Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memperkuat langkah strategis untuk menjaga stabilitas keamanan nasional usai kerusuhan di sejumlah wilayah. Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan, Polri bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan menggelar patroli gabungan skala besar secara serentak di seluruh Indonesia. Instruksi ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang menekankan pentingnya menjaga ketertiban serta melindungi masyarakat dari ancaman kelompok perusuh maupun pelaku anarkis. “Seluruh jajaran Polda dan Polres kami minta bergerak cepat. Patroli gabungan TNI-Polri tidak hanya di kawasan perkotaan, tetapi juga hingga tingkat RT/RW. Kami ingin memastikan masyarakat merasa terlindungi di lingkungan rumah, tempat usaha, maupun fasilitas umum,” ujar Wakapolri dalam arahannya di Jakarta, Minggu (31/8/2025). Menurut Dedi, keresahan publik soal isu penjarahan menjadi perhatian serius aparat. Ia menegaskan tidak ada toleransi bagi pelaku kejahatan yang memanfaatkan situasi kerusuhan. “Setiap tindakan kriminal seperti penjarahan dan vandalisme akan ditindak tegas, profesional, dan terukur. Kamtibmas adalah harga mati,” tegasnya. Selain patroli rutin, Polri juga memperketat pengamanan di markas, asrama polisi, dan fasilitas vital negara. Langkah ini, kata Dedi, bukan hanya soal menjaga simbol institusi, tetapi juga melindungi keluarga anggota serta aset negara. Wakapolri juga mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, hingga pemerintah daerah. “Masyarakat adalah mata dan telinga di lapangan. Laporkan setiap hal yang mencurigakan agar segera bisa kami tindaklanjuti,” ucapnya. Menjawab maraknya isu liar di media sosial, Dedi mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi kabar bohong. Ia memastikan aparat tetap bekerja profesional, humanis, dan menjunjung tinggi hak asasi manusia. “Jangan panik, jangan percaya hoaks. TNI-Polri siaga penuh, semua tindakan tegas dilakukan demi melindungi rakyat Indonesia,” ujarnya. Sementara itu, pengamat keamanan nasional dari Universitas Indonesia, Dr. Arif Susanto, menilai patroli gabungan TNI-Polri merupakan strategi tepat untuk meredam potensi kerusuhan lanjutan. Kehadiran aparat, menurutnya, memberi efek psikologis positif bagi masyarakat sekaligus mempersempit ruang gerak kelompok perusuh. Namun ia mengingatkan, operasi keamanan sebaiknya tidak hanya bersifat represif. “Pendekatan persuasif dan komunikasi terbuka penting agar tidak menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat. Transparansi informasi juga kunci untuk melawan hoaks,” jelasnya. Dengan patroli rutin, pendekatan persuasif, serta dukungan seluruh elemen bangsa, TNI-Polri optimistis situasi keamanan nasional segera pulih. “Indonesia adalah rumah kita bersama, dan menjadi tugas kami untuk menjaganya,” pungkas Wakapolri.(Agus)
Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri menetapkan tujuh personel Brimob terlibat pelanggaran etik dalam kasus meninggalnya pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, yang terlindas kendaraan taktis (rantis) saat kericuhan aksi unjuk rasa di sekitar Gedung DPR RI, kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada 28 Agustus 2025. Kepala Biro Wabprof Divpropam Polri, Brigjen Pol. Agus Wijayanto, mengungkapkan hasil pemeriksaan sementara menyimpulkan adanya dua kategori pelanggaran, yakni pelanggaran berat dan pelanggaran sedang. “Dua personel ditetapkan melanggar pelanggaran berat karena berperan langsung sebagai pengemudi dan pendamping di kursi depan kendaraan taktis. Sementara lima lainnya dijerat pelanggaran sedang karena berstatus sebagai