NABIRE, BIDIK-KASUSNEWS.COM — Harapan baru bagi masyarakat Papua Tengah kembali mengalir setelah Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., meresmikan 37 sumber air bersih serta sejumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang telah selesai direnovasi, Rabu (10/12/2025). Peresmian ini menjadi bukti komitmen TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedalaman. Kegiatan dipusatkan di Kampung Lani, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire, yang selama ini menghadapi tantangan keterbatasan akses air bersih dan fasilitas hunian layak. Program ini sekaligus menegaskan perhatian TNI AD terhadap kebutuhan mendasar masyarakat, terutama ketersediaan air bersih sebagai penopang kualitas hidup. Dalam sambutannya, Kasad menyampaikan bahwa pembangunan sumber air bersih memberikan dampak langsung terhadap kesehatan, pendidikan, hingga perekonomian masyarakat. “Selama saya menjabat, sudah 400 titik sumber air bersih di wilayah Papua. Presiden sangat antusias dengan program air bersih ini, dan menyampaikan bahwa Papua merupakan salah satu prioritas,” ujar Jenderal Maruli. Selain meresmikan puluhan titik air bersih, Kasad juga meninjau dan meresmikan rumah-rumah warga yang telah selesai direnovasi melalui program RTLH TNI AD. Renovasi ini diharapkan menjadi dukungan nyata dalam meningkatkan kenyamanan dan taraf hidup masyarakat Papua Tengah. Dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut, Kasad didampingi Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Ny. Uli Simanjuntak serta Pejabat Utama Mabesad. Kasad juga memberikan pengarahan kepada prajurit, PNS, dan anggota Persit KCK jajaran Korem 173/PVT. Tidak hanya itu, Kasad turut meresmikan SD Kartika Chandra VI-3, sebagai bentuk kontribusi TNI AD dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak Papua. Pada kesempatan ini, Jenderal Maruli kembali menegaskan bahwa pembentukan satuan-satuan baru, termasuk Batalyon Teritorial Pembangunan, telah direncanakan dengan matang. Ia meminta para prajurit melaksanakan tugas tanpa ragu, karena pimpinan TNI AD berkomitmen penuh mendukung kebutuhan personel agar tugas-tugas di lapangan maupun kegiatan harian dapat berjalan maksimal. Program air bersih, renovasi RTLH, dan pembangunan fasilitas pendidikan di Papua Tengah ini menjadi simbol nyata bahwa negara hadir melalui TNI AD dalam memastikan masyarakat pedalaman mendapatkan fasilitas dasar yang layak demi masa depan yang lebih baik. (Agus)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Proses persidangan perkara dugaan tindak pidana korupsi pada salah satu bank plat merah di Jepara kembali bergulir di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Semarang. Pada agenda sidang tanggal 10 Desember 2025, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Jepara resmi membacakan tuntutan terhadap terdakwa AWP. Kasipidsus Kejaksaan Negeri Jepara, Ahmad Za’im, saat dikonfirmasi Bidik-Kasusnews melalui pesan WhatsApp pada 11 Desember 2025, menyampaikan bahwa JPU menuntut terdakwa AWP dengan pidana penjara selama 6 (enam) tahun 6 (enam) bulan. Selain pidana penjara, terdakwa juga diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp891.875.000, sesuai dengan kerugian keuangan negara dalam perkara tersebut. Dari jumlah tersebut, jaksa menjelaskan bahwa terdakwa telah mengembalikan sebagian dana, yakni Rp95.136.250 yang dititipkan melalui Rekening RPL 129 PDT Kejari Jepara pada Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Dengan pengembalian tersebut, maka sisa uang pengganti yang harus dibayar