Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Guna memastikan jaminan keamanan VIP dan VVIP berjalan secara presisi, aman, dan tanpa kendala, Kepolisian Resor (Polres) Majalengka Polda Jabar bersama jajaran unsur TNI menggelar operasi pengamanan terpadu berskala besar. Langkah strategis yang dikemas dalam wujud pelayanan prima kepolisian ini difokuskan pada pengawalan melekat (security monitoring) atas kunjungan tokoh nasional di wilayah hukum Kabupaten Majalengka, Sabtu (04/07/2026). Pergelaran pengamanan ketat tersebut dipusatkan langsung di area Pondok Pesantren Al-Mizan, Jalan Cirebon – Bandung, Desa Ciborelang, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka. Operasi gabungan ini dilaksanakan dalam rangka mengamankan kunjungan Wakil Presiden RI ke-13, Prof. K.H. Ma’ruf Amin beserta rombongan yang tengah melangsungkan agenda silaturahmi dan menghadiri Resepsi Pernikahan Putri dari KH Maman Imanulhaq di pondok pesantren tersebut. Pada tingkat Polres Majalengka, pergelaran personel pengamanan dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Majalengka Kompol Mangapul Simangunsong, S.H., M.H., Kapolsek Jatiwangi AKP Rudy Djunardi, S.H., M.H, beserta Kasat Intelkam AKP Asep Hendra Mulyana dan Kasat Samapta Iptu Dedi Sutikno, S.H Sementara dari unsur TNI, pengamanan diperkuat secara solid oleh Pasi Ops Kodim 0617/Majalengka, Danramil Jatiwangi, serta jajaran Subdenpom III/3-5 Majalengka. Kolaborasi antarlini ini disiagakan mulai dari jalur perlintasan, area parkir, hingga ring utama lokasi kegiatan guna mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan keamanan. (Asep Rusliman)
Berebes,-Bidik-kasusnews.com,.Menanggapi informasi yang beredar di sejumlah media mengenai dugaan tindak pidana pemerasan yang menyeret sejumlah wartawan, Kuasa Hukum para wartawan yang saat ini menjalani proses pemeriksaan di kepolisian Resor Brebes Jawa Tengah, Adv. Tri Retno Anindita, SH., S.Pd., C.Me., memberikan klarifikasi sekaligus membantah tuduhan tersebut. Menurut Adv. Tri Retno Anindita, tuduhan yang dialamatkan kepada para kliennya belum dapat disimpulkan sebagai suatu perbuatan pidana. Ia menilai persoalan tersebut lebih tepat dipahami sebagai akibat dari miskomunikasi dan mispersepsi yang terjadi antara rekan-rekan media dengan para kuwu (kepala desa) di Kab. Brebes. «”Saya menilai ini hanya miskomunikasi dan mispersepsi saja antara kawan-kawan media dengan kawan-kawan kuwu. Ke depan saya akan terus berupaya membuka ruang silaturahmi dan komunikasi yang baik antara para kuwu dengan rekan-rekan jurnalis. Pada dasarnya kedua belah pihak saling membutuhkan. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua,” ujar Adv. Tri Retno Anindita, yang akrab disapa Bu Retno.» Sebagai kuasa hukum, Retno menegaskan bahwa pihaknya menghormati seluruh proses hukum yang sedang berlangsung serta tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah (presumption of innocence) hingga adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Lebih lanjut, pihaknya akan terus berupaya menjadi jembatan komunikasi dan penyambung silaturahmi antara pemerintah desa dan insan pers. Menurutnya, hubungan yang harmonis antara kedua unsur tersebut sangat penting dalam mewujudkan pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan didukung oleh pemberitaan yang profesional serta berimbang. “Harapan kami, ke depan para kuwu dapat menjalankan tugasnya dengan baik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, sementara rekan-rekan media juga tetap profesional, menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik, dan menjalankan fungsi kontrol sosial secara bertanggung jawab,” tutup Bu Retno.Apabila diperlukan, saya juga dapat menyusun versi Hak Jawab sesuai ketentuan Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. (Asep Rusliman)
