HSU, BIDIK-KASUSNEWS.COM — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-54, Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan kegiatan anjangsana sebagai bentuk kepedulian dan silaturahmi kepada para purna Aparatur Sipil Negara (ASN) Polri. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (05/11/2025) pukul 09.00 Wita di wilayah Kabupaten HSU. Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., dan diikuti oleh jajaran ASN/PNS Polri Polres HSU. Dalam kegiatan itu, rombongan menyambangi kediaman Iwan Fajeriannor, salah satu pensiunan ASN Polri yang selama ini berdedikasi dalam mendukung pelaksanaan tugas Polri di Polres HSU. PS. Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur, menyampaikan bahwa anjangsana ini merupakan wujud penghormatan serta apresiasi kepada para purna ASN Polri yang telah mengabdi dengan penuh loyalitas. “Momentum HUT Korpri ke-54 kami jadikan kesempatan untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengenang jasa para senior yang telah memberikan kontribusi besar selama bertugas. Mereka tetap menjadi bagian penting dari keluarga besar Polres HSU,” ungkapnya. IPTU Asep menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial antara anggota yang masih aktif dengan mereka yang telah purna tugas. “Semangat pengabdian tidak berhenti setelah pensiun. Nilai-nilai kebersamaan dan kekeluargaan inilah yang terus kami jaga sebagai bagian dari jiwa Korpri,” ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres HSU menyerahkan tali asih kepada Iwan Fajeriannor sebagai bentuk perhatian dan penghargaan atas masa pengabdiannya. Suasana haru dan kehangatan mewarnai pertemuan yang diakhiri dengan doa bersama untuk kesehatan dan kesejahteraan keluarga beliau. IPTU Asep berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin, tidak hanya dalam peringatan hari besar, namun juga sebagai bentuk kepedulian berkelanjutan Polres HSU terhadap para senior. Peringatan HUT Korpri ke-54 tahun 2025 mengangkat tema “Korpri Melayani, Berkarya, dan Menyatukan Bangsa”, yang sejalan dengan komitmen Polres HSU dalam meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat persatuan, dan membangun semangat solidaritas di antara ASN Polri. Melalui kegiatan anjangsana ini, Polres HSU kembali menegaskan komitmen untuk menjaga nilai-nilai pengabdian, menghormati senior, serta membangun aparatur negara yang profesional, berintegritas, dan berjiwa sosial tinggi. ( Agus)
KUPANG, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Hendro Cahyono menegaskan bahwa proses hukum terhadap Pelda Christian, prajurit yang diduga melakukan pelanggaran disiplin dan etika militer, akan berjalan secara terbuka, transparan, dan tanpa intervensi dari pihak mana pun. Pernyataan itu disampaikan Brigjen Hendro menanggapi perkembangan kasus yang kini sedang memasuki tahap persidangan di lingkungan peradilan militer. Dalam keterangannya, Brigjen Hendro menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen TNI untuk menjunjung tinggi akuntabilitas dan keadilan hukum di tubuh institusi militer. Ia menegaskan, sama seperti kasus sebelumnya yang melibatkan Prada Luki, seluruh proses persidangan akan dibuka secara umum dan dapat dipantau oleh media. “Proses persidangan Prada Luki kemarin berjalan transparan, semua media bisa menyaksikan langsung. Kami tidak menutup-nutupi apa pun, dan hal ini juga berlaku untuk kasus Pelda Christian,” ujar Brigjen Hendro Cahyono, Rabu (5/11/2025). Lebih lanjut, Danrem menerangkan bahwa dugaan pelanggaran yang dilakukan Pelda Christian berkaitan dengan pelanggaran terhadap perintah kedinasan sebagaimana diatur dalam Pasal 103 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Militer (KUHPM). “Yang bersangkutan diduga sengaja tidak menaati perintah kedinasan