Bidik-kasusnews.com Jakarta – Penyelidikan kasus dugaan korupsi di BPR Bank Jepara Artha memasuki babak baru. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini menyoroti data baki debet, yakni sisa pinjaman pokok debitur yang belum dilunasi. Langkah ini diambil setelah pemeriksaan terhadap Rina Kristinawatty, Ketua Tim Likuidasi BPR Bank Jepara Artha, pada Senin (29/9/2025) di jakarta. “Saksi diminta menjelaskan detail mengenai data baki debet terkait para tersangka,” terang Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada Bidik-kasusnews via WhatsApp 30/9/2025. Kasus bermula dari temuan penyidik pada 24 September 2024, yang mengindikasikan adanya penyimpangan dalam penyaluran kredit usaha periode 2022–2024. Dua hari berselang, KPK mengeluarkan surat pencegahan bepergian ke luar negeri terhadap lima pihak berinisial JH, IN, AN, AS, dan MIA. Setelah setahun penyidikan, pada 18 September 2025, KPK resmi menahan lima orang tersebut. Mereka adalah: Jhendik Handoko, Direktur Utama BPR Bank Jepara Artha Iwan Nursusetyo, Direktur Bisnis dan Operasional Ahmad Nasir, Kepala Divisi Bisnis, Literasi, dan Inklusi Keuangan Ariyanto Sulistiyono, Kepala Bagian Kredit Mohammad Ibrahim Al’Asyari, Direktur PT Bumi Manfaat Gemilang KPK menegaskan pengusutan belum berhenti. Pemeriksaan saksi-saksi tambahan akan terus dilakukan untuk menelusuri aliran dana dan menghitung potensi kerugian negara yang ditimbulkan. Kasus ini menjadi perhatian lantaran menyangkut lembaga keuangan daerah yang seharusnya menopang perekonomian masyarakat kecil.(Wely)

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Perum Bulog dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya upaya mewujudkan swasembada jagung. Kegiatan berlangsung di Rupatama Polres HSU pada Selasa (30/9/2025) pukul 09.00 Wita. Rakor tersebut dihadiri oleh Wakapolres HSU, Kepala Bulog Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kabag SDM Polres HSU, para Kapolsek jajaran, Ketua Program 1, 2, dan 3, Ketua Kelompok Tani (Poktan) Kabupaten HSU, serta anggota Bag SDM. Dalam sambutannya, Wakapolres HSU menegaskan bahwa kepolisian siap bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk Bulog dan kelompok tani, guna memperkuat ketahanan pangan daerah. “Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung sektor pertanian agar mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Bulog Kabupaten HST menyampaikan komitmen Bulog untuk menyerap hasil panen petani, khususnya jagung pakan. Bulog memastikan akan membeli jagung dengan harga Rp6.400 per kilogram untuk kadar air 14 persen, dan Rp5.500 per kilogram untuk kadar air 18 persen. Melalui rakor ini, para kelompok tani diyakinkan untuk lebih bersemangat menanam jagung karena hasil panen mereka telah dijamin terserap oleh Bulog. Harapannya, langkah tersebut tidak hanya meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga memperkuat swasembada jagung di wilayah Hulu Sungai Utara. Acara ditutup dengan sesi tanya jawab antara perwakilan kelompok tani dan pihak Bulog, yang membahas teknis pembelian serta pendampingan bagi petani dalam meningkatkan kualitas hasil panen. Dengan adanya sinergi antara Polres HSU, Bulog, dan para petani, diharapkan ketahanan pangan di daerah semakin kuat, sekaligus menjadi bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam mewujudkan kemandirian jagung nasional. ( Agus)

Jakarta | Bidik-kasusnews.com – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, menyampaikan apresiasi atas langkah Biro Pers Sekretariat Presiden yang mengembalikan kartu identitas liputan Istana milik jurnalis CNN Indonesia, Diana Valencia, pada Senin (29/9/2025). Munir menilai keputusan pengembalian kartu tersebut merupakan langkah positif yang mencerminkan adanya ruang komunikasi dan penyelesaian yang baik antara pemerintah dan media. “PWI Pusat mengapresiasi keputusan pengembalian kartu pers tersebut. Ini adalah bentuk komitmen pemerintah untuk menjaga hubungan yang sehat dengan insan pers serta memastikan tidak ada hambatan dalam kerja-kerja jurnalistik,” ujarnya dalam keterangan resmi. Meski demikian, Munir mengingatkan agar insiden pencabutan