CIREBON Bidik-kasusnews.com,. Polresta Cirebon terus menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dan pembinaan generasi muda. Pada Kamis (2/10/2025) malam, jajaran Polresta Cirebon menggelar Ceramah Kamtibmas dan Kesadaran Hukum di Pondok Pesantren Assalafie Babakan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., dan dihadiri oleh sekitar 800 santri dan santriwati, beserta dewan pengasuh Ponpes Assalafie. Kehadiran jajaran Polresta Cirebon di pesantren besar ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mempersiapkan Generasi Emas Indonesia yang tangguh, berkarakter, disiplin, dan taat hukum. Turut hadir jajaran pejabat utama Polresta Cirebon, antara lain Kasat Lantas Kompol Mangku Anom Sutresno, Kasat Narkoba AKP Heri Nurcahyo, Kasat Binmas AKP Marjoko, Kapolsek Ciwaringin AKP Sri Nuryati, Kasi Propam IPTU Enjay Sonjaya, Kasiwas IPTU Endang Widianti, Kasi Humas IPDA Ivan Arief Munandar, serta Kanit PPA Satreskrim IPDA Sri Muyanti. Dari pihak pesantren, hadir pula KH. Azka Hammam Syaerozi, Lc., KH. Yasyif Maemun Syaerozi, KH. Aziz Hakim Syaerozi, S.Fil., KH. Abdul Muiz Syaerozi, M.H.I., Dr. KH. Arwani Syaerozi, MA., dan jajaran pengasuh lainnya. Dalam ceramahnya, Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni menyampaikan pesan inspiratif kepada para santri untuk selalu menjaga cita-cita dan menolak segala bentuk penyimpangan. “Kami ingin kalian menggantungkan cita-cita setinggi langit. Jadilah orang-orang hebat yang bermanfaat bagi bangsa. Tapi ingat, jangan pernah dekat-dekat dengan narkoba, jauhi kekerasan, dan jaga harga diri kalian,” tegas Kapolresta Cirebon. Ia juga menyinggung pentingnya menjaga persatuan bangsa dalam keberagaman. “Kita harus berbangga menjadi bangsa Indonesia. Dari berbagai suku, budaya, dan bahasa, kita tetap bersatu. Anak-anakku sekalian, tugas kalian adalah menjaga persatuan ini, belajar dengan tekun, dan selalu taat hukum,” tambahnya. Kapolresta Cirebon menambahkan masa depan pasti banyak hal – hal yang sulit maka dari itu anak – anak siapkan dari sedini mungkin. Hal yang paling utama yang tidak bisa digantikan yaitu pangan. “Anak – anak sekalian ingat pertahankan pertanian kita salah satunya dengan mempertahankan lahan pertanian kita,” ujarnya. Kapolresta juga mengingatkan santri sebagai generasi muda harus memiliki filter digital yang kuat agar mewaspadai ancaman hoaks, ujaran kebencian, dan paham radikalisme yang menyebar melalui perkembangan teknologi digital. “Santri harus cerdas digital jangan sembarangan membagikan foto pribadi yang bisa disalahgunakan. Gunakan media sosial secara bijak, jangan ikut menyebarkan hoaks atau ujaran kebencian. Anak-anak sekalian, masa depan ada di tangan kalian,” pesannya. Kasat Narkoba AKP Heri Nurcahyo menegaskan bahwa narkoba adalah ancaman serius bagi generasi muda. “Banyak bangsa besar hancur karena narkoba, seperti Cina yang dijajah melalui Opium dan Amerika yang banyak wilayahnya rusak karena narkoba. Itu pelajaran bagi kita semua,” katanya. Ia menjelaskan bahwa narkoba kini beredar dalam berbagai bentuk yang menipu. “Jangan terkecoh, sekarang narkoba ada yang berbentuk kue, permen, keripik pisang, bahkan liquid vape. Semua itu menipu, dan yang pertama kali rusak adalah otak. Jadi, tolong jangan pernah mau jika ada yang menawarkan,” ujarnya tegas. Kanit PPA Satreskrim Polresta Cirebon, IPDA Sri Muyanti, S.H., memberikan pemahaman tentang bahaya bullying dan kekerasan seksual. “Bullying itu perilaku agresif yang dilakukan berulang kali baik fisik, psikis, maupun seksual. Ini dilarang undang-undang dan pelakunya bisa dipidana,” jelasnya. Ia mengingatkan agar para santri berhati-hati dalam pergaulan. “Bullying bisa merusak mental korban dan berdampak panjang. Maka anak-anakku, jangan pernah melakukan perundungan atau kekerasan. Jadilah pelindung bagi teman kalian,” pesannya. Dari sisi keselamatan jalan, Kasat Lantas Kompol Mangku Anom Sutresno menekankan pentingnya disiplin lalu lintas. “Pesan saya sederhana, selalu gunakan helm saat berkendara motor, patuhi rambu, jangan kebut-kebutan. Ingat, ketika