JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Ranting Pecangaan menggelar kegiatan rutinan bulanan pada Sabtu malam Minggu, 14 Februari 2026. Acara yang menjadi momentum closing sebelum memasuki bulan Ramadan ini dilaksanakan di basecamp Ketua Amir Yahya, yang beralamat di Desa Krasak RT 02 RW 05, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara. Kegiatan dimulai pukul 20.00 WIB hingga selesai dan berlangsung dalam suasana penuh keakraban serta kekeluargaan. Para anggota dan simpatisan ranting hadir untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus melakukan konsolidasi organisasi menjelang bulan suci Ramadan. Ketua Ranting Pecangaan, Amir Yahya, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya menjaga soliditas dan kebersamaan antaranggota. Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan momentum Ramadan sebagai sarana meningkatkan kualitas ibadah serta memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. “Rutinan ini bukan hanya ajang kumpul biasa, tetapi juga wadah untuk memperkuat komitmen kebersamaan dan menyatukan langkah dalam setiap kegiatan ke depan,” ujarnya. Selain agenda silaturahmi dan evaluasi program, kegiatan juga diisi dengan doa bersama agar seluruh anggota diberikan kesehatan, kelancaran rezeki, serta keberkahan dalam menjalankan ibadah Ramadan. Dengan terselenggaranya acara closing ini, diharapkan seluruh anggota Ranting Pecangaan semakin solid dan siap menyambut Ramadan dengan semangat kebersamaan dan kekompakan. (Wely)
Amuntai, Bidik-kasusnews.com — Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat saat berlibur, jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan patroli pengamanan di kawasan objek wisata Situs Candi Agung Amuntai, Minggu (15/02/2026) sekitar pukul 10.30 WITA. Kegiatan patroli dipimpin langsung oleh Kasikum Polres HSU, AKP Didik S., bersama sejumlah personel kepolisian. Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemantauan situasi keamanan sekaligus memberikan imbauan kamtibmas kepada para pengunjung dan pengelola kawasan wisata. Patroli dilakukan sebagai langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama pada akhir pekan ketika jumlah pengunjung meningkat. Kehadiran aparat kepolisian di lokasi wisata juga bertujuan memberikan rasa aman serta memastikan aktivitas masyarakat berlangsung tertib. AKP Didik menyampaikan bahwa patroli rutin menjadi bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya di titik-titik yang menjadi pusat keramaian publik. Menurutnya, pengamanan objek wisata penting dilakukan agar masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa kekhawatiran terhadap gangguan keamanan. Selain pemantauan situasi, personel juga mengingatkan pengunjung untuk tetap menjaga ketertiban, memperhatikan keselamatan pribadi, serta mematuhi aturan yang berlaku di area wisata. Dari hasil patroli, situasi di kawasan Situs Candi Agung Amuntai terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol. Polres HSU berharap sinergi antara petugas dan masyarakat dapat terus terjaga guna menciptakan lingkungan wisata yang nyaman dan aman bagi semua pengunjung. (Agus)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara-15-Febuari-2026-Penanganan kasus dugaan penganiayaan secara bersama-sama yang terjadi di Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, terus berlanjut. Aparat kepolisian telah memeriksa para pengadu dan saksi guna mendalami peristiwa yang dilaporkan terjadi pada Minggu malam, 1 Februari 2026. Korban utama, Nurwandim, sebelumnya melaporkan dugaan pengeroyokan tersebut melalui kuasa hukumnya, Sofyan Hadi, S.H.I., C.LSC., C.ME., C.PML. Laporan itu tercatat dengan nomor Surat Tanda Penerimaan Laporan Polisi (STPLP) Nomor 92/II/2026. Peristiwa diduga terjadi sekitar pukul 23.30 WIB di pertigaan Jalan Kali Gede, Desa Kecapi. Dalam kejadian tersebut, pelaku diperkirakan berjumlah sekitar sepuluh orang. Selain Nurwandim, dua korban lain juga telah resmi melapor, sementara beberapa korban lainnya masih belum bersedia memberikan keterangan. Saat dikonfirmasi via WhatsApp pada Minggu (15/2/2026), kuasa hukum korban menyampaikan bahwa seluruh pengadu dan saksi telah diperiksa oleh penyidik. “Semua korban atau pengadu dan saksi sudah diperiksa. Terakhir saksi diperiksa pada Kamis, 12 Februari 2026. Saat ini perkara masih dalam tahap penyelidikan (lidik),” ujarnya. Karena masih dalam tahap lidik, lanjutnya, status para pihak saat ini masih sebagai pengadu dan teradu. Pihak kuasa hukum berharap aparat penegak hukum dapat bekerja secara profesional, objektif, dan transparan dalam mengungkap fakta kejadian tersebut. Hingga berita ini diturunkan, proses penyelidikan masih terus berjalan dan kepolisian masih mengumpulkan keterangan serta alat bukti untuk memperjelas rangkaian peristiwa yang terjadi. (Wely)
