SUKABUMI, Bidik-kasusnews.com – Dua event besar yang digelar di Lapang Merdeka (Lapdek) Kota Sukabumi dalam sepekan terakhir memicu perdebatan terkait pemanfaatan ruang terbuka hijau tersebut. Peraturan Wali Kota Sukabumi Nomor 4 Tahun 2017 secara tegas melarang kegiatan komersial di lokasi itu. namun kenyataannya, panggung hiburan dan transaksi komersial tetap berlangsung. Hal ini menimbulkan pertanyaan publik mengenai konsistensi penerapan regulasi. Aktivis Pergerakan Islam Sukabumi, Budhy Lesmana, mengkritik keras pelanggaran tersebut dan mendesak DPRD Kota Sukabumi untuk segera mengambil sikap yang diunggah di akun Facebook-nya. “Dewan garugah kang. Preseden buruk bagi supremasi hukum di Kota Sukabumi, saat penguasa melanggar aturan yang dibuatnya sendiri. Panggil vendornya, berapa mereka setor untuk bisa manggung di lokasi yang terlarang kegiatan,” tulisnya, Sabtu (3/5/2025). Ia menilai bahwa peristiwa ini dapat merusak citra pemerintahan yang tidak konsisten dengan aturan yang dibuat. Anggota DPRD Kota Sukabumi, Danny Ramdhani, juga menyoroti masalah ini. Menurutnya, Pemkot harus segera memberikan penjelasan yang jelas dan transparan mengenai status hukum Lapdek. “Kalau Perwal larangan penggunaan panggung di Lapdek belum dicabut, berarti ada pelanggaran. Bila sudah dicabut, sampaikan secara terbuka. Transparansi itu penting,” tegas Danny. Ia juga menambahkan bahwa perlu ada akuntabilitas dalam pengelolaan aset publik seperti Lapdek. “Jangan sampai PAD yang masuk dari Lapdek tidak sebanding dengan biaya perawatannya. Itu justru jadi beban APBD,” tambahnya. Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi, Ganjar Ramdani Saputra, menjelaskan bahwa pihaknya hanya berfungsi sebagai pengarah dan pengawas teknis kegiatan. Ia menyebutkan bahwa Perwal 4/2017 saat ini sedang dalam proses revisi. “Sedang direvisi, untuk lebih jelasnya bisa langsung ke Bagian Hukum,” ujarnya. Pernyataan ini kemudian dibenarkan oleh Kepala Bagian Hukum Setda Kota Sukabumi, Yudi Febriansyah. Dia menjelaskan bahwa Perwal tersebut masih berlaku namun memang sedang disesuaikan untuk memberikan fleksibilitas yang lebih dalam pemanfaatan aset publik, sambil tetap mempertahankan fungsi Lapdek sebagai ruang terbuka hijau yang dapat diakses oleh masyarakat. Seiring meningkatnya minat terhadap penyelenggaraan event di pusat kota, Pemerintah Kota Sukabumi diharapkan segera merampungkan revisi Perwal tersebut dan menyosialisasikan perubahan aturannya secara terbuka. Dengan begitu, penyelenggara kegiatan akan memiliki kepastian hukum, dan masyarakat tetap mendapatkan jaminan pengelolaan ruang publik yang adil, transparan, dan berpihak pada kepentingan umum. (Dadang)

SUKABUMI, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Tragedi pengeroyokan yang menewaskan Suherlan alias Samson di Simpenan, Kabupaten Sukabumi, meninggalkan dampak lebih dalam bagi keluarganya. Firli, adik korban, kini mengaku menjadi korban intimidasi oleh salah satu pelaku yang berstatus tahanan kota. Firli menceritakan pengalamannya dihina dan diusir saat menggunakan WC umum di lingkungan tempat tinggalnya. “Saya hanya ingin hidup tenang, tapi intimidasi terus berlanjut,” kata Firli, yang kini tinggal sementara di rumah warga di Palabuhanratu untuk menghindari tekanan lebih lanjut. Firli mengungkapkan bahwa ia merasa tertekan dan tak bisa lagi menggunakan fasilitas umum di sekitar rumahnya akibat perilaku pelaku yang terus mengancam. Kuasa hukum keluarga korban, Tusyana