HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Jajaran Polsek Amuntai Utara terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dengan melakukan monitoring debit air di wilayah hukumnya, Kamis (8/1/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi menyusul terpantau adanya kenaikan debit air di sejumlah titik. Monitoring debit air dilaksanakan sekitar pukul 10.30 WITA oleh personel Polsek Amuntai Utara dengan menyasar fasilitas umum, permukiman warga, serta pintu air yang menjadi indikator utama kondisi perairan di wilayah tersebut. Berdasarkan hasil pemantauan, sejumlah ruas jalan di Kecamatan Amuntai Utara terpantau mengalami genangan air dengan kedalaman bervariasi. Di antaranya Jalan Rakha Desa Pamintangan sepanjang sekitar 30 meter dengan ketinggian air 0–3 sentimeter, Jalan Rakha Desa Pakapuran sepanjang 100 meter dengan kedalaman 0–7 sentimeter, serta Jalan Amuntai–Tanjung di Desa Panangkalaan dan Panangkalaan Hulu dengan genangan hingga 3 sentimeter. Sementara itu, fasilitas umum lainnya seperti lapangan, taman, sekolah, tempat ibadah, sarana kesehatan, serta gedung pemerintahan dilaporkan dalam kondisi aman dan tidak terdampak genangan. Untuk permukiman warga, genangan air terpantau di sejumlah desa baik di wilayah Kecamatan Amuntai Utara maupun Kecamatan Haur Gading. Di Kecamatan Amuntai Utara, genangan tercatat di Desa Pakapuran, Panangkalaan, Panangkalaan Hulu, Sungai Turak, dan Sungai Turak Dalam dengan total puluhan rumah terdampak ringan. Sedangkan di Kecamatan Haur Gading, beberapa rumah warga di Desa Waringin, Keramat, Pulantani, Jingan Bujur, Bayur, dan Palimbangan turut terdampak. Kapolsek Amuntai Utara melalui keterangannya menyampaikan bahwa hasil pemantauan menunjukkan debit air di Pintu Air Desa Muara Baruh mengalami kenaikan sekitar 2 sentimeter, dari sebelumnya 175 sentimeter menjadi 177 sentimeter. Meski kenaikan masih tergolong terkendali, kondisi ini tetap menjadi perhatian serius pihak kepolisian. “Kami akan terus melakukan pemantauan debit air secara rutin setiap hari. Apabila terjadi perkembangan signifikan, akan segera kami laporkan dan lakukan langkah-langkah antisipatif bersama pihak terkait,” ujarnya. Monitoring dilakukan oleh personel Brigpol Erri Dian Saputra dan Brigpol Taufikurrachman, sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman dan memastikan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Polsek Amuntai Utara juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan genangan, agar tetap waspada dan segera melaporkan apabila terjadi peningkatan debit air atau kondisi darurat lainnya. (Agus)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menerima penghargaan prestisius dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Penghargaan level nasional ini diberikan atas dedikasi dan kontribusinya dalam mendukung pencapaian swasembada pangan nasional tahun 2025. Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Panen Raya Nasional yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Rabu (7/1/2026). Presiden ke delapan tersebut menegaskan, panen raya nasional yang dirangkaikan dengan pemberian satyalencana merupakan penanda keberhasilan Indonesia dalam mewujudkan kembali swasembada pangan. Capaian tersebut, menurut Presiden, merupakan hasil kerja keras seluruh elemen bangsa, khususnya para petani di berbagai daerah. “Bangsa Indonesia harus menjadi bangsa yang sungguh-sungguh waspada, berani mengoreksi diri, dan berani menghadapi keadaan,” ujarnya. Kepala negara juga menekankan bahwa Indonesia memiliki potensi kekayaan alam yang sangat besar. Oleh karena itu, keberhasilan di sektor pangan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Swasembada pangan dinilai menjadi fondasi penting agar Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara mandiri tanpa ketergantungan pada impor. Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa capaian swasembada pangan tidak terlepas dari kebijakan strategis Presiden Prabowo yang berpihak kepada petani. Pemerintah telah menerbitkan 12 Instruksi Presiden dan 25 Peraturan Menteri Pertanian sebagai hasil deregulasi dari lebih 500 aturan sebelumnya. “Hasilnya, harga pupuk berhasil ditekan hingga turun 20 persen. Ini sesuatu yang belum pernah terjadi sejak Indonesia merdeka,” terang Menteri Amran. Di sisi lain, harga gabah naik sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani, tambahnya. Menurutnya, dampak kebijakan tersebut tidak hanya dirasakan di dalam negeri, tetapi juga berpengaruh secara global. Harga pangan dunia tercatat turun dari sekitar 650 dolar AS menjadi 340 dolar AS per ton, atau mengalami penurunan sekitar 44 persen. Ia menambahkan, Indonesia yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu importir pangan terbesar kini tidak lagi melakukan impor. Kondisi tersebut membuat pasokan pangan dunia menjadi lebih melimpah, khususnya di negara-negara produsen seperti Vietnam, Thailand, India, dan Pakistan. “Secara tidak langsung, petani dan masyarakat Indonesia telah berkontribusi besar terhadap ketahanan pangan global,” pungkasnya. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi menerima hibah satu unit kendaraan sepeda motor pengangkut sampah dari Pemerintah Kota Sukabumi. Penyerahan dilaksanakan dalam kegiatan silaturahmi Wali Kota Sukabumi dengan Lapas Kelas IIB Sukabumi di Lapangan Apel Lapas Kelas IIB Sukabumi, Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, Kepala DLH Kota Sukabumi, Dr. Ir. H. Asep Irawan, Msc, Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, AMd.I.P., S.H., M.H serta diikuti oleh pejabat manajerial dan seluruh staf Lapas IIB Sukabumi. Kegiatan diawali dengan pembukaan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) hibah kendaraan oleh Wali Kota Sukabumi dan Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi. Turut menyaksikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi dan Kepala Subbagian Tata Usaha Lapas Kelas IIB Sukabumi Penyerahan hibah dilakukan secara simbolis melalui penyerahan kunci kendaraan pengangkut sampah dari Wali Kota Sukabumi kepada Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi. Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Wali Kota Sukabumi, DLH Kota Sukabumi, serta jajaran Pemerintah Kota Sukabumi atas hibah yang diberikan. “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Wali Kota Sukabumi beserta jajaran Pemerintah Kota Sukabumi dan Dinas Lingkungan Hidup atas hibah kendaraan pengangkut sampah ini, Bantuan ini sangat bermanfaat dalam menunjang operasional kebersihan lingkungan Lapas Kelas IIB Sukabumi. Kami berkomitmen untuk memanfaatkan hibah ini secara maksimal serta terus bersinergi mendukung program kebersihan Pemerintah Kota Sukabumi.” Ujar Kalapas “Dalam satu hari, Lapas Kelas IIB Sukabumi menghasilkan kurang lebih 500 kilogram sampah yang berasal dari sisa makanan, kantin dan limbah dari hasil pembinaan kemandirian.” tambahnya Dalam sambutannya, Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menyampaikan bahwa hibah kendaraan tersebut merupakan bentuk sinergi dan kerja sama antarinstansi dalam mendukung program Pemerintah Kota Sukabumi, khususnya di bidang kebersihan lingkungan. “Hibah kendaraan pengangkut sampah ini merupakan bentuk sinergi dan komitmen Pemerintah Kota Sukabumi dalam mendukung instansi vertikal, khususnya Lapas Kelas IIB Sukabumi,” ujarnya. Dia juga berharap kendaraan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pengelolaan kebersihan lingkungan, sehingga sejalan dengan program Pemerintah Kota Sukabumi dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Sukabumi diharapkan dapat terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Sukabumi dalam mendukung program-program pembangunan, khususnya dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. (Usep)