terdakwa menjadi Rp796.738.750. Jika tidak dibayarkan, terdakwa akan menjalani pidana pengganti berupa penjara selama 3 tahun 3 bulan,,, ujar Za’im. Kejaksaan Negeri Jepara menegaskan bahwa tuntutan tersebut telah disusun berdasarkan fakta-fakta persidangan serta alat bukti yang terungkap selama proses pemeriksaan. Agenda persidangan selanjutnya akan menunggu jadwal dari majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang. Perkara ini menjadi bagian dari komitmen Kejaksaan Negeri Jepara dalam menindak setiap bentuk penyimpangan keuangan negara, terutama pada institusi perbankan yang berstatus BUMN. Mahkamah nantinya akan menentukan putusan akhir setelah mempertimbangkan seluruh pembuktian yang telah disampaikan. (Wely-jateng)
Padang, Bidik-kasusnews.com – Hujan deras yang mengguyur Provinsi Sumatera Barat selama dua hari terakhir kembali menyebabkan beberapa titik di Kota Padang dilanda banjir. Salah satunya terjadi di aliran Sungai Batu Busuk yang meluap dan menggenangi permukiman warga di Kampung Koto Tuo, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Rabu (10/12/2025) pada pukul 11.00 WIB. Dalam peristiwa tersebut, seorang warga bernama Nur (46) dan anaknya sempat terjebak banjir yang tiba-tiba meningkat. Melihat kondisi yang membahayakan, Serma Helmizon, Babinsa Kapalo Koto Koramil 05/Pauh Kodim 0312/Padang, bersama personel BKO Yonif 133/YS, segera bergerak cepat melakukan evakuasi. Dengan peralatan seadanya dan dibantu masyarakat sekitar, para prajurit TNI tersebut berhasil mengevakuasi sekaligus menyeberangkan ibu dan anak itu ke tempat aman. Respons cepat Babinsa yang BKO ke Yonif 133 ini memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Hingga saat ini, para Babinsa dan personel Yonif 133/YS masih bersiaga di lokasi-lokasi rawan untuk membantu warga apabila debit air kembali meningkat. TNI bersama pemerintah daerah terus mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat intensitas hujan masih tinggi. (Agus)
Temanggung -Bidik-KasusNews.com – Cuaca Tak Menetu Petani Cabe Gagal Panen Terserang Penyakit Kuning Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung mencatat hampir 12 hektare tanaman cabai di wilayahnya terserang virus kuning pada musim tanam 2025. Kondisi ini dikhawatirkan menekan produksi dan memengaruhi harga cabai menjelang Natal dan Tahun Baru Kabid Hortibun Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan DKPPP Temanggung, Sumarno, menjelaskan, total luas tanaman cabai pada 2025 mencapai sekitar 12.000 hektare, terdiri dari cabai keriting, cabai rawit, dan cabai besar. Jumlah tersebut serupa dengan luasan tahun sebelumnya. “Dari total luasan ini kami berharap panen tetap bisa berjalan baik, meskipun ada berbagai kendala iklim dan serangan penyakit,” ujar Sumarno, rabo (10/12/2025). Cabai rawit memiliki masa produksi lebih panjang, mencapai 8 bulan hingga 1 tahun bila pemeliharaan baik dan cuaca mendukung. Sementara cabai keriting dan cabai besar memiliki waktu panen lebih singkat. Perubahan iklim dan curah hujan tinggi memicu meningkatnya penyakit lain, seperti, patek (antraknosa/jamur), busuk batang dan busuk akar. Menurut Sumarno, hampir 40 persen tanaman yang terdampak mengalami busuk batang dan busuk akar, sementara virus kuning menyebar luas dan dapat menyerang tanaman satu famili, seperti cabai, tomat, dan terong. “Akibat serangan penyakit tersebut, produksi cabai berpotensi turun 30 persen, bahkan bisa mencapai 40 persen apabila intensitas serangan meningkat.tuturnya. DKPPP Temanggung mengimbau para petani untuk meningkatkan perawatan dan pengendalian hama penyakit. Termasuk memperhatikan penggunaan pestisida dan keamanan pangan. “Kami minta petani lebih meningkatkan pemeliharaan dan menggunakan pestisida secara bijak, sambil tetap memperhatikan keamanan pangan dan keselamatan petani, pungkasnya. Jurnalis ( trm )
