SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – SMPN 5 Ciracap, Desa Mekarsari, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, menggelar syukuran rampungnya revitalisasi bangunan sekolah yang didanai bantuan pemerintah pusat, Rabu 21 Januari 2026. Kegiatan tersebut ditandai dengan pemotongan pita sebagai simbol dimulainya pemanfaatan gedung baru. Acara syukuran dirangkaikan dengan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dengan menghadirkan penceramah Ustadz Abdul Aziz dari desa setempat. Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti seluruh warga sekolah. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Seksi Sarana Prasarana Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Zetta Nusantara Putra, Kepala Sekolah Dadan Suherlan, Ketua Komite Sekolah Ikan Wikanta, tokoh masyarakat, tokoh agama, dewan guru, siswa-siswi, serta tamu undangan lainnya. Zetta Nusantara Putra menyampaikan bahwa revitalisasi tahun anggaran 2025 membawa perubahan signifikan, terutama dari sisi keamanan dan kenyamanan bangunan sekolah. “Kondisinya sangat jauh berbeda dari sebelumnya. Dulu bangunan cukup rentan, sekarang lebih aman dan nyaman,” ujarnya. Dia berharap motivasi siswa dan guru semakin meningkat serta lebih semangat dalam meningkatkan kualitas belajar mengajar. Dia berpesan agar seluruh warga sekolah menjaga hasil revitalisasi, baik dari sisi kebersihan maupun keamanan fasilitas. Sementara itu, Kepala Sekolah Dadan Suherlan menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan daerah atas dukungan revitalisasi sekolah dengan anggaran sekitar Rp676 juta. Di mana bantuan itu mencakup perbaikan tiga ruang kelas serta pembangunan satu ruang laboratorium. “Kami sangat bersyukur. Gedung yang lebih representatif ini menjadi harapan kami selama ini. Semoga dapat meningkatkan semangat belajar siswa serta memotivasi guru dalam memberikan pengajaran terbaik,” ungkapnya. Dadan berharap ke depan ada dukungan lanjutan untuk penambahan ruang kelas lainnya seiring meningkatnya jumlah peserta didik. Ia juga menyampaikan kebanggaan atas prestasi siswa SMPN 5 Ciracap yang berhasil meraih juara dua Gala Siswa Indonesia tingkat Kabupaten Sukabumi. Dalam tausiahnya, Ustadz Abdul Aziz mengajak seluruh warga sekolah menjaga amanah dengan merawat fasilitas pendidikan yang telah dibangun serta meneladani kegigihan Nabi Muhammad SAW dalam menuntut ilmu. Kegiatan ditutup dengan doa bersama, pemotongan tumpeng, serta penampilan seni siswa sebagai ungkapan rasa syukur atas selesainya revitalisasi gedung sekolah. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUS.COM – Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Feri Sri Astrina, menyoal keseriusan pemerintah yang terkesan lamban dalam memperbaiki infrastruktur dasar bagi warga. Warga sudah tidak lagi mampu mengingat berapa kali tuntutan perbaikan jalan lingkungan disampaikan ke pemerintah. Namun faktanya, sudah disampaikan bertahun-tahun, jalan tesebut belum juga tersentuh pembangunan. Feri menilai, mekanisme birokrasi dan dan kajian serta perencanaan belum juga menjawab kebutuhan riil masyarakat. Pengaduan masyarakat (dumas) terus disampaikan warga lewat berbagai cara agar jalan lingkungan tersebut lekas diperbaiki. “Pada beberapa kesempatan, saya sering menerima aduan masyarakat terkait jalan rusak yang hingga kini belum ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Sukabumi melalui dinas terkait,” ujar Feri, Selasa (20/1/2026). Dia menegaskan seluruh prosedur formal telah ditempuh. Usulan disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Selain