KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,.Kasus penganiayaan maut yang terjadi di kawasan Taman Kota (Tamkot) Kuningan akhirnya mulai menemui titik terang. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kuningan resmi menetapkan seorang pria berinisial B (38), warga Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, sebagai tersangka dalam peristiwa yang menewaskan seorang pria berinisial YW (49), warga Desa Garawangi, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan. Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Rabu 17 Juni 2026 sekitar pukul 21.15 WIB di area Taman Kota Kuningan. Korban sempat mendapatkan perawatan intensif di RSUD 45 Kuningan akibat luka berat yang dideritanya, namun nyawa YW tidak tertolong dan meninggal dunia dua hari setelah kejadian. Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP Abdul Aziz, menjelaskan bahwa kasus ini diduga kuat dipicu oleh persoalan pribadi yang berkaitan dengan hubungan asmara. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, tersangka B diduga diliputi rasa cemburu dan sakit hati karena mencurigai korban memiliki hubungan dengan istrinya. Sebelum kejadian, persoalan tersebut sempat diupayakan untuk diselesaikan secara kekeluargaan. Namun, emosi tersangka diduga tidak terkendali hingga akhirnya kembali mencari keberadaan istrinya. Upaya tersebut justru mempertemukan tersangka dengan korban di kawasan Taman Kota Kuningan. Saat berada di lokasi kejadian, tersangka melihat korban tengah bersama istrinya. Kondisi tersebut diduga memicu emosi tersangka hingga terjadi aksi kekerasan yang berujung fatal. Polisi mengungkapkan bahwa tersangka terlebih dahulu menarik pakaian korban dari arah belakang, kemudian memiting leher korban hingga terjatuh ke tanah. Setelah korban terjatuh, tersangka berulang kali melayangkan pukulan ke arah wajah dan kepala menggunakan tangan kosong. Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka berat di bagian kepala serta mengalami pendarahan dari telinga, hidung, dan mulut. Warga yang berada di sekitar lokasi segera berusaha melerai kejadian tersebut sebelum korban dievakuasi ke rumah sakit. (Asep Rusliman)

  KUNINGAN Bidik-kasusnews.com,– Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, jajaran Polres Kuningan melaksanakan kegiatan ziarah dan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang demi bangsa dan negara. Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu, 21 Juni 2026, dan dipimpin langsung oleh Kapolres Kuningan, AKBP Muhammad Ali Akbar, S.H., S.I.K., M.Si., bersama para Pejabat Utama (PJU) Polres Kuningan. Kegiatan ziarah diawali dengan upacara penghormatan kepada arwah para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Suasana khidmat menyelimuti prosesi yang diikuti seluruh peserta sebagai bentuk penghargaan atas jasa-jasa para pejuang bangsa. Dalam kesempatan tersebut, AKBP Muhammad Ali Akbar menegaskan bahwa ziarah dan tabur bunga bukan sekadar kegiatan seremonial menjelang HUT Bhayangkara, melainkan momentum untuk menanamkan kembali nilai-nilai perjuangan, pengabdian, dan pengorbanan yang telah diwariskan para pahlawan kepada generasi penerus, termasuk anggota Polri. Prosesi tabur bunga dilakukan secara bergantian oleh Kapolres Kuningan dan para PJU Polres Kuningan di atas pusara para pahlawan. Kegiatan tersebut menjadi simbol penghormatan mendalam sekaligus refleksi bagi seluruh anggota Polri agar senantiasa mengedepankan integritas, profesionalisme, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menjelang usia ke-80 tahun, Polri dihadapkan pada berbagai tantangan yang semakin kompleks. Oleh karena itu, semangat perjuangan para pahlawan diharapkan menjadi inspirasi dalam memperkuat komitmen Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang humanis serta berorientasi pada kepentingan rakyat. Peringatan HUT Bhayangkara ke-80 tahun ini mengusung semangat transformasi dan penguatan kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Berbagai kegiatan sosial, kemasyarakatan, dan pembinaan internal terus digelar sebagai wujud nyata kehadiran Polri yang semakin dekat dengan masyarakat. Melalui kegiatan ziarah dan tabur bunga ini, Polres Kuningan menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan nilai-nilai luhur perjuangan para pahlawan. Dengan semangat Bhayangkara yang Presisi, Polri diharapkan semakin profesional, modern, dan terpercaya dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