kalian tertib berlalu lintas, bukan hanya keselamatan diri sendiri yang terjaga, tapi juga keselamatan orang lain,” ujarnya. Kegiatan ceramah kamtibmas ini berlangsung penuh antusias. Para santri mendengarkan dengan seksama, bahkan beberapa di antaranya mengajukan pertanyaan terkait narkoba dan etika pergaulan di era digital. Salah seorang santri mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. “Biasanya kami hanya tahu bahaya narkoba dari berita. Tapi malam ini dijelaskan langsung oleh polisi, jadi lebih paham. Saya jadi lebih semangat untuk menjaga diri dan teman-teman saya,” ungkap seorang santri. Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Assalafie, KH. AZIZ HAKIM SYAEROZI S.Fil., menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polresta Cirebon yang memberikan pengetahuan yang mungkin belum diketahui para santri. Sehingga ilmu baru yang didapatkan tersebut sangat bermanfaat untuk bekal para santri di masa depan. “Salah satunya bahaya tentang penyalahgunaan Narkoba maupun Obat – obatan terlarang sehingga para santri bisa menghindarinya karena sangat membahayakan. Oleh Karena Itu Kami atas nama Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Assalafie Mengucapkan Terimakasih sebesar besarnya kepada Polresta Cirebon,” pungkasnya. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata upaya Polresta Cirebon dalam membangun kemitraan dengan dunia pendidikan, khususnya pesantren. Adapun materi yang disampaikan antara lain Disiplin dan Keselamatan Berlalu Lintas, Bahaya penyalahgunaan narkoba, Pencegahan kenakalan remaja & bullying, Kejahatan Siber dan Etika Digital, Waspada hoaks, ujaran kebencian, dan radikalisme di media sosial, Karakter disiplin, wawasan kebangsaan, kesadaran hukum dan Bela Negara, Pencegahan Kekerasan Seksual dan Pelecehan dilingkungan pendidikan, serta Kegiatan Positif dan Pengembangan Diri. Melalui kegiatan ini, Polri berharap para santri dapat tumbuh menjadi generasi emas yang cerdas, disiplin, bebas narkoba, anti bullying, dan taat hukum. “Dengan pembekalan seperti ini, kami berharap santri-santri bisa menjadi benteng bangsa, berkarakter kuat, dan siap menghadapi tantangan global di masa depan,” pungkas Kapolresta Cirebon. (Asep.R)
Kunintan Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kodim 0615/Kuningan menggelar Ziarah Nasional di Taman Makam Pahlawan (TMP) Haurduni, Jalan Veteran, Kuningan, Jumat (3/10/2025). Kegiatan berlangsung khidmat sejak pukul 07.30 WIB, dipimpin langsung oleh Dandim 0615/Kuningan, Letnan Kolonel Arh Kiki Aji Wiryawan, S.Sos., selaku Inspektur Upacara. Turut hadir jajaran perwira staf, para Danramil, Dansub Denpom III/3-6 Kuningan, anggota Persit Kartika Chandra Kirana, serta PNS Kodim 0615/Kuningan. Upacara dimulai dengan penghormatan kepada arwah pahlawan, peletakan karangan bunga oleh Inspektur Upacara, dilanjutkan doa bersama, dan tabur bunga di makam para pahlawan. Ziarah nasional ini menjadi momen penting untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus meneladani nilai-nilai kepahlawanan mereka. Ini juga bagian dari refleksi kebangsaan dalam memperingati HUT ke-80 TNI.ujar Dandim 0615/Kuningan. Selain sebagai penghormatan, kegiatan ini juga meneguhkan komitmen TNI dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (Asep.R)
Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus wujud kepedulian sosial terhadap masyarakat, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Majalengka Polda Jabar melaksanakan kegiatan Jum’at Berkah dengan berbagi paket sembako kepada para penggali kubur di Makam Buyut Raksadipa, Desa Karayunan, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka, pada Jumat (03/10/2025). Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas Polres Majalengka menyerahkan sejumlah paket sembako berupa beras, telur, mie instan, dan kebutuhan pokok lainnya. Bantuan ini diberikan langsung kepada para penggali kubur serta warga sekitar yang dinilai membutuhkan. Kasat Lantas Polres Majalengka AKP AKP Rudy Sudaryono, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin Jum’at Berkah yang digelar setiap pekan. “Melalui kegiatan berbagi ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat serta memberikan manfaat nyata, khususnya kepada mereka yang membutuhkan. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari,” ujarnya. Warga penerima bantuan, khususnya para penggali kubur, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian Satlantas Polres Majalengka. Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan sosial yang dilakukan pihak kepolisian. Kegiatan Jum’at Berkah ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat hubungan harmonis antara Polri dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. (Asep.R)
CIREBON Bidik-kasusnews.com,. Kapolresta Cirebon, KOMBES POL. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H. menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tingkat Kabupaten Cirebon yang digelar di Ruang Paseban, Kantor Bupati Cirebon, Kamis (2/10/2025). Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi Forkopimda, instansi terkait, hingga pengelola SPPG untuk menyatukan langkah dalam menyukseskan program unggulan pemerintah pusat, yakni penyediaan makanan bergizi gratis bagi anak sekolah dan ibu hamil sebagai bagian dari upaya menekan angka stunting sekaligus mencetak Generasi Emas 2045. Rakor dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs. H. Mochamad Syafrudin, Dandim 0620/Kabupaten Cirebon Letkol Inf Mukhamad Yusron, Kadinkes Hj. Eni Suhaeni, SKM., M.Kes., serta para kepala SPPG, Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), dan mitra penyelenggara. Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Hj. Eni Suhaeni, SKM., M.Kes. menekankan pentingnya percepatan Sertifikasi Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS). “Saya minta semua SPPG tidak menunda lagi pengurusan SLHS. Standar kebersihan dan sanitasi adalah syarat mutlak. Kalau ada masalah seperti keracunan, koordinasi dengan Dinkes dan puskesmas harus cepat dilakukan. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan,” ucapnya. Ia juga mengingatkan agar setiap SPPG memberikan pelayanan terbaik, termasuk menjaga kualitas menu makanan. “Jangan asal kenyang, tetapi harus bergizi, sehat, dan bermanfaat. Ini investasi kesehatan anak-anak kita.” Asisten Pemerintahan dan Kesra, Drs. H. Mochamad Syafrudin, menegaskan program MBG bukan sekadar bantuan makanan, tetapi wujud nyata komitmen pemerintah pusat dan daerah. “MBG adalah program unggulan Presiden RI. Tujuannya memastikan anak-anak dan ibu hamil kita cukup gizi, sehingga generasi 2045 bisa bersaing di dunia internasional. Kalau kita lalai, kita akan kehilangan momentum besar ini,” ungkapnya. Ia juga mengingatkan seluruh pihak untuk mengutamakan pangan lokal. “Jangan hanya bicara kualitas, tetapi juga berikan ruang bagi petani kita. Pangan lokal sehat, segar, dan bisa menggerakkan ekonomi daerah. Dari sini akan lahir dampak ganda, kesehatan meningkat dan ekonomi tumbuh.” Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Mukhamad Yusron, S.A.P., menekankan pentingnya kontrol waktu dalam penyajian makanan. “Durasi makanan yang layak konsumsi itu lima jam. Kepala SPPG harus benar-benar mengatur ritme masak, pengemasan, dan distribusinya. Jangan sampai makanan basi sampai ke anak-anak,” jelasnya. Ia menambahkan, TNI bersama Polri siap melakukan pendampingan. “Kami sudah memerintahkan Danramil berkoordinasi dengan Kapolsek. Jangan sampai ada SPPG dari luar daerah masuk tanpa izin. Kami juga akan terus memonitor distribusi logistik agar tidak terjadi penyalahgunaan.” pungkasnya. Sementara, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.,H., menegaskan komitmen Kepolisian untuk mendukung penuh program MBG sebagai amanah nasional. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan SPPG dan SPPI dalam menjaga higienitas dan keamanan pangan. “Kebersihan adalah hal utama. Dari proses pencucian bahan, pengolahan, hingga penyajian harus benar-benar diperhatikan. Jangan sampai ada kelalaian karena penerima manfaatnya adalah anak anak generasi penerus masa depan bangsa,” tegas Kapolresta Cirebon. Ia juga menyoroti pentingnya penggunaan peralatan masak yang standar, penyimpanan makanan dengan wadah higienis, serta pengawasan distribusi logistik agar tidak terjadi sabotase. “Ini bukan sekadar program biasa, tapi menyangkut masa depan anak bangsa. Jangan anggap sepele soal kebersihan. Bahan harus dicuci bersih, proses masak harus higienis, alat masak ditata dengan baik, dan Jangan sampai ada karyawan yang sakit tetap bekerja. Itu sangat berisiko, selain itu Keamanan distribusi makanan harus dijaga. Ingatkan sopir dan petugas agar tidak lengah. Jangan sampai ada sabotase atau masalah lain di perjalanan. Semua harus diawasi.” ucap kapolresta Cirebon. Kapolresta menambahkan agar SPPI dan Ahli Gizi memanfaatkan pangan lokal yang bergizi, memastikan porsi dan kualitas makanan benar-benar tersaji sesuai standar, serta menghindari praktik-praktik yang berpotensi melanggar hukum. “Kita harus amanah jangan sampai, ada yang melakukan hal-hal yang berakibat tindak pidana” tambahnya. Selain itu, Kapolresta Cirebon mengingatkan agar seluruh pihak aktif melaporkan kendala maupun gangguan kamtibmas di sekitar SPPG melalui Hotline 110 Polri sehingga setiap permasalahan dapat ditangani cepat dan tepat. Rakor ditutup dengan harapan bersama agar Kabupaten Cirebon dapat menjadi contoh dalam pelaksanaan MBG yang aman, bergizi, berkualitas, dan tepat sasaran. “Mari kita jaga bersama program ini. Jangan sampai ada penyalahgunaan wewenang. Jangan ada yang coba-coba mengambil keuntungan pribadi. Semua harus fokus pada tujuan utama: generasi sehat, cerdas, produktif, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkas Kapolresta Cirebon. Dengan sinergi lintas sektor, program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Cirebon diharapkan mampu memberi manfaat besar bagi masyarakat, sekaligus menjadi motor penggerak terciptanya Indonesia Emas 2045. (Asep .R)
MAJALENGKA Bidik–kasusnews.com,. Momentum Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2025 diperingati secara khidmat di Kabupaten Majalengka. Dua institusi penting, Polres Majalengka dan Lanud Sugiri Sukani (SKI), menggelar upacara di lokasi terpisah dengan mengusung tema nasional Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya. Di Mapolres Majalengka, Kapolres AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H. memimpin langsung jalannya upacara. Hadir pula pejabat utama Polres, para Kapolsek jajaran, personel Polri, dan ASN. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh disiplin. “Peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat agar nilai-nilai Pancasila benar-benar diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila adalah dasar negara dan perekat bangsa yang harus kita jaga bersama,”tegas Kapolres Willy dalam amanatnya. Sementara itu, Komandan Lanud Sugiri Sukani, Letkol Pnb Yudisthira, mendapat kehormatan membacakan Naskah Ikrar pada upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tingkat Kabupaten Majalengka yang dipusatkan di Pendopo. Upacara tersebut dipimpin oleh Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M, dan dihadiri Forkopimda, TNI, Polri, ASN, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat Suasana berlangsung khidmat ketika seluruh peserta upacara menyimak pembacaan ikrar. Momentum ini dimaknai sebagai peneguhan kembali komitmen bersama dalam menjaga ideologi bangsa. (Asep Rusliman)
Cirebon Kota Bidik-kasusnews.com,.Satuan Reserse Narkoba Polres Cirebon Kota berhasil mengungkap kasus peredaran obat sediaan farmasi tanpa izin edar. Seorang pria berinisial TAJ alias K, 33 tahun, diamankan petugas di Kecamatan Kapetakan Kabupaten Cirebon. Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan terkait peredaran obat berbahaya di wilayah tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, Unit II Sat Resnarkoba melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap tersangka berikut barang bukti. Barang bukti yang ditemukan antara lain obat sediaan farmasi tanpa izin edar, sebuah handphone, uang tunai hasil penjualan, serta satu unit kendaraan bermotor yang digunakan tersangka. Seluruh barang bukti dibawa ke Mapolres Cirebon Kota guna proses hukum lebih lanjut. Tersangka TAJ diketahui sebagai warga Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, dengan pekerjaan sehari-hari sebagai wiraswasta. Ia mengakui perbuatannya dan menyimpan obat tersebut untuk diedarkan kepada warga. Setelah dilakukan gelar perkara, penyidik menilai alat bukti yang ada sudah cukup kuat sehingga status TAJ dinaikkan menjadi tersangka. Selanjutnya, pemeriksaan saksi-saksi dan pendalaman jaringan peredaran akan terus dilakukan. Polisi juga tengah mengembangkan kasus ini untuk mengungkap pemasok utama serta peredaran di wilayah lain. Langkah ini dilakukan agar jalur distribusi obat berbahaya dapat diputus secara menyeluruh. Kasat Reserse Narkoba Polres Cirebon Kota, AKP Otong Jubaedi, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi peredaran obat ilegal. “Kami berkomitmen menjaga generasi muda dari ancaman obat berbahaya. Masyarakat kami imbau untuk segera melapor jika mengetahui adanya peredaran obat terlarang melalui Call Center 110, WhatsApp Lapor Kapolres Bae, atau WhatsApp Tim Maung Presisi 851,” ujarnya pada Selasa (30/9/2025). Atas perbuatannya, tersangka akan dijerat Pasal 435 Jo Pasal 436 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dengan ancaman pidana sesuai aturan yang berlaku. (Asep Rusliman)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Kapolresta Cirebon KOMBES POL SUMARNI, S.I.K.,S.H.,M.H, bersama Dandim 0620/Kab. Cirebon LETKOL Inf. MUKHAMAD YUSRON dan Plt. Kepala Kemenag Kab. Cirebon H. SELAMET, memberikan Ceramah Kamtibmas dan Kesadaran Hukum Dalam Rangka Mempersiapkan Generasi Emas Indonesia di Pesantren Bina Insan Mulia Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon, Selasa (30/9/2025). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polresta Cirebon dalam mendekatkan polisi dengan masyarakat, khususnya para santri atau pelajar demi menciptakan generasi muda Kabupaten Cirebon yang lebih baik, cerdas, Bebas Narkoba dan berkarakter. Dalam penyampaiannya, ia mengatakan untuk jadi orang hebat dan sukses tidak hanya didukung IQ yg cerdas namun juga dibarengi dengan emotional question seperti etika, tata krama, perilaku, sopan santun yang baik dan spiritual question (keimanan dan ketaqwaan) yang baik. Selain itu, ia mengaku senang dan bersyukur dapat datang kembali ke Pesantren Bina Insan Mulia. Bahkan, selama ini pihaknya juga rutin keliling terus ke SMP, SMA dan SMK untuk melindungi para siswa dan siswi pelajar. Dirinya mengingatkan agar tidak memanggil seseorang dengan melihat pandang fisik atau panggilan yang merendahkan karena sudah ada peraturanya. “Bisa di ganti dengan nama atau panggilan yang baik, kita tidak boleh membedakan mau dia karyawan, pengusaha, anak dewan, atau anak polisi dan tentara, disini semua sama disini semua santri. Tidak ada diskriminasi di sekitar kita, disini ibu kapolresta mengingatkan, bahwa indonesia sedang membangun bangsa yg lebih baik. Tidak mudah dilaksanakan, tetapi bisa juga karena generasi emas kita bisa mempersiapkan dengan baik,” katanya. Menurutnya, tantangan kedepan yang dihadapi ialah jangan sampai menimbulkan bibit-bibit korupsi seperti mencontek, dan masih maraknya penyalahgunaan narkoba. Pihaknya mengakui selama ini masih banyak kecolongan pengawasan seperti orang yang tidak tahu barang lalu menitipkan barang tersebut, dan mendokrtrin untuk memakainya. “Jangan berani mencoba-coba barang seperti narkoba. Kemajuam teknologi, semuanya warga masyarakat indonesia punya smartphone dan setiap saat pandanganya kesitu semua. Jangan salah gunakan fasilitas sekolah, boleh di gunakan hanya untuk membahas atau mencari materi dan mencari informasi,” ujarnya. Ia menyampaikan permasalahan penyempitan lahan karena generasi kita tidak peduli kepada lingkungan sekitar karena kemajuan teknologi media sosial sehingga tidak ada kesadaran. Sehingga mulai dari sekarang jarus befikir jangan mencari pekerjaan tetapi membuka lapangan pekerjaan. Selain itu, jangan pernah bingung kedepan mau kemana, karena harus