JAKARTA, Bidik-kasusnews.com – Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., menghadiri Upacara Prasetya Perwira Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) Khusus TNI Angkatan Laut Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut digelar di Auditorium Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (5/2/2026). Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., selaku Inspektur Upacara. Sebanyak delapan perwira resmi dilantik dalam kegiatan tersebut, yang seluruhnya merupakan prajurit TNI Angkatan Laut berprestasi di ajang olahraga internasional SEA Games 2025 di Thailand. Rangkaian upacara berlangsung khidmat dengan diawali menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan Keputusan Presiden Republik Indonesia, pelantikan dan pengambilan sumpah perwira, hingga penyampaian amanat Kepala Staf Angkatan Laut. Pangkormar bersama para panglima kotama TNI AL turut mengikuti seluruh rangkaian kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, dua prajurit Korps Marinir yang mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat internasional turut dilantik menjadi perwira. Mereka adalah Letda Marinir M. Ifsan dari Pasmar 2, yang berhasil meraih medali perak pada cabang Men’s Obstacle Laser Run Individual di SEA Games 2025. Prestasi tersebut melengkapi torehan sebelumnya, di mana ia pernah mempersembahkan medali emas pada cabang olahraga yang sama. Selain itu, Letda Laut (KH) La Memo, prajurit Korps Marinir yang berdinas di Denma Mako Korps Marinir, juga menunjukkan performa gemilang melalui cabang olahraga dayung rowing dengan menyumbangkan dua medali emas bagi Indonesia pada ajang SEA Games 2025. Di sela kegiatan, Pangkormar menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian para prajurit Marinir tersebut. Menurutnya, prestasi yang diraih tidak hanya mengharumkan nama Korps Marinir dan TNI Angkatan Laut, tetapi juga membawa nama Indonesia di kancah internasional. “Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa prajurit Korps Marinir mampu berprestasi, bersaing, dan mengharumkan nama bangsa di tingkat dunia. Prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi prajurit lainnya untuk terus berlatih, berdisiplin, dan memberikan pengabdian terbaik bagi negara,” ujar Pangkormar. Pelantikan Perwira Diktukpa Khusus TNI AL Tahun Anggaran 2026 ini diharapkan semakin memperkuat profesionalisme prajurit TNI Angkatan Laut, sekaligus mendorong lahirnya sumber daya manusia unggul yang tidak hanya tangguh dalam tugas pertahanan, tetapi juga berprestasi di berbagai bidang. (Agus)

Jakarta Timur, Bidik-kasusnews.com | Walikota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, berharap nilai-nilai luhur peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dapat direfleksikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya membentuk pribadi yang lebih baik, khususnya bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP). Harapan tersebut disampaikan Munjirin saat menghadiri kegiatan Aktualisasi Nilai-Nilai Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang digelar di Masjid Baitul Muhyi, Kantor Walikota Administrasi Jakarta Timur, Kamis (5/2/2026). Kegiatan ini diikuti oleh ASN dan PJLP di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur. Mengusung tema “Isra Miraj sebagai Kompas Moral Kinerja ASN”, acara tersebut menghadirkan penceramah KH M Luthfi Zawawi. Dalam sambutannya, Munjirin menekankan bahwa nilai-nilai Isra Miraj tidak hanya relevan diterapkan di lingkungan kerja, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat. “Saya mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan Aktualisasi Nilai-Nilai Isra Miraj di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur. Pelaksanaannya di awal tahun ini sangat tepat, sebagai momentum untuk berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik, baik sebagai ASN maupun sebagai anggota masyarakat,” ujar Munjirin. Ia menilai, peristiwa Isra Miraj mengandung pesan moral dan spiritual yang sangat relevan dengan tugas dan tanggung jawab ASN serta PJLP dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Salat mengajarkan kita tentang kedisiplinan waktu, kejujuran, tanggung jawab, serta keikhlasan dalam menjalankan amanah. Nilai-nilai inilah yang harus tercermin dalam kinerja kita sehari-hari,” jelasnya. Lebih lanjut, Munjirin berharap seluruh ASN di Jakarta Timur dapat terus memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta mengimplementasikan nilai-nilai spiritual tersebut dalam setiap aspek kehidupan dan pekerjaan. “Dengan penguatan nilai keagamaan, kita dapat mewujudkan ASN yang berakhlak mulia, profesional, dan berintegritas,” pungkasnya. Heri Jkt

