JAKARTA | Bidik-kasusnews.com – Sebanyak 28 Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Darat resmi menerima kenaikan pangkat dalam sebuah upacara Korps Kenaikan Pangkat yang digelar di Markas Besar TNI AD, Jakarta, Senin (23/3/2026). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Kenaikan pangkat ini mencakup perwira tinggi yang bertugas baik di dalam struktur TNI AD maupun di luar struktur organisasi, mencerminkan dinamika penugasan strategis yang dijalankan oleh para perwira di berbagai lini. Dalam amanatnya, KSAD menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar bentuk penghargaan atas dedikasi, tetapi merupakan amanah besar yang harus diiringi dengan peningkatan kualitas kinerja, integritas, dan profesionalisme. “Kenaikan pangkat bagi Perwira Tinggi TNI AD merupakan amanah yang harus diiringi dengan peningkatan profesionalisme dan kinerja,” ujar Maruli. KSAD juga menekankan bahwa momentum tersebut harus menjadi pendorong bagi para perwira untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada institusi, bangsa, dan negara. Sejumlah perwira tinggi yang melaksanakan laporan korps dalam kesempatan tersebut antara lain Kepala Sekretariat Presiden RI Letjen TNI Ariyo Windutomo, Komandan PMPP TNI Mayjen TNI Iwan Bambang Setiawan, serta Wakil Komandan Sesko TNI Mayjen TNI Teguh Pudji Rahardjo yang dikenal sebagai lulusan terbaik Akademi Militer 1995. Selain itu, turut melaksanakan laporan korps Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, Direktur D Bais TNI Brigjen TNI Hendri Sembiring, serta Direktur A Bais TNI Brigjen TNI Leonardo Sebastian. Nama lain yang juga tercatat dalam daftar kenaikan pangkat adalah Karo Humas, Data, dan Informasi Kemenko Polhukam Brigjen TNI Honi Havana, yang diketahui merupakan rekan seangkatan dengan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono di Akademi Militer tahun 2000. Selanjutnya, Pa Sahli Tk. III KSAD Bidang Ketahanan Energi, SDA, dan Lingkungan Hidup Mayjen TNI IGBN Tedjasukma, Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Darat Mayjen TNI Mochamad Masrukin, serta Panglima Divisi Infanteri 1 Kostrad Mayjen TNI Ahmad Fikri Musmar juga menjadi bagian dari perwira yang memperoleh kenaikan pangkat tersebut. Upacara berlangsung khidmat dan penuh rasa kebanggaan, mencerminkan komitmen TNI AD dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan serta memperkuat profesionalisme di lingkungan Angkatan Darat. KSAD berharap, dengan kenaikan pangkat ini, para perwira tinggi mampu terus berinovasi dan memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI AD, sekaligus menjawab tantangan strategis yang semakin kompleks ke depan. (Heri)

BIDIK-KASUSNEWS.COM  Jakarta – Momentum libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata. Taman Impian Jaya Ancol menjadi salah satu destinasi favorit, terbukti hingga pukul 17.00 WIB pada Lebaran hari kedua, jumlah pengunjung mencapai 47.070 orang. Kepadatan terlihat sejak siang hari, dengan wisatawan memadati sejumlah wahana unggulan yang ada di kawasan Ancol. Data sementara menunjukkan Sea World Ancol menjadi destinasi paling ramai dengan 6.940 pengunjung, diikuti Dunia Fantasi (Dufan) sebanyak 5.230 orang, Samudra Ancol 4.530 orang, Atlantis Water Adventures 3.820 orang, serta Jakarta Bird Land sebanyak 2.150 orang. Humas Ancol, Daniel Windriatmoko, saat dikonfirmasi wartawan menyampaikan bahwa lonjakan pengunjung merupakan hal yang biasa terjadi saat periode libur panjang seperti Lebaran. “Antusiasme masyarakat cukup tinggi, khususnya di hari kedua Lebaran. Meski demikian, kondisi di lapangan tetap aman dan terkendali,” ujarnya. Menurutnya, pihak pengelola telah melakukan berbagai persiapan guna mengantisipasi lonjakan pengunjung, termasuk penambahan petugas layanan dan pengamanan di seluruh area wisata. “Kami pastikan seluruh fasilitas berjalan optimal. Koordinasi dengan pihak keamanan juga terus dilakukan demi menjaga kenyamanan pengunjung,” tambahnya. Pihak Ancol juga mengimbau agar pengunjung tetap menjaga ketertiban serta memperhatikan keselamatan selama menikmati liburan di kawasan wisata tersebut. Diperkirakan jumlah pengunjung masih akan bertambah hingga malam hari. (Heri)

