Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Polri mendeteksi munculnya modus baru penyalahgunaan narkoba yang semakin mengkhawatirkan di tengah masyarakat. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Rabu (29/10/2025). Sigit menjelaskan, tren baru tersebut melibatkan penyalahgunaan dua jenis senyawa berbahaya, yaitu Ketamine dan Etomidate. Ketamine disalahgunakan dengan cara dihirup melalui hidung, sementara Etomidate dicampur dalam liquid vape dan dihisap menggunakan pod elektrik. “Kedua senyawa berbahaya tersebut belum terdaftar sebagai narkotika dalam regulasi yang berlaku, sehingga para penggunanya tidak dapat dikenakan pidana,” tegas Kapolri. Melihat potensi ancaman yang besar terhadap generasi muda, Polri mengambil langkah cepat dengan melakukan koordinasi bersama Komite Nasional Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor serta Tim Kerja Akses Obat Kementerian Kesehatan RI. Kerja sama tersebut bertujuan untuk menemukan terobosan hukum, terutama terkait penggolongan Ketamine dan Etomidate dalam revisi Undang-Undang Narkotika maupun Lampiran Permenkes dalam jangka pendek. “Agar dapat dilampirkan dalam daftar yang dimuat dalam revisi UU Narkotika, termasuk dalam jangka pendek dituangkan dalam Lampiran Permenkes terkait penggolongan narkotika,” jelas Sigit. Dengan aturan yang lebih tegas, Sigit berharap ke depan aparat kepolisian dapat melakukan tindakan hukum terhadap pelaku penyalahgunaan dua jenis senyawa tersebut. “Diharapkan ke depannya penyalahgunaan kedua senyawa berbahaya tersebut bisa dipidana,” pungkasnya. Langkah ini menjadi wujud keseriusan Polri dalam menekan peredaran narkoba yang terus bermutasi metode maupun jenisnya, sekaligus melindungi masyarakat dari ancaman zat adiktif yang tergolong baru namun berisiko besar terhadap kesehatan dan keselamatan publik. ( Agung)
Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Dua anggota Bhabinkamtibmas Polda Metro Jaya menerima apresiasi atas dedikasi mereka dalam membantu pendidikan anak yatim dan anak-anak pemulung di wilayah binaan masing-masing. Penghargaan diberikan Kapolda Metro Jaya dalam kegiatan pengarahan kepada 907 Bhabinkamtibmas bertema “Jaga Jakarta, Kita Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman di Lingkungan Kita” di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Rabu (29/10/2025). Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, mengatakan bahwa penghargaan tersebut diberikan kepada Aiptu Exwanto dan Aiptu Agus Riyanto, yang dinilai berhasil menunjukkan teladan Polri Presisi dalam pelayanan kemanusiaan. “Aiptu Exwanto dan Aiptu Agus Riyanto membuktikan bahwa tugas Bhabinkamtibmas tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga membawa harapan bagi masyarakat. Mereka melayani dengan hati,” ujar Ade Ary. Dedikasi untuk Masa Depan Anak Bangsa Aiptu Exwanto, yang bertugas di Kelurahan Poris Gaga, Polrestro Tangerang Kota, diketahui mengelola Rumah Singgah Yayasan Rumah Yatim Berkah Amanah. Sebanyak 110 anak yatim mendapatkan pendampingan dan akses pendidikan yang layak melalui upaya yang ia lakukan. Sementara itu, Aiptu Agus Riyanto dari Kelurahan Srengseng, Polrestro Jakarta Barat, membangun sekolah untuk anak-anak pemulung sejak 2019 menggunakan biaya pribadi. Kini sedikitnya 160 anak mendapatkan pendidikan dan bimbingan setiap harinya. Menurut Ade Ary, langkah keduanya menjadi inspirasi bagi personel lainnya untuk lebih dekat dan peduli terhadap masyarakat. Peran Bhabinkamtibmas di Era Digital Kian Strategis Selain memberi penghargaan, Kapolda Metro Jaya juga menekankan pentingnya peran Bhabinkamtibmas dalam menjaga stabilitas keamanan, termasuk melalui pencegahan hoaks dan disinformasi yang dapat memicu keresahan publik. “Bhabinkamtibmas hadir untuk menangkal keresahan sejak dini. Dengan komunikasi