Kuningan,-Bidik-kasusnews.com,.3 Juli 2026 – Yayasan Jaya Artasena Keluarga, Pusat Rehabilitasi Penyalahgunaan NAPZA, menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis dan Jumat Berkah pada Jumat (3/7/2026), mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan berlangsung di Jalan Raya Kelurahan No. 5, RT 19 RW 008, Kelurahan Cirendang, Kecamatan Kuningan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Yayasan Jaya Artasena, Misbahul Anwar Harahap, S.H., sebagai bentuk kepedulian yayasan terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat sekitar. Pelayanan kesehatan gratis dilaksanakan oleh dr. A. Cindra RF, MARS beserta tim medis yang memberikan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dan antusias dari warga setempat. Selain pelayanan kesehatan gratis, Yayasan Jaya Artasena juga mengadakan program Jumat Berkah dengan membagikan 150 nasi box kepada masyarakat sebagai wujud kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama. Masyarakat menyampaikan apresiasi dan rasa senang atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Mereka berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin karena memberikan manfaat nyata bagi kesehatan serta mempererat hubungan antara yayasan dengan masyarakat. Ketua Yayasan, Misbahul Anwar Harahap, S.H., berharap kegiatan sosial ini dapat menjadi inspirasi untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama dan memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, Yayasan Jaya Artasena Keluarga menegaskan komitmennya untuk tidak hanya memberikan pelayanan rehabilitasi bagi penyalahguna NAPZA, tetapi juga berkontribusi aktif dalam meningkatkan kesehatan dan kepedulian sosial di lingkungan sekitar. (Asep Rusliman)
BANDUNG,-Bidik-kasusnews.com,. 3 Agustus 2026 – Dalam rangka menyemarakkan Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Humas Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Fast Respon Indonesia Center (FRIC) Jawa Barat, Suwardi, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengibarkan Bendera Merah Putih secara serentak mulai 1 hingga 31 Agustus 2026. Ajakan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, sekaligus sebagai upaya memperkuat semangat persatuan, nasionalisme, dan cinta tanah air di tengah kehidupan bermasyarakat. Menurut Suwardi, Bendera Merah Putih bukan sekadar lambang negara, tetapi juga simbol perjuangan, pengorbanan, persatuan, serta identitas bangsa Indonesia yang harus dijaga dan dihormati oleh seluruh rakyat. “Bulan Agustus merupakan momentum yang sangat istimewa bagi seluruh bangsa Indonesia. Mari kita kibarkan Bendera Merah Putih di rumah, kantor, sekolah, tempat usaha, maupun di lingkungan masing-masing sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan sekaligus mempertegas komitmen kita menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Suwardi. Ia menegaskan bahwa semangat kemerdekaan tidak cukup hanya diperingati melalui seremoni tahunan, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, menjaga toleransi, memperkuat gotong royong, serta berkontribusi positif bagi bangsa dan negara. Suwardi juga mengajak seluruh pengurus dan anggota FRIC di seluruh wilayah Jawa Barat agar menjadi teladan dalam menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia dengan memasang Bendera Merah Putih serta ikut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang membangun kebersamaan di tengah masyarakat. “Semoga semangat perjuangan para pahlawan senantiasa menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, serta bersama-sama membangun Indonesia yang semakin maju, aman, dan sejahtera,” tambahnya. Melalui momentum Bulan Kemerdekaan Tahun 2026 ini, DPW FRIC Jawa Barat berharap semangat nasionalisme terus tumbuh di seluruh lapisan masyarakat sehingga nilai-nilai persatuan, gotong royong, dan kecintaan terhadap Tanah Air semakin kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa di masa depan. (Asep Rusliman) Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.”