BIDIK-KASUSNEWS.COM Jakarta – Di tengah suasana Hari Raya Idul Fitri, prajurit Korps Marinir TNI AL tetap menunjukkan dedikasi dan pengabdian kepada masyarakat, 1 Peleton Pasmat 1 di Kerahkan dengan turun langsung membantu warga terdampak banjir di wilayah Kelurahan Mekarsari,Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, sabtu,(21/03/2026) Dengan penuh semangat dan rasa kepedulian, para prajurit Marinir melaksanakan Penyisiran rumah yang terdampak banjir Guna Memastikan Masyarakan sudah ter evakuasi. Kehadiran prajurit Marinir di lokasi bencana menjadi wujud nyata bahwa TNI selalu hadir di tengah kesulitan rakyat, tanpa mengenal waktu, termasuk di hari besar keagamaan. prajurit Marinir juga turut membersihkan lingkungan pascabanjir guna mencegah timbulnya penyakit serta mempercepat pemulihan kondisi wilayah terdampak. Aksi kemanusiaan ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat yang merasa terbantu dengan kehadiran prajurit Marinir di tengah situasi sulit. Semangat gotong royong antara TNI dan warga pun semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kegiatan ini, Korps Marinir kembali menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan dalam membantu masyarakat, sekaligus mengabdikan diri kepada bangsa dan negara dalam setiap kondisi. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM  Medan – Momentum Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M di Satuan Brimob Polda Sumatera Utara berlangsung penuh khidmat, hangat, dan sarat makna. Pelaksanaan Salat Idulfitri yang digelar di Lapangan Hanyaken Musuh, Mako Satuan Brimob Polda Sumut, Kota Medan, menjadi semakin istimewa dengan kehadiran langsung Komandan Korps Brimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat, yang turut membaur bersama ribuan jamaah dalam suasana penuh kebersamaan. Sabtu (21/03/2026). Kehadiran Dankorbrimob tersebut merupakan bagian dari rangkaian mendampingi kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di wilayah Sumatera Utara dan Aceh. Dalam agenda kenegaraan tersebut, Presiden didampingi oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang selanjutnya didampingi oleh Dankorbrimob. Di tengah padatnya rangkaian kegiatan, Dankorbrimob tetap menyempatkan diri hadir di tengah-tengah personel dan masyarakat, melaksanakan Salat Idulfitri bersama sebagai wujud kedekatan dan kepedulian terhadap satuan di daerah. Salat Ied tersebut Dankorbrimob didampingi Dansatbrimob Polda Sumut Kombes Pol. Rantau Isnur Eka, dihadiri para PJU, serta anggota Satbrimob Polda Sumut dan Masyarakat, yang bersama-sama mengikuti rangkaian ibadah dengan penuh kekhusyukan. Kebersamaan yang terjalin dalam suasana Idulfitri ini menjadi simbol kuatnya soliditas internal serta sinergi antara Brimob dan masyarakat. Kehadiran Dankorbrimob di tengah jamaah memberikan semangat tersendiri, menghadirkan rasa kebersamaan yang tulus di hari kemenangan. Dalam kesempatan tersebut, Dankorbrimob menyampaikan bahwa momentum Idulfitri harus menjadi sarana untuk memperkuat keimanan dan sekaligus memperbaiki diri dengan saling memaafkan, serta meningkatkan kualitas pengabdian sebagai anggota Polri. Beliau menegaskan bahwa nilai-nilai Ramadan seperti keikhlasan, disiplin, dan kepedulian sosial harus terus diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. “Idulfitri bukan hanya tentang kembali ke fitrah secara pribadi, tetapi juga menjadi momentum bagi kita semua untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” pernyataan Dankorbrimob. Sementara itu, Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kombes Pol. Rantau Isnur Eka, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kehadiran Dankorbrimob Polri. Menurutnya, momen tersebut bukan sekadar kunjungan, melainkan bentuk perhatian nyata pimpinan kepada jajaran di wilayah, yang sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan profesionalisme, loyalitas, dan dedikasi dalam setiap pelaksanaan tugas. (Agus)