Bidik-kasusnews.com,Sintang Kalimantan Barat Banyaknya laporan masyarakat dan semakin langkanya Gas Elpiji 3 kg di kabupaten Sintang kalbar,kalaupun ada tapi harganya berkisar antara 50 ribuan dan bahkan ada di beberapa kecamatan mencapai 70 ribu rupiah pertabung akibat adanya dugaan penimbunan oleh mafia migas untuk memperoleh keuntungan pribadi. LSM SOMASI bersama tim mencoba untuk menelusuri adanya dugaan pangkalan gas Elpiji Bodong alias fiktif tersebut, mencoba mendatangi beberapa lokasi sesuai dengan data nama pangkalan dan alamat yang terdaftar di mypertamina, Selasa (06/01/2026). Hasil dilapangan sangat mengejutkan karena menemukan tidak ada aktivitas sama sekali, dan bahkan ada beberapa pemilik warung maupun rumah pribadi merasa tidak pernah ada aktifitas jual beli gas LPG, bahkan pemilik warung maupun rumah pribadi merasa selama ini mereka juga susah payah untuk membeli gas Elpiji untuk kebutuhan rumah tangga. Arbudin ketua LSM SOMASI menyatakan bahwa ada permainan mafia Gas Elpiji dengan membuat ijin pangkalan gas Elpiji menggunakan alamat orang lain untuk mendapatkan pasokan dari agen penyalur dari Pertamina dan tidak disalurkan ke masyarakat tetapi dijual ke wilayah lain untuk memperoleh keuntungan dengan harga tinggi. Temuan pangkalan gas Elpiji Bodong alias fiktif dilapangan menunjukkan bahwa kurangnya pengawasan pemerintah dan Pertamina sebagai penyalur, sehingga harga dipasaran terjun bebas dan bahkan langka, karena kuat dugaan dimainkan oleh para mafia Gas Elpiji dan juga diduga ada penimbunan yang mengakibatkan kelangkaan di masyarakat, padahal stok dari Pertamina mencukupi dan bahkan kuotanya juga ditambahkan lagi, ujar Arbudin. Ketua LSM SOMASI Arbudin meminta aparat penegak hukum dan pemerintah segera menindak tegas para pemilik pangkalan bodong yang tidak resmi tersebut, karena menurut hitungan yang dilakukan oleh LSM SOMASI dan tim investigasi bahwa para pemilik pangkalan gas Elpiji fiktif telah merugikan masyarakat, bahkan dari data yang diperoleh, masyarakat dirugikan sekitar 2.5 miliar perbulan nya, jadi kalau setahun sekitar 30 miliar, jadi ini adalah hitungan terendah yang digunakan, ujar Arbudin. Arbudin ketua LSM SOMASI bersama tim akan menyurati kejaksaan dan kepolisian untuk melaporkan dugaan tindak pidana pemilik pangkalan gas Elpiji bodong alias fiktif tersebut. Sumber: Pak Arbudin Ketua LSM Somasi Editor: Tim Liputan(Team/read)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki kembali menggaungkan semangat persatuan dan kesatuan untuk lebih banyak lagi meraih prestasi. Hal itu disampaikan dia saat menyerahkan hibah motor sampah kepada Lapas Kelas IIB Sukabumi, Rabu (7/1/2026). “Semangat persatuan menuju kedaulatan akan melahirkan prestasi. Hal itu menjadi sebuah pilihan yang mau tidak mau harus dilaksanakan. Kita mulai dari sampah,” kata Ayep. Dia menambahkan per hari Lapas Kelas IIB Sukabumi, memproduksi sampah sekitar kapasitas satu motor. Selain itu kata dia, hal ini sebagai bentuk sinergitas antara lembaga vertikal dengan Pemkot Sukabumi. “Agar tercipta harmoni antar lembaga yang ada,untuk membangun tata kelola pemerintahan yang solid dan kompak,” tegasnya. Disamping itu menjadi prasyarat untuk mewujudkan kesejahteraan, kemakmuran lahir dan batin yang menjadi cita-cita bersama. Semangat untuk mencapai kondisi ideal itu adalah bersumber dari konstitusi yang terkandung dalam UUD 1945 dan turunannya. Dia juga bersyukur atas kenaikan PAD Kota Sukabumi dari APBD. Di mana sebelumya berada di angka 35 persen sekarang naik 2 persen menjadi 37 persen. “Saya optimis di 2026 akan ada kenaikan-kenaikan lagi termasuk prestasi-prestasi lainnya. Karena semua dilakukan dengan mengacu pada konsep persatuan,” ungkapnya. Kepala Lapas Sukabumi, Budi Hardiono mengapresiasi bantuan dari Pemkot Sukabumi berupa motor sampah tersebut yang bertepatan dengan momentum tahun baru. “Alhamdulillah, tahun baru, semangat baru, motor baru hibah dari Pemkot Sukabumi. Dia berharap dengan bantuan ini kondisi Lapas menjadi lebih bersih lagi. “Sekarang Lapas Sukabumi sudah bersih dan ke depan jauh lebih bersih lagi dari sebelumnya. Terimakasih kepada pak wali kota dan Kepala DLH atas bantuan ini,” ucapnya. Dia menambahkan, limbah sampah per hari berasal dari sisa makanan, limbah dapur ddan hasil kerja kemandiriannya,” kata kalapas. Ada 504 orang warga binaan di Lapas Kelas IIb Sukabumi yang 19 orang diantaranya mutasi ke Lapas Kelas IIa Karawang. Karena pembinaan harus berjalan serta keamanan juga harus kondusif. “Jangan sampai terjadi over kapasitas kita akan lakukan mmutasi ke Lapas Kelas IIa Karawang sebanyak 19 orang warga binaan,” Pungkasnya. (Usep)