Cirebon Kota,-Bidik-kasusnews.com,.Polres Cirebon Kota menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 di halaman GCM Cirebon Kota, Rabu (1/7). Kapolres AKBP Eko Iskandar bertindak sebagai inspektur upacara dan menegaskan bahwa momentum ini menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama Polri. Kami akan terus memperkuat pelayanan, membangun kemitraan, dan menghadirkan rasa aman,” ujar. Kapolres dalam amanatnya yang juga dihadiri Forkopimda, ASN, dan tokoh masyarakat. Ia menekankan bahwa HUT Bhayangkara bukan sekadar penanda perjalanan institusi, melainkan ajang memperkuat sinergi demi situasi kamtibmas yang kondusif. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres memberikan penghargaan kepada sejumlah personel yang berperan aktif menjaga keamanan wilayah. Upacara ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan sosial yang telah dilaksanakan sebelumnya, meliputi bakti kesehatan, donor darah, gerakan pangan murah, hingga renovasi fasilitas umum. Langkah tersebut mencerminkan komitmen Polri untuk hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga mitra masyarakat yang bersinergi dengan pemerintah daerah. (Asep Rusliman)
Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Guna memastikan jaminan kebebasan berpendapat di muka umum berjalan secara aman, tertib, dan demokratis, Kepolisian Resor (Polres) Majalengka Polda Jabar melaksanakan pengamanan melekat (security monitoring). Langkah humanis yang dikemas dalam pergelaran pelayanan prima kepolisian ini difokuskan untuk mengawal jalannya aksi penyampaian aspirasi masyarakat agar tetap kondusif dan tidak mengganggu aktivitas publik lainnya, Kamis (02/07/2026). Dalam pelaksanaannya di lapangan, pergelaran pengamanan ini dipusatkan langsung di kawasan Alun-alun Kabupaten Majalengka. Polres Majalengka menerjunkan sebanyak 80 personel pengamanan yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Kompol Mangapul Simangunsong, S.H., M.H. Pengamanan presisi ini disiagakan untuk mengawal Aksi Damai dari Aliansi Masyarakat Majalengka Peduli Anak Bangsa (AMMPASA). Rangkaian kegiatan aksi damai tersebut dimulai di mana massa aksi yang berjumlah kurang lebih 150 orang terlebih dahulu berkumpul di titik awal, yaitu Taman Nyi Rambut Kasih, Kelurahan Majalengka Kulon. Dipimpin langsung oleh penanggung jawab aksi, Mukhamad Faizal Rizki alias Kiki Aston, beserta para koordinator lapangan, massa bergerak melakukan long march menuju Alun-alun Kabupaten Majalengka dengan membawa alat peraga berupa spanduk, banner, poster, dan alat pengeras suara. Setibanya di Alun-alun Kabupaten Majalengka massa AMMPASA langsung menggelar orasi damai, membagikan selebaran, serta membacakan pernyataan sikap. Adapun esensi dari tuntutan aksi tersebut adalah menyuarakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan salah satu program prioritas pemerintah pusat, namun disertai catatan evaluasi yang ketat terkait tata kelola pelaksanaannya di tingkat daerah. Dalam pernyataan sikapnya, AMMPASA menegaskan bahwa evaluasi konstruktif sangat penting untuk meningkatkan kualitas program di lapangan, bukan sekadar indikasi adanya masalah hukum. Mereka juga menekankan bahwa pengawasan dari aparat penegak hukum (APH) serta instansi terkait sangat dibutuhkan untuk memperkuat kelancaran program MBG. Melalui perbaikan tata kelola ini, diharapkan program nasional tersebut dapat terus membaik dan membawa manfaat maksimal bagi anak-anak di Majalengka demi mewujudkan komitmen “Gizi Berkualitas, Generasi Berprestasi”. (Asep Rusliman)
Cirebon Kota,-Budik-kasusnews.com,.Polres Cirebon Kota melaksanakan pemeriksaan sejumlah tempat hiburan malam dalam rangka Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) sebagai upaya menjaga ketertiban masyarakat serta memastikan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku di wilayah hukum Polres Cirebon Kota, Sabtu (01/08/2026) mulai jam 23.00 WIB. Kasat Narkoba Polres Cirebon Kota AKP Shindi Al Afghani, S.H., M.H., M.M., mengatakan pemeriksaan tempat hiburan malam dilakukan secara terpadu bersama Polres Cirebon Kota beserta Satpol PP Kota Cirebon dan Satpol PP Kabupaten Cirebon sebagai langkah pengawasan untuk memastikan setiap tempat usaha beroperasi sesuai ketentuan