penumpang,” kata Brigjen Agus dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (1/9/2025). Dua personel yang diduga melakukan pelanggaran berat adalah Kompol K dan Bripka R. Sedangkan lima lainnya yang dikenakan pelanggaran sedang meliputi Briptu D, Aipda M, Bripda M, Bharaka Y, dan Bharaka J. Agus menegaskan, meski lima personel tersebut tidak mengendalikan laju kendaraan, mereka tetap memiliki kewajiban mengikuti prosedur operasional di lapangan. “Polri berkomitmen memproses kasus ini secara profesional dan transparan. Sidang kode etik untuk pelanggaran berat dijadwalkan Rabu, 3 September 2025, sementara untuk pelanggaran sedang akan digelar pada Kamis, 4 September 2025,” jelasnya. Selain itu, pemeriksaan lanjutan terhadap para personel akan dilakukan pada Selasa, 2 September 2025, sebelum sidang etik dimulai. Polri juga membuka ruang pengawasan bagi Kompolnas dan Komnas HAM untuk memantau jalannya proses penyelidikan. “Kami pastikan tidak ada yang ditutupi. Semua dilakukan sesuai aturan, dan masyarakat dapat memantau transparansi proses ini,” tegas Brigjen Agus. Kasus ini menjadi perhatian publik setelah video insiden rantis Brimob yang melindas korban viral di media sosial dan memicu gelombang simpati serta desakan agar Polri menindak tegas anggotanya. (Agus)
Bidik-kasusnews.com Jakarta – Gelombang tekanan terhadap Bupati Pati, Sudewo (SDW), semakin menguat. Aliansi Masyarakat Pati Bersatu pada Senin (1/9/2025) mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta. Mereka meminta KPK segera mengeluarkan rekomendasi resmi agar Sudewo dinonaktifkan dari jabatannya. Koordinator Aliansi, Supriyono alias Botok, menegaskan bahwa aspirasi masyarakat sudah disampaikan langsung kepada pejabat KPK. > “Intinya dari audiensi tersebut KPK akan berkoordinasi hari ini untuk menerbitkan surat rekomendasi penonaktifan Bapak Bupati Pati Sudewo,” kata Supriyono, dikutip dari inilah.com, Senin (1/9/2025). Menurutnya, langkah ini penting agar proses hukum bisa berjalan lebih transparan tanpa ada intervensi dari kepala daerah yang masih aktif. Aspirasi Massa di Depan KPK Sekitar 350 orang ikut dalam aksi damai di depan Gedung Merah Putih. Mereka menggelar doa bersama, melantunkan shalawat, sekaligus menyuarakan tuntutan tegas. Beberapa spanduk terbentang, salah satunya bertuliskan: “Pak Prabowo Tolong Sudewo Segera Jadikan Tersangka.” Massa juga menegaskan, jika kasus ini berlarut-larut tanpa kepastian hukum, mereka siap melakukan aksi lanjutan yang lebih besar di Pati. Sudewo Pernah Diperiksa Nama Sudewo mencuat setelah ia diperiksa KPK pada Rabu (27/8/2025). Pemeriksaan berlangsung hampir tujuh jam terkait dugaan korupsi proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di Jawa Tengah. Menanggapi isu aliran dana, Sudewo membantah keras. > “Itu sudah dijelaskan dalam pemeriksaan kira-kira dua tahun yang lalu. Bahwa itu uang pendapatan dari DPR RI. Semua rinci, ada pemasukan, pendapatan, ada pengeluaran,” ujar Sudewo, sebagaimana dilansir inilah.com.(1/9/2025) Kasus Masih Berlanjut Kasus korupsi proyek jalur kereta api yang ditangani KPK sejak 2023 ini sudah menyeret 19 tersangka serta satu korporasi. Beberapa di antaranya telah menjalani proses persidangan. Namun, penyidik masih menelusuri dugaan keterlibatan pihak lain, termasuk Bupati Sudewo, yang kini menjadi sorotan masyarakat Pati.