KUNINGAN,-Bidik-kssusnews.com,. 22 Juni 2026 Program swasembada pangan yang digalakkan Polri terus berjalan masif di Kabupaten Kuningan, Demi mewujudkan ketahanan pangan nasional yang optimal, Polres Kuningan siap siaga mengawal ketahanan pangan melalui jajaran Satreskrim, Polsek, hingga Bhabinkamtibmas yang aktif mendampingi petani, mulai dari proses penanaman jagung hingga tahap panen dan pendistribusian ke pabrik. Pantauan di lapangan, jajaran Polres Kuningan turun langsung ke ladang saat masa panen. Dari ladang, hasil panen warga kini memasuki tahap penimbangan dan penggudangan, Karung-karung berisi pipilan jagung kering ditimbang ulang sebelum dikirim ke pabrik pengolahan. Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Abdul Azis bersama anggota Polres lainnya terlihat memantau langsung proses tersebut guna memastikan seluruh alur berjalan lancar, aman, dan transparan. “Kegiatan ini merupakan bentuk nyata Polri hadir mendukung ketahanan pangan nasional. Kami mendampingi petani sejak pembibitan, perawatan, panen, sampai jagung siap didistribusikan ke pabrik, Tujuannya agar hasil petani terserap maksimal dan harga tetap stabil. Polres Kuningan siap siaga mengawal ketahanan pangan dari hulu hingga hilir,” ujar AKP Abdul Azis saat meninjau gudang penyimpanan. Program ini juga melibatkan kelompok tani binaan Polri. Mulai dari penyediaan lahan, bimbingan teknis cara tanam jagung yang baik, hingga fasilitasi kerja sama dengan pihak pabrik, Dengan keterlibatan aktif Satreskrim Polres Kuningan dalam mengawal rantai distribusi, diharapkan para petani di Kuningan tidak lagi dirugikan oleh praktik tengkulak yang mempermainkan harga. Setelah ditimbang, jagung hasil panen petani Kuningan langsung dikirim ke pabrik untuk diolah menjadi pakan ternak dan bahan baku industri lainnya, Langkah konkret ini diharapkan bisa mendongkrak kesejahteraan petani lokal sekaligus memperkuat stok pangan daerah. Polres Kuningan berkomitmen akan terus mengawal program swasembada pangan ini secara berkelanjutan, Ke depan, lahan pertanian jagung binaan Polri rencananya akan terus diperluas agar kontribusi Kabupaten Kuningan untuk ketahanan pangan nasional semakin besar dan berdampak langsung bagi masyarakat. ( Asep Rusliman)

Kuningan,-Bidik-kasusnews.com,.– Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Tahun 2026, Satuan Lalu Lintas Polres Kuningan bersama Kelompok Tani Desa Cibulan dan Dinas Pertanian Kecamatan Cidahu melaksanakan kegiatan perawatan tanaman jagung di lahan pertanian Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan. Kegiatan tersebut dilakukan melalui monitoring pertumbuhan tanaman serta penyemprotan cairan pembasmi hama guna mencegah serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang dapat memengaruhi produktivitas hasil panen. Kegiatan ini merupakan wujud sinergitas antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional. Personel Satlantas Polres Kuningan bersama petugas Dinas Pertanian Kecamatan Cidahu dan anggota Kelompok Tani Desa Cibulan turun langsung ke lahan pertanian untuk memastikan tanaman jagung tumbuh dengan baik, sehat, dan terawat. Selain melakukan penyemprotan, kegiatan juga diisi dengan diskusi dan koordinasi mengenai teknik perawatan tanaman serta langkah-langkah pencegahan hama dan penyakit tanaman. Kasat Lantas Polres Kuningan menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk kepedulian dan dukungan terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani yang menjadi ujung tombak dalam menjaga ketersediaan pangan. “Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat sinergi dengan kelompok tani dan instansi terkait guna mendukung ketahanan pangan. Kehadiran Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam program-program yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, perwakilan Dinas Pertanian Kecamatan Cidahu mengapresiasi dukungan dan keterlibatan Satlantas Polres Kuningan dalam kegiatan pertanian yang dinilai mampu meningkatkan semangat para petani dalam mengelola lahan pertanian secara optimal. Dengan adanya kolaborasi antara Satlantas Polres Kuningan, Kelompok Tani Desa Cibulan, dan Dinas Pertanian Kecamatan Cidahu, diharapkan tanaman jagung yang dibudidayakan dapat menghasilkan panen yang maksimal sehingga mampu mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kuningan. (Asep Rusliman)

