Jakarta, Bidik-kasusnews.com – 30 September 2025 – Lembaga Layanan Pemasaran KUKM (Smesco Indonesia) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) untuk memperluas akses sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh Indonesia. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) berlangsung di Jakarta, Selasa (30/9), disaksikan oleh Direktur Bisnis dan Pemasaran Smesco Indonesia, M. Rizki Firdaus, bersama Direktur LPPOM Jakarta, Deden Edi Soetrisna. Menurut Rizki, sertifikat halal saat ini menjadi kebutuhan mendesak bagi UMKM karena erat kaitannya dengan daya saing produk di pasar domestik maupun internasional. Namun, proses sertifikasi yang melibatkan pendampingan, audit, dan verifikasi kerap menjadi tantangan bagi pelaku usaha. “Kami berpikir perlu ada kerja sama strategis dengan lembaga sertifikasi halal yang kredibel di Indonesia. Dengan jaringan LPPOM di 34 provinsi, para pelaku UMKM akan lebih mudah mengakses layanan ini,” ungkap Rizki. Ia menambahkan, kerja sama ini juga meliputi program edukasi halal secara online dan offline. Smesco akan menjadi kepanjangan tangan LPPOM dalam sosialisasi serta konsultasi pendampingan sertifikasi halal. Sementara itu, Direktur LPPOM Jakarta, Deden Edi Soetrisna, menjelaskan bahwa proses sertifikasi halal dapat diselesaikan dalam waktu tiga minggu apabila pelaku usaha kooperatif dan memenuhi lima kriteria utama, yakni: komitmen usaha, kejelasan bahan baku, proses produk halal (PPH), kesesuaian nama produk, serta pemantauan dan evaluasi. “Pemerintah bahkan memberikan insentif berupa sertifikat halal seumur hidup bagi UMKM tertentu. Kami ingin memastikan pelaku usaha memahami bahwa sertifikasi ini bisa ditempuh dengan mudah melalui mekanisme yang benar,” jelas Deden. Kerja sama antara Smesco Indonesia dan LPPOM MUI diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung ketahanan industri halal nasional, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi UMKM untuk bersaing di pasar global. ( Agus)

Amuntai, Bidik-kasusnews.com – 30 September 2024 – Untuk mencegah terjadinya perundungan (bullying) di lingkungan pendidikan, Polsek Banjang melaksanakan kegiatan sosialisasi di Pondok Pesantren Kasypul Anwar (KASWA) Desa Rantau Bujur, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Selasa (30/9/2024). Kegiatan berlangsung pukul 09.30 hingga 10.30 WITA dengan menghadirkan pimpinan pondok, para dewan guru, serta para santri dan santriwati. Hadir pula Kanit Sabhara Aiptu Soeyatmin, S.H., dan Kanit Binmas Aipda H. Sukadi sebagai narasumber. Kapolsek Banjang melalui Kanit Binmas menyampaikan, tujuan utama sosialisasi ini adalah memberikan pemahaman sejak dini kepada para santri mengenai dampak negatif bullying, baik secara psikologis maupun sosial. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong para ustadz, ustadzah, hingga orang tua santri untuk lebih memperhatikan interaksi anak-anak dalam keseharian mereka. “Bullying bisa dipicu oleh banyak faktor, mulai dari lingkungan keluarga, teman sebaya, sekolah, hingga media dan komunitas. Semua pihak harus ikut berperan aktif mencegahnya,” ungkap Aipda Sukadi. Sosialisasi ini juga merupakan wujud implementasi program Polri Presisi dalam rangka Harkamtibmas di wilayah hukum Polsek Banjang. Melalui kegiatan ini, Polsek berharap pesan-pesan yang disampaikan dapat diresapi para generasi muda sehingga aksi perundungan tidak terjadi di lingkungan pondok pesantren maupun sekolah. Pimpinan Pondok Pesantren Kaswa turut mengapresiasi kegiatan ini karena dinilai mampu memperkuat kerja sama antara lembaga pendidikan dan kepolisian dalam membangun karakter santri yang lebih baik. Selain mencegah bullying, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan baik antara Polsek Banjang dan pihak pondok, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Kegiatan sosialisasi berjalan lancar dengan situasi aman dan terkendali. ( Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Upaya Pemerintah Kabupaten Jepara dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu kini diwujudkan melalui peresmian Sekolah Rakyat Dasar 1 