SUKABUMI-BIDIK-KASUS.NEWS.COM – SDN Sukatani, Desa Sukatani, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi menggelar acara syukuran dan peresmian bangunan hasil revitalisasi, Selasa (13/1/2026). Kegiatan tersebut menandai selesainya pembangunan sarana dan prasarana pendidikan melalui Program Revitalisasi Pemerintah Pusat. Acara berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur, dihadiri Kepala SDN Sukatani Purna Irawan, S.Pd, Camat Surade Unang Suryana, Kapolsek Surade Iptu Ade Hendra, Ketua K3S Sulaeman, Ketua PGRI Iwan Gunawan. Hadir pula Pengawas Sekolah Asep Heriyanto, Kepala Desa Sukatani H. Sulaeman beserta istri, para guru, komite sekolah, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Penampilan seni tari dari siswa-siswi SDN Sukatani menjadi pembuka acara sebagai penyambutan rombongan Camat Surade, dilanjutkan dengan prosesi gunting pita sebagai simbol peresmian bangunan revitalisasi. Camat Surade Unang Suryana menyampaikan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya di wilayah Kecamatan Surade. Ia menegaskan pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun generasi penerus yang tangguh, cakap dan berwawasan luas baik dalam ilmu pengetahuan dan berakhlakul karimah. “Kami mendukung penuh program pendidikan, salah satunya di SDN Sukatani. Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo melalui Kementerian Pendidikan yang telah mengucurkan bantuan. Tanpa peran guru dan sekolah, mustahil lahir generasi yang cerdas dan berdaya saing,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan aparat keamanan untuk menjaga lingkungan pendidikan tetap aman dan kondusif di tengah dinamika pergaulan anak-anak saat ini. Sementara itu, Kepala SDN Sukatani Purna Irawan mengungkapkan rasa syukur atas rampungnya revitalisasi sekolah yang dinilai sangat berdampak pada peningkatan mutu pendidikan. “Alhamdulillah, pada tahun 2025 SDN Sukatani menerima bantuan Program Revitalisasi. Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pendidikan, Gubernur Jawa Barat, Bupati Sukabumi, serta seluruh pihak yang telah mendukung,” katanya. Ia menjelaskan, bantuan tersebut direalisasikan melalui pembangunan rehab berat enam ruang kelas, perpustakaan, kantor sekolah, UKS, serta toilet siswa dan guru. Seluruh pembangunan didanai dengan anggaran sebesar Rp1.076.432.658 dan telah selesai serta siap dimanfaatkan. “Ini adalah amanah besar yang terwujud berkat kerja sama seluruh pihak. Semoga revitalisasi ini menjadi fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan,” pungkasnya. ((Dicky)
SUKABUMI-BIDIKKASUSNEWS.COM – Bupati Sukabumi H. Asep Japar mendampingi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI/Kepala BKKBN, Wihaji, di Kantor Kecamatan Kabandungan, Senin (12/1/2026) Menteri Kabinet Indonesia Maju itu hadir di Sukabumi mengikuti agenda kegiatan Temu Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam rangka pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 3B di Kabupaten Sukabumi. Dalam paparannya Menteri Wihaji menyampaikan bahwa stunting masih dipengaruhi oleh sejumlah faktor utama, seperti pernikahan usia dini, pemenuhan asupan gizi yang belum optimal, serta keterbatasan akses air bersih dan sanitasi. Ia juga menyoroti masih ditemukannya praktik pernikahan dini di Kabupaten Sukabumi yang berdampak besar terhadap tingginya risiko stunting. Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengapresiasi kehadiran Mendukbangga/BKKBN yang membawa langsung program antisipasi stunting ke tengah masyarakat. Menurutnya, kehadiran pemerintah pusat menjadi dorongan semangat baru dalam percepatan penurunan angka stunting di daerah. Bupati menegaskan bahwa persoalan stunting dan pemenuhan gizi merupakan isu fundamental yang akan menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Program MBG 3B yang menyasar ibu hamil, baduta, dan balita merupakan langkah nyata pemerintah pusat di bawah arahan Presiden untuk memastikan kecukupan gizi sejak dini. “Program MBG 3B bukan sekadar bantuan makanan, tetapi investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Bupati. Bupati juga menekankan pentingnya peran kader TPK sebagai ujung tombak di lapangan, mulai dari distribusi bantuan, edukasi gizi seimbang, hingga pendampingan langsung kepada keluarga penerima manfaat. Dedikasi kader dinilai krusial untuk memastikan bantuan tepat sasaran, aman, dan bernutrisi seimbang. Melalui temu kader ini, Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dari tingkat kabupaten hingga posyandu. Ia optimistis Kabupaten Sukabumi mampu menekan angka stunting secara signifikan dan mewujudkan keluarga yang berkualitas. Sementara itu, Kepala Dinas BKKBN Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang, menyampaikan bahwa sinergi pemerintah daerah dan pusat terus diperkuat dengan melibatkan seluruh pihak terkait. “Kami optimistis pelaksanaan program SPPG di Kecamatan Kabandungan dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya. Pada kesempatan tersebut, rombongan juga melakukan kunjungan ke keluarga rawan stunting serta rumah tidak layak huni di Kampung Cikubang RT 21 RW 09 Desa Kabandungan dan Kampung Kaladi 1 RT 03 RW 05 Desa Tugu Bandung. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda atau biasa disapa Wanju, angkat bicara menyusul terjadinya dualisme dalam kepengurusan KNPI saat ini. Dia menyampaikan, dualisme ini tidak harus terjadi jika keduanya duduk bersama dan membicarakan kepentingan yang lebih besar untuk membangun Kota Sukabumi yang maju. Hal itu disampaikan Wanju usai menerima kunjungan jajaran Kepengurusan KNPI hasil Musda XVI Periode 2025-2028, tanggal 13 Desember 2025 lalu. “Di lubuk hati yang paling dalam saya selaku salah satu pimpinan DPR menginginkan kedua kubu bisa bersatu kembali dalam satu ikatan kebersamaan, ” kata Wanju, Kamis (8/1/2026). Dia juga mengatakan, gedung DPRD adalah rumah rakyat yang siapapun boleh datang menyampaikan aspirasi. “Saya mengapresiasi kedatangan Kang Tantan selaku Ketua KNPI yang kukuhkan dalam Musda XVI,” ujarnya. Dia menyampaikan, kehadiran jajaran pengurus yang digawangi Tantan dan pengurus inti lainnya adalah untuk bersilaturahmi dan menunjukkan legalitas kepengurusan yang dimilikinya. “Secara de facto kedua kepengurusan diakui, tapi secara de jure, sepertinya Kepengurusan KNPI kubu Kang Tantan yang memiliki legitimasi,” ungkap Wanju. Dia berharap di tengah dinamika yang berkembang saat ini, pemerintah seyogyanya hadir untuk menyelesaikan kekisruhan ini. “Sudah saatnya pemerintah tampil untuk menengahi konflik yang terjadi. Karena bagaimana pun mereka adalah putra putri terbaik,” tandasnya. Dualisme ini kata dia jangan diartikan terjadi perseteruan antara kedua kubu. “Ambil sisi positifnya saja,ini menunjukkan bahwa Kota Sukabumi tidak kehabisan stok pemuda berkualitas, ” tuturnya. Sementara itu, Tantan menjelaskan, pertemuan tersebut sebagai ajang silaturahmi usai pelantikan. Selain itu kunjungan tersebut untuk menunjukkan legalitas hukum sebagai bagian dari kepengurusan KNPI hasil Musda tahun lalu. Dalam pertempuran penuh kehangatan itu, dia menjelaskan tentang pandangan dan ide-ide strategis tentang aspek regulasi, anggaran dan evaluasi selaras dengan fungsi legislatif. “Dari sisi regulasi Pemkot Sukabumi memiliki dasar hukum terkait Perda Kepemudaan,” jelas Tantan. Namun dia juga mengingatkan agar implementasi kebijakan kepemudaan khususnya dalam pengelolaan anggaran harus cermat dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ucapnya. Dia menambahkan, dana hibah harus berbasis legalitas yang jelas dan tidak diberikan serampangan baik terhadap individu