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Menghadapi momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Rutan Kelas IIB Jepara mengambil langkah proaktif dengan membangun sistem kewaspadaan terpadu bersama sejumlah instansi terkait. Upaya ini ditujukan untuk memastikan seluruh potensi ancaman keamanan maupun risiko bencana dapat diantisipasi secara menyeluruh dan terstruktur. Melalui pertemuan koordinasi yang digelar di Rutan Jepara, seluruh pihak—mulai dari Damkar Jepara, BPBD Jepara, Kodim 0719 Jepara, hingga Polres Jepara—melakukan pemetaan situasi terkini serta penyelarasan prosedur darurat. Kegiatan ini mencakup simulasi alur penanganan krisis, pembahasan titik rawan, hingga penguatan mekanisme komunikasi antarlembaga. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menjelaskan bahwa periode Nataru menjadi salah satu fase dengan tingkat dinamika yang tinggi sehingga kesiapsiagaan tidak boleh dilakukan secara parsial. “Koordinasi ini bertujuan menyatukan persepsi dan langkah antara seluruh pihak. Dengan adanya sinergi ini, setiap potensi masalah—baik gangguan keamanan maupun bencana alam—bisa kami deteksi lebih awal. Ini penting agar respons yang diberikan selalu cepat, tepat, dan terukur,” ujarnya. Renza menambahkan bahwa Rutan Jepara tidak hanya fokus pada pengamanan internal, tetapi juga perlindungan terhadap warga binaan yang rentan terhadap dampak bencana. Ia menegaskan bahwa lingkungan pemasyarakatan harus tetap aman dan manusiawi meski berada dalam kondisi padat kegiatan di akhir tahun. Sementara itu, Damkar Jepara menegaskan dukungan penuh terkait pengecekan instalasi listrik, hydrant, dan sarana proteksi kebakaran lainnya. BPBD Jepara memberikan update potensi cuaca ekstrem dan prosedur evakuasi. Kodim 0719 dan Polres Jepara memastikan kesiapan personel dan dukungan taktis apabila(wely-jateng) Sumber:Humas Rutan Jepara
HSU, BIDIK-KASUSNEWS.COM — Satuan Lalu Lintas Polres Hulu Sungai Utara (HSU) mengumumkan pemberlakuan rekayasa arus lalu lintas terkait pelaksanaan pekerjaan preservasi pada ruas Jalan Pantai Hambawang, khususnya perbaikan lantai Jembatan Sungai Kuini, Kecamatan Amuntai Tengah. Langkah ini diambil setelah dilakukan koordinasi antara KBO Sat Lantas Polres HSU, Ipda Amin Mulyadi Jaya, S.H., M.A., dengan pihak pelaksana pekerjaan jembatan. Perbaikan dilakukan karena ditemukan kerusakan pada lantai Jembatan Sungai Kuini yang dinilai dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan jika tidak segera ditangani. Berdasarkan hasil koordinasi, pekerjaan akan berlangsung pada 11 Desember 2025 mulai pukul 20.00 WITA hingga 12 Desember 2025 pukul 06.00 WITA, atau sekitar 10 jam pengerjaan. Untuk mendukung kelancaran aktivitas pengguna jalan, Sat Lantas Polres HSU menyiapkan sejumlah langkah teknis, di antaranya pengaturan arus lalu lintas secara situasional, pemasangan rambu sementara, hingga penempatan tanda peringatan di sekitar area pekerjaan. KBO Sat Lantas menjelaskan bahwa pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara adaptif mengikuti kondisi di lapangan agar aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan meski terjadi pembatasan di area jembatan. “Pengamanan arus lalu lintas ini penting dilakukan agar pekerjaan dapat berjalan aman, sementara pengguna