JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 10 November 2025 — Sebuah babak baru tengah lahir di Kota Ukir. Pemerintah Kabupaten Jepara kini tengah menyiapkan Pendopo Kabupaten Jepara sebagai bagian integral dari Museum R.A. Kartini, sebuah langkah yang diharapkan menjadi simbol kebangkitan Jepara sebagai pusat sejarah dan budaya Kartini di dunia. Bupati Jepara, Witiarso Utomo atau Mas Wiwit, menyebut bahwa gagasan ini lahir dari tekad kuat untuk menguatkan identitas Jepara sebagai tanah kelahiran sang pelopor emansipasi perempuan Indonesia. > “Karena ini levelnya sudah dunia, bukan hanya level Jepara,” ujarnya menegaskan, dalam rapat penyiapan pendopo di ruang kerjanya, Senin (10/11/2025). Kembalikan Jejak Sejarah, Bangkitkan Semangat Baru Pendopo yang berdiri megah di jantung kota itu kini sedang direstorasi untuk mengembalikan bentuk aslinya, terutama pada bagian dinding dan arsitektur kayu khas Jepara. Proses ini dilakukan agar nuansa sejarah dan keaslian zaman Kartini tetap terjaga. Rencananya, peresmian Pendopo sebagai bagian dari Museum R.A. Kartini akan digelar pada 15 November 2025 mendatang. Namun bagi Mas Wiwit, misi besar ini bukan hanya tentang bangunan, melainkan juga tentang jiwa dan semangat masyarakat Jepara. > “Jepara harus punya SDM yang bisa menghidupkan kisah Kartini, bukan sekadar menceritakannya. Kita harus benar-benar paham, menghargai, dan meneruskan semangat beliau dengan cara yang relevan untuk masa kini,” tuturnya. Dari Jepara untuk Dunia Lebih dari sekadar tempat pameran, Mas Wiwit menginginkan agar museum ini menjadi karya bersama masyarakat Jepara, lahir dari kolaborasi lintas generasi dan profesi. > “Saya ingin Museum Kartini ini dikonsep oleh putra-putri terbaik Jepara. Semua dilibatkan, semua diberi ruang. Karena museum ini bukan proyek pemerintah, tapi warisan rakyat Jepara,” ujarnya penuh semangat. Konsep museum juga akan dibuat lebih interaktif dengan lima zona tematik yang menggambarkan perjalanan hidup dan pemikiran Kartini — mulai dari Zona Geografis Jepara, Zona Keluarga Kartini, hingga Zona Terbit Terang Pemikiran Kartini yang menghidupkan kembali isi surat-suratnya yang legendaris. Sosok Kartini, Warisan yang Tak Lekang Waktu Menurut Ikhwan S dari Yayasan Dharma Bakti Lestari, langkah ini sangat penting untuk memperkuat citra Jepara di mata nasional maupun internasional. > “R.A. Kartini adalah satu-satunya tokoh perempuan Indonesia yang diperingati setiap tahun oleh seluruh lapisan masyarakat. Maka, penyajian museum ini harus luar biasa, tidak boleh biasa-biasa saja,” katanya. Dengan konsep baru ini, pengunjung tidak hanya akan melihat benda bersejarah, tetapi juga merasakan pengalaman emosional dan edukatif tentang perjuangan Kartini. Koleksi yang akan ditampilkan meliputi arsip, karya seni, hingga benda peninggalan keluarga Kartini yang dikurasi dengan sentuhan modern. Menjaga Warisan, Mengukir Masa Depan Langkah Jepara ini bukan sekadar proyek budaya, tetapi ikhtiar untuk meneguhkan kembali semangat Kartini dalam kehidupan modern. Dari tanah inilah lahir gagasan besar tentang kesetaraan, pendidikan, dan kemajuan perempuan — gagasan yang kini hendak dihidupkan kembali dalam bentuk nyata. Ketika Pendopo resmi menjadi bagian Museum R.A. Kartini nanti, Jepara tak hanya akan dikenal sebagai kota ukir, tetapi juga sebagai Kota Kartini Dunia — tempat sejarah, semangat, dan masa depan berpadu dalam satu ruang bernama Jepara.(Wely-jateng) Sumber: Diskominfo jepara

