Banjang, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka menjaga kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) serta memastikan situasi keamanan tetap kondusif, Polres Hulu Sungai Utara melalui Polsek Banjang melaksanakan patroli dan monitoring di SPBU 64.714.09 Banjang, Senin (18/5/2026). Kegiatan pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsek Banjang, AKP Roby Ansharie Bahasuan, S.H., M.M., selaku perwira pengendali (Padal), bersama enam personel lainnya, yakni Aiptu Soeyatmin, S.H., Aipda Herry Sutanto, Aipda H. Sukadi, Aipda Ananda Deliza, Bripka Osman, S.Sos., dan Brigadir Adi Rezki Putera. Dalam monitoring tersebut, petugas memastikan stok BBM yang tersedia di SPBU Banjang terdiri dari 2.000 liter Pertamax dan 8.000 liter Bio Solar. Sementara untuk jenis Pertalite tercatat belum tersedia pada saat pemeriksaan berlangsung. Kapolsek Banjang menyampaikan bahwa patroli rutin di SPBU merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi gangguan keamanan sekaligus memastikan distribusi BBM kepada masyarakat berjalan tertib dan lancar. “Kami terus melakukan pemantauan agar penyaluran BBM berlangsung aman dan masyarakat dapat memperoleh bahan bakar tanpa kendala,” ujar salah satu petugas di lokasi. Hingga kegiatan selesai, situasi di SPBU 64.714.09 Banjang terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan yang dapat menghambat proses distribusi BBM. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sejalan dengan semangat Polres Hulu Sungai Utara: HEBAT, Sigap, Unggul untuk Masyarakat, serta nilai Presisi, Bertaqwa, Loyal, Profesional, Solid, dan Sinergi untuk Indonesia Emas. (Agus)

Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Untuk memastikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) kepada masyarakat berjalan aman dan tertib, Polres Hulu Sungai Utara bersama Polsek Amuntai Utara melaksanakan patroli dan monitoring distribusi BBM di SPBU Tayur dan SPBU Pekapuran, Senin (18/5/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus memastikan stok BBM tersedia bagi kebutuhan warga di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Pengamanan di SPBU Tayur dipimpin oleh Ipda Ngatiman, S.H., bersama Aiptu Sutino, Aipda Edi Gusfa, Aipda Hendra Pranata, dan Bripja Eko Prastianto. Dari hasil pemantauan, stok BBM yang tersedia di lokasi tersebut terdiri dari 16.900 liter Pertalite dan 5.900 liter Pertamax. Sementara itu, patroli di SPBU Pekapuran dilaksanakan oleh Aipda M. Rafii, Aipda Saner Yanuridi, dan Bripda Yoga Faturrahman. Ketersediaan BBM di SPBU ini tercatat sebanyak 8.000 liter Pertalite dan 6.750 liter Pertamax. Kapolsek Amuntai Utara menyampaikan bahwa kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk memastikan proses distribusi BBM berlangsung lancar serta mencegah potensi gangguan keamanan di area SPBU. “Monitoring rutin dilakukan agar masyarakat dapat memperoleh BBM dengan aman dan tertib, serta situasi kamtibmas tetap terjaga,” ujar salah satu petugas. Hingga kegiatan selesai, seluruh aktivitas di kedua SPBU berlangsung normal tanpa hambatan. Situasi di wilayah hukum Polsek Amuntai Utara dilaporkan aman, lancar, dan kondusif. Kegiatan ini mencerminkan komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sejalan dengan semangat Polres Hulu Sungai Utara: HEBAT, Sigap, Unggul untuk Masyarakat. (Agus)

Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Dalam upaya memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) berjalan aman dan tertib, Polres Hulu Sungai Utara melalui Polsek Amuntai Selatan melaksanakan patroli dan monitoring di SPBU 64.714.11 Panyiuran pada Senin (18/5/2026). Kegiatan pengamanan dilakukan oleh dua personel, yakni Aiptu Maryono dan Bripka Najib K. Kehadiran petugas di lapangan bertujuan untuk memastikan proses penyaluran BBM berlangsung lancar serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Berdasarkan hasil pemantauan, stok BBM yang tersedia di SPBU Panyiuran terdiri dari 7.345 liter Pertamax Turbo dan 3.800 liter Pertamax. Sementara itu, untuk jenis Pertalite dan Dexlite tercatat dalam kondisi kosong. Kapolsek Amuntai Selatan menyampaikan bahwa patroli rutin di SPBU merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian guna menjaga stabilitas distribusi energi serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melakukan pengisian bahan bakar. “Monitoring dilakukan untuk memastikan ketersediaan BBM dan menjaga situasi tetap kondusif di lokasi,” ujar salah satu petugas. Hingga kegiatan berakhir, seluruh proses distribusi BBM di SPBU Panyiuran berlangsung tertib tanpa kendala. Situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Amuntai Selatan dilaporkan aman, lancar, dan kondusif. Kegiatan ini mencerminkan komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sejalan dengan semangat Polres Hulu Sungai Utara: Hebat, Sigap, Unggul untuk Masyarakat. (Agus)

Amuntai – Bidik-kasusnews.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Hulu Sungai Utara kembali berhasil mengungkap tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial A.S. (21), yang diketahui merupakan residivis kasus narkotika, diamankan petugas karena diduga kuat terlibat dalam peredaran narkotika golongan I jenis sabu dengan berat melebihi 5 gram. Pengungkapan kasus tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/A/26/V/2026/SPKT.SATRESNARKOBA/POLRES HULU SUNGAI UTARA/POLDA KALSEL. Penangkapan dilakukan pada Minggu (17/05/2026) sekitar pukul 18.25 Wita di sebuah rumah yang beralamat di Jalan Lambung Mangkurat No. 28 RT 005 Desa Palampitan Hulu, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Tersangka diketahui berinisial A.S. alias S, warga Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Saat dilakukan pengamanan dan penggeledahan oleh petugas Satresnarkoba, ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu yang disimpan tersangka di sela pinggang sebelah kiri. Barang haram tersebut dibungkus dalam sebuah kotak rokok warna ungu merek LA Purple. Dari hasil penggeledahan, petugas berhasil mengamankan 1 paket narkotika jenis sabu dengan berat keseluruhan 5,23 gram dan berat bersih 5,03 gram. Selain itu turut diamankan satu buah pipet kaca transparan, satu unit telepon genggam merek Infinix Smart 8 warna putih lengkap dengan kartu SIM, serta satu unit sepeda motor Honda Astrea warna hitam dengan nomor polisi DA 305 TF yang diduga digunakan tersangka dalam aktivitasnya. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur membenarkan adanya pengungkapan kasus tersebut. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen Polres HSU dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. “Pelaku yang diamankan merupakan residivis dan diduga berperan sebagai pengedar. Saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba Polres HSU guna menjalani proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut,” ujar IPTU Asep Hudzainur. Lebih lanjut disampaikan, tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 114 Ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan atau Pasal 609 Ayat (2) huruf (a) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, terkait kepemilikan dan peredaran narkotika golongan I bukan tanaman dengan berat melebihi 5 gram. Pihak kepolisian juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar terus berperan aktif membantu aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran narkoba dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing. Polres HSU menegaskan akan terus melakukan tindakan tegas terhadap pelaku penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Jepara kembali menghadirkan inovasi dalam program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Kali ini, pelatihan produksi ceriping atau keripik pisang menjadi sarana pembelajaran kewirausahaan yang dilaksanakan di dapur rutan pada Senin (18/5/2026). Program tersebut diikuti sejumlah warga binaan yang tampak antusias mempelajari proses pengolahan camilan berbahan dasar pisang. Kegiatan dimulai dari pengenalan bahan baku, teknik pengirisan, proses penggorengan hingga tahap pengemasan agar produk memiliki kualitas yang layak dipasarkan.   Pelatihan ini merupakan hasil kolaborasi antara petugas Rutan Jepara dengan peserta Maganghub Batch 2 dari Kementerian Ketenagakerjaan yang sedang menjalani program magang di lingkungan rutan. Kehadiran peserta magang dinilai memberi warna baru dalam pengembangan pembinaan keterampilan yang lebih kreatif dan aplikatif.   