maupun kelompok atau lembaga. Selain itu, setiap penggunaan anggaran perlu disertai mekanisme monitoring dan evaluasi agar dapat dipertanggungjawabkan secara organisatoris. Terkait dinamika kepengurusan KNPI, Tantan menegaskan pihaknya memiliki legitimasi hasil Musda dan legalitas organisasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Ia berharap pemerintah bersikap objektif dan berpegang pada aspek hukum dalam menyikapi persoalan tersebut. “KNPI ke depan akan fokus pada penguatan visi dan misi gerakan kepemudaan serta membangun sinergi konstruktif dengan Pemerintah Kota Sukabumi,” ujarnya. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Mendukung pelaksanaan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), khusus poin 6 tentang pemberantasan peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus. Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi melaksanakan kegiatan tes urine bagi petugas dan warga binaan pemasyarakatan (WBP). Kegiatan dilaksanakan atas kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sukabumi, Kamis (8/1/2026). Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor : WP.11-PK.08.02-76 2026 Tanggal 6 Januari 2026. Isinya membahas perihal Penugasan Pendataan Senjata Api serta Tes Urine Pegawai dan Narapidana. Diperkuat dengan Surat Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat Nomor : WP.11-PK.08.02.153 Tanggal 6 Januari 2026 Perihal Penugasan Pendataan Senjata Api serta Tes Urine Pegawai dan Narapidana. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan apel bersama di Lapangan Apel Lapas Kelas IIB Sukabumi yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi Bersama BNNK Sukabumi. Peserta terdiri dari seluruh petugas Lapas, dan peserta magang Lapas Kelas IIB Sukabumi. Usai apel, dilakukan tes urine kepada 70 orang petugas Lapas Kelas IIB Sukabumi, 10 orang warga binaan, serta 10 orang peserta magang. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilaksanakan oleh BNNK Sukabumi, seluruh peserta tes urine dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba. Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono menegaskan bahwa pelaksanaan tes urine bagi petugas dan warga binaan merupakan bentuk komitmen nyata jajaran Lapas Sukabumi dalam mendukung 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Khususnya poin 6 tentang pemberantasan peredaran narkoba serta pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan. “Melalui kegiatan tes urine ini, kami melakukan langkah deteksi dini, penguatan pengawasan internal, serta penegakan integritas petugas dan warga binaan. Upaya ini merupakan bagian dari strategi pencegahan dan pemberantasan narkoba guna mewujudkan LABUMI BERSINAR (Lapas Sukabumi Bersih dari Narkoba” tegasnya. Turut hadir kepala BNNK Sukabumi, AKBP Dr. Yuhernawa, S.H., M.M. menyampaikan Pelaksanaan tes urine ini merupakan langkah nyata dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), khususnya di lingkungan Lapas. “Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat dilakukan deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkoba serta memperkuat komitmen bersama untuk mewujudkan Lapas Bersinar (lapas bersih dari narkoba),” ujarnya. (Usep)
HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Jajaran Polsek Amuntai Utara terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dengan melakukan monitoring debit air di wilayah hukumnya, Kamis (8/1/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi menyusul terpantau adanya kenaikan debit air di sejumlah titik. Monitoring debit air dilaksanakan sekitar pukul 10.30 WITA oleh personel Polsek Amuntai Utara dengan menyasar fasilitas umum, permukiman warga, serta pintu air yang menjadi indikator utama kondisi perairan di wilayah tersebut. Berdasarkan hasil pemantauan, sejumlah ruas jalan