Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com  – Kepedulian dan respons cepat kembali ditunjukkan aparat TNI di tengah masyarakat. Seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil yang tergabung dalam kegiatan RADIN INTEN, Serma Slamet, dengan sigap memberikan pertolongan kepada korban kecelakaan lalu lintas beruntun yang terjadi di Jalan Sukarno Hatta, tepatnya di depan Dealer Mitsubishi Kali Balau Kencana, Kelurahan Kalibalau Kencana, Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung, Rabu (7/1/2026). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB saat Serma Slamet tengah melaksanakan patroli wilayah. Ia mendapati kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan, yakni Minibus Suzuki Ertiga bernomor polisi BE 1107 ALO, Sepeda Motor Honda Vario BE 3422 TU, serta sebuah mobil truk dengan nomor polisi BE 8467 AW. Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, kecelakaan bermula ketika Minibus Ertiga yang dikemudikan Nurrohim (35), warga Jalan Yos Sudarso Way Lunjuk Panjang, melakukan pengereman mendadak untuk menghindari seekor kucing yang melintas. Pengendara motor di belakangnya, Teguh Pramono (28), warga Susunan Baru Kemiling, tidak sempat menghindar hingga menabrak bagian belakang minibus dan terjatuh ke badan jalan. Nahas, sebuah truk yang melaju di belakang kembali menabrak Minibus Ertiga karena jarak yang terlalu dekat. Melihat kondisi tersebut, Serma Slamet segera memberikan pertolongan pertama kepada pengendara sepeda motor yang mengalami luka berat berupa patah kaki dan telapak kaki terbelah. Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Imanuel untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Selain menolong korban, Babinsa juga berinisiatif mengatur arus lalu lintas guna mencegah kemacetan dan potensi kecelakaan lanjutan. Koordinasi cepat dilakukan dengan petugas Polantas serta Polsek Tanjung Karang Timur (TKT) untuk penanganan lanjutan di lokasi kejadian. Akibat kecelakaan tersebut, Minibus Ertiga mengalami kerusakan cukup parah pada bagian kaca belakang dan bemper belakang kanan, sementara mobil truk mengalami penyok ringan di sisi kanan. Adapun sepeda motor tidak mengalami kerusakan berarti. Kejadian ini telah ditangani secara resmi oleh pihak berwenang untuk proses klarifikasi dan penyelesaian administrasi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Aksi cepat dan tanggap Serma Slamet mendapat apresiasi warga sekitar sebagai wujud nyata kehadiran TNI yang selalu siap membantu masyarakat dalam berbagai situasi darurat. (Agus)

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM  – Guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran Polsek Banjang melaksanakan Patroli Dialogis sekaligus respons cepat layanan 110 terkait laporan korsleting listrik di perbatasan Desa Kalintamui dan Desa Banjang, Rabu malam (7/1/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka mendukung Transformasi menuju Polri yang Presisi, dengan mengedepankan kehadiran polisi di tengah masyarakat melalui pendekatan dialogis. Patroli yang dimulai sekitar pukul 19.30 WITA ini dilaksanakan oleh personel Polsek Banjang, yakni Aipds Herry S, Aipda Sukadi, dan Brigadir Fahmi Rahman, menggunakan kendaraan dinas roda dua patroli. Selain menindaklanjuti laporan adanya dugaan korsleting listrik yang berpotensi menimbulkan bahaya, petugas juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada warga Desa Kalintamui, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Warga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap risiko kebakaran dan potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar. Kapolsek Banjang melalui keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri. “Melalui patroli dialogis dan quick response 110, Polri hadir secara nyata di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman serta mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini,” ujarnya. Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan situasi wilayah hukum Polsek Banjang tetap aman dan terkendali. Selain itu, terbangun komunikasi yang baik antara polisi dan masyarakat sebagai bagian dari upaya trust building. Selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan gangguan kamtibmas yang menonjol. Patroli berjalan lancar dan mendapat respons positif dari warga setempat. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Polres Jepara | Di tengah proses hukum yang sedang dijalani, seorang tahanan Polres Jepara tetap dapat melangsungkan salah satu momen terpenting dalam hidupnya. Rabu pagi (7/1/2026), Masjid Jami’ Kholilurrohman Mapolres Jepara menjadi saksi pernikahan pasangan muda asal Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara. Akad nikah berlangsung sederhana, tertib, dan penuh makna. Meski digelar di lingkungan kantor kepolisian, suasana khidmat terasa kuat saat ijab kabul diucapkan dengan lancar, disambut haru oleh keluarga yang hadir. Mempelai pria berinisial FA (22) diketahui tengah menjalani penahanan atas perkara pidana pengeroyokan. Sementara sang mempelai wanita, PA (22), setia mendampingi dan melanjutkan rencana pernikahan yang sebelumnya telah disepakati kedua keluarga. Polres Jepara memfasilitasi pelaksanaan pernikahan tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap hak dasar warga negara. Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasatreskrim AKP M. Faizal Wildan Umar Rela menegaskan bahwa proses hukum tidak menghapus hak seseorang untuk menikah. “Selama seluruh persyaratan administrasi terpenuhi dan mendapat persetujuan keluarga, kami memberikan ruang untuk pelaksanaan akad nikah secara tertib dan aman,” jelasnya. Pelaksanaan akad nikah turut dihadiri penghulu dari Kantor Urusan Agama (KUA), saksi nikah, serta keluarga inti dari kedua mempelai. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai prosedur keamanan dan ketentuan yang berlaku. Kasi Humas Polres Jepara AKP Dwi Prayitna menyampaikan harapan agar pernikahan tersebut menjadi titik balik bagi kehidupan rumah tangga pasangan muda tersebut. “Kami berharap pernikahan ini menjadi awal yang baik, meskipun mempelai pria masih harus menyelesaikan proses hukum yang berjalan,” ujarnya. Setelah seluruh rangkaian akad nikah selesai, mempelai pria kembali ke ruang tahanan untuk melanjutkan masa penahanan. Jika ingin versi lebih humanis, lebih singkat untuk media online, atau disesuaikan dengan gaya rilis Humas Polri, saya siap bantu. (Wely-jateng) Sumber:Humas polres jepara

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menerima penghargaan prestisius dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Penghargaan level nasional ini diberikan atas dedikasi dan kontribusinya dalam mendukung pencapaian swasembada pangan nasional tahun 2025. Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Panen Raya Nasional yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Rabu (7/1/2026). Presiden ke delapan tersebut menegaskan, panen raya nasional yang dirangkaikan dengan pemberian satyalencana merupakan penanda keberhasilan Indonesia dalam mewujudkan kembali swasembada pangan. Capaian tersebut, menurut Presiden, merupakan hasil kerja keras seluruh elemen bangsa, khususnya para petani di berbagai daerah. “Bangsa Indonesia harus menjadi bangsa yang sungguh-sungguh waspada, berani mengoreksi diri, dan berani menghadapi keadaan,” ujarnya. Kepala negara juga menekankan bahwa Indonesia memiliki potensi kekayaan alam yang sangat besar. Oleh karena itu, keberhasilan di sektor pangan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Swasembada pangan dinilai menjadi fondasi penting agar Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara mandiri tanpa ketergantungan pada impor. Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa capaian swasembada pangan tidak terlepas dari kebijakan strategis Presiden Prabowo yang berpihak kepada petani. Pemerintah telah menerbitkan 12 Instruksi Presiden dan 25 Peraturan Menteri Pertanian sebagai hasil deregulasi dari lebih 500 aturan sebelumnya. “Hasilnya, harga pupuk berhasil ditekan hingga turun 20 persen. Ini sesuatu yang belum pernah terjadi sejak Indonesia merdeka,” terang Menteri Amran. Di sisi lain, harga gabah naik sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani, tambahnya. Menurutnya, dampak kebijakan tersebut tidak hanya dirasakan di dalam negeri, tetapi juga berpengaruh secara global. Harga pangan dunia tercatat turun dari sekitar 650 dolar AS menjadi 340 dolar AS per ton, atau mengalami penurunan sekitar 44 persen. Ia menambahkan, Indonesia yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu importir pangan terbesar kini tidak lagi melakukan impor. Kondisi tersebut membuat pasokan pangan dunia menjadi lebih melimpah, khususnya di negara-negara produsen seperti Vietnam, Thailand, India, dan Pakistan. “Secara tidak langsung, petani dan masyarakat Indonesia telah berkontribusi besar terhadap ketahanan pangan global,” pungkasnya. (Dicky)

Bidik-kasusnews.com JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Kabupaten Bekasi, Beni Saputra, sebagai saksi dalam kasus dugaan suap ijon proyek. Pemeriksaan dilakukan pada Senin (5/12/2025) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mendalami perkara dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. “Pemeriksaan bertempat di Gedung Merah Putih KPK atas nama BS selaku mantan Sekdis CKTR Bekasi,” ujar Budi dikutip dari kompas.com 5/1/2026. Beni Saputra diketahui memenuhi panggilan penyidik dan tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 09.32 WIB. Selain Beni, KPK juga memanggil dua saksi lainnya dari pihak swasta berinisial ZNH dan SC. Berdasarkan catatan KPK, ZNH hadir pada pukul 09.29 WIB, sementara SC tiba pada pukul 09.35 WIB. pemeriksaan para saksi ini merupakan tindak lanjut dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Kabupaten Bekasi pada 18 Desember 2025. Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan total 10 orang yang diduga terlibat dalam praktik suap proyek. Pada 19 Desember 2025, KPK mengungkapkan bahwa delapan orang dari sepuluh yang diamankan telah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif. Dua di antaranya diketahui merupakan Ade Kuswara dan ayahnya, HM Kunang. Dalam kasus ini, KPK juga menyita uang tunai senilai ratusan juta rupiah yang diduga berkaitan dengan praktik suap proyek di Kabupaten Bekasi. Hingga kini, penyidik masih terus mendalami aliran dana serta peran masing-masing pihak yang terlibat. (Weli)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara kembali melaksanakan tugas pengawalan dan pendampingan terhadap warga binaan pemasyarakatan yang memperoleh hak pembebasan bersyarat, Rabu (7/1/2026). Pendampingan dilakukan sejak keberangkatan hingga penyerahan resmi warga binaan ke Pos Balai Pemasyarakatan (Bapas). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab Rutan Jepara dalam memastikan setiap proses pembebasan bersyarat berjalan sesuai mekanisme hukum dan prosedur pemasyarakatan. Petugas memastikan seluruh tahapan administrasi dan keamanan terlaksana dengan baik, sehingga tidak terjadi kendala selama proses integrasi warga binaan ke luar rutan. Sesampainya di Bapas, warga binaan mengikuti proses penelitian kemasyarakatan (litmas) yang dilaksanakan oleh Pembimbing Kemasyarakatan. Litmas menjadi tahapan penting untuk menggali kesiapan warga binaan dalam menjalani kehidupan di tengah masyarakat, termasuk rekam jejak pembinaan selama di rutan, kondisi sosial keluarga, serta rencana aktivitas setelah memperoleh pembebasan bersyarat. Pihak Rutan Kelas IIB Jepara menjelaskan bahwa tidak semua warga binaan dapat langsung memperoleh pembebasan bersyarat. Hanya mereka yang telah memenuhi persyaratan substantif dan administratif, serta menunjukkan perubahan perilaku yang positif, yang dapat diusulkan mengikuti program integrasi tersebut. Melalui pendampingan ini, Rutan Kelas IIB Jepara menegaskan komitmennya dalam mendukung sistem pemasyarakatan yang humanis dan berkeadilan. Diharapkan, warga binaan yang