Jakarta Timur, Bidik-kasusnews.com– Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim, secara resmi meluncurkan Gerakan Bersih Musala se-Jakarta Timur di Musala Lantabur, Jalan Menteng Niaga RW 01, Kelurahan Ujung Menteng, Kecamatan Cakung, Jumat (13/2/2026). Peluncuran gerakan ini turut dihadiri Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin serta Ketua Forum Betawi Rempug, KH. Lutfi Hakim. Gerakan bersih-bersih musala yang diinisiasi KAHMI Kota Jakarta Timur bertujuan menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan musala, sehingga memberikan kenyamanan bagi jamaah dalam beribadah, khususnya menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Dalam sambutannya, Ali Maulana Hakim mengapresiasi inisiatif masyarakat yang menggagas kegiatan tersebut. Menurutnya, gerakan ini merupakan langkah positif karena lahir dari kepedulian masyarakat, bukan semata-mata program pemerintah. “Baru saja tadi kami buka dan canangkan satu gerakan mulia, yakni gerakan bersih-bersih musala, terutama untuk se-Jakarta Timur. Ini kegiatan yang sangat diapresiasi oleh Pak Gubernur, karena kegiatan baik ini diinisiasi bukan oleh pemerintah, melainkan oleh masyarakat,” ujarnya. Ia menambahkan, keterlibatan alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menunjukkan peran strategis generasi muda dalam membangun lingkungan yang lebih baik. Gerakan ini diharapkan dapat melibatkan seluruh pemangku kepentingan agar berkelanjutan, tidak hanya membersihkan musala, tetapi juga masjid dan tempat ibadah lainnya. Lebih lanjut, Ali menekankan bahwa kebersihan tempat ibadah harus diiringi penguatan kegiatan keagamaan. Setelah musala bersih dan nyaman, masyarakat—khususnya generasi muda—diharapkan semakin gemar memakmurkannya dengan berbagai aktivitas ibadah. “Setelah bersih-bersih ini, harus menumbuhkan kesenangan ke musala. Lalu kita isi dengan ibadah-ibadah lain. Dengan ibadah yang hidup, dampaknya positif dan dapat menjauhkan anak-anak muda dari hal-hal negatif seperti tawuran,” ungkapnya. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, lanjut Ali, siap mendukung dan mengajak seluruh pemangku kepentingan agar gerakan ini berkembang menjadi gerakan bersama dalam menjaga kebersihan serta memakmurkan masjid dan musala di Jakarta Timur. “Diharapkan tercipta lingkungan ibadah yang bersih, nyaman, serta mampu memperkuat nilai kebersamaan dan spiritualitas masyarakat Jakarta Timur menjelang Ramadan,” pungkasnya. (Heri)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Semangat kemanunggalan aparat teritorial bersama masyarakat kembali terlihat melalui kegiatan gotong royong bertajuk Grebek Grenase yang digelar pada Sabtu (14/02/2026) pagi di Jalan Tunas Kelapa Dua, Kampung Cidadap RT 04 RW 02, Kelurahan Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB tersebut dipimpin oleh Babinsa Kelurahan Campang Jaya, Serka Agus Triawan dari Koramil 410-01/PJG, sebagai bagian dari upaya nyata menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengantisipasi potensi banjir di musim penghujan. Menurut Serka Agus Triawan, kegiatan gotong royong bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial antara aparat dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa kebersamaan menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi warga. Fokus utama kegiatan diarahkan pada normalisasi saluran air atau drainase yang selama ini rawan tersumbat. Warga bersama aparat membersihkan rumput liar, mengangkat tumpukan sampah dan daun kering, memangkas ranting pohon yang menutup aliran air, hingga membuka gorong-gorong yang mengalami penyumbatan. Langkah tersebut dinilai penting karena saluran air yang tidak berfungsi optimal kerap menjadi penyebab genangan hingga banjir di kawasan permukiman, terutama saat intensitas hujan meningkat. Kegiatan ini juga dihadiri unsur pemerintah