sesuai dengan Surat Telegram Panglima TNI Nomor ST/398/2009 tentang larangan bagi prajurit melakukan hubungan suami istri di luar pernikahan yang sah,” jelasnya. Menurut Brigjen Hendro, berdasarkan laporan Komandan Kodim Rote Ndao, Pelda Christian diduga menjalin hubungan dengan seorang wanita di luar pernikahan sah, baik secara agama maupun dinas, sejak tahun 2018 hingga memiliki dua orang anak. Tindakan tersebut dinilai melanggar norma dan etika keprajuritan, serta mencederai kehormatan institusi TNI. Ia menambahkan, ketentuan dalam Surat Telegram Panglima TNI tersebut juga diperkuat oleh Keputusan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Nomor 330/IV/2018 tentang petunjuk teknis prosedur pemberhentian dengan tidak hormat (PDTH) bagi prajurit yang melakukan pelanggaran berat. “Saya pastikan, sebagai Komandan wilayah, proses sidang praperadilan terhadap Pelda Christian akan berjalan dengan transparan dan diawasi bersama. Tidak ada intervensi dari pihak mana pun, dan semua dilakukan sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegas Brigjen Hendro. Danrem 161/Wira Sakti juga mengajak seluruh prajurit di jajarannya untuk menjadikan kasus ini sebagai pelajaran penting tentang arti disiplin, loyalitas, dan kehormatan dalam menjalankan tugas negara. “TNI harus tetap menjadi teladan, baik dalam tugas maupun kehidupan pribadi. Setiap prajurit wajib menjaga kehormatan diri, keluarga, dan institusi,” pungkasnya. Komitmen Brigjen TNI Hendro Cahyono ini menjadi bentuk nyata bahwa TNI terus berupaya menjaga integritas hukum internalnya dengan menjunjung tinggi nilai transparansi, keadilan, dan tanggung jawab moral di setiap proses peradilan militer. ( Agus)
PALEMBANG, BIDIK-KASUSNEWS.COM Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan kembali pentingnya loyalitas dan komitmen seorang prajurit terhadap sumpah dan kehormatan militernya. Hal itu disampaikan dalam pengarahan kepada prajurit, PNS, dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) saat kunjungan kerja di Makodam II/Sriwijaya, Palembang, Rabu (5/11/2025). Dalam kegiatan yang turut dihadiri oleh Ketua Umum Persit KCK Ny. Uli Simanjuntak, Kasad menekankan bahwa tentara tidak boleh berkhianat terhadap negara dan rakyat. Menurutnya, kekompakan dan kesetiaan yang tegak lurus kepada bangsa menjadi fondasi utama kekuatan TNI Angkatan Darat. “Yang penting kita semua Angkatan Darat harus kompak, tentara tidak boleh berkhianat. Tegak lurus semuanya, apapun yang terjadi tetap setia. Jangan ikut gosip atau pengaruh luar. Kalau kita solid, Indonesia akan tetap kuat. Kita sudah komitmen menjadi tentara dan harus bangga karena ke depan TNI AD akan semakin baik,” tegas Jenderal Maruli. Kasad juga menegaskan bahwa pimpinan TNI AD terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan prajurit dan keluarganya, salah satunya melalui program pembangunan serta renovasi rumah dinas dan rumah non-dinas yang dikelola oleh Badan Pengelola Tabungan Wajib Perumahan (BP TWP). Usai memberikan pengarahan, Jenderal Maruli meninjau Asrama Militer Sekojo Palembang, tempat dilaksanakannya rehabilitasi 157 unit rumah dinas prajurit. Program tersebut dilaksanakan melalui swakelola TNI AD dan swadaya Kodam II/Sriwijaya, termasuk sejumlah rumah dinas di wilayah Bangka. Dalam kesempatan itu, Kasad secara simbolis menyerahkan kunci rumah dinas kepada prajurit penerima manfaat, menanam pohon, dan meninjau kawasan urban farming “Taman Aspirasi Sekojo” yang dikelola untuk mendukung program Dapur Sehat Badan Gizi Nasional. Tidak hanya itu, Kasad juga meninjau pembangunan fasilitas kesehatan di RS Tk II dr. AK Gani Palembang, sekaligus melakukan topping off pembangunan Poliklinik Medical Check Up (MCU) dan fasilitas rawat inap eksekutif. Ia menilai peningkatan layanan medis tersebut sebagai langkah penting dalam mendukung kesehatan prajurit, keluarga, dan masyarakat umum. Jenderal Maruli memberikan apresiasi kepada Kodam II/Sriwijaya atas upaya nyata dalam meningkatkan kesiapan operasional dan kesejahteraan prajurit, baik melalui perbaikan perumahan, pembangunan fasilitas kesehatan, maupun kegiatan pembinaan teritorial. Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerja di wilayah Kodam II/Sriwijaya, Kasad juga dijadwalkan menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 di wilayah Kodim 0404/Muara Enim pada Kamis (6/11/2025). Kunjungan kerja Kasad ini menegaskan komitmen TNI AD untuk tetap tegak lurus pada negara, menjaga soliditas internal, dan memperkuat kesejahteraan prajurit, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI. ( Agus)
LAMPUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM Memasuki musim penghujan yang berpotensi menimbulkan bencana alam, Polda Lampung menggelar apel kesiapsiagaan di Lapangan Korpri, Komplek Pemprov Lampung, pada Rabu (5/11/2025). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan kesiapan seluruh jajaran kepolisian bersama instansi terkait dalam menghadapi ancaman banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung di berbagai daerah di Lampung. Apel dipimpin langsung oleh Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, yang menegaskan bahwa seluruh personel Polda dan Polres jajaran telah disiagakan dengan perlengkapan lengkap untuk menghadapi kondisi darurat. “Pagi hari ini kita melaksanakan apel kesiapsiagaan untuk mengantisipasi bencana alam seperti tanah longsor, banjir, dan puting beliung. Seluruh personel sudah kita siapkan, lengkap dengan peralatannya, dan siap digunakan sewaktu-waktu,” ujar Irjen Pol Helfi Assegaf. Ia menjelaskan, kesiapan personel tidak hanya terbatas pada Polri, tetapi juga melibatkan unsur TNI, BPBD, Basarnas, dan tenaga medis, yang tergabung dalam Tim Reaksi Cepat (TRC) di masing-masing wilayah. Setiap satuan tugas telah memahami pembagian peran dan tanggung jawabnya sesuai surat perintah yang akan diterbitkan oleh Polda Lampung. “Setiap Polres sudah tahu timnya masing-masing. Sinergi dengan TNI dan tenaga medis menjadi kunci penting dalam mempercepat respons di lapangan,” jelasnya. Kapolda juga mengungkapkan bahwa sebanyak 114 titik rawan bencana di wilayah Lampung menjadi fokus utama pemantauan, dengan 85 persen di antaranya merupakan daerah rawan banjir. Untuk memperkuat kesiapan, Polda Lampung telah mengajukan permohonan tambahan peralatan ke Mabes Polri, termasuk pelampung perorangan bagi anggota yang bertugas di lapangan. Dalam apel tersebut, sebanyak 752 personel Polri dan 242 peserta dari unsur eksternal turut serta, meliputi TNI, BPBD, Basarnas, serta relawan kebencanaan. Mereka akan menjadi garda terdepan dalam upaya penanggulangan dan evakuasi warga saat bencana terjadi. Selain menyiapkan pasukan dan perlengkapan, Kapolda Helfi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan sejak dini, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan rendah dan dekat aliran sungai. “Masyarakat perlu waspada saat hujan deras dan air mulai naik. Koordinasi dengan PLN penting agar listrik segera dipadamkan di wilayah banjir karena sering terjadi korban tersengat listrik,” imbaunya. Irjen Helfi juga meminta warga untuk mengamankan barang-barang berharga saat proses evakuasi berlangsung. Pihak kepolisian, lanjutnya, telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan rumah warga dan pengaturan arus lalu lintas pascabencana. “Kami juga menugaskan personel Reserse dan Lalu Lintas untuk patroli di wilayah terdampak banjir, sekaligus memastikan keamanan rumah warga yang ditinggalkan,” pungkasnya. Apel kesiapsiagaan ini