itu, aspirasi resmi saat reses DPRD, bahkan sejak akhir 2024. Namun hingga kini, realisasi belum terlihat. “Saya mengajukan hasil reses maupun usulan Musrenbang sejak akhir 2024. Seharusnya bisa dilaksanakan pada 2025, tetapi sekarang sudah 2026 dan belum terealisasi,” tegasnya. Kalau yang menjadi alasan hanya karena efisiensi anggaran kata dia, pemerintah bisa mengupayakan dengan berbagai cara. Menurut Feri, jika usulan masuk sejak 2024, maka semestinya sudah terakomodasi dalam anggaran 2025. Berlarutnya persoalan hingga 2026 dinilai mencerminkan kegagalan penentuan skala prioritas pembangunan. Feri juga mengingatkan dampak sosial dan keselamatan warga. Jalan lingkungan merupakan urat nadi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. Pembiaran jalan rusak berpotensi menurunkan kepercayaan publik sekaligus membahayakan keselamatan. Ia mendorong dinas terkait di lingkungan Pemkot Sukabumi untuk beralih dari tumpukan dokumen ke aksi nyata yang lebih proaktif. “Harapannya dinas terkait bisa lebih cepat menanggulangi dan merespons keluhan masyarakat yang bersentuhan langsung dengan kepentingan warga,” pungkasnya. (Usep)

Cirebon kota Bidik-kasusnews.com,. Satuan Narkoba Polres Cirebon Kota mengungkap modus baru peredaran narkotika jenis sabu, dengan mengamankan seorang pemuda berusia 23 tahun yang mengedarkan sabu dalam kemasan permen. Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar menyatakan, tersangka berinisial AS (23) ditangkap di kawasan Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Pekiringan, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon pada Senin (12/1/2026) siang, setelah polisi menindaklanjuti laporan masyarakat. Dari penggeledahan, petugas menemukan 177 paket sabu siap edar dengan berat bruto 152 gram, yang dikemas dalam plastik kecil dan dimasukkan ke dalam bungkus permen. “Ini tergolong modus baru, kamuflase, jadi sabu tersebut dimasukkan ke dalam bungkus kemasan permen, ini sengaja untuk mengelabui hingga tidak terlihat itu adalah paket sabu,” kata Eko dalam konferensi pers di Mapolres Cirebon Kota, Selasa (20/1/2026) siang Selain ratusan paket sabu, polisi menyita satu unit timbangan digital. AS berperan sebagai kurir yang mengedarkan sabu dengan metode sistem tempel, di mana paket diletakkan pada titik yang ditentukan dan lokasinya dikirimkan kepada pembeli melalui aplikasi pesan singkat. Ancaman Hukuman Eko mengungkapkan, satu paket sabu kemasan permen dijual AS seharga Rp500.000 dengan berat 0,5 gram. Ia akan mendapatkan upah Rp1,5 juta apabila berhasil menjual 10 gram sabu atau 20 paket. Pengungkapan kasus ini merupakan hasil pengembangan dari kasus sebelumnya. AS diancam pasal berlapis tentang Undang-Undang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara enam tahun, 20 tahun, seumur hidup, hingga pidana mati. Polisi masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas serta memburu pengendali utama. (Asep.R)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,. Ormas Pemuda Pancasila sepeninggal alm. Summa, roda organisasi langsung dipegang MPW (Majelis Pimpinan Wilayah) Jawa Barat, untuk hampir 5 bulan yang lalu. Untuk mengisi kekosongan pimpinan Kabupaten Cirebon maka MPW Jabar melakukan Pemilihan Ketua yang dilakukan oleh Stering Commitee (SC) yang dipimpin Dodi. Tahapan yang dilakukan dalam Pemilihan Ketua saat ini, yakni Pendaftaran Calon Ketua, Verifikasi berkas dan Pemilihan Ketua. Untuk pendaftaran calon ketua dimulai hari ini (20 jan) hingga pukul 22.00 tgl 23 Januari. Pendaftaran hari ini baru dilakukan Suganda Ketua PAC Plumbon yang penuh