JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara-15-Maret-2026-Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Jepara turut menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang digelar oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah bersama Bupati Jepara dalam rangka memperkuat kebersamaan dan sinergi antarinstansi di Kabupaten Jepara selama bulan suci Ramadan. Dalam kegiatan tersebut, Rutan Jepara diwakili oleh Kepala Subseksi Pengelolaan, Moh. Riza Aliyafi. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan serta komitmen Rutan Jepara untuk terus menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah dan unsur Forkopimda. Kegiatan buka puasa bersama ini tidak hanya menjadi ajang untuk berbagi kebersamaan di bulan Ramadan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat koordinasi antar lembaga dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Melalui pertemuan tersebut, para pimpinan daerah dapat saling bertukar pandangan serta mempererat hubungan kerja. Moh. Riza Aliyafi menyampaikan bahwa momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat silaturahmi antarinstansi. Ia berharap hubungan baik antara Rutan Jepara dengan jajaran pemerintah daerah dan Forkopimda dapat terus terjaga. “Melalui kegiatan kebersamaan seperti ini, komunikasi dan koordinasi antarinstansi dapat semakin solid, sehingga sinergi dalam menjalankan tugas masing-masing dapat berjalan lebih baik,” ungkapnya. Acara berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan. Para tamu undangan yang hadir tampak menikmati suasana kebersamaan yang diakhiri dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan santap hidangan buka puasa. Momentum tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung pembangunan di Kabupaten Jepara.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung, 15 Maret 2026 – Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di Bulan Suci Ramadan kembali ditunjukkan oleh personel Koramil 410-01/Panjang, Kodim 0410/KBL. Berkolaborasi dengan Yayasan Bakrie Amanah, mereka menggelar kegiatan pembagian bingkisan kepada kaum dhuafa dan warga yang terdampak banjir di wilayah Kecamatan Panjang, Minggu (15/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman Koramil Panjang, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Panjang Selatan tersebut dimulai pukul 14.30 WIB. Danramil 410-01/Panjang yang diwakili oleh bintra staf koramil (Batituud) beserta sejumlah anggota, bersama perwakilan Yayasan Bakrie Amanah, turun langsung membagikan bantuan sembako. Dalam sambutannya, perwakilan Danramil menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Tujuan utama kami adalah untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi sosial di lingkungan sekitar, khususnya bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah banjir. Ini juga menjadi sarana untuk menjalin hubungan yang erat antara TNI, mitra, dan masyarakat,” ujarnya. Salah seorang warga penerima bantuan mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami di bulan puasa ini. Terima kasih kepada Koramil 410-01/Panjang dan Yayasan Bakrie Amanah yang telah peduli,” tuturnya. Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kehangatan, mencerminkan sinergi positif antara TNI dan elemen masyarakat dalam berbagi kebahagiaan di bulan penuh berkah. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Jakarta – Pimpinan Daerah Persaudaraan Muslimin Indonesia (PARMUSI) Jakarta Utara menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkai dengan santunan kepada 100 anak yatim dan mualaf, serta pengukuhan pengurus cabang tingkat kecamatan se-Jakarta Utara. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Hall Foodcourt Basement Jakarta Islamic Centre, Jalan Kramat Jaya, Jakarta Utara, Jumat (13/3/2026). Acara yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan ini juga menjadi momentum pengukuhan pengurus cabang PARMUSI di tiga kecamatan, yakni Tanjung Priok, Koja, dan Cilincing. Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, pengurus organisasi, serta para undangan dari berbagai lembaga dan perusahaan yang turut mendukung kegiatan sosial tersebut. Ketua Pimpinan Daerah PARMUSI Jakarta Utara, Dedy Junaedi, mengatakan bahwa kegiatan buka puasa bersama sekaligus pemberian santunan kepada anak yatim dan mualaf merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun oleh organisasi tersebut. “Alhamdulillah, setiap tahun kami melaksanakan kegiatan buka puasa bersama yang dirangkai dengan santunan bagi anak yatim dan para mualaf. Tahun ini kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum pengukuhan pengurus PARMUSI tingkat kecamatan di Jakarta Utara,” ujar Dedy kepada awak media. Ia menjelaskan bahwa PARMUSI merupakan organisasi yang memiliki fokus pada kegiatan dakwah, pendidikan, sosial, serta pengembangan ekonomi berbasis syariah di tengah masyarakat. Menurutnya, pengukuhan kepengurusan baru ini merupakan hasil musyawarah organisasi setelah berakhirnya masa jabatan kepengurusan sebelumnya yang berlangsung selama lima tahun, sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar organisasi. “Setelah masa jabatan sebelumnya berakhir, kami melaksanakan musyawarah untuk membentuk kepengurusan baru. Alhamdulillah, hari ini dapat dilaksanakan pengukuhan pengurus tingkat kecamatan, yaitu di Tanjung Priok, Koja, dan Cilincing,” jelasnya. Dalam kegiatan tersebut, PARMUSI Jakarta Utara juga berkolaborasi dengan Komunitas Mualaf Jakarta Islamic Centre guna mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat kegiatan dakwah dan sosial di tengah masyarakat. Sejumlah tokoh dan tamu undangan turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Sekretaris Wilayah PARMUSI DKI Jakarta Syamsudin, SH, tokoh PARMUSI H. Nurul Huda, anggota DPD RI Fahira Idris, serta perwakilan dari sejumlah mitra kolaborasi seperti PELNI, PAM Jaya, Jasa Marga, dan Jakarta Islamic Centre. Turut hadir pula salah satu pengurus pimpinan pusat PARMUSI, Edy Suryanto. Dedy berharap para pengurus yang baru dikukuhkan dapat terus menumbuhkan semangat serta komitmen dalam mengembangkan organisasi PARMUSI, khususnya di wilayah Jakarta Utara. “Semoga para pengurus yang telah dikukuhkan dapat terus menanamkan semangat dan komitmen untuk membesarkan PARMUSI serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tutupnya. Di akhir kegiatan, panitia juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur dan sponsor, di antaranya PELNI, Jasa Marga, dan PAM Jaya, yang telah berkontribusi dalam mendukung terlaksananya kegiatan sosial tersebut. (Heri)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung – Keramaian luar biasa mewarnai pembukaan Bazar Ramadhan Kodam XXI/Radin Inten di Lapangan Saburai, Jl. Sriwijaya, Kec. Enggal, Kota Bandar Lampung, pada Jumat (13/3/2026). Meski puluhan stan ikut meramaikan acara yang dibuka Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han) ini, satu stan berhasil mencuri perhatian dan menjadi yang paling fenomenal: Stand Kodim 0410/KBL. Stan yang dikelola oleh Ibu-ibu Persit KCK Cabang Kodim 0410/KBL ini tampil sebagai primadona dengan antrean pengunjung terpanjang sepanjang hari. Tak tanggung-tanggung, fenomena “diserbu”-nya stan ini bukan terjadi secara kebetulan, melainkan berkat strategi jemput bola yang dilakukan jajaran Babinsa Kodim 0410/KBL. Pantauan di lokasi membuktikan, di saat stan-stan lain hanya menunggu pengunjung datang, para Babinsa justru bergerak massif menyusuri kerumunan. Dengan semangat khas kewilayahan, mereka tak kenal lelah menggaet warga untuk berbelanja di stan kebanggaan Korps Baret Hijau tersebut. “Ayo ibu-ibu, bapak-bapak, jangan sampai kelewatan! Stand Kodim 0410/KBL paling lengkap, paling murah, dan paling berkualitas! Mari kita ramaikan stan kita sendiri, buktikan bahwa TNI dan rakyat itu solid!” seru seorang Babinsa dengan mikrofon portable, disambut sorak-sorai warga yang langsung berbondong-bondong mengikuti arahan. Ajakan massif ini membuahkan hasil yang spektakuler. Dalam hitungan jam, stan Kodim 0410/KBL menjelma menjadi pusat keramaian utama. Antrean mengular, warga saling bersenggolan demi mendapatkan paket sembako murah seperti beras premium, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, hingga aneka sirup dan kue kering Lebaran. Suasana riuh rendah penuh semangat gotong royong terasa begitu kental, kontras dengan stan-stan lain yang relatif lebih sepi. “Luar biasa, Pak! Tadi saya sempat bingung mau belanja di mana, tapi pas ada Pak Babinsa yang manggil-manggil dan nganterin langsung ke sini, saya jadi tahu kalau di sini termurah. Alhamdulillah, beras dan minyaknya selisih jauh sama pasar. Pokoknya stan Kodim juara!” ujar Ibu Siti Aminah, warga Kec. Enggal, dengan wajah sumringah sambil mengangkat belanjaannya. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kedekatan emosional antara Babinsa dengan masyarakat binaannya. Gerakan “serbu stan Kodim” yang diinisiasi para Babinsa tidak hanya berhasil mengerek omzet penjualan, tetapi juga menjadi simbol bahwa TNI adalah magnet yang mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan. Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, dalam sambutannya mengapresiasi antusiasme masyarakat. “Bazar Ramadhan ini adalah wujud kepedulian TNI untuk membantu meringankan beban masyarakat. Saya senang melihat antusiasme warga, dan ini membuktikan bahwa TNI dan rakyat memang solid,” ujarnya. Beliau juga menegaskan bahwa bazar serentak di jajaran TNI ini bertujuan membantu pemenuhan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. “Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi kita semua di bulan suci Ramadhan ini,” imbuhnya. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I. Pol., Irdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Enjang, S.I.P., M. HAN., Danrem 043/Gatam Kolonel Inf Sumarlin Marzuki, S.E., Ketua Persit KCK Daerah XXI Ny. Asti Kristomei Sianturi, serta jajaran forkopimda dan tokoh masyarakat. Hingga acara usai pukul 10.55 WIB, stan Kodim 0410/KBL tercatat sebagai stan dengan omzet tertinggi dan pengunjung terpadat. Sebuah prestasi yang diraih berkat kolaborasi apik antara Ibu-ibu Persit yang menyiapkan dagangan berkualitas dan para Babinsa yang menjadi ujung tombak pemasaran. Inilah bukti, ketika TNI bergerak, rakyat pun tergerak. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) melakukan kunjungan ke Pos Pengamanan Operasi Ketupat Intan 2026 yang berada di kawasan Taman Junjung Buih, Sabtu malam (14/3/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel dalam mengamankan arus mudik Lebaran di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 23.30 hingga 00.10 WITA itu disambut oleh petugas Pos Pengamanan dari Polres Hulu Sungai Utara yang sedang melaksanakan tugas pengamanan dan pemantauan arus lalu lintas. Dalam kunjungan tersebut, Bupati HSU melakukan pengecekan langsung terhadap situasi arus mudik serta kesiapan personel yang bertugas di Pos Pengamanan Taman Junjung Buih. Ia juga memberikan apresiasi kepada petugas yang tetap siaga menjalankan tugas demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama momentum mudik Lebaran. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, situasi di sekitar Pos Pengamanan terpantau aman dan kondusif. Arus lalu lintas juga terpantau lancar tanpa adanya gangguan yang berarti. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah bersama aparat kepolisian untuk memastikan seluruh rangkaian pengamanan dalam Operasi Ketupat Intan 2026 berjalan optimal, sehingga masyarakat dapat melaksanakan perjalanan mudik dengan rasa aman dan nyaman. Polres Hulu Sungai Utara terus mengintensifkan pengamanan serta pelayanan kepada masyarakat selama periode arus mudik dan balik Lebaran melalui sejumlah pos pengamanan yang telah didirikan di titik-titik strategis. (Agus)