ambil cita-cita setinggi langit. “Jangan pernah melakukan hal-hal yang melanggar hukum, karena setiap pekerjaan kedinasan, BUMN, Swasta membutuhkan SKCK disitu ada keterangan catatan kepolisian. Untuk menjadi orang yang hebat harus memiliki emosional passion yang bagus, dan jangan mudah putus asa,” pungkasnya. Sementara itu Dandim 0620 LETKOL Inf. MUKHAMAD YUSRON mendoakan para santri supaya bisa menjadi pribadi-pribadi yang bertanggung jawab dan selalu melaksanakan kegiatan aktivitasnya dengan hal-hal yang positif. Seperti kemarin ramainya demo aksi unjuk rasa masih banyak di tunggangi. Sehingga harus tahu dasarnya jangan asal ikut-ikutan dan diikuti oleh orang yang menjadi oknum. “Saya percaya kalau adik-adik sekalian kedepan bisa memilih mana yg benar dan mana yang salah. Tugas TNI tidak hanya berperang, tugas militer perang melaksanakan menyiapkan sejak dini guna mengantisipasi pihak-pihak dari luar. Tugas yang lainya membantu pemerintah pusat dan daerah dalam melaksanakan tugas-tugasya,” ungkapnya. Senada, Plt. Kementrian Agama H. SELAMET mengaku bersyukur bisa bersilaturahmi dengan para santri Ponpes Bina Insan Mulia. Menurutnya para santri sangat beruntung karena sudah mendapatkan ilmu agama, sehingga jangan sampai pengetahuan umumnya saja yang bagus namun akhlaknya belum terpenuhi. “Maka dari itu disini kita di ajarkan bukan hanya pengetahuan umum namun juga pembelajaran agama dan akhlak atau kecerdasan spritual. Kalau orang sudah bagus termasuk pengetahuan umum dan akhlaknya juga saya yakin di indonesia tdk ada orang korupsi,” pungkasnya. Asep Rusliman
Indramayu Bidik-kasusnews.com,. Unit Tipidter Satreskrim Polres Indramayu membongkar kegiatan pertambangan tanpa izin di Desa Loyang, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu. Dalam operasi yang digelar pada Jumat (25/9/2025) kemarin, polisi mengamankan tujuh orang pelaku beserta sejumlah barang bukti. Tujuh pelaku tersebut masing-masing berperan sebagai direktur, pelaksana, hingga pengurus lapangan dalam kegiatan pertambangan ilegal tersebut. Tak hanya itu, polisi juga menyita dua unit excavator, dua dump truck, dokumen perusahaan, rekening koran, serta uang tunai hasil penjualan senilai Rp 4,65 juta. Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP M Arwin Bachar, mengatakan, tindakan tegas itu merupakan bentuk keseriusan aparat dalam menutup ruang bagi praktik pertambangan ilegal. “Penindakan terhadap kasus pertambangan tanpa izin ini adalah komitmen Polres Indramayu dalam menegakkan hukum sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Pertambangan ilegal tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mengancam keselamatan masyarakat dan merusak ekosistem,” ujar Fajar, kemarin. Ia menambahkan, proses penyidikan terhadap para tersangka masih terus berjalan. Mereka dijerat Pasal 158 jo Pasal 35 UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang Minerba jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 dan 2. Polisi juga menggandeng Satpol PP Kabupaten Indramayu serta Dinas ESDM Cabang Cirebon dalam pengungkapan kasus itu. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan memperkuat pengawasan agar praktik serupa tidak kembali terjadi. Arwin pun mengimbau masyarakat maupun pelaku usaha agar tidak tergiur melakukan aktivitas tambang ilegal. “Kami berharap masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan dan selalu mematuhi aturan. Jika semua berjalan sesuai regulasi, maka pertambangan dapat memberikan manfaat ekonomi tanpa harus mengorbankan keselamatan dan keberlanjutan alam,”katanya. Terpisah, Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno mengingatkan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban. “Jika ada potensi gangguan kamtibmas, masyarakat bisa segera melapor melalui layanan Lapor Pak Kapolres – Siap Mas Indramayu via WhatsApp 081999700110 atau call center 110,” katanya. (Asep Rusliman)
