Kota Cirebon Bidik-kasusnews.com,. (Selasa, 30/12/2025), – Babinsa Kelurahan Pegambiran, Sertu Yanto, melaksanakan monitoring kegiatan pemilahan dan penimbangan sampah yang dilakukan oleh Bank Sampah Berkah Mulya RW 07. Kegiatan tersebut berlangsung di Baperkam RW 07 Karang Mulya, Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Kegiatan Bank Sampah Berkah Mulya ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis lingkungan, yang berada di bawah binaan PT Japfa Comfeed. Warga secara aktif melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik sebelum dilakukan penimbangan, guna meningkatkan nilai ekonomis sampah serta mengurangi pencemaran lingkungan. Sertu Yanto menyampaikan bahwa kegiatan bank sampah sangat positif karena mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi warga. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI AD dalam mendorong program kebersihan dan kesehatan lingkungan di wilayah binaan. “Dengan adanya bank sampah, masyarakat diharapkan semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan serta dapat memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang bernilai,” ujar Sertu Yanto. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Diharapkan kegiatan Bank Sampah Berkah Mulya RW 07 ini dapat terus berkelanjutan dan menjadi contoh bagi wilayah lain di Kelurahan Pegambiran dalam pengelolaan sampah yang efektif dan ramah lingkungan.(pendim0614)* (Asep.R)
BANDUNG-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi menorehkan prestasi membanggakan pada kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2025 dan Evaluasi Kinerja di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat. Dalam ajang yang berlangsung, Selasa (30/12/2025) tersebut, Lapas Sukabumi berhasil menyabet tiga penghargaan sekaligus. Tiga kategori penghargaan yang diraih yakni Juara I Pencapaian Kinerja Pelaksanaan Anggaran Terbaik Tahun Anggaran 2025, Juara III Pengelolaan Kehumasan UPT Teratraktif, serta Juara III Pengelolaan Kehumasan UPT Terstar Aksi. Capaian ini merupakan fakta tak terbantahkan Lapas Sukabumi menjalankan manajemen bpengelolaan anggaran secara akuntabel serta inovasi kehumasan yang berkelanjutan. Kegiatan yang digelar di Aula Pandawa LPKA Kelas II Bandung tersebut dihadiri Staf Ahli Bidang Penguatan Reformasi Birokrasi Ida Asep Somara. Selain itu turut hadir Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Gun Gun Gunawan, dan Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Barat Kusnali, serta diikuti seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan se-Jawa Barat. Pada kesempatan itu, Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi dipercaya memaparkan capaian kinerja sebagai perwakilan Lapas. Paparan menyoroti berbagai inovasi layanan, penguatan tata kelola, serta strategi peningkatan kinerja sepanjang Tahun 2025. Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh jajaran. “Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan humanis di tahun 2026,” ujarnya. Prestasi Lapas Sukabumi pada 2025 semakin lengkap dengan diraihnya Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi. Pencapaian ini mempertegas komitmen Lapas Sukabumi dalam mendukung reformasi birokrasi dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dugaan penyimpangan dalam proses pencairan kredit di BRI Unit Ciracap mencuat setelah seorang nasabah bernama Wandi mengaku mengalami kerugian signifikan dari pinjaman modal sebesar Rp150 juta yang dicairkan pada 20 Januari 2022. Fakta awal yang menjadi sorotan adalah tidak diterimanya dana pinjaman secara utuh oleh kreditur. Dari total Rp150 juta yang disetujui, Wandi hanya menerima Rp120 juta dari teller BRI. Sisa Rp30 juta tidak diterima langsung dari bank, melainkan belakangan diklaim telah “dialokasikan” oleh pihak lain di luar mekanisme perbankan. Uang Rp120 juta tersebut kemudian diserahkan Wandi kepada Alpa, warga Kecamatan Ciracap, berdasarkan