Bidik-kasusnews.com – Naga Tayap Ketapang Kalimantan Barat, Minggu-09 November 2025 Tim mata Elang yang didampingi Wakil ketua Dewan Pimpinan Lidik Krimsus RI, mendapatkan laporan dari masyarakat terkait kelangkahan BBM Subsidi di wilayah Ketapang. Lembaga informasi data investigasi korupsi dan Kriminal Khusus Republik Indonesia membentuk Tim Operasi gabungan terdiri dari Lembaga dan awak Media turun ke lapangan untuk menindaklanjuti informasi yang beredar di tengah masyarakat terkait kelangkahan BBM yang menjadi keluhan para supir ekspedisi dan warga. Awak media dan Lembaga memergoki seorang karyawan SPBU saat mengisi drum plastik. Setidaknya 5 drum plastik dibagasi mobil warna silver.Tidak sampai di situ saja, Kepala Humas Tipikor investigasi news.Id saat konferensi pers menjelaskan dan telah sempat berkomunikasi kepada A.H selaku penanggung jawab SPBU terkait. Dalam percakapan, inisial A.H menjelaskan, “Itu Pertamax, supirnya lagi di belakang,” ungkapnya A.H. saat Awak media temukan aktivitas tersebut, kondisi SPBU sudah tutup. Kecurigaan awak media punya alasan kuat untuk menayangkan berita terkait”yang bersangkutan telah di klarifikasi, Kepala Humas Kalbar, (Portal media Tipikor investigasi news.Id)Lewat via WhatsApp Resmi Humas” Awak media menambahkan: dikutip dari media Tabloid mantap.Com Rabu, 21/06/2023, hal serupa juga terjadi SPBU 64 788 12, beralamat: Desa Sepakat Jaya, kecamatan Nanga Tayap, kabupaten Ketapang, dengan terang-terangan melakukan pengisian BBM menggunakan drum. SPBU tersebut menguasai dan monopoli harga di atas HET, harga dimaksud mencapai Rp 15.000 – Rp 20.000 rupiah/liter. Dalam keterangan portal media Tabloid mantap.com, rujukan: Peraturan BPH Migas No 1 Tahun 2024 tentang penyaluran jenis Bahan Bakar Minyak tertentu dan jenis Bahan Bakar Minyak Khusus, serta Surat kepala BPH Migas No T-185/MG,01/BPH/2025 tertanggal 28 Maret 2025. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (Migas) serta Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran BBM, penyalahgunaan BBM bersubsidi merupakan tindak pidana yang dapat dikenakan sanksi berat, termasuk pidana penjara. Redaksi media juga membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Sumber:Warta Humas Kalbar: Rabudin Muhammad “Tegakkan Keadilan, Perjuangkan Kebenaran Editor Basori

HSU, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), PT PDL Pawalutan menyerahkan bantuan Program CSR Seragam Karhutla serta melakukan pemeriksaan sarana dan prasarana (sarpras) penanganan kebakaran di area perkebunan sawit, Senin (10/11/2025). Kegiatan yang berlangsung di kompleks PT PDL Pawalutan, Kecamatan Banjang, Kabupaten HSU, ini dihadiri oleh Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan, S.H., M.M., CDO PT PDL Eka Setia Permana, Humas PT PDL Herry P, serta Kanit Turjawali Aiptu Soeyatmin, S.H. dan sejumlah pegawai bagian sarpras perusahaan. Bantuan diserahkan langsung oleh Eka Setia Permana selaku CDO PT PDL kepada pihak Polsek Banjang sebagai bentuk sinergi perusahaan dengan aparat keamanan dalam mitigasi kebakaran hutan dan lahan. “Bantuan ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), sekaligus dukungan bagi aparat kepolisian dalam menjaga wilayah tetap aman dari ancaman Karhutla,” ujar Eka Setia Permana di sela kegiatan. Adapun bantuan yang diserahkan meliputi 20 stel seragam Karhutla, 20 helm safety, 20 pasang sepatu boot, 20 kacamata pelindung, dan 20 sarung tangan. Seluruh perlengkapan ini diperuntukkan bagi petugas dan personel lapangan yang terlibat dalam upaya penanggulangan kebakaran di wilayah hukum Polsek Banjang. Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan menyampaikan apresiasi atas kontribusi positif perusahaan dalam mendukung kesiapsiagaan Polri menghadapi ancaman kebakaran di musim kemarau. “Kami sangat berterima kasih kepada PT PDL Pawalutan atas bantuan yang diberikan. Ini bukan hanya simbol dukungan, tetapi juga bentuk tanggung jawab bersama untuk melindungi lingkungan dan masyarakat,” ucapnya. Selain penyerahan bantuan, tim Polsek Banjang bersama pihak PT PDL juga melakukan pemeriksaan sarana prasarana pemadam kebakaran internal perusahaan, guna memastikan kesiapan alat dan personel jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran di lahan perkebunan. Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 Wita hingga 12.30 Wita tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Bantuan ini sekaligus menjadi bagian dari pelaksanaan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam aspek perlindungan lingkungan hidup dan penguatan kolaborasi antara sektor publik dan swasta. “Sinergi seperti ini diharapkan terus berlanjut agar upaya pencegahan Karhutla di wilayah hukum Polsek Banjang semakin efektif dan berkelanjutan,” tutup Kapolsek Robby. (Agus)

HSU, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka mendukung program pemerintah daerah dalam penurunan angka stunting, Polsek Banjang bersama unsur muspika menyerahkan bantuan telur itik secara simbolis kepada warga penerima manfaat dalam program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Orang Tua Genting), bertempat di halaman Kantor Kecamatan Banjang, Senin (10/11/2025). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 Wita ini dihadiri langsung oleh Camat Banjang Rully Lesmana, S.STP., M.AP., Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan, S.H., M.M., Kanit Turjawali Aiptu Soeyatmin, S.H., Bhabinkamtibmas Brigadir Fahmi Rahman, serta Koordinator Balai Penyuluhan KB Banjang, Rusda Olfah. Dalam kegiatan tersebut, pemerintah daerah melalui program Orang Tua Genting menyalurkan bantuan telur itik sebanyak 8 butir per rumah tangga setiap minggu kepada keluarga rawan stunting dan ibu hamil Kekurangan Energi Kronik (KEK). Total penerima bantuan di Kecamatan Banjang mencapai 277 kepala keluarga yang tersebar di 20 desa, termasuk Desa Kaludan Kecil, Pulau Damar, dan Pandulangan. Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan juga turut berperan aktif dengan menyerahkan bantuan pribadi sebanyak 100 butir telur itik tahap kedua untuk anak-anak yang terindikasi stunting. “Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan generasi muda. Kami ingin memastikan anak-anak di wilayah hukum Polsek Banjang tumbuh sehat dan bebas dari stunting,” ujarnya. Sementara itu, Camat Banjang Rully Lesmana menyampaikan bahwa kerja sama lintas sektor sangat penting untuk menekan angka stunting sejak dini. “Upaya ini tidak bisa dilakukan satu instansi saja. Pemerintah kecamatan, kepolisian, dan masyarakat harus bersinergi agar angka stunting di HSU bisa terus menurun,” tuturnya. Program Orang Tua Genting merupakan salah satu langkah nyata pemerintah Kabupaten HSU dalam memastikan asupan gizi anak terpenuhi melalui dukungan pangan bergizi seperti telur. Setiap keluarga penerima akan mendapatkan telur itik selama empat minggu berturut-turut. Kegiatan penyerahan bantuan berjalan tertib, aman, dan lancar, serta mendapat apresiasi dari warga. Warga berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut guna membantu pemenuhan gizi keluarga di wilayah Banjang dan sekitarnya. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – 10 November 2025 Suasana penuh semangat dan haru menyelimuti halaman Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara pada Senin (10/11/2025). Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional, jajaran pegawai bersama warga binaan pemasyarakatan (WBP) melaksanakan upacara bendera dengan tertib dan khidmat. Upacara tersebut menjadi wujud penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan bangsa. Bertindak sebagai inspektur upacara, Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, mengajak seluruh peserta untuk meneladani semangat juang dan pengorbanan para pahlawan. “Hari Pahlawan bukan sekadar peringatan sejarah, tetapi pengingat bagi kita semua untuk terus berbuat baik dan memberikan yang terbaik bagi bangsa, di mana pun kita berada,” tegas Renza dalam amanatnya. Ia menambahkan, semangat kepahlawanan bisa diwujudkan dalam bentuk sederhana, termasuk dengan disiplin, tanggung jawab, dan tekad untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Menurutnya, warga binaan pun memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan nilai-nilai perjuangan melalui perubahan sikap dan semangat memperbaiki diri. Rangkaian upacara diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, dan diakhiri dengan momen hening cipta untuk mengenang jasa para pahlawan. Para warga binaan tampak antusias dan penuh rasa hormat selama kegiatan berlangsung. Kepala Rutan menuturkan bahwa kegiatan seperti ini memiliki makna penting dalam proses pembinaan kepribadian. Selain menumbuhkan jiwa nasionalisme, peringatan Hari Pahlawan juga menjadi sarana refleksi bagi warga binaan untuk berkomitmen menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti. > “Semangat perjuangan tidak boleh padam, bahkan di balik jeruji. Setiap warga binaan punya peluang untuk menjadi pahlawan bagi dirinya sendiri dan keluarganya,” pungkasnya. Melalui kegiatan ini, Rutan Jepara berupaya menanamkan nilai patriotisme, kedisiplinan, dan semangat kebangsaan sebagai bagian dari pembinaan karakter. Momentum Hari Pahlawan pun menjadi pengingat bahwa makna perjuangan tidak hanya ada di medan perang, tetapi juga dalam upaya menjadi manusia yang lebih baik setiap harinya.(Wely-jateng) Sumber:humas rutan jepara

BANDAR LAMPUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM Panglima Kodam (Pangdam) XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si., melakukan kunjungan kerja sekaligus memberikan pengarahan kepada prajurit, PNS, dan Persit di Makodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL), Senin (10/11/2025). Kedatangan Pangdam bersama istri, Ny. Desi Asti Megasari yang juga menjabat sebagai Ketua Persit KCK PD XXI/RI, disambut meriah dengan tradisi adat Lampung. Prosesi penyambutan dimulai dengan pengalungan kain Tapis, pemberian hand bucket, serta persembahan Tari Sigeh Pengunten sebagai bentuk penghormatan khas daerah Sai Bumi Ruwa Jurai. Turut mendampingi Pangdam dalam kunjungan tersebut sejumlah pejabat tinggi Kodam XXI/Radin Inten, di antaranya Danrem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Haryantana, S.H., dan Irdam XXI/RI Brigjen TNI Enjang, S.I.P., M.Han. Hadir pula Sekda Kota Bandar Lampung Iwan Gunawan, S.P., M.A., serta Kajari Bandar Lampung Baharuddin M, S.H., M.H., menandakan sinergitas yang solid antara TNI dan pemerintah daerah. Dalam arahannya, Mayjen Kristomei menegaskan pentingnya loyalitas dan integritas sebagai prajurit sejati yang berlandaskan Sumpah Prajurit dan Sapta Marga. “Kita sudah bersumpah, jangan pernah lepas dari sumpah tersebut. Setiap pernyataan harus melalui komando atas. Jangan asal bicara, apalagi di ruang publik,” tegas Pangdam di hadapan ratusan prajurit. Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk bijak bermedia sosial, agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar. “Media sosial itu penuh literasi. Jangan semua diikuti. Pilah mana yang membawa manfaat dan mana yang bisa menjerumuskan,” pesannya. Dalam kesempatan yang sama, Pangdam menegaskan sikap tegas terhadap pelanggaran disiplin, terutama terkait narkoba dan judi online. “Saya tegaskan, tidak ada ampun bagi prajurit yang terlibat narkoba. Begitu juga judi online — itu pelanggaran berat dan bisa menghancurkan karier serta keluarga,” ujarnya dengan nada tegas. Selain pengarahan, Pangdam bersama Ketua Persit juga memberikan bingkisan dan tali asih kepada dua warakawuri serta satu prajurit yang tengah sakit menahun, sebagai wujud kepedulian dan solidaritas terhadap keluarga besar TNI. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga 11.25 WIB ini diakhiri dengan penandatanganan kesan-pesan, penyerahan cenderamata, dan doa bersama. Suasana berlangsung khidmat dan penuh keakraban. Kunjungan kerja Pangdam XXI/Radin Inten ke Kodim 0410/KBL ini dinilai penting dalam memperkuat koordinasi, memotivasi prajurit, serta meneguhkan semangat pengabdian TNI di tengah masyarakat. (Agus)

JAKARTA, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ketua Umum Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Masri Ikoni memberikan dukungannya terhadap langkah Polda Metro Jaya yang resmi menetapkan Roy Suryo dan sejumlah pihak lainnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan fitnah dan penyebaran isu ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Masri menilai keputusan tersebut merupakan bentuk kepastian hukum sekaligus upaya menghentikan penyebaran narasi menyesatkan yang selama ini memecah perhatian publik dan berpotensi mengganggu stabilitas nasional. “Penetapan Roy Suryo cs sebagai tersangka adalah bagian dari kepastian hukum terkait isu ‘ijazah palsu’ yang mereka gaungkan. Setelah ini, fokusnya bukan lagi pada opini, tapi pada pembuktian alat bukti di pengadilan, bukan membangun narasi yang menyesatkan rakyat,” ujar Masri kepada wartawan di Jakarta, Minggu (9/11/2025). GPII: Isu Ijazah Jokowi Bermuatan Kepentingan Politik Lebih lanjut, Masri menilai bahwa isu ijazah palsu Jokowi sarat dengan kepentingan subjektif dan motif politik tertentu. Ia menduga, gerakan yang dilakukan Roy Suryo cs bukan murni untuk mencari kebenaran, melainkan untuk menciptakan kegaduhan politik di tengah masyarakat. “Menurut saya, langkah Polda Metro sudah tepat. Tindakan Roy Suryo cs tidak mencerminkan semangat mencari kebenaran objektif, tetapi lebih kepada upaya menciptakan kegaduhan,” tegasnya. Masri juga menduga, penyebaran isu ini dilakukan untuk menciptakan ketidakstabilan politik domestik yang bisa mengganggu program kerja dan pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. “Gerakan semacam ini bisa berdampak negatif terhadap stabilitas politik dan pembangunan nasional,” tambahnya. Polda Metro Jaya Tetapkan Delapan Tersangka Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri mengumumkan penetapan delapan orang tersangka dalam kasus pencemaran nama baik dan fitnah terhadap Presiden Jokowi melalui tudingan ijazah palsu. “Polda Metro Jaya telah menetapkan delapan orang tersangka dalam perkara pencemaran nama baik, fitnah, dan manipulasi data yang dilaporkan oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo,” ujar Kapolda dalam konferensi pers di Gedung Ditreskrimum, Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan. Menurutnya, penetapan tersangka dilakukan setelah proses asistensi dan gelar perkara yang melibatkan unsur internal dan eksternal kepolisian untuk memastikan objektivitas penyidikan. Dijerat Pasal Berlapis KUHP dan UU ITE Kapolda menjelaskan bahwa kedelapan tersangka dibagi menjadi dua klaster. Klaster pertama terdiri atas lima orang: ES, KTR, MRF, RE, dan DHL, dijerat dengan Pasal 310 dan/atau 311 KUHP tentang pencemaran dan fitnah, serta Pasal 160 KUHP tentang penghasutan, ditambah pasal berlapis UU ITE terkait penyebaran dokumen