Cirebon Kota Bidik-kasusnews.com,. Polsek Kedawung Polres Cirebon Kota melakukan pembubaran kegiatan Night Ride yang diikuti oleh berbagai komunitas motor dengan jumlah peserta sekitar 500 unit motor, yang digelar di area Burger King Jalan Tuparev, Desa Sutawinangun, Kecamatan Kedawung, pada Sabtu malam, (27/9/2025), mulai pukul 20.00 hingga 20.40 WIB, karena kegiatan tersebut tidak memiliki izin resmi dari kepolisian maupun pemerintah desa setempat. Pembubaran dipimpin langsung oleh Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nasori, S.H., didampingi Panit Opsnal Intelkam IPTU Suyitno, S.H., bersama personel gabungan dari Polsek Kedawung dan Polres Cirebon Kota, yang melaksanakan pengendalian massa secara terstruktur, membagi peserta menjadi beberapa kelompok, serta mengarahkan rute berbeda agar potensi konvoi liar, balapan jalanan, dan kerumunan yang dapat mengganggu pengguna jalan lain dapat dihindari. Personel kepolisian melakukan pengawasan langsung di titik kumpul dan sepanjang rute, memberikan arahan secara langsung kepada peserta mengenai tata tertib berlalu lintas, keselamatan berkendara, serta pentingnya mematuhi peraturan hukum dan prosedur yang berlaku di jalan raya, sekaligus memastikan peserta meninggalkan lokasi kegiatan secara tertib. Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nasori, S.H., menegaskan bahwa setiap kegiatan komunitas motor yang dilakukan di jalan umum wajib memiliki izin resmi agar kegiatan tersebut dapat diawasi dengan baik oleh aparat kepolisian dan tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat serta pengguna jalan lainnya, sehingga tindakan pembubaran yang dilakukan oleh Polsek Kedawung merupakan upaya preventif sekaligus edukatif bagi peserta agar memahami tanggung jawab hukum dan keselamatan di jalan raya. Selain pengendalian dan pengawasan, personel kepolisian melakukan pemantauan situasi secara mobile maupun stasioner, memastikan bahwa seluruh peserta Night Ride tidak melakukan tindakan yang melanggar peraturan lalu lintas, tidak melakukan kebut-kebutan, serta tidak menimbulkan gangguan bagi lingkungan sekitar dan masyarakat yang melintas di Jalan Tuparev maupun area sekitar Burger King. Dalam pelaksanaan pembubaran, aparat kepolisian juga berkoordinasi dengan pihak panitia kegiatan dan pengelola Burger King, memberikan instruksi agar kegiatan serupa di masa mendatang harus melalui prosedur perizinan resmi sehingga dapat dipastikan keamanan dan keselamatan semua peserta maupun masyarakat di sekitarnya. Setiap personel yang terlibat dalam pembubaran Night Ride juga melakukan pencatatan dan dokumentasi seluruh kegiatan, mulai dari titik kumpul peserta, jalur pengalihan, arahan yang diberikan, hingga pemantauan saat peserta meninggalkan lokasi, sebagai bahan evaluasi dan laporan resmi Polsek Kedawung kepada Polres Cirebon Kota “Pembubaran kegiatan Night Ride ini dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada para komunitas motor bahwa setiap kegiatan di jalan umum harus melalui izin resmi, serta agar mereka memahami pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri dan masyarakat,” jelas Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nasori, S.H. (Asep Rusliman)
Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Kapolres Majalengka Polda Jabar, AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H., memimpin Apel Jam Pimpinan di halaman Mapolres Majalengka, Senin (29/9/2025). Kegiatan tersebut diikuti oleh para pejabat utama, perwira, dan seluruh personel Polres Majalengka. Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya perilaku sederhana bagi seluruh anggota Polri. Ia mengingatkan bahwa setiap personel harus menjauhi gaya hidup hedonis serta mampu menampilkan sikap yang mencerminkan kesederhanaan, baik dalam kehidupan pribadi maupun saat bertugas di tengah masyarakat. “Jangan ada anggota yang bergaya hidup berlebihan atau hedon. Tunjukkan sikap sederhana, karena kita adalah pelayan masyarakat dan harus menjadi teladan,” tegas AKBP Willy Andrian. Kapolres juga menambahkan, menjaga sikap hidup sederhana tidak hanya berdampak pada citra Polri di mata masyarakat, tetapi juga membentuk pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan dekat dengan rakyat. (Asep Rusliman)