efektif dan empati, masyarakat akan benar-benar merasakan Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan rakyat,” tambahnya. Penguatan pelaporan cepat berbasis teknologi serta komunikasi sosial di lapangan menjadi fokus pembinaan ke depan, sehingga Polri semakin responsif dan adaptif menghadapi dinamika masyarakat. Dengan apresiasi tersebut, Polda Metro Jaya berharap semakin banyak personel yang meneladani nilai humanis, mengedepankan kemanusiaan dalam setiap tugas melayani warga. ( Agung)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Komandan Kodim 0410/Kota Bandar Lampung Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., menunjukkan komitmen kuat TNI dalam pembinaan generasi muda dengan menjadi pembina utama pada kegiatan Kursus Mahir Dasar (KMD) Pramuka 2025. Acara tersebut digelar di Lapangan Aula SLB Dharma Bhakti Darma Pertiwi, Kemiling, dan diikuti lebih dari 202 guru serta pembina Pramuka se-Kota Bandar Lampung. (29/10/2025) Dalam penyampaiannya, Kolonel Roni menggarisbawahi bahwa Pramuka merupakan wadah efektif dalam membentuk peserta didik yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, dan memiliki jiwa kepemimpinan. “Pramuka adalah sekolah kehidupan. Kita ingin generasi yang bukan hanya unggul akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, mental tangguh, dan cinta tanah air. Di sinilah pentingnya peran guru dan pembina,” tegas Dandim. TNI–Pemerintah Daerah Sinergi Majukan Pendidikan Karakter Kegiatan yang diprakarsai oleh Kwartir Cabang Kota Bandar Lampung ini turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung Eka Efriana, S.Pd., M.Pd., serta jajaran pengurus Pusdiklatcab Raden Inten. Kolaborasi tersebut menjadi bukti konkret keseriusan seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat pendidikan karakter melalui Gerakan Pramuka. Pantauan di lokasi menunjukkan kegiatan berjalan tertib dan penuh antusiasme. Para peserta mengikuti rangkaian pelatihan dengan semangat tinggi, memperlihatkan bahwa Gerakan Pramuka tetap menjadi pilar penting dalam pembangunan sumber daya manusia muda. Babinsa Terlibat Aktif Bangun Pendekatan Humanis Selain memberikan materi, jajaran Babinsa Kodim 0410/KBL turut terlibat dalam monitoring kegiatan, memperkuat komunikasi sosial antara TNI dan masyarakat. Pendekatan humanis yang diterapkan menegaskan bahwa pembinaan teritorial tidak hanya menyangkut keamanan, tetapi juga edukasi bagi masyarakat. Dengan penyelenggaraan KMD ini, diharapkan semakin banyak pembina Pramuka yang kompeten dan mampu membawa generasi muda menuju masa depan yang berkarakter kuat, nasionalis, dan siap berkontribusi bagi Indonesia. ( Agus)
JAKARTA, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Upaya mencari solusi pengolahan sampah yang lebih maju dan ramah lingkungan kembali digaungkan organisasi masyarakat. Ketua Umum Himpunan Masyarakat Tani Nusantara Merah Putih (HMTN-MP), Asril Naska, bersama jajaran pengurus dan investor teknologi, melakukan kunjungan silaturahmi ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada Selasa (28/10/2025) di Jakarta. Mereka diterima langsung oleh Tenaga Ahli Utama Dewan Pengarah BRIN, Ir. Surat Indrijarso Soemarjo, Ph.D AMRP, yang menyambut baik pemaparan mengenai teknologi pengolahan sampah mutakhir tersebut. Teknologi Tanpa Asap dan Tanpa Residu Dalam paparannya, investor teknologi Datok Sri Paduka Alber mempresentasikan sistem pengolahan sampah yang diklaim tanpa emisi asap, tanpa menghasilkan residu, serta mampu memproses sampah tanpa pemilahan, baik sampah organik, anorganik, hingga plastik. Lebih jauh lagi, teknologi ini diklaim mampu menghasilkan energi listrik hingga 750 MW dari setiap 1 ton sampah, dengan kapasitas pengolahan 100 ton per hari. “Kami melihat teknologi ini perlu dikaji lebih jauh dan bertemu langsung dengan