jalan tetap dapat melintas dengan tertib,” ujarnya. Dampak Lalu Lintas Selama Pekerjaan Polres HSU menyampaikan beberapa potensi dampak serta imbauan bagi pengguna jalan: Arus lalu lintas di sekitar Jembatan Sungai Kuini berpotensi mengalami perlambatan, terutama pada jam-jam tertentu. Kendaraan bertonase berat diminta mengurangi kecepatan serta menjaga jarak aman demi mencegah kecelakaan. Pengendara diminta mengikuti arahan petugas di lapangan dan mematuhi rambu peringatan sementara yang terpasang. Sat Lantas Polres HSU memastikan bahwa pihaknya siap mendampingi proses pengerjaan hingga selesai guna menjaga keselamatan serta kelancaran arus lalu lintas di wilayah tersebut. (Agus)
HSU, BIDIK-KASUSNEWS.COM — Kapolres Hulu Sungai Utara (HSU) AKBP AGUS NURYANTO menghadiri acara pernikahan keponakan Komjen Pol (Purn) Ari Dono Sukmanto sebagai bentuk silaturahmi dan penghormatan kepada salah satu tokoh senior di institusi kepolisian. Kehadiran Kapolres HSU ini menjadi cerminan kuatnya budaya kekeluargaan dan soliditas di lingkungan Polri, baik antara personel aktif maupun purnawirawan.(10/12/2025) Acara berlangsung hangat, penuh suasana persaudaraan, dan menjadi momentum bagi para anggota Polri dari berbagai wilayah untuk bertemu serta menjalin komunikasi di luar kegiatan kedinasan. Kapolres HSU menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan wujud penghormatan kepada para senior yang telah banyak berjasa dalam membangun institusi kepolisian. “Silaturahmi seperti ini bukan hanya soal menghadiri undangan keluarga besar Polri, tetapi juga menjaga hubungan baik, menghormati para senior, dan memperkuat rasa kebersamaan,” ujarnya. Komjen Pol (Purn) Ari Dono Sukmanto, yang dikenal sebagai figur kepolisian berpengalaman dan pernah menduduki sejumlah posisi strategis, menyambut baik kehadiran Kapolres HSU. Menurutnya, hubungan baik antar anggota Polri, baik yang masih aktif maupun yang telah purnatugas, adalah modal penting untuk menjaga soliditas institusi. Acara pernikahan tersebut juga menjadi sarana mempererat jejaring komunikasi dan koordinasi informal antar jajaran kepolisian, sekaligus meningkatkan rasa kekeluargaan yang selama ini menjadi bagian penting dalam kultur Polri. Kegiatan silaturahmi berjalan lancar, tertib, dan penuh kehangatan hingga selesai. (Agus)
HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM — Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melalui KBO Sat Lantas melanjutkan kegiatan Pengamanan Jalur (PAM Jalur) pada rangkaian acara pernikahan keponakan Komjen Pol (Purn) Ari Dono Sukmanto. Pengamanan dipimpin langsung oleh KBO Sat Lantas Polres HSU, Ipda Amin Mulyadi Jaya, S.H., M.A., sebagai upaya memastikan arus lalu lintas tetap lancar bagi seluruh pengguna jalan. Kegiatan PAM Jalur ini merupakan lanjutan dari pengamanan sebelumnya, dengan penempatan personel lalu lintas pada sejumlah titik rawan kemacetan di rute yang dilalui tamu undangan. Menurut Kasi Humas Polres HSU, Iptu Asep HZ, pengamanan di lapangan difokuskan pada rekayasa arus kendaraan, pengaturan simpul-simpul jalan, serta pemberian rute alternatif untuk meminimalkan potensi penumpukan kendaraan. “Pengamanan jalur ini dilakukan agar kegiatan masyarakat tetap berjalan normal meskipun ada rangkaian acara besar. Prinsipnya, kelancaran tamu undangan tetap terjaga, namun arus lalu lintas umum juga tidak boleh terganggu,” ujar Iptu Asep. Ipda Amin Mulyadi Jaya menambahkan bahwa personel Sat Lantas diterjunkan untuk mengatur alur kendaraan secara situasional, termasuk melakukan buka-tutup jalur bila diperlukan. Hal ini dilakukan untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan pengendara selama acara berlangsung. Pelaksanaan PAM Jalur tersebut berjalan aman, terkoordinasi, dan kondusif hingga selesai. Polres HSU menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, baik dalam pengamanan kegiatan khusus maupun dalam menjaga kelancaran aktivitas publik sehari-hari.(Agus)