kesepakatan pembelian satu unit mobil Daihatsu Terios seharga Rp125 juta. Transaksi ini dilakukan segera setelah pencairan dana, menimbulkan pertanyaan serius terkait pengawasan penggunaan kredit oleh pihak bank. Keanehan berikutnya muncul saat Wandi menagih sisa dana Rp30 juta. Ia justru diarahkan untuk menemui Alpa, bukan pihak BRI. Dalam pertemuan tersebut, Alpa menyebut dana itu telah dipotong untuk berbagai keperluan, mulai dari tabungan, kekurangan pembayaran mobil, hingga biaya pengurusan surat kuasa jaminan sertifikat yang disebut melibatkan oknum karyawan bank. Lebih janggal lagi, BPKB kendaraan tidak pernah diserahkan kepada Wandi dan hanya diperlihatkan dengan alasan dijadikan jaminan pinjaman ke BRI. Padahal, kendaraan tersebut diklaim sebagai objek jual beli antara Wandi dan Alpa. Masalah berlanjut ketika mobil yang baru digunakan sekitar satu bulan mengalami kerusakan berat dan dikembalikan kepada Alpa. Janji penggantian kendaraan berupa truk engkel dalam waktu dua minggu pun tidak pernah terealisasi hingga berbulan-bulan. Situasi ini disebut diketahui oleh Rokki selaku mantri BRI dan Agung. Dalam tekanan, Wandi akhirnya menyepakati pengembalian dana Rp77,5 juta oleh Alpa dalam waktu satu bulan. Namun hingga kini, janji tersebut tak kunjung dipenuhi. Saat dikonfirmasi, Rokki menyatakan bahwa urusan kendaraan sepenuhnya merupakan masalah antara Wandi dan Alpa. “Kami hanya memastikan kredit digunakan untuk usaha,” kata dia, Selasa, 30 Desember 2025. Namun pernyataan ini justru memunculkan pertanyaan baru, mengingat pencairan dana tidak diterima utuh oleh nasabah dan sebagian dana justru beredar di luar kontrol bank. Rokki bahkan menyebut kemungkinan kekurangan uang saat pencairan sebagai alasan tidak diterimanya dana penuh oleh Wandi, sebuah pernyataan yang bertentangan dengan prosedur perbankan formal. Sementara itu, Agung mengaku hanya memfasilitasi penyelesaian masalah melalui surat perjanjian antara Wandi dan Alpa. Terkait regulasi pencairan kredit, ia menyatakan akan mengonfirmasi lebih lanjut. Di sisi lain, Alpa berdalih hanya sebagai perantara dan menyebut pihak bank mengetahui transaksi kendaraan tersebut. Ia juga membantah menerima sisa dana Rp30 juta, dengan alasan pihak BRI turut hadir saat itu. Kasus ini menimbulkan dugaan kuat adanya penyimpangan prosedur pencairan kredit, lemahnya pengawasan internal, serta potensi keterlibatan oknum. Wandi memastikan akan membawa persoalan ini ke ranah hukum guna mengungkap tanggung jawab pihak-pihak terkait dan menuntut pemulihan kerugian yang dialaminya. (Dicky)
Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Wakil Bupati Kuningan Hj. Tuti Andriani, S.H., M.Kn. melaksanakan kunjungan ke Pos Pelayanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Polres Kuningan yang berlokasi di Terminal Kertawangunan, Jumat (26/12/2025). Kunjungan tersebut dilaksanakan sekitar pukul 10.40 WIB dan disambut oleh personel Pos Pelayanan Terminal Kertawangunan. Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan pemerintah daerah terhadap kesiapsiagaan aparat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Kuningan memberikan arahan serta motivasi kepada personel yang bertugas agar tetap semangat dalam menjalankan tugas, menjaga kesehatan, serta selalu sigap dan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Wakil Bupati juga mengapresiasi kesiapan personel Polri dan instansi terkait yang terlibat dalam Operasi Lilin Lodaya 2025, khususnya dalam menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat di kawasan Terminal Kertawangunan. Sementara itu, Ka Pos Pelayanan Terminal Kertawangunan IPTU Endar Kuswanadi, S.E., menyampaikan bahwa hingga saat ini situasi di sekitar Pos Pelayanan terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polres Kuningan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat guna menciptakan rasa aman dan nyaman selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. (Asep.R)