Bidik-kasusnews.com JAKARTA -14-Maret-2016 Kasus dugaan pengumpulan dana tunjangan hari raya (THR) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap menyeret Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penetapan tersangka dilakukan setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) dan menemukan dugaan praktik pengumpulan uang dari sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk menghimpun dana THR. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada Bidik-kasusnews via WhatsApp 14/3/2026 menyampaikan bahwa selain Syamsul, KPK juga menetapkan Sekretaris Daerah Cilacap, Sadmoko Danardono, sebagai tersangka dalam perkara yang sama. Keduanya diduga terlibat dalam pengumpulan dana dari sejumlah SKPD yang rencananya akan digunakan untuk pemberian THR kepada pihak eksternal, termasuk unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Berdasarkan hasil penyelidikan KPK, kebutuhan dana THR yang dihitung mencapai sekitar Rp515 juta. Namun, target pengumpulan dana disebut mencapai Rp750 juta. Hingga sebelum operasi tangkap tangan dilakukan, dana yang berhasil dihimpun dari sejumlah SKPD tercatat mencapai sekitar Rp610 juta,ungkap Budi. Uang tersebut ditemukan penyidik di rumah Ferry Adhi Dharma, yang menjabat sebagai Asisten II Pemerintah Kabupaten Cilacap. Ia disebut menjadi salah satu pihak yang diperintahkan untuk mengumpulkan dana dari SKPD. Dana yang telah terkumpul tersebut dimasukkan ke dalam goodie bag dan diduga akan dibagikan kepada anggota Forkopimda. KPK kemudian melakukan penahanan terhadap para tersangka untuk 20 hari pertama, terhitung sejak 14 Maret hingga 2 April 2026. Keduanya ditahan di Rumah Tahanan Negara Cabang Gedung Merah Putih KPK. Atas dugaan perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 12 huruf e dan/atau Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, juncto Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. KPK menegaskan akan terus mendalami kasus ini untuk menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat dalam praktik pengumpulan dana THR tersebut.(Wely)
Bidik-kasusnews.com Bupati Syamsul Auliya Rachman tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta pada Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 02.35 WIB. Ia langsung menjalani pemeriksaan oleh penyidik setelah terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK sehari sebelumnya. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa Syamsul dibawa ke Jakarta bersama sejumlah pihak lainnya yang turut diamankan dalam operasi tersebut. “Yang bersangkutan tiba di Gedung KPK Merah Putih sekitar pukul 02.35 WIB untuk menjalani pemeriksaan lanjutan,” kata Budi Saat dikonfirmasi Bidik-kasusnews 14/3/2026. Dalam OTT yang digelar pada Jumat (13/3/2026), KPK mengamankan total 27 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 13 orang kemudian dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh tim penyidik. Selain Bupati Cilacap, Sekretaris Daerah (Sekda) Cilacap, Sadmoko Danardono, juga turut diperiksa bersama sejumlah pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kabupaten Cilacap. KPK menduga adanya penerimaan uang yang berkaitan dengan sejumlah proyek di lingkungan pemerintah daerah. Dalam operasi tersebut, penyidik juga menyita barang bukti berupa uang tunai yang saat ini masih dalam proses pendalaman. Hingga saat ini, para pihak yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif. KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring dalam operasi tangkap tangan tersebut. (Wely)
JAKARTA | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa memimpin upacara penerimaan Perwira Remaja (Paja) TNI Angkatan Darat Abituren Pendidikan Pertama Perwira (Dikmapa) Perwira Karier (PK) Reguler, Program Khusus, dan _Cyber_ Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Jumat (13/3/2026). Upacara penerimaan ini merupakan tradisi yang menandai bergabungnya para perwira muda hasil pendidikan Dikmapa PK ke dalam keluarga besar Angkatan Darat sekaligus menjadi awal pengabdian mereka sebagai pemimpin masa depan di lingkungan TNI AD. Sebanyak 584 Paja mengikuti upacara tersebut, terdiri dari 327 Paja PK TNI Reguler, 125 Paja PK Program Khusus (Abituren UNHAN, STIN, dan PSSN), 25 Paja PK Program Khusus _Cyber_, serta 107 Paja PK Program Khusus lainnya. Dalam amanat tertulis Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Maruli Simanjuntak yang dibacakan Wakasad, disampaikan bahwa para perwira remaja merupakan generasi penerus yang akan memegang peranan penting dalam menjaga kedaulatan negara serta mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Kasad