serta mencegah potensi gangguan terhadap ketertiban masyarakat. Kegiatan tersebut berada di bawah tanggung jawab Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., dengan sasaran sejumlah tempat hiburan malam yang beroperasi di wilayah hukum Polres Cirebon Kota melalui pemeriksaan secara menyeluruh terhadap aktivitas operasional maupun kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan pada dua lokasi di wilayah Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, serta wilayah Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon. Selain memeriksa aktivitas di dalam lokasi usaha, petugas juga melakukan pengecekan terhadap kelengkapan administrasi, kondisi tempat usaha, serta barang-barang yang menjadi objek pemeriksaan sesuai kewenangan masing-masing instansi yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Dari hasil pemeriksaan, petugas Satpol PP melakukan penyitaan sejumlah minuman beralkohol yang ditemukan di kedua lokasi sebagai bagian dari penegakan peraturan daerah sesuai kewenangannya. Petugas gabungan juga melaksanakan tes urine terhadap pihak-pihak yang menjalani pemeriksaan di lokasi. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh peserta yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif, sehingga tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan narkotika. Pemeriksaan dilaksanakan sebagai bagian dari upaya preventif untuk meningkatkan pengawasan terhadap operasional tempat hiburan malam sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi dalam menjaga ketertiban masyarakat melalui langkah pengawasan yang terukur dan berkesinambungan. Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau seluruh pengelola tempat hiburan malam agar senantiasa mematuhi ketentuan yang berlaku, menjaga ketertiban lingkungan usaha, serta bekerja sama dengan aparat kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman bagi masyarakat. “Kami mengajak seluruh pelaku usaha untuk menjalankan kegiatan usahanya secara tertib, mematuhi seluruh peraturan yang berlaku, dan bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah Kota Cirebon demi terciptanya lingkungan yang nyaman bagi semua,” ujarnya. (Asep Rusliman)
GARUT,-Bidik-kasusnews.com,. 2 Agustus 2026 – Dugaan tindak pidana penipuan dengan modus memperlihatkan video hasil editan atau yang dikenal masyarakat sebagai praktik “uka-uka” kembali terjadi di Kabupaten Garut. Seorang warga asal Aceh diduga menjadi korban dengan kerugian yang diperkirakan mencapai Rp70 juta. Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada 1 Agustus 2026 sekitar pukul 16.00 WIB. Tidak lama setelah menerima informasi, anggota Kodim Garut yang dipimpin Danunitintel Lettu Ctp Hendra Gunawan bergerak cepat melakukan penyisiran dan berhasil mengamankan dua terduga pelaku di sekitar kawasan Garut Kota. Kedua terduga pelaku diketahui berasal dari daerah yang berbeda, yakni seorang warga Kabupaten Garut dan seorang lainnya berasal dari Provinsi Gorontalo. Modus yang diduga digunakan para pelaku adalah memperlihatkan video hasil editan untuk meyakinkan korban sehingga korban percaya terhadap skenario yang dibangun. Dengan tipu muslihat tersebut, korban diduga mengalami kerugian materiil yang diperkirakan mencapai sekitar Rp70 juta. Keberhasilan pengamanan kedua terduga pelaku di sekitar Garut Kota mendapat apresiasi karena dinilai mencegah kemungkinan para pelaku melarikan diri. Setelah diamankan oleh anggota Kodim Garut, kedua terduga pelaku selanjutnya diserahkan kepada aparat penegak hukum untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku. Hingga berita ini diterbitkan, identitas lengkap korban maupun kedua terduga pelaku belum diumumkan secara resmi. Aparat masih mendalami kronologi kejadian, mengumpulkan barang bukti, serta menelusuri kemungkinan adanya korban lain dengan modus serupa. Tutur Lettu Ctp Hendra Gunawan Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai bentuk penipuan yang memanfaatkan teknologi digital, termasuk penggunaan video hasil rekayasa untuk memperdaya calon korban. Masyarakat yang mengetahui atau mengalami kejadian serupa diimbau segera melapor kepada aparat penegak hukum agar dapat segera ditindaklanjuti. (Asep Rusliman)
