Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Tim gabungan Bareskrim Polri bersama Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri berhasil menangkap buronan kasus narkotika internasional, Andre Fernando alias “The Doctor”, di Penang, Malaysia, Minggu (5/4/2026). Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebut, Andre yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kini telah diamankan dan sedang dalam perjalanan menuju Indonesia dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. “Benar, pada Minggu 5 April 2026, DPO atas nama Andre Fernando alias Charlie alias The Doctor berhasil ditangkap. Saat ini yang bersangkutan dalam penerbangan menuju Indonesia dengan pengawalan petugas,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (6/4/2026). Andre Fernando diketahui merupakan bagian penting dalam jaringan narkotika yang melibatkan bandar besar Erwin Iskandar alias Koh Erwin. Ia diduga berperan sebagai pemasok utama berbagai jenis narkoba yang kemudian diedarkan di wilayah Bima, Nusa Tenggara Barat. Berdasarkan hasil penyelidikan, Koh Erwin tercatat dua kali melakukan transaksi dengan Andre pada Januari 2026. Transaksi pertama senilai Rp400 juta untuk 2 kilogram sabu, disusul transaksi kedua dengan nilai yang sama untuk 3 kilogram sabu. Selain sabu, Andre juga disebut menyediakan berbagai jenis narkotika lain, termasuk cairan vape yang mengandung zat etomidate serta produk yang dikenal dengan sebutan “happy water”. Lebih lanjut, jaringan Andre diduga memiliki jalur distribusi lintas negara, khususnya melalui wilayah Riau. Modus penyelundupan dilakukan melalui jalur laut dari Malaysia menuju Dumai, dengan menyamarkan barang dalam kemasan tertentu. Untuk pengiriman sabu, jaringan ini menggunakan metode penyamaran yang cukup rapi, seperti menyembunyikan barang dalam boneka dan membungkusnya layaknya paket hadiah guna menghindari deteksi petugas. Kasus ini juga menyeret sejumlah oknum aparat, termasuk mantan Kapolres Bima Kota dan mantan Kasat Resnarkoba setempat, yang kini tengah dalam proses hukum. Penangkapan Andre Fernando menjadi langkah penting dalam pengungkapan jaringan narkotika internasional sekaligus mempertegas komitmen Polri dalam memberantas peredaran gelap narkoba hingga ke akar-akarnya. (Agus)

JAKARTA, Bidik-kasusnews.com – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa dukungan terhadap program pemerintah harus menjadi prioritas seluruh unsur bangsa sesuai bidang tugas masing-masing. Penegasan tersebut disampaikannya saat memberikan pembekalan kepada peserta Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) Angkatan XXVII dan Program Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) Angkatan LXIX di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia, Selasa (8/4/2026). Kegiatan itu diikuti 85 peserta P3N dan 104 peserta P4N yang berasal dari unsur TNI, Polri, kementerian, lembaga pemerintah nonkementerian, badan usaha, dan organisasi masyarakat. Di hadapan para peserta, Kasad menekankan bahwa setiap unsur pemerintahan harus memahami prioritas yang dapat dilakukan dalam mendukung berbagai program pemerintah. Kasad menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi dan sumber daya yang sangat besar. Namun, potensi tersebut harus diimbangi dengan inovasi di berbagai bidang agar mampu memperkuat pertahanan negara sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurut Kasad, pembinaan kekuatan TNI AD harus dilaksanakan secara terencana, terpadu, dan berkelanjutan guna mewujudkan postur pertahanan negara yang modern, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan lingkungan strategis. Kemudian seluruh kebijakan Presiden untuk meningkatkan pendapatan negara dan kesejahteraan masyarakat, lanjutnya, juga harus didukung penuh. Selain membangun kekuatan pertahanan dan meningkatkan kesejahteraan prajurit, Kasad mengatakan TNI AD terus berupaya membantu masyarakat melalui program ketahanan pangan, penyediaan air bersih, serta pengairan pertanian dan perkebunan. “Kita sudah buat sekitar 6.000 sumber air di seluruh Indonesia dan akan terus kita jalankan. Data kita, sekitar 27 juta masyarakat belum menikmati air bersih,” ujar Kasad. Kasad juga menegaskan TNI AD bergerak cepat dalam penanganan bencana agar masyarakat terdampak tidak terlalu lama berada dalam kesulitan. Sementara di bidang alutsista, TNI AD terus mengembangkan sistem pertahanan dan inovasi teknologi. “Kita sudah harus siapkan, anak-anak kita sudah mampu membuat peralatan tempur yang juga dimiliki negara lain,” imbuhnya. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM ILAGA, PAPUA TENGAH – Panglima Komando Operasi (Pangkoops) TNI Habema, Mayjen TNI Yudha Airlangga, melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pembagian sembako, pelayanan kesehatan, serta pemberian makan bergizi gratis kepada masyarakat Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Rabu (8/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Papua Tengah. Pangkoops TNI Habema bersama rombongan bertolak dari Bandara Mozes Kilangin menuju Bandara Aminggaru Ilaga, menggunakan pesawat Caravan. Setibanya di Ilaga, rombongan langsung melanjutkan perjalanan menuju Distrik Gome untuk melaksanakan kegiatan bakti sosial. Di Distrik Gome, Pangkoops TNI Habema beserta rombongan disambut oleh Kepala Distrik Gome, Agustinus Murib, serta menerima Noken Papua sebagai simbol penghormatan, kedamaian, dan persaudaraan. Selanjutnya, Pangkoops bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan pembagian sembako, pemberian makan bergizi gratis, dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat setempat yang berlangsung dengan penuh kehangatan. Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf Wirya Artha Diguna, menyampaikan “ Kegiatan bakti sosial ini, mendapatkan antusias dari masyarakat Distrik Gome, yang merasa terbantu dengan kehadiran TNI. Selain itu juga kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Negara yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, di wilayah Papua Tengah,” Tegasnya. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dansatgas Teritorial Brigjen TNI Stefie Tjantje Nuhajanan, Dansatgas Habema Kolonel Inf Persada Alam, Bupati Puncak Elvis Tabuni, dan Sekretaris Daerah Nenu Tabuni, dan seluruh masyarakat Distrik Gome. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM  Jakarta – Kreativitas yang lahir dari kepedulian terhadap pelestarian budaya kini menjelma menjadi peluang usaha bernilai tinggi. Hal itu tercermin dari hadirnya produk “Be El Be”, karya inovatif yang digagas oleh Ny. Ayu Rama, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XI Brigif 1 PD Jaya. Sebagai istri prajurit TNI, pengalaman berpindah tugas dari satu daerah ke daerah lain memberikan kesempatan bagi Ny. Ayu untuk menyaksikan langsung kekayaan budaya Nusantara, termasuk seni ukir tradisional. Namun di balik kekaguman tersebut, muncul kegelisahan akan semakin berkurangnya minat terhadap seni ukiran yang merupakan warisan leluhur bangsa. Berangkat dari keprihatinan itu, Ny. Ayu Rama berinisiatif menghadirkan inovasi dengan mengangkat motif ukiran khas daerah ke dalam produk kerajinan berbahan kulit dengan desain modern. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan melestarikan budaya, tetapi juga memberdayakan waktu luang para istri prajurit. Produk yang diberi nama “Be El Be” tersebut dikerjakan secara dominan handmade, mulai dari proses memahat, melukis, hingga menjadi produk siap pakai. Berbagai hasil karya pun dihasilkan, seperti tas, dompet, hingga aksesoris yang memiliki nilai seni tinggi sekaligus daya saing di pasar. Keunikan dan kualitas produk Be El Be mendapat apresiasi serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk jajaran Persit Kartika Chandra Kirana. Dukungan tersebut menjadi motivasi bagi para anggota untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk. Tak hanya itu, Be El Be juga terpilih sebagai salah satu pelaku UMKM dalam kegiatan “Persit Bisa” yang digelar dalam rangka peringatan HUT ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana. Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk memperkenalkan produk sekaligus mendorong pengembangan usaha anggota Persit. Melalui program tersebut, diharapkan UMKM yang digerakkan oleh anggota Persit dapat semakin berkembang, mandiri, dan mampu menjadi kebanggaan, tidak hanya bagi keluarga prajurit TNI AD, tetapi juga bagi masyarakat luas. Kehadiran Be El Be menjadi bukti bahwa dari kepedulian terhadap budaya dapat lahir karya kreatif yang tidak hanya melestarikan warisan bangsa, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang berkelanjutan. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM  Hulu Sungai Utara – Dalam upaya meningkatkan kualitas pengawasan internal dan akuntabilitas kinerja, Tim Bag Dalmutu Rorenmin Itwasum Polri melaksanakan kegiatan klarifikasi, reviu, serta monitoring pengendalian mutu pengawasan intern di jajaran Polda Kalimantan Selatan, termasuk Polres Hulu Sungai Utara (HSU), Kamis (9/4/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut berlangsung di Aula Polres Tanah Laut dan diikuti oleh para pejabat utama (PJU) Polres HSU, mulai dari Kabag SDM, Kabag Ops, Kabag Logistik, hingga para kasat fungsi serta operator terkait. Tim Itwasum Polri yang dipimpin oleh Kombes Pol M. Setyobudi Dwiputro, S.I.K., M.Si., bersama Kombes Pol Achmad Fauzy, S.H., S.I.K., M.I.K., AKP Syarifah Umi Khabibah, dan Bripda Sulistia Marwah, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan pengawasan internal di lingkungan Polres HSU. Kegiatan ini juga didampingi oleh Tim Itwasda Polda Kalsel yang dipimpin Kombes Pol Tri Hambodo, S.I.K., M.H., bersama sejumlah personel lainnya. Dalam pelaksanaannya, tim melakukan klarifikasi data, reviu terhadap sistem pengawasan, serta monitoring pengendalian mutu guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan standar operasional dan prinsip akuntabilitas. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Polri dalam memperkuat fungsi pengawasan internal, sekaligus mendorong peningkatan kinerja organisasi yang transparan, profesional, dan berintegritas. Kapolres HSU melalui kegiatan tersebut menegaskan komitmen jajarannya dalam mendukung penuh pelaksanaan pengawasan internal sebagai bagian dari reformasi birokrasi Polri. Evaluasi ini diharapkan mampu mengidentifikasi potensi perbaikan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara Itwasum Polri dan jajaran kewilayahan dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang lebih baik dan berkelanjutan. Dengan adanya monitoring dan reviu ini, diharapkan Polres HSU semakin optimal dalam menjalankan fungsi pengawasan internal demi mendukung Polri yang Presisi—prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM  Kalimantan Selatan – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) resmi meluncurkan operasional Safety Driving Center (SDC) sebagai pusat pelatihan dan edukasi berkendara modern guna meningkatkan keselamatan di jalan raya. Peresmian yang melibatkan jajaran Korlantas Polri ini menjadi langkah strategis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan yang masih menjadi perhatian serius di berbagai daerah. Safety Driving Center hadir sebagai fasilitas terpadu yang menyediakan pelatihan teknis serta simulasi berkendara sesuai standar keselamatan. Melalui sarana ini, masyarakat tidak hanya dilatih kemampuan mengemudi, tetapi juga dibekali pemahaman mendalam terkait etika, disiplin, dan tanggung jawab saat berada di jalan. Kepolisian menegaskan bahwa pendekatan edukatif menjadi kunci utama dalam program ini. Fokus utama SDC adalah membentuk perilaku berkendara yang mengutamakan keselamatan, baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Selain itu, fasilitas ini juga diharapkan menjadi pusat pembelajaran bagi berbagai kalangan, mulai dari pelajar, pengemudi pemula, hingga masyarakat umum yang ingin meningkatkan keterampilan berkendara secara aman dan profesional. Peluncuran Safety Driving Center ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mendukung program nasional keselamatan lalu lintas. Dengan hadirnya SDC di Kalimantan Selatan, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berkendara semakin meningkat, sehingga dapat menciptakan lalu lintas yang tertib, aman, dan berkeselamatan di masa mendatang. (Agus)