kartu sebelumnya menjadi pelajaran berharga sehingga tidak terulang kembali di masa mendatang. Ia menekankan bahwa kebebasan pers adalah amanat Pasal 28F UUD 1945 dan dijamin melalui Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. “Wartawan berhak mengajukan pertanyaan dalam forum resmi, dan itu merupakan bagian dari tugas jurnalistik untuk memenuhi hak publik atas informasi,” tegas Munir. Lebih lanjut, PWI Pusat berharap seluruh pihak, baik pemerintah maupun media, senantiasa menghormati prinsip kemerdekaan pers yang telah diatur konstitusi. Munir juga mengajak para jurnalis untuk terus menjalankan tugasnya secara profesional, berpegang pada kode etik jurnalistik, sehingga hubungan antara pemerintah dan media dapat terjalin konstruktif demi kepentingan publik. “Menjaga kemerdekaan pers berarti menjaga demokrasi. PWI Pusat akan terus mengawal agar kebebasan pers terlindungi, sekaligus mendorong terciptanya sinergi positif antara pemerintah dan insan pers,” pungkas Munir. ( Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Pemalang – Upaya memperkuat pembangunan Zona Integritas terus digencarkan Rutan Kelas IIB Jepara. Pada Sabtu, 27 September 2025, jajaran Rutan Jepara melaksanakan kunjungan studi tiru ke Rutan Kelas IIB Pemalang sebagai langkah nyata percepatan menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Rombongan yang dipimpin Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, disambut hangat oleh Karutan Pemalang, Nur Febrianto, beserta jajaran. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak berbagi pengalaman dan berdiskusi mengenai inovasi, strategi pelayanan, serta langkah-langkah konsisten dalam membangun budaya kerja yang berintegritas. Selain sesi diskusi, rombongan juga diajak meninjau fasilitas utama Rutan Pemalang, mulai dari layanan publik hingga sarana pembinaan warga binaan. Setiap area memberikan gambaran nyata tentang bagaimana penerapan standar pelayanan yang profesional dapat diwujudkan dalam keseharian. Menurut Renza, kunjungan ini bukan sekadar melihat praktik baik, melainkan juga sebagai penguat tekad seluruh jajaran Rutan Jepara untuk terus berbenah. “Kita belajar banyak dari Pemalang, bukan hanya soal inovasi, tetapi juga tentang komitmen dan konsistensi. Semoga semangat ini bisa kita tularkan di Rutan Jepara demi pelayanan yang bersih dan akuntabel,” ujarnya. Kegiatan studi tiru ini menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas tidak bisa berjalan sendiri, melainkan perlu sinergi, keterbukaan, dan semangat berbagi pengalaman antar-unit pemasyarakatan.(Wely-jateng)

HSU | Bidik-kasusnews.com – Untuk menumbuhkan semangat disiplin dan cinta tanah air sejak dini, Bhabinkamtibmas Polsek Amuntai Tengah, Bripka Roy Hermawan, bertindak sebagai pembina upacara bendera di SMPN 2 Hulu Sungai Utara (HSU), Senin (29/9/2025) pagi. Upacara bendera yang digelar di halaman sekolah, Kelurahan Sungai Malang, Kecamatan Amuntai Tengah, berlangsung khidmat mulai pukul 07.30 WITA. Kegiatan ini diikuti seluruh dewan guru, staf sekolah, serta ratusan siswa-siswi SMPN 2 HSU dengan susunan upacara yang berjalan tertib, mulai dari pengibaran bendera merah putih, pembacaan teks Pancasila, hingga penyampaian amanat pembina upacara. Turut hadir mendampingi kegiatan, Bhabinkamtibmas Polsek Amuntai Tengah Brigpol Bayu Fitrianto, Banit Samapta Polsek Amuntai Tengah M. Zainal Hilmi, Kepala SMPN 2 HSU Yusriansyah, S.Pd., M.Pd., jajaran dewan guru, serta seluruh peserta didik. Dalam amanatnya, Bripka Roy Hermawan menekankan pentingnya disiplin, tanggung jawab, serta menjauhi perilaku negatif yang kerap menjebak generasi muda, seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, hingga tawuran. “Generasi muda adalah harapan bangsa. Untuk itu, adik-adik harus rajin belajar, menjaga pergaulan, serta menanamkan sikap disiplin sejak dini. Dengan disiplin dan semangat, kalian bisa menjadi generasi unggul yang membanggakan orang tua dan bangsa,” pesannya. Sementara itu, Kepala SMPN 2 HSU, Yusriansyah, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi kehadiran Bhabinkamtibmas yang bersedia menjadi pembina upacara sekaligus memberikan pembinaan moral. Menurutnya, kehadiran Polri di sekolah menjadi motivasi tambahan bagi siswa untuk meningkatkan disiplin dan prestasi belajar. Kapolres HSU, AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui PS. Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Police Goes to School yang rutin dilakukan Polres HSU. “Polri hadir di tengah pelajar untuk membangun kedekatan sekaligus memberikan edukasi penting, mulai dari disiplin, tertib berlalu lintas, menjauhi narkoba, hingga menjaga kamtibmas sejak dini. Harapan kami, generasi muda HSU tumbuh menjadi pribadi cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” ujarnya. Kegiatan upacara bendera ini berlangsung lancar, tertib, dan penuh khidmat hingga selesai. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara sekolah, masyarakat, dan Polri dalam mencetak generasi penerus bangsa yang disiplin, berintegritas, serta cinta tanah air. ( Agus)

Amuntai | Bidik-kasusnews.com – Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melalui Bagian Perencanaan (Bagren) menggelar Supervisi Bidang Perencanaan Tahun Anggaran (TA) 2025 yang dilaksanakan di Rumah Makan Talipuk, Kecamatan Banjang, Senin (29/9/2025) sekitar pukul 10.00 WITA. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kabagren Polres HSU Kompol Agus Tamjid, S.Sos., MM, didampingi Kasubbag Renprogar AKP Noor Rijani beserta anggota Bagren. Supervisi menghadirkan seluruh Kasium Polsek jajaran Polres HSU, mulai dari Polsek Banjang, Amuntai Utara, Amuntai Selatan, Babirik, Danau Panggang, Amuntai Kota, hingga Sei Pandan. Acara diawali dengan pembukaan doa, dilanjutkan sambutan Kabagren, kemudian pemeriksaan administrasi oleh tim supervisi, dan diakhiri dengan doa penutup. Menurut Kompol Agus Tamjid, supervisi bidang perencanaan memiliki peran penting dalam memastikan bahwa program kerja dan pengelolaan anggaran Polres HSU berjalan sesuai arahan pimpinan serta tepat sasaran. “Supervisi ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas kerja, memperkuat keterampilan personel, sekaligus meminimalisir kesalahan dalam pelaksanaan program maupun penggunaan anggaran,” jelasnya. Adapun tujuan utama supervisi ini mencakup beberapa aspek, di antaranya: Efektivitas kerja – memastikan setiap unit melaksanakan tugas sesuai kebijakan. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan personel dalam perencanaan serta penganggaran. Hubungan kerja harmonis antara atasan dan bawahan, sehingga suasana kerja lebih kondusif. Pencegahan kesalahan agar penggunaan sumber daya lebih efisien. Konsultasi dan asistensi bagi jajaran terkait masalah program dan anggaran. Monitoring dan pengawasan pelaksanaan kebijakan pimpinan. Evaluasi serta perbaikan jika ditemukan penyimpangan. Kasubbag Renprogar AKP Noor Rijani menambahkan, supervisi juga menjadi wadah bagi personel Polres HSU untuk berdiskusi terkait kendala yang dihadapi, sehingga dapat dicarikan solusi bersama. Langkah ini sekaligus mendukung upaya Polres HSU meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam pengelolaan anggaran. Kegiatan supervisi berjalan aman, tertib, dan kondusif, dengan antusiasme peserta yang aktif mengikuti setiap sesi. Supervisi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas perencanaan, memperkuat pengawasan internal, serta mendorong tercapainya tujuan organisasi secara efektif dan efisien. Polres HSU menegaskan akan terus mengedepankan prinsip ikhlas, komitmen, konsisten, dan bermartabat dalam setiap pelaksanaan tugas, termasuk dalam bidang perencanaan dan penganggaran. ( Agus)