di Kecamatan Amuntai Utara terpantau mengalami genangan air dengan kedalaman bervariasi. Di antaranya Jalan Rakha Desa Pamintangan sepanjang sekitar 30 meter dengan ketinggian air 0–3 sentimeter, Jalan Rakha Desa Pakapuran sepanjang 100 meter dengan kedalaman 0–7 sentimeter, serta Jalan Amuntai–Tanjung di Desa Panangkalaan dan Panangkalaan Hulu dengan genangan hingga 3 sentimeter. Sementara itu, fasilitas umum lainnya seperti lapangan, taman, sekolah, tempat ibadah, sarana kesehatan, serta gedung pemerintahan dilaporkan dalam kondisi aman dan tidak terdampak genangan. Untuk permukiman warga, genangan air terpantau di sejumlah desa baik di wilayah Kecamatan Amuntai Utara maupun Kecamatan Haur Gading. Di Kecamatan Amuntai Utara, genangan tercatat di Desa Pakapuran, Panangkalaan, Panangkalaan Hulu, Sungai Turak, dan Sungai Turak Dalam dengan total puluhan rumah terdampak ringan. Sedangkan di Kecamatan Haur Gading, beberapa rumah warga di Desa Waringin, Keramat, Pulantani, Jingan Bujur, Bayur, dan Palimbangan turut terdampak. Kapolsek Amuntai Utara melalui keterangannya menyampaikan bahwa hasil pemantauan menunjukkan debit air di Pintu Air Desa Muara Baruh mengalami kenaikan sekitar 2 sentimeter, dari sebelumnya 175 sentimeter menjadi 177 sentimeter. Meski kenaikan masih tergolong terkendali, kondisi ini tetap menjadi perhatian serius pihak kepolisian. “Kami akan terus melakukan pemantauan debit air secara rutin setiap hari. Apabila terjadi perkembangan signifikan, akan segera kami laporkan dan lakukan langkah-langkah antisipatif bersama pihak terkait,” ujarnya. Monitoring dilakukan oleh personel Brigpol Erri Dian Saputra dan Brigpol Taufikurrachman, sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman dan memastikan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Polsek Amuntai Utara juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan genangan, agar tetap waspada dan segera melaporkan apabila terjadi peningkatan debit air atau kondisi darurat lainnya. (Agus)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menerima penghargaan prestisius dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Penghargaan level nasional ini diberikan atas dedikasi dan kontribusinya dalam mendukung pencapaian swasembada pangan nasional tahun 2025. Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Panen Raya Nasional yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Rabu (7/1/2026). Presiden ke delapan tersebut menegaskan, panen raya nasional yang dirangkaikan dengan pemberian satyalencana merupakan penanda keberhasilan Indonesia dalam mewujudkan kembali swasembada pangan. Capaian tersebut, menurut Presiden, merupakan hasil kerja keras seluruh elemen bangsa, khususnya para petani di berbagai daerah. “Bangsa Indonesia harus menjadi bangsa yang sungguh-sungguh waspada, berani mengoreksi diri, dan berani menghadapi keadaan,” ujarnya. Kepala negara juga menekankan bahwa Indonesia memiliki potensi kekayaan alam yang sangat besar. Oleh karena itu, keberhasilan di sektor pangan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Swasembada pangan dinilai menjadi fondasi penting agar Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara mandiri tanpa ketergantungan pada impor. Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa capaian swasembada pangan tidak terlepas dari kebijakan strategis Presiden Prabowo yang berpihak kepada petani. Pemerintah telah menerbitkan 12 Instruksi Presiden dan 25 Peraturan Menteri Pertanian sebagai hasil deregulasi dari lebih 500 aturan sebelumnya. “Hasilnya, harga pupuk berhasil ditekan hingga turun 20 persen. Ini sesuatu yang belum pernah terjadi sejak Indonesia merdeka,” terang Menteri Amran. Di sisi lain, harga gabah naik sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani, tambahnya. Menurutnya, dampak