energik dengan membawa motivasi dan spirit baru untuk membesarkan ormas PP supaya lebih bermanfaat bagi masyarakat. Usai melakukan registrasi pendaftaran Suganda memberi kesempatan awak media untuk melakukan konperensi pers, dalam penjelasannya menyampaikan “Tujuan saya maju dalam pemilihan ini bukan ingin jadi besar karena organisasi tapi ingin membesarkan organisasi dan melakukan konsolidasi setiap saat, karena Pemuda Pancasila merupakan organisasi besar yang dibentuk negara dalam mengganyang Partai Komunis Indonesia dan mamanya kita harus selalu mensosialisasikan pancasila dari sila pertama sampai kelima, makanya Pancasila Harga mati, dan harus bersinergi dengan TNI, Polri dan Pemerintahan hingga tingkat desa. Sebagai ormas kontrol sosial kita tetap berjalan bila ada yang tidak sesuai atau menyimpang kita sampaikan dengan cara bijak dan elegan untuk menjaga kondusivitas kenyamanan masyarakan, pungkas Suganda. (Asep.R)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menyebut bahwa camat merupakan garda terdepan dalam Penanggulangan bencana. ‎ ‎Hal itu disampaikan Bupati saat memimpin Rapat Dinas Bulanan perdana tahun 2026 di Aula Sekretariat Daerah, Palabuhanratu, Senin, 19 Januari 2026. ‎ ‎”Saya minta agar para camat segera turun ke lokasi bencana untuk memantau langsung kondisi di lapangan, sebelum instansi terkait tiba di tempat,” kata bupati. ‎ ‎Selain itu dia juga mendorong penguatan manajemen bencana oleh semua pemangku kepentingan di seluruh wilayah. ‎ ‎Hal tersebut perlu dilakukan mengingat tanggungjawab tidak bisa hanya dibebankan kepada satu institusi saja. ‎ ‎”Manajemen bencana tidak bisa hanya dibebankan kepada satu instansi. Untuk itu ia menginstruksikan para camat untuk menjadi garda terdepan saat terjadi insiden di wilayahnya,” ujar Asep. ‎ ‎Rapat yang dipandu oleh Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman ini dihadiri oleh Wakil Bupati H. Andreas, para asisten daerah, staf ahli, kepala perangkat daerah, serta seluruh camat se-Kabupaten Sukabumi. ‎ ‎Di samping itu dia juga menekankan respon cepat Penanggulangan bencana dan perbaikan sistem pelayanan publik. ‎ ‎”Soliditas antarperangkat daerah penting dilakukan khususnya dalam merespons potensi bencana alam dan menjaga kualitas pelayanan publik di tengah tantangan anggaran,” kata Asjap panggilan akrab Asep Japar. ‎ ‎Dia menambahkan, penanganan bencana adalah tanggung jawab kita bersama. Dia meminta para camat untuk langsung turun ke lapangan saat bencana terjadi, bahkan sebelum instansi teknis tiba. ‎ ‎”Sampaikan informasi akurat kepada masyarakat agar situasi tetap kondusif,” tegasnya. ‎ ‎Asjap menjelaskan, kerja sama konkret dalam mitigasi bencana juga diperkuat melalui penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemkab Sukabumi dengan Perum Perhutani KPH Sukabumi yang dilakukan di sela-sela rapat. ‎ ‎Kondisi fiskal daerah ujarnya yang mengalami penurunan, Bupati meminta seluruh jajaran birokrasi tidak mengendurkan semangat kerja. ‎ ‎”Perlu digarisbawahi bahwa keterbatasan anggaran harus disiasati dengan inovasi dan efisiensi, tanpa mengorbankan tiga pilar prioritas pembangunan tahun 2026, yakni infrastruktur, kesehatan dan pendidikan,” terangnya. ‎ ‎Bahkan dia mendorong agar di posisi sulit ini seluruh jajaran Pemkab Sukabumi harus bekerja lebih semangat lagi. ‎ ‎”Meskipun anggaran menurun, pelayanan publik di sektor vital harus terus direalisasikan secara maksimal,” tambahnya. ‎ ‎Sementara itu Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menyoroti pentingnya keterbukaan informasi dan koordinasi lintas sektoral. ‎ ‎Menurutnya, respons cepat pemerintah harus diimbangi dengan komunikasi yang transparan mulai dari desa hingga kabupaten. ‎ ‎”Saya meminta informasi pemerintah tersampaikan secara transparan dari tingkat bawah hingga atas. Persoalan krusial harus diantisipasi sejak dini agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat,” ujar Andreas. ‎ ‎Rapat dinas ini juga menjadi momentum pemberian penghargaan bagi perangkat daerah berprestasi. Penghargaan Kepatuhan Kinerja Tahun 2025 tingkat perangkat daerah diraih oleh BPKAD, DPPKB, dan Inspektorat. ‎ ‎Sedangkan untuk tingkat kecamatan, penghargaan diberikan kepada Kecamatan Palabuhanratu, Parakansalak, dan Sagaranten. (Dicky)

CIREBON Bidik-kasusnews.com,. Polresta Cirebon melaksanakan Upacara Hari Kesadaran Nasional Tahun 2026 pada Senin (19/1/2026) di Lapangan Apel Mapolresta Cirebon, Jalan Raden Dewi Sartika No. 01, Sumber, Kabupaten Cirebon. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan diikuti oleh seluruh jajaran Polresta Cirebon. Bertindak sebagai Inspektur Upacara yakni Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H. Sementara Perwira Upacara dijabat oleh Kasat Reskrim Polresta Cirebon Kompol I Putu Ika Prabawa Kartima Utama, S.I.K., dan Komandan Upacara oleh Ps. Kanit Idik 2 Sat Reskrim Polresta Cirebon Iptu Ayang Putra Pratama, S.Tr.K., M.H. Upacara diikuti oleh para Pejabat Utama Polresta Cirebon, para Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polresta Cirebon. Adapun pasukan upacara terdiri dari Peleton Pama, Gabungan Staf, Gabungan Polwan, Sat Polair, Sat Samapta, Sat Lantas, Gabungan Polsek, Sat Reskrim–Sat Tahti, Sat Intelkam–Sat Resnarkoba, serta Peleton ASN. Dalam amanatnya, Kapolresta Cirebon menegaskan bahwa Upacara Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial rutin yang diperingati setiap tanggal 17 setiap bulannya, melainkan menjadi momentum penting untuk melakukan introspeksi dan evaluasi diri bagi seluruh anggota Polri. “Upacara Hari Kesadaran Nasional ini harus kita maknai sebagai momentum untuk melakukan evaluasi dan refleksi terhadap pelaksanaan tugas yang telah kita laksanakan selama ini. Nilai-nilai disiplin, loyalitas, serta tanggung jawab harus senantiasa tertanam dalam setiap diri personel Polri, khususnya anggota Polresta Cirebon,” tegas Kombes Pol Imara Utama. Kapolresta juga menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme dan integritas dalam menghadapi dinamika tugas kepolisian yang semakin kompleks serta tuntutan masyarakat yang terus meningkat terhadap kinerja Polri. “Saya mengajak seluruh personel untuk terus meningkatkan kemampuan, pengetahuan, dan sikap profesional dalam menjalankan tugas pokok Polri. Laksanakan setiap tugas dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, serta berpedoman pada aturan dan ketentuan yang berlaku, sehingga kehadiran Polri benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya. Lebih lanjut, Kapolresta Cirebon mengingatkan seluruh personel agar senantiasa menjaga soliditas dan kekompakan, baik di internal Polri maupun dalam bersinergi dengan Instansi lain dan seluruh elemen masyarakat. “Jaga nama baik institusi Polri di manapun berada. Tampilkan sikap humanis, santun, dan beretika dalam setiap pelayanan kepada masyarakat. Jadilah anggota Polri yang mampu melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati, sehingga kepercayaan publik terhadap Polri dapat terus meningkat,” pungkasnya. Melalui pelaksanaan Upacara Hari Kesadaran Nasional ini, diharapkan seluruh personel Polresta Cirebon semakin termotivasi untuk melaksanakan tugas secara