Amuntai | Bidik-kasusnews.com – Untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar Patroli Bailang pada Senin (29/9/2025) pukul 10.00 WITA. Patroli ini difokuskan untuk mencegah aksi premanisme, tawuran, balap liar, hingga tindak kejahatan jalanan (street crime) di wilayah hukum Polres HSU. Patroli dilakukan dengan dua metode, yakni patroli mobile menggunakan kendaraan dinas operasional D.MAX 120-34 XIII, dan patroli dialogis yang menyentuh langsung masyarakat melalui komunikasi serta penyampaian pesan-pesan Kamtibmas. Beberapa titik rawan yang menjadi sasaran antara lain SPBU Muara Tapus, Pasar Induk Amuntai, Jalan H. Ali, dan Hotel Minosa, karena lokasi tersebut sering menjadi pusat aktivitas masyarakat. Pelaksanaan patroli dipimpin oleh personel Sat Samapta, yakni Bripda Yudhistira A., Bripda Muhammad Rizky, dan Bripda Maulidan Dwi Setiawan. Selain melakukan pemantauan, kehadiran polisi di lapangan juga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang tengah beraktivitas. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui PS. Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menekan potensi kriminalitas. “Polres HSU terus berupaya menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat. Patroli Bailang ini dilaksanakan secara rutin untuk mencegah tindak kriminalitas dan menunjukkan efek kehadiran polisi di ruang publik,” ujarnya. IPTU Asep menambahkan bahwa patroli tidak hanya bersifat pengawasan, tetapi juga dialogis. Petugas aktif berkomunikasi dengan masyarakat, mengajak mereka ikut menjaga keamanan lingkungan, sekaligus menumbuhkan sinergi antara polisi dan warga. “Kolaborasi polisi dan masyarakat adalah kunci terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif,” jelasnya. Dari hasil patroli, situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres HSU terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya tindak premanisme, balap liar, maupun kejahatan jalanan. Hal ini membuktikan bahwa kehadiran polisi secara aktif mampu memberikan efek pencegahan yang signifikan. Polres HSU juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan jika menemukan indikasi tindak kriminal atau potensi gangguan Kamtibmas. Dengan begitu, pihak kepolisian dapat segera mengambil langkah cepat dan tepat demi terciptanya suasana aman serta damai di Kabupaten Hulu Sungai Utara. ( Agus)

Amuntai | Bidik-kasusnews.com – Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menunjukkan komitmen mendukung ketahanan pangan nasional dengan ikut serta dalam Zoom Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2025 yang berlangsung di Desa Pinangkara RT 04, Kecamatan Amuntai Tengah, Sabtu (27/9/2025). Kegiatan yang dipusatkan di Kebun Jagung Cinta Tani Desa Pinangkara ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat dalam mewujudkan swasembada pangan. Lahan yang dipanen seluas 2 hektare milik warga bernama Noripansyah, ditanami jagung manis oleh Poktan Cinta Tani dengan estimasi hasil mencapai 14,40 ton. Acara turut dihadiri Wakapolres HSU Kompol Aris Munandar, S.H., M.A., yang mewakili Kapolres HSU, Bupati HSU yang diwakili Asisten 3, Kasdim 1001 Amuntai-Balangan, Ketua DPRD HSU, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Bulog HST, Kepala Desa Pinangkara, mahasiswa STIPER Amuntai, serta masyarakat setempat. Kehadiran lintas elemen ini memperlihatkan kuatnya kebersamaan dalam mendukung sektor pertanian sebagai penopang ekonomi rakyat. Kegiatan diawali dengan doa bersama, kemudian sambutan dari Kepala Desa Pinangkara, Wakapolres HSU, serta perwakilan Bupati HSU. Seluruh peserta juga mengikuti Zoom Panen Raya yang dipimpin langsung oleh jajaran kementerian terkait dari pusat. Prosesi panen simbolis di lahan jagung menandai puncak acara, sebelum ditutup dengan sesi foto bersama. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui PS. Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur menegaskan bahwa panen raya ini bukan hanya tentang hasil pertanian, tetapi juga simbol semangat gotong royong dalam mendukung swasembada pangan. “Polres HSU siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan. Panen raya ini adalah bukti nyata komitmen bersama untuk menciptakan kemandirian pangan bangsa,” ujarnya. Lebih lanjut, IPTU Asep menjelaskan bahwa pertanian menjadi sektor penting penopang kesejahteraan masyarakat. Hasil panen yang melimpah diharapkan dapat menekan inflasi, menjaga stabilitas harga, sekaligus meningkatkan pendapatan petani di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Masyarakat Desa Pinangkara pun menyambut acara ini dengan antusias. Mereka berharap agar perhatian pemerintah bersama TNI-Polri terus berlanjut, baik melalui program pendampingan, pelatihan, hingga dukungan akses