SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM — Bupati Sukabumi, Asep Japar, menyerahkan piagam penghargaan dari Gubernur Jawa Barat kepada Kepala Desa Citanglar, Kecamatan Surade, atas capaian sebagai desa dengan evaluasi kinerja terbaik dalam pelaksanaan Anugerah Gapura Sri Baduga tingkat kecamatan di Provinsi Jawa Barat Tahun 2025. Penghargaan tersebut diserahkan langsung kepada Kepala Desa Citanglar, Surahman, dalam acara yang berlangsung di Aula Setda Kabupaten Sukabumi, Senin (9/3/2026). Kegiatan itu turut dihadiri Camat Surade, Unang Suryana, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Bupati Sukabumi Asep Japar menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Desa Citanglar. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti keberhasilan pemerintah desa bersama masyarakat dalam meningkatkan kinerja pemerintahan dan pelayanan kepada warga. “Alhamdulillah, Desa Citanglar telah membuktikan diri sebagai salah satu desa terbaik di Kabupaten Sukabumi. Kami ucapkan selamat kepada Kepala Desa Citanglar beserta seluruh masyarakat atas prestasi yang diraih,” ujarnya. Sementara itu, Camat Surade Unang Suryana juga menyampaikan rasa bangga atas penghargaan yang diterima Desa Citanglar. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras serta komitmen aparatur desa dan masyarakat dalam mendorong kemajuan desa. “Ini merupakan buah dari kerja bersama seluruh unsur desa dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan di Desa Citanglar,” kata Unang. Penghargaan Anugerah Gapura Sri Baduga merupakan bentuk apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada desa-desa yang menunjukkan kinerja terbaik dalam tata kelola pemerintahan, pelayanan masyarakat, serta pembangunan desa. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Makmur di Kampung Loji, Desa Ciracap, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, kembali menggelar kursus bahasa Inggris bagi para peserta didik, Minggu (8/3/2026). Program tersebut diadakan guna meningkatkan keterampilan hidup (life skill) siswa agar lebih siap menghadapi berbagai peluang di masa depan. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari program bimbingan belajar yang rutin dikembangkan PKBM Makmur untuk memperluas kemampuan peserta didik. Artinya tidak hanya dalam bidang akademik tetapi juga keterampilan praktis yang bermanfaat di dunia kerja maupun kehidupan sehari-hari. Dalam pelaksanaannya, para siswa mendapatkan materi pembelajaran bahasa Inggris yang mencakup kemampuan membaca, menulis, berbicara, hingga mendengarkan. Proses belajar dipandu oleh tutor berpengalaman dengan metode pembelajaran yang interaktif agar peserta lebih mudah memahami materi. Kepala PKBM Makmur, Irwan Setiadi yang akrab disapa Eko, mengatakan bahwa program tersebut dirancang untuk memperkuat kemampuan komunikasi sekaligus membangun kepercayaan diri para siswa. “Kami berharap kursus bahasa Inggris ini dapat membantu siswa meningkatkan life skill serta membuka lebih banyak peluang bagi masa depan mereka,” ujarnya. Ia menambahkan, PKBM Makmur tidak hanya menyediakan kursus bahasa Inggris, tetapi juga berbagai pelatihan keterampilan lain yang dapat menunjang kemampuan peserta didik. Beberapa program life skill yang dikembangkan di antaranya pelatihan anyaman bambu berbasis kearifan lokal, pelatihan broadcast penyiaran radio yang melatih siswa menjadi presenter atau pembawa acara, serta kursus komputer yang membekali peserta dengan kemampuan penggunaan aplikasi perkantoran seperti Microsoft Office. Menurut Eko, berbagai pelatihan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan bagi para siswa agar lebih mandiri dan memiliki daya saing. “Melalui berbagai program pelatihan ini, kami ingin membekali siswa dengan kemampuan yang bisa mereka manfaatkan dalam dunia kerja maupun usaha mandiri,” katanya. PKBM Makmur sendiri berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan nonformal dengan menghadirkan berbagai program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan begitu, para peserta didik diharapkan mampu mengembangkan potensi diri sekaligus meraih masa depan yang lebih baik. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUS.NEWS.COM – etua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, melakukan kunjungan Safari Ramadan ke Pondok Pesantren Azzainiyah di Kampung Nagrog, Kecamatan Selabintana, Kabupaten Sukabumi, Minggu (8/3/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus diskusi mengenai peran strategis pesantren dalam membentuk generasi masa depan. Dalam kesempatan itu, Bahlil menegaskan bahwa pesantren tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan agama, tetapi juga sebagai tempat membangun karakter, integritas, serta semangat kebangsaan para santri. Ia menilai sejak masa perjuangan kemerdekaan, banyak tokoh bangsa lahir dari lingkungan pesantren. Karena itu, kontribusi pesantren dinilai sangat penting dalam menjaga nilai moral sekaligus memperkuat rasa cinta tanah air. Menurutnya, santri saat ini juga perlu dipersiapkan untuk menghadapi tantangan global. Salah satunya dengan memperluas akses pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi melalui berbagai program beasiswa pemerintah. “Santri harus berani bermimpi besar. Pemerintah sudah menyediakan berbagai peluang beasiswa, termasuk melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan. Kesempatan ini perlu dimanfaatkan dengan meningkatkan kemampuan akademik dan penguasaan bahasa asing,” ujarnya. Dalam kegiatan tersebut, Bahlil turut didampingi sejumlah pengurus pusat Partai Golkar, di antaranya Agus Gumiwang Kartasasmita dan Cut Meutia, serta jajaran pengurus DPD Golkar Kabupaten Sukabumi. Senada Bahlil Anggota DPR RI Dewi Asmara mengatakan, Safari Ramadhan kali ini adalah untuk mempererat silaturahmi antara Partai Golkar dan Ponpes Azzainiyah. “Penting diingat bahwa benar apa yang disampaikan pak Bahlil bahwa pesantren memiliki kemampuan untuk mencetak SDM unggul untuk Indonesia Emas nanti,” ujarnya. Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menyampaikan bahwa kehadiran Ketua Umum Golkar di lingkungan pesantren menjadi dorongan moral bagi para santri dan pengelola pendidikan keagamaan di daerah. Menurutnya, pesantren selama ini terbukti mampu melahirkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab sosial. Ia berharap pesantren di Sukabumi terus berkembang sebagai pusat pembentukan generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Puluhan warga antusias mengikuti kegiatan donor darah bertajuk “Yuk Bukber Sambil Donor Darah” yang digelar RSUD Jampangkulon, Jumat (6/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Manajemen lantai 2 RSUD Jampangkulon ini dimulai pukul 16.00 WIB hingga selesai. Acara tersebut menjadi momen kebersamaan di bulan Ramadan, karena selain donor darah juga diisi dengan pembagian takjil, santunan anak yatim, door prize, serta buka puasa bersama. Sejumlah unsur turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kapolsek Jampangkulon AKP Muhlis, anggota Koramil Jampangkulon, Direktur RSUD Jampangkulon dr. Lusi Apriani, Kabag TU H. Ramdan Nugraha, Humas RSUD Lia Desty, para tenaga kesehatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Para peserta terlihat bersemangat saat menunggu giliran untuk mendonorkan darah. Selain berkontribusi membantu sesama, mereka juga mendapatkan free gift serta kesempatan memenangkan berbagai door prize yang telah disediakan panitia. Direktur RSUD Jampangkulon dr. Lusi Apriani mengatakan kegiatan ini bertujuan membantu menjaga ketersediaan stok darah sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat selama Ramadan. “Kegiatan ini bukan hanya untuk menambah stok darah, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan berbagi kebaikan di bulan suci Ramadan,” ujarnya. Selain layanan donor darah gratis, dalam kegiatan tersebut juga diberikan santunan kepada anak-anak yatim yang secara simbolis diserahkan oleh Kabag TU RSUD Jampangkulon H. Ramdan Nugraha. Bagi masyarakat yang ingin ikut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah, panitia juga membuka pendaftaran melalui layanan WhatsApp di nomor 0858-1111-3159. Salah seorang peserta mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan sosial tersebut. Ia mengapresiasi inisiatif RSUD Jampangkulon yang menggabungkan kegiatan donor darah dengan momentum buka puasa bersama. “Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut karena sangat bermanfaat dan bisa menginspirasi lebih banyak orang untuk berbagi,” ujarnya. (Dicky)

SUKABUMI.BIDIK-KASUSNEWS.COM – emerintah Kabupaten Sukabumi kembali melaksanakan rangkaian kegiatan Muhibah Ramadan yang kali ini digelar di Pondok Pesantren Modern Assalam Putri, Kecamatan Warungkiara, Jumat (6/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat, sekaligus memperingati malam Nuzulul Quran. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Wakil Bupati H. Andreas, Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman, unsur Forkopimda, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Sukabumi. Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyampaikan sejumlah program prioritas pemerintah daerah yang tengah berjalan, salah satunya program beasiswa bagi generasi muda Sukabumi yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Menurutnya, pemerintah daerah setiap tahun menyediakan kuota beasiswa bagi mahasiswa asal Kabupaten Sukabumi. Pada tahun ini, sekitar 150 kuota beasiswa disiapkan melalui kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi, di antaranya Universitas Nusa Putra dan Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI). “Program beasiswa ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sukabumi. Kami ingin anak-anak Sukabumi memiliki kesempatan yang lebih luas untuk melanjutkan pendidikan,” ujarnya. Selain sektor pendidikan, Bupati juga menyinggung program pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang terus digencarkan pemerintah daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menyebutkan, pada tahun sebelumnya ratusan rumah warga telah diperbaiki melalui program tersebut. Untuk tahun ini, pemerintah daerah menargetkan pembangunan sekitar 800 unit rumah, termasuk bagi warga yang terdampak bencana. “Salah satu yang menjadi perhatian adalah pembangunan rumah bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Palabuhanratu,” jelasnya. Pada kesempatan tersebut, Bupati Asep Japar juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan warga Kecamatan Bantargadung yang saat ini sedang menghadapi musibah pergerakan tanah. “Banyak saudara kita di Bantargadung yang terdampak bencana. Mari kita doakan agar mereka diberikan keselamatan, kesehatan, serta kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,” ucapnya. Di hadapan masyarakat yang hadir, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama satu tahun masa kepemimpinannya masih terdapat kekurangan dalam pelayanan dan pembangunan. Ia berharap dukungan serta doa dari masyarakat agar pemerintah daerah dapat terus menjalankan amanah untuk mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah. “Kami akan terus berupaya bekerja maksimal untuk masyarakat. Mohon doa dan dukungannya agar cita-cita pembangunan Kabupaten Sukabumi dapat terwujud,” katanya. Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sukabumi H. Andi Rahman mengatakan, kegiatan Muhibah Ramadan di Warungkiara terasa lebih istimewa karena bertepatan dengan malam Nuzulul Quran. Ia menjelaskan, setelah kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama, agenda dilanjutkan dengan salat tarawih berjamaah, tadarus Alquran, serta ceramah keagamaan. Selain itu, rangkaian kegiatan Muhibah Ramadan tahun ini juga diisi dengan berbagai program sosial seperti bazar murah, pembagian sembako kepada masyarakat, hingga pemberian hadiah umrah bagi warga yang beruntung di setiap titik kegiatan muhibah. “Setiap kecamatan yang disinggahi kegiatan muhibah Ramadan akan mendapatkan satu hadiah umrah bagi masyarakat,” pungkasnya. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUS.COM – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan Persatuan Keluarga Daerah Pariaman (PKDP) Kota dan Kabupaten Sukabumi dengan menggelar aksi sosial pembagian takjil kepada masyarakat. Sebanyak 1.500 paket nasi kotak untuk berbuka puasa dibagikan kepada fakir miskin, dhuafa, yatim piatu, pemulung, pengemudi ojek online, serta masyarakat yang melintas di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Markas Sub Detasemen Polisi Militer (Subdenpom) III/1-2, Jumat (6/3/2026). Ketua PKDP Kota/Kabupaten Sukabumi, Mardial, mengatakan kegiatan berbagi tersebut merupakan agenda rutin organisasi setiap bulan Ramadan sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, kegiatan tahun ini merupakan pelaksanaan yang ketujuh kalinya digelar oleh PKDP sejak beberapa tahun terakhir. “Di hari ke-16 Ramadan ini kami menyiapkan sekitar 1.500 porsi nasi kotak dengan menu khas Padang untuk dibagikan kepada masyarakat, khususnya kaum dhuafa, pemulung, pengemudi ojol dan pengguna jalan yang melintas,” ujar Mardial. Ia menjelaskan, kelancaran kegiatan tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Subdenpom yang selama dua tahun terakhir turut membantu memfasilitasi kegiatan pembagian takjil tersebut. Mardial juga mengapresiasi kekompakan para anggota PKDP yang terlibat langsung dalam kegiatan sosial tersebut, baik melalui sumbangan materi maupun tenaga. “Semoga apa yang telah diberikan para anggota dan donatur menjadi amal kebaikan dan membawa manfaat bagi masyarakat yang menerima,” katanya. Sementara itu, Ketua HAM Kota/Kabupaten Sukabumi, Helmi, menilai kegiatan berbagi di bulan Ramadan seperti yang dilakukan PKDP merupakan langkah positif yang patut dicontoh oleh organisasi kemasyarakatan lainnya. Ia berharap semakin banyak komunitas atau organisasi yang tergerak untuk melakukan kegiatan serupa agar kepedulian sosial di tengah masyarakat semakin tumbuh, terutama selama bulan Ramadan. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Usaha pengolahan gula semut kelapa yang dijalankan secara rumahan di Kampung Cibuntu, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Produk olahan berbahan baku nira kelapa tersebut tidak hanya dipasarkan di tingkat lokal, tetapi juga telah berhasil menembus pasar mancanegara, termasuk sejumlah negara di Eropa. Usaha yang dijalankan oleh pelaku usaha Famili Abadi ini memanfaatkan potensi sumber daya alam desa yang melimpah. Di wilayah Desa Buniwangi sendiri tercatat lebih dari 200 pohon kelapa yang dimanfaatkan sebagai sumber nira untuk bahan baku pembuatan gula semut. Pengrajin gula semut Famili Abadi, Subarna, menjelaskan bahwa dari sekitar 20 pohon kelapa yang disadap setiap harinya dapat menghasilkan kurang lebih 10 kilogram gula semut siap jual. “Alhamdulillah, selama menjalankan usaha ini tidak ada kendala yang berarti. Bahan baku nira kelapa di sini sangat mencukupi, sehingga produksi bisa berjalan secara berkelanjutan,” ujar Subarna, Jumat (6/3/2026). Ia menjelaskan, sebutan gula semut berasal dari bentuknya yang berupa butiran halus menyerupai sarang semut di dalam tanah. Selain tampilannya yang khas, gula semut juga memiliki