tenaga ahli teknologinya. Pertemuan lanjutan akan dijadwalkan pekan ini,” ujar Surat Indrijarso. Menurutnya, jika benar terbukti lebih unggul dibanding teknologi pengolahan sampah yang sudah ada, maka temuan ini berpotensi menjadi terobosan nasional dalam menjawab darurat sampah dan kebutuhan energi. Respons HMTN-MP: Peluang Besar untuk Indonesia Pada kesempatan yang sama, Asril Naska menyampaikan bahwa teknologi tersebut sangat relevan dengan fokus pemerintah yang tengah mendorong pemanfaatan sampah menjadi energi alternatif ramah lingkungan. “Jika bisa terealisasi, ini bukan hanya mengatasi persoalan sampah yang semakin rumit, tetapi juga membuka peluang besar penguatan energi bersih di Indonesia,” tegas Asril. HMTN-MP yang bekerja sama dengan Arus Jayamandiri Internasional sebagai partner strategis di sektor teknologi dan energi, juga telah mengirimkan permohonan audiensi ke sejumlah kementerian terkait, antara lain Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Pekerjaan Umum dan Infrastruktur, serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Harapan Implementasi Nasional Dengan dukungan penuh berbagai pemangku kepentingan, HMTN-MP berharap teknologi ini dapat secepatnya diuji dan diterapkan sebagai pilot project di Indonesia. Upaya kolaborasi antara masyarakat, investor, dan lembaga riset ini diharapkan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia yang bersih, berdaulat energi, dan berkelanjutan. ( Heri)
CIREBON – BIDIK-KASUSNEWS.COM — Dugaan kekerasan terhadap tersangka kembali mencoreng citra penegakan hukum. Seorang pria berinisial A, yang diamankan terkait kasus dugaan penggelapan uang hasil penjualan tabung gas elpiji, mengaku mendapatkan perlakuan tidak manusiawi oleh oknum anggota Polsek Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Peristiwa tersebut terungkap setelah istri A melihat kondisi suaminya mengalami lebam di kelopak mata kiri saat ditemui di kepolisian. A mengaku dipukul oleh oknum Bripka W, diludahi oleh Kanit Iptu S, serta ditodong dengan senjata api oleh Aipda Str. “Saya kaget lihat suami saya seperti itu. Katanya dipukul, diludahi, bahkan ditodong pistol. Kami tidak terima,” ungkap sang istri saat ditemui wartawan, Rabu (29/10/2025). Merasa ada pelanggaran kewenangan dan prosedur, keluarga kemudian mengajukan laporan resmi ke Propam Polres Cirebon Kota pada 27 Oktober 2025, dengan Nomor STPM/21/X/2025/Sipropam, guna meminta pemeriksaan etik terhadap para terlapor. Pihak Polsek Bantah Ada Aksi Kekerasan Terencana Menanggapi tuduhan tersebut, Kanit Iptu S menyatakan bahwa tidak ada pemukulan disengaja oleh anggota. Ia menyebut, upaya penangkapan dilakukan setelah pemanggilan berkali-kali diabaikan. “Kami sudah tiga kali kirim surat pemanggilan, statusnya masih saksi. Namun tidak kooperatif. Maka pada 25 Oktober kami keluarkan surat perintah membawa,” tegasnya. Menurut Iptu S, A mencoba kabur saat akan diamankan hingga terjadi pergulatan yang membuat anggota harus bertindak tegas. “Yang bersangkutan melawan, terjadi perkelahian. Jadi tidak benar dikatakan kami main pukul. Semua sesuai SOP,” jelasnya. Keluarga dan Aktivis Dorong Transparansi Penanganan Meski telah ada klarifikasi dari pihak Polsek, keluarga korban tetap menilai tindakan fisik berlebihan tidak dapat dibenarkan. Mereka meminta visum ulang serta pemeriksaan menyeluruh terhadap dugaan pelanggaran yang dilakukan. Aktivis hukum Cirebon juga memberi perhatian atas kasus ini. “Jika benar ada kekerasan, harus diproses. Polisi tidak boleh melebihi batas kewenangan meski tersangka melawan,” ujarnya saat dimintai tanggapan, Rabu (29/10/2025). Menunggu Sikap Propam Unit Propam Polres Cirebon Kota kini diminta untuk melakukan pemeriksaan profesional, transparan, dan berkeadilan, sebagai bentuk akuntabilitas Polri terhadap prinsip