elektronik tanpa hak. Klaster kedua terdiri atas tiga orang: RS, RHS, dan TT, yang juga dijerat pasal serupa, termasuk Pasal 35 dan 51 ayat 1 UU ITE mengenai manipulasi data elektronik agar dianggap otentik. Delapan tersangka itu diduga menyebarkan dokumen palsu dan narasi hoaks di ruang digital yang merugikan nama baik Presiden Jokowi. Langkah Tegas Demi Kepastian Hukum Masri menilai langkah tegas Polda Metro Jaya menjadi preseden penting dalam menegakkan hukum dan menjaga etika demokrasi di ruang publik. “Langkah hukum ini penting agar kebebasan berekspresi tidak disalahgunakan untuk menyebarkan kebohongan yang menyesatkan masyarakat,” ujarnya. Ia juga menyerukan agar semua pihak menghormati proses hukum dan menahan diri dari spekulasi yang dapat memperkeruh suasana politik nasional. “Kebenaran akan diuji di pengadilan, bukan di media sosial,” pungkas Masri. (Agus)

SUNGAI PANDAN, BIDIK-KASUSNEWS.COM Dalam upaya mencetak generasi muda yang berdisiplin, berkarakter, dan berjiwa nasionalis, Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan Sosialisasi dan Pendaftaran Sekolah SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Senin (10/11/2025). Acara berlangsung di Masjid SMPIT Ihsanul Amal Alabio, Kecamatan Sungai Pandan, mulai pukul 09.00 Wita hingga selesai. Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan pelajar dan wali murid yang antusias ingin mengetahui lebih jauh tentang sistem pendidikan berbasis kedisiplinan dan kebhayangkaraan. Sinergi Polres dan Dunia Pendidikan Kegiatan sosialisasi dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polres HSU AKP Misransyah bersama staf SDM, serta didukung penuh oleh Kapolsek Sungai Pandan Ipda M. Rusdi, S.Sos dan jajaran Polsek setempat. Sinergi antara aparat kepolisian dan lembaga pendidikan ini memastikan penyampaian informasi yang komprehensif, transparan, dan kredibel bagi peserta sosialisasi. Pendidikan Berbasis Disiplin dan Kepemimpinan Menurut PS. Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur, kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polres HSU dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul di daerah. “Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pemahaman yang menyeluruh kepada pelajar mengenai profil, sistem pendidikan, dan keunggulan SMA Kemala Taruna Bhayangkara,” jelas IPTU Asep. Ia menambahkan, sekolah tersebut dirancang untuk membentuk siswa yang tak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki mental baja, etika, dan jiwa kepemimpinan tinggi. “SMA Kemala Taruna Bhayangkara menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, nasionalisme, dan kebhayangkaraan. Nilai-nilai ini sangat penting bagi calon pemimpin bangsa di masa depan,” tambahnya. Kolaborasi untuk Mencetak Generasi Pelopor Bangsa Selain memberikan sosialisasi, tim Polres HSU juga membantu proses pendaftaran bagi siswa yang berminat untuk bergabung. Pendampingan ini bertujuan memastikan seluruh calon siswa dari Kabupaten HSU memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan akses pendidikan berkualitas. IPTU Asep menjelaskan, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan antara Polsek Sungai Pandan dan SMPIT Ihsanul Amal Alabio, yang bersama-sama berkomitmen menciptakan lingkungan belajar kondusif, berdisiplin, dan berwawasan kebangsaan. Pesan Kapolres: Sekolah yang Bentuk Karakter Patriotik Melalui Kasi Humas, Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.IK, M.Si menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme pelajar dan pihak sekolah. “SMA Kemala Taruna Bhayangkara merupakan wadah pembentukan karakter disiplin dan cinta tanah air. Ini adalah kesempatan luar biasa bagi generasi muda untuk ditempa menjadi pemimpin masa depan,” ujar Kapolres sebagaimana disampaikan IPTU Asep. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Polres HSU akan terus mendukung kegiatan yang berfokus pada peningkatan kualitas SDM. “Kami ingin memastikan putra-putri terbaik HSU mendapatkan kesempatan untuk menjadi generasi pelopor bangsa yang berkualitas,” tegasnya. Harapan untuk Masa Depan Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat menjaring bibit-bibit unggul dari Kabupaten HSU yang kelak menjadi bagian dari alumni SMA Kemala Taruna Bhayangkara dan berkontribusi bagi bangsa serta daerah. Melalui langkah ini, Polres HSU tidak hanya menjalankan fungsi keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam pembinaan karakter dan pendidikan generasi penerus bangsa. (Agus)

AMUNTAI UTARA, BIDIK-KASUSNEWS.COM Dalam suasana penuh haru dan khidmat, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan Upacara Ziarah Rombongan dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Tabur, Desa Tayur, Kecamatan Amuntai Utara, Senin (10/11/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pahlawan Nasional Tahun 2025, sebagai bentuk penghormatan dan refleksi atas jasa para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia. Momentum Penghormatan dan Doa untuk Para Pahlawan Upacara dimulai pukul 09.00 Wita dengan penghormatan militer kepada arwah para pahlawan. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati HSU H. Sahrujani memimpin langsung jalannya kegiatan, yang berlangsung dengan penuh khidmat hingga pukul 09.30 Wita. Dalam amanatnya, Bupati HSU menegaskan pentingnya menjaga warisan semangat juang para pendahulu bangsa. “Hari Pahlawan bukan hanya seremoni tahunan, tetapi pengingat bagi kita semua untuk terus berkontribusi dan berkorban demi kepentingan bangsa,” ujarnya. Kehadiran Tokoh Daerah Tunjukkan Soliditas Forkopimda Turut hadir dalam rombongan ziarah tersebut antara lain Sekda HSU H. Adi Lesmana, S.Sos., M.Si, Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.IK, M.Si, Kasdim 1001 HSU-BLG Mayor Inf Andi Tiro, Wakil Ketua DPRD HSU Mawardi, S.H., M.M, Ketua Pengadilan Negeri Budi Winata, S.H., M.H, perwakilan Kejaksaan Negeri, dan Ketua MUI HSU KH. Said Masrawan, Lc., M.A. Kehadiran para tokoh daerah tersebut mencerminkan sinergi dan kekompakan lintas instansi dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan pengabdian kepada masyarakat. Tabur Bunga Simbol Penghormatan Abadi Prosesi Tabur Bunga menjadi puncak kegiatan. Bupati HSU memimpin penaburan bunga di pusara para pahlawan, diikuti Kapolres dan seluruh jajaran Forkopimda. Momen tersebut menjadi simbol penghormatan abadi dan tekad untuk melanjutkan perjuangan mereka melalui kerja nyata di masa kini. Polri Tekankan Makna Kepahlawanan di Era Modern Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur menjelaskan bahwa kegiatan ziarah ini memiliki nilai edukatif bagi seluruh anggota Polri. “Ini menjadi pengingat kolektif bahwa keamanan dan kemerdekaan yang kita nikmati adalah hasil dari pengorbanan luar biasa para pahlawan,” ujarnya. Ia juga menyampaikan pesan Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.IK, M.Si yang menekankan relevansi semangat pahlawan dalam konteks kekinian. “Pahlawan masa kini adalah mereka yang berdedikasi tinggi, sigap dalam pelayanan, dan unggul dalam menjaga keamanan masyarakat. Polri akan terus berkomitmen menjadi institusi yang HEBAT, SIGAP, dan UNGGUL demi masyarakat HSU,” tegasnya. Kegiatan Berjalan Aman dan Lancar Polsek Amuntai Utara memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar berkat koordinasi solid antara TNI, Polri, dan Pemkab HSU. Partisipasi aktif masyarakat turut menambah kesakralan kegiatan tersebut. Refleksi dan Harapan ke Depan Melalui kegiatan ziarah dan tabur bunga ini, Pemerintah Kabupaten HSU berharap nilai-nilai kepahlawanan dapat terus diwariskan kepada generasi muda — bukan sekadar dikenang sebagai sejarah, tetapi dihayati sebagai inspirasi untuk berbuat nyata bagi bangsa dan daerah. (Agus)