Kabupaten Jepara, Selasa (30/9/2025). Sekolah rintisan ini berlokasi di kompleks Balai Latihan Kerja (BLK) Pecangaan dan untuk tahap awal menampung 75 murid dengan tiga kelas. Kehadiran sekolah ini tidak sekadar memberikan pendidikan formal, tetapi juga dirancang sebagai pusat pembinaan karakter dan penguatan nilai keagamaan. Bupati Jepara, H. Witiarso Utomo, menegaskan bahwa sekolah rakyat bukan hanya tempat belajar biasa. “Di sini anak-anak akan merasa seperti di rumah, mendapatkan ilmu, sekaligus bimbingan rohani. Harapannya, mereka tumbuh menjadi generasi beriman, berkarakter, dan siap bersaing,” kata Bupati yang akrab disapa Mas Wiwit. Setiap siswa mendapatkan fasilitas lengkap, mulai dari seragam hingga kebutuhan sehari-hari seperti tempat tidur dan lemari pribadi. Hal itu menurut Mas Wiwit adalah bentuk keseriusan pemerintah melaksanakan arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk menghadirkan pendidikan yang layak bagi kelompok rentan. “Kami ingin memastikan tidak ada lagi anak Jepara yang kehilangan kesempatan sekolah hanya karena faktor ekonomi,” ujarnya. Program Sekolah Rakyat dirancang bertahap hingga jenjang SMA. Bahkan, pemerintah daerah sudah menyiapkan lahan seluas 10 hektare di Pakisaji yang akan dibangun menjadi kompleks sekolah permanen pada 2026. Kepala Sekolah Rakyat Jepara, Asri Linda Listyaningrum, menambahkan, siswa yang lulus dapat melanjutkan ke jenjang lebih tinggi baik di sekolah rakyat, sekolah formal, maupun sekolah unggulan bila memenuhi syarat. Untuk lulusan SMA, tersedia jalur kuliah di perguruan tinggi negeri mitra atau diarahkan ke dunia kerja sesuai minat dengan metode pemetaan bakat berbasis DNA Talent. “Dengan sistem ini, kami berharap setiap anak menemukan jalannya masing-masing, baik akademik maupun non-akademik,” jelasnya. Peresmian sekolah turut disaksikan jajaran perangkat daerah, perwakilan Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Sentra Margo Laras Pati, camat se-Kabupaten Jepara, serta orang tua murid. Dengan langkah ini, Pemkab Jepara meneguhkan komitmennya menghadirkan pendidikan inklusif dan berkualitas, sekaligus menjadikan Sekolah Rakyat sebagai jembatan menuju masa depan.(Wely-jateng) Sumber: Diskominfo jepara

Bidik-kasusnews.com Jakarta – Penyelidikan kasus dugaan korupsi di BPR Bank Jepara Artha memasuki babak baru. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini menyoroti data baki debet, yakni sisa pinjaman pokok debitur yang belum dilunasi. Langkah ini diambil setelah pemeriksaan terhadap Rina Kristinawatty, Ketua Tim Likuidasi BPR Bank Jepara Artha, pada Senin (29/9/2025) di jakarta. “Saksi diminta menjelaskan detail mengenai data baki debet terkait para tersangka,” terang Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada Bidik-kasusnews via WhatsApp 30/9/2025. Kasus bermula dari temuan penyidik pada 24 September 2024, yang mengindikasikan adanya penyimpangan dalam penyaluran kredit usaha periode 2022–2024. Dua hari berselang, KPK mengeluarkan surat pencegahan bepergian ke luar negeri terhadap lima pihak berinisial JH, IN, AN, AS, dan MIA. Setelah setahun penyidikan, pada 18 September 2025, KPK resmi menahan lima orang tersebut. Mereka adalah: Jhendik Handoko, Direktur Utama BPR Bank Jepara Artha Iwan Nursusetyo, Direktur Bisnis dan Operasional Ahmad Nasir, Kepala Divisi Bisnis, Literasi, dan Inklusi Keuangan Ariyanto Sulistiyono, Kepala Bagian Kredit Mohammad Ibrahim Al’Asyari, Direktur PT Bumi Manfaat Gemilang KPK menegaskan pengusutan belum berhenti. Pemeriksaan saksi-saksi tambahan akan terus dilakukan untuk menelusuri aliran dana dan menghitung potensi kerugian negara yang ditimbulkan. Kasus ini menjadi perhatian lantaran menyangkut lembaga keuangan daerah yang seharusnya menopang perekonomian masyarakat kecil.(Wely)