menandai komitmen kuat Polda Lampung bersama seluruh instansi terkait dalam menghadapi musim penghujan. Dengan kesiapan sumber daya manusia, peralatan, dan koordinasi lintas sektor, diharapkan penanganan bencana di Provinsi Lampung tahun ini dapat berjalan lebih cepat, tanggap, dan terkoordinasi dengan baik. ( Mg)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Semarang – Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) bersama Polresta Pati akhirnya mengungkap dalang di balik aksi pemblokiran jalan nasional Pantura Pati–Juwana yang sempat melumpuhkan arus lalu lintas pada Jumat (31/10/2025) sore. Kasus tersebut disampaikan langsung dalam konferensi pers di Mapolda Jateng, Rabu (5/11/2025), dipimpin Wakapolda Jateng Brigjen Pol Latif Usman, didampingi Dirreskrimum Kombes Pol Dwi Subagio, Kabid Humas Kombes Pol Artanto, serta Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi. Dalam penjelasannya, Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi mengungkap bahwa aksi pemblokiran berawal dari demonstrasi yang dilakukan oleh kelompok Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di depan Gedung DPRD Kabupaten Pati. Massa aksi menuntut hasil tertentu dari sidang paripurna hak angket terhadap Bupati Pati, Sudewo. Namun, saat keputusan sidang tidak sesuai dengan keinginan mereka, dua koordinator aksi berinisial S (47) dan TI (49) justru menggerakkan massa untuk melakukan konvoi ke jalur Pantura dan menutup jalan. “Aksi tersebut berlangsung sekitar pukul 18.30 WIB dan menyebabkan kemacetan panjang hingga 15 menit. Petugas akhirnya turun tangan untuk membuka kembali jalur dan membubarkan massa,” ungkap Jaka. Dari lokasi kejadian, aparat mengamankan dua mobil yang digunakan dalam aksi—Ford Ranger K-9365-FS dan Chevrolet D-8363-AM—serta beberapa pakaian dan telepon genggam yang menjadi barang bukti. Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Dwi Subagio, menegaskan bahwa penetapan kedua pelaku sebagai tersangka sudah melalui proses gelar perkara bersama penyidik Polresta Pati dan Ditreskrimum Polda Jateng, dengan melibatkan kejaksaan. “Pasal yang disangkakan antara lain Pasal 160 KUHP tentang penghasutan, Pasal 169 KUHP tentang keikutsertaan dalam perkumpulan yang melanggar hukum, dan Pasal 192 KUHP karena menghalangi jalan umum. Ancaman hukuman bervariasi antara enam hingga lima belas tahun penjara,” jelas Dwi. Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menegaskan bahwa Polri tetap menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat, tetapi tindakan yang mengganggu ketertiban umum dan keselamatan orang lain tidak bisa ditoleransi. “Aspirasi boleh disampaikan, tetapi harus sesuai aturan. Jangan sampai merugikan masyarakat lain. Polda Jateng berkomitmen menegakkan hukum dengan tegas namun tetap humanis,” tegasnya. Kasus ini menjadi peringatan bagi kelompok masyarakat agar dalam menyampaikan pendapat di muka umum tetap menjunjung tinggi ketertiban dan keselamatan bersama.(Wely-jateng) Sumber:humas Polda jateng
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara — Aset yang sempat tak termanfaatkan di kawasan Pelabuhan Penyeberangan Jepara kini kembali hidup. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara bersama Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Jepara sepakat mengelola kembali salah satu gedung di area pelabuhan agar bisa digunakan untuk pelayanan publik. Kesepakatan tersebut dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani di ruang kerja Bupati Jepara pada Rabu (5/11/2025). Langkah ini menjadi awal baru dalam pemanfaatan aset pelabuhan yang sebelumnya belum optimal. Kepala Kantor UPP Kelas II Jepara, Juwita Sandy Sary, menjelaskan bahwa kerja sama ini bukan hanya soal pemanfaatan bangunan, tetapi juga upaya