MAJALENGKA,-Bidik-kasusnews.com,. Dalam rangka pengembangan olahraga ekstrem sport dan pelaksanaan program kerja Komisi Indonesia Skareboard (KIS) Kabupaten Majalengka tahun 2026 serta dalam rangka memperingati Hari Skateboard Sedunia dilaksanakan”Majalengka Go Skateboarding Day Tahun 2026″ yang mengambil tempat di Skatepark Creative Center Majalengka Jalan KH. Abdul Halim Majalengka (depan kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Majalengka, Minggu, (21/06/26). Dikatakan Ketua Komisi Indonesia Skateboard Kabupaten Majalengka, Kiki Aston bahwa kategori yang dilombakan adalah kategori Run, Long Ollie, dan High Ollie. Para peserta sangat antusias mengikuti lomba tersebut dan dihasilkan para juara yakni Adul, Skaters of the year. Sandy, juara Long ollie I dan Riza, juara long ollie II. Kemudian M. Attar Danes, young skateboarder. Selanjutnya Febry, juara run 1 open class, Akbar Adul, juara run 2 open class dan Riza, juara run 3 open class. Selain itu ada Maul, juara run beginner , Kay, juara run beginner 2 Ning, Keysa, juara run beginner 3 dan Fayha Ramadhina, Juara 4 beginner serta Zigi, juara 5 beginner. Harapan ke depan kata Kiki, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan dengan tujuan akan semakin mempererat tali silatirahmi komunitas skateboard di Kabupaten Majalengka. “Selain memupuk tali silaturahmi.komunitas skateboard di Kabupaten Majalengka juga untik mencari bibit unggul di bidang olahraga ini dan para juara akan lebih bersemangat lagi mengikiti lomba serupa, ” pungkasnya. (Asep Rusliman)

MAJALENGKA,-Bidik-kasusnews.com,. Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Majalengka menerima kunjungan kerja sekaligus aksi kepedulian dari Tokoh Masyarakat sekaligus Anggota DPR RI, Ir. H. Ateng Sutisna, MBA. Pada kesempatan ini, hadir juga ketua Yayasan Pancar Kalijati Nusantara, Iwan Gunawan. Dalam kunjungan tersebut, disalurkan dukungan berupa 100 paket sarana ibadah berupa sarung, peci, dan buku panduan ibadah yang ditujukan langsung bagi para warga binaan, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap proses pembinaan kepribadian di dalam Lapas. Selain penyerahan secara simbolis, Ir. H. Ateng Sutisna juga melakukan peninjauan langsung ke berbagai program pembinaan kemandirian yang tengah berjalan produktif di Lapas Majalengka. Peninjauan mencakup ruang keterampilan merajut, tata boga, menjahit, pangkas rambut, hingga area pembinaan yang meliputi sektor peternakan, pertanian, dan perikanan. Di sela-sela peninjauannya, beliau memberikan apresiasi yang tinggi terhadap komitmen Lapas Majalengka dalam membekali warga binaan dengan keahlian praktis. “Kami sangat mengapresiasi program pembinaan yang telah berjalan dengan sangat baik dan produktif di Lapas Majalengka ini. Mulai dari keterampilan tangan hingga sektor agrobisnis, semuanya tertata dengan baik. Semoga dukungan paket sarana ibadah yang kami bawa hari ini bisa memberikan manfaat, menjaga kesehatan mereka, sekaligus menjadi penyemangat bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri,” ujar Ir. H. Ateng Sutisna, MBA. Kunjungan dan perhatian dari pihak parlemen ini disambut hangat oleh jajaran pemasyarakatan. Kalapas Kelas IIB Majalengka, Rian Firmansyah, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian dan kesediaan Legislator putra daerah Majalengka tersebut untuk meninjau langsung kondisi di lapangan. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran, perhatian, serta peninjauan langsung yang dilakukan oleh Bapak Ir. H. Ateng Sutisna di Lapas Majalengka. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga dukungan paket sarana ibadah yang diberikan dapat berkontribusi besar dalam meningkatkan spiritualitas, mempertebal keimanan, dan mendukung pembinaan kepribadian para warga binaan selama menjalani masa pidana,” tutur Kalapas Majalengka. Dukungan yang ditujukan kepada Lapas Majalengka ini diharapkan dapat terus berlanjut guna mendukung penguatan program reintegrasi sosial, sehingga saat bebas nanti, para warga binaan siap kembali ke masyarakat sebagai individu yang mandiri, produktif, dan taat hukum. (Asep Rusliman)

KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,. ( 21/06) Program swasembada pangan yang digalakkan Polri terus berjalan masif di Kabupaten Kuningan, Demi terwujudnya ketahanan pangan nasional yang optimal, Polres Kuningan melalui jajaran Satreskrim, Polsek, hingga Bhabinkamtibmas aktif mendampingi petani, mulai dari proses penanaman jagung hingga tahap panen dan pendistribusian ke pabrik. Pantauan di lokasi, hasil panen jagung warga kini sudah memasuki tahap penimbangan dan penggudangan, Karung-karung berisi pipilan jagung kering ditimbang ulang sebelum dikirim ke pabrik pengolahan. Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP Abdul Azis, bersama anggota Polres Kuningan lainnya terlihat turun langsung memantau proses tersebut guna memastikan seluruh alur berjalan lancar, aman, dan transparan. “Kegiatan ini merupakan bentuk nyata Polri hadir mendukung ketahanan pangan nasional. Kami mendampingi petani sejak pembibitan, perawatan, panen, sampai jagung siap didistribusikan ke pabrik. Tujuannya agar hasil petani terserap maksimal dan harga tetap stabil,” ujar Kasat Reskrim AKP Abdul Azis saat meninjau langsung gudang penyimpanan, Program ini juga melibatkan kelompok tani binaan Polri. Mulai dari penyediaan lahan, bimbingan teknis cara tanam jagung yang baik, hingga fasilitasi kerja sama dengan pihak pabrik. Dengan keterlibatan aktif Satreskrim Polres Kuningan dalam mengawal rantai distribusi, diharapkan para petani di Kuningan tidak lagi dirugikan oleh praktik tengkulak yang mempermainkan harga. Setelah ditimbang, jagung hasil panen petani Kuningan langsung dikirim ke pabrik untuk diolah menjadi pakan ternak dan bahan baku industri lainnya, Langkah konkret ini diharapkan bisa mendongkrak kesejahteraan petani lokal sekaligus memperkuat stok pangan daerah. Polres Kuningan berkomitmen akan terus mengawal program swasembada pangan ini secara berkelanjutan. Ke depan, lahan pertanian jagung binaan Polri rencananya akan terus diperluas agar kontribusi Kabupaten Kuningan untuk ketahanan pangan nasional semakin besar dan berdampak langsung bagi masyarakat. ( Asep Rusliman )

KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,.Personel Satlantas Polres Kuningan kembali menunjukkan kepedulian terhadap ketahanan pangan dengan turun langsung membantu Kelompok Tani Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, Minggu (21/06/2026). ​Kegiatan ini difokuskan pada pemupukan rutin serta pemantauan perkembangan tanaman jagung di lahan setempat. Pendampingan intensif ini dilakukan guna memastikan tanaman tumbuh optimal sehingga nantinya dapat menghasilkan panen yang maksimal. ​Melalui sinergi ini, Polri berkomitmen untuk terus mendukung program ketahanan pangan nasional dengan berperan aktif membantu masyarakat dalam pemeliharaan sektor pertanian di wilayah Kabupaten Kuningan. (Asep Rusliman)