menegaskan bahwa dinamika global saat ini bergerak semakin cepat dan sulit diprediksi, sehingga menuntut TNI AD untuk terus adaptif terhadap perkembangan ancaman maupun kemajuan teknologi pertahanan. Pertahanan negara tidak lagi hanya mengandalkan kekuatan tempur yang bersifat simetris, tetapi juga menghadapi berbagai dimensi ancaman asimetris yang menuntut peningkatan kualitas sumber daya manusia, kecermatan strategi, serta penguasaan teknologi modern. “Kompleksitas ancaman global dan regional yang semakin tidak menentu, mulai dari perang yang sulit diprediksi, disrupsi siber, hingga dinamika geopolitik yang penuh ketidakpastian, menempatkan TNI AD pada spektrum penugasan yang jauh lebih luas dan multidimensional,” kutip Wakasad. Pada akhir amanatnya, Kasad berpesan kepada para Paja agar mampu menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama pendidikan untuk menyelesaikan berbagai persoalan di satuan, menumbuhkan budaya inovasi, serta terus berkarya dalam menjalankan tugas pengabdian. Ia menegaskan bahwa keberhasilan seorang perwira tidak hanya diukur dari jabatan yang diraih, tetapi dari dampak positif yang dapat diberikan bagi anggota, satuan, dan masyarakat. Dalam rangkaian upacara tersebut juga dilaksanakan pembacaan sumpah perwira yang diwakili oleh dua orang Perwira Remaja, masing-masing dari Paja pria dan Paja Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad). (Agus/Red) Sumber : Dispenad
JAKARTA | Bidik-kasusnews.com – Kepedulian sosial di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi DKI Jakarta melalui kegiatan PWI Jaya Berbagi 2026. Dalam kegiatan tersebut, puluhan anak yatim piatu, kaum dhuafa, dan warakawuri menerima santunan serta bingkisan Ramadan pada Jumat (13/3) di Sekretariat PWI Jaya, Gedung Prasada Sasana Karya lantai 9, Jalan Suryopranoto No. 8, Jakarta Pusat. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana silaturahmi dan kebersamaan itu juga dirangkai dengan buka puasa bersama yang dihadiri jajaran pengurus PWI, anggota, serta berbagai mitra dan donatur yang selama ini mendukung program sosial organisasi wartawan tersebut. Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir atau yang akrab disapa Cak Munir, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pengurus PWI DKI Jakarta dan seluruh mitra yang telah berkontribusi dalam kegiatan berbagi di bulan Ramadan tersebut. Ia menilai kegiatan sosial semacam ini tidak hanya mempererat hubungan antaranggota organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk meneguhkan peran wartawan sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial. “Alhamdulillah pada sore hari ini kita dapat bersilaturahmi dalam rangka buka puasa bersama dengan pengurus PWI DKI Jakarta. Pada kesempatan ini juga diberikan santunan kepada adik-adik yatim piatu, kaum dhuafa, serta warakawuri. Semoga apa yang kita lakukan membawa berkah dan barokah bagi kita semua,” ujar Munir. Menurutnya, bulan Ramadan menjadi momentum penting bagi insan pers untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat nilai kemanusiaan dalam menjalankan profesi jurnalistik. Ia menegaskan, tradisi berbagi yang dilakukan PWI setiap Ramadan merupakan bagian dari upaya organisasi untuk menumbuhkan empati sosial di kalangan wartawan. “Ramadan bukan hanya bulan suci untuk menata hati, tetapi juga saat yang tepat untuk berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap kegiatan seperti ini terus menjadi tradisi yang memperkuat kepedulian sosial di kalangan insan pers,” katanya. Munir juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut, termasuk para mitra lembaga dan perusahaan serta institusi yang selama ini menjalin kerja sama dengan PWI. “Terima kasih kepada seluruh mitra pendukung, termasuk Polda Metro Jaya dan berbagai lembaga yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini. Sinergi antara wartawan dan para mitra sangat penting dalam mendukung kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo mengatakan kegiatan PWI Jaya Berbagi merupakan wujud nyata kepedulian insan pers terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bulan