera di HUT RI ke-80 berjalan sukses. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi menggelar bakti sosial bertema “Merdeka Peduli Sesama”, Jumat (15/8/2025). Kegiatan menyasar masyarakat sekitar lapas dan Panti Asuhan Muslimin Sukmawinata sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat kemerdekaan. Bakti sosial ini selaras dengan Asta Cita Presiden yang tertuang dalam 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto. Di mana di dalamnya tercantum poin 4 tentang bantuan sosial bagi keluarga warga binaan kurang mampu dan masyarakat sekitar UPT Pemasyarakatan. Kegiatan juga mendukung 21 perintah harian Dirjen Pemasyarakatan Mashudi, serta penguatan arahan Kakanwil Kemenkumham Jawa Barat, Kusnali. Acara penyerahan dipimpin langsung Kalapas Budi Hardiono, A.Md.IP., S.H., M.H., didampingi jajaran pejabat struktural dan staf. Dalam kesehatan itu ada dua agenda kegiatan yaitu penyaluran bantuan sosial kepada warga sekitar, serta kunjungan ke Panti Asuhan Muslimin Sukmawinata yang berlangsung penuh kehangatan. Bakti sosial kali ini kata dia, sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian Lapas Sukabumi terhadap masyarakat khususnya warga panti asuhan. “Semoga meringankan beban dan menjadi pengingat bahwa kita saling memiliki. Momentum kemerdekaan harus dimaknai dengan semangat berbagi dan empati,” ujar Budi Hardiono. Acara ditutup doa bersama yang dipimpin perwakilan panti asuhan, disertai pemeriksaan kesehatan gratis oleh dokter lapas untuk anak-anak panti. Lapas Sukabumi berharap kegiatan ini menumbuhkan semangat kemanusiaan, kebersamaan, dan kepedulian sosial, sejalan dengan motto Dirjenpas yakni “Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat Untuk Masyarakat.” (Usep)
Bidik-kasusnews.com,Sintang Kalimantan Barat Bapak Syamsuardi sebagai Kuasa Pendamping Masyarakat dari Forum Wartawan dan LSM Kalbar Indonesia saat di temui awak media prihal adanya pemortalan jalan yang di lakukan dua kelompok masyrakat di dua Desa yaitu Desa Baong Sengatap dan Desa Sejirak kabupaten Sintang kalbar dirinya membenarkan adanya terjadi pemortalan tersebut itu wujud rasa bentuk kekesalan masyarakat atas pengingkaran kesepakatan yang tidak di tindak lanjuti atau laksankan oleh PT.CUP dan lambanya penyelesaian sengketa lahan warga Desa Baong Sengatap dan Desa Sejirak serta Desa sungai Deras yang di klaim PT CUP melalui HGU telah menimbulkan kecurigaan,ada apa dengan Polisi khususnya Polsek Ketungau Hilir dan Polres Kabupaten Sintang sehingga tidak berani menindak,memproses dan menangkap pihak perusahaan sedangkan kasus ini sudah dilaporkan kepolres Sintang, bertahun-tahun sudah masyarakat bersabar menanti dan mengikuti proses di Kepolisian Polres Sintang dan pemerintahan Kabupaten Sintang sebelumya. Namun hingga kini, permasalahan yang menyangkut nasib dan masa depan masyarakat di Ketungau Hilir khususnya masyarakat yang lahannya terimbas masuk kedalam HGU PT.CUP tersebut belum menemukan setitik embun kejelasan hukumnya. Akibat ketidakpastian hukum yang berlarut-larut diPolres Sintang yang patut di duga sengaja tidak menindak lanjuti laporan masyarakat sehingga untuk kesekiankalinya warga setempat kembali memasang portal hal ini wujud kekecewaan Masyarakat terhadap kinerja Kepolisian Polres Sintang serta Polsek Ketungau Hilir dalam merespon pengaduan dan keluh kesah masyarakat yg lebih respon secepat kilat bila mana ada pengaduan atau laporan perusahaan dan dalam waktu sesingkat singkatnya menetapkan tersangka dan melakukan penahanan orang yang mana sesungguhnya kasus itu bisa ditangani secara adat setempat sedangkan kerugiannya yang terjadi diperkirakan di bawah Rp.5.000.000, Sedangkan kerugian yang dialami masyarakat diperkirakan ribuan hektar lahan yang di masukan dalam HGU perusahaan kerugian masyarakat bisa mencapai milyaran rupiah polisi tak berani menetapkan pihak perusahaan sebagai tersangka bahkan saat ini menutup mata atas kasus tersebut. Hal ini Bapak Syamsuardi Selaku Sebagai Kuasa Pendamping Masyarakat Dari Forum Wartawan Dan LSM Kalbar Indonesia, berharap baik pihak Polsek ketungau hilir maupun Polres Sintang segera menangkap dan mentersangka”kan serta menahan pihak perusahaan dalam penegakan hukum yang berkeadilan sebagaimana yang di amanahkan