memperkuat sinergi antarinstansi dalam melayani masyarakat. > “Kita ingin memastikan setiap aset pelabuhan bisa memberi manfaat. Gedung yang dikelola bersama ini nantinya dapat digunakan untuk menunjang layanan publik dan kegiatan kepelabuhanan,” jelas Juwita. Gedung yang dimaksud memiliki luas sekitar 80 meter persegi, dan sebelumnya telah dimanfaatkan melalui kerja sama dengan pihak ketiga. Kini, pengelolaannya dilakukan secara kolaboratif agar lebih transparan dan produktif. > “Selama ini pengelolaan bangunan tersebut juga memberikan kontribusi pada PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak). Melalui kerja sama ini, aset tidak akan menganggur, tapi terus memberi nilai tambah,” tambahnya. Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menilai kesepakatan ini sejalan dengan semangat pemerintah daerah untuk mengoptimalkan aset dan memperkuat pelayanan publik lintas sektor. > “Kami ingin setiap potensi daerah dimaksimalkan. Kolaborasi seperti ini bukan hanya memperkuat pelayanan, tapi juga membangun sinergi yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati. Menurut Witiarso, keberadaan pelabuhan sebagai salah satu pintu gerbang aktivitas ekonomi dan pariwisata Jepara harus terus ditingkatkan fungsinya melalui kerja sama antarlembaga. > “Kita tidak bisa bekerja sendiri. Dengan kerja sama, pelayanan publik bisa lebih efisien dan masyarakat bisa merasakan hasilnya secara langsung,” tegasnya. Langkah ini menjadi contoh konkret bagaimana aset negara dan daerah bisa dihidupkan kembali melalui koordinasi yang baik. Pemanfaatan gedung pelabuhan ini diharapkan menjadi model kerja sama serupa di sektor lain agar seluruh fasilitas publik dapat berfungsi optimal bagi kepentingan masyarakat Jepara. (Wely-jateng)
HSU, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka mendukung program pendidikan berbasis kedisiplinan dan pembentukan karakter generasi muda, Polsek Babirik menggelar kegiatan sosialisasi penerimaan peserta didik baru SMA Ketarunaan Bhayangkara (KTB) Tahun Ajaran 2026/2027, pada Rabu (5/11/2025) pukul 15.00 WITA. Kegiatan sosialisasi tersebut berlangsung di Desa Sungai Durait Tengah dan Desa Sungai Durait Hulu, Kecamatan Babirik, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Sosialisasi dipimpin langsung oleh personel Polsek Babirik atas arahan Kapolsek Babirik, dengan melibatkan perangkat desa, tokoh masyarakat, dan para orang tua siswa. Tujuan Sosialisasi: Dorong Kesadaran Masyarakat Akan Pentingnya Pendidikan Disiplin Kapolsek Babirik menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi secara langsung kepada masyarakat terkait penerimaan siswa baru SMA KTB Tahun Ajaran 2026/2027, sekaligus mengajak para orang tua agar mempersiapkan anak-anak mereka mengikuti proses seleksi penerimaan di sekolah tersebut. “Sosialisasi ini kami lakukan agar masyarakat mengetahui jadwal dan tata cara penerimaan siswa baru SMA KTB. Diharapkan semakin banyak anak-anak Babirik yang bisa bergabung dan mengembangkan potensi mereka melalui pendidikan berkarakter dan berdisiplin tinggi,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, pihak kepolisian juga berharap informasi dapat disebarluaskan secara berjenjang oleh masyarakat ke lingkungan sekitar, sehingga lebih banyak calon peserta didik yang mengetahui kesempatan tersebut. SMA KTB: Cetak Generasi Unggul dan Cinta Tanah Air SMA Ketarunaan Bhayangkara (KTB) dikenal sebagai lembaga pendidikan yang memadukan kurikulum umum dengan pendidikan ketarunaan, guna mencetak lulusan yang memiliki disiplin tinggi, tanggung jawab, dan wawasan kebangsaan yang kuat. Selain menanamkan kedisiplinan dan etika, SMA KTB juga membekali siswanya dengan pelatihan kepemimpinan serta keterampilan yang relevan dengan tantangan masa depan. Situasi