AMUNTAI, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Suasana semangat, disiplin, dan kreativitas mewarnai halaman Mapolres Hulu Sungai Utara (HSU) pada Sabtu (8/11/2025). Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Polres HSU sukses menggelar Lomba Peraturan Baris Berbaris (LPBB) dan Senam Kreasi Lalu Lintas (Lantas) dengan tema “Semangat Juang Pahlawan Bangsa Wujudkan Generasi Pelopor Keselamatan Lalu Lintas.” Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 22.30 WITA ini diikuti oleh 32 tim pelajar dari tingkat SLTP dan SLTA sederajat se-Kabupaten HSU. Ribuan peserta dan penonton memadati area Mapolres, menjadikan lomba ini sebagai salah satu kegiatan edukatif dan inspiratif terbesar tahun ini di wilayah HSU. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. secara resmi membuka kegiatan tersebut melalui upacara pembukaan. Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan karakter generasi muda untuk menumbuhkan disiplin, kerja sama, serta kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan raya. “Polri berkomitmen menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan kepahlawanan sejak dini. Kami ingin para pelajar menjadi pelopor keselamatan lalu lintas, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujar AKBP Agus Nuryanto. Kasat Lantas AKP Yuwono, selaku ketua pelaksana kegiatan, menjelaskan bahwa lomba ini merupakan wujud konkret program pembinaan Polres HSU dalam mewujudkan ekosistem lalu lintas yang aman dan berkelanjutan.   “LPBB melatih kepatuhan dan kerapian, sedangkan Senam Lantas mewajibkan peserta menampilkan 12 gerakan lalu lintas agar mereka tidak hanya hafal, tetapi juga memahami arti penting isyarat keselamatan di jalan,” jelas AKP Yuwono. Dalam lomba yang dikawal ketat oleh tim juri profesional, peserta dinilai berdasarkan kekompakan, ketegasan gerak, kreativitas senam, hingga penampilan kostum dan musik pengiring. Penilaian juga mencakup kategori inovatif seperti Video Terbaik dan Tim Paling Meningkat (Most Improve). Hasil akhir menunjukkan persaingan ketat antar sekolah. MTsN 2 HSU keluar sebagai Juara Umum tingkat SLTP, sementara MAN 1 HSU Tim A berhasil merebut Juara Umum tingkat SLTA. Keduanya dinilai unggul dalam aspek disiplin, semangat juang, dan orisinalitas gerakan. Selain itu, penghargaan Tim Terfavorit versi juri diraih oleh MTsN 4 HSU (SLTP) dan MA Nipi Rakha Amuntai (SLTA). Adapun kategori Tim Tergigih diberikan kepada MTsN 7 HSU dan SMAN 1 Sungai Pandan atas semangat pantang menyerah mereka. “Kami tidak hanya menilai hasil akhir, tetapi juga semangat, proses, dan dedikasi setiap tim. Semangat juang mereka adalah cerminan nilai-nilai kepahlawanan yang kami dorong,” tambah AKP Yuwono. Kegiatan yang turut dihadiri oleh Wakapolres KOMPOL Sony Fratago Lumban Gaol, S.E., M.M., para Pejabat Utama Polres HSU, dan perwakilan Jasa Raharja ini berlangsung aman dan meriah. Di akhir kegiatan, AKP Yuwono menegaskan bahwa lomba ini bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari gerakan moral untuk membentuk generasi muda yang disiplin dan peduli keselamatan di jalan raya. “Kami berharap semangat baris-berbaris yang tertanam di sini diterjemahkan menjadi disiplin di jalan raya. Kamseltibcarlantas bukan hanya slogan, tapi budaya yang harus kita hidupkan bersama,” pungkasnya. (Agus)