CIREBON,-Bidik-kasusnews.com,.Semangat Hari Bhayangkara ke-80 terasa khidmat dan penuh kebersamaan di Mapolresta Cirebon, Rabu (1/7/2026). Jajaran Polresta Cirebon menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang dilanjutkan dengan acara syukuran sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan panjang pengabdian Polri kepada bangsa dan negara. Upacara yang berlangsung di Lapangan Apel Mapolresta Cirebon dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., selaku Inspektur Upacara. Kegiatan dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Cirebon, TNI-Polri, Bhayangkari, kepala perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, para purnawirawan Polri, hingga berbagai elemen masyarakat. Ratusan peserta dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Senkom, Satuan Pengamanan, Saka Bhayangkara, dan berbagai instansi mengikuti upacara dengan penuh disiplin. Rangkaian kegiatan berlangsung sesuai tata upacara, mulai dari penghormatan pasukan, pembacaan Tribrata, amanat Inspektur Upacara, hingga pembacaan doa sebagai bentuk harapan agar Polri senantiasa diberikan kekuatan dalam mengemban amanah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dalam amanat Presiden Republik Indonesia yang dibacakan Kapolresta Cirebon, ditekankan bahwa terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri semata, melainkan memerlukan dukungan serta kolaborasi seluruh elemen bangsa. Momentum Hari Bhayangkara ke-80 juga menjadi pengingat bahwa Polri harus terus meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat dengan mengedepankan profesionalisme, humanisme, dan sinergitas. Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 di Aula Pesat Gatra Mapolresta Cirebon. Suasana hangat penuh kekeluargaan mewarnai acara yang dihadiri seluruh tamu undangan. Rangkaian kegiatan diisi dengan doa bersama, penayangan video selayang pandang Hari Bhayangkara ke-80, sambutan, pemotongan tumpeng, pemberian penghargaan kepada anggota dengan NRP tertua dan termuda, foto bersama, hingga ramah tamah. Dalam sambutannya, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan dengan lancar serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung tugas-tugas kepolisian selama ini. “Delapan puluh tahun perjalanan Polri tidak akan berarti tanpa dukungan masyarakat, pemerintah daerah, TNI, para ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh stakeholder. Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik, menjaga keamanan, serta memperkuat sinergi demi mewujudkan Kabupaten Cirebon yang aman, damai, dan kondusif,” ujar Kapolresta. Ia juga mengungkapkan rasa bangganya dapat mengabdi di tanah kelahirannya sendiri sehingga menjadi motivasi untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat Kabupaten Cirebon. Sementara itu, Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman yang hadir mewakili Bupati Cirebon menyampaikan apresiasi atas dedikasi Polri, khususnya Polresta Cirebon, dalam menjaga stabilitas keamanan yang menjadi fondasi penting bagi pembangunan daerah. Menurutnya, tema “80 Tahun Mengabdi untuk Masyarakat” mencerminkan komitmen Polri untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Cirebon, kata dia, siap terus memperkuat kolaborasi bersama Polresta Cirebon dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif. Momen syukuran semakin istimewa ketika Kapolresta Cirebon menerima kejutan ucapan selamat Hari Bhayangkara dari Dandim 0620/Kabupaten Cirebon dan Danlanal Cirebon. Kejutan tersebut menjadi simbol eratnya sinergitas TNI-Polri yang selama ini terjalin dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan di Kabupaten Cirebon. Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polresta Cirebon tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum memperkuat soliditas internal dan sinergitas lintas sektoral. Melalui semangat kebersamaan tersebut, Polresta Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang Presisi, profesional, modern, humanis, dan semakin dicintai masyarakat. Kapolresta Cirebon juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Masyarakat yang membutuhkan pelayanan kepolisian atau ingin melaporkan adanya gangguan kamtibmas dapat memanfaatkan Layanan Kepolisian 110 yang siap memberikan pelayanan selama 24 jam. (Asep Rusliman)
