Majalengka Bidik-kasusnews.com,. Komitmen Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat terus diwujudkan melalui Program BENGRAS (Bebas Gangguan Penglihatan Katarak). Hingga saat ini, tercatat lebih dari 600 warga Majalengka telah mendapatkan layanan operasi katarak gratis melalui program unggulan tersebut. Bupati Majalengka H. Eman Suherman menyampaikan bahwa Program BENGRAS merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah daerah dalam membantu masyarakat, khususnya kelompok rentan yang mengalami keterbatasan ekonomi dan gangguan penglihatan akibat katarak. “Program BENGRAS ini kami hadirkan untuk membantu masyarakat Majalengka agar kembali bisa melihat dengan baik dan menjalani aktivitas secara normal. Alhamdulillah, hingga saat ini sudah lebih dari 600 warga yang berhasil menjalani operasi katarak secara gratis,” ujar Bupati saat menghadiri kegiatan operasi katarak di RSUD Cideres, Kamis (5/2/2026). Menurutnya, gangguan penglihatan akibat katarak tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga pada produktivitas dan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, Pemkab Majalengka terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk rumah sakit dan tenaga medis, agar program ini dapat menjangkau lebih banyak warga. Ke depan, Program BENGRAS akan terus kami lanjutkan dan perluas cakupannya, sejalan dengan visi pembangunan Majalengka Langkung SAE, khususnya di bidang kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya. Program BENGRAS mendapat sambutan positif dari masyarakat karena dinilai sangat membantu dan memberikan harapan baru bagi warga penderita katarak. Pemerintah Kabupaten Majalengka menargetkan program ini dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat di seluruh kecamatan. Sementara Direktur RSUD Cideres, dr. H. Harizal F. Harahap menyampaikan bahwa kegiatan operasi katarak gratis yang diselenggarakan RSUD Cideres merupakan bentuk dukungan nyata terhadap Program BENGRAS Pemerintah Kabupaten Majalengka, sekaligus bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186. “Dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186, RSUD Cideres melaksanakan operasi katarak gratis bagi masyarakat bekerjasama dengan Perdami dan RS Cicendo Bandung. Pada kegiatan kali ini, sebanyak 100 orang pasien telah menjalani tindakan operasi katarak,” ujar dr. Harizal. Ia menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak agar dapat kembali beraktivitas secara normal dan meningkatkan kualitas hidup. “Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat yang sebelumnya mengalami keterbatasan penglihatan dapat kembali produktif. RSUD Cideres berkomitmen untuk terus mendukung program-program kesehatan Pemkab Majalengka demi terwujudnya Majalengka Langkung SAE,” tambahnya. (Asep.R)

Kota Cirebon Bidik-kasusnews.com,. Kodim 0614/Kota Cirebon menggelar kegiatan karya bakti bersih-bersih pantai yang terpusat di kawasan Pantai Pesisir Kesenden, Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk tindak lanjut atas perintah langsung Presiden Republik Indonesia dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan dan kelestarian kawasan pesisir. Karya bakti tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 0614/Kota Cirebon dan melibatkan berbagai unsur lintas sektor. Turut ambil bagian dalam kegiatan ini personel TNI dan Polri wilayah Kota Cirebon, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta instansi terkait Pemerintah Kota Cirebon. Selain itu, kegiatan bersih-bersih pantai ini juga mendapat dukungan dan partisipasi aktif dari organisasi pelajar dan mahasiswa se-Kota Cirebon, serta perwakilan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Kota Cirebon. Para peserta secara bersama-sama membersihkan sampah di sepanjang pesisir pantai sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan. Melalui kegiatan karya bakti ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya kawasan pantai yang memiliki peran strategis bagi ekosistem dan kehidupan masyarakat pesisir. Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi nyata antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat dalam mendukung program nasional terkait pelestarian lingkungan. Kodim 0614/Kota Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan pemerintah pusat serta berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Dandim 0614/Kota Cirebon pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa kegiatan karya bakti bersih-bersih pantai ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan sekaligus implementasi langsung dari arahan Presiden Republik Indonesia. Ia menegaskan bahwa menjaga kebersihan pantai bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Selain itu, Dandim 0614/Kota Cirebon juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya warga yang berada di wilayah pesisir, agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Menurutnya, pantai yang bersih akan memberikan manfaat besar, baik dari sisi kesehatan, kelestarian ekosistem laut, maupun potensi ekonomi masyarakat setempat. (Asep.R)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon berhasil mengamankankan puluhan pelajar yang tawuran di Jalan Raya Plumbon, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, pada Kamis (5/2/2026) kira-kira pukul 17.30 WIB. Mereka merupakan para pelajar dari sejumlah sekolah di wilayah Cirebon. “Kami juga turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa 5 sepeda motor, 1 buah celurit, dan 14 handphone. Sehingga para pelajar berikut seluruh barang bukti langsung diamankan untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kombes Pol Imara Utama, S.H, S.I.K, M.H. Peristiwa bermula saat Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon menerima laporan mengenai sekelompok pelajar yang terlibat tawuran di wilayah Kecamatan Plumbon. Petugas pun merespon cepat laporan tersebut dengan mendatangi lokasi kejadian “Kami langsung mengejar mereka, karena beberapa di antaranya kabur ketika saat melihat kedatangan petugas Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon. Kemudian terdapat 23 pelajar yang berhasil diamankan dan langsung dibawa ke Mapolresta Cirebon untuk diperiksa lebih lanjut,” terangnya. Pihaknya mengimbau dan mengharapkan para kuwu, RT, RW, dan mandor agar ikut membantu mengawasi warganya, khususnya para orang tua harus lebih memperhatikan anaknya untuk tidak melakukan kegiatan yang negatif. Sehingga mengakibatkan kerugian bagi orang lain yang menjadi korban ataupun dirinya sendiri untuk masa depannya. Ia mengatakan, patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon merupakan salah satu upaya jajarannya dalam mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan. Dari mulai tawuran hingga aksi tindak kriminalitas lainnya dalam rangka memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat Kabupaten Cirebon. Selain itu, patroli tersebut merupakan langkah preventif yang dilaksanakan Polresta Cirebon rutin dari mulai siang, sore, dan malam untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif. Diharapkan patroli tersebut dapat mencegah tindak kriminalitas di Kabupaten Cirebon. Adapun sasaran dari Tim Raimas Macan Kumbang 852 Patroli adalah geng motor, premanisme, peredaran dan penyalahgunaan narkoba maupun miras, knalpot bising, serta kejahatan jalanan lainnya yang meresahkan masyarakat. Dalam patroli tersebut, petugas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan selalu mewaspadai setiap kejadian kriminalitas di sekitar masyarakat. Menurutnya, patroli tersebut juga merupakan respon cepat terhadap aduan masyarakat di media sosial mengenai ancaman pelaku kejahatan di wilayah Kabupaten Cirebon. Sehingga pihaknya pun melibatkan personel gabungan dari Polsek jajaran dan dibackup Satsamapta Polresta Cirebon. “Kami pastikan Polresta Cirebon dan Polsek jajaran tidak akan segan-segan melakukan tindakan tegas dan tindakan keras kepada para pelaku kejahatan yang melakukan aksi kriminalitas di Kabupaten Cirebon. Sehingga situasi kamtibmas juga dapat terjaga secara aman, nyaman, dan kondusif,” ujarnya. Ia juga mengingatkan para orang tua untuk mengawasi pergaulan dan kegiatan anak-anaknya terutama pada malam hari sehingga mereka tidak terlibat perbuatan melanggar hukum. Selain itu, para orang tua juga harus menjaga anaknya dari pergaulan dan pengaruh lingkungan negatif yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. “Kami juga meminta peran aktif masyarakat Kabupaten Cirebon untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan ke Polresta Cirebon maupun Polsek jajaran. Kami memastikan setiap laporan yang diterima akan langsung ditindaklanjuti,” pungkasnya. (Asep Rusliman)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon melaksanakan kegiatan silaturahmi ke sejumlah pondok pesantren di wilayah hukum Polresta Cirebon, Kamis (5/2/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., sebagai bagian dari upaya mempererat sinergitas dan soliditas antara Polri dengan tokoh agama dan pimpinan pondok pesantren. Kapolresta Cirebon didampingi Kasat Intelkam Kompol Joni Surya Nugraha, S.IP., M.H. serta Kapolsek Pangenan AKP Abdul Majid, S.H., M.H.. Kunjungan silaturahmi dilaksanakan dengan mendatangi Pondok Pesantren Al-Jauhariyah yang berlokasi di Desa Balerante, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, dan disambut langsung oleh Pengasuh Ponpes KH. Muhammad Faqih Jauhar. Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Cirebon menyampaikan bahwa pondok pesantren memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan, menanamkan nilai kebangsaan, serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif. “Silaturahmi ini merupakan komitmen Polri untuk terus menjalin komunikasi dan kebersamaan dengan para ulama dan pimpinan pondok pesantren. Peran tokoh agama sangat penting dalam menjaga persatuan serta menciptakan situasi kamtibmas yang sejuk dan kondusif,” ujar Kombes Pol. Imara Utama. Selanjutnya, Kapolresta Cirebon beserta rombongan melanjutkan silaturahmi ke Pondok Pesantren Gedongan yang berada di Desa Ender, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon. Kehadiran Kapolresta Cirebon disambut oleh Sesepuh Ponpes Gedongan KH. Abu Bakar Muhtarom, Ibu Nyai Raudho, serta Ustadz Abdul Muhyi. Silaturahmi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Kapolresta Cirebon kembali menegaskan komitmen Polri dalam membangun sinergitas dengan seluruh elemen masyarakat, khususnya tokoh agama. “Polri mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para ulama dan pimpinan pondok pesantren, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Sinergitas ini menjadi kunci dalam mewujudkan wilayah hukum Polresta Cirebon yang aman, damai, dan kondusif,” tegasnya. Selain bersilaturahmi, Kapolresta Cirebon juga menghadiri kegiatan Gedongan Bersholawat dalam rangka Haul Gedongan ke-95 yang diselenggarakan di halaman MA Mamba’ul Hikmah. Kehadiran Kapolresta Cirebon dalam kegiatan keagamaan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap kegiatan religius masyarakat. Melalui kegiatan silaturahmi ini, Polresta Cirebon berharap terjalin hubungan yang semakin erat dengan tokoh agama dan pimpinan pondok pesantren, serta terbangunnya sinergitas yang kuat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polresta Cirebon. (Asep Rusliman)

Cirebon kota Bidik-kasusnews.com,. Menjelang bulan suci Ramadhan, Tim Satgas Pangan Kota Cirebon melakukan pengecekan ketersediaan dan harga bahan pokok penting (bapokting) di sejumlah pasar tradisional, Kamis (5/2/26). Kegiatan ini melibatkan Satuan Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Cirebon Kota, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon, Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon, serta Perum Bulog. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota AKP Adam Gana, Wakil Kepala Cabang Bulog, Sandi, Kepala DKP3 Kota Cirebon Sdri. Elmi Masruroh, Kabid DKP3, Didi, serta Kabid DKUKMPP, Fajar. Pengecekan dilakukan di dua lokasi, yakni Pasar Pagi dan Pasar Sentral Jagasatru, Kota Cirebon. Tim secara langsung memantau aktivitas perdagangan sekaligus berdialog dengan para pedagang terkait kondisi stok dan harga bahan pokok. Sebanyak 14 komoditas bahan pokok menjadi fokus pengecekan, di antaranya beras, daging sapi, daging ayam, telur, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, hingga bahan pokok lainnya yang menjadi kebutuhan masyarakat sehari-hari. Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, AKP Adam Gana mengatakan, pengecekan ini dilakukan untuk memastikan tidak adanya praktik penimbunan maupun permainan harga yang dapat merugikan masyarakat menjelang Ramadhan. “Dari hasil pengecekan di lapangan, kami pastikan stok bahan pokok dalam kondisi aman dan tidak ditemukan adanya indikasi penimbunan. Harga juga masih relatif stabil dan terjangkau,” ujar AKP Adam Gana. Ia menambahkan, pihak kepolisian akan terus melakukan pengawasan secara berkala guna menjaga stabilitas harga serta menjamin ketersediaan bahan pokok selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri. Sementara itu, Kepala DKP3 Kota Cirebon, Elmi Masruroh, menyampaikan bahwa ketersediaan bahan pangan di Kota Cirebon dipastikan mencukupi hingga bulan Ramadhan mendatang. “Alhamdulillah, berdasarkan hasil pemantauan hari ini, stok bahan pokok di pasar aman dan mencukupi. Harga juga masih dalam batas wajar, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” jelas Elmi. Menurutnya, Pemerintah Kota Cirebon bersama instansi terkait akan terus melakukan monitoring pasar serta berkoordinasi dengan Bulog untuk menjaga pasokan bahan pangan strategis. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Kota Cirebon tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan nyaman. (Asep.R)

Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan secara resmi menetapkan besaran zakat fitrah untuk 1447 Hijriah/2026 Masehi sebesar 2,5 kilogram beras atau setara Rp35.000 per jiwa. Ketetapan tersebut menjadi pedoman bagi umat Muslim di wilayah Kabupaten Kuningan dalam menunaikan kewajiban zakat fitrah menjelang Hari Raya Idulfitri. Penetapan tersebut dihasilkan melalui rapat koordinasi yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kuningan bersama Dewan Syariah yang terdiri dari perwakilan ormas keagamaan seperti MUI, NU, Muhammadiyah, Persis, PUI, serta pimpinan BAZNAS Kabupaten Kuningan. Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, Yayan Sofyan, memaparkan bahwa ketetapan tersebut merupakan hasil musyawarah dari para ulama dan organisasi keagamaan di Kuningan. Dengan ditetapkannya besaran zakat fitrah tersebut, ia mengajak masyarakat untuk menunaikan zakatnya ke lembaga resmi. Ketetapan ini lahir dari musyawarah bersama Dewan Syariah. Untuk itu, kami mengajak seluruh masyarakat Kuningan, baik di lingkungan dinas, instansi, lembaga, maupun masyarakat umum, untuk menyalurkan zakat fitrahnya melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) resmi,” tutur Yayan, Rabu (4/2/2025). Sementara itu, Sekretaris Daerah Kuningan, Uu Kusmana, menambahkan bahwa penetapan besaran zakat fitrah tersebut didapatkan berdasarkan pemantauan harga pasar yang dilakukan oleh Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian Kuningan, di mana rata-rata harga beras di tingkat konsumen saat ini berada pada kisaran Rp14.000 per kilogram. “Alhamdulillah, hari ini kami telah menyepakati besaran zakat fitrah untuk tahun 2026. Berdasarkan hasil diskusi dan pemantauan harga di lapangan, harga beras di Kuningan saat ini rata-rata Rp14.000 per kilogram. Maka jika diuangkan, zakat fitrah ditetapkan sebesar Rp35.000 per jiwa,” ujar Uu. Ditetapkannya besaran zakat fitrah di awal waktu ini bertujuan agar masyarakat mempunyai waktu yang cukup untuk membayar zakat fitrah, sehingga proses penghimpunan dan pendistribusian zakat oleh BAZNAS dapat berjalan lebih tertib, terorganisasi, dan tepat sasaran. “Kami mengimbau umat Muslim di Kabupaten Kuningan agar dapat segera menunaikan zakat fitrah sesuai ketentuan yang ada, sebagai bentuk ketaatan dalam menjalankan kewajiban agama,” pungkas Uu. (Asep.R)

Kota Cirebon Bidik-kasusnews.com,.(Kamis, 5/2/2026), – Babinsa Kelurahan Kesambi Serda Susilo bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Kesambi melaksanakan pendampingan dan monitoring kegiatan Posyandu dan Posbindu Bougenville B yang berlangsung di Posyandu Bougenville B, Jl. Makmur RT 06 RW 03 Sigendeng, Kelurahan Kesambi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. Kegiatan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan balita dan lansia, penimbangan balita, pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita, serta pemeriksaan kesehatan rutin bagi warga lanjut usia. Kegiatan ini dilaksanakan oleh kader Posyandu bersama tenaga kesehatan dengan tujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sejak usia dini hingga lansia. Babinsa Kelurahan Kesambi Serda Susilo menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk dukungan TNI dan Polri dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah binaan. Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga bertujuan untuk memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar. “Dengan adanya kegiatan Posyandu dan Posbindu ini, diharapkan kesehatan balita dapat terus terpantau sehingga tumbuh kembangnya optimal, serta kondisi kesehatan lansia dapat diketahui lebih dini guna mencegah terjadinya penyakit yang lebih serius,” ujar Serda Susilo. “Posyandu memiliki fungsi yang sangat penting sebagai sarana pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat, khususnya ibu dan balita, mulai dari pemantauan tumbuh kembang anak, pencegahan stunting, hingga pemberian edukasi kesehatan. Sementara Posbindu berfungsi untuk memantau kesehatan masyarakat usia dewasa dan lansia secara berkala,” tambahnya. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan mendapat antusiasme dari masyarakat setempat yang aktif memanfaatkan layanan kesehatan yang disediakan.(pendim0614)* (Asep.R)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Ketua SMSI Jawa Barat resmi melantik Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Cirebon masa jabatan 2026–2029.Acara pelantikan digelar di off room Pendopo Bupati Cirebon, Rabu (4/2/2026), menandai dimulainya kepengurusan baru organisasi perusahaan media siber di daerah tersebut.Acara tersebut dihadiri oleh H.Imron Bupati Kabupaten Cirebon,Forkopimda,TNI,POLRI,Pengusaha Media dan Undangan lainnya. Dalam sambutannya H.Imron Bupati Cirebon, menegaskan bahwa “Media siber saat ini memiliki peran strategis dalam kehidupan demokrasi, terutama dalam membentuk opini publik dan menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat. “Bahkan media siber berperan penting dalam membentuk opini publik, menyampaikan informasi secara cepat, akurat serta menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Imron. Lanjutnya.Ia berharap SMSI Kabupaten Cirebon dapat terus menjadi mitra pemerintah yang kritis, konstruktif, dan solutif dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, sinergi yang sehat antara media dan pemerintah menjadi kunci terciptanya transparansi dan partisipasi publik. “Kita semua menyadari bahwa di era digital, arus informasi begitu cepat. Tantangan hoaks, disinformasi, dan polarisasi sosial harus dijawab dengan jurnalisme yang berkualitas dan bertanggung jawab,” tegasnya. SMSI memiliki peran penting mendorong terciptanya ekosistem media yang sehat, profesional, dan beretika. Pemerintah Kabupaten Cirebon, membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan insan media. “Kami percaya, sinergi yang baik antara pemerintah dan media akan memperkuat transparansi, meningkatkan partisipasi publik, dan mempercepat pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” Di akhir sambutannya, Bupati Cirebon menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus SMSI Kabupaten Cirebon periode 2026–2029, serta berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan memberikan manfaat bagi masyarakat.katanya. Ketua SMSI Jawa Barat, Hardiansyah, dalam sambutannya, menilai pelantikan pengurus SMSI Kabupaten Cirebon sebagai langkah strategis memperkuat ekosistem pers digital di daerah. “Sinergi dengan pemerintah daerah menjadi kunci mendorong pembangunan berbasis informasi yang sehat,masih banyak media yang belum berbadan hukum atau belum terverifikasi Dewan Pers. Ini menjadi tugas SMSI untuk membina agar media di Cirebon naik kelas”. Hardiyansyah berharap kepengurusan baru mampu aktif melakukan pendataan, pembinaan, serta edukasi internal, sehingga media siber di bawah naungan SMSI dapat menjadi mitra resmi pemerintah yang kuat secara kelembagaan.jelasnya. Maman Abdurahman Ketua SMSI Kabupaten Cirebon yang baru dilantik menyatakan komitmennya untuk membawa SMSI Kabupaten Cirebon menjadi organisasi yang aktif, independen, dan berkontribusi dalam menciptakan iklim media yang sehat serta informatif di Kabupaten Cirebon. Ia juga menyatakan bahwa SMSI Kabupaten Cirebon siap bersinergi dengan semua pihak mulai dari pemerintahan, dunia usaha hingga sektor pendidikan. “Kondisi dunia saat ini penuh ketidakpastian (disrupsi) maka perlu kolaborasi,” pungkasnya. (Asep Rusliman)

MAJALENGKA Bidik-kasusnews.com,. Polres Majalengka kembali menegaskan komitmennya memerangi narkoba. Selama kurun waktu satu bulan terakhir, polisi berhasil mengungkap tiga kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika serta obat keras berbahaya di wilayah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi melalui Kasat Narkoba AKP Sigit Purnomo mengatakan, pengungkapan kasus tersebut dilakukan di tiga lokasi berbeda, masing-masing di Kecamatan Cikijing, Kasokandel, dan Talaga. “Dari rangkaian operasi itu, kami mengamankan empat orang tersangka dengan latar belakang usia dan profesi yang beragam,” ujar Kasat Narkoba AKP Sigit Purnomo, Rabu (4/2/2026) Keempat tersangka yang diamankan yakni JS (44) warga Kuningan berprofesi wiraswasta, HN (48) warga Jatiwangi yang bekerja sebagai buruh, DR (30) warga Dawuan juga buruh, serta YN (19) warga Malausma yang masih berstatus pelajar atau mahasiswa. Hasil penyelidikan mengungkap, para pelaku telah menjalankan aksinya selama tiga bulan hingga satu tahun, dengan peran sebagai kurir maupun pengedar. Modus operandi yang digunakan terbilang rapi, mulai dari sistem tempel, adu banteng, hingga pemanfaatan media telepon seluler untuk berkomunikasi dan bertransaksi. Dalam pengungkapan ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang cukup signifikan. Di antaranya narkotika jenis sabu seberat 4,02 gram, obat keras terbatas sebanyak 1.247 butir, satu buah bong atau alat hisap sabu, empat unit telepon genggam, serta uang tunai hasil penjualan sebesar Rp943 ribu. “Jika dikonversikan ke dalam nilai ekonomi, seluruh barang bukti tersebut ditaksir senilai sekitar Rp22 juta, dan diyakini telah menyelamatkan kurang lebih 1.000 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkoba,” kata AKP Sigit. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (1) KUHP. Selain itu, mereka juga dikenakan Pasal 435 jo Pasal 138 ayat (2) atau Pasal 436 ayat (2) jo Pasal 145 ayat (1) UU RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan jo UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. “Ancaman hukuman yang menanti tidak main-main, yakni pidana penjara minimal lima tahun, maksimal 12 tahun, bahkan hingga hukuman seumur hidup,” tegas AKP Sigit. Polres Majalengka menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berperan aktif memberikan informasi, sehingga kasus-kasus penyalahgunaan narkoba dapat diungkap dengan cepat. Kepolisian juga mengimbau seluruh warga untuk tidak bermain-main dengan narkoba dan bersama-sama menciptakan Kota Majalengka yang bersih dari narkoba. (Asep.R)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Mengawali hari pertama pelaksanaan Operasi Keselamatan Lodaya 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Majalengka menunjukkan pendekatan yang berbeda dalam mendisiplinkan pengguna jalan. Pada Senin, 2 Februari 2026, jajaran kepolisian yang dibantu oleh dinas terkait seperti Dinas Perhubungan dan Denpom menggelar razia kendaraan di sejumlah ruas jalan utama pusat kota Majalengka dengan menonjolkan edukasi dibandingkan penindakan hukum secara kaku. Dalam pelaksanaannya, petugas memeriksa secara saksama setiap kendaraan roda dua, roda empat, maupun kendaraan angkutan umum yang melintas untuk memastikan kelengkapan administrasi seperti SIM dan STNK serta kelayakan teknis kendaraan. Hal yang menarik perhatian masyarakat adalah langkah apresiatif dari petugas kepolisian yang memberikan hadiah berupa cokelat kepada para pengendara yang kedapatan tertib dan memiliki kelengkapan berkendara secara sempurna. Pemberian cokelat ini menjadi simbol penghargaan Polri atas kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas. Meskipun masih ditemukan sejumlah pelanggaran seperti pengendara yang tidak menggunakan helm, abai terhadap sabuk pengaman, hingga tidak membawa surat kendaraan, petugas di lapangan tetap konsisten dengan pendekatan persuasif. Pada fase awal operasi ini, Satlantas Polres Majalengka memilih untuk tidak melakukan penindakan berupa tilang. Pengendara yang melanggar hanya diberikan teguran simpatik serta imbauan mendalam agar lebih disiplin demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Majalengka, Ajun Komisaris Polisi Rudy Sudaryono, menjelaskan bahwa Operasi Keselamatan Lodaya kali ini memang dirancang untuk menyasar seluruh jenis kendaraan tanpa terkecuali. Selain fokus pada aspek kelengkapan administrasi, kepolisian juga memberikan perhatian khusus pada angkutan umum dengan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para pengemudi. Langkah ini diambil guna menjamin keselamatan penumpang dan meminimalisir risiko kecelakaan akibat faktor kondisi fisik pengemudi yang tidak prima. Kasat Lantas menegaskan bahwa seluruh rangkaian operasi ini lebih mengedepankan pendekatan edukatif dan humanis guna menyentuh kesadaran paling dalam dari masyarakat. Melalui cara-cara yang bersahabat seperti ini, Polri berharap paradigma masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas dapat berubah dari sekadar kepatuhan karena takut ditilang menjadi sebuah kesadaran bahwa keselamatan merupakan kebutuhan bersama yang harus dijaga setiap saat di jalan raya. (Asep.R)