Ramadan. Menurutnya, wartawan tidak hanya menjalankan fungsi kontrol sosial melalui karya jurnalistik, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir secara langsung dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. “PWI Jaya Berbagi menjadi momentum bagi insan pers untuk hadir tidak hanya dalam pemberitaan, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Kesit. Ia menambahkan kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pengurus, anggota PWI, serta para mitra yang selama ini mendukung berbagai program organisasi. Ketua Panitia PWI Jaya Berbagi 2026, Tb. Adhi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik. “Terima kasih kepada seluruh donatur, baik dari institusi maupun perorangan, yang telah membantu terlaksananya kegiatan ini. Dukungan tersebut sangat berarti bagi para penerima manfaat,” kata Adhi. Dalam kegiatan tersebut, perusahaan katering Nendia Primarasa memberikan santunan kepada 75 anak yatim piatu, dhuafa, dan warakawuri. Sementara itu, perusahaan perjalanan ibadah Tannur Muthmainnah, bersama Artha Graha Peduli dan Bakrie Amanah, masing-masing menyalurkan 150 paket bingkisan Ramadan. Dukungan juga datang dari sejumlah lembaga dan perusahaan lainnya. PAM Jaya memberikan 100 paket bingkisan Ramadan, Pelindo menyumbangkan 50 paket bingkisan, dan Sudut Pandang menyerahkan 30 paket bingkisan kepada para penerima manfaat. Sejumlah institusi lain turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial tersebut, di antaranya Djarum Foundation, Polda Metro Jaya, Bank Jakarta, PLN UID Jakarta Raya, Federasi Mini Soccer Indonesia, klub sepak bola Persija Jakarta, serta Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Jakarta. Selain itu, dukungan juga datang dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) melalui Presidennya Andi Gani Nena Wea, Yayasan Wijaya Peduli Bangsa, PT Nusa Halmahera Minerals, Cakra Inti Indonesia, JAPFA, BAZNAS Bazis Jakarta Pusat dan Jakarta Utara, Antam, Jakarta Experience Board, serta PT Ela Diberkati Selalu dan berbagai mitra lainnya. Melalui kegiatan PWI Jaya Berbagi, organisasi wartawan di ibu kota berharap nilai kepedulian sosial terus tumbuh di kalangan insan pers dan masyarakat luas. Momentum Ramadan diharapkan menjadi pengingat bahwa solidaritas dan semangat berbagi merupakan bagian penting dari kehidupan bermasyarakat. (Heri)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 13 Maret 2026 —Dalam rangka memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan sebagai sarana pembinaan mental dan spiritual, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Jepara menggelar kegiatan konseling pada warga binaan. Kegiatan yang dilaksanakan di ruang rapat rutan ini melibatkan peserta magang serta warga binaan sebagai peserta. Konseling dilakukan sebagai bentuk upaya rutan dalam memberikan pendampingan psikologis dan spiritual kepada warga binaan agar mampu menjalani masa pembinaan dengan lebih baik selama bulan Ramadan. Dalam kegiatan tersebut, warga binaan diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai permasalahan yang dihadapi, baik terkait kondisi pribadi, keluarga, maupun adaptasi selama menjalani masa pembinaan. Melalui pendekatan dialogis dan suasana yang kondusif, peserta magang membantu warga binaan untuk memahami kondisi diri, mengelola emosi, serta menumbuhkan motivasi untuk memperbaiki sikap dan perilaku. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menyampaikan bahwa kegiatan konseling ini menjadi sarana penting bagi warga binaan untuk melakukan refleksi diri. “Melalui konseling ini kami ingin memberikan ruang bagi warga binaan untuk menyampaikan apa yang mereka rasakan. Apalagi di bulan Ramadan, ini menjadi momentum yang baik untuk introspeksi diri dan menumbuhkan semangat untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya di Rutan Jepara, Jumat (13/3/2026). Melalui kegiatan ini, diharapkan warga binaan dapat memanfaatkan bulan Ramadan sebagai kesempatan untuk memperkuat mental, meningkatkan kesadaran diri, serta mempersiapkan diri kembali ke masyarakat dengan sikap yang lebih positif.(Wely)