Bidik-kasusnews.com,Sintang Kalimantan Barat Senin,29 Desember 2025 Polda kalbar-Polres Sintang, Kalimantan Barat akan memberlakukan rekayasa arus lalu lintas pada malam Tahun Baru Rabu,31 Desember 2025 pada pukul 18.00 wib sampai dengan tanggal 01 Januari 2026 pukul 01.00 wib. Ini adalah upaya untuk mengantisipasi kemacetan dan memastikan keselamatan serta kenyamanan masyarakat selama merayakan malam pergantian tahun. Kapolres Sintang AKBP Sanny Handityo,S.H.,S.I.K Telah melakukan rapat koordinasi lintas sektoral untuk mematangkan pengamanan Natal dan Tahun Baru. Personel gabungan dari berbagai instansi akan dikerahkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah kabupaten Sintang. Polres Sintang bersama instansi terkait akan memberlakukan Rekayasa serta pengalihan Arus lalu lintas di beberapa titik potensi rawan macet, dan masyarakat dihimbau untuk mematuhi arahan petugas serta mengikuti rambu rambu yang telah dipasang guna menjaga kamseltibcarlantas selama malam pergantian tahun. Adapun Rekayasa yang di berlakukan yaitu Untuk lokasi Simpang Tugu Jam /Simpang Kompi : 1. Kendaraan dari Arah Mt Haryono sui durian menuju tugu jam di arahkan berbelok kekiri menuju jalan Lintas Melawi, dan dapat memutar di bundaran Tugu BI Sintang; 2. Untuk kendaraan dari arah lintas Melawi menuju tugu jam dapat mengikuti arah seperti biasa. Untuk Jl Lintas Melawi – Semua U- Turn di jalan Lintas Melawi akan ditutup; – Tidak ada kendaraan yang parkir di badan jalan. Untuk Lokasi Simpang Lima Adipura : 1. Kendaraan dari Arah Jalan Lintas Melawi tidak dapat Lurus ke Jalan Yc Ovang Oray, namun diarahkan Berbelok ke jalan Bhayangkara dan dapat berbalik arah di Bundaran Tugu BI; 2. Kendaraan dari arah Yc.ovang orai,jalan stadion dan jalan Dharma Putra dapat mengikutan arah seperti biasa. Untuk Lokasi Simpang Polres : 1. Diberlakukan penutupan ruas jalan simpang polres, sehingga kendaraan dari arah jl Bhayangkara tidak dapat langsung berbelok ke kanan tetapi memutar di bundaran tugu BI. Sedangkan dari arah Munggui jengkol di arahkan berbelok kekiri menuju arah Bundaran BI; 2. Kendaraan Dari arah Pkp Mujahidin/bundaran BI Menuju simpang polres diarahkan menuju jl.Dr Wahidin sh/Depan Polres menuju Sp.Pertanian; 3. Jalur Jalan Dr.Wahidin Di jadikan Jalur 1 arah; 4. Kendaraan dari Arah jalan yc ovang oerai dilarang masuk ke jalan Dr Wahidin tapi di arahkan menuju sp lima Adipura Sintang. Untuk Lokasi Waterfront : 1. Diberlakukan penutupan ruas jalan Seputaran Water front yaitu simpang Dermaga dan Sp Kopi Jojon; 2. Kendaraan yg ingin melintas di arahkan melalu jalan Tengan Sui durian; 3. Bagi masyarakat yg ingin menghabiskan malam di Waterfront dapat memarkirkan kendaraannya di Dermaga dan tempat parkir yg sudah di siapkan. Demikian Rencana Pengalihan arus lalu lintas yang akan dilaksanakan pada perayaan Malam tahun baru, kami mohon kerjasamanya kepada seluruh masyarakat kabupaten Sintang dan tetap ikuti instruksi dari petugas di lapangan demi terwujudnya Kamseltibcarlantas yg kondusif pada di kabupaten Sintang. Sumber:Polres Sintang Wartawan Basori
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – DPRD Kota Sukabumi secara resmi mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah tentang Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh menjadi Peraturan Daerah dalam Rapat Paripurna yang digelar di ruang sidang utama DPRD Kota Sukabumi, Senin (29/12/2025). Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki menegaskan, pengesahan Perda tersebut menjadi langkah strategis dalam menjawab kebutuhan mendesak masyarakat, khususnya terkait penanganan kawasan permukiman kumuh di wilayah perkotaan. Menurut Ayep, persoalan permukiman kumuh tidak hanya berkaitan dengan kelayakan hunian, tetapi juga menyangkut kualitas lingkungan hidup yang berpengaruh terhadap kesehatan dan keberlanjutan kota. Ia mengapresiasi sinergi antara eksekutif dan legislatif yang telah menyepakati dan menetapkan Perda tersebut. Sebagai pelaksana kebijakan, Pemerintah Kota Sukabumi siap menjalankan seluruh ketentuan yang tertuang dalam Perda. “Perda Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh direncanakan mulai diimplementasikan pada tahun 2026,” ujarnya. Ayep menambahkan, kolaborasi yang solid antara DPRD dan pemerintah daerah diharapkan mampu mempercepat realisasi program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Sementara itu, Ketua DPRD Kota Sukabumi Wawan Juanda menyampaikan, Raperda Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh sebelumnya telah diusulkan oleh Komisi II sejak tahun lalu, namun baru dapat diselesaikan setelah kajian akademiknya dinyatakan lengkap. “Karena dinilai penting dan memiliki manfaat besar bagi masyarakat, DPRD bersama pemerintah daerah sepakat mempercepat pengesahannya,” kata Wawan. Ia menambahkan, pada tahun 2025 DPRD Kota Sukabumi membahas sebanyak 14 Raperda yang terdiri dari tiga usulan eksekutif dan 11 usulan legislatif, seluruhnya telah masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah sebagai bagian dari upaya efektivitas dan efisiensi kebijakan daerah. (Usep)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara — Kepedulian terhadap sesama terus ditunjukkan oleh Srikandi Squad Nusantara Ranting Pecangaan. Pada Senin, 29 Desember 2025, pukul 15.00 WIB, telah dilaksanakan penyerahan donasi Peduli Sumatra yang berlangsung dengan penuh rasa kebersamaan dan solidaritas. Donasi tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan Srikandi Squad Nusantara Ranting Pecangaan, yakni Mbak Tri dan Mbak Ida, kepada Bapak Alba KRJ. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian sosial Srikandi Squad Nusantara terhadap masyarakat Sumatra yang sedang membutuhkan bantuan. Melalui aksi kemanusiaan ini, Srikandi Squad Nusantara Ranting Pecangaan berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban para penerima dan memberikan manfaat yang nyata. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen organisasi dalam menumbuhkan rasa empati, persaudaraan, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat. Penyerahan donasi berjalan dengan lancar dan penuh kehangatan. Diharapkan ke depan, kegiatan sosial seperti ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi berbagai elemen masyarakat untuk saling membantu dan peduli terhadap sesama.(Wely-jateng)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara-Keling, 29 Desember 2025 -Squad Nusantara PUTU SHIMA Ranting Keling kecamatan Keling kabupaten jepara kembali menunjukkan kekompakan dan soliditasnya dengan menggelar rapat rutin di pos mereka pada hari Senin, 29 Desember 2025. Pertemuan ini difokuskan untuk membahas dan merencanakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Tahun Baru 2026 serta mempererat tali persaudaraan antar anggota. Acara dihadiri langsung oleh Ketua Ranting Keling, saudara Wawan, yang memberikan motivasi serta arahan kepada seluruh anggota. Selain itu, Kabid Pemuda dan Olahraga, saudara Yogi, juga turut hadir memberikan dukungan serta masukan berharga dalam penyusunan program kegiatan. Dalam pertemuan tersebut, anggota Squad Nusantara berdiskusi secara intensif mengenai berbagai ide dan persiapan acara menyambut pergantian tahun yang diharapkan dapat meningkatkan solidaritas dan kebersamaan di antara anggota. Kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai ajang perayaan, tetapi juga sebagai momen untuk memperkuat rasa kekeluargaan di dalam komunitas. Ketua Ranting Keling, saudara Wawan, menyampaikan harapannya agar seluruh anggota tetap kompak dan aktif dalam menjalankan program yang telah disusun, serta terus menjaga semangat kebersamaan sebagai pondasi utama Squad Nusantara PUTU SHIMA. Sementara itu, saudara Yogi, Kabid Pemuda dan Olahraga, menambahkan bahwa dukungan pihaknya akan terus diberikan demi kelancaran