Bidik-kasusnews.com Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan mengalihkan status penahanan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, dari rumah tahanan (rutan) menjadi tahanan rumah. Kebijakan tersebut mulai diberlakukan sejak Kamis malam, 19 Maret 2026. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya perubahan status penahanan tersebut. Ia menyampaikan bahwa keputusan itu diambil setelah adanya permohonan dari pihak keluarga tersangka. “Pengalihan jenis penahanan dilakukan dari rutan KPK menjadi tahanan rumah sejak Kamis malam,” ujarnya kepada Bidik-kasusnews via WhatsApp (22/3/2026). Menurut Budi, permohonan pengalihan penahanan diajukan pada 17 Maret 2026 dan telah melalui proses kajian oleh penyidik. Permohonan tersebut kemudian dikabulkan dengan mempertimbangkan ketentuan dalam Undang-Undang KUHAP yang berlaku. Meski demikian, KPK menegaskan bahwa pengalihan ini bersifat sementara. Selama menjalani masa tahanan rumah, Yaqut tetap berada dalam pengawasan ketat aparat penegak hukum. “KPK tetap melakukan pengawasan melekat dan pengamanan selama yang bersangkutan menjalani tahanan rumah,” jelas Budi. Seperti diketahui, Yaqut sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2023–2024 pada awal Januari 2026. Ia sempat mengajukan gugatan praperadilan untuk melawan status tersangkanya, namun permohonan tersebut ditolak oleh pengadilan. Setelah itu, KPK resmi menahan Yaqut pada 12 Maret 2026. Tak berselang lama, penyidik juga menahan tersangka lain dalam perkara yang sama, yakni mantan staf khususnya, Ashfah Abidal Aziz, pada 17 Maret 2026. KPK memastikan seluruh proses hukum dalam perkara ini tetap berjalan sesuai prosedur, termasuk kebijakan pengalihan penahanan yang kini tengah dijalani oleh Yaqut. (Wely)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 22 Maret 2026 – Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah membawa kabar bahagia bagi ratusan warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara. Sebanyak 166 narapidana mendapatkan Remisi Khusus (RK) sebagai bentuk penghargaan dari negara atas perilaku baik selama menjalani masa pembinaan.   Pemberian remisi dilaksanakan pada Sabtu pagi di ruang rapat Rutan Jepara dalam suasana sederhana namun penuh makna. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Rutan Jepara Renza Maisetyo, jajaran petugas, serta para narapidana penerima remisi.   Dalam kesempatan tersebut, Renza menyampaikan bahwa remisi merupakan hak narapidana yang diberikan kepada mereka yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif, termasuk berkelakuan baik dan aktif mengikuti program pembinaan.   “Momentum Idul Fitri ini menjadi saat yang tepat untuk refleksi diri. Remisi yang diberikan diharapkan mampu menjadi penyemangat bagi warga binaan agar terus memperbaiki diri dan tidak mengulangi kesalahan di masa lalu,” ungkapnya.   Adapun rincian penerima remisi meliputi 53 narapidana mendapatkan pengurangan masa pidana selama 15 hari, 81 orang memperoleh remisi satu bulan, 31 orang menerima remisi satu bulan 15 hari, dan satu orang mendapatkan remisi selama dua bulan.   Seluruh penerima termasuk dalam kategori Remisi Khusus Sebagian (RK I), di mana mereka masih harus menjalani sisa masa pidana setelah mendapatkan pengurangan. Kegiatan penyerahan remisi dilakukan secara simbolis kepada perwakilan narapidana, dilanjutkan dengan sesi dokumentasi dan penutupan. Seluruh rangkaian berlangsung dengan tertib dan lancar.   Melalui pemberian remisi ini, pihak Rutan Jepara berharap warga binaan dapat memaknai Idul Fitri sebagai titik awal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, sekaligus mempersiapkan diri untuk kembali berbaur dengan masyarakat setelah bebas nantinya.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara

BIDIK-KASUSNEWS.COM ‎Bengkulu Utara – Bengkulu, Kebijakan efisiensi anggaran yang dicanangkan Pemerintah Pusat melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tampaknya belum sepenuhnya terimplementasi di tingkat daerah. ‎ ‎Sekretariat DPRD Kabupaten Bengkulu Utara kini menjadi sorotan publik terkait alokasi anggaran pengadaan kursi yang dinilai fantastis. ‎ ‎Inpres yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada 22 Januari 2025 tersebut secara tegas menginstruksikan seluruh instansi pemerintah untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran. ‎ ‎Fokus utamanya adalah program yang tepat guna dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. ‎ ‎Namun, berbanding terbalik dengan semangat penghematan tersebut, Sekretariat DPRD Kabupaten Bengkulu Utara justru menganggarkan pengadaan kursi putar dengan nilai mencapai lebih dari Rp. 265 juta. ‎ ‎Berdasarkan data yang dihimpun, pengadaan ini masuk dalam Tahun Anggaran 2025 melalui metode e-purchasing dengan sumber dana dari APBD Kabupaten Bengkulu Utara. ‎ ‎Langkah ini menuai kritik tajam karena dinilai tidak selaras dengan prioritas kebutuhan masyarakat saat ini. ‎ ‎Di tengah desakan perbaikan infrastruktur jalan, fasilitas pendidikan, serta layanan kesehatan di Bengkulu Utara, pengeluaran ratusan juta rupiah untuk kursi putar dianggap sebagai pemborosan yang tidak mendesak. ‎ ‎Idealnya, anggaran sebesar itu dapat dialihkan untuk program yang menyentuh langsung kepentingan publik dan mendukung penguatan ekonomi masyarakat di daerah. ‎ ‎Sementara itu Sekretaris DPRD Kabupaten Bengkulu Utara, Nyoman Karwiyanto, S.Sos., saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Jumat (20/3/2026), yang bersangkutan tidak memberikan tanggapan terkait urgensi pengadaan kursi putar tersebut. (Red) ‎ ‎Sumber : Targetberita.co.id ‎

BIDIK-KASUSNEWS.COM ‎Bengkulu Utara – Bengkulu, Sejumlah media daring (online) di Kabupaten Bengkulu Utara melayangkan protes keras terkait pembagian dana publikasi tahun anggaran 2026 di Sekretariat DPRD (Sekwan) Bengkulu Utara. ‎ ‎Kebijakan tersebut dinilai diskriminatif dan sarat akan praktik nepotisme dalam penentuan kuota publikasi. ‎ ‎Kekecewaan ini mencuat setelah beredarnya daftar rincian anggaran publikasi yang menunjukkan perbedaan signifikan antar media tanpa dasar yang jelas. ‎ ‎Praktik ini dianggap merugikan kemitraan yang seharusnya bersifat transparan dan berkeadilan. ‎ ‎Salah seorang wartawan yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa alokasi anggaran yang diberikan kepada setiap media sangat bervariasi. ‎ ‎Ia menduga pembagian tersebut didasari oleh faktor kedekatan personal dengan pihak pengelola anggaran, bukan berdasarkan parameter profesionalisme media. ‎ ‎“Dalam daftar tersebut terlihat jelas ada media yang mendapatkan jatah hingga 10 tayang, namun ada juga yang hanya 1 atau 2 tayang. Padahal nilai per tayangnya cukup besar, yakni satu juta rupiah,” ujarnya. ‎ ‎Ketimpangan ini pun memicu pertanyaan besar mengenai kriteria yang digunakan Sekwan DPRD Bengkulu Utara. ‎ ‎Sebagai informasi, dana kontrak publikasi bersumber dari anggaran negara yang peruntukannya wajib dipertanggungjawabkan sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku. ‎ ‎Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Bengkulu Utara Nyoman Karwiyanto, S.Sos., selaku Pengguna Anggaran (PA) saat dikonfirmasi melalui WhatsApp oleh targetberita.co.id pada jumat (20/3/2026) tidak.merespon (Red) ‎ ‎Sumber : Targetberita.co.id ‎