Priyatin, SH., mengecam keras tindakan intimidasi ini dan menyebutnya sebagai bentuk ketidakadilan. Ia menegaskan akan mengajukan citizen lawsuit untuk menuntut keadilan bagi keluarga korban. Meski berkas perkara sudah berada di kejaksaan, Tusyana menilai status tahanan kota bagi pelaku sangat tidak pantas. “Kasus ini sudah masuk tahap dua, namun pelaku masih bebas melakukan tekanan kepada keluarga korban,” tegas Tusyana dengan nada geram. Selain itu, keluarga korban juga melaporkan bahwa mereka belum mendapatkan bantuan atau perhatian dari pemerintah setempat. Firli mengungkapkan bahwa mereka tidak mendapat dukungan fasilitas dasar, bahkan untuk menggunakan WC umum saja sudah menjadi masalah. “Kami tidak pernah mendapat bantuan apa pun, bahkan fasilitas yang paling dasar pun kami kesulitan,” ujar Firli. Sementara itu, Kepala Desa Cidadap mengonfirmasi bahwa pihak desa mengetahui perkembangan kasus ini dan telah melaporkan pelaku yang kini berstatus tahanan kota. Namun, saat ditanya mengenai pengusiran keluarga korban, Kades mengatakan masih belum mendapatkan informasi lebih lanjut. “Kami tahu kasus ini terus berlanjut, tetapi untuk pengusiran keluarga korban, kami belum dapat kabar pasti,” ujarnya. Dicky

Majalengka Bidik-kasusnews.com, Sebagai bentuk kepedulian terhadap Purnawirawan Polri, Sie Dokkes Polres Majalengka memberikan pendampingan medis kepada Purnawirawan Polri AKP Dadang yang menderita stroke, pada Jumat (2/5/2025). AKP Dadang, seorang Purnawirawan Polri mantan sebagai Kapolsek Sukahaji Polres Majalengka, diketahui membutuhkan penanganan medis lebih lanjut. Untuk itu, Kasie Dokes Polres Majalengka AIPDA Ade Indra turun tangan memastikan ia mendapatkan perawatan yang tepat. Kasi Dokkes Polres Majalengka beserta anggota memberikan pertolongan dengan sigap membawa AKP Dadang yang menderita stroke saat ini tidak sadarkan diri langsung dirujuk kerumah sakit Losarang Indramayu. Langkah ini merupakan bagian dari program kemanusiaan Polres Majalengka dalam membantu Keluarga besar Polri atau masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bidang kesehatan. “Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam aspek sosial dan kemanusiaan,” ujar Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian. Dalam pelaksanaannya, petugas dari Si Dokkes Polres Majalengka membantu mengevakuasi AKP Dadang ke Rumah Sakit Losarang untuk mendapatkan layanan kesehatan, termasuk pemeriksaan medis dan terapi yang diperlukan. Kapolres berharap, kegiatan Bhakti Kesehatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi AKP Dadang dan keluarganya serta menjadi ladang ibadah bagi semua pihak yang terlibat. Asep Rusliman

SUKABUMI , Bidik-kasusnews.com – Warga Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, diguncang aksi percobaan pembakaran yang terjadi pada Jumat (2/5/2025) sekitar pukul 04.30 WIB. Setidaknya ada 10 rumah hampir terbakar habis dalam kejadian yang diduga dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK). Salah satu rumah yang menjadi sasaran pelaku adalah milik Irwansyah, Babinkamtibmas Polsek Cikole, yang mengalami kerusakan cukup parah pada bagian dapur. Saat kejadian, Irwansyah sedang bertugas dan menerima kabar dari keluarganya bahwa rumahnya terbakar. Ia pun langsung bergegas menuju lokasi. “Warga langsung membantu memadamkan api yang sudah membakar bagian belakang rumah,” ujarnya. Beruntung, api berhasil dipadamkan sebelum merusak seluruh bangunan. Namun, hal yang mengejutkan