keunggulan dari sisi ketahanan penyimpanan. Menurutnya, gula semut dapat bertahan hingga dua tahun apabila dikemas dengan baik dan rapat. Hal ini karena kadar udara yang terkandung di dalam gula semut relatif rendah, yakni hanya sekitar 2 hingga 3 persen. “Kalau dikemas dengan baik, gula semut bisa disimpan sampai dua tahun tanpa mengalami perubahan warna maupun rasa,” jelasnya. Proses pembuatan gula semut sendiri tidak jauh berbeda dengan pembuatan gula merah cetak. Tahapannya dimulai dari pengambilan nira kelapa, kemudian dimasak dan diaduk secara terus-menerus hingga mengkristal dan berubah menjadi butiran gula. Seluruh proses tersebut memerlukan waktu sekitar empat jam hingga gula semut siap untuk dikemas. Subarna menegaskan bahwa produk gula semut yang diproduksinya dibuat secara alami tanpa menggunakan campuran bahan kimia. Teknik pengolahannya masih mengandalkan cara tradisional yang telah lama dilakukan para pengrajin di daerah tersebut. “Dalam prosesnya kami tidak menggunakan bahan kimia. Semua murni dari nira kelapa dan diolah secara alami,” tegasnya. Untuk pemasaran, gula semut produksi Famili Abadi saat ini telah dipasarkan di berbagai wilayah Pajampangan atau kawasan selatan Kabupaten Sukabumi. Produk tersebut dijual dalam kemasan ekonomis seberat 250 gram dengan harga sekitar Rp10 ribu per kemasan. Selain memenuhi pasar lokal, gula semut asal Desa Buniwangi juga telah menembus pasar ekspor, salah satunya ke Belanda. Keberhasilan usaha rumahan ini menjadi bukti bahwa potensi sumber daya alam desa, apabila dikelola secara optimal dan berkelanjutan, mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat serta membuka peluang pasar hingga ke tingkat internasional. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Aksi pencurian terjadi saat waktu salat tarawih di Kampung Cicariu RT 08 RW 03 Desa Cipeundeuy Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi. Rumah milik Ustadz Nasrullah dibobol maling ketika ia sedang melaksanakan ibadah di masjid, Kamis (5/3/2026). Dalam kejadian tersebut, pelaku berhasil membawa kabur uang tunai puluhan juta rupiah serta sejumlah barang berharga. Berdasarkan keterangan korban, pelaku diduga masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel jendela. Aksi tersebut terjadi saat kondisi rumah sedang kosong karena Ustadz Nasrullah bersama keluarga pergi ke masjid untuk melaksanakan salat tarawih. Peristiwa itu baru diketahui setelah korban pulang dari masjid. Saat memeriksa kondisi rumah, ia mendapati jendela rumah dalam keadaan rusak dan sejumlah barang sudah hilang. “Alhamdulillah saya dan keluarga dalam keadaan aman. Namun uang yang diikat sekitar Rp50 juta, kemudian uang terpisah sekitar Rp8 juta, emas seberat 15 gram, satu unit handphone, serta sejumlah dokumen penting seperti KTP, STNK, dan surat-surat lainnya ikut dibawa kabur,” ujarnya. Jika dikalkulasikan, total kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp80 juta. Ustadz Nasrullah berharap pelaku pencurian tersebut dapat segera ditemukan dan barang-barang miliknya bisa kembali. Ia juga meminta bantuan masyarakat apabila mengetahui informasi terkait kejadian tersebut. “Kami berharap masyarakat yang mungkin mengetahui sesuatu dapat membantu memberikan informasi. Semoga pelaku segera ditemukan dan barang yang hilang bisa kembali,” ungkapnya. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama saat meninggalkan rumah untuk beribadah di bulan Ramadan. Warga diimbau memastikan rumah dalam keadaan terkunci dengan baik serta saling menjaga keamanan lingkungan. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Aksi pencurian terjadi saat waktu salat tarawih di wilayah Kejaruan. Rumah milik Ustadz Nasrullah dibobol maling ketika ia sedang melaksanakan ibadah di masjid, Kamis (5/3/2026). Dalam kejadian tersebut, pelaku berhasil membawa kabur uang tunai puluhan juta rupiah serta sejumlah barang berharga. Berdasarkan keterangan korban, pelaku diduga masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel jendela. Aksi tersebut terjadi saat kondisi rumah sedang kosong karena Ustadz Nasrullah bersama keluarga pergi ke masjid untuk melaksanakan salat tarawih. Peristiwa itu baru diketahui setelah korban pulang dari masjid. Saat memeriksa kondisi rumah, ia mendapati jendela rumah dalam keadaan rusak dan sejumlah barang sudah hilang. “Alhamdulillah saya dan keluarga dalam keadaan aman. Namun uang yang diikat sekitar Rp50 juta, kemudian uang terpisah sekitar Rp8 juta, emas seberat 15 gram, satu unit handphone, serta sejumlah dokumen penting seperti KTP, STNK, dan surat-surat lainnya ikut dibawa kabur,” ujarnya. Jika dikalkulasikan, total kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp80 juta. Ustadz Nasrullah berharap pelaku pencurian tersebut dapat segera ditemukan dan barang-barang miliknya bisa kembali. Ia juga meminta bantuan masyarakat apabila mengetahui informasi terkait kejadian tersebut. “Kami berharap masyarakat yang mungkin mengetahui sesuatu dapat membantu memberikan informasi. Semoga pelaku segera ditemukan dan barang yang hilang bisa kembali,” ungkapnya. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama saat meninggalkan rumah untuk beribadah di bulan Ramadan. Warga diimbau memastikan rumah dalam keadaan terkunci dengan baik serta saling menjaga keamanan lingkungan. (Dicky)

BIDIK-KASUSNEWS.COM Kabupaten Cirebon — Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon menunjukkan aksi sigap dalam merespon aduan masyarakat terkait keberadaan sarang tawon jenis vespa yang berpotensi membahayakan warga ( 05 / 03 / 2026 ) Laporan tersebut disampaikan oleh seorang warga bernama Maman yang tinggal di Perumahan Kota Alam, Desa Beber, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon. Ia mengkhawatirkan keselamatan anak-anak dan warga sekitar karena sarang tawon tersebut berada di sebuah pohon mangga yang tumbuh tepat di samping rumahnya dan berdekatan dengan akses jalan yang sering dilalui warga perumahan. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Damkar Kabupaten Cirebon langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Dengan menggunakan perlengkapan pelindung khusus serta prosedur keselamatan yang berlaku, petugas berhasil mengevakuasi sarang tawon vespa tersebut sehingga situasi di lingkungan perumahan kembali aman dan kondusif. Maman selaku pelapor mengaku sangat berterima kasih atas respon cepat dari petugas Damkar yang telah membantu mengatasi potensi bahaya tersebut. “Saya sangat mengapresiasi respon cepat dari petugas Damkar Kabupaten Cirebon. Sarang tawon ini cukup besar dan posisinya dekat dengan jalan yang sering dilewati anak-anak dan warga. Alhamdulillah sekarang sudah ditangani sehingga kami merasa lebih aman,” ujar Maman. Sementara itu, salah satu petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon ( Adam ) menyampaikan bahwa masyarakat diimbau untuk tidak mencoba mengevakuasi sarang tawon secara mandiri karena berisiko tinggi. “Tawon vespa dikenal cukup agresif dan berbahaya apabila merasa terganggu. Kami mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada petugas apabila menemukan sarang tawon di lingkungan permukiman agar dapat ditangani dengan aman,” ungkap salah satu petugas Damkar yang terlibat dalam penanganan tersebut. Dengan adanya respon cepat dari petugas Damkar Kabupaten Cirebon, potensi ancaman bagi warga, khususnya anak-anak yang sering bermain di sekitar lokasi, dapat segera diantisipasi. Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya peran masyarakat untuk segera melaporkan potensi bahaya di lingkungan sekitar demi menjaga keselamatan bersama. (Amin)