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Perum Bulog dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya upaya mewujudkan swasembada jagung. Kegiatan berlangsung di Rupatama Polres HSU pada Selasa (30/9/2025) pukul 09.00 Wita. Rakor tersebut dihadiri oleh Wakapolres HSU, Kepala Bulog Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kabag SDM Polres HSU, para Kapolsek jajaran, Ketua Program 1, 2, dan 3, Ketua Kelompok Tani (Poktan) Kabupaten HSU, serta anggota Bag SDM. Dalam sambutannya, Wakapolres HSU menegaskan bahwa kepolisian siap bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk Bulog dan kelompok tani, guna memperkuat ketahanan pangan daerah. “Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung sektor pertanian agar mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Bulog Kabupaten HST menyampaikan komitmen Bulog untuk menyerap hasil panen petani, khususnya jagung pakan. Bulog memastikan akan membeli jagung dengan harga Rp6.400 per kilogram untuk kadar air 14 persen, dan Rp5.500 per kilogram untuk kadar air 18 persen. Melalui rakor ini, para kelompok tani diyakinkan untuk lebih bersemangat menanam jagung karena hasil panen mereka telah dijamin terserap oleh Bulog. Harapannya, langkah tersebut tidak hanya meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga memperkuat swasembada jagung di wilayah Hulu Sungai Utara. Acara ditutup dengan sesi tanya jawab antara perwakilan kelompok tani dan pihak Bulog, yang membahas teknis pembelian serta pendampingan bagi petani dalam meningkatkan kualitas hasil panen. Dengan adanya sinergi antara Polres HSU, Bulog, dan para petani, diharapkan ketahanan pangan di daerah semakin kuat, sekaligus menjadi bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam mewujudkan kemandirian jagung nasional. ( Agus)

Jakarta | Bidik-kasusnews.com – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, menyampaikan apresiasi atas langkah Biro Pers Sekretariat Presiden yang mengembalikan kartu identitas liputan Istana milik jurnalis CNN Indonesia, Diana Valencia, pada Senin (29/9/2025). Munir menilai keputusan pengembalian kartu tersebut merupakan langkah positif yang mencerminkan adanya ruang komunikasi dan penyelesaian yang baik antara pemerintah dan media. “PWI Pusat mengapresiasi keputusan pengembalian kartu pers tersebut. Ini adalah bentuk komitmen pemerintah untuk menjaga hubungan yang sehat dengan insan pers serta memastikan tidak ada hambatan dalam kerja-kerja jurnalistik,” ujarnya dalam keterangan resmi. Meski demikian, Munir mengingatkan agar insiden pencabutan kartu sebelumnya menjadi pelajaran berharga sehingga tidak terulang kembali di masa mendatang. Ia menekankan bahwa kebebasan pers adalah amanat Pasal 28F UUD 1945 dan dijamin melalui Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. “Wartawan berhak mengajukan pertanyaan dalam forum resmi, dan itu merupakan bagian dari tugas jurnalistik untuk memenuhi hak publik atas informasi,” tegas Munir. Lebih lanjut, PWI Pusat berharap seluruh pihak, baik pemerintah maupun media, senantiasa menghormati prinsip kemerdekaan pers yang telah diatur konstitusi. Munir juga mengajak para jurnalis untuk terus menjalankan tugasnya secara profesional, berpegang pada kode etik jurnalistik, sehingga hubungan antara pemerintah dan media dapat terjalin konstruktif demi kepentingan publik. “Menjaga kemerdekaan pers berarti menjaga demokrasi. PWI Pusat akan terus mengawal agar kebebasan pers terlindungi, sekaligus mendorong terciptanya sinergi positif antara pemerintah dan insan pers,” pungkas Munir. ( Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Pemalang – Upaya memperkuat pembangunan Zona Integritas terus digencarkan Rutan Kelas IIB Jepara. Pada Sabtu, 27 September 2025, jajaran Rutan Jepara melaksanakan kunjungan studi tiru ke Rutan Kelas IIB Pemalang sebagai langkah nyata percepatan menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Rombongan yang dipimpin Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, disambut hangat oleh Karutan Pemalang, Nur Febrianto, beserta jajaran. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak berbagi pengalaman dan berdiskusi mengenai inovasi, strategi pelayanan, serta langkah-langkah konsisten dalam membangun budaya kerja yang berintegritas. Selain sesi diskusi, rombongan juga diajak meninjau fasilitas utama Rutan Pemalang, mulai dari layanan publik hingga sarana pembinaan warga binaan. Setiap area memberikan gambaran nyata tentang bagaimana penerapan standar pelayanan yang profesional dapat diwujudkan dalam keseharian. Menurut Renza, kunjungan ini bukan sekadar melihat praktik baik, melainkan juga sebagai penguat tekad seluruh jajaran Rutan Jepara untuk terus berbenah. “Kita belajar banyak dari Pemalang, bukan hanya soal inovasi, tetapi juga tentang komitmen dan konsistensi. Semoga semangat ini bisa kita tularkan di Rutan Jepara demi pelayanan yang bersih dan akuntabel,” ujarnya. Kegiatan studi tiru ini menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas tidak bisa berjalan sendiri, melainkan perlu sinergi, keterbukaan, dan semangat berbagi pengalaman antar-unit pemasyarakatan.(Wely-jateng)

HSU | Bidik-kasusnews.com – Untuk menumbuhkan semangat disiplin dan cinta tanah air sejak dini, Bhabinkamtibmas Polsek Amuntai Tengah, Bripka Roy Hermawan, bertindak sebagai pembina upacara bendera di SMPN 2 Hulu Sungai Utara (HSU), Senin (29/9/2025) pagi. Upacara bendera yang digelar di halaman sekolah, Kelurahan Sungai Malang, Kecamatan Amuntai Tengah, berlangsung khidmat mulai pukul 07.30 WITA. Kegiatan ini diikuti seluruh dewan guru, staf sekolah, serta ratusan siswa-siswi SMPN 2 HSU dengan susunan upacara yang berjalan tertib, mulai dari pengibaran bendera merah putih, pembacaan teks Pancasila, hingga penyampaian amanat pembina upacara. Turut hadir mendampingi kegiatan, Bhabinkamtibmas Polsek Amuntai Tengah Brigpol Bayu Fitrianto, Banit Samapta Polsek Amuntai Tengah M. Zainal Hilmi, Kepala SMPN 2 HSU Yusriansyah, S.Pd., M.Pd., jajaran dewan guru, serta seluruh peserta didik. Dalam amanatnya, Bripka Roy Hermawan menekankan pentingnya disiplin, tanggung jawab, serta menjauhi perilaku negatif yang kerap menjebak generasi muda, seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, hingga tawuran. “Generasi muda adalah harapan bangsa. Untuk itu, adik-adik harus rajin belajar, menjaga pergaulan, serta menanamkan sikap disiplin sejak dini. Dengan disiplin dan semangat, kalian bisa menjadi generasi unggul yang membanggakan orang tua dan bangsa,” pesannya. Sementara itu, Kepala SMPN 2 HSU, Yusriansyah, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi kehadiran Bhabinkamtibmas yang bersedia menjadi pembina upacara sekaligus memberikan pembinaan moral. Menurutnya, kehadiran Polri di sekolah menjadi motivasi tambahan bagi siswa untuk meningkatkan disiplin dan prestasi belajar. Kapolres HSU, AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui PS. Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Police Goes to School yang rutin dilakukan Polres HSU. “Polri hadir di tengah pelajar untuk membangun kedekatan sekaligus memberikan edukasi penting, mulai dari disiplin, tertib berlalu lintas, menjauhi narkoba, hingga menjaga kamtibmas sejak dini. Harapan kami, generasi muda HSU tumbuh menjadi pribadi cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” ujarnya. Kegiatan upacara bendera ini berlangsung lancar, tertib, dan penuh khidmat hingga selesai. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara sekolah, masyarakat, dan Polri dalam mencetak generasi penerus bangsa yang disiplin, berintegritas, serta cinta tanah air. ( Agus)

Amuntai | Bidik-kasusnews.com – Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melalui Bagian Perencanaan (Bagren) menggelar Supervisi Bidang Perencanaan Tahun Anggaran (TA) 2025 yang dilaksanakan di Rumah Makan Talipuk, Kecamatan Banjang, Senin (29/9/2025) sekitar pukul 10.00 WITA. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kabagren Polres HSU Kompol Agus Tamjid, S.Sos., MM, didampingi Kasubbag Renprogar AKP Noor Rijani beserta anggota Bagren. Supervisi menghadirkan seluruh Kasium Polsek jajaran Polres HSU, mulai dari Polsek Banjang, Amuntai Utara, Amuntai Selatan, Babirik, Danau Panggang, Amuntai Kota, hingga Sei Pandan. Acara diawali dengan pembukaan doa, dilanjutkan sambutan Kabagren, kemudian pemeriksaan administrasi oleh tim supervisi, dan diakhiri dengan doa penutup. Menurut Kompol Agus Tamjid, supervisi bidang perencanaan memiliki peran penting dalam memastikan bahwa program kerja dan pengelolaan anggaran Polres HSU berjalan sesuai arahan pimpinan serta tepat sasaran. “Supervisi ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas kerja, memperkuat keterampilan personel, sekaligus meminimalisir kesalahan dalam pelaksanaan program maupun penggunaan anggaran,” jelasnya. Adapun tujuan utama supervisi ini mencakup beberapa aspek, di antaranya: Efektivitas kerja – memastikan setiap unit melaksanakan tugas sesuai kebijakan. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan personel dalam perencanaan serta penganggaran. Hubungan kerja harmonis antara atasan dan bawahan, sehingga suasana kerja lebih kondusif. Pencegahan kesalahan agar penggunaan sumber daya lebih efisien. Konsultasi dan asistensi bagi jajaran terkait masalah program dan anggaran. Monitoring dan pengawasan pelaksanaan kebijakan pimpinan. Evaluasi serta perbaikan jika ditemukan penyimpangan. Kasubbag Renprogar AKP Noor Rijani menambahkan, supervisi juga menjadi wadah bagi personel Polres HSU untuk berdiskusi terkait kendala yang dihadapi, sehingga dapat dicarikan solusi bersama. Langkah ini sekaligus mendukung upaya Polres HSU meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam pengelolaan anggaran. Kegiatan supervisi berjalan aman, tertib, dan kondusif, dengan antusiasme peserta yang aktif mengikuti setiap sesi. Supervisi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas perencanaan, memperkuat pengawasan internal, serta mendorong tercapainya tujuan organisasi secara efektif dan efisien. Polres HSU menegaskan akan terus mengedepankan prinsip ikhlas, komitmen, konsisten, dan bermartabat dalam setiap pelaksanaan tugas, termasuk dalam bidang perencanaan dan penganggaran. ( Agus)

Amuntai | Bidik-kasusnews.com – Untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar Patroli Bailang pada Senin (29/9/2025) pukul 10.00 WITA. Patroli ini difokuskan untuk mencegah aksi premanisme, tawuran, balap liar, hingga tindak kejahatan jalanan (street crime) di wilayah hukum Polres HSU. Patroli dilakukan dengan dua metode, yakni patroli mobile menggunakan kendaraan dinas operasional D.MAX 120-34 XIII, dan patroli dialogis yang menyentuh langsung masyarakat melalui komunikasi serta penyampaian pesan-pesan Kamtibmas. Beberapa titik rawan yang menjadi sasaran antara lain SPBU Muara Tapus, Pasar Induk Amuntai, Jalan H. Ali, dan Hotel Minosa, karena lokasi tersebut sering menjadi pusat aktivitas masyarakat. Pelaksanaan patroli dipimpin oleh personel Sat Samapta, yakni Bripda Yudhistira A., Bripda Muhammad Rizky, dan Bripda Maulidan Dwi Setiawan. Selain melakukan pemantauan, kehadiran polisi di lapangan juga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang tengah beraktivitas. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui PS. Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menekan potensi kriminalitas. “Polres HSU terus berupaya menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat. Patroli Bailang ini dilaksanakan secara rutin untuk mencegah tindak kriminalitas dan menunjukkan efek kehadiran polisi di ruang publik,” ujarnya. IPTU Asep menambahkan bahwa patroli tidak hanya bersifat pengawasan, tetapi juga dialogis. Petugas aktif berkomunikasi dengan masyarakat, mengajak mereka ikut menjaga keamanan lingkungan, sekaligus menumbuhkan sinergi antara polisi dan warga. “Kolaborasi polisi dan masyarakat adalah kunci terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif,” jelasnya. Dari hasil patroli, situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres HSU terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya tindak premanisme, balap liar, maupun kejahatan jalanan. Hal ini membuktikan bahwa kehadiran polisi secara aktif mampu memberikan efek pencegahan yang signifikan. Polres HSU juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan jika menemukan indikasi tindak kriminal atau potensi gangguan Kamtibmas. Dengan begitu, pihak kepolisian dapat segera mengambil langkah cepat dan tepat demi terciptanya suasana aman serta damai di Kabupaten Hulu Sungai Utara. ( Agus)