Kuningan,-Bidik-kasusnews.com,. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan melaksanakan apel pagi yang dirangkaikan dengan pelepasan pegawai purnabakti serta pemberian penghargaan kepada Pegawai Terbaik dan Pegawai Pelayanan Terbaik Periode Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di halaman Lapas Kelas IIA Kuningan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, serta diikuti oleh pejabat struktural, seluruh pegawai, dan CPNS. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan disiplin, pembinaan sumber daya manusia, serta pemberian apresiasi kepada pegawai yang telah menunjukkan dedikasi, integritas, dan kinerja terbaik dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan. Pada kesempatan tersebut, Lapas Kelas IIA Kuningan secara resmi melepas Elpri Yunior Usman, Kepala Subbagian Tata Usaha, yang memasuki masa purnabakti setelah mengabdikan diri sebagai Aparatur Sipil Negara. Prosesi pelepasan berlangsung dengan penuh khidmat sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian, loyalitas, dan dedikasi yang telah diberikan selama bertugas. Selain itu, penghargaan diberikan kepada Sentosa sebagai Pegawai Terbaik dan Andi Aprylia Hijriana Darwis sebagai Pegawai Pelayanan Terbaik Periode Juni 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi kerja, disiplin, tanggung jawab, serta komitmen dalam memberikan pelayanan yang profesional kepada masyarakat. Dalam amanatnya, Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, menegaskan bahwa penghargaan yang diberikan merupakan bentuk komitmen organisasi dalam membangun budaya kerja yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kinerja. “Apresiasi kepada pegawai berprestasi merupakan wujud penghargaan atas dedikasi dan integritas yang telah ditunjukkan dalam pelaksanaan tugas. Saya berharap penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga disiplin, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kepada Bapak Elpri Yunior Usman, kami menyampaikan penghormatan dan terima kasih atas pengabdian yang tulus selama bertugas. Semoga dedikasi beliau menjadi teladan bagi seluruh insan pemasyarakatan,” ujar Sukarno Ali. Pada kesempatan yang sama, Elpri Yunior Usman menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Lapas Kelas IIA Kuningan atas kebersamaan selama menjalankan tugas. “Saya merasa bangga dapat mengakhiri masa pengabdian bersama keluarga besar Lapas Kelas IIA Kuningan. Terima kasih atas kebersamaan, dukungan, dan kerja sama yang telah terjalin selama ini. Saya berharap seluruh jajaran terus menjaga kekompakan, integritas, serta semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan kemajuan organisasi,” ungkapnya. Sementara itu, Sentosa selaku Pegawai Terbaik Periode Juni 2026 menyampaikan bahwa penghargaan yang diterimanya merupakan amanah yang harus dijaga dengan terus meningkatkan kualitas kinerja. “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus bekerja dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan integritas. Capaian ini tidak terlepas dari arahan pimpinan serta dukungan seluruh rekan kerja. Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat bagi seluruh pegawai untuk terus memberikan kontribusi terbaik dalam mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang semakin berkualitas,” tuturnya. Dalam amanat apel, Kepala Lapas juga mengingatkan seluruh jajaran agar senantiasa menjaga komitmen terhadap disiplin, profesionalisme, loyalitas, dan integritas, meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta memperkuat sinergi dan komunikasi antarsesama pegawai. Seluruh jajaran juga didorong untuk terus memberikan pelayanan publik yang ramah, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Kuningan menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya kerja yang unggul melalui penguatan disiplin, pemberian penghargaan atas prestasi, serta penghormatan kepada insan pemasyarakatan yang telah mengabdikan diri bagi bangsa dan negara. Semangat tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran dalam mewujudkan pemasyarakatan yang profesional, berintegritas, dan semakin bermanfaat bagi masyarakat sesuai dengan arah kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. (Asep Rusliman)