Banjang, Bidik-kasusnews.com — Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Sumatera dan Aceh, Polsek Banjang menggelar kegiatan doa bersama pada Rabu siang di Mapolsek Banjang. Kegiatan berlangsung mulai pukul 11.30 WITA hingga selesai dengan suasana khidmat dan penuh empati.(10/12/2025) Doa bersama tersebut dipimpin oleh jajaran Polsek Banjang yang terdiri dari Kanit Turjawali Aiptu Soeyatmin, SH; Panit Intel Aipda Marjuni; Kanit Binmas Aipda H. Sukadi; serta seluruh anggota dan PNS Polsek Banjang. Kapolsek Banjang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud perhatian Polri terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah. “Melalui doa bersama ini, kami berharap para korban diberi kekuatan, ketabahan, dan keselamatan. Semoga upaya penanganan bencana di Sumatera dan Aceh berjalan lancar dan situasi segera pulih,” ujar Kapolsek. Selain mempererat kebersamaan internal, doa bersama ini juga menjadi pengingat bagi seluruh personel Polri untuk terus sigap dan peka terhadap kondisi kemanusiaan di berbagai daerah. Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar hingga selesai. (Agus)
JATENG-Kasusnews.com Jepara- 10-Desember-2025-Kejaksaan Negeri (Kejari) Jepara terus melakukan proses pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) terkait dugaan tindakan fraud yang melibatkan oknum pekerja Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Jepara. Kasus ini mencuat setelah adanya laporan dari pihak BRI mengenai dugaan penggelapan dana dan penyalahgunaan prosedur kredit terhadap nasabah atas nama Guntur. Dalam proses awal penyelidikan, sejumlah dokumen dan data terkait fasilitas kredit telah diminta oleh penyidik untuk memastikan kecocokan antara laporan internal bank, keterangan saksi, dan bukti administratif yang berkaitan dengan kasus tersebut. Salah satu bagian yang turut diproses Kejaksaan adalah status agunan yang sebelumnya dijaminkan oleh nasabah. Hingga kini, agunan tersebut masih berada di bawah penanganan Kejaksaan. Pihak BRI menyatakan menghormati sepenuhnya proses hukum yang berjalan dan siap mendukung semua kebutuhan data yang diperlukan penyidik. Kasi Pidsus: Masih Tahap Pulbaket Saat dikonfirmasi Bidik-Kasusnews pada via WhatsApp Rabu, 10 Desember 2025, Kasi Pidsus Kejari Jepara menjelaskan bahwa prosesnya memasuki tahap lanjutan. > “Masih pendalaman, bang. Pulbaket dan data,” ujarnya singkat. Pernyataan tersebut menandakan bahwa penyidik masih memeriksa kelengkapan dokumen, menghimpun informasi dari pihak-pihak terkait, serta menyesuaikan data yang diperlukan untuk menentukan langkah hukum berikutnya. BRI Ambil Tindakan Internal Sementara itu, BRI Jepara menyampaikan bahwa oknum pekerja yang diduga terlibat telah diberikan sanksi tegas berupa Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Selain itu, BRI memastikan bahwa penanganan internal terhadap hak-hak nasabah tetap dilakukan sesuai ketentuan. Proses Hukum Berjalan Kejaksaan menegaskan bahwa seluruh proses penyelidikan dilakukan secara bertahap dan sesuai prosedur. Publik diharapkan bersabar menunggu hasil akhir dari pengumpulan bahan keterangan sebelum kasus memasuki fase yang lebih lanjut.(Wely-jateng)