terjadi ketika Irwansyah menyusuri gang-gang sekitar lokasi. Ia menemukan sekitar 10 titik percobaan pembakaran lainnya yang tersebar di wilayah RW 05 dan RW 06, dengan konsentrasi terbanyak di RW 06. Irwansyah menduga bahwa percobaan pembakaran ini dilakukan secara acak, namun dengan pola yang sistematis, menyasar rumah-rumah warga dari gang ke gang. Meskipun belum ada konfirmasi terkait motifnya, aksi ini memicu kekhawatiran yang mendalam di kalangan warga. Mengingat banyaknya anak-anak dan balita yang tinggal di kawasan tersebut, warga merasa sangat terancam. Polisi dari Polsek Citamiang dan tim identifikasi Polres Sukabumi Kota langsung turun tangan melakukan penyelidikan. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas kejadian ini. Keamanan di wilayah tersebut pun diperketat untuk mencegah terulangnya insiden serupa. Hingga saat ini, pihak berwajib belum bisa memastikan motif pelaku. Namun, warga dan aparat keamanan terus berkoordinasi untuk memastikan keselamatan warga dan mengungkap pelaku teror ini. (Dadang)

SUKABUMI, Bidik-kasusnews.com, – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di Kota Sukabumi menjadi momentum penegasan komitmen pemerintah daerah terhadap sektor pendidikan. Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda, menyatakan dukungannya terhadap kemajuan pendidikan di daerah. “Kami berkomitmen untuk terus mendorong kemajuan dunia pendidikan di Kota Sukabumi,” ujarnya, Jumat (2/5/2025). Ia menambahkan, kehadirannya dalam peringatan Hardiknas adalah bagian dari komitmen tersebut. Kehadiran unsur legislatif, menurutnya, penting sebagai bentuk sinergi antara pembuat kebijakan dan pelaksana di lapangan dalam memperjuangkan pendidikan yang lebih baik. Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa pendidikan tidak hanya berkutat pada akademik, melainkan juga menyangkut pembentukan karakter dan nilai-nilai kehidupan. Ia menegaskan bahwa guru memegang peran penting dalam proses itu. “Pendidikan sejati adalah yang memanusiakan manusia. Guru adalah aktor utama dalam membentuk kepribadian anak bangsa,” jelasnya. Menurutnya, peringatan Hardiknas juga menjadi pengingat akan pentingnya keteladanan dan penghargaan terhadap guru. Pemerintah Kota, lanjutnya, akan terus memperkuat pendidikan karakter sebagai fondasi utama dalam membangun generasi yang berintegritas. Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta menjaga ekosistem pendidikan yang sehat. “Pendidikan tidak hanya menjadi tugas sekolah dan guru, tetapi tanggung jawab bersama antara orang tua, masyarakat, dan pemerintah,” pungkasnya. (Dadang)

SUKABUMI, Bidiki-kasusnews.com – Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 Tingkat Kabupaten Sukabumi berlangsung khidmat di Alun-alun Palabuhanratu, Jumat (2/5/2025). Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali, S.IP turut hadir bersama Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, MM yang bertindak sebagai inspektur upacara. Upacara ini dihadiri berbagai unsur, mulai dari Wakil Bupati, Sekda, Forkopimda, Forkopimcam, hingga jajaran tenaga pendidik. Dalam amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang dibacakan Bupati, ditekankan bahwa pendidikan harus mampu membentuk karakter, meningkatkan keterampilan, dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan. Presiden RI menetapkan pendidikan sebagai prioritas strategis dalam pembangunan nasional, terutama dalam upaya menyiapkan SDM unggul yang mampu membawa bangsa keluar dari