mendapatkan pembebasan bersyarat mampu menjalani proses reintegrasi sosial secara bertahap dan kembali berperan positif di lingkungan masyarakat. (Wely-jateng) Sumber:humas Rutan jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 7 Januari 2026 – Rutan Kelas IIB Jepara mengikuti kegiatan tentang langkah-langkah strategis pada masa transisi perubahan hukum pidana seiring berlakunya KUHP Tahun 2023 dan KUHAP Tahun 2025, khususnya pada bidang pelayanan tahanan, dalam rangka Implementasi KUHAP Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui media virtual Zoom Meeting dan diikuti oleh Karutan, Pejabat Strukturan, dan staf subsie pelayanan tahanan Rutan Kelas IIB Jepara. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman serta menyamakan persepsi terkait kebijakan dan penyesuaian pelaksanaan tugas pelayanan tahanan di tengah perubahan sistem hukum pidana nasional. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran pemasyarakatan, termasuk Rutan Kelas IIB Jepara, dapat mempersiapkan. langkah-langkah strategis yang diperlukan guna mendukung implementasi KUHAP 2026 secara optimal, tertib, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Melalui pemahaman dan penerapan KUHP 2023 serta KUHAP 2025, saya berharap seluruh petugas pemasyarakatan mampu memberikan pelayanan PRIMA yang selaras dengan semangat pembaruan hukum pidana nasional.” Ungkap Drs. Mashudi selaku Direktur Jenderal Pemasyarakatan. (Wely-jateng) Sumber:Humas Rutan Jepara

Amuntai | Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan kegiatan keagamaan berskala besar, Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar Apel Gelar Pasukan Pengamanan Momen 21 Rajab 1447 Hijriah atau Haul Abah Guru Danau ke-2 Tahun 2026, Rabu (7/1/2026). Apel berlangsung di Halaman Pemerintah Daerah Kabupaten HSU, Kelurahan Murung Sari, Kecamatan Amuntai Tengah. Apel kesiapan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., serta dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten HSU, jajaran TNI, Brimob Polda Kalimantan Selatan, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, hingga personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari sejumlah Polres di wilayah Kalimantan Selatan. Sebanyak kurang lebih 350 personel gabungan diterjunkan dalam apel tersebut. Mereka terdiri dari berbagai satuan tugas, di antaranya pleton gabungan Reskrim dan Intelijen, Satlantas, Satpolairud, Satsamapta, Satpol PP, Dishub, pleton BKO dari Polres Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Balangan, Tabalong, Tapin, serta personel Brimob Polda Kalsel Batalyon C Pelopor lengkap dengan tim siaga SAR. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto dalam amanatnya menegaskan bahwa pengamanan kegiatan Haul Abah Guru Danau merupakan tugas penting yang membutuhkan kesiapan maksimal dan sinergi lintas instansi. Menurutnya, haul bukan hanya agenda rutin keagamaan, tetapi juga kegiatan masyarakat yang melibatkan ribuan jamaah dari berbagai daerah. “Pengamanan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan tetap mengutamakan keselamatan jamaah,” tegas Kapolres. Kapolres juga menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam bertugas. Seluruh personel diminta mengedepankan sikap santun, membantu masyarakat, serta memberikan pelayanan terbaik selama rangkaian kegiatan haul berlangsung. Pernyataan resmi Kapolres disampaikan melalui IPTU Asep Hudzainur yang menjelaskan bahwa Apel Gelar Pasukan digelar untuk memastikan kesiapan operasional pengamanan momen 21 Rajab. “Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman dalam mengikuti rangkaian haul. Seluruh aspek pengamanan telah dipersiapkan, mulai dari pengaturan lalu lintas, pengamanan lokasi, hingga patroli di wilayah perairan,” ujarnya. Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan Tactical Floor Game (TFG) yang dipimpin Kapolres HSU bersama unsur Forkopimda dan instansi terkait. Dalam kegiatan tersebut dibahas secara detail skema pengamanan, rekayasa lalu lintas, pola pengamanan terbuka dan tertutup, serta mekanisme koordinasi antarinstansi guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas. Melalui kegiatan ini, Polres Hulu Sungai Utara mengimbau masyarakat untuk turut berperan menjaga ketertiban dengan mematuhi arahan petugas dan mengikuti pengaturan lalu lintas yang telah ditetapkan. Polres HSU berkomitmen memberikan pengamanan maksimal demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama pelaksanaan Haul Abah Guru Danau 21 Rajab 1447 Hijriah. (Agus)