Palembang, Bidik-kasusnews.com – Satbrimob Polda Sumsel menggelar Sidang Pra Nikah BP4R bagi anggota Satbrimob Polda Sumsel yang telah memenuhi persyaratan untuk mengajukan sidang pernikahan, bertempat di Ruang RBP Satbrimob Polda Sumsel, pada hari Rabu pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasubbagrenmin Satbrimob Polda Sumsel Kompol Sugeng didampingi Pamin Subbagrenmin Ipda Zainal Abidin, S.H., serta dihadiri panit dan danru dari masing-masing anggota yang akan melaksanakan pernikahan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bhayangkari Cabang Satbrimobda Sumatera Selatan Ny. Eti Susnadi beserta para pengurus Bhayangkari Cabang Satbrimobda Sumsel yang memberikan arahan dan motivasi kepada para calon pasangan suami istri. Sidang Pra Nikah BP4R ini bertujuan untuk memberikan pembekalan, pemahaman, serta kesiapan mental kepada anggota dan pasangan sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Dalam kegiatan tersebut, para peserta diberikan arahan mengenai tanggung jawab sebagai anggota Polri, pentingnya menjaga keharmonisan rumah tangga, serta peran Bhayangkari dalam mendukung tugas suami. Kompol Sugeng dalam arahannya menyampaikan bahwa pernikahan bukan hanya sekadar menyatukan dua insan, namun juga merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalani dengan penuh kesabaran, komitmen, dan saling pengertian. Sementara itu, Ny. Seti Susnadi berharap agar seluruh peserta dapat membangun rumah tangga yang harmonis, sakinah, mawaddah, warahmah, serta mampu mendukung pelaksanaan tugas anggota Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan dilaksanakannya kegiatan Sidang Pra Nikah BP4R ini, diharapkan para personel Satbrimob Polda Sumsel yang akan menikah dapat lebih siap menjalani kehidupan berumah tangga dan menjadi keluarga yang harmonis serta teladan di lingkungan masyarakat. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 8 April 2026 — Suasana penuh semangat terlihat di Rutan Kelas IIB Jepara saat menggelar apel pembukaan pekan olahraga dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62. Kegiatan yang berlangsung di lapangan tenis rutan ini diikuti oleh seluruh jajaran petugas serta warga binaan. Apel pembukaan menjadi titik awal digelarnya berbagai pertandingan olahraga yang telah disiapkan sebagai bagian dari rangkaian peringatan HBP. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi sarana positif untuk menumbuhkan semangat kebersamaan serta meningkatkan kesehatan fisik para peserta.   Dalam arahannya, disampaikan bahwa olahraga tidak hanya berfungsi sebagai aktivitas fisik semata, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun karakter, kedisiplinan, dan sportivitas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momen untuk mempererat hubungan antara petugas dan warga binaan dalam suasana yang lebih santai namun tetap penuh makna.   Kepala Subseksi Pengelolaan Rutan Kelas IIB Jepara, Moh. Riza Aliyafi, S.H., menyampaikan bahwa pekan olahraga merupakan bagian dari program pembinaan yang dikemas secara humanis dan menyenangkan. “Kami ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan. Momentum HBP ini menjadi kesempatan untuk membangun energi positif di lingkungan rutan,” ungkapnya.   Ia juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap pertandingan dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas dan kebersamaan. “Menang atau kalah bukan yang utama, tetapi bagaimana kita bisa menjaga kekompakan dan semangat kebersamaan,” tambahnya.   Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar, ditandai dengan penyerahan simbolis perlengkapan olahraga sebagai tanda resmi dimulainya pekan olahraga. Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Jepara terus berkomitmen menciptakan lingkungan pembinaan yang sehat, produktif, dan penuh semangat kebersamaan.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara

JAKARTA, Bidik-kasusnews.com – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa penguasaan terhadap berbagai masalah merupakan kunci untuk mencari dan menemukan solusi atas permasalahan yang dihadapi. Penegasan tersebut disampaikan Kasad saat memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) tiga Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) dan Kepala Pusat Kesehatan Angkatan Darat (Kapuskesad) di Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Rabu (8/4/2026). “Penguasaan kita terhadap permasalahan akan menjadikan jalan untuk mencari jalan keluar (solusi). Jadi selama kita menjabat itu, jangan merasa tidak bisa. Paling tidak kita membuat perencanaan dan upaya untuk mempresentasikan (pemecahan masalah),” ujar Kasad. Adapun jabatan yang diserahterimakan yakni jabatan Pangdam XXIV/Mandala Trikora dari Letjen TNI Lucky Avianto, S.I.P., M.Si., kepada Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, S.E., Pangdam XV/Pattimura dari Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, S.Sos., M.M., kepada Mayjen TNI Doddy Triwinarto, S.I.P., serta Pangdam XVII/Cenderawasih dari Mayjen TNI Amrin Ibrahim, S.I.P., kepada Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, S.H., M.M. Selain itu, jabatan Kapuskesad diserahterimakan dari Mayjen TNI dr. Bima Wisnu Nugraha, Sp.THT., M.Kes., M.A.R.S., kepada Mayjen TNI dr. Gunawan Rusuldi, Sp.OG., Subsp.Onk., M.A.R.S., CGCAE. Dalam amanatnya, Kasad menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk meningkatkan efektivitas kinerja, penyegaran kepemimpinan, dan optimalisasi pelaksanaan tugas TNI AD, termasuk dalam mendukung dan mengoptimalkan berbagai program pemerintah. Kasad juga mengungkap bahwa dalam dua tahun terakhir, TNI AD telah merenovasi 2.000 rumah dinas prajurit di berbagai satuan di seluruh Indonesia dan akan kembali membangun 200 unit rumah dinas baru. Selain itu, melalui Badan Pengelola Tabungan Wajib Perumahan (BP TWP), TNI AD terus mendorong agar setiap prajurit memiliki rumah pribadi yang layak sebagai bagian dari peningkatan kesejahteraan. Kepada para pejabat lama, Kasad menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan. Sementara kepada pejabat baru, Kasad berpesan agar segera menyesuaikan diri, memahami karakteristik wilayah tugas, dan memperkuat sinergi dengan seluruh komponen bangsa. Khusus kepada Kapuskesad yang baru, Kasad menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi prajurit, PNS TNI AD, keluarga, dan masyarakat. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM  Hulu Sungai Utara – Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan pelayanan pendampingan psikologi dan asistensi pemeriksaan psikologi senjata api (senpi) dinas bagi personel, Selasa (7/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memastikan kelayakan psikologis anggota dalam penggunaan senpi dinas Polri. Pelaksanaan kegiatan berlangsung sejak pukul 08.30 WITA di Aula Jananuraga Polres HSU serta ruang kerja Kabag SDM Polres HSU, dengan menghadirkan tim dari Bag Psikologi Biro SDM Polda Kalimantan Selatan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres HSU Kompol Sony F. L. Gaol, S.E., M.M., Kabag SDM Polres HSU AKP Misransyah, S.H., tim psikologi yang dipimpin Iptu Galih Risdiantoro, S.Psi., M.M., para pejabat utama (PJU), perwira, serta personel Polres HSU. Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan Wakapolres HSU, dilanjutkan dengan pembekalan dari tim Bag Psikologi Polda Kalsel terkait pentingnya kondisi mental yang stabil dalam mendukung tugas kepolisian, khususnya dalam penggunaan senjata api. Selanjutnya, personel mengikuti serangkaian tes psikologi sebagai syarat pinjam pakai senpi dinas Polri. Selain itu, tim juga memberikan layanan pendampingan dan konseling psikologi bagi anggota yang membutuhkan, sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan mental personel. Kapolres HSU melalui kegiatan ini menegaskan bahwa pemeriksaan psikologi merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga profesionalisme dan keselamatan dalam pelaksanaan tugas. Dengan kondisi psikologis yang terukur dan terpantau, diharapkan setiap personel mampu menjalankan tugas secara optimal dan bertanggung jawab. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi psikologis anggota, melengkapi administrasi penggunaan senpi, serta memberikan solusi melalui pendampingan bagi personel yang mengalami kendala psikologis agar dapat kembali bekerja secara normal. Selama pelaksanaan, kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Polres HSU berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pembinaan berkelanjutan, sejalan dengan semangat Polri Presisi yang mengedepankan profesionalisme dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Agus)