profesional, ikhlas, dan bertanggung jawab, serta senantiasa meneladani nilai-nilai perjuangan para pahlawan bangsa dalam pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Lapas Kelas IIB Sukabumi menggelar Apel Penandatanganan Komitmen Bersama Zona Integritas Tahun 2026 di Lapangan Serbaguna Lapas, Senin (19/1/2026). ‎ ‎Apel dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi Budi Hardiono dan diikuti pejabat manajerial, seluruh ASN, serta peserta magang. ‎ ‎Kegiatan diawali dengan menyanyikan Mars Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, dilanjutkan penandatanganan komitmen bersama oleh pejabat eselon IV dan Kepala Lapas. ‎ ‎Dalam amanatnya, Budi Hardiono menegaskan bahwa komitmen ini merupakan bentuk keseriusan seluruh jajaran dalam menjaga integritas, konsistensi, dan kebersamaan. ‎ ‎”Semua dilakukan untuk mempertahankan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2025 serta mempersiapkan langkah menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM),” ujarnya, Senin (19/1/2026). ‎ ‎Dia menyampaikan bahwa penandatanganan komitmen bukan sekadar seremonial, melainkan janji moral seluruh pegawai untuk bekerja secara disiplin, berintegritas, dan bertanggung jawab. ‎ ‎”Mempertahankan WBK membutuhkan komitmen yang konsisten dan keterlibatan seluruh unsur pegawai, dengan penguatan delapan area perubahan, khususnya Manajemen Perubahan sebagai fondasi utama,” tandasnya. ‎ ‎Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen oleh seluruh ASN Lapas Kelas IIB Sukabumi dan diakhiri dengan foto bersama. ‎ ‎Melalui apel ini, Lapas Kelas IIB Sukabumi menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat integritas dan kedisiplinan kerja, serta secara konsisten mendukung delapan area perubahan Zona Integritas sebagai langkah menuju WBBM Tahun 2026. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Upaya memperkuat sinergitas antarinstansi terus dilakukan. Kali ini, AKBP Ardian Satrio Utomo melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi ke Lapas Kelas IIB Sukabumi, didampingi Wakapolres Kompol Fajri Anbiyaa beserta jajaran, Senin (19/1/2026). ‎ ‎Kunjungan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi antara Polres Sukabumi Kota dan Lapas Sukabumi, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, baik di lingkungan masyarakat maupun pemasyarakatan. ‎ ‎Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas penguatan kerja sama lintas sektor serta dukungan Polres terhadap program keamanan dan pembinaan warga binaan. ‎ ‎Kapolres bersama rombongan juga meninjau langsung berbagai unit pembinaan kemandirian, mulai dari produksi bakso, pembuatan keset, Laundry BERSEKA, hingga program ketahanan pangan di area branggang lapas yang mencakup hidroponik pakcoy, stroberi, ayam petelur, dan budidaya ikan lele. Peninjauan turut dilakukan ke blok hunian warga binaan. ‎ ‎Kapolres Sukabumi Kota memberikan apresiasi atas inovasi pembinaan yang dinilai produktif dan berdampak ekonomi. Produk keset dan bakso dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai bagian dari penguatan UMKM, sekaligus bekal kemandirian bagi warga binaan. ‎ ‎“Kami melihat pembinaan di Lapas Sukabumi berjalan sangat positif. Pemanfaatan lahan terbatas untuk ketahanan pangan serta hasil karya warga binaan adalah potensi besar yang patut didukung. Polres Sukabumi Kota siap bersinergi demi terciptanya lapas yang aman, kondusif, dan produktif,” tegas Kapolres. ‎ ‎Sementara itu, Kalapas Sukabumi Budi Hardiono menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa dukungan Polres Sukabumi Kota sangat penting dalam menunjang tugas pemasyarakatan serta keberlanjutan program pembinaan dan ketahanan pangan di Lapas Kelas IIB Sukabumi. ‎ ‎Kegiatan diakhiri dengan foto bersama sebagai simbol komitmen kuat kolaborasi dan sinergitas antara Lapas Kelas IIB Sukabumi dan Polres Sukabumi Kota. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, menyiapkan langkah strategis pengembangan objek wisata serta penguatan produk cemilan khas Jampang sebagai penggerak ekonomi desa. Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’Adi, menyebutkan dua destinasi utama yang akan dikembangkan, yakni Situ Habibi dan Pantai Mandalaratu. Kedua lokasi tersebut akan ditingkatkan melalui pembangunan sarana dan prasarana pendukung. “Kami memiliki banyak potensi wisata. Ke depan, pengembangan dilakukan secara bertahap agar daya tariknya semakin kuat,” ujar Bakang, Senin (19/1/2026). Selain itu, Pemdes Cipeundeuy merencanakan pembangunan kawasan wisata Kampung Nelayan Maju Mandalaratu atau Kalaju yang berlokasi di sekitar Situ Habibi. Kawasan ini dirancang mencakup bumi perkemahan, wisata agro, area perkebunan kelapa, serta hamparan sawah tematik. Pada sektor ekonomi kreatif, Pemdes akan berkolaborasi dengan IKM dan UMKM setempat sebagai pemasok bahan baku cemilan khas Jampang, khususnya opak. Sinergi ini ditargetkan memperkuat rantai nilai lokal dan membuka peluang usaha baru bagi warga. Bakang berharap dukungan seluruh pemangku kepentingan, terutama dalam percepatan peningkatan infrastruktur akses menuju lokasi wisata. “Akses yang baik akan menjadi magnet bagi wisatawan untuk berkunjung dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di kawasan objek wisata, Polres Majalengka Polda Jawa Barat melaksanakan kegiatan patroli objek wisata melalui Unit Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit). Kegiatan tersebut dilaksanakan di sejumlah destinasi wisata yang berada di wilayah hukum Polres Majalengka, dengan pengawasan langsung di lapangan guna memastikan aktivitas wisata berjalan aman dan kondusif, Jumat (16/1/2026). Patroli objek wisata ini merupakan bagian dari upaya Polres Majalengka di bawah kepemimpinan Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kasat Samapta Polres Majalengka AKP Adam Rohmat H, S.H., M.H., CPHR. dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya para wisatawan yang memanfaatkan waktu libur. Kegiatan patroli dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, dengan sasaran utama objek wisata Keliling Dunia Kabupaten Majalengka dan objek wisata Situ Cipanten Kabupaten Majalengka. Dalam pelaksanaannya, patroli dipimpin oleh Kanit Pam Obvit Aiptu Agus Tambiraharja bersama sejumlah personel Unit Pam Obvit Sat Samapta Polres Majalengka. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, jumlah pengunjung di objek wisata Keliling Dunia terpantau sekitar 50 orang, sedangkan di objek wisata Situ Cipanten mencapai kurang lebih 650 orang. Personel patroli melakukan pengawasan situasi kamtibmas, berkoordinasi dengan pengelola objek wisata, serta memberikan imbauan kepada pengunjung agar tetap menjaga ketertiban dan keselamatan selama berwisata. Dari hasil kegiatan tersebut, tidak ditemukan adanya gangguan keamanan maupun kejadian menonjol di kedua lokasi wisata. Melalui kegiatan patroli Pam Obvit ini, Polres Majalengka menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas kamtibmas di kawasan wisata, sehingga masyarakat dapat menikmati waktu libur dengan aman dan nyaman. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif, sebagai wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan. (Asep.R)