Aceh Tamiang, Bidik-kasusnews.com — TNI Angkatan Darat (TNI AD) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dengan mempercepat pemulihan sekolah yang terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan pembersihan Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTSS) Darul Ulum yang berlokasi di Jalan Cut Nyak Dien, Desa Sriwijaya, Kecamatan Kuala Simpang, Selasa (6/1/2026). Sekolah tersebut mengalami dampak cukup serius akibat terjangan banjir bandang, dengan lumpur tebal dan sampah menutupi ruang-ruang kelas, halaman sekolah, hingga saluran drainase. Kondisi tersebut menyebabkan aktivitas belajar mengajar terhenti dan memerlukan penanganan segera. Personel TNI AD dari Batalyon Infanteri 115/Macan Leuser turun langsung ke lokasi dengan mengedepankan semangat gotong royong. Menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, dan gerobak dorong, para prajurit membersihkan lumpur sisa banjir secara menyeluruh, baik di dalam kelas maupun di lingkungan sekolah. Selain membersihkan ruang belajar, prajurit juga membuka saluran air yang tersumbat agar lingkungan sekolah kembali bersih, aman, dan layak digunakan. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan sehingga para siswa dapat segera kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan TNI AD dalam mendukung pemulihan pascabencana, khususnya pada sektor pendidikan yang memiliki peran penting bagi masa depan generasi muda. Pihak sekolah dan masyarakat setempat menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif TNI AD yang dinilai sangat membantu di tengah keterbatasan tenaga dan peralatan pascabencana. Kehadiran prajurit di lapangan memberikan harapan sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas pendidikan. Melalui aksi nyata ini, TNI AD kembali menegaskan perannya sebagai bagian dari solusi atas kesulitan rakyat, dengan terus hadir dan berkontribusi membantu masyarakat dalam situasi darurat maupun pemulihan pascabencana alam. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama kembali terwujud dalam perayaan syukuran Natal dan Tahun Baru yang diselenggarakan di Yayasan Penghibur LKSA Tresno Ing Siwi, Karang Anyar Utara RT 11 RW 02, Desa Kelet, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Selasa (6/1/2026). Dalam kegiatan tersebut, Squad Nusantara DPC Jepara turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial dan keagamaan yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan. Kehadiran organisasi ini diwakili oleh Ketua Srikandi Squad Nusantara, Ibu Riana Sofa, serta Wakil Kepala Bidang Sosial, Ibu Dian Dwi R. Acara yang digelar di aula Yayasan Penghibur tersebut dimulai pada pukul 17.00 WIB dan berlangsung dengan suasana penuh kekhidmatan serta kehangatan. Selain Squad Nusantara, kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai unsur, di antaranya Koramil Keling, Koramil Donorojo, Bakesbangpol, Diskominfo, serta perangkat desa setempat. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pelaksanaan misa yang dipimpin oleh Pendeta Romo Antonius dari Gereja Stella Maris Jepara. Dalam misa tersebut, disampaikan pesan-pesan tentang kasih, perdamaian, dan pentingnya hidup rukun dalam keberagaman. Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Squad Nusantara DPC Jepara menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya mempererat persatuan, menjaga toleransi, serta membangun keharmonisan sosial di tengah masyarakat Kabupaten Jepara. (Wely-jateng) Sumber: Wawan Ranting keling