BANDAR LAMPUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM Respons cepat ditunjukkan Babinsa Koramil 410-01/Panjang, Sertu Aan Asrori, dalam menangani dampak tanah longsor yang terjadi di Kampung Sukamaju, Kelurahan Way Gubak, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung, Kamis (5/2/2026) sore. Peristiwa longsor terjadi di Jalan Ir. Sutami, Gang Selajo, usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Material tanah longsor menutupi jalan setapak yang menjadi akses penting bagi aktivitas warga setempat. Setelah menerima laporan dari masyarakat, Babinsa segera bergerak ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal. Di lokasi kejadian, Babinsa Way Gubak bersama Lurah Way Gubak, aparatur RT, serta warga sekitar langsung bergotong royong membersihkan material longsoran. Dengan menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul dan sekop, mereka bahu-membahu membuka kembali akses jalan yang tertutup tanah. “Kami langsung turun ke lapangan untuk memastikan akses warga tidak terhambat. Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, jalan setapak bisa segera dibersihkan dan kembali digunakan,” ujar Sertu Aan Asrori di sela kegiatan. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kejadian tanah longsor tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material yang berarti. Tidak ada rumah warga yang terdampak langsung, serta tidak ditemukan warga yang harus mengungsi. Kondisi lingkungan dinyatakan aman dan terkendali setelah dilakukan pembersihan. Lurah Way Gubak menyampaikan apresiasi atas respons cepat Babinsa dan partisipasi aktif masyarakat dalam penanganan kejadian tersebut. Menurutnya, sinergi antara TNI dan warga menjadi kunci utama dalam mengantisipasi serta menangani dampak bencana alam di wilayahnya. “Ini contoh nyata kebersamaan dan kepedulian semua unsur. Kecepatan bertindak dan gotong royong seperti ini sangat membantu menjaga kenyamanan serta keamanan warga,” ungkapnya. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Koramil 410-01/Panjang di bawah jajaran Kodim 0410/KBL untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat. Melalui peran Babinsa, TNI terus menunjukkan kesiapsiagaan dalam membantu mengatasi kesulitan warga serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. (Agus)

Bidik-kasusnews.com Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan telah mengunci status hukum para pihak yang terjaring dalam dua operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di Jakarta dan Banjarmasin, Kalimantan Selatan. OTT tersebut menyasar dugaan praktik korupsi di sektor perpajakan dan kepabeanan. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menyelesaikan rangkaian pemeriksaan awal dan gelar perkara dalam waktu 1×24 jam sejak penangkapan.   “Status hukum para pihak yang diamankan sudah ditetapkan dan akan kami sampaikan secara resmi dalam konferensi pers nanti ujar Budi, kepada Bidik-kasusnews Kamis (5/2/2026).   OTT pertama dilakukan di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin. Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan tiga orang yang terdiri dari dua pejabat pajak dan satu pihak swasta. Salah satu pejabat pajak yang diamankan diketahui menduduki jabatan strategis sebagai kepala kantor. Kasus ini diduga berkaitan dengan pengurusan restitusi pajak bernilai miliaran rupiah.   Sementara itu, OTT kedua digelar di kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai di Jakarta. Dari lokasi tersebut, penyidik KPK mengamankan 17 orang, yang sebagian besar merupakan pegawai Bea dan Cukai, serta sejumlah pihak swasta yang diduga terlibat dalam praktik melawan hukum.   