Aman dan Kondusif Kegiatan sosialisasi berjalan dengan tertib, aman, dan lancar, serta mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejumlah orang tua menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polsek Babirik dalam mendorong pendidikan yang berkarakter bagi generasi muda di wilayahnya. Dengan kegiatan seperti ini, Polsek Babirik berharap dapat menumbuhkan semangat belajar dan motivasi anak-anak daerah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih baik, sekaligus memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam bidang pendidikan. ( Agus)
HSU, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Mengantisipasi potensi bencana akibat cuaca ekstrem di wilayah Kalimantan Selatan, Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi pada Rabu (5/11/2025) pukul 09.00 WITA di halaman Mapolres HSU, Amuntai. Apel dipimpin langsung oleh Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., dan diikuti oleh berbagai unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta instansi terkait. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten HSU H. Adi Lesmana, S.Sos., M.Si. mewakili Bupati HSU, Kasdim 1001 HSU-BLG Mayor Inf. Andi Tiro, Wakapolres HSU Kompol Sony F.L. Gaol, S.E., M.M., Ketua Pengadilan Negeri Amuntai Rubiyanto Budiman, S.H., serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri HSU, Satpol PP dan Damkar, BPBD, Manggala Agni, Senkom, dan unsur relawan kebencanaan. Sinergi Lintas Instansi untuk Antisipasi Cuaca Ekstrem Apel kesiapan ini diikuti oleh Sembilan Satuan Setingkat Peleton (SST) dari berbagai unsur, antara lain TNI Kodim 1001 HSU-BLG, Sat Samapta, Polair, Sat Lantas, Sat Intel, Sat Narkoba, BPBD, Satpol PP dan Damkar, serta Manggala Agni. Dalam arahannya, Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto menegaskan pentingnya sinergi lintas instansi dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung yang sering melanda wilayah HSU pada musim penghujan. “Apel ini bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk kesiapan nyata seluruh personel dan peralatan dalam menghadapi ancaman bencana. Kita harus sigap, solid, dan terkoordinasi dengan baik demi keselamatan masyarakat,” ujar AKBP Agus Nuryanto. Tiga Fokus Utama Apel Kesiapan Kegiatan apel ini bertujuan untuk memastikan seluruh unsur tanggap darurat siap bergerak kapan saja. Setidaknya ada tiga fokus utama yang menjadi sasaran kegiatan, yakni: Pemantapan kesiapan personel, agar seluruh petugas dan relawan memiliki pemahaman tugas yang jelas dan mampu bertindak cepat serta bertanggung jawab saat terjadi bencana. Pengecekan dan validasi peralatan, guna memastikan seluruh sarana pendukung seperti kendaraan, alat komunikasi, serta perlengkapan evakuasi dan logistik berfungsi optimal. Peningkatan kapasitas dan kompetensi, dengan menyiapkan personel menghadapi berbagai skenario bencana hidrometeorologi yang mungkin terjadi di wilayah hukum Polres HSU. Kegiatan Berjalan Aman dan Kondusif Selama kegiatan berlangsung, apel berjalan tertib, aman, dan lancar. Seluruh unsur yang hadir menunjukkan semangat kebersamaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem yang diprediksi akan meningkat pada akhir tahun. Polres HSU berkomitmen untuk terus menguatkan koordinasi dan kesiapan operasional bersama seluruh stakeholder dalam mewujudkan rasa aman dan perlindungan bagi masyarakat. ( Agus)