wilayah, mulai dari Camat Sukabumi, Lurah Campang Jaya, para kepala lingkungan, ketua RT, personel Linmas, hingga masyarakat setempat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan sinergi kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan warga dalam menjaga lingkungan. Salah satu Ketua RT setempat mengaku kehadiran Babinsa mampu memotivasi warga untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong. Menurutnya, kebersamaan yang terbangun membuat masyarakat semakin peduli menjaga kebersihan saluran air secara berkelanjutan. Kegiatan berlangsung selama sekitar dua jam dan berakhir pada pukul 09.30 WIB dalam suasana tertib, aman, dan penuh keakraban. Dengan bersihnya drainase di kawasan tersebut, diharapkan risiko banjir dapat diminimalisir sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, peran aparat kewilayahan diharapkan terus menjadi penggerak semangat gotong royong sebagai warisan budaya bangsa yang tetap relevan dalam menghadapi tantangan lingkungan perkotaan. (Agus)
HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM– Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satgas Saber Pangan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) bahan pokok penting (bapokting) di Pasar Induk Amuntai, Jumat (13/02/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan harga dan kelangkaan bahan pokok menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat saat Ramadhan dan Idul Fitri. Sidak dipimpin oleh Kasatgas Pangan Kabupaten HSU AKP Teguh Kuatman bersama tim dari Bapanas dengan menyasar sejumlah toko dan pedagang yang menjual komoditas strategis seperti minyak goreng Minyakita, bawang merah, bawang putih, daging sapi, ayam, telur, dan cabai. Pemeriksaan dilakukan secara langsung dan menyeluruh. Petugas melakukan pengecekan terhadap ketersediaan stok, kualitas barang, serta kesesuaian harga jual dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Langkah ini bertujuan memastikan tidak adanya praktik penimbunan maupun kenaikan harga yang tidak wajar di tingkat pedagang. Dari hasil pemantauan di lapangan, kondisi pasar terpantau relatif aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya kelangkaan bahan pokok maupun lonjakan harga yang signifikan. Stok sejumlah komoditas utama juga masih dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam waktu dekat. Selain melakukan pengecekan, tim Satgas Saber Pangan juga memberikan imbauan secara humanis kepada para pedagang agar tidak menjual bahan pokok di atas HET. Edukasi tersebut disampaikan sebagai bentuk upaya preventif guna menjaga stabilitas harga serta melindungi daya beli masyarakat, khususnya menjelang bulan Ramadhan yang identik dengan peningkatan konsumsi. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa pengawasan akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan stabilitas pangan tetap terjaga. “Kami bersama instansi terkait akan terus melakukan monitoring dan pengawasan agar tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga. Tujuannya agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dan merayakan Idul Fitri dengan tenang,” ujarnya. Lebih lanjut disampaikan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, Bapanas, dan kepolisian merupakan wujud komitmen bersama dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Pengawasan tidak hanya dilakukan di pasar induk, tetapi juga akan menyasar distributor serta jalur distribusi untuk memastikan pasokan tetap lancar. Para pedagang menyambut baik kegiatan sidak tersebut dan menyatakan kesiapan untuk mematuhi ketentuan harga yang telah ditetapkan pemerintah. Mereka berharap distribusi bahan pokok tetap lancar sehingga harga dapat terus stabil hingga Idul Fitri mendatang. Melalui kegiatan ini, diharapkan situasi kamtibmas dan stabilitas pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara tetap aman dan kondusif, serta kebutuhan masyarakat selama bulan suci Ramadhan 1447 H dapat terpenuhi dengan baik. (Red)
Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., melakukan pengecekan dan kontrol langsung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rawa Badak Utara Polres Pelabuhan Tanjung Priok, pada Jumat (13/2). Kegiatan pengecekan dan pemantauan ini dilaksanakan di lokasi SPPG yang berada di wilayah Rawa Badak Utara Kec. Koja, Kota Jakarta Utara, guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) serta memenuhi aspek keamanan pangan (food safety). Dalam kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan zoom meeting Groundbreaking peresmian serentak SPPG Polri serta peresmian Gudang Ketahanan Pangan Polri yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto bersama Kapolri Jenderal Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Momentum ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dan peningkatan kualitas pemenuhan gizi masyarakat. Dalam kunjungannya, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., bersama Ketua dan Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Tanjung Priok, Wakapolres, Kabaglog, Kasiwas didampingi Kepala SPPG Rawa Badak Utara, melakukan pengecekan menyeluruh mulai dari proses pengolahan bahan makanan, tahapan memasak, penyajian, pengemasan hingga mekanisme distribusi. Selain itu, Kapolres juga berinteraksi langsung dengan para petugas untuk memastikan setiap tahapan kerja dilaksanakan sesuai standar kebersihan dan keamanan pangan. Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok menegaskan bahwa kualitas harus menjadi prioritas utama dalam operasional SPPG Rawa Badak Utara. “SPPG “Kapolres Priok Turun Langsung Cek SPPG, Pastikan Food Safety dan Standar Operasional” Ia juga menambahkan bahwa pengawasan langsung ini merupakan bentuk tanggung jawab institusi dalam memberikan pelayanan terbaik. “Kami ingin memastikan bahwa setiap proses berjalan profesional dan higienis. Pengolahan makanan tidak hanya soal rasa, tetapi juga tentang standar kesehatan, keamanan, serta manfaat gizinya bagi penerima,” ujarnya. Dengan kontrol langsung tersebut, SPPG Rawa Badak Utara, diharapkan operasional SPPG Polres Pelabuhan Tanjung Priok semakin optimal, profesional, serta mampu mendukung program ketahanan pangan Polri secara berkelanjutan. (Agus)
HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM — Dalam upaya mempererat hubungan dengan tokoh agama dan masyarakat, Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan kegiatan silaturahmi sekaligus pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan Taman Pendidikan Seni Al-Qur’an (TPSQ) Kecamatan Sungai Pandan, Sabtu (14/2/2026) sore. Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 17.00 Wita tersebut digelar di TPSQ Sungai Pandan, Jalan Kesatuan No. 058, Desa Sungai Sandung, Kecamatan Sungai Pandan. Agenda ini dirangkaikan dengan kegiatan rutin pembinaan Tilawah Al-Qur’an bersama para santri dan santriwati. Hadir dalam kegiatan tersebut pengurus TPSQ Sungai Pandan, H. Muhrani, S.Pd., para santri dan santriwati, serta orang tua dan wali santri. Dari pihak kepolisian, kegiatan diwakili oleh Banit Binpolmas Sat Binmas Polres HSU, Briptu Muhammad Ahlun Nazhar, S.Pd., M.M. Acara diawali dengan pembacaan doa pembuka yang dipimpin oleh H. Muhrani, dilanjutkan pembelajaran Tilawah Al-Qur’an. Pada kesempatan tersebut, personel Sat Binmas turut menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para peserta, menekankan pentingnya menjaga kerukunan, kedisiplinan, serta peran keluarga dan lingkungan dalam membentuk generasi muda yang berakhlak dan taat hukum. Kegiatan silaturahmi ini menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri kepada masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan keagamaan. Melalui komunikasi langsung dengan tokoh agama dan warga, diharapkan tercipta hubungan yang harmonis sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga situasi keamanan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Suasana kegiatan berlangsung khidmat, tertib, dan penuh keakraban hingga berakhir sekitar pukul 17.57 Wita dalam kondisi aman dan lancar. Sat Binmas Polres HSU berharap kegiatan pembinaan dan silaturahmi seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai langkah preventif dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang religius, aman, dan kondusif. (Agus)