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 22 Maret 2026 – Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah membawa kabar bahagia bagi ratusan warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara. Sebanyak 166 narapidana mendapatkan Remisi Khusus (RK) sebagai bentuk penghargaan dari negara atas perilaku baik selama menjalani masa pembinaan.   Pemberian remisi dilaksanakan pada Sabtu pagi di ruang rapat Rutan Jepara dalam suasana sederhana namun penuh makna. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Rutan Jepara Renza Maisetyo, jajaran petugas, serta para narapidana penerima remisi.   Dalam kesempatan tersebut, Renza menyampaikan bahwa remisi merupakan hak narapidana yang diberikan kepada mereka yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif, termasuk berkelakuan baik dan aktif mengikuti program pembinaan. “Momentum Idul Fitri ini menjadi saat yang tepat untuk refleksi diri. Remisi yang diberikan diharapkan mampu menjadi penyemangat bagi warga binaan agar terus memperbaiki diri dan tidak mengulangi kesalahan di masa lalu,” ungkapnya.   Adapun rincian penerima remisi meliputi 53 narapidana mendapatkan pengurangan masa pidana selama 15 hari, 81 orang memperoleh remisi satu bulan, 31 orang menerima remisi satu bulan 15 hari, dan satu orang mendapatkan remisi selama dua bulan.   Seluruh penerima termasuk dalam kategori Remisi Khusus Sebagian (RK I), di mana mereka masih harus menjalani sisa masa pidana setelah mendapatkan pengurangan.   Kegiatan penyerahan remisi dilakukan secara simbolis kepada perwakilan narapidana, dilanjutkan dengan sesi dokumentasi dan penutupan. Seluruh rangkaian berlangsung dengan tertib dan lancar.   Melalui pemberian remisi ini, pihak Rutan Jepara berharap warga binaan dapat memaknai Idul Fitri sebagai titik awal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, sekaligus mempersiapkan diri untuk kembali berbaur dengan masyarakat setelah bebas nantinya.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Sabtu, 21 Maret 2026 Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara berlangsung dalam suasana khusyuk dan penuh kebersamaan. Warga binaan Muslim tampak antusias mengikuti pelaksanaan Sholat Idul Fitri yang digelar di dalam lingkungan rutan dengan pengawasan petugas. Ibadah dimulai sejak pagi hari dengan pengaturan yang telah dipersiapkan secara matang guna memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga. Seluruh peserta mengikuti rangkaian sholat berjamaah hingga khutbah dengan tertib dan penuh kekhidmatan.   Dalam khutbah Idul Fitri, disampaikan pesan-pesan keagamaan yang menekankan pentingnya introspeksi diri, memperkuat keimanan, serta semangat untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Momentum hari kemenangan ini dimanfaatkan sebagai sarana refleksi bagi warga binaan dalam menjalani proses pembinaan.   Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menegaskan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini memiliki peran penting dalam pembinaan mental dan spiritual warga binaan. “Idul Fitri bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperbaiki diri dan memperkuat nilai-nilai keimanan. Kami berharap warga binaan dapat mengambil hikmah dari momen ini sebagai bekal untuk masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.   Pelaksanaan Sholat Idul Fitri ini juga menjadi wujud pemenuhan hak beribadah bagi warga binaan, sekaligus bagian dari program pembinaan kerohanian yang terus dijalankan secara berkelanjutan di Rutan Jepara. Dengan suasana yang aman, tertib, dan kondusif, kegiatan ini mencerminkan komitmen pihak rutan dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang humanis, serta mendorong perubahan positif bagi seluruh warga binaan sebelum kembali ke masyarakat.(Wely) Sumber:humas Rutan jepara