kemiskinan struktural. Peran guru kembali ditegaskan sebagai elemen kunci dalam transformasi pendidikan. Mereka diharapkan menjadi pendidik yang mampu membangun peradaban, tidak sekadar pengajar di ruang kelas. Ketua DPRD menilai Hardiknas sebagai momen evaluasi dan penguatan komitmen bersama. Ia menekankan pentingnya penguasaan literasi digital, pembentukan karakter, dan keterampilan kolaborasi lintas budaya. “Ini merupakan modal bagi generasi muda menyongsong masa depan yang lebih cerah. DPRD, lanjutnya, akan terus mengawal kebijakan dan anggaran pendidikan yang inklusif dan berkeadilan,” kata Budi. Rangkaian acara ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama pembangunan pendidikan istimewa dan penyerahan simbolis beasiswa tahfidz kepada siswa SD dan SMP terpilih. (DICKY)

CIREBON Bidik-kasusnews.com, Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day tahun 2025 diwarnai dengan keberangkatan ribuan buruh dari Kabupaten Cirebon menuju Jakarta untuk mengikuti aksi unjuk rasa nasional. Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon mengerahkan ratusan personel guna mengamankan dan mengawal rombongan buruh dari berbagai serikat pekerja. Kegiatan yang berlangsung sejak Kamis (1/5) dini hari tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H. Sedikitnya 200 personel dikerahkan dalam operasi pengamanan tersebut. Mereka terdiri dari pejabat utama (PJU) Polresta, para Kapolsek, perwira pengendali (Padal), personel fungsi operasional, hingga personel Polwan. Kekuatan pengamanan dibagi ke dalam satuan tugas pengawalan demi mendukung kelancaran perjalanan, personel pengamanan disebar di setiap kendaraan dan sepanjang jalur yang dilewati. Personel lainnya disiagakan di Mapolresta Cirebon untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan. “Kami menjamin keamanan dan keselamatan rekan-rekan buruh dalam perjalanan mereka menuju Jakarta. Pengawalan ini bukan hanya bentuk pelayanan, tetapi juga sebagai wujud penghormatan atas hak menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib,” ujar Kombes Pol Sumarni kepada awak media. Berdasarkan data Polresta Cirebon, terdapat tujuh serikat pekerja dari berbagai sektor yang diberangkatkan dalam rombongan terpisah dengan pengawalan ketat. Total jumlah peserta aksi dari wilayah Cirebon mencapai lebih dari 1.500 orang. Berikut rincian pengamanan dan pengawalan dari masing-masing serikat: 1. SBDI KASBI Cirebon Sebanyak 82 buruh diberangkatkan pukul 02.10 WIB dari PT Longrich Indonesia menggunakan satu bus dan satu elf. Pengamanan dipimpin AKP Mulyadi (Kapolsek Pabedilan) bersama 13 personel. 2. DPC FSB GARTEKS Cirebon Raya Mengawali keberangkatan pukul 00.05 WIB, 189 orang dari serikat ini diberangkatkan dengan tiga bus. Padal: AKP I Putu Ika Prabawa Kartima (Kasat Reskrim), bersama 16 personel. 3. DPC SPN Kabupaten Cirebon Dengan kekuatan massa sebanyak 229 orang, rombongan ini berangkat pukul 02.30 WIB dari Masjid Aljabar Plumbon dengan empat bus. Padal: Kompol Acep Anda (Kabag Ren), 19 personel. 4. SP BISS PT Longrich Indonesia Rombongan terbesar dengan estimasi 350 peserta diberangkatkan pukul 04.30 WIB menggunakan tujuh bus. Padal: Kompol Sutarja (Kabag Ops), 20 personel. 5. SP TSK SPSI Keberangkatan dilakukan bertahap mulai 30 April pukul 24.00 WIB hingga 1 Mei pukul 04.45 WIB. Total peserta 300 orang dengan enam bus. Padal: Kompol Endang Sujana (Kasat Samapta), 18 personel. 