pasar. Kegiatan Zoom Panen Raya Jagung Serentak 2025 di HSU berlangsung aman, lancar, dan penuh kebersamaan. Polres HSU menegaskan siap terus hadir mendukung program ketahanan pangan menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045. ( Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 29 September 2025 – Beredar kabar adanya dugaan keracunan makanan yang menimpa puluhan siswa di SDN 1 Banjaran, Kecamatan Bangsri Kab Jepara. Informasi awal menyebutkan sebanyak 35 siswa mengalami sakit usai mengikuti kegiatan belajar, namun pihak terkait memberikan klarifikasi resmi. Kepala SPPG Desa Banjaran, Bagus Furqon Alfansyah, menjelaskan bahwa jumlah siswa yang benar-benar dilaporkan sakit sebanyak 25 anak pada Selasa (23/9/2025) sepulang sekolah dengan gejala muntah-muntah. Sementara itu, terdapat 10 siswa lain yang tidak hadir keesokan harinya, Rabu (24/9/2025), namun penyebab ketidakhadiran mereka belum dapat dipastikan. “Jadi dari 35 anak yang disebutkan, sebenarnya hanya 25 anak yang mengalami muntah-muntah. Sedangkan 10 lainnya tidak masuk sekolah di hari Rabu, tetapi belum diketahui penyebab pastinya,” ungkap Bagus saat dikonfirmasi Bidik-kasusnews, Senin (29/9/2025). Lebih lanjut, Bagus memaparkan bahwa ada 5 siswa yang sempat diperiksakan ke Puskesmas Bangsri. Hal ini bermula dari salah satu wali murid yang membuat status di media sosial dan menuntut pertanggungjawaban pihak sekolah. Menanggapi hal itu, pihak Sppg membawa pemeriksaan kesehatan di Puskesmas. “Wali murid tersebut kemudian bersedia, dan saat penjemputan ia mengajak 4 siswa lain di sekitar rumahnya untuk ikut dibawa. Sesampainya di Puskesmas, kelima siswa dalam kondisi baik dan tidak perlu rawat inap,” jelasnya. Bagus juga memastikan bahwa seluruh siswa kini sudah dalam keadaan sehat dan kembali bersekolah sejak beberapa hari terakhir. Terkait penyebab kejadian, ia menegaskan belum dapat dipastikan. Dugaan sempat mengarah pada menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan pada Selasa (23/9/2025). Namun, laporan baru diterima pihak sekolah pada Rabu (24/9/2025) pagi. “Sejauh ini kami belum bisa menyimpulkan penyebabnya. Dari pihak Puskesmas Bangsri juga menyatakan bahwa kondisi tersebut bisa terjadi karena banyak faktor. Kami masih menunggu hasil laboratorium,” pungkas Bagus. (Wely-jateng)

Jakarta, Bidik-kasusnews.com – 29 September 2025 – Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Taruli H. Tampubolon, S.H., M.M. menutup secara resmi International Taekwondo Championship Panglima TNI Cup 2025 di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu (28/9/2025). Dalam sambutannya, Kasum TNI menyampaikan bahwa kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan antar-atlet baik dari dalam negeri maupun mancanegara. “Kejuaraan ini adalah kesempatan emas untuk mengasah kemampuan, menambah pengalaman bertanding, serta menumbuhkan semangat sportivitas dan kebersamaan. Harapan saya, dari ajang ini lahir atlet muda yang kelak mengharumkan nama Indonesia di tingkat dunia,” ujar Letjen TNI Richard. Kejuaraan internasional bergengsi ini diikuti 1.522 atlet dari 11 negara. Hasil akhir menempatkan Garbha Presisi Polri sebagai Juara Umum All Kategori dengan perolehan 8 medali emas, 7 perak, dan 8 perunggu. Posisi kedua diraih DKI Jakarta Team (8 emas, 5 perak, 10 perunggu), disusul Vietnam Team di posisi ketiga (8 emas, 1 perak, 1 perunggu). Selain itu, panitia juga menetapkan sejumlah atlet terbaik di berbagai kategori, di antaranya: Teungku Karib Kamisyah (Cadet Putri, FI Fighter One Taekwondo Academy) Balqis Nur Afiati (Cadet Putra, Pengprov Jawa Tengah) Arsyad Kaisar Hakam (Junior Putri, Pengprov Jawa Tengah) Desak Made Rayina (Junior Putra, Spo BDA Kaltim) Faiq Muohri Syakir (Senior Putri, Koryo Taekwondo Malaysia) Jihan Luthfi Angeli (Senior Putra, Garbha Presisi Polri) Dengan ditutupnya Panglima TNI Cup 2025, TNI berharap semangat sportivitas, kebersamaan, dan persatuan yang terjalin selama kejuaraan tetap terpelihara. Ajang ini juga diharapkan mampu menjadi wadah lahirnya bibit-bibit atlet taekwondo muda Indonesia yang siap bersaing di level internasional. ( Agus)