Pengelola dapur Rutan Jepara, Thohir Azis mengatakan bahwa pembuatan keripik pisang dipilih karena mudah dipraktikkan serta memiliki potensi usaha yang cukup menjanjikan. “Selain bahan bakunya mudah ditemukan, proses pembuatannya juga sederhana sehingga warga binaan bisa cepat memahami tahapan produksinya. Kami ingin mereka memiliki kemampuan yang nantinya dapat dimanfaatkan setelah selesai menjalani masa pidana,” ujarnya.   Dalam pelaksanaannya, seluruh proses produksi dilakukan dengan pengawasan ketat guna memastikan kebersihan dan kualitas produk tetap terjaga. Para peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya standar higienitas dalam pengolahan makanan.   Kepala Rutan Kelas IIB Jepara, Renza Maisetyo menegaskan bahwa program pembinaan tidak hanya berfokus pada kedisiplinan, tetapi juga pada peningkatan keterampilan hidup warga binaan. Menurutnya, pelatihan usaha kecil seperti produksi keripik pisang dapat menjadi langkah awal untuk membangun mental mandiri dan produktif. “Kami berharap kegiatan ini mampu membuka wawasan warga binaan bahwa mereka tetap memiliki kesempatan untuk berkarya dan mandiri setelah kembali ke masyarakat,” kata Renza.   Melalui program pembinaan tersebut, Rutan Jepara terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan kegiatan positif yang tidak hanya bermanfaat selama masa pembinaan, tetapi juga menjadi bekal kehidupan bagi warga binaan di masa mendatang. (Wely) Sumber:Humas Rutan jepara

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com   Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Teluk Betung Timur (TBT), Kota Bandar Lampung pada Minggu (17/5). Sebuah mobil Toyota Calya putih bernomor polisi B 2397 KKH menabrak dinding pagar depan Apotek Azizi. Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Kehadiran Babinsa Kelurahan Sukamaju, Koptu Eka, menjadi titik terang di tengah kepanikan warga sekitar. Dengan sigap, Koptu Eka yang tengah memantau wilayah langsung mendatangi lokasi kejadian sekitar pukul 14.30 WIB. Ia tidak hanya memastikan kondisi keselamatan pengemudi, tetapi juga langsung membantu proses evakuasi awal dan mengamankan lokasi agar tidak terjadi kecelakaan susulan. Pengemudi mobil yang diketahui bernama Heru Saputra (37), warga Dusun C Hanura, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, dalam kondisi selamat meskipun mengalami shock. Tindakan cepat Babinsa Koptu Eka membantu menenangkan korban dan mengoordinasikan warga sekitar untuk membersihkan puing-puing material yang berserakan. “Kami bergerak cepat karena kejadian di jalur ramai. Prioritas utama adalah keselamatan jiwa dan mencegah kemacetan panjang,” ujar Koptu Eka di lokasi kejadian. Akibat kecelakaan ini, mobil Toyota Calya mengalami kerusakan pada bagian depan, sementara tembok pagar Apotek Azizi juga rusak ringan. Kerugian materiil masih dalam pendataan lebih lanjut. Pasca penanganan awal dan situasi dinyatakan aman terkendali, Babinsa Koptu Eka menyerahkan seluruh proses investigasi lebih lanjut kepada aparat yang berwenang. Peran aktif Babinsa ini mendapat apresiasi dari warga setempat. Kecepatan dan ketanggapan Koptu Eka dinilai sangat membantu mencegah potensi bahaya kedua serta memberikan rasa aman di tengah musibah. (Agus)

PALEMBANG, Bidik-kasusnews.com, Pomdam II/Sriwijaya bergerak cepat mengungkap kasus penembakan yang terjadi di Panhead Cafe, Palembang, Sabtu (16/5/2026) dini hari. Dalam waktu kurang dari 24 jam, petugas berhasil mengamankan terduga pelaku penembakan beserta pihak yang diduga menyembunyikan barang bukti senjata api rakitan. Peristiwa tersebut mengakibatkan Pratu Ferischal Alfarizky Abelsa, personel Denkesyah Palembang Kesdam II/Sriwijaya, meninggal dunia. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, terduga pelaku penembakan adalah Sertu MRR, sedangkan seorang warga sipil berinisial DS diduga terlibat dalam upaya menyembunyikan barang bukti senjata api rakitan yang digunakan dalam kejadian tersebut. Kapendam II/Sriwijaya Letkol Inf Yordania menjelaskan, insiden bermula saat kedua pihak berada di lokasi hiburan malam dan terjadi perselisihan yang dipicu persoalan pribadi hingga berujung perkelahian. “Dalam situasi tersebut, terduga pelaku diduga menggunakan senjata api rakitan dan melepaskan tembakan yang mengenai korban,” jelas Kapendam. Korban sempat dilarikan ke RS Permata Palembang untuk mendapatkan penanganan medis, namun dinyatakan meninggal dunia pada pukul 03.45 WIB. Menindaklanjuti kejadian tersebut, Denpom II/4 Palembang segera melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa 21 orang saksi, mengamankan rekaman CCTV, serta berkoordinasi dengan RS Bhayangkara Palembang untuk pelaksanaan autopsi. Berdasarkan hasil autopsi sementara, korban meninggal akibat luka tembak yang menyebabkan pendarahan berat pada organ vital. Sementara itu, proyektil peluru yang berhasil dikeluarkan dari tubuh korban saat ini masih menunggu hasil uji balistik Bidlabfor Polda Sumsel. Adapun senjata api rakitan yang diduga digunakan dalam kejadian tersebut berhasil ditemukan di kediaman DS di wilayah Sematang Borang, Palembang, Sabtu malam sekitar pukul 20.15 WIB. Terduga pelaku Sertu MRR sendiri berhasil diamankan di area parkir RS Bhayangkara Palembang. Saat ini, pelaku beserta sejumlah saksi masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Madenpom II/4 Palembang. Kapendam menegaskan, Pangdam II/Sriwijaya telah memerintahkan Asintel Kasdam II/Swj dan Danpomdam II/Swj untuk menangani kasus tersebut secara profesional, transparan, dan tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku. “Kodam II/Sriwijaya berkomitmen menindak tegas setiap pelanggaran hukum yang melibatkan prajurit serta memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur,” tegasnya. Kapendam juga menyampaikan bahwa upacara pemakaman militer almarhum Pratu Ferischal Alfarizky Abelsa telah dilaksanakan pada Sabtu sore pukul 17.45 WIB di TPU Sematang Borang, Palembang, secara khidmat. (Agus)

Bidik-kasusnews.com, Lampung – Sebuah tonggak sejarah baru dalam penguatan ekonomi kerakyatan nasional ditorehkan oleh jajaran Kodim 0410/Kota Bandar Lampung. Bertempat di KDKMP Perumnas Way Halim, Sabtu (16/5/2026), Komandan Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., tampil sebagai motor penggerak utama kesuksesan kegiatan Launching 1.061 Titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Serentak yang diresmikan secara virtual oleh Presiden RI, Prabowo Subianto. Kegiatan bergengsi yang dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung ini menjadi momentum bersejarah sekaligus bukti nyata sinergitas TNI AD khususnya Kodim 0410/KBL dalam mendukung program strategis pemerintah. Dalam sambutannya yang dipantau secara virtual dari Jakarta, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa peresmian 1.061 koperasi ini adalah prestasi besar dan awal sejarah baru bangsa Indonesia. “Jangan lagi bangsa kita diremehkan. Keberhasilan ini membuktikan bahwa kita mampu membangun ekonomi rakyat dari desa,” tegas Presiden. Di tengah hiruk pikuk acara yang berlangsung khidmat, sosok Dandim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, tampil menonjol. Beliau tidak hanya bertindak sebagai peserta, namun terlihat aktif mengawal langsung seluruh rangkaian acara, mulai dari persiapan lokasi, koordinasi pengamanan, hingga pendampingan kepada para undangan. Dandim Roni Hermawan yang akrab disapa dengan panggulannya di lapangan, sigap mendampingi perwakilan Gubernur Lampung, Sekda Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., serta Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi. Kehadirannya menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat setempat. “Saya ingin memastikan bahwa program Bapak Presiden ini benar-benar sampai ke akar rumput. KDKMP bukan sekadar koperasi biasa, ini adalah senjata kita untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan kesejahteraan rakyat Bandar Lampung. Kodim 0410 akan terus mendampingi,” ujar Kolonel Arm Roni Hermawan dengan tegas di sela-sela acara. Di bawah komando Kolonel Roni, personel Kodim 0410/KBL turun langsung memberikan pendampingan teknis kepada pengurus koperasi baru. Hal ini mendapat apresiasi tinggi dari Menko Pangan RI, Dr. (H.C.) Zulkifli Hasan, yang dalam sambutannya menyebutkan bahwa peran aktif Babinsa dan jajaran TNI merupakan kunci percepatan pembangunan KDKMP di seluruh Indonesia. Acara yang dimulai pukul 11.25 WIB dan berakhir pukul 12.45 WIB itu berjalan aman, tertib, dan lancar. Dalam laporannya, Kolonel Arm Roni Hermawan menekankan bahwa peluncuran ini sejalan dengan capaian nasional di mana 9 dari 9 komoditas pangan telah mencapai surplus, termasuk beras yang surplus hingga 17.343 ribu ton. “Kami di Kodim 0410 berkomitmen untuk terus mengawal KDKMP ini hingga benar-benar beroperasi maksimal. Ini adalah perintah Presiden dan amanat undang-undang untuk menciptakan keadilan ekonomi,” pungkas Dandim. Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut antara lain Kasdam Kodam XXI/RI Brigjen TNI Andrian, Danbrigif 4 Mar BS Kolonel Marinir Supriadi Tarigan, serta unsur Forkopimda Kota Bandar Lampung. Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan peninjauan lokasi KDKMP Perumnas Way Halim yang kini resmi beroperasi sebagai salah satu dari 1.061 titik percontohan nasional. (Agus)

Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Dalam upaya memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) berjalan lancar dan situasi keamanan tetap kondusif, Polres Hulu Sungai Utara melalui Polsek Amuntai Selatan melaksanakan patroli dan monitoring di SPBU 64.714.11 Panyiuran, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan tersebut dipimpin oleh dua personel, yakni Aipda Budi Herri Wijaya dan Bripka Rusdi Fadillah. Kehadiran petugas di lokasi bertujuan untuk memastikan proses penyaluran BBM berlangsung tertib serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, stok BBM yang tersedia di SPBU Panyiuran meliputi 7.000 liter Pertamax Turbo dan 5.000 liter Pertamax. Sementara itu, untuk jenis Pertalite dan Dexlite tercatat dalam kondisi kosong. Kapolsek Amuntai Selatan menjelaskan bahwa patroli rutin ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga kelancaran distribusi energi kepada masyarakat sekaligus memberikan rasa aman kepada konsumen. “Monitoring dilakukan untuk memastikan ketersediaan BBM dan menjamin proses distribusi berjalan lancar tanpa hambatan,” ujar petugas di lokasi. Hingga kegiatan selesai, situasi di SPBU Panyiuran dilaporkan aman, lancar, dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan maupun kendala selama proses pengawasan berlangsung. Kegiatan ini menegaskan komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sejalan dengan motto Polres Hulu Sungai Utara: Ikhlas, Komitmen, Konsisten, dan Bermartabat. (Agus)

Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Untuk memastikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) berlangsung aman dan tertib, Polres Hulu Sungai Utara bersama Polsek Amuntai Utara melaksanakan patroli serta monitoring distribusi BBM di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Sabtu (16/5/2026). Kegiatan pengamanan difokuskan di SPBU Tayur dan SPBU Pekapuran yang berada di wilayah hukum Polsek Amuntai Utara. Di SPBU Tayur, pengamanan dipimpin oleh Ipda Ngatiman, S.H. dengan melibatkan lima personel, yaitu Brigpol Sumaryono, Bripda Muhammad Rangga Hidayat, Bripda Muhammad Faisal, Brigpol Erri Dian Saputra, dan Brigpol Taufikurrachman. Berdasarkan hasil pemantauan, stok BBM yang tersedia terdiri dari 5.100 liter Pertalite dan 6.300 liter Pertamax. Sementara itu, pengawasan di SPBU Pekapuran dilaksanakan oleh Brigpol Pawiloi dan Bripka Sri Sugiarto. Adapun stok BBM yang terpantau di lokasi tersebut mencapai 8.000 liter Pertalite dan 8.000 liter Pertamax. Kapolsek Amuntai Utara menyampaikan bahwa patroli dan monitoring rutin dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan distribusi BBM sekaligus mengantisipasi potensi gangguan ketertiban masyarakat. “Kehadiran personel di lapangan bertujuan memastikan distribusi BBM berjalan lancar, masyarakat dapat memperoleh bahan bakar dengan tertib, serta situasi keamanan tetap terjaga,” ujarnya. Hingga kegiatan berakhir, seluruh aktivitas penyaluran BBM di kedua SPBU berlangsung normal tanpa hambatan. Situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Amuntai Utara terpantau aman dan kondusif. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sejalan dengan semangat Polres Hulu Sungai Utara: HEBAT, Sigap, Unggul untuk Masyarakat. (Agus)