HSU, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka memberikan informasi lebih luas kepada masyarakat terkait kesempatan pendidikan putra-putri daerah, Polsek Danau Panggang melaksanakan kegiatan sosialisasi penerimaan peserta didik baru SMA Kepolisian Taruna Bhayangkara (KTB) Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan berlangsung pada Rabu (5/11/2025) sekitar pukul 11.00 WITA di SMP Negeri 4 Sungai Namang, Kecamatan Danau Panggang, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Sosialisasi tersebut dipimpin langsung oleh jajaran Polsek Danau Panggang di bawah arahan Kapolsek Danau Panggang. Adapun tujuan kegiatan ini yakni untuk menyampaikan informasi penerimaan SMA KTB kepada para pelajar, guru, serta masyarakat agar dapat mempersiapkan anak-anak mereka mengikuti seleksi secara lebih matang. “Kami berharap melalui kegiatan sosialisasi ini, para pelajar dan orang tua dapat mengetahui informasi resmi tentang penerimaan SMA KTB, termasuk persyaratan dan tahapan seleksinya. Sehingga mereka bisa mempersiapkan diri sejak dini,” ujar Kapolsek Danau Panggang dalam keterangannya. Selain memberikan penjelasan mengenai proses pendaftaran dan ketentuan seleksi, petugas juga mengedukasi para siswa tentang nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan yang menjadi dasar pendidikan di SMA KTB. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan para siswa yang antusias mendengarkan paparan petugas. Sosialisasi diharapkan dapat menumbuhkan motivasi serta minat generasi muda untuk mengabdi melalui jalur pendidikan kepolisian. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman, tertib, dan kondusif tanpa kendala berarti. Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, Polsek Danau Panggang berupaya memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendukung program Polri dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan berintegritas tinggi. Humas Polres Hulu Sungai Utara – Ikhlas, Komitmen, Konsisten dan Bermartabat Presisi: Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan (Agung)
KOTA BEKASI, BIDIK-KASUSNEWS.COM Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel gabungan Polres Metro Bekasi Kota melaksanakan patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada dini hari hingga menjelang pagi, Selasa (4/11/2025). Patroli ini dipimpin langsung oleh AKP Setiyo Budi Mahanani selaku Pamenwas, dengan melibatkan personel dari berbagai satuan fungsi dan jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kota. Patroli dilakukan secara mobile dan stasioner di sejumlah titik rawan kejahatan jalanan, termasuk lokasi yang kerap dijadikan arena balap liar, tawuran antar remaja, hingga aksi begal. Beberapa titik fokus pengawasan antara lain ruas jalan utama, kawasan perumahan, pusat keramaian, serta jalur perbatasan antarwilayah yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Selain melakukan pengawasan, petugas juga memeriksa kendaraan dan identitas pengendara yang melintas pada jam rawan sebagai langkah pencegahan tindak kriminalitas maupun pelanggaran lalu lintas. Kepada masyarakat, petugas memberikan imbauan kamtibmas agar tetap waspada, tidak melakukan aktivitas yang meresahkan, dan segera melapor jika mendapati hal mencurigakan di lingkungan sekitar. “Kegiatan patroli gabungan ini merupakan wujud kehadiran polisi di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan wilayah Bekasi tetap aman, nyaman, dan tertib, terutama pada jam-jam rawan dini hari,” ujar AKP Setiyo Budi Mahanani. Ia menambahkan, kegiatan KRYD akan terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan sebagai bagian dari strategi Polres Metro Bekasi Kota dalam menekan angka kriminalitas serta mencegah potensi gangguan keamanan di wilayah hukum setempat. Selama kegiatan berlangsung, situasi kamtibmas terpantau aman, lancar, dan kondusif tanpa adanya insiden menonjol. Dengan hadirnya aparat kepolisian melalui kegiatan patroli rutin ini, diharapkan masyarakat Kota Bekasi semakin merasa terlindungi dan percaya bahwa kepolisian selalu siap menjaga keamanan kapan pun dibutuhkan. ( Agung) Sumber : umas Polres Metro Bekasi Kota