Amuntai, Bidik-kasusnews.com — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan Apel Polantas Sahabat Ojek Online sebagai bagian dari pelaksanaan Operasi Keselamatan Intan 2026, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan ini berlangsung di Gedung Jananuraga Polres HSU dan diikuti komunitas pengemudi ojek online (ojol) se-Kabupaten Hulu Sungai Utara. Apel bersama tersebut dipimpin oleh KBO Satlantas Polres HSU, IPDA Amin Mulyadi, S.H., M.A, didampingi para Kanit Satlantas. Kegiatan ini menjadi langkah nyata kepolisian dalam membangun sinergi dengan para pengemudi transportasi daring yang memiliki peran penting dalam mobilitas masyarakat sehari-hari. Dalam arahannya, pimpinan apel menekankan pentingnya kesadaran berlalu lintas sebagai tanggung jawab bersama. Pengemudi ojol diimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan, menggunakan helm berstandar SNI, melengkapi surat kendaraan, serta menjaga etika berkendara di jalan raya. Selain penyampaian pesan keselamatan lalu lintas, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para pengemudi ojol diberikan kesempatan menyampaikan pengalaman serta kendala di lapangan, sehingga tercipta komunikasi dua arah antara kepolisian dan masyarakat pengguna jalan. Kasat Lantas Polres HSU melalui kegiatan ini menegaskan bahwa apel bersama merupakan upaya preemtif dan preventif untuk menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas, khususnya selama pelaksanaan Ops Keselamatan Intan 2026. Melalui pendekatan humanis bertajuk Polantas Sahabat Ojek Online, diharapkan tumbuh budaya tertib berlalu lintas di kalangan pengemudi ojol sekaligus mempererat hubungan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat. Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan lancar. Satlantas Polres HSU berharap kolaborasi ini mampu menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang kondusif di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara. Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan — Keselamatan untuk Kemanusiaan. (Agus)
Amuntai, Bidik-kasusnews.com — Satuan Lalu Lintas Polres Hulu Sungai Utara (HSU) terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui kegiatan patroli dan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik rawan kecelakaan, pelanggaran, serta kemacetan di wilayah hukumnya, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.30 Wita tersebut dipimpin langsung oleh jajaran Satlantas Polres HSU dengan melibatkan beberapa unit fungsi, yakni Unit Turjagwali, Unit Gakkum, dan Unit Kamsel. Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif guna menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Unit Turjagwali melaksanakan patroli sekaligus pengaturan arus kendaraan di jalur utama Kota Amuntai, di antaranya Jalan Kuripan, Jalan Jenderal A. Yani, Jalan Norman Umar, Jalan Brigjen H. Hasan Baseri, serta Jalan Kesatuan. Kehadiran personel di lapangan difokuskan pada titik yang memiliki potensi kepadatan kendaraan dan risiko kecelakaan. Sementara itu, Unit Gakkum melakukan penyelesaian administrasi dan kelengkapan berkas perkara penyidikan serta pembaruan data melalui aplikasi ICEL. Di sisi lain, Unit Kamsel menggelar pendidikan masyarakat lalu lintas (Dikmas Lantas) melalui sosialisasi dan imbauan keselamatan berkendara kepada pengguna jalan. Petugas piket yang terlibat dalam kegiatan ini yakni Bripka Osman, S.Sos, Brigpol Widianto, Briptu M. Eko Rafli Maulana, dan Bripda M. Rudrigo Hansetiawan dengan dukungan sarana operasional berupa mobil patroli Satlantas, HT Motorola APX 1000, serta perlengkapan keselamatan lapangan. Selain melakukan pengaturan lalu lintas, personel juga memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya anak-anak di bawah usia 12 tahun yang menggunakan sepeda listrik maupun pengendara di bawah umur agar tidak menggunakan kendaraan bermotor di jalan raya demi keselamatan bersama. Kasat Lantas Polres HSU menyampaikan bahwa kegiatan patroli rutin ini bertujuan meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. “Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Lebih baik selamat daripada cepat sampai,” menjadi pesan utama yang terus disampaikan kepada pengguna jalan selama kegiatan berlangsung. Dari hasil pelaksanaan kegiatan, situasi arus lalu lintas terpantau tertib, aman, lancar, dan kondusif. Cuaca cerah serta tidak ditemukan kejadian menonjol selama patroli berlangsung. Melalui kegiatan rutin ini, Polres HSU berharap kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat serta tercipta budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama. Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan. Keselamatan untuk Kemanusiaan — Safety for Humanity. (Agus)