Presisi yang terus digaungkan. Kasus ini menjadi ujian, sejauh mana pengawasan internal dapat memastikan setiap anggota kepolisian tetap berada dalam koridor hukum dan HAM dalam menjalankan tugas di lapangan. Redaksi Bidik-Kasusnews.com akan terus memantau perkembangan laporan ini, termasuk hasil pemeriksaan terhadap oknum yang diduga terlibat. ( Tim Red)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 29 Oktober 2025 — Dalam upaya memperkuat nilai spiritual dalam pembinaan warga binaan, Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara, Renza Maisetyo, melakukan silaturahmi ke Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati, Selasa (29/10). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas dukungan nyata pesantren tersebut yang telah membantu pembangunan sumur bor di lingkungan Rutan Jepara. Kunjungan itu tak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membuka jalan kerja sama dalam pembentukan Pondok Pesantren At-Taubah, sebuah program pembinaan keagamaan yang dirancang khusus bagi warga binaan. Melalui program ini, Rutan Jepara berharap dapat memperluas peran pesantren dalam menanamkan nilai-nilai keimanan dan taubat di balik tembok pemasyarakatan. > “Kami menyadari bahwa pembinaan warga binaan tak cukup dengan kedisiplinan dan keterampilan semata. Sentuhan spiritual juga penting agar mereka memiliki landasan moral yang kuat ketika kembali ke masyarakat,” ujar Renza dengan penuh harap. Dalam suasana akrab dan penuh rasa syukur, pihak Rutan Jepara menyampaikan terima kasih atas kepedulian Darul Falah Amtsilati yang telah menyalurkan bantuan sumur bor. Bantuan tersebut dinilai bukan hanya memberi manfaat praktis bagi kebutuhan air bersih, tetapi juga menjadi simbol kebaikan yang mengalir tanpa henti. Silaturahmi ini menegaskan komitmen Rutan Jepara untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya lembaga keagamaan. Harapannya, pembinaan di Rutan Jepara tidak hanya berfokus pada pemulihan perilaku, tetapi juga memperkuat kesadaran rohani agar warga binaan mampu menapaki kehidupan baru dengan hati yang bersih dan niat yang lurus.(Wely-jateng) Sumber:humas Rutan jepara
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 29 Oktober 2025 — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara kembali menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan melalui kegiatan bakti sosial bagi warga binaan, Selasa (29/10/2025). Dengan tema “Sebungkus Rasa, Setangkup Asa,” kegiatan ini menjadi simbol perhatian dan kasih sayang dari jajaran petugas terhadap para warga binaan yang tengah menjalani proses pembinaan. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, didampingi pejabat struktural serta para petugas, turun langsung membagikan bingkisan berisi kebutuhan pangan dan makanan ringan. Meski sederhana, kegiatan ini membawa pesan mendalam — bahwa di balik tembok pemasyarakatan, masih tumbuh kehangatan dan kepedulian antarsesama. > “Kami ingin menghadirkan suasana yang lebih hangat dan penuh empati di dalam rutan. Bantuan ini memang tidak besar, tapi kami berharap bisa menjadi simbol kasih dan dukungan moral bagi mereka yang sedang memperbaiki diri,” ujar Renza Maisetyo. Suasana kebersamaan begitu terasa saat para petugas berinteraksi langsung dengan warga binaan. Raut bahagia tampak dari wajah para penerima bantuan, menandakan bahwa sentuhan kecil kepedulian mampu menghadirkan makna besar dalam kehidupan mereka. Melalui kegiatan ini, Rutan Jepara menegaskan komitmennya dalam membangun lingkungan pembinaan yang humanis dan berorientasi pada perubahan positif. Semangat tersebut sejalan dengan prinsip Pelayanan PRIMA — Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel — yang menjadi dasar dalam setiap langkah pelayanan pemasyarakatan. Rutan Jepara berharap, kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya sebagai bentuk kepedulian sosial, tetapi juga sebagai upaya memperkuat nilai kemanusiaan dan solidaritas di lingkungan pembinaan.(Wely-jateng) Sumber:humas Rutan jepara