(Wely-jateng)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Kericuhan mewarnai aksi demonstrasi di depan Mapolres Jepara yang kemudian merembet hingga ke Gedung DPRD Kabupaten Jepara, Sabtu MlM minggu (30/8/2025). Aksi yang awalnya berlangsung tertib berujung pada penjarahan dan perusakan fasilitas negara. Pantauan dilapangan Bidik-kasusnews, massa bergerak dari arah Jalan Pemuda Jepara sekitar pukul 00.30 WIB.31/8/2025 Setibanya di depan Gedung DPRD, mereka langsung menyasar pos polisi. Tidak butuh waktu lama, pintu utama gedung berhasil dijebol dan ratusan orang masuk merangsek ke dalam. Kursi, meja, hingga televisi raib dibawa massa. Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP M. Faizal Wildan Umar Saat Dikonfirmasi Bidik-kasusnews via WhatsApp Senin 1/9/2025 menyampaikan bahwa aparat bertindak cepat dengan mengamankan puluhan orang. “Total ada 55 orang yang diamankan saat kerusuhan. Dari jumlah itu, 45 orang sudah dipulangkan. Sedangkan 10 orang masih menjalani proses hukum,” ujarnya Wildan. Faizal menambahkan, mayoritas massa yang terlibat dalam kericuhan berasal dari wilayah Kabupaten Jepara. Polisi kini fokus mendalami peran 10 orang yang diduga menjadi provokator sekaligus pelaku perusakan dan penjarahan. Situasi di Jepara saat ini berangsur kondusif. Meski begitu, aparat tetap meningkatkan pengamanan untuk mencegah kericuhan susulan. (Wely-jateng)
JAKARTA, Bidik-kasusnews.com -Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi DKI Jakarta, atau PWI Jaya, sukses menggelar Anugerah Jurnalistik Muhammad Hoesni Thamrin (MHT Awards) 51-2025. Malam puncak berupa penyerahan piala dan plakat kepada para pemenang dilaksanakan di Auditorium Abdulrahman Saleh, RRI Jakarta, Jumat (29/8) baru lalu. Piala dan plakat diserahkan kepada tujuh pemenang dan 14 nominee dari tujuh kategori yang dilombakan. Mereka juga memperoleh hadiah uang, dari dukungan para mitra strategis PWI Jaya. Hadiah uang akan dikirim ke seluruh pemenang. “Selamat kepada para pemenang dan 14 nominee. PWI Jaya berterima kasih atas perhatian dan loyalitasnya untuk terus berpartisipasi di lomba karya jurnalistik bergengsi ini,” ungkap Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo dalam keterangan tertulisnya, Senin (1/9). Kesit B Handoyo mengapresiasi kehadiran para peraih penghargaan MHT Awards 51-2025, para undangan, perwakilan sponsor, serta para pengurus PWI Jaya di tengah situasi kota Jakarta yang mencekam saat itu. Apalagi, tempat acara, RRI Jakarta, berada di kawasan Ring-1 dan dekat istana. “Alhamdulillah, keseluruhan acara berjalan lancar, seluruh undangan terhibur. Sajian dari Nendia Primarasa juga menggugah selera,” ujar Kesit. Terkait perolehan hadiah uang, piala dan plakat kepada para peraih penghargaan, Indra Utama selaku Ketua Panitia MHT Awards 2025 juga menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada para mitra usaha PWI Jaya. Baik tokoh-tokoh perorangan serta instansi negeri dan perusahaan swasta. “Terima kasih kepada Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, pimpinan TNI Angkatan Laut, pimpinan Badan Narkotika Nasional (BNN), pimpinan Polda Metro Jaya, serta Direktorat Film, Musik, dan New Media dari Dirjen Pengembangan Pemanfaatan dan Pembinaan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan,” papar Indra Utama. Direktorat Film, Musik, dan New Media dari Dirjen Pengembangan Pemanfaatan dan Pembinaan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan memberi donasi sebesar Rp35 juta, yang diperuntukkan bagi ke-14 nominasi dari tujuh kategori lomba. Tokoh masyarakat lain yang memberi dukungan adalah anggota DPD RI asal Jabar, Alfiansyah, yang populer dengan nama Komeng. Juga anggota DPR Nico Siahaan dan Wali Kota Jakarta Pusat, Drs.Arifin, M.A.P. Di luar aprediasi dari perorangan dan instansi lain yang telah disebutkan di atas, gelaran MHT Award 51-2025 mendapatkan dukungan dari puluhan mitra kerja. Yakni, Djarum Foundation, JAPFA Comfeed