Cirebon kota Bidik-kasusnews.com,.Polres Cirebon Kota melaksanakan apel pagi personel tingkat Polres yang berlangsung di halaman Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran Nomor 05, Kota Cirebon, Selasa (06/01/2026) pagi. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. Apel pagi yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut diikuti oleh seluruh jajaran personel Polres Cirebon Kota, mulai dari Pejabat Utama (PJU), perwira, bintara hingga ASN Polri. Kegiatan ini merupakan bagian dari rutinitas kedinasan sebagai sarana penyampaian arahan dan evaluasi kinerja personel. Dalam arahannya, Kabag SDM Polres Cirebon Kota KOMPOL Didi Wahyudi Sunansyah, S.H., M.H., menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel dalam mengantisipasi potensi bencana banjir, mengingat intensitas curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Kota Cirebon dan sekitarnya . Ia juga mengingatkan agar personel yang melaksanakan piket maupun yang telah tersprint untuk tugas tertentu senantiasa siap apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, kehadiran polisi sangat dibutuhkan dalam memberikan pelayanan kepolisian, terutama pada situasi darurat. Sementara itu, Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar dalam amanatnya mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel atas pelaksanaan Operasi Lilin Nataru 2025 yang berjalan dengan aman, tertib dan lancar. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh personel di lapangan. Pada kesempatan tersebut, Kapolres juga menyampaikan ucapan selamat Natal kepada personel Polres Cirebon Kota yang merayakan, serta memberikan apresiasi kepada anggota yang telah mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. AKBP Eko Iskandar menegaskan bahwa memasuki tahun 2026, seluruh personel diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di tahun sebelumnya menjadi bahan perbaikan agar pelayanan kepolisian semakin optimal dan profesional. Ia juga menyinggung terkait kondisi cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir, di mana curah hujan tinggi menyebabkan potensi banjir di sejumlah wilayah. Kapolres menyampaikan bahwa dirinya bersama PJU telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi serta memastikan adanya respons cepat dari jajaran Polres dalam memberikan bantuan dan pelayanan kepada masyarakat. Namun demikian, Kapolres tidak menutup mata terhadap adanya laporan masyarakat terkait pelayanan kepolisian yang dinilai kurang responsif. Ia menegaskan bahwa hal tersebut menjadi bahan evaluasi serius agar ke depan tidak terulang kembali dan citra pelayanan Polri dapat semakin baik. “Di tahun baru ini, saya berharap seluruh personel dapat bekerja lebih maksimal, meningkatkan disiplin serta memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab,” tegas AKBP Eko Iskandar. Terpisah, Kasi Humas Polres Cirebon Kota menjelaskan bahwa apel pagi merupakan sarana penting untuk memperkuat kedisiplinan personel sekaligus sebagai media penyampaian arahan pimpinan kepada seluruh anggota. Selain itu, apel pagi juga dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas pelayanan kepolisian di lapangan. Menurutnya, Polres Cirebon Kota berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat, sejalan dengan semangat Presisi Polri dalam mewujudkan keamanan dan kenyamanan di wilayah hukum Polres Cirebon Kota. (Asep.R)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Camat Waluran, Habiburohman, atas nama Bupati Sukabumi Asep Japar, melantik dua Kepala Desa hasil Pemilihan Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW) Tahun 2025 di Kecamatan Waluran, Selasa (6/1/2026). Dua kepala desa yang dilantik yakni H. Irman Pirmansah sebagai Kepala Desa Mangunjaya dan