Lampung Selatan, Bidik-kasusnews.com Direktorat Intelkam Polda Lampung melakukan pengecekan langsung terhadap pelaksanaan dan distribusi program “Makan Bergizi Gratis” (MBG) di SDN 1 Way Lubuk, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (24/10/2025). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Dir Intelkam Polda Lampung Kombespol Efrizal, S.I.K., M.M., didampingi Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri, S.H., S.I.K., M.H., serta jajaran pejabat utama Polda Lampung. Turut hadir unsur pemerintah daerah, BPOM Kabupaten Lampung Selatan, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta perwakilan organisasi kemahasiswaan dan masyarakat. Pengecekan dilakukan di dua lokasi utama: Gedung SPPG 1 Polres Lampung Selatan dan SDN 1 Way Lubuk, sebagai bagian dari pengawasan terpadu pelaksanaan program MBG bagi siswa sekolah dasar. Kombespol Efrizal menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa program MBG yang digagas pemerintah benar-benar berjalan sesuai sasaran dan standar gizi yang telah ditetapkan. “Kami ingin memastikan bahwa setiap paket Makan Bergizi Gratis yang diterima anak-anak sekolah memiliki kualitas yang baik, aman dikonsumsi, dan disalurkan tepat sasaran,” ujar Efrizal. Sementara itu, Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri menegaskan bahwa Polres Lampung Selatan turut berperan aktif dalam mendukung dan mengawasi jalannya program pemerintah di lapangan, termasuk dalam aspek keamanan, distribusi, serta transparansi pelaksanaan. “Kami memastikan seluruh tahapan pendistribusian MBG berjalan sesuai mekanisme,” kata Toni Kasmiri. “Harapan kami, program MBG ini bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh siswa, tidak hanya sebagai bantuan konsumsi harian, tetapi juga sebagai upaya jangka panjang membangun generasi unggul Lampung Selatan,” tambahnya. Program ini mendapatkan dukungan nyata dari Polres Lampung Selatan yang memiliki dua dapur SPPG untuk melayani sekitar 20 sekolah di wilayah Kabupaten Lampung Selatan. Selama kegiatan berlangsung, personel Polres Lampung Selatan bersama jajaran Intelkam Polda Lampung turut melakukan pengamanan dan pemantauan distribusi MBG di sekolah. Hingga acara selesai, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. ( Mg)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Semangat persatuan dan nasionalisme kembali menggema di Halaman Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung pada Selasa (28/10/2025). Berbagai unsur mulai dari TNI, Polri, ASN, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat mengikuti Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 dengan penuh khidmat. Walikota Bandar Lampung Eva Dwiyana yang bertindak sebagai Pembina Upacara menegaskan bahwa nilai persatuan pemuda tahun 1928 harus terus menyala di setiap generasi, terutama dalam memajukan daerah. “Semangat Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa harus menjadi pemandu kita dalam membangun Kota Bandar Lampung yang lebih maju dan berkeadilan,” tegasnya dalam amanat upacara. Kodim 0410/KBL Perkuat Pengamanan dan Kebersamaan Upacara yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut dipantau langsung oleh Babinsa Kelurahan Sumur Batu, Pelda Enang Kamaludin dari Koramil 410-03/TBU. Kodim 0410/KBL turut bertugas dalam pengamanan sekaligus menjadi bagian pasukan dalam formasi upacara. Pasukan yang hadir menggambarkan nyata Bhinneka Tunggal Ika, mulai dari TNI, Polresta Bandar Lampung, Satpol PP, Damkar, BPBD, PGRI, Pramuka, hingga organisasi seperti FKPPI dan PPM. Rangkaian upacara berjalan lancar dan sarat makna, mulai dari pengibaran