Seluruh pihak yang diamankan dalam dua operasi tersebut telah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. KPK menegaskan bahwa penindakan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pengawasan dan integritas aparat negara, khususnya di sektor yang berkaitan langsung dengan penerimaan negara. (Wely)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Semarang — Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Jawa Tengah berhasil mengungkap praktik penjualan pupuk subsidi secara ilegal yang diduga telah merugikan petani dan negara. Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan tiga orang tersangka dengan nilai keuntungan yang diperkirakan mencapai Rp6 miliar.   Dirkrimsus Polda Jateng, Kombes Pol Djoko Julianto, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil pengembangan penyelidikan terhadap distribusi pupuk subsidi di sejumlah wilayah Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Semarang.   “Penyalahgunaan pupuk subsidi ini dilakukan dengan cara membeli sisa kuota pupuk dari kelompok tani, kemudian dijual kembali ke luar daerah dan di luar titik distribusi resmi,” ujar Djoko saat menyampaikan keterangan pers, Rabu (4/2/2026).   Menurutnya, praktik ilegal tersebut telah berlangsung sejak 2020. Para pelaku memanfaatkan kondisi petani dengan memberikan modal awal, lalu mengarahkan pembelian pupuk dalam jumlah besar meski belum memasuki masa tanam.   Pupuk subsidi yang seharusnya dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sekitar Rp90 ribu per sak, justru dijual kembali oleh tersangka dengan harga mencapai Rp130 ribu hingga Rp190 ribu per sak.   Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita barang bukti pupuk subsidi jenis urea dan NPK Phonska dengan total berat sekitar 665,5 ton, ratusan karung pupuk, serta satu unit truk dan satu unit kendaraan pikap yang digunakan untuk distribusi ilegal. Sejumlah telepon genggam milik tersangka juga turut diamankan.   Dua tersangka berinisial RKM dan WKD ditangkap di Kabupaten Pemalang, sementara satu tersangka lainnya berinisial JJ diamankan di wilayah Kabupaten Semarang.   Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat dengan Undang-Undang Perdagangan serta peraturan terkait tata kelola pupuk subsidi, dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal lima tahun.   Dirkrimsus Polda Jateng menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan dan penindakan tegas terhadap segala bentuk penyalahgunaan pupuk subsidi demi melindungi kepentingan petani. (Wely)

Medan, Bidik-kasusnews.com– Kodam I/Bukit Barisan (BB) menerima kedatangan material jembatan modular yang dibawa KM Sungai Mas di Dermaga Domestik PMT Prima Multi Terminal Gabion Pelindo Belawan, Medan, Rabu (4/2/2026). Material jembatan tersebut merupakan dukungan penanganan bencana alam dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia untuk percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur di Aceh Tamiang. Jembatan modular tersebut disalurkan oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia melalui TNI Angkatan Darat. Seluruh material jembatan diangkut menggunakan KM Sungai Mas dalam enam unit kontainer yang memuat komponen jembatan modular dan tiba di Pelabuhan Belawan dalam kondisi aman dan lengkap. Setibanya di dermaga, kegiatan bongkar muat material jembatan modular dilaksanakan dari kapal untuk selanjutnya dimuat ke kendaraan truk trailer. Seluruh material kemudian digeser menuju Kompi Bantuan Yon Zipur I/DD yang berlokasi di Jalan Pulau Brayan, Medan, guna mendukung proses perakitan dan uji fungsi alat. Kapendam I/BB Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap mengatakan, kehadiran jembatan modular ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan akses transportasi masyarakat di wilayah terdampak bencana. “Kodam I/BB memastikan seluruh tahapan teknis berjalan optimal agar jembatan modular segera dapat difungsikan dan mendukung mobilitas warga di Aceh Tamiang,” ujarnya. Sumber: Pendam I/BB (Agus)