Indonesia, PLN UID Jakarta Raya, One Globe Capital, Corporate Secretary Bank BTN, Pegadaian, PT ASDP Indonesia Ferry, Indosat Ooredoo Hutchison, Eigerindo Multi Produk Industri, PT Pelabuhan Indonesia, PT Gajah Tunggal Tbk, Terminal Petikemas Koja, PELNI, Dompet Dhuafa, Tangkas Motor, Oasis, Samsung, BP Tapera (Tabungan Perumahan Rakyat), Prudential, Blue Bird, Jakarta Exeperience Board (JXB), Ancol, Nestle, Bank Jakarta, serta PT Sarana Jaya, Nusa Halmahera Mineral (NHM) dan Nibelth Medical Centre. PERAIH MHT AWARDS 2025 1. KATEGORI TEKS: Pemenang : Kompas.id Nominee: – TVOnenews.com – Suarakarya.id II..KATEGORI INFOGRAFIS: Pemenang : iNews.id Nominee: – RRI.co.id – Nationalgeographic Grid.id III. KATEGORI FOTO: Pemenang : Poskotanews.co.id Nominee: – Kumparan.com – Antarafoto.com IV. KATEGORI RADIO: Pemenang : RRI Jakarta Nominee : – Sonora – Elshinta V. KATEGORI TV TERESTRIAL: Pemenang : Kompas TV Nominee: – Metro TV – Trans 7 VI. KATEGORI TV STREAMING: Pemenang : Tempodotco Nominee: – Koran Jakarta – Kompas.com VII. KATEGORI TAJUK RENCANA: Pemenang : Kompas.id Nomonee: -Indonesiamaritimenews.com – Propertytime.id (Red)
Lampung, Bidik-kasusnews.com – Suasana unjuk rasa ribuan massa di depan Kantor DPRD Provinsi Lampung berlangsung berbeda ketika Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Pangdam XXI/Raden Intan Mayjen TNI Kristomei Sianturi, serta Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika turun langsung menemui para pengunjuk rasa. Ketiganya memilih duduk lesehan bersama massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Lampung Melawan untuk mendengarkan aspirasi sekaligus melakukan dialog terbuka. Tampak juga Ketua DPRD Lampung, Ahmad Giri Akbar serta beberapa tokoh agama dan adat Provinsi Lampung. Awalnya, kedatangan para pejabat ini disambut dengan teriakan protes. Namun, situasi berangsur mereda setelah mereka menyampaikan niat untuk menampung seluruh aspirasi mahasiswa dan masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, perwakilan mahasiswa menyampaikan 10 tuntutan, antara lain mendesak pengesahan Undang-Undang (UU) Perampasan Aset, pemangkasan gaji serta tunjangan anggota DPR sebagai bentuk efisiensi dan tanggung jawab moral, hingga evaluasi menyeluruh terhadap institusi Polri. Gubernur Rahmat mengapresiasi aksi yang berlangsung tertib dan menyatakan komitmennya untuk menyampaikan aspirasi tersebut. “Terima kasih adik-adik mahasiswa yang telah menyuarakan aspirasi dengan tertib. Kami turun kesini untuk mendengarkan semuanya,” ujar Rahmat, Senin (1/9/2025). Sementara itu, Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika menyampaikan permohonan maaf atas insiden di Jakarta yang menewaskan seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, akibat terlindas kendaraan taktis Brimob. “Atas nama Kepolisian Daerah Lampung, saya memohon maaf kepada masyarakat atas peristiwa itu. Kami akan terus berbenah agar lebih baik lagi dalam melayani masyarakat,” ucapnya. “Berikan ruang seluas-luasnya untuk tim yang bekerja dalam pengusutan kasus tersebut agar bisa terungkap secepat-cepatnya dan seterang-terangnya ke publik,” Pernyataan tersebut mendapat tepuk tangan dari ribuan massa sebagai bentuk apresiasi. Usai dialog, massa akhirnya membubarkan diri dengan tertib pukul 14.00 WIB.(Mg)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com – Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Lampung Melawan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gerbang Kantor Gubernur dan DPRD Provinsi Lampung, Senin (1/9/2025). Aksi yang sempat diwarnai ketegangan itu akhirnya berlangsung kondusif dan berakhir damai. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), turun langsung menemui massa aksi. Kehadiran gubernur membuat suasana berangsur tenang. Para pengunjuk rasa kemudian duduk bersila di jalan aspal dan berdialog secara terbuka dengan pemerintah. “Kami hadir bukan untuk memadamkan suara kalian, tapi untuk mendengarkan dan bersama mencari solusi,” ujar Gubernur Rahmat Mirzani Djausal di hadapan mahasiswa. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menegaskan bahwa pemerintah sejak awal mengedepankan pendekatan persuasif. “Mahasiswa adalah bagian dari keluarga besar Lampung. Mereka generasi penerus yang akan mewarisi tongkat estafet kepemimpinan daerah ini,” katanya. Sehari sebelumnya, seruan aksi sempat ramai di media sosial. Menariknya, ajakan demonstrasi itu juga disambut sejumlah akun resmi pemerintah dan influencer lokal yang mendorong agar aksi berlangsung damai dan tertib. Hal tersebut menunjukkan adanya kesadaran bersama untuk menjaga iklim demokrasi yang sehat. Langkah simpatik Pemprov Lampung, termasuk mendengarkan aspirasi secara langsung, terbukti efektif meredam potensi kericuhan. Massa aksi akhirnya membubarkan diri dengan tertib setelah menyampaikan tuntutan. Aksi damai ini menjadi catatan penting bahwa Provinsi Lampung mampu menghadirkan praktik demokrasi yang matang, dengan ruang dialog terbuka antara pemerintah dan masyarakat.(Agus)
MAGELANG-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, Pemerintah Desa Pancuranmas menggelar karnaval budaya di Lapangan Kuliner Bagas Bagus Pancuranmas pada Minggu, 31/8/25 Hadir dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Secang AKP Kamidi, S.H., M.H., Danramil Secang Kapten Amet Sutikno, S.H., diwakili Sertu Lifra Wijaya, Wakil Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang Sigit, Kepala Desa Pancuranmas H. Puji Istiono, S.E., Kepala KUA Kecamatan Secang, dan seluruh tokoh masyarakat Desa Pancuranmas. Karnaval budaya merupakan kebudayaan yang eksis dan berkembang di Desa Pancuranmas. Kali ini, karnaval mengambil tema “Pancuranmas Hebat Bersama Warga Bermartabat”. Dalam sambutannya, Kepala Desa Pancuranmas H. Puji Istiono, S.E., menyampaikan: “Karnaval ini merupakan puncak dari kegiatan untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80. Selain itu, juga merupakan momentum perjalanan panjang sejarah bangsa Indonesia dan menghormati para pahlawan kita yang telah mempertahankan bangsa Indonesia sehingga kita bisa menikmati kemerdekaan sampai saat ini.” Untuk peserta karnaval kali ini ada 18 peserta, diperkirakan peserta yang mengikuti karnaval sekitar 8.000 orang. Karnaval ini merupakan ajang tali silaturahmi dan kegotongroyongan untuk menciptakan kemajuan ekonomi dan UMKM khususnya di Desa Pancuranmas, sehingga masyarakat bisa makmur dan sejahtera. Kepala Desa juga berharap agar karnaval yang akan datang lebih ramai lagi dan lebih meriah lagi, dan tentunya tetap menjaga persatuan dan kesatuan khususnya di Desa Pancuranmas. Kepala Desa Pancuranmas juga mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh tamu undangan dan kepada seluruh warga masyarakat Desa Pancuranmas karena berkat kerja sama yang baik maka karnaval ini bisa berjalan dengan aman, lancar, dan sukses. Dalam kesempatan yang sama, Wakil Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, diwakili oleh Sigit, menuturkan bahwa karnaval yang digelar di Desa Pancuranmas ini sangat luar biasa. Beliau juga mengapresiasi kepada peserta karnaval karena bisa sehebat ini dan bisa menunjukkan potensi, calon bibit-bibit unggul untuk generasi bangsa. Selain itu, beliau juga memberikan penghargaan berupa legalitas surat yang baru kepada Ketua Kesenian Karawitan Budaya Jawa yang ada di Desa Pancuranmas. Beliau juga berharap semoga ke depannya Desa Pancuranmas bisa lebih maju dan sukses. Di puncak acara karnaval ini, Kepala Desa Pancuranmas menyerahkan penghargaan kepada pemenang karnaval hasil dari penilaian dewan juri yang memiliki kreativitas terbaik mulai dari juara satu sampai juara tiga. Dan berkat kerja sama yang baik, acara ini bisa berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan sukses dari awal hingga akhir.pungkasnya. Jurnalis ( trm )