6. FSPMI Cirebon Raya Berangkat pukul 05.30 WIB dari Sekretariat KC FSPMI di Desa Kejuden, rombongan ini terdiri dari 150 orang dengan dua bus. Padal: Kompol Akmadi (Kasat Polair), 11 personel. 7. LEM SPSI Cirebon Raya Sebanyak 240 orang diberangkatkan pukul 05.30 WIB dari GT Plumbon menggunakan empat bus dan dua unit Hiace. Padal: Kompol Edi Baryana (Kasat Binmas), 19 personel. Polresta Cirebon juga menyiapkan dukungan logistik berupa makanan dan minuman yang dibagikan kepada peserta aksi di dalam kendaraan. Selain itu, petugas juga mengawasi rute yang dilalui guna memastikan tidak ada hambatan lalu lintas maupun gangguan keamanan. Kapolresta Sumarni menegaskan bahwa pengamanan bukan semata menjaga ketertiban, tetapi juga sebagai upaya membangun hubungan kemitraan yang konstruktif antara aparat dan kelompok buruh. “Allamdulillah, hingga keberangkatan terakhir seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif,” pungkasnya. Asep Rusliman

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Polsek Babakan Polresta Cirebon menunjukkan respon cepat dalam menggagalkan rencana aksi tawuran antar geng motor yang diduga akan direkam dan dijadikan konten media sosial. Kejadian ini terjadi pada Kamis dini hari, 1 Mei 2025, sekitar pukul 01.10 WIB, di Jalan Raya depan makam Desa Kudumulya, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon. Aksi penggagalan tawuran ini bermula dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya sekelompok remaja yang diduga akan melakukan aksi kekerasan antar geng motor di lokasi tersebut. Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Babakan yang terdiri dari AIPTU Opik N, SH, AIPTU Renjana, AIPDA Sam Renda Y, SH, AIPDA Ridwan, SH, BRIPKA Subagija, SE, MM, BRIPKA Harry Setiawan, SH, dan BRIPTU Dede N, SH, segera bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP). Setibanya di lokasi, petugas mendapati sekelompok remaja tengah berkumpul dan diduga bersiap untuk tawuran. Menyadari kedatangan petugas, para remaja tersebut berusaha melarikan diri. Namun, petugas berhasil mengamankan delapan orang yang kemudian dilakukan pemeriksaan dan interogasi awal di tempat. Dari hasil pemeriksaan, para remaja tersebut mengaku tergabung dalam tiga kelompok berbeda, yaitu Camp TEAM OGAH SADAR (TOS), BUARAN ENJOY, dan DEANGRS_TIMUR02. Mereka mengakui bahwa aksi tawuran telah direncanakan, bahkan masing-masing kelompok berencana membawa senjata tajam seperti sabit, celurit, dan pedang. Beruntung, saat penangkapan tidak ditemukan senjata tajam pada anak-anak yang diamankan. Petugas juga menyita lima unit sepeda motor dan empat unit telepon genggam sebagai barang bukti. Seluruh remaja yang diamankan masih berstatus pelajar dengan usia yang relatif muda, berkisar antara 13 hingga 16 tahun. Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H. mengapresiasi respon cepat yang dilakukan jajaran Polsek Babakan. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan mentoleransi aksi kekerasan dan akan terus melakukan patroli serta pembinaan untuk mencegah keterlibatan remaja dalam aksi kriminalitas. “Kami mengimbau kepada seluruh orang tua, sekolah, dan tokoh masyarakat untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak dan remaja, agar tidak terjerumus dalam pergaulan negatif yang berujung pada tindakan pidana,” ujar Kapolresta. Pihaknya juga meminta peran aktif masyarakat Kabupaten Cirebon untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan melalui Layanan Call Center 110 Polresta Cirebon atau nomor Dumas Presisi Polresta Cirebon 08112497497. Saat ini, kasus tersebut masih dalam pendalaman lebih lanjut oleh Unit Reskrim Polsek Babakan untuk mengungkap motif dan pihak-pihak lain yang terlibat. Asep Rusliman