Dedi sebagai Kepala Desa Mekarmukti. Keduanya akan mengemban amanah jabatan untuk masa bakti 2025–2027. Payung hukum ubah melandasi keputusan itu adalah Keputusan Bupati Sukabumi Nomor 400/02/KEP/069-DPMD/2025. Pelantikan dilaksanakan di masing-masing desa dengan waktu yang berbeda dalam satu hari. Dalam sambutannya, Camat Habiburohman mengucapkan selamat kepada kepala desa yang baru dilantik serta menyampaikan apresiasi kepada pejabat sementara sebelumnya, yakni Dedi Suryadi selaku Pjs Kades Mangunjaya dan O. Solihin selaku Pjs Kades Mekarmukti, atas dedikasi dan pengabdiannya. Ia menegaskan bahwa jabatan kepala desa merupakan amanah besar sebagai pejabat publik yang menuntut tanggung jawab penuh, terutama dalam pelayanan masyarakat, pengelolaan dana desa, serta penyelenggaraan pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel. “Jalankan amanah ini secara profesional dan bijak. Kemiskinan harus ditekan, IPM harus meningkat, serta partisipasi masyarakat dalam gotong royong dan pembangunan desa harus terus didorong,” ujarnya. Habiburohman juga menyampaikan sejumlah pesan Bupati Sukabumi yang harus dijalankan oleh pemerintah desa, mulai dari kepala desa, perangkat desa, BPD, hingga seluruh pemangku kepentingan. Di antaranya menjalankan pemerintahan secara transparan dan akuntabel, membangun komunikasi dan sinergi dengan seluruh unsur desa, menyusun program berbasis kebutuhan masyarakat. Semua selaras dengan visi-misi Kabupaten Sukabumi Mubarokah, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang responsif terhadap kebutuhan dan keresahan warga. Sementara itu, Kasi Pemerintahan Desa DPMD Kabupaten Sukabumi, Soni Sondani, menjelaskan bahwa kedua kepala desa PAW tersebut telah melalui seluruh tahapan sesuai ketentuan, dimulai dari musyawarah desa yang difasilitasi BPD hingga pemungutan suara. “Seluruh tahapan telah dilaksanakan sesuai prosedur. Alhamdulillah proses berjalan tertib, lancar, dan aman,” ungkapnya. Pelantikan tersebut turut dihadiri Camat Waluran, unsur TNI-Polri, Sekretaris Kecamatan Waluran Taufik Yusuf, Ketua APDESI Kecamatan Waluran, BPD, perangkat desa, ketua RT dan RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta undangan lainnya. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemkot Sukabumi mulai merancang dan mengkalkulasi sumber-sumber penerimaan PAD baik dari sektor pajak dan penerimaan-penerimaan sah lainnya. Hal tersebut disampaikan saat memimpin apel perdana Aparatur Sipil Negara di awal tahun 2026, Senin (5/1/2026), di lingkungan Pemkot Sukabumi. “Saya menargetkan Pendapatan Asli Daerah tahun 2026 sebesar Rp650 miliar,” kata dia. Ayep juga menegaskan komitmennya memerangi pungutan liar serta membangun tata kelola pemerintahan yang berintegritas. Lebih lanjut dia menjelaskan, integritas sebagai nilai utama yang harus dipegang seluruh ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik. Ia meminta jajaran ASN guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal, transparan, dan akuntabel. “Saya berkomitmen membangun Kota Sukabumi yang lebih bercahaya melalui kerja bersama yang berlandaskan integritas, dengan menolak segala bentuk pungutan liar,” tegasnya. Dalam apel tersebut, Wali Kota juga meluncurkan Bank Sampah Setda sebagai bagian dari penguatan gerakan peduli lingkungan di lingkungan pemerintahan. Apel dihadiri Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, Sekretaris Daerah, para kepala OPD, camat, lurah, serta ASN di lingkungan Setda dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Sukabumi. Selain itu, Ayep mengajak seluruh ASN menjadikan tahun 2026 sebagai momentum melanjutkan capaian positif tahun 2025. Dengan senantiasa menjaga kekompakan dan soliditas dalam menata arah pembangunan Kota Sukabumi secara berkelanjutan. Sementara itu, Wakil Wali Kota Bobby Maulana menegaskan fokus resolusi 2026 pada pengelolaan sampah dan penurunan angka stunting melalui aksi nyata serta keteladanan ASN di lingkungan Pemkot Sukabumi. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dua personel Polsek Jampangkulon Aipda Hermanjaya dan Bripda Farraz mendonorkan darahya untuk membantu seorang pasien yang sudah dalam keadaan kritis. Secara kebetulan mereka berdua memiliki golongan darah sama dengan pasien tersebut. Kapolsek Jampangkulon AKP Muhlis menegaskan bahwa kegiatan donor darah yang dilakukan oleh anggota Polsek Jampangkulon merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Dia menambahkan, kehadiran polisi tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga harus mampu hadir dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal tersebut disampaikan AKP Muhlis usai kegiatan donor darah di RSUD Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (3/1/2026). AKP Muhlis menyampaikan bahwa kebutuhan darah bagi pasien kritis sering kali bersifat mendesak dan tidak bisa menunggu lama. Dalam kondisi seperti itu, setiap tetes darah sangat berarti dan dapat menjadi penentu keselamatan nyawa seseorang. Ia menambahkan, kegiatan donor darah ini juga menjadi bentuk empati dan solidaritas Polri terhadap masyarakat. Anggota didorong untuk memiliki kepekaan sosial serta kesiapsiagaan dalam membantu sesama, tanpa memandang latar belakang siapa yang ditolong. “Ketika ada masyarakat yang sedang berjuang melawan sakit, sudah menjadi kewajiban kita semua untuk saling menolong,” ujarnya. Donor darah ini ungkapnya adalah bentuk ikhtiar kecil kami, namun kami berharap bisa memberikan harapan besar bagi pasien dan keluarganya,” ujar AKP Muhlis. Semangat kemanusiaan harus terus ditanamkan dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian. Dengan kepedulian dan keikhlasan, kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus rasa empati. AKP Muhlis berharap, kegiatan sosial seperti donor darah dapat menjadi budaya di lingkungan Polsek Jampangkulon serta menginspirasi berbagai pihak untuk bersama-sama menumbuhkan semangat tolong-menolong demi kemanusiaan. (Dicky)
Bidik-kasusnews.com,Sanggau Kalimantan Barat Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) diminta segera menertibkan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) serta praktik penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi yang diduga digunakan untuk mendukung kegiatan tambang ilegal di wilayah Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Kalbar. Desakan tersebut mencuat menyusul dugaan adanya penampungan dan distribusi BBM subsidi secara ilegal yang disinyalir mengalir ke lokasi PETI di Kecamatan Meliau. Salah satu pengusaha berinisial Alun disebut-sebut diduga kuat berperan sebagai penyedia atau penyokong BBM subsidi untuk aktivitas pertambangan tanpa izin tersebut. Berdasarkan informasi yang beredar, Alun diketahui memiliki lokasi penampungan BBM yang beralamat di Jalan Melobok, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau kalbar. BBM subsidi yang ditampung tersebut diduga disalurkan untuk mendukung operasional PETI di Desa Kuala Rosan serta kawasan Sungai Kembayau,kecamatan Meliau kabupaten Sanggau kalbar. Sejumlah pihak pun meminta Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Riswanto agar segera memerintahkan jajarannya untuk melakukan razia, penindakan tegas, serta penangkapan terhadap para pelaku yang terlibat dalam penampungan BBM subsidi ilegal dan aktivitas PETI tersebut. Ketua PWKS, Wan Daly Suwandi, secara tegas meminta Polda Kalbar untuk bergerak cepat dan tidak tebang pilih dalam menegakkan hukum. “Kami meminta Kapolda Kalbar beserta jajaran segera menertibkan PETI dan menindak tegas oknum-oknum yang menyalahgunakan BBM subsidi untuk kepentingan pertambangan tanpa izin. Ini jelas merugikan negara dan merusak lingkungan,” tegas Wan Daly Suwandi. Menurutnya, praktik PETI tidak hanya berdampak pada kerusakan lingkungan dan pencemaran sungai, tetapi juga memicu penyalahgunaan BBM subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kecil. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan tersebut. Redaksi akan terus berupaya mengonfirmasi pihak-pihak terkait guna menjaga keberimbangan informasi. Sumber: Ketua PWKS Wan Daly Suwandi (Team/read)