didalam UUD 1945 apa bila hal ini tidak dilakukan berarti polsek dan polres sintang tidak mengamalkan UUD 1945 dalam menjalan fungsi dan tugas Polri dalam menjalankan tugas serta melakukan penindakan hukum. Pemasangan Portal yang dilakukan oleh warga masyarakat saat ini kecewa atas adanya pengingkaran terhadap kesepakatan yang telah di buat yang mana kesepakatan tersebut ditanda tangani dan disaksikan oleh unsur pemerintah desa dari ketiga desa,Camat kecamatan Ketungau Hilir,unsur aparat kepolisian Polsek Ketungau Hilir,dari unsur pemerintah Kabupaten Sintang disaksikan oleh oleh Kadis Pertanian dan Perkebunan yang sekaligus sebagai ketua pelaksana Harian TP3K Kab.Sintang kalbar,dihadiri juga dari Unsur Dinas Pertahanan Kab.Sintang kalbar serta di hadiri dan di saksikan dari pihak Polres Kab. Sintang namun peryataan Kesepakatan tersebut dengan sengaja di ingkari oleh pihak perusahaan hal ini seharusnya diawasi oleh polsek Ketungau Hilir yang merupakan wilayah hukumnya namun bungkam seolah olah mendukung pengingkaran tersebut malah lebih respon dan sigap ketika ada pengaduan pihak perusahaan. Bapak Syamsuardi meminta baik kepada Kapolsek Ketungau Hilir maupun Pak Kapolres Kab.Sintang,Pak Kapolda Kalbar serta Pak Kapolri tangkap pihak perusahaan bilamana PANCASILA sebagai pedoman dan dasar pelaksanaan penegakan Hukum di NKRI. Bapak Syamsuardi juga meminta kepada pihak Pemerintah baik pihak Eksekutif maupun pihak Legeslatif ditingkat Kabupaten dan Propinsi maupun Pusat agar segera menyikapi permasalahan yang terjadi terhadap masyarakat Kecamatan Ketungau Hilir kabupaten Sintang kalbar yang terdampak atas lahan mereka yang dengan sengaja dimasukan pihak perusahaan kedalam HGU nya apabila hal ini lamban di tangani masyarakat terancam kehilangan lahan cadangan dalam kehidupan mereka apa bila nanti pihak perusahaan ini melakukan TAKE OVER pihak yang kedua pasti dengan secara paksa untuk menguasai lahan-lahan tersebut hal ini bisa memicu suasana tidak kondusif di masyarakat bisa menjadi konflik yang lebih besar dan meluas. Menanggapi situasi ini Bapak Syamsuardi sebagai Kuasa Pendamping Masyarakat dari Forum Wartawan & LSM Kalbar Indonesia berinisiatif akan menyurati pak Krisantus selaku wakil Gubernur Kalimantan Barat. guna meminta waktu beliau untuk dapat mendengarkan keluhan langsung dari masyarakat ketiga Desa yang merasa adanya ketidak”adilan akibat kebun bangunan beserta pekarangan rumah sampai dengan pemakaman masuk dalam penguasaan PT CUP melalui HGU. Menurut Bapak Syamsuardi Kuasa pendamping Masyarakat bahwa Pemerintah, sebagai pengatur dan pengawas atas penggunaan lahan, seharusnya memiliki tanggung jawab untuk segera menyelesaikan permasalahan tersebut, Namun setelah sekian lama berjalan, tampaknya belum ada kejelasan,Entah karena apa, ungkapnya. Selain itu,Bapak Syamsuardi yang selalu setia mendampingi warga melalui Forum Wartawan dan LSM Kalbar Indonesia juga berencana mempertanyakan kepada wakil Gubernur Kalbar, mengenai mekanisme penyelesaian konflik agraria yang menurutnya lamban dalam proses dan kurang berpihak kepada masyarakat. Hal ini sangat berbeda ketika konflik melibatkan kepentingan perusahaan, dimana respon dari pihak kepolisian dan pemerintahan terlihat sangat cepat. Seperti yang baru-baru ini, terjadi penangkapan terhadap dua orang karyawan perusahaan dan seorang warga atas dugaan pencurian buah milik PT CUP di Ketungau Hilir oleh pihak Kepolisian setempat tanpa melibatkan pihak adat dan desa setempat.tutupnya. Sumber: Bapak Syamsuardi Wartawan Mulyawan
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Paripurna ke-32 Tahun Sidang 2025 dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Acara berlangsung di ruang rapat utama DPRD, Jumat (15/8/2025). Rapat dipimpin Ketua DPRD, Budi Azhar Mutawali, S.IP, didampingi Wakil Ketua II H. Usep dan Wakil Ketua III Ramzi Akbar Yusuf, SM. Hadir pula Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, MM, Wakil Bupati H. Andreas, SE, para anggota DPRD, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten Sukabumi, serta tamu undangan lainnya. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Menteri Sekretaris Negara RI Nomor: B-25/M/S/TU.00.03/08/2025 tentang pedoman peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, yang mengimbau seluruh instansi pemerintah, swasta, dan masyarakat untuk mengikuti siaran langsung pidato Presiden melalui televisi, radio, dan media daring. Pidato kenegaraan yang rutin disampaikan Presiden menjelang 17 Agustus menjadi wujud syukur atas nikmat kemerdekaan sekaligus sarana menyampaikan pesan penting bagi seluruh rakyat. Pidato tersebut disiarkan ke seluruh pelosok negeri agar masyarakat dapat memahami arah kebijakan nasional. Tahun ini, HUT ke-80 Kemerdekaan RI mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”. Tema ini mencerminkan semangat menuju satu abad kemerdekaan dengan menekankan persatuan, kedaulatan, kesejahteraan rakyat, dan cita-cita menjadi negara maju yang disegani dunia. Identitas visual peringatan tahun ini menggambarkan tekad dan semangat baru yang berpijak pada nilai luhur, alam, dan budaya bangsa. Ketua DPRD menegaskan bahwa pidato Presiden merupakan ajakan untuk menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai momentum memperkuat semangat membangun tanah air. Ia juga menilai kegiatan ini menjadi wadah mempererat sinergi antara legislatif, eksekutif, dan pemangku kepentingan daerah guna menyelaraskan program prioritas dengan kebijakan nasional. Peringatan kemerdekaan juga diharapkan memotivasi generasi muda Sukabumi untuk berinovasi, meningkatkan daya saing, dan berkontribusi nyata di bidang pendidikan, ekonomi kreatif, serta pemberdayaan masyarakat. “Kita baru saja mendengarkan pidato kenegaraan. Pesan-pesan yang disampaikan sangat luar biasa, terutama tentang demokrasi, persatuan, dan kesejahteraan masyarakat. Itu harus kita jalankan di daerah sesuai arahan pemerintah pusat,” tegas Budi Azhar Mutawali. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Plt Direktur RSUD R Syamsudin SH, Yanyan Rusyandi, mengatakan, temuan adanya 10 orang pegawai RSUD R Syamsudin S.H yang positif narkoba merupakan pengembangan hasil screening yang dilakukan setiap bulan. Demikian disampaikan Yanyan menanggapi polemik terkait kasus yang berpotensi menggerus kepercayaan masyarakat pada pihak rumah sakit pemerintah tersebut. “Screening ini memang kegiatan rutin rumah sakit. Dari hasil pemeriksaan, kami menemukan ada penyalahgunaan napza,” kata Yanyan, Jumat (15/8/2025). Dia menambahkan, sebanyak 10 oknum pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi terjaring penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang setelah dilakukan screening pada Juli 2025. Dari 10 pegawai yang positif narkoba, lima berprofesi perawat dan empat bagian administrasi, sementara satu lainnya pegawai outsourcing. Empat orang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN), sisanya Tenaga Kerja Kontrak (TKK) BLUD dan outsourcing. Seluruhnya berjenis kelamin laki-laki. Hasilnya, enam pegawai non-ASN diberhentikan, sedangkan empat ASN dibebastugaskan menunggu proses lebih lanjut di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sukabumi. ”Setelah BAP, untuk ASN kami buatkan surat keputusan direktur tentang pembebasan tugas. Saat ini berproses di BKPSDM, Wali Kota, dan Inspektorat,” tegas Yanyan. Meski enggan merinci jenis narkoba yang digunakan, Yanyan memastikan barang tersebut diperoleh dari luar rumah sakit. ”Berdasarkan pengakuan mereka, sebagian pelaku mengonsumsi narkoba karena stres masalah keluarga, sementara lainnya sekadar ingin mencoba. Mereka juga menggunakannya di luar jam kerja,” tandasnya. (Usep)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 15 Agustus 2025 – Semangat kemerdekaan menyapa warga sekitar Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara pada Jumat (15/8), saat jajaran pegawai dan CPNS Rutan turun langsung menyalurkan bantuan sembako. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tidak hanya berfokus pada perayaan, Rutan Jepara memilih untuk mengisinya dengan aksi nyata membantu masyarakat yang membutuhkan. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menuturkan bahwa bakti sosial menjadi momentum untuk mempererat jalinan kebersamaan antara petugas Rutan dan warga sekitar. > “Kami ingin momen kemerdekaan ini membawa manfaat nyata. Bantuan sembako ini adalah wujud kepedulian sekaligus rasa syukur atas perjuangan para pahlawan,” ungkapnya. Puluhan warga tampak hadir di halaman Rutan dengan wajah ceria saat menerima paket sembako. Beberapa di antaranya mengaku bantuan tersebut sangat bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari. “Terima kasih kepada Rutan Jepara, semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ucap salah satu warga. Bagi Rutan Jepara, aksi ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian dari komitmen membangun hubungan harmonis dengan lingkungan sekitar. Dengan semangat HUT RI ke-80 bertema “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, diharapkan nilai gotong royong dan kepedulian sosial terus hidup di tengah masyarakat.(Wely-jateng)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Jumat (15/8/2025) pagi, halaman Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara tampak berbeda dari biasanya. Suasana riang dan penuh semangat terlihat ketika seluruh pegawai berkumpul untuk mengikuti jalan sehat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Benny Apridona dan menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian perayaan HUT RI di lingkungan Rutan Jepara. Tepat pukul 07.30 WIB, peserta dilepas dari garis start yang berada di halaman utama Rutan. Rute yang dilalui telah disiapkan sedemikian rupa, melewati jalanan sekitar sambil menikmati segarnya udara pagi. Sepanjang perjalanan, tawa dan obrolan ringan mengiringi langkah para peserta, menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat. Dalam sambutannya sebelum kegiatan dimulai, Benny Apridona menegaskan bahwa perayaan kemerdekaan bukan hanya sekadar seremoni, tetapi momentum untuk menanamkan nilai persatuan. “Jalan sehat ini adalah simbol kebersamaan dan kekompakan, baik antarpegawai maupun dengan warga binaan. Semangat ini harus kita rawat seperti halnya kita merawat rasa cinta kepada tanah air,” ujarnya. Usai garis finis dilewati, kegiatan dilanjutkan dengan program Jumat Berkah berupa pembagian nasi kotak kepada masyarakat yang tinggal di sekitar lingkungan Rutan Jepara. Aksi sosial ini mendapat sambutan positif dari warga, yang mengapresiasi kepedulian pegawai Rutan di tengah peringatan hari bersejarah bangsa. Kepala Rutan Jepara (Karutan) juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang terlibat. Ia menilai, kombinasi kegiatan olahraga dan berbagi seperti ini mampu memperkuat hubungan baik dengan masyarakat, sekaligus menumbuhkan empati di kalangan pegawai. Seluruh rangkaian berjalan aman, tertib, dan penuh kegembiraan. Bagi Rutan Jepara, peringatan kemerdekaan kali ini bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga meneruskan semangat mereka melalui langkah nyata — menjaga persatuan, membangun kebersamaan, dan saling peduli terhadap sesama.(Wely-jateng)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Pemerintah Kecamatan Jampangkulon dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Jampangkulon menggelar Ziarah Kebangsaan dalam rangka HUT ke-80 RI tingkat kecamatan, Jumat (15/8/2025). Hadir dalam kegiatan itu para tokoh masyarakat dan anggota Paskibraka dan elemen-elemen masyarakat lainnya yang ikut larut dalam kegiatan itu seraya memanjatkan doa terbaik bagi para kesuma bangsa. Acara ziarah juga digelar sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa para pahlawan dan tokoh penting yang telah berkontribusi bagi bangsa Indonesia. Rombongan berziarah ke Makam Raden Mas Surawidjangga bin Raden Djagabaja (Embah Emas), KH. Raden Hulaemi—Wadana pertama Jampangkulon yang menjabat pada 1948 serta Makam Mama Naib Sepuh (Rama Panghulu). Camat Jampangkulon, Dading, menyampaikan bahwa ziarah ini merupakan tradisi yang harus dilestarikan, mengingat para tokoh tersebut memiliki jasa besar bagi daerah dan bangsa. “Dengan mengajak peserta Paskibraka, kami ingin mengenalkan tokoh-tokoh penting di Kecamatan Jampangkulon sekaligus menanamkan nilai penghormatan atas jasa-jasa mereka,” ujarnya. Ia menegaskan, ziarah kebangsaan ini akan menjadi agenda rutin setiap tahun dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI. “Harapannya, kegiatan ini dapat menginspirasi seluruh masyarakat, terutama generasi muda, untuk terus melanjutkan perjuangan para pendahulu,” tambahnya. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Unit pelayanan dapur sehat yang berada di bawah SPPG Buniwangi Surade, Yayasan Gunung Gede Bersahaja, Jumat (15/8/2025). Tim melaksanakan kegiatan monitoring dan pendistribusian makan bergizi gratis di wilayah Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi. Adapun sasaran utama program tersebut meliputi kelompok anak sekolah, ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan anak balita. Kegiatan dipusatkan di Kampung Sukamekar RT 013/RW 004, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Tenaga pengelola yang terlibat antara lain Kepala SPPG Aldi Apriana S (0852-8202-3613), Ahli Gizi Siti Salwa (0812-9102-9040), dan Akuntan Sri Wahyuni (0856-9538-2148), dibantu 47 karyawan. Dalam kegiatan ini, total 3.003 porsi makan gratis disalurkan kepada masyarakat. Menu yang disiapkan terdiri dari nasi, ayam kecap, tumis buncis dan wortel, buah anggur dan lengkeng, serta tahu goreng. Proses distribusi menggunakan dua unit minibus, satu unit mobil Xenia, dan satu unit sepeda motor. Sasaran penerima mencakup tiga kelompok besar, yaitu SMP/MTS sebanyak 87 porsi, SD/MI sebanyak 1.936 porsi, dan TK/PAUD/Kober sebanyak 274 porsi. Rinciannya adalah sebagai berikut: SMPN 9 Sukatani (87 porsi), SDN Cikaret (185), SDN Sukatani (116), SDN Cidadap (117), SDN Margabakti (170), SDN 3 Surade (131), SDN 1 Pasiripis (164), SDN Babakan Panjang (140), SDN Ciwaru Hilir (180). Setelahnya SDN Minajaya (125), SDN 4 Pasiripis (134), MIS Tegallame (81), MI Ciherang (106), MI Sukasirna (191), MI Cilumayan (96), TK Darma Bakti (165), TK Angkasa (49), TK Satap Pasiripis 3 (40), dan PAUD Rahayu (20 porsi). Perwakilan Yayasan Gunung Gede Bersahaja, Bambang Jatnika Baroy yang dapat pengawalan Babinsa dari Koramil 0622-14 Surade, Serda Muslim menuturkan, selain anak sekolah, pendistribusian juga menyasar kelompok ibu menyusui sebanyak 124 orang, ibu hamil 57 orang, dan anak balita 525 anak. ”Alhamdulillah, selama proses pendistribusian, kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar, menunjukkan sinergi yang baik antara petugas, pihak sekolah, dan masyarakat penerima manfaat,” tandasnya. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi bersama Pemerintah Kabupaten Sukabumi menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Keputusan ini diambil dalam rapat paripurna di ruang rapat utama DPRD Sukabumi, Kamis (14/8/2025). Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menjelaskan bahwa penyesuaian APBD dilakukan dengan mempertimbangkan capaian kinerja semester I tahun 2025 dan perubahan kondisi makro ekonomi yang berbeda dari asumsi awal. Penyesuaian meliputi perubahan asumsi pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah yang berdampak langsung pada struktur APBD 2025. ”Perubahan ini juga mempertimbangkan dinamika pembangunan nasional maupun di Jawa Barat, sekaligus untuk mempercepat prioritas pembangunan agar target kinerja dan pemenuhan belanja wajib dapat tercapai,” ungkap Bupati. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh fraksi DPRD yang telah memberikan catatan, pertanyaan, dan koreksi selama pembahasan. Menurutnya, masukan tersebut menjadi bahan penting untuk meningkatkan kualitas pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Sukabumi. Sesuai dengan Permendagri Nomor 15 Tahun 2024 tentang Pedoman Penyusunan APBD 2025, Raperda yang telah disetujui bersama akan disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat untuk dievaluasi dan mendapatkan persetujuan akhir. Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara, menegaskan bahwa persetujuan ini merupakan hasil sinergi antara legislatif dan eksekutif demi memastikan kelancaran program pembangunan. Ia berharap, perubahan APBD 2025 menjadi instrumen strategis untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Yudha juga mengingatkan perangkat daerah agar melaksanakan program sesuai rencana dan aturan yang berlaku. “Pengelolaan anggaran yang efektif dan akuntabel akan memastikan manfaat APBD dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya. Rapat paripurna turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, para asisten daerah, kepala perangkat daerah, serta camat se-Kabupaten Sukabumi, baik secara langsung maupun virtual, sebagai bentuk komitmen bersama mendukung realisasi perubahan APBD. (Dicky)