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon. Petugas mengamankan pelaku berinisial AN (27) warga Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (29/4/2025) sekira pukul 20.30 WIB. Dalam peristiwa tersebut pelakunya berjumlah dua orang, dan seorang pelaku lainnya masih dalam pengejaran petugas. “Peristiwa bermula saat pelaku mengendarai sepada motor matic berhenti di depan warung yang selanjutnya salah satu pelaku turun dari motor, dan langsung menghampiri korban yang sedang memegang HP,” ujarnya, Rabu (30/4/2025). Ia mengatakan, saat itu korban tengah berkumpul beserta temanya, dan pelaku berpura- pura menanyakan arah menuju Sindang laut. Namun, pelaku langsung merebut HP yang sedang dipegang korban dengan cara menariknya dengan paksa. Menurutnya, selanjutnya pelaku yang merebut HP korban didorong oleh saksi sehingga terjatuh, sedangkan palaku lainya melarikan diri. Selanjutnya salah satu pelaku yang terjatuh diamankan oleh warga kemudian dibawa ke Kantor Desa Kertawangun Kec. Sedong Kab. Cirebon. “Di dalam kantong celana pelaku dtemukan Kunci pas 16, kunci pas 10, Kunci pas 8, dan obeng yang di modifikasi menyerupai kunci motor yang juga diamankan sebagai barang bukti. Kemudian patroli polsek sedong datang sehingga palaku dan barang bukti dibawa untuk pemeriksaan lebih lanjut,” katanya. Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 365 KUHP, dan diancam hukuman maksimal sembilan tahun penjara. Asep Rusliman

Majalengka, Bidik-kasusnews.com – Polres Majalengka Polda Jawa Barat menggelarkan Apel Siaga di Lapangan Apel Mapolres Majalengka, pada Selasa (01/5/2025) dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional (Mayday) 2025. Apel ini dipimpin oleh Wakapolres Majalengka KOMPOL Asep Agustoni, dan dihadiri oleh Kabag Ops KOMPOL Jaja Gardaja, serta para Pejabat Utama dan personel dari seluruh satuan kerja di lingkungan Polres Majalengka. Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian melalui Wakapolres Majalengka KOMPOL Asep Agustoni menekankan pentingnya kesiapan seluruh personel dalam mengawal jalannya peringatan Mayday secara aman dan damai. Ia menyampaikan bahwa Hari Buruh adalah momen penting bagi para pekerja dan harus dijaga agar berjalan tanpa gangguan keamanan, tanpa mengesampingkan semangat demokrasi. “Kita harus memastikan bahwa peringatan Mayday berjalan dengan aman dan damai. Kita harus siap untuk menghadapi segala kemungkinan, tetapi tetap mengedepankan pendekatan humanis dan dialogis,” tegas Wakapolres. Wakapolres mengimbau agar seluruh anggota tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam bertugas, serta menjaga sikap profesional dan menjunjung tinggi hak asasi manusia. Polres Majalengka juga memastikan bahwa seluruh satuan, termasuk unit-unit khusus, telah menyiapkan personel, perlengkapan, serta strategi pengamanan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polres Majalengka untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat selama peringatan Mayday berlangsung, melalui koordinasi dan sinergi lintas satuan secara optimal. “Polres Majalengka siap mengamankan jalannya peringatan Mayday 2025. Kami akan bekerja sama dengan semua pihak untuk memastikan bahwa perayaan Mayday berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” kata Wakapolres Majalengka. Asep Rusliman