Sang Merah Putih, lagu Indonesia Raya, hening cipta, hingga pembacaan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945. Pelda Enang mengungkapkan keberhasilan pengamanan merupakan hasil kekompakan seluruh pihak. “Alhamdulillah seluruh rangkaian berjalan tertib dan aman. Ini bukti sinergi kuat antara TNI, Polri, Pemkot, dan seluruh komponen masyarakat,” ujarnya. Dandim Tekankan Nilai Persatuan Bangsa Dalam pernyataan terpisah, Dandim 0410/KBL Kolonel Arm Roni Hermawan menekankan makna historis Sumpah Pemuda yang harus terus membangkitkan rasa persaudaraan dan kecintaan terhadap Indonesia. “Berbangsa satu bangsa Indonesia, berbahasa satu bahasa Indonesia, dan bertumpah darah satu tanah air Indonesia harus menjadi pegangan dalam kehidupan berbangsa,” ujarnya. Ia menambahkan, Bhinneka Tunggal Ika bukan hanya semboyan, tetapi pedoman untuk menghargai keberagaman serta membangun bangsa secara bersama-sama. Komitmen Bersama Majukan Generasi Muda Upacara ini turut dihadiri Wakil Walikota Deddy Amarullah, Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, serta pimpinan instansi vertikal, menegaskan dukungan penuh pemerintah dan aparat dalam melestarikan nilai perjuangan pemuda. Dengan sinergi yang terus terjalin, pemerintah berharap generasi penerus semakin siap menghadapi tantangan global tanpa melupakan jati dirinya sebagai bangsa Indonesia. ( Agus)
AMUNTAI – BIDIK-KASUSNEWS.COM– Perang terhadap peredaran narkoba terus digencarkan Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Terbaru, Satresnarkoba Polres HSU berhasil menangkap seorang pengedar sabu yang diduga memiliki jaringan lintas provinsi pada Senin (27/10/2025) sekitar pukul 20.40 Wita. Pelaku berinisial W (34), warga Jalan Teratai Gg. Seroja I, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, diringkus di Jalan Brigjen H. Hasan Baseri, Kelurahan Kebun Sari, Kecamatan Amuntai Tengah, setelah petugas menerima informasi dari masyarakat dan melakukan penyelidikan mendalam. Penangkapan tersebut tertuang dalam Laporan Polisi Nomor: LP / A / 51 / X / RES.4.2. / 2025 / SATRESNARKOBA. Kronologi Penangkapan Saat kejadian, pelaku tengah mengendarai Yamaha Aerox warna hitam. Melihat kedatangan polisi, W memperlihatkan gelagat mencurigakan dan berusaha kabur. Petugas langsung melakukan pengejaran hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan. Ketika proses penangkapan, pelaku sempat membuang sebuah bungkusan dari tangan kirinya ke atas jalan. Dari pemeriksaan di lokasi, polisi menemukan 1 paket sabu yang dibungkus plastik klip bening dan disembunyikan dalam kotak rokok LA Ice PurpleBoost. Dari hasil penimbangan, paket sabu tersebut memiliki berat kotor 5,26 gram dan berat bersih 5,06 gram. Selain narkotika, turut disita barang bukti lain berupa: 1 unit Handphone Vivo Y29 warna hitam 1 unit Sepeda Motor Yamaha Aerox Sim card yang digunakan untuk transaksi Polisi Berkomitmen Berantas Narkoba hingga ke Akar Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasatresnarkoba AKP Sutargo, SH mengapresiasi kerja tim, sekaligus menegaskan bahwa peredaran narkoba tidak akan dibiarkan menghancurkan masa depan masyarakat HSU. “Penangkapan ini adalah bukti keseriusan kami dalam memerangi narkoba. Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan yang merusak generasi bangsa. Langkah tegas dan terukur akan terus kami lakukan,” tegas AKP Sutargo. Pelaku kini telah ditahan di Mapolres HSU untuk proses penyidikan lebih lanjut, guna mengungkap jaringan yang lebih luas. Terancam Hukuman Berat W dijerat Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman: minimal 6 tahun penjara maksimal pidana seumur hidup atau hukuman mati Kasatresnarkoba menegaskan bahwa pihak kepolisian akan mengawal proses hukum hingga tuntas sebagai bentuk tanggung jawab terhadap masyarakat. ( Agus)