JAKARTA, Bidik-kasusnews.com – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., melantik 20 Perwira Khusus Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) di Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Kamis (5/2/2026). Pelantikan tersebut menjadi bentuk penghargaan institusi kepada prajurit berprestasi yang telah mengharumkan nama TNI AD melalui capaian gemilang di bidang olahraga. Para perwira yang dilantik merupakan lulusan Pendidikan Pembentukan Pertama Perwira Khusus (Diktukpasus) yang telah ditempuh di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD). Dari total 20 perwira, terdiri atas 14 prajurit pria dan 6 prajurit Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad). Kasad dalam amanatnya menegaskan bahwa pelantikan Perwira Khusus ini mencerminkan komitmen TNI AD dalam memberikan apresiasi dan ruang pengembangan karier bagi prajurit yang menunjukkan dedikasi, disiplin, serta prestasi luar biasa. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras dan konsistensi prajurit selama berdinas maupun saat menjalani pendidikan. “Capaian ini merupakan hasil dari perjuangan, disiplin, dan prestasi yang telah ditunjukkan selama berdinas serta selama mengikuti pendidikan di Secapa AD. Jadikan momentum ini sebagai titik transisi untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Kasad. Lebih lanjut, Kasad menekankan pentingnya menjaga integritas, loyalitas, dan semangat juang dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia mengingatkan para Perwira Khusus agar tidak cepat berpuas diri dengan pencapaian yang telah diraih, melainkan terus mengembangkan kapasitas kepemimpinan dan profesionalisme. “Tantangan tugas ke depan semakin kompleks. Oleh karena itu, para Perwira dituntut untuk terus meningkatkan kemampuan manajerial dan kepemimpinan, serta menjadi teladan baik di lingkungan kedinasan maupun di tengah masyarakat,” tegasnya. Kasad juga berharap para Perwira Khusus berprestasi di bidang olahraga ini dapat menjadi inspirasi bagi prajurit lainnya, sekaligus berkontribusi dalam pembinaan atlet TNI AD agar mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Adapun Perwira Khusus yang dilantik berasal dari berbagai cabang olahraga, antara lain menembak, judo, tenis lapangan, dayung, triatlon, berkuda, tinju, atletik, karate, hingga pencak silat. Keberagaman cabang olahraga tersebut mencerminkan potensi besar TNI AD dalam melahirkan prajurit-prajurit unggul yang tidak hanya andal dalam tugas militer, tetapi juga berprestasi di arena olahraga. Dengan dilantiknya 20 Perwira Khusus ini, TNI Angkatan Darat diharapkan semakin solid dan profesional dalam menghadapi berbagai tantangan tugas, sekaligus terus melahirkan sumber daya manusia unggul yang mampu mengharumkan nama institusi, bangsa, dan negara di berbagai bidang. (Agus)

AMUNTAI, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka mendukung Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan pada Kamis (5/2/2026) sore. Aksi tersebut dipusatkan di halaman Mapolres HSU serta sepanjang Jalan Palang Merah, tepatnya di kawasan depan Kantor PDAM Amuntai. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.30 hingga 16.00 Wita ini dipimpin langsung oleh Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., dan diikuti oleh Wakapolres HSU Kompol Sony F.L. Gaol, S.E., M.M., para pejabat utama, bintara, serta aparatur sipil negara (ASN) Polres HSU. Aksi bersih-bersih difokuskan pada pembersihan lingkungan sekitar perkantoran dan fasilitas umum yang kerap digunakan masyarakat. Sampah-sampah di area halaman Mapolres hingga badan jalan dibersihkan guna menciptakan suasana lingkungan yang lebih tertata, sehat, dan nyaman. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang bersih dan asri. “Lingkungan yang bersih akan menciptakan suasana kerja yang sehat dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Melalui Gerakan ASRI ini, kami ingin mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menumbuhkan budaya peduli kebersihan di lingkungan masing-masing,” ujarnya. Lebih lanjut, kegiatan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai rutinitas, tetapi juga sebagai sarana mempererat kebersamaan dan semangat gotong royong di internal Polres HSU. Diharapkan, aksi ini dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Dengan adanya kegiatan bersih-bersih ini, Polres HSU menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program yang berorientasi pada terciptanya lingkungan yang aman, sehat, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 5 Februari 2026 — Rutan Kelas IIB Jepara terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang humanis melalui kegiatan layanan pendampingan psikologis bagi tahanan perempuan. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung kesehatan mental, meningkatkan ketenangan batin, serta membantu tahanan dalam mengelola emosi selama menjalani masa tahanan. Dalam pelaksanaan kegiatan ini, para tahanan perempuan mendapat kesempatan untuk melakukan sesi konseling dan berbagi pengalaman secara terbuka dengan pendamping psikologis. Melalui pendekatan empatik dan interaktif, peserta diajak untuk mengenali perasaan, memahami diri, serta membangun pola pikir positif dalam menghadapi dinamika kehidupan di dalam rutan. Kepala Rutan Kelas IIB Jepara, Bapak Renza Maisetyo, A.Md.IP., S.H., M.H., menyampaikan bahwa layanan pendampingan psikologis ini merupakan bagian dari upaya pembinaan holistik di lingkungan rutan. “Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam proses pembinaan. Melalui pendampingan psikologis seperti ini, kami ingin memastikan bahwa para tahanan perempuan merasa didengar, didukung, dan memiliki semangat untuk memperbaiki diri,” ujar Renza Maisetyo. Beliau menambahkan bahwa kegiatan semacam ini tidak hanya membantu tahanan secara emosional, tetapi juga berkontribusi pada terciptanya lingkungan rutan yang lebih harmonis dan kondusif. “Kami berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi kegiatan pembinaan lainnya. Dengan mental yang sehat, para tahanan akan lebih siap menjalani proses hukum dan kehidupan setelah bebas nanti,” imbuhnya. Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Jepara menegaskan komitmennya dalam memberikan layanan pembinaan yang berorientasi pada kemanusiaan, dengan mengedepankan keseimbangan antara aspek psikologis, sosial, dan spiritual bagi seluruh warga binaan dan tahanan. (Wely) Sumber:humas Rutan jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 5 Februari 2026 — Dalam rangka menjaga produktivitas dan kualitas hasil pertanian, Rutan Kelas IIB Jepara melaksanakan kegiatan perawatan tanaman cabai dengan melakukan penyemprotan obat khusus guna mencegah hama perusak. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan di bidang pertanian.   Petugas bersama warga binaan tampak kompak melakukan penyemprotan di area brandgang yang ditanami cabai. Kegiatan ini dilakukan secara rutin sebagai upaya menjaga tanaman agar tetap sehat dan terhindar dari serangan hama yang dapat menurunkan hasil panen. Selain sebagai bentuk kegiatan produktif, program ini juga menjadi sarana edukatif bagi warga binaan dalam mempelajari teknik pertanian yang baik dan ramah lingkungan.   Kepala Rutan Kelas IIB Jepara, Bapak Renza Maisetyo , A.Md.IP., S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan perawatan cabai ini merupakan wujud nyata pembinaan positif yang dilakukan di dalam rutan.   “Kegiatan penyemprotan tanaman cabai ini bukan hanya untuk menjaga kualitas hasil panen, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan. Melalui kegiatan seperti ini, mereka belajar untuk bertanggung jawab, bekerja sama, dan menerapkan ilmu yang bermanfaat,” ujar Renza Maisetyo.   Beliau menambahkan, selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga berperan penting dalam menjaga lingkungan rutan agar tetap hijau dan produktif. “Kami berharap lahan pertanian di Rutan Jepara dapat terus berkembang dan menjadi contoh bahwa pembinaan di rutan bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat, baik bagi warga binaan maupun masyarakat,” imbuhnya.   Melalui program pertanian seperti ini, Rutan Kelas IIB Jepara terus berkomitmen mewujudkan pembinaan yang produktif, edukatif, dan berkelanjutan, sejalan dengan tujuan pemasyarakatan yang menekankan aspek rehabilitasi dan pemberdayaan warga binaan. (Wely) Sumber:Humas Rutan Jepara