kegiatan komunitas, terutama yang memotivasi pemuda untuk berkontribusi positif di lingkungan sekitar. Dengan semangat kebersamaan dan persaudaraan, Squad Nusantara PUTU SHIMA Ranting Keling optimis dapat menggelar acara Tahun Baru yang sukses dan berkesan, sekaligus menjadi contoh positif bagi komunitas-komunitas lain di wilayah Keling. (Wely-jateng)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,- Proyek pengaspalan Jalan Lingkungan (Dukudalam) RW 03 Desa Sindangmekar, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, diduga dikerjakan tidak sesuai standar atau asal-asalan. Pasalnya, belum genap satu bulan sejak pelaksanaannya pada akhir November 2025, permukaan aspal mulai mengelupas dan rusak di sejumlah titik. Kerusakan tersebut saat warga melihat ada beberapa titik yang rusak hasil pekerjaan asal asal dan tidak sesuai dengan standar pekerjaan. Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa pengerjaan pengaspalan dilakukan mulai sore hari sampai malam tidak ada papan proyeknya di duga Pemdes Sindangmekar mark up anggaran. Warga berharap agar jalan yang baru dibangun tersebut segera diperbaiki karena kondisinya mengganggu kenyamanan pandangan mata karena jalan baru seumur jagung di aspal yang rusak kembali. Pungkas warga Berdasarkan informasi di lokasi, pekerjaan pengaspalan tersebut dibiayai dari Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat, namun tidak tahu berapa besarnya jumlah anggaran yang di gelar untuk pengaspal tersebut, karena di lokasi pekerjaan tidak nampak papan ptoyek (tidak ada papan proyeknya). Ungkap warga Melihat hal ini Ketua LSM Generasi Penggerak Anak Bangsa (GPAB) mengkritisi ada salah dalam pekerjaan Aspal diduga Mark Up anggaran yang mengalir ke kantong pemdes Sindangmekar, karena di lokasi pekerjaan tidak adanya informasi publik, hal ini kuat dugaan anggaran Aspal di sembunyikan hingga hasil pekerjaan asal asalan. Lanjut M. Maulana ketua LSM GPAB diri akan melakukan kordinasi kepihak terkait dan akan melakukan Pelaporan terkait pekerjaan Aspal yang belum satu bulan di kerjakan sudah rusak kembali yang di lengkapi dengan bukti bukti yang ada di lapangan. PungkaM. Maulana. Sampai berita ini di turunkan awak media belum bisa menemui Kuwu Desa Sindangmekar dan saat di TLP/wa Kuwu tidak merespon dan enggan menjawabnya. (Asep.R)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara -pecangaan— Sebagai bentuk kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan, Ranting Squad Nusantara Pecangaan kabupaten jepara menggelar aksi penggalangan donasi untuk membantu masyarakat di Sumatra pada Minggu, 28 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 12 anggota dan dipimpin langsung oleh Ketua Ranting Squad Nusantara Pecangaan, Amir Yahya. Aksi galang donasi dilaksanakan di dua lokasi berbeda. Pada pagi hingga siang hari, para anggota turun ke jalan di lampu merah depan Masjid Walisongo Pecangaan, menyapa pengguna jalan dan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi memberikan bantuan secara sukarela. Kegiatan kemudian dilanjutkan pada siang hingga sore hari di Pasar Sore Karangrandu, yang ramai dikunjungi warga. Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi. Banyak pengendara dan pengunjung pasar yang menyambut baik kegiatan tersebut dan turut memberikan donasi sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara di Sumatra yang membutuhkan bantuan. Ketua Ranting Squad Nusantara Pecangaan, Amir Yahya, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata semangat gotong royong dan rasa kemanusiaan. Ia berharap bantuan yang terkumpul dapat memberikan manfaat serta meringankan beban masyarakat di Sumatra. Selama kegiatan berlangsung, para anggota tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan kelancaran arus lalu lintas. Aksi sosial ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus menumbuhkan kepedulian dan solidaritas sosial. (Wely-jateng)