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 1 September 2025 – Di tengah hiruk pikuk situasi sosial politik tanah air, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara menghadirkan suasana teduh dengan menggelar doa bersama. Acara ini diikuti oleh Kepala Rutan Renza Maisetyo, jajaran pegawai, serta ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa rasa cinta tanah air tidak terhalang oleh dinding penjara. Justru, dari balik jeruji, suara doa bergema untuk keselamatan bangsa. Karutan Renza Maisetyo menekankan pentingnya menjaga persatuan melalui kekuatan spiritual. > “Indonesia sedang diuji dengan berbagai dinamika. Mari kita doakan agar negeri ini tetap aman, damai, dan rukun. Semoga para pemimpin diberi kebijaksanaan, dan masyarakat bisa kembali bersatu,” ungkapnya. Doa bersama berlangsung khusyuk, diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dzikir, dan istighosah. Selain mendoakan bangsa, doa juga dipanjatkan untuk kesehatan dan keselamatan seluruh pegawai Kementerian Hukum dan HAM, khususnya di bidang Imigrasi dan Pemasyarakatan. Bagi warga binaan, kegiatan ini menjadi ruang refleksi. Mereka merasa turut memiliki tanggung jawab moral terhadap kondisi tanah air. “Kami mungkin terbatas secara fisik, tapi doa kami untuk Indonesia tak pernah terbatas,” ucap seorang WBP. Doa dari balik jeruji Rutan Jepara ini menjadi pengingat bahwa cinta tanah air dapat diwujudkan dengan cara sederhana namun bermakna—yakni doa tulus untuk kedamaian negeri.(Wely-jateng)
Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70, jajaran Polwan Sat Lantas Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan sosial bertajuk Polwan Lantas Menyapa. Aksi peduli ini diwujudkan dengan membagikan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, Senin (1/9/2025) pukul 10.00 WITA. Pembagian bantuan dilakukan di dua lokasi, yakni Jl. A. Yani dan Jl. Basuki Rahmat, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten HSU. Kehadiran Polwan Lantas disambut hangat warga yang tampak antusias sekaligus terharu dengan perhatian yang diberikan. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui PS. Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya bagian dari peringatan seremonial, tetapi juga wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat. “Momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara kami manfaatkan untuk berbagi dan mempererat kebersamaan dengan warga. Kami ingin Polwan Sat Lantas hadir bukan hanya di jalan raya, tetapi juga membawa manfaat sosial bagi masyarakat,” ungkapnya. Selain membagikan sembako, Polwan Sat Lantas juga memberikan edukasi ringan tentang keselamatan berlalu lintas. Dengan bahasa yang ramah dan mudah dipahami, para Polwan mengajak warga untuk selalu menjaga keselamatan diri maupun pengguna jalan lainnya. Kegiatan yang berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan ini menjadi simbol kedekatan Polri dengan masyarakat. Melalui aksi sosial tersebut, Polwan Sat Lantas Polres HSU menunjukkan bahwa kepedulian sosial dan pelayanan humanis adalah bagian penting dari tugas kepolisian dalam semangat Polri Presisi.(Agus)