Cirebon Kota,-Bidik-kasusnews.com,.Komitmen Polres Cirebon Kota dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat kembali ditunjukkan melalui pengembalian barang bukti hasil tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kepada pemilik yang sah. Satu unit sepeda motor yang sebelumnya diamankan dalam pengungkapan kasus curanmor resmi diserahkan kembali kepada pemiliknya, Jumat 19 Juni 2026 di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran Nomor 5, Kota Cirebon. Pengembalian kendaraan tersebut merupakan bagian dari penyelesaian perkara yang ditangani jajaran Satreskrim Polres Cirebon Kota setelah seluruh proses penyidikan dan verifikasi kepemilikan selesai dilakukan. Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, AKP Dr M Fadlillah, menjelaskan bahwa kendaraan yang dikembalikan berupa sepeda motor Honda Beat Deluxe berwarna abu-abu tahun 2022 dengan nomor polisi T 3384 XK. Menurutnya, sebelum kendaraan diserahkan kepada pemilik, petugas terlebih dahulu melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap identitas kendaraan. Pengecekan dilakukan pada nomor rangka dan nomor mesin, kemudian dicocokkan dengan dokumen kepemilikan yang dimiliki korban. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa kendaraan yang ditemukan benar-benar sesuai dengan data pemilik sah sehingga proses pengembalian dapat dilakukan secara tepat dan sesuai prosedur hukum. “Seluruh data kendaraan telah diverifikasi dan dicocokkan dengan dokumen kepemilikan sehingga dapat dipastikan kendaraan tersebut merupakan milik korban,” ujarnya. Proses penyerahan kendaraan berlangsung secara resmi dengan disertai penandatanganan berita acara serah terima. Mekanisme tersebut dilakukan sebagai bentuk transparansi, akuntabilitas, serta kepastian hukum dalam pengelolaan dan pengembalian barang bukti hasil tindak pidana. Pemilik kendaraan diketahui bernama Nindi Soleha (22), warga Dusun Anjun, Desa Legong Kulon, Kecamatan Legon Kulon, Kabupaten Subang. Ia hadir langsung ke Mapolres Cirebon Kota untuk menerima kembali sepeda motor yang sebelumnya hilang akibat aksi pencurian. Momen pengembalian kendaraan tersebut menjadi kabar membahagiakan bagi korban. Setelah sempat kehilangan kendaraan yang digunakan untuk aktivitas sehari-hari, kini motor tersebut akhirnya dapat kembali berada di tangan pemiliknya. (Asep Rusliman)

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Sebuah unggahan di media sosial yang memperlihatkan bangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diduga menutup sebagian aliran Sungai Citangkurak di Kabupaten Majalengka menjadi perbincangan publik. ‎ ‎Dalam video dan foto yang beredar, terlihat adanya bangunan beton permanen yang menutup saluran sungai sepanjang kurang lebih 30 meter dengan lebar sekitar 3 meter. Di atas konstruksi beton tersebut juga tampak dilakukan pelapisan menggunakan aspal hotmix yang diduga untuk memenuhi kebutuhan lahan bangunan dapur SPPG. ‎ ‎Menanggapi hal tersebut, Forum Komunikasi Pengelola Daerah Aliran Sungai (FKPDAS) Majalengka menyampaikan keprihatinannya apabila informasi yang beredar tersebut terbukti benar. ‎ ‎Ketua FKPDAS Majalengka, Taufik Hidayat, mengatakan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Majalengka tengah gencar melakukan pembenahan dan penataan saluran-saluran sungai guna mengantisipasi berbagai permasalahan lingkungan. ‎ ‎”Yang kami khawatirkan ke depan adalah terjadinya penyumbatan aliran air yang dapat menyebabkan luapan air bahkan banjir di wilayah sekitar,” ujar Taufik. ‎ ‎Menurutnya, seluruh pihak perlu menghargai upaya pemerintah dalam memperbaiki dan menata sistem drainase serta saluran air yang ada. ‎ ‎”Kami hanya menghimbau agar ke depan para pemangku kebijakan lebih bijaksana dalam memberikan izin pembangunan, terutama yang berkaitan dengan saluran sungai. Analisis dampak dan aspek teknisnya harus benar-benar diperhitungkan,” katanya. ‎ ‎FKPDAS Majalengka juga meminta agar apabila ditemukan adanya pelanggaran perizinan maupun aturan tata ruang, maka penegakan hukum harus dilakukan secara tegas sebagai bentuk edukasi bagi masyarakat. ‎ ‎”Tindak tegas pelaku dan pelanggar perizinan agar kejadian seperti ini menjadi pelajaran bagi semua pihak bahwa setiap pembangunan harus mengikuti prosedur dan aturan yang berlaku,” tegasnya. ‎ ‎Ia juga berharap tidak ada lagi sikap saling lempar tanggung jawab atau alasan tidak mengetahui adanya pembangunan tersebut apabila memang telah berlangsung dalam waktu yang cukup lama. ‎ ‎”Jangan ada lagi yang pura-pura tidak tahu atau mengaku belum menerima laporan, karena jika benar terjadi, pembangunan ini sudah berjalan cukup lama,” pungkas Taufik. ‎ ‎Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola dapur SPPG maupun instansi terkait mengenai legalitas pembangunan yang menjadi sorotan masyarakat tersebut. (Asep Rusliman)