kebijakan tersebut tidak hanya dirasakan di dalam negeri, tetapi juga berpengaruh secara global. Harga pangan dunia tercatat turun dari sekitar 650 dolar AS menjadi 340 dolar AS per ton, atau mengalami penurunan sekitar 44 persen. Ia menambahkan, Indonesia yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu importir pangan terbesar kini tidak lagi melakukan impor. Kondisi tersebut membuat pasokan pangan dunia menjadi lebih melimpah, khususnya di negara-negara produsen seperti Vietnam, Thailand, India, dan Pakistan. “Secara tidak langsung, petani dan masyarakat Indonesia telah berkontribusi besar terhadap ketahanan pangan global,” pungkasnya. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi menerima hibah satu unit kendaraan sepeda motor pengangkut sampah dari Pemerintah Kota Sukabumi. Penyerahan dilaksanakan dalam kegiatan silaturahmi Wali Kota Sukabumi dengan Lapas Kelas IIB Sukabumi di Lapangan Apel Lapas Kelas IIB Sukabumi, Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, Kepala DLH Kota Sukabumi, Dr. Ir. H. Asep Irawan, Msc, Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, AMd.I.P., S.H., M.H serta diikuti oleh pejabat manajerial dan seluruh staf Lapas IIB Sukabumi. Kegiatan diawali dengan pembukaan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) hibah kendaraan oleh Wali Kota Sukabumi dan Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi. Turut menyaksikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi dan Kepala Subbagian Tata Usaha Lapas Kelas IIB Sukabumi Penyerahan hibah dilakukan secara simbolis melalui penyerahan kunci kendaraan pengangkut sampah dari Wali Kota Sukabumi kepada Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi. Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Wali Kota Sukabumi, DLH Kota Sukabumi, serta jajaran Pemerintah Kota Sukabumi atas hibah yang diberikan. “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Wali Kota Sukabumi beserta jajaran Pemerintah Kota Sukabumi dan Dinas Lingkungan Hidup atas hibah kendaraan pengangkut sampah ini, Bantuan ini sangat bermanfaat dalam menunjang operasional kebersihan lingkungan Lapas Kelas IIB Sukabumi. Kami berkomitmen untuk memanfaatkan hibah ini secara maksimal serta terus bersinergi mendukung program kebersihan Pemerintah Kota Sukabumi.” Ujar Kalapas “Dalam satu hari, Lapas Kelas IIB Sukabumi menghasilkan kurang lebih 500 kilogram sampah yang berasal dari sisa makanan, kantin dan limbah dari hasil pembinaan kemandirian.” tambahnya Dalam sambutannya, Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menyampaikan bahwa hibah kendaraan tersebut merupakan bentuk sinergi dan kerja sama antarinstansi dalam mendukung program Pemerintah Kota Sukabumi, khususnya di bidang kebersihan lingkungan. “Hibah kendaraan pengangkut sampah ini merupakan bentuk sinergi dan komitmen Pemerintah Kota Sukabumi dalam mendukung instansi vertikal, khususnya Lapas Kelas IIB Sukabumi,” ujarnya. Dia juga berharap kendaraan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pengelolaan kebersihan lingkungan, sehingga sejalan dengan program Pemerintah Kota Sukabumi dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Sukabumi diharapkan dapat terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Sukabumi dalam mendukung program-program pembangunan, khususnya dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. (Usep)
Bidik-kasusnews.com,Sintang Kalimantan Barat Banyaknya laporan masyarakat dan semakin langkanya Gas Elpiji 3 kg di kabupaten Sintang kalbar,kalaupun ada tapi harganya berkisar antara 50 ribuan dan bahkan ada di beberapa kecamatan mencapai 70 ribu rupiah pertabung akibat adanya dugaan penimbunan oleh mafia migas untuk memperoleh keuntungan pribadi. LSM SOMASI bersama tim mencoba untuk menelusuri adanya dugaan pangkalan gas Elpiji Bodong alias fiktif tersebut, mencoba mendatangi beberapa lokasi sesuai dengan data nama pangkalan dan alamat yang terdaftar di mypertamina, Selasa (06/01/2026). Hasil dilapangan sangat mengejutkan karena menemukan tidak ada aktivitas sama sekali, dan bahkan ada beberapa pemilik warung maupun rumah pribadi merasa tidak pernah ada aktifitas jual beli gas LPG, bahkan pemilik warung maupun rumah pribadi merasa selama ini mereka juga susah payah untuk membeli gas Elpiji untuk kebutuhan rumah tangga. Arbudin ketua LSM SOMASI menyatakan bahwa ada permainan mafia Gas Elpiji dengan membuat ijin pangkalan gas Elpiji menggunakan alamat orang lain untuk mendapatkan pasokan dari agen penyalur dari Pertamina dan tidak disalurkan ke masyarakat tetapi dijual ke wilayah lain untuk memperoleh keuntungan dengan harga tinggi. Temuan pangkalan gas Elpiji Bodong alias fiktif dilapangan menunjukkan bahwa kurangnya pengawasan pemerintah dan Pertamina sebagai penyalur, sehingga harga dipasaran terjun bebas dan bahkan langka, karena kuat dugaan dimainkan oleh para mafia Gas Elpiji dan juga diduga ada penimbunan yang mengakibatkan kelangkaan di masyarakat, padahal stok dari Pertamina mencukupi dan bahkan kuotanya juga ditambahkan lagi, ujar Arbudin. Ketua LSM SOMASI Arbudin meminta aparat penegak hukum dan pemerintah segera menindak tegas para pemilik pangkalan bodong yang tidak resmi tersebut, karena menurut hitungan yang dilakukan oleh LSM SOMASI dan tim investigasi bahwa para pemilik pangkalan gas Elpiji fiktif telah merugikan masyarakat, bahkan dari data yang diperoleh, masyarakat dirugikan sekitar 2.5 miliar perbulan nya, jadi kalau setahun sekitar 30 miliar, jadi ini adalah hitungan terendah yang digunakan, ujar Arbudin. Arbudin ketua LSM SOMASI bersama tim akan menyurati kejaksaan dan kepolisian untuk melaporkan dugaan tindak pidana pemilik pangkalan gas Elpiji bodong alias fiktif tersebut. Sumber: Pak Arbudin Ketua LSM Somasi Editor: Tim Liputan(Team/read)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki kembali menggaungkan semangat persatuan dan kesatuan untuk lebih banyak lagi meraih prestasi. Hal itu disampaikan dia saat menyerahkan hibah motor sampah kepada Lapas Kelas IIB Sukabumi, Rabu (7/1/2026). “Semangat persatuan menuju kedaulatan akan melahirkan prestasi. Hal itu menjadi sebuah pilihan yang mau tidak mau harus dilaksanakan. Kita mulai dari sampah,” kata Ayep. Dia menambahkan per hari Lapas Kelas IIB Sukabumi, memproduksi sampah sekitar kapasitas satu motor. Selain itu kata dia, hal ini sebagai bentuk sinergitas antara lembaga vertikal dengan Pemkot Sukabumi. “Agar tercipta harmoni antar lembaga yang ada,untuk membangun tata kelola pemerintahan yang solid dan kompak,” tegasnya. Disamping itu menjadi prasyarat untuk mewujudkan kesejahteraan, kemakmuran lahir dan batin yang menjadi cita-cita bersama. Semangat untuk mencapai kondisi ideal itu adalah bersumber dari konstitusi yang terkandung dalam UUD 1945 dan turunannya. Dia juga bersyukur atas kenaikan PAD Kota Sukabumi dari APBD. Di mana sebelumya berada di angka 35 persen sekarang naik 2 persen menjadi 37 persen. “Saya optimis di 2026 akan ada kenaikan-kenaikan lagi termasuk prestasi-prestasi lainnya. Karena semua dilakukan dengan mengacu pada konsep persatuan,” ungkapnya. Kepala Lapas Sukabumi, Budi Hardiono mengapresiasi bantuan dari Pemkot Sukabumi berupa motor sampah tersebut yang bertepatan dengan momentum tahun baru. “Alhamdulillah, tahun baru, semangat baru, motor baru hibah dari Pemkot Sukabumi. Dia berharap dengan bantuan ini kondisi Lapas menjadi lebih bersih lagi. “Sekarang Lapas Sukabumi sudah bersih dan ke depan jauh lebih bersih lagi dari sebelumnya. Terimakasih kepada pak wali kota dan Kepala DLH atas bantuan ini,” ucapnya. Dia menambahkan, limbah sampah per hari berasal dari sisa makanan, limbah dapur ddan hasil kerja kemandiriannya,” kata kalapas. Ada 504 orang warga binaan di Lapas Kelas IIb Sukabumi yang 19 orang diantaranya mutasi ke Lapas Kelas IIa Karawang. Karena pembinaan harus berjalan serta keamanan juga harus kondusif. “Jangan sampai terjadi over kapasitas kita akan lakukan mmutasi ke Lapas Kelas IIa Karawang sebanyak 19 orang warga binaan,” Pungkasnya. (Usep)
Cirebon kota Bidik-kasusnews.com,.Polres Cirebon Kota melaksanakan apel pagi personel tingkat Polres yang berlangsung di halaman Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran Nomor 05, Kota Cirebon, Selasa (06/01/2026) pagi. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. Apel pagi yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut diikuti oleh seluruh jajaran personel Polres Cirebon Kota, mulai dari Pejabat Utama (PJU), perwira, bintara hingga ASN Polri. Kegiatan ini merupakan bagian dari rutinitas kedinasan sebagai sarana penyampaian arahan dan evaluasi kinerja personel. Dalam arahannya, Kabag SDM Polres Cirebon Kota KOMPOL Didi Wahyudi Sunansyah, S.H., M.H., menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel dalam mengantisipasi potensi bencana banjir, mengingat intensitas curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Kota Cirebon dan sekitarnya . Ia juga mengingatkan agar personel yang melaksanakan piket maupun yang telah tersprint untuk tugas tertentu senantiasa siap apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, kehadiran polisi sangat dibutuhkan dalam memberikan pelayanan kepolisian, terutama pada situasi darurat. Sementara itu, Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar dalam amanatnya mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel atas pelaksanaan Operasi Lilin Nataru 2025 yang berjalan dengan aman, tertib dan lancar. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh personel di lapangan. Pada kesempatan tersebut, Kapolres juga menyampaikan ucapan selamat Natal kepada personel Polres Cirebon Kota yang merayakan, serta memberikan apresiasi kepada anggota yang telah mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. AKBP Eko Iskandar menegaskan bahwa memasuki tahun 2026, seluruh personel diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di tahun sebelumnya menjadi bahan perbaikan agar pelayanan kepolisian semakin optimal dan profesional. Ia juga menyinggung terkait kondisi cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir, di mana curah hujan tinggi menyebabkan potensi banjir di sejumlah wilayah. Kapolres menyampaikan bahwa dirinya bersama PJU telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi serta memastikan adanya respons cepat dari jajaran Polres dalam memberikan bantuan dan pelayanan kepada masyarakat. Namun demikian, Kapolres tidak menutup mata terhadap adanya laporan masyarakat terkait pelayanan kepolisian yang dinilai kurang responsif. Ia menegaskan bahwa hal tersebut menjadi bahan evaluasi serius agar ke depan tidak terulang kembali dan citra pelayanan Polri dapat semakin baik. “Di tahun baru ini, saya berharap seluruh personel dapat bekerja lebih maksimal, meningkatkan disiplin serta memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab,” tegas AKBP Eko Iskandar. Terpisah, Kasi Humas Polres Cirebon Kota menjelaskan bahwa apel pagi merupakan sarana penting untuk memperkuat kedisiplinan personel sekaligus sebagai media penyampaian arahan pimpinan kepada seluruh anggota. Selain itu, apel pagi juga dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas pelayanan kepolisian di lapangan. Menurutnya, Polres Cirebon Kota berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat, sejalan dengan semangat Presisi